• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDAHULUAN Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Habitat Bertelur Penyu Lekang(Lepidochelys Olivacea)Di Sebagian Pesisir Pantai Pelangi Kabupaten Bantul.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENDAHULUAN Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Habitat Bertelur Penyu Lekang(Lepidochelys Olivacea)Di Sebagian Pesisir Pantai Pelangi Kabupaten Bantul."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.1 Jumlah Penduduk menurut Mata Pencaharian tahun 2014
Gambar 1.1 Perubahan Penggunaan Lahan di sebagian pesisir Desa Parangtritis  (Sumber: Foto Udara Desa Parangtritis tahun 2010 dan 2014)
Gambar 1.2 Penyu Lekang (Lepidochelys Olivacea) (Sumber: Direktorat Konservasi dan Taman Nasional Laut, 2009)
Tabel 1.2 Kesesuaian Biofisik untuk Habitat Bertelur Penyu
+7

Referensi

Dokumen terkait

Variabel habitat yang diukur adalah jumlah sarang, kemiringan pantai, vegetasi pantai, fraksi pasir, lebar dan panjang pantai yang dianalisis dengan Analisis Komponen

Penyu laut umumnya memilih daerah untuk bertelur pada dataran yang luas dan landai yang terletak di atas bagian pantai dengan rata-rata kemiringan 30 derajat serta di atas pasang

Pemilihan tempat bertelur penyu abu-abu di Pantai Samas berada pada dataran pantai bertelur yang miring (8–16%), dengan jarak sarang terhadap pasang air laut sejauh 10–25 meter,

Hasil pengamatan rata-rata laju pertumbuhan spesifik tukik Penyu Lekang ( Lepidochelys olivacea ) selama 10 minggu menggunaan pakan Ebi dengan konsentrasi yang berbeda,

Dapat dilihat bahwa hasil isolasi jamur dari cangkang telur penyu lekang yang gagal menetas di penangkaran pantai Boom, dari total 15 sampel ditemukan 13 positif

Hasil penelitian inventarisasi jamur pada cangkang telur dan pasir sarang penyu lekang yang menetas dan gagal menetas di penangkaran, disajikan pada Tabel 1. Pada

Variabel habitat yang diukur adalah jumlah sarang, kemiringan pantai, vegetasi pantai, fraksi pasir, lebar dan panjang pantai yang dianalisis dengan Analisis Komponen

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase penetasan telur Penyu Lekang di sarang dengan naungan terpal lebih tinggi daripada di sarang semi alami dengan