PENDAHULUAN Analisis Kesesuaian Lahan Untuk Habitat Bertelur Penyu Lekang(Lepidochelys Olivacea)Di Sebagian Pesisir Pantai Pelangi Kabupaten Bantul.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Variabel habitat yang diukur adalah jumlah sarang, kemiringan pantai, vegetasi pantai, fraksi pasir, lebar dan panjang pantai yang dianalisis dengan Analisis Komponen
Penyu laut umumnya memilih daerah untuk bertelur pada dataran yang luas dan landai yang terletak di atas bagian pantai dengan rata-rata kemiringan 30 derajat serta di atas pasang
Pemilihan tempat bertelur penyu abu-abu di Pantai Samas berada pada dataran pantai bertelur yang miring (8–16%), dengan jarak sarang terhadap pasang air laut sejauh 10–25 meter,
Hasil pengamatan rata-rata laju pertumbuhan spesifik tukik Penyu Lekang ( Lepidochelys olivacea ) selama 10 minggu menggunaan pakan Ebi dengan konsentrasi yang berbeda,
Dapat dilihat bahwa hasil isolasi jamur dari cangkang telur penyu lekang yang gagal menetas di penangkaran pantai Boom, dari total 15 sampel ditemukan 13 positif
Hasil penelitian inventarisasi jamur pada cangkang telur dan pasir sarang penyu lekang yang menetas dan gagal menetas di penangkaran, disajikan pada Tabel 1. Pada
Variabel habitat yang diukur adalah jumlah sarang, kemiringan pantai, vegetasi pantai, fraksi pasir, lebar dan panjang pantai yang dianalisis dengan Analisis Komponen
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persentase penetasan telur Penyu Lekang di sarang dengan naungan terpal lebih tinggi daripada di sarang semi alami dengan