Penataan Lembaga Negara Melalui Mekanisme Penyelesaian Sengketa Kewenangan Lembaga Negara di Mahkamah Konstitusi
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan putusan tersebut, yang dimaksud pemilihan umum setiap lima tahun sekali pada Pasal 22E UUD 1945 adalah pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD serta Presiden
Kedua frasa dimaksud sama sekali tidak diatur secara tegas dalam UUD NRI Tahun 1945, sehingga berpotensi menimbulkan multitafsir dan pandangan beragam terkait dengan lembaga
SENGKETA KEWENANGAN LEMBAGA NEGARA YANG MEMPEROLEH KEWENANGANNYA DARI UUD 1945 ADALAH SENGKETA YANG TIMBUL DALAM BIDANG HUKUM TATA NEGARA SEBAGAI AKIBAT SATU
Sehingga hal ini memberikan kewenangan kepada Hakim Mahkamah Konstitusi untuk menafsirkan dan merujuk pada PMK No.08 Tahun 2006 tentang Pedoman Beracara Dalam Sengketa
Misalkan di Korea Selatan, Mahkamah Konstitusi tidak hanya berwenang untuk menyelesaikan sengketa antar lemabag negara (between state organ), akan tetapijuga
Hal tersebut menimbulakn berbagai penafsiran bahwa masih banyak lembaga negara lain selain yang tercantum dalam UUD juga merupakan lembaga negara yang berhak
Termohon II, menurut Mahkamah, oleh karena kewenangan Termohon II (BPK) adalah hanya melakukan pemeriksaan atas tanggung jawab pengelolaan keuangan negara, maka tidak
Dengan pertimbangan bahwa dalil para termohon yang mengatakan kewenangan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah oleh DPRP yang dikatakan sebagai suatu bentuk