ABORSI DARI PERSPEKTIF SEJARAH HUKUM.
Teks penuh
Dokumen terkait
[r]
Pandangan hukum Islam terhadap praktek aborsi provokatus criminalis atau aborsi buatan ini adalah: Para fuqaha (Ahli Hukum Islam) telah sepakat mengatakan bahwa pengguguran
1) Dibolehkan secara mutlak tanpa dikaitkan dengan uzur sama sekali. Pendapat ini dikemukakan oleh ulama mazhab Zaidiyah, sebagian mazhab Hanafi, dan sebagian
Kemudian pada ayat (3) diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana penjara paling lama empat bulan atau pidana kurungan paling lama tiga bulan atau
Disebutkan di dalam pasal 1 angka 1 Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, bahwa hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat
Dalam UU ini memang tidak disebutkan secara tegas apa yang di- maksud dengan ‘pelayanan kesehatan sesuai dengan kebutuhan medis’ pada pasal 10, namun apabila dikaitkan dengan
Pengguguran kandungan yang dilakukan oleh seorang wanita yang hamil diluar nikah secara sengaja ini termasuk ke dalam jenis Abortus Provocatus Criminalis yaitu aborsi yang
Mengingat kapasitas dari manusia yang bebeda-beda, pada situasi ini Allah SWT memberikan kemudahan tertentu dalam kondisi tertentu pula, Sehingga dapat di representasikan bahwa