• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Dan Implementasi Pelatih Sistem AFL Bandara Berbasis Android

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Dan Implementasi Pelatih Sistem AFL Bandara Berbasis Android"

Copied!
169
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Dody Sa
    • Selvia Lorena BR Ginting
    • S. Indriani L
  • Pengajar:
    • Ir. Syahrul M.T
    • Sri Nurhayati, M.T
    • Hidayat, M.T
  • Sekolah: Universitas Komputer Indonesia
  • Mata Pelajaran: Teknik Komputer
  • Topik: Perancangan Dan Implementasi Pelatih Sistem AFL Bandara Berbasis Android
  • Tipe: tugas akhir
  • Tahun: 2012
  • Kota: Bandung

I. PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, serta tujuan dan manfaat dari pembuatan tugas akhir. Latar belakang mencakup pentingnya pelatihan operator AFL untuk meningkatkan keselamatan penerbangan. Rumusan masalah mencakup perancangan perangkat simulasi yang diperlukan untuk pelatihan, sedangkan batasan masalah menetapkan fokus penelitian pada satu jenis lampu AFL dan perangkat tertentu. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan calon operator AFL melalui simulasi yang efektif.

1.1 Latar Belakang

Pergerakan pesawat di bandara memerlukan bantuan informasi visual dari sistem lampu AFL untuk memastikan keselamatan. Operator AFL harus terlatih untuk mengendalikan lampu ini, dan oleh karena itu, perlu adanya perangkat simulasi yang dapat digunakan untuk pelatihan tanpa memerlukan ruang dan biaya yang besar.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah merancang perangkat simulasi yang meliputi simulasi tingkat kecerahan lampu AFL, CCR Simulator, dan pengiriman data kerusakan menggunakan tablet PC. Hal ini bertujuan untuk memberikan pelatihan yang komprehensif bagi calon operator AFL.

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah penelitian ini meliputi fokus pada satu bandara, penggunaan tablet PC dengan sistem operasi Android versi tertentu, serta penggunaan mikrokontroler ATmega16 untuk CCR Simulator. Batasan ini penting untuk menjaga fokus dan kelayakan penelitian.

1.4 Tujuan dan Manfaat

Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang perangkat simulasi yang efektif bagi pelatihan operator AFL. Manfaat yang diharapkan adalah peningkatan keterampilan operator dalam mengendalikan lampu AFL dan menangani kerusakan yang mungkin terjadi, sehingga meningkatkan keselamatan penerbangan.

1.5 Metodologi Penelitian

Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup kepustakaan, percobaan, perancangan, dan konsultasi. Metode ini memastikan bahwa semua aspek penelitian dilakukan secara sistematis dan terarah untuk mencapai hasil yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan laporan ini terdiri dari lima bab, yaitu Pendahuluan, Landasan Teori, Perancangan, Hasil dan Pembahasan, serta Simpulan dan Saran. Struktur ini memudahkan pemahaman dan alur pemikiran dalam penelitian.

II. LANDASAN TEORI

Bab ini menjelaskan teori-teori yang mendasari penelitian, termasuk sistem lampu AFL, sistem operasi Android, mikrokontroler ATmega16, dan komunikasi serial. Penjelasan ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami komponen yang terlibat dalam perancangan sistem simulasi.

2.1 Airfield Lighting System (AFL)

AFL adalah sistem yang digunakan untuk membantu pilot dalam proses lepas landas dan pendaratan. Terdapat berbagai jenis lampu AFL yang memiliki fungsi spesifik untuk meningkatkan keselamatan penerbangan, seperti lampu runway, taxiway, dan apron.

2.2 Sistem Operasi Android

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang digunakan untuk perangkat mobile. Android SDK memudahkan pengembangan aplikasi, dan sistem ini telah menjadi platform yang populer untuk berbagai aplikasi, termasuk yang digunakan dalam simulasi AFL.

2.3 Mikrokontroler ATmega16

Mikrokontroler ATmega16 adalah komponen penting dalam sistem simulasi. Dengan fitur dan kemampuan yang tinggi, mikrokontroler ini digunakan untuk mengontrol berbagai perangkat dalam simulasi AFL, termasuk pengaturan tingkat kecerahan lampu.

2.4 Komunikasi Serial RS-232 dan RS-485

Komunikasi serial RS-232 dan RS-485 digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam sistem simulasi. Pemahaman tentang komunikasi ini penting untuk memastikan data dapat dikirim dan diterima dengan baik antara perangkat yang berbeda.

III. PERANCANGAN

Bab ini menjelaskan perancangan sistem simulasi, termasuk blok diagram, perangkat keras, dan perangkat lunak. Rancangan ini bertujuan untuk menciptakan sistem yang efektif dalam memberikan pelatihan kepada calon operator AFL.

3.1 Perancangan Sistem

Perancangan sistem mencakup pembuatan blok diagram yang menggambarkan interaksi antara berbagai komponen dalam simulasi. Rancangan ini membantu dalam memahami alur kerja sistem dan memastikan semua komponen berfungsi dengan baik.

3.2 Perancangan Perangkat Keras

Perancangan perangkat keras mencakup pemilihan komponen yang tepat, seperti mikrokontroler ATmega16 dan relay, untuk memastikan sistem dapat berfungsi sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Rancangan ini juga mencakup pengujian awal untuk memastikan semua komponen bekerja dengan baik.

3.3 Perancangan Perangkat Lunak

Perancangan perangkat lunak dilakukan untuk mengembangkan aplikasi AFL Simulator dan CCR Simulator. Penggunaan bahasa pemrograman Visual Basic dan Java membantu dalam menciptakan antarmuka yang user-friendly dan efektif untuk pelatihan.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Bab ini menyajikan hasil pengujian dan analisis dari perangkat keras dan perangkat lunak yang telah dirancang. Pembahasan ini penting untuk mengevaluasi efektivitas sistem simulasi dalam melatih calon operator AFL.

4.1 Pengujian Perangkat Keras

Pengujian perangkat keras mencakup evaluasi setiap komponen untuk memastikan bahwa mereka berfungsi dengan baik dalam sistem. Hasil pengujian ini memberikan informasi penting mengenai keandalan dan kinerja perangkat keras yang digunakan.

4.2 Analisa Perangkat Lunak

Analisa perangkat lunak dilakukan untuk mengevaluasi aplikasi yang telah dikembangkan. Pengujian aplikasi AFL Simulator dan CCR Simulator menunjukkan kemampuan sistem dalam mensimulasikan berbagai kondisi yang mungkin dihadapi oleh operator AFL.

V. SIMPULAN DAN SARAN

Bab ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan lebih lanjut. Simpulan ini penting untuk menegaskan kontribusi penelitian terhadap pendidikan dan pelatihan operator AFL.

5.1 Simpulan

Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem simulasi yang dirancang dapat efektif dalam melatih calon operator AFL. Pelatihan menggunakan perangkat simulasi ini dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan operator dalam mengendalikan lampu AFL.

5.2 Saran

Saran untuk pengembangan lebih lanjut mencakup penambahan fitur-fitur baru dalam simulasi untuk meningkatkan pengalaman belajar, serta pelatihan yang lebih terintegrasi dengan teknologi terbaru untuk memastikan operator AFL siap menghadapi tantangan di lapangan.

Gambar

Gambar 2.12. Register UDR
Gambar 2.13. Register UBRR
Gambar 2.14 merupakan satu buah logika driver/reciver yang dimiliki oleh IC MAX232.
Gambar 2.15. Konfigurasi Pin IC MAX232
+7

Referensi

Dokumen terkait

Seperti halnya diagram alir terima, diagram alir kirim data ke port serial juga berfungsi untuk melakukan komunikasi antara komputer dengan perangkat keras telepon

Serial Port Merupakan hal yang penting dalam mikrokontroller, karena dengan serial port kita dapat dengan mudah menghubungkan mikrokontroller dengan komputer atau

Yang perlu menjadi catatan utama adalah, jika port dari arduino mikrokontroler sudah difungsikan sebagai sarana komunikasi serial, maka port tersebut tidak dapat difungsikan

Seperti halnya diagram alir terima, diagram alir kirim data ke port serial juga berfungsi untuk melakukan komunikasi antara komputer dengan perangkat keras telepon

Dari Pengujian beta yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa sistem pengendali lampu rumah di perlukan untuk era teknologi seperti saat ini. Selain itu fitur pada sistem sudah

Tujuan pengujian lampu sein adalah untuk mengetahui apakah sistem dapat menampilkan informasi lampu sein sesuai dengan data masukan yang dikirimkan oleh sistem pada sepeda

Tetapi data itu sendiri hanya bisa diterima pada sudut 0 dikarenakan lampu kendaraan motor menggunakan reflektor, sehingga lampu tersebut memiliki intensitas cahaya 10.489 lx

Item List Cari daftar barang Sistem akan menampilkan daftar barang yang dicari [√]diterima [ ]ditolak Ekspor data barang ke Excel Sistem mengkonversi data barang yang