• Tidak ada hasil yang ditemukan

RAGAM KARAKTER MORFOLOGI POLONG KEDELAI (Glycine max L. Merrill) DAN HUBUNGANNYA DENGAN KETAHANAN TERHADAP HAMA PENGISAP POLONG Riptortus linearis F.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "RAGAM KARAKTER MORFOLOGI POLONG KEDELAI (Glycine max L. Merrill) DAN HUBUNGANNYA DENGAN KETAHANAN TERHADAP HAMA PENGISAP POLONG Riptortus linearis F."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

BIOLOGI Riptortus linearis Fabr... BIOLOGI Riptortus linearis

Genotipe 11 AB dan 19 BE konsisten tahan berdasarkan intensitas kerusakan polong maupun biji pada uji dengan pilihan, namun pada uji tanpa pilihan hanya genotipe 19 BE yang

Penelitian bertujuan untuk (1) mem- peroleh aksesi kedelai yang tahan terhadap hama pengisap polong, (2) mengetahui korelasi antara karakter agronomi, katahanan terhadap hama

memiliki kemampuan yang sama dalam mengurangi kerusakan polong akibat aktivitas makan hama pengisap polong, sehingga menurunkan jumlah polong hampa,

Pengamatan jenis dan populasi hama pengisap polong dilakukan pada umur 50, 57, 64, dan 71 hst pada lima titik contoh yang tiap titiknya terdiri atas 10 rumpun tanaman kedelai..

Menurut Hanway dan Thompson (1987) dari sebelas fase pertumbuhan pada tanaman kedelai, fase ketujuh atau berlangsung- nya pengisian biji merupakan fase paling peka terhadap

memiliki kemampuan yang sama dalam mengurangi kerusakan polong akibat aktivitas makan hama pengisap polong, sehingga menurunkan jumlah polong hampa,

Jumlah Polong dan Biji per Tanaman Aplikasi insektisida nabati dapat mengurangi kerusakan polong akibat aktivitas makan hama pengisap polong, sehingga mempengaruhi