• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENUTUP KEDUDUKAN DAN PERAN DEWAN KEHORMATAN ADVOKAT: STUDI PERADI DI CABANG SLEMAN DALAM PENEGAKAN KODE ETIK ADVOKAT.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENUTUP KEDUDUKAN DAN PERAN DEWAN KEHORMATAN ADVOKAT: STUDI PERADI DI CABANG SLEMAN DALAM PENEGAKAN KODE ETIK ADVOKAT."

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Apabila ada anggota yang diduga melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik, baik dugaan tersebut berasal dari pengetahuan Dewan Kehormatan Daerah sendiri maupun

Sebagai jawaban permasalahan penelitian hukum ini, penegakan kode etik profesi Advokat yang mendampingi klien perkara pidana korupsi maka dapat disimpulkan

Kendala yang dihadapi Peradi dalam menjaga serta memelihara martabat dan kehormatan profesi advokat adalah masalah harkat dan martabat seorang advokat yaitu mental

Penerapan kode etik advokat Indonesia terhadap kinerja advokat kurang efektif, sehingga belum mampu menjadi sarana kontrol untuk mengawasi advokat dalam menjalankan profesinya..

- Pasal 14 angka 3 tentang Kode Etik Advokat Indonesia dinyatakan bahwa “Majelis dipilih dalam rapat dewan Kehormatan cabang/Daerah yang khusus dilakukan untuk

(1) Apabila ada anggota perkumpulan IPPAT yang diduga melakukan pelanggaran terhadap Kode Etik, baik dugaan tersebut berasal dari pengetahuan Majelis Kehormatan

Apabila tidak ada laporan pengaduan yang masuk, badan kehormatan tidak bisa bertindak sehingga peran serta masyarakat dalam melaporkan dugaan pelanggaran kode etik

Arti penting Mahkamah Kehormatan Dewan adalah untuk menegakkan kode etik Dewan Perwakilan Rakyat, kode etik Dewan Perwakilan Rakyat adalah norma-norma atau