• Tidak ada hasil yang ditemukan

Krisna Ayu G D0F008041

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Krisna Ayu G D0F008041"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

NAMA : KRISNA AYU GANDHINI NIM : D0F008041

JUDUL : PERAN DINAS KOPERASI USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DALAM PROGRAM KEMITRAAN BUMN UMKM DI KABUPATEN KENDAL

JURUSAN/PS : PROGRAM D III KEUANGAN DAERAH

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten Kendal adalah instansi yang dibentuk pemerintah untuk memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah khususnya dalam pengembangan koperasi dan UKM. Adanya program kemitraan antara Usaha Mikro Kecil Menengah dengan pengusaha besar bisa membantu pertumbuhan usaha rakyat ini. Peran pemerintah disini sebagai penghubung antara pengusaha kecil dan pengusaha besar.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dinas koperasi usaha mikro kecil menengah dalam program kemitraan BUMN – UMKM di Kabupaten Kendal serta keragaman bentuk kemitraan.

Sedangkan untuk metodologi, tipe penulisan yang digunakan adalah tipe penulisan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja yang berhubungan dengan tema yang diangkat penulis. Di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat dan menganalisis bentuk-bentuk kemitraan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta melihat peran pemerintah Kabupaten Kendal. Dengan kata lain penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi-informasi mengenai keadaan saat ini. Dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, observasi, dan studi pustaka.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dinas telah melaksanakan tugasnya sebagai lembaga yang dapat memperhatikan pelaku pengusaha kecil yaitu UMKM dengan cara melakukan program kemitraan antara BUMN dengan UMKM dimana instansi pemerintah ini bertindak sebagai fasilitator dan sebagai penyampaian informasi. Program kemitraanantara BUMN – UMKM meliputi bantuan permodalan, bantuan manajemen, bantuan pemasaran dan bantuan pendidikan SDM. Dengan adanya program ini dapat membantu memajukan UMKM yang ada di Kabupaten Kendal.

Semarang, 17 Desember 2010 Dosen Pembimbing,

Dra. Wiwik Widayati

Referensi

Dokumen terkait

yaitu hakim dalam melaksanakan tugasnya menjatuhkan pidana kepada pelaku harus memperhatikan Pasal 183 dan Pasal 184 KUHAP serta hakim juga harus mempertimbangkan unsur delik

12 pengenaan pajak penghasilan atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maka mulai bulan Juli 2013, pelaku sektor UMKM diharpkan untuk melaksanakan pembayaran pajaknya

12 pengenaan pajak penghasilan atas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maka mulai bulan Juli 2013, pelaku sektor UMKM diharpkan untuk melaksanakan pembayaran pajaknya

1. Minimnya kegiatan pelatihan untuk pelaku UMKM yang dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah yang menurut informasi dari Dinas Koperasi dan

Penelitian ini dapat menjadi pengetahuan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) penggiat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan

Hasil observasi awal peneliti menemukan bahwa kebanyakan pelaku UMKM sektor kuliner yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Kecil dan Mikro Indonesia HIPMIKINDO Banjarmasin menghadapi

Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas yang tergabung di dalam Asosiasi Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah Kabupaten Banyumas Aspikmas Purwokerto selatan

Meningkatkan manajemen sumber daya pelaku industri kecil Lemahnya kualitas sumber daya manusia SDM, pengusaha pembuat umkm tidak berani untuk mencoba inovasi yang berkaitan dengan