No Surat/Pengumuman AE/180/11/DR/dr
Nama Perusahaan PT ADARO ENERGY Tbk
Kode Emiten ADRO
Lampiran 3
Tanggal dan Jam 18 Okt 2011 17:23:46
Perihal Keterbukaan Informasi Yang Perlu Diketahui
Publik
Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Nomor X.K.1 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor: Kep 86/PM/1996 tanggal 24 Januari 1996 tentang Keterbukaan Informasi Yang Harus Segera Diumumkan Kepada Publik dan Peraturan Bursa, PT ADARO ENERGY Tbk memberitahukan bahwa pada tanggal 14 Okt 2011 , Perusahaan mengalami
peristiwa/memperoleh informasi/fakta penting yang mungkin dapat mempengaruhi nilai Efek atau mempengaruhi keputusan investasi Pemodal yaitu berupa:
Lainnya:
Akuisisi 46% Saham PT Bukit Enim Energi ("BEE") Senilai USD46 juta
Dampak kejadian, informasi atau fakta penting tersebut terhadap Perseroan sebagai berikut: Rincian Penjelasan Terlampir :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT ADARO ENERGY Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan secara elektronik. PT
ADARO ENERGY Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini.
NEWS RELEASE DARI ADARO ENERGY
Media Umum:Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Mr. Devindra Ratzarwin Corporate Secretary Tel: (6221) 521 1265 Fax: (6221) 5794 4685 Email: [email protected] Media Keuangan:
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Mr. Cameron Tough Head of Investor Relations
Tel: (6221) 521 1265 Fax: (6221) 5794 4685
Email: [email protected]
Adaro Energy Membeli 46% Tambahan Kepemilikan pada PT Bukit Enim
Energi Senilai US$46 Juta untuk Menjadi Pemegang Saham Mayoritas
Jakarta, 18 Oktober 2011 – PT Adaro Energy Tbk (IDX – ADRO) (“Adaro Energy”) mengumumkan bahwa pada 14 Oktober 2011, PT Alam Tri Abadi (“ATA”), anak perusahaan dari Adaro Energy, telah menandatangani akta pemindahan saham untuk mengakuisisi 46% kepemilikan PT Bukit Enim Energi (“BEE”) senilai US$46 juta milik Lucky Star Corporation, Oriental Holdings Ltd., and BrightPath Corp.. Setelah dilakukannya transaksi tersebut, Adaro Energy memiliki 61.04% saham BEE. PT Pamapersada Nusantara (“PAMA”) memiliki 20%, PT Triputra Utama Selaras memiliki 13.92% dan PT Bumi Alam Sejahtera (“BAS”) memiliki 5.04%. PAMA, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh PT United Tractors Tbk., merupakan salah satu kontraktor pertambangan yang telah lama menjalin kerjasama dengan Adaro dan juga salah satu kontraktor paling penting yang dimiliki oleh Adaro. Transaksi ini bukan merupakan transaksi material maupun transaksi yang memiliki benturan kepentingan.
Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir mengatakan: “Investasi kami di BEE merupakan bagian dari prakarsa kami untuk membangun pijakan yang kuat dan membuka potensi batu bara di Sumatera Selatan. Akuisisi ini, bersama dengan dua akuisisi lain yang telah diumumkan sebelumnya, merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan cadangan batu bara di wilayah ini, dan pada saat yang bersamaan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat setempat. Investasi ini akan membantu kami dalam pencapaian visi kami untuk menjadi kelompok perusahaan tambang dan energi Indonesia yang terkemuka.”
BEE merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang tengah mengembangkan proyek batu bara greenfield di Muara Enim, Sumatera Selatan. BEE merupakan pemegang
Izin Usaha Pertambangan (“IUP”) selama 20 tahun yang berlaku sejak Maret 2011 dan mencakup area seluas ±11.130 hektar. Area ini memiliki jaringan transportasi lokal, yang akan melengkapi akuisisi perusahaan logistik batu bara di Sumatera Selatan yang baru-baru ini dilakukan oleh Adaro Energy.
Adaro Energy telah melakukan uji kelayakan geologis sebelum menyelesaikan proses pembelian dan berpendapat bahwa IUP ini memiliki potensi pertambangan batu bara terbuka. Marston, konsultan pertambangan internasional yang terkemuka, membantu melakukan studi potensi geologi batu bara, yang menjadi dasar dilakukannya penilaian atas proyek ini. Dibutuhkan kegiatan pengeboran tambahan dan juga analisis batu bara sebelum pernyataan mengenai sumber daya dan cadangan yang sesuai dengan JORC dapat diterbitkan. Kegiatan pengeboran dan analisis batu bara untuk mendukung pernyataan JORC akan dilakukan pada 2012.
BEE merupakan salah satu dari beberapa peluang akuisisi, yang sejalan dengan pertumbuhan organik, akan membantu Adaro Energy untuk mencapai kapasitas produksi 80 juta ton per tahun dalam jangka menengah sebagai perusahaan yang terus menciptakan nilai yang berkelanjutan untuk jangka panjang dari batu bara Indonesia.
General For furth Mr. Dev Corpora Tel: (622 Fax: (62 Email: c