LAPORAN KEGIATAN
STUDIUM GENERALE
Bersama Prof. Dr. Thijl Sunier (Vrije Universiteit Amsterdam)
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat,
taufiq dan hidayah-Nya kepada kami, sehingga Kegiatan Studium Generale
Pascasarjana UIN Walisongo dapat terlaksana.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
turut membantu pelaksanaan kegiatan ini, baik berupa moril maupun
materiil sehingga kami dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.
Namun demikian, kami menyadari masih banyak kekurangan selama
kami mengemban tugas ini. Oleh karena itu kami mohon maaf apabila hasil
kinerja kami masih jauh dari kesempurnaan. Kami berharap semoga laporan
ini bermanfaat dan dapat dijadikan acuan dalam pelaksanaan Kegiatan
Studium Generale pada periode yang akan datang..
DAFTAR ISI Halaman Judul Kata Pengantar Daftar Isi LAPORAN KEGIATAN A. Pendahuluan B. Dasar Hukum
C. Tujuan Kegiatan Studium Generale D. Waktu dan Tempat Pelaksanaan E. Peserta
F. Biaya dan sumber Biaya G. Realisasi Kegiatan
H. Evaluasi, Kendala dan Pemecahan I. Penutup
LAPORAN
STUDIUM GENERALE
PASCASARJANA UIN WALISONGO SEMARANG
A. PENDAHULUAN
Studium generale atau sering diterjemahkan sebagai kuliah umum, sangat penting dilaksanakan di perguruan-perguruan tinggi sebagai penambah wawasan baru yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Studium generale merupakan kegiatan yang berusaha menghadirkan wacana interdisipliner sesuai dengan perkembangan zaman dengan menghadirkan seorang pakar. Pada kesempatan kali ini, Pascasrjana mengambil tema “Islam in Europe: Anthropology Perspective”.
Islam adalah agama terbesar kedua di Eropa. Meskipun mayoritas masyarakat Muslim di Eropa saat ini adalah imigran, terdapat penduduk pribumi asli Eropa yang memeluk Islam di Balkan. Islam masuk ke Eropa selatan melalui invasi "Moor" dari Afrika Utara pada abad ke 8–10. Selama beberapa abad, entitas politik Muslim berdiri kokoh di wilayah yang saat ini adalah Spanyol, Portugal, Selatan Italia dan Malta. Komunitas Muslim di wilayah tersebut kemudian dikonversi atau diusir pada akhir abad ke-15.
Di Kaukasus perluasan Islam terjadi setelah penaklukan oleh dinasti persia sejak awal abad ke-16. Kesultanan Utsmaniyah menyebarkan Islam ke Eropa tenggara melalui penaklukkan sebagian besar Kekaisaran Bizantium pada abad 14 dan 15. Selama berabad-abad, Kesultanan Utsmaniyah juga secara bertahap kehilangan hampir semua wilayah di Eropa, hingga akhirnya
runtuh pada tahun 1922. Penduduk asli yang memeluk Islam di negara-negara di Balkan saat ini memiliki populasi yang besar, walaupun mayoritasnya berpaham sekuler.
Istilah "Muslim Eropa" digunakan untuk negara-negara mayoritas Muslim seperti Albania, Kosovo dan Bosnia dan Herzegovina. Negara-begara lintas benua seperti Turki, Azerbaijan dan Kazakhstan memiliki populasi Muslim yang besar, seperti halnya di Kaukasus Utara, Rusia.
Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21 sejumlah besar umat Muslim berimigrasi ke Eropa Barat. Pada tahun 2010 diperkirakan 44 juta Muslim yang tinggal di Eropa (6%), termasuk sekitar 19 juta di Uni Eropa (3.8%). Diproyeksikan persentase umat muslim akan mencapai 8% pada tahun 2030.
Umat Muslim Eropa sering menjadi subjek dari perdebatan yang intens dan kampanye politik. Terkadang menjadi lebih hangat ketika terjadi peristiwa-peristiwa seperti serangan teroris oleh ekstrimis Islam, kontroversi kartun Nabi Muhammad di Denmark, perdebatan soal cara berpakaian Islami, dan kampanye partai-partai sayap kanan populis yang melihat Muslim sebagai ancaman terhadap nilai-nilai Eropa, budaya, dan cara hidup. Peristiwa tersebut juga telah memicu perdebatan yang berkembang mengenai topik Islamophobia, sikap terhadap Muslim dan partai kanan.
B. DASAR HUKUM
1. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 143/PMK.02/2015 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga dan Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran
2. Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 32/PMK.02/2018 tentang Standar Biaya Masukan Tahun 2019
3. Edaran Menteri Agama RI Nomor 3 Tahun 2017 tentang Transaksi Pembayaran Non Tunai pada Kementerian Agama
4. RKA-KL Pascasarjana UIN Walisongo Tahun 2019
C. TUJUAN STUDIUM GENERALE
1. Memberikan wawasan tentang peran Perguruan Tinggi di masyarakat 2. Memberikan informasi tentang tantangan era terkini.
3. Menjadikan mahasiswa lebih memahami tentang proses, interpretasi dan representasi “Islam in Europe : Anthropology Perspective”
D. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN Kegiatan ini dilaksanakan pada:
Hari / Tanggal : Kamis / 14 November 2019 Waktu : 08.00 – 12.00 WIB
Tempat : Aula 1, Kampus 1 UIN Walisongo Semarang
E. PESERTA
Kegiatan ini diikuti Mahasiswa Pascasarjana UIN Walisongo Semarang sejumlah 235 orang.
F. BIAYA DAN SUMBER BIAYA
Anggaran yang diperlukan untuk pelaksanaan Studium Generale ini adalah Rp. 24.497.500,- (Dua puluh empat juta empat ratus sembilan puluh tujuh
ribu lima ratus rupiah) yang berasal dari BLU UIN Walisongo tahun anggaran
2019, dengan rincian:
No Uraian Jumlah
1. Biaya Cetak Sertifikat Kegiatan Studium General semester gasal 2019/2020 dengan tema Islam in Europe : Anthropological Perspective yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Walisongo pada tanggal 14 November 2019 di Auditorium 1 Lt. 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang
1.500.000
2. Akomodasi/Penginapan Narasumber dalam rangka Studium General semester gasal 2019/2020 Program Magister (S2) dan Doktor (S.3) pada Pascasarjana UIN Walisongo dengan Judul Islam in Europe : Anthropological Perspective pada tanggal 14 November 2019
800.000
3. Biaya Konsumsi Kegiatan Studium General semester gasal 2019/2020 dengan tema Islam in Europe : Anthropological
Perspective yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Walisongo pada tanggal 14 November 2019 di Auditorium 1 Lt. 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang
3.000.000
4. Biaya Fotokopi Makalah dalam rangka Kegiatan Studium General semester gasal 2019/2020 dengan tema Islam in Europe : Anthropological Perspective yang
diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Walisongo pada tanggal 14 November 2019 di Auditorium 1 Lt. 1 Kampus 1 UIN
Walisongo Semarang
5. Biaya Pengadaan Kit Kegiatan Studium General semester gasal 2019/2020 dengan tema Islam in Europe : Anthropological Perspective yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Walisongo pada tanggal 14 November 2019 di Auditorium 1 Lt. 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang
15.000.000
6. Biaya Cetak MMT (Backdrop dan Spanduk) dalam rangka Studium General semester gasal 2019/2020 Program Magister (S2) dan Doktor (S.3) pada Pascasarjana UIN Walisongo dengan Judul Islam in Europe : Anthropological Perspective pada tanggal 14 November 2019 di Auditorium 1 Lt. 1 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang
437.500
7. Honorarium Narasumber dalam rangka Studium General semester gasal
2019/2020 Program Magister (S2) dan Doktor (S.3) pada Pascasarjana UIN
Walisongo dengan Judul Islam in Europe : Anthropological Perspective pada tanggal 14 November 2019
3.000.000
Jumlah 24.497.500
G. REALISASI KEGIATAN
Studium Genaral merupakan wahana untuk pembuka perkuliahan bagi mahasiswa semester baru, mahasiswa di beri pencerahan oleh para pakar tentang teknik kajian dalam Antropologi Agama.
Pelaksanaan Studium Generale ini telah sukses diselenggarakan pada hari Kamis, 14 November 2019 dengan pakar / pembicara Prof. Dr. Thijl Sunier - Professor of Mobility, Beliefs and Belonging: Confronting Global Inequalities and Insecurities (MOBB) di Vrije Universiteit Amsterdam.
Kegiatan Studium Generale dihadiri oleh Direktur, Wakil Direktur, Dekan, Dosen Pascasarjana dan mahasiswa aktif S2 dan S3.
H. EVALUASI, KENDALA DAN PEMECAHAN
1. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Studium Generale, tampaknya memberikan pengaruh terhadap pengetahuan dan wawasan mahasiswa Pascasarjana, dalam memandang Islam.
2. Berdasarkan kendala dilaksanakannya Studium Generale adalah mahasiswa banyak yang datang dengan tidak tepat waktu, sehingga sedikit mengganggu kelancaran acara.
3. Evaluasi pelaksanaan Studium Generale Pascasarjana secara umum berjalan dengan baik dan lancar.
4. Kegiatan Studium General bisa dijadikan moment untuk meningkatkan pelayanan akademis kepada para mahasiswa dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, mencetak lulusan yang unggul dan kompetitif.
I. PENUTUP
Demikian laporan ini kami sampaikan, sebagai bentuk pertanggungjawaban kami agar dapat menjadi pedoman atau masukan kepada pihak-pihak terkait.
Semarang, 31 November 2019 Direktur,