Akhir zaman tahun baru 1420
Selamat tahun baru hijriyah, hai apa kabar…!
Saat ini kita islam tahun penuh bergebyar Gebyar kedloliman
Gebyar kerusuhan Gebyar pemekorsaan Gebyar kerakusan Gebyar ketidakadilan Gebyar penyelewangan
Gebyar partai politik bak jamur dimusim hujan Dan gebyar-gebyar meraih kesuksesan
Kuda-kuda sudah pada berlarian Beragam hal bersimbol kuda
Manusia pun bersaing pasang kuda-kuda Inilah awal kehancuran atau kemapanan
Inikah isyarah kebahagiaan atau kesengsaraan Atauka ini tanda akhir zaman
Rasanya baru kemarin bertahun baru sekarang lagi bertahun baru
Begitu cepatnya perputaran roda sejarah begitu kerasnya jalannya peristiwa Betapa luar biasa zaman berubah betapa dahsatnya perubahan kondisi jagat raya
Dulu perputaran roda sejarah terasa lambat selambat jalannya kura-kura Terasa lambat dan santai
Kita cermati peralihan dari zaman batu ke zaman perunggu menelan ribuan tahun Dari zaman perunggu ke zaman uap kurang lebih kurang lebih berselang 1000 tahun Perubahan merangkak semakin cepat
Zaman uap beralih ke listrik kurang lebih 100 tahun
Zaman nuklir ke elektronik dan luar angkasa hanya berjalan puluhan tahun Sekarang kita saksikan tiap hari dan malam
Perubahan benar-benar dahsyat dan mencengangkan Manusia mampu mendarat di bulan mendarat di mars Meluncurkan roket ke venus membuat hujan buatan Dapat pindahkan jantung bikin bayi tabung
Bahkan manusia sudah berandai-andai menghayalkan diri sebagai tuhan Inikah tanda akhir zaman
Alam remaja kehilangan keremajaannya Gadis dirimba raya kehilangan kegadisannya Sungai-sungai dipolusikan zat-zat kimia Lautan dicemarkan berbagai jenis radioaktif
Cakrawala dipolusikan ribuan ton debu beracun
Yang dihempaskan jutaan cerobong industry dan pabrik Manusia hidup berdesak-desak, berjubel berhimpit-himpitan Inikah tanda akhir zaman
Setelah kucermati, kuhayati dan kurenungkan Rupanya sampailah kita di akhir zaman
Tanda-tanda itu tampak kentara Tanda-tanda itu sudah nyata Benarlah apa yang Nabi pesan jika datang akhir zaman
Maka 4 perkara akan Allah hilangkan (4 perkara… apaan tuh…?)
Pertama
Allah hilangkan barokah hasil bumi Allah musnahkan kebaikan bumi Allah hancurkan inti keramat bumi Kau lihat sendiri
Hutan yang menghijau dengan baris pepohonan bermilyar Habis termakan raja hutan si kurang ajar
Samudera nan biru luas terbentang
Didalamnya ratusan gunung mutiara sirna terkuras si budak harta Tambang denga kandungan emas permata luluh tergigit tuyul bergaya
Ternyata kekayaan alam yang melimpah menambah si papa menangis meronta Ternyata negeri yang dianggap gemah limpah loginawi
Menambah hidup rakyat susah
Ternyata negeri yang dianggap penggalan alam surga terasa bagai dalam neraka
Bumi ini benar-benar tak berbarokah Secara realities ada tapi barokah tiada
Makanya kita tak pernah puas kita tak pernah paas bahkan tambah buas memburu dunia
Yang kedua apa kanda?
Allah hilangkan rasa kasih sayang dari hati kehati
Hingga tindak brutal, radikal, kriminal dan amural bersemi subur tak ada penangkal Si kaya tak lagi peduli nasib si papa
Si perkasa tak lagi sayang pada si lemah Si pejabat tak lagi pikirkan rakyat
Yang besar tak lagi santun pada si kecil Penjahat tambah berbuat jahat
Pencuri berubah profesi korupsi
Tindak kekerasan, kekejaman dan sadisme benar-benar merajalela
Kau lihat bagaimana tragedy situbondo, tasikmalaya, krawang, Pontianak, tanjungpriuk, ninjs banyuwangi, tragedi aceh, ambon, sambas, bosnia, bosovo, Yugoslavia dan berjuta tragedi mengerikan
Semuanya sebagai bias hilangnya sifat rahmah dan kasih sayang Wah gimana nich kalo pak buah tak sayang sama aku
Kanda yang ketiga Allah akan hilangkan apa?
Allah akan hilangkan sifata adil dari pemegang kekuasaan Keadialan tak lagi ditegakkan, kecurangan di tradisikan
Penyelewengan di subur makmurkan dan hal ini tak lagi jadi rahasia perusahaan Bahkan tampak nyata didepan mata
Yang benar dipenjara yang salah tertawa Yang jujur dihancur yang dusta diberi mujur Yang jelas lakukan korupsi malah dilindungi Yang nyata penghianat malah dihormat
Yang ketok moto akan harta rakyat malah di angkat-angkat Oh ya kanda kayaknya hal ini sedang terjadi di Negara kita
Ssssst jangan keras-keras nanti pembicaraan kita ada yang nyadap lo Kayak habibi dan abi galib
Eeeh maapin dong… dan sekarang yang keempat apa?
Yang keempat
Allah akan hilangkan sifat haya’ rasa malu dari perempuan Kalau kemaluan sih punya rasa malunya yang tak punya Kau lihat bagaimana wanita berpenampilan, beradegan Bagaimana wanita lontarkan ucapan
Wow… bikin mana tahan
Wanita modern akhiruz zaman berpenampilan sungguh seksi dan aduhai Segudang alat kecantikan selalu menyertai
Entah itu pensil alis, cat bibir, cat kuku, cat pipi, payudara terangkat karet pengganjal Tampak kedepan seperti moncong meriam
Garis kehijau-hijauan diatas bulu mata, garis kebiru-biruan dibawah mata Wangi-wangian penghilang bau badan menyeruak penuhi alam jagat raya Tumit sepatunya setinggi setengah meter paha telanjang
Masih adakah contoh wanita tak punya malu?
Kau lihat gaun yang dipakai demikian ketat cipret dan bermodel yukensi Pada bagian-bagian mengerikan gaunnya berlobang
Agar lelaki hidung belang dapat memandang
Onggokan daging kekuning-kuningan yang sudah disemprot wewangian semerbak bukan kepalang
Wal hasil penampilannya serba erotis dan terbuka Yaah kenapa dibuka gatel ya…
Empat perkara yang kita sebutkan sekarang jadi kenyataan
Baik itu hilangnya barokah bumi, krisis kasih saying, tak adanya keadilan dan tiadanya rasa malu perempuan
Lantas sikap kita gimana…
Kita harus waspada Kita harus siap siaga
Hari dimana tiada perlindungan kecuali lindungan Allah Hari dimana setiap jiwa dibalas menurut amalnya Hari dimana perempuan menyusui lupa pada anaknya Hari dimana perempuan mengandung lahirkan anaknya Hari dimana tiada gunanya anak dan harta
Hari dimana seseorang lari dari saudaranya Lari dari ibunya, bapaknya, istri dan anaknya
Ah menakutkan jadi nanti kita tak bersaudara dan tak berkelompok Benar, kita tak kenal kompromi dan urusan nafsi-nafsi
Ya Robbul Izzati…
Jadikanlah kami orang yang takut kepadamu dan senantiasa bersujud dihadapanmu Ya Allah Ya Ghaffar…
Ampunilah dosa-dosa kami
Karena tiada yang dapat melebur noda pendosa kecuali engkau Ya Rasulallah…
Curahkanlah syafaatmu kepada kami
Karena dimana manusia bingung mencari pertolongan bingung mencari perlindungan Syafaatmu lah pemenuh semua itu
Memang engkaulah – Pemilik syafaat udhma Memang engkaulah – cikang pakang kauniyah Memang engkaulah – kasih kinasih pencipta Memang dikaulah – penyelamat ummat Memang dikaulah – pengibar panji dinullah Memang dikaulah – nabi khairul ummah