i ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang proses perancangan ulang interior perpustakaan SDN 47 Ampenan dengan tema minimalis bernuansa bawah laut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana rancang bangun desain interior tematis bernuansa alam. Latar belakang permasalahannya adalah kondisi interior ruang perpustakaan SDN 47 Ampenan yang tidak di kelola dengan baik, seperti dinding, furniture/perabot dan interior penutup lantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan dengan tahapan dalam penelitian tindakan ini adalah perencanaan, perlakuan dan pengamatan, serta refleksi. Dalam proses perancangan ulang interior perpustakaan SDN 47 Ampenan menggunakan proses desain adalah Identification/Identifikasi, Conceptualization/Konseptualisasi, Communication/Komunikasi dan Production/Pembuatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan ulang desain interior pada perpustakaan SDN 47 Ampenan menghasilkan suatu perubahan pada interior ruang perpustakaan dari dinding, furniture/perabot dan penutup lantai.
ii ABSTRACT
This study discusses the process of redesigning the interior of the library SDN 47 Ampenan with underwater nuanced minimalist theme. The purpose of this study is to determine how to design thematic interior design natural shades. Background of the problem is the condition of the interior space 47 Ampenan SDN library that is not managed properly, such as walls, furniture and floor cover. The method used in this study is action research with the stages in this action research is the planning, treatment and observation, and reflection. In the process of redesigning the interior of SDN 47 Ampenan library using the design process is the Identification, Conceptualization, Communication and Production. The results showed that the redesign of the interior design of the library SDN 47 Ampenan produce a change in the interior space of the library walls, furniture and floor cover.