• Tidak ada hasil yang ditemukan

Trophy, Film Independen Pertama di Bioskop.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Trophy, Film Independen Pertama di Bioskop."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

(halaman)Q)

CD

(k~IOm

)O~

~

SEPUIAR INDONESIA

,

.

Senin

0

Selasa

0

Rabu

0

Kamis

0

Jumat

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

(!]

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

D

Jan

0

Peb

0

Mar

0

Apr

.

Me;

~---_...__.._--_.._-_...

0

Jun

0

Jul

0

Ags

o

Sabtu

0

Minggu

12 13 14 15 16

27 28 29 30 31

OSep OOkt ONov ODes

Trophy,Film

Independen

Pertama

diBioskop

BANDUNG (SI)

-

Film berjudul

Trophy

akan menjadi film

inde-penden pertama yang dibuat unit kegiatan mahasiswa (UKM)yang akan diputar di bioskop komersil. Filmberdurasi 46menititudibuat UKMTheDock dari Fakultas Per-tanian Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan sutradara Ery Muhtar, mahasiswa ekstensi Fakultas Pertanian Unpad ang-katan2008.

Rencananya, film yang ber-cerita tentang cinta segitiga akan diputar di Blitz Megaplex di Mal Parisj van Java (PVJ), Jalan Sukajadi, Kota Bandung, pada 17 Mei 2009 mendatang.

~~

Film ini secara umum

ber-cerita tentang cinta segitiga anta-ra pemaian futsal mahasiswa Per-tanian Unpad dengan kekasihnya yang melibatkan seorang dosen Fakultas Pertanian. Sang ma-hasiswa membela tim futsal Fa-kultas Pertanian tapi di waktu yang sama membela tim futsal lain karena dibayar. "Pe~l _

,._-~-_._.__._----Kliping

Humos

Unpod

2009

dari cerita ini adalah bagaimana berkompetisi bukan karena uang semata tapi ada sesuatu yang Ie-bih berarti," kata Ery.

"Jika film ini jadi diputar, ma-ka ama-kan jadi flim independen per-tama yang diputar di bioskopt ujar Ery Muhtar. Film mengambil setting di kampus Fakiltas Perta-nian Unpad Jatinangor, Kabupa-ten Sumedang, dan hanyasatu 10-kasi diKotaBandung.Seluruh kru berasal dari The Dock yang kebe-tulan anggotanya juga aktif di ko-munitas film independen Rolling Action. Semua pemain merupa-kanmahasiswa danmenggunakan nama asli."Bujet untuk proyek ini menghabiskan dana sekitar Rp20 juta, dan itu terbilang mahal. Se-dangkan khusus pembuatan film-nya menghabiskan Rp8 juta.

Be--- -

_--...---!Um ditambah membuat500 ke-ping DVDdan menyewa kursi di bioskop," kata Ery.Dana tersebut berasal dari urunan masing-ma-sing anggota UKMThe Dock dan sumbangan dari Dekan Fakultas Pertanian. "Dananya jelas tidak cukup, tapi kami sambil jalan de-ngan menjual tiket," kata Ery.

Dia mengatakan,biaya penye-waankursi penontondiBlitsMega-

-

::;;;==:;:;;;"'"

=

.

plex mencapai Rp8 juta. The Dock membuat karcis sendiri dan telah mencetak sebanyak 600 tiket masuk untuk 600 kursi. "Sampai saat ini sudah laku lebih dari 160 tiket masuk,semuanyamahasiswa Pert anian. Tapi bukan berarti kamitidakmenjualkemasyarakat umum. Upaya itu tetap ada ter-masuk lewat facebook,"jelas Ery.

(rurliIli)~

Referensi

Dokumen terkait