• Tidak ada hasil yang ditemukan

TANDA TANDA KLINIS DIAGNOSIS KEPERAWATAN GIGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "TANDA TANDA KLINIS DIAGNOSIS KEPERAWATAN GIGI"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

PENJALARAN KARIES,

TANDA-TANDA & GEJALA KLINIS

DIAGNOSIS KEPERAWATAN GIGI

OLEH: Drg. EMMA. K, MDSc

(2)

TAHAP-TAHAP PENJALARAN

KARIES

(3)

DKG : BERCAK PUTIH PADA GIGI (WHITE SPOT)

GEJALA KLINIS

Tidak/ belum menimbulkan keluhan

(4)

DKG : BERCAK PUTIH PADA GIGI (WHITE SPOT)

TANDA-TANDA KLINIS

inspeksi: terlihat bercak putih pada permukaan gigi saat permukaan gigi dikeringkan dari saliva

Sondasi: permukaan gigi masih terasa licin

(5)

DKG : BERCAK PUTIH PADA GIGI (WHITE SPOT)

RENCANA PERAWATAN

Terapi remineralisasi menggunakan CPP-ACP (termasuk dalam upaya preventif)

(6)

DKG : FISUR DALAM

GEJALA KLINIS:

Belum menimbulkan keluhan

(7)

DKG : FISUR DALAM

TANDA-TANDA KLINIS

inspeksi: terlihat garis hitam pada permukaan oklusal, pit bukal atau foramen caecum

Sondasi: belum terasa adanya retensi

(8)

DKG : FISUR DALAM

RENCANA PERAWATAN

Penutupan pit dan fisur gigi ( pit &

fissure sealing ) → termasuk upaya preventif

(9)

Penutupan pit dan fisur

gigi

(10)

Penutupan pit dan fisur

gigi

(11)

DKG : KARIES MENCAPAI

EMAIL/ KARIES SUPERFISIALIS

GEJALA KLINIS

1. Biasanya belum memberikan keluhan

2. Terkadang terasa linu bila kena rangsang panas/ dingin, makan/

minum manis,asam

3. Bila rangsang dihilangkan, akan segera hilang linunya

(12)

DKG : KARIES MENCAPAI EMAIL

TANDA-TANDA KLINIS

inspeksi: terdapat lubang gigi dng kedalaman mencapai email

Sondasi: - (negatif)

Thermis: - (negatif)

(13)

DKG : KARIES MENCAPAI EMAIL

RENCANA PERAWATAN

penumpatan dengan semen ionomer kaca (SIK)/ Glass Ionomer Cement

(GIC) atau resin komposit

Kontraindikasi: penumpatan amalgam → mengapa?

(14)

DKG : KARIES MENCAPAI

EMAIL

(15)

Penumpatan karies

email

(16)

DKG : KARIES MENCAPAI DENTIN

GEJALA KLINIS

1. Terasa linu bila kena rangsang panas/ dingin, makan/ minum manis,asam

2. Bila rangsang dihilangkan, rasa nyeri hilang beberapa saat

kemudian

(17)

DKG : KARIES MENCAPAI DENTIN

TANDA-TANDA KLINIS KARIES MEDIA

inspeksi: terdapat lubang gigi dng kedalaman mencapai dentin tapi belum melebihi ½ tebal dentin

Sondasi: + (positif) atau bisa juga - (negatif)

Thermis: + (positif)

Rencana perawatan: penumpatan dengan GIC, resin komposit atau amalgam

(18)

DKG : KARIES MENCAPAI

DENTIN

(19)

DKG : KARIES PROFUNDA, TERTUTUP, VITAL

TANDA-TANDA KLINIS

inspeksi: terdapat lubang gigi dng

kedalaman mencapai dentin dan sudah melebihi ½ tebal dentin, pulpa tertutup

Sondasi: + (positif)

Thermis: + (positif)

Perkusi & Druk: - (negatif), bila tidak ada peradangan jaringan periodontal, atau + (positif) bila ada peradangan jaringan

periodontal

(20)

DKG : KARIES PROFUNDA, TERTUTUP, VITAL

Kemungkinan Rencana Perawatan:

1. dirujuk ke drg untuk dilakukan kaping pulpa, jika : gigi blm pernah ada riwayat sakit dan gigi

masih memungkinkan untuk direstorasi

2. dirujuk ke drg untuk dilakukan perawatan

saluran akar, jika : gigi pernah ada riwayat sakit dan gigi masih memungkinkan direstorasi

3. Dirujuk ke drg untuk dilakukan pencabutan gigi , jika gigi tidak memungkinkan lagi

direstorasi.

4. Apabila terjadi peradangan jaringan periodontal, maka harus dilakukan premedikasi terlebih dulu.

(21)

DKG : KARIES PROFUNDA, TERTUTUP, NON VITAL

TANDA-TANDA KLINIS

inspeksi: terdapat lubang gigi dng

kedalaman mencapai dentin dan sudah melebihi ½ tebal dentin, pulpa tertutup

Sondasi: - (negatif)

Thermis: - (negatif)

Perkusi & Druk: - (negatif), bila tidak ada peradangan jaringan periodontal, atau + (positif) bila ada peradangan jaringan

periodontal

(22)

DKG : KARIES PROFUNDA, TERTUTUP, NON VITAL

Kemungkinan Rencana Perawatan:

1. dirujuk ke drg untuk dilakukan

perawatan saluran akar, jika : gigi masih memungkinkan direstorasi

2. Dirujuk ke drg untuk dilakukan pencabutan gigi , jika gigi tidak memungkinkan lagi direstorasi.

3. Apabila terjadi peradangan jaringan periodontal, maka harus dilakukan premedikasi terlebih dulu.

(23)

DKG :KARIES MENCAPAI PULPA /

KARIES PROFUNDA, TERBUKA, VITAL

inspeksi: terdapat lubang gigi dng

kedalaman mencapai dentin dan sudah melebihi ½ tebal dentin, pulpa terbuka

Sondasi: + (positif)

Thermis: + (positif)

Perkusi & Druk: - (negatif), bila tidak ada peradangan jaringan periodontal, atau + (positif) bila ada peradangan jaringan periodontal

(24)

DKG :KARIES PROFUNDA, TERBUKA, VITAL

Kemungkinan Rencana Perawatan:

1. dirujuk ke drg untuk dilakukan kaping pulpa, jika : gigi blm pernah ada riwayat sakit dan gigi

masih memungkinkan untuk direstorasi

2. dirujuk ke drg untuk dilakukan perawatan

saluran akar, jika : gigi pernah ada riwayat sakit dan gigi masih memungkinkan direstorasi

3. Dirujuk ke drg untuk dilakukan pencabutan gigi , jika gigi tidak memungkinkan lagi

direstorasi.

4. Apabila terjadi peradangan jaringan periodontal, maka harus dilakukan premedikasi terlebih dulu.

(25)

DKG :KARIES PROFUNDA, TERBUKA, NON VITAL

inspeksi: terdapat lubang gigi dng

kedalaman mencapai dentin dan sudah melebihi ½ tebal dentin, pulpa terbuka

Sondasi: - (negatif)

Thermis: - (negatif)

Perkusi & Druk: - (negatif), bila tidak ada peradangan jaringan periodontal, atau + (positif) bila ada peradangan jaringan periodontal

(26)

DKG :KARIES PROFUNDA, TERBUKA, NON VITAL

Kemungkinan Rencana Perawatan:

1. dirujuk ke drg untuk dilakukan

perawatan saluran akar, jika : gigi masih memungkinkan direstorasi

2. Dirujuk ke drg untuk dilakukan pencabutan gigi , jika gigi tidak memungkinkan lagi direstorasi.

3. Apabila terjadi peradangan jaringan periodontal, maka harus dilakukan premedikasi terlebih dulu

(27)

KARIES PROFUNDA

(28)

DKG : KARIES MENCAPAI AKAR

TANDA2 KLINIS:

inspeksi: terdapat sisa akar

Perkusi & Druk: - (negatif), bila tidak ada peradangan jaringan periodontal, atau + (positif) bila ada peradangan jaringan

periodontal

Mobility: - (negatif) bila ada kegoyahan, atau + (positif) bila belum ada

kegoyahan

(29)

DKG : KARIES MENCAPAI AKAR

Kemungkinan Rencana Perawatan:

1. Dirujuk ke drg untuk dilakukan restorasi akar gigi, jika sisa akar masih memungkinkan untuk

direstorasi

2. dirujuk ke drg untuk dilakukan

pencabutan akar gigi , jika sisa akar sudah tidak memungkinkan untuk direstorasi

Referensi

Dokumen terkait