Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh,
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga penyusunan Laporan Kinerja Pusat Data, Statistik dan Informasi (Pusdatin) Tahun 2021 dapat disusun dan diselesaikan dengan baik.
Tujuan penyusunan Laporan Kinerja ini adalah sebagai laporan atas realisasi dan capaian kinerja sesuai dengan Perjanjian Kinerja Kepala Pusdatin serta memberikan informasi kinerja kepada publik atas kinerja yang telah dicapai, dan sebagai upaya perbaikan berkesinambungan bagi Pusdatin untuk meningkatkan kinerjanya.
Secara umum, seluruh target dan sasaran kinerja Pusdatin Tahun 2021 telah dicapai sesuai yang ditargetkan dan ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja pada awal Tahun 2021, namun beberapa hasil perlu diperbaiki seperti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik KKP, Tingkat Kepatuhan Pengelolaan Data KP, serta pengelolaan dan manajemen administrasi keuangan. Pencapaian ini harus dipertahankan dan ditingkatkan untuk untuk tahun berikutnya dengan memperbaiki kekurangan yang terjadi di dalam pengelolaan kinerja organisasi.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses penyusunan Laporan Kinerja Pusat Data, Statistik dan Informasi tahun 2021 ini, semoga Laporan Kinerja ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan, sebagai evaluasi kinerja.
Wassalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh.
Jakarta, 20 Januari 2021
Kepala Pusat Data, Statistik, dan Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan
Yudi Priatno, B.Eng, M.S.E NIP. 197008221988121001
Pusat Data, Statistik, dan Informasi (Pusdatin) dalam rencana kinerjanya memfokuskan dukungan pada kinerja Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diimplementasikan dalam bentuk sasaran kinerja pada setiap tahunnya. Sasaran kinerja Pusdatin yaitu “Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di lingkup Pusat Data, Statistik, dan Informasi” dan dijabarkan ke dalam 12 (empat belas) Indikator Kinerja Utama yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Pusdatin Tahun 2021.
Berdasarkan Dashboard aplikasi Kinerjaku (kinerjaku.kkp.go.id), capaian kinerja Pusdatin Tahun 2021 ditunjukkan dengan Skor Kinerja sebesar 110,29%, dan merupakan Skor Kinerja tertinggi di lingkup Sekretariat Jenderal. Hasil capaian kinerja dari 12 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ada, sebanyak 2 (dua) IKU dilakukan pengukurannya secara triwulan, yaitu IKU-6 dan IKU-7, sebanyak 1 (satu) IKU dilakukan pengukurannya secara semester, yaitu IKU-5, serta pengukuran yang dilakukan secara tahunan sebanyak 9 (sembilan) IKU, yaitu IKU-1, IKU-2, IKU-3, IKU-4, IKU-8, IKU-9, IKU-10, IKU-11 dan IKU-12.
Hasil analisis terhadap IKU yang telah dilakukan pengukuran pada Tahun 2021 serta dibandingkan terhadap target setahun pada Tahun 2021, dapat disampaikan sebagai berikut:
SASARAN STRATEGIS URAIAN INDIKATOR KINERJA TARGET REALISASI CAPAIAN (%) Tata Kelola
Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan
1. Nilai RB KKP yang Menjadi
Tanggungjawab Pusdatin (nilai) 12,42 13,50 108,70 2. Nilai Mandiri Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) (nilai)
3,9 4,26 109,23
3. Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin
(%) 91 97,88 107,56
4. Persentase Penyelesaian Temuan
BPK Lingkup Pusdatin (%) 100 100 100
5. Indeks Profesionalitas ASN
Lingkup Pusdatin (indeks) 73 85,36 116,93
6. Persentase Unit Kerja yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar lingkup Pusdatin (%)
84 96,44 114,81
7 Rekomendasi hasil Pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Lingkup Pusdatin (%)
65 100 153,85
8. Tingkat Kepatuhan Pengelolaan
Data Kelautan dan Perikanan (%) 80 81,40 101,75 9. Indeks Kepuasan Pengguna
Terhadap Layanan Aplikasi yang Dibangun dan Dikembangkan (Nilai)
3,6 4,16 115,56
10. Nilai Mandiri Indeks Keamanan
Informasi Berbasis IT (nilai) 305 550 180,33 11. Nilai Mutu Pelayanan Unit Kerja
PTSP (nilai) 79 85,86 108,68
12. Penerapan Inovasi Pelayanan
Publik (inovasi) 1 1 100
Pada periode tahun 2021, pemerintah mengeluarkan kebijakan Refocusing anggaran seluruh Kementerian/Lembaga untuk penanganan pandemi Covid-19 serta Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Kebijakan ini menyebabkan perubahan anggaran yang dikelola oleh Pusdatin, yang semula senilai Rp 51.515.150.000,-, menjadi Rp 36.367.020.000,-, sehingga terjadi penurunan anggaran sebesar Rp 15.148.130.000,- atau 29,4% dari pagu awal anggaran Pusdatin 2021.
Kinerja pengelolaan anggaran Pusdatin Tahun 2021, realisasi Penyerapan DIPA per 31
Desember berdasarkan aplikasi OM-SPAN dari pagu DIPA Refocusing senilai Rp 36.367.020.000,-, telah direalisasikan senilai Rp 36.026.917.755,- dengan persentase
realisasi anggaran adalah sebesar 99,06%, dengan sisa anggaran sebesar Rp. 340.102.245.
Sebagai upaya perbaikan kinerja ke depan, seluruh penanggung jawab indikator kinerja dan Tim SAKIP Pusdatin akan melakukan evaluasi capaian serta melakukan pemantauan dan pengawalan untuk pencapaian kinerja pada Tahun 2022.
Hal.
Kata Pengantar ... i
Ringkasan Eksekutif ... ii
Daftar Isi ... v
Daftar Tabel ... vii
Daftar Gambar ... ix
Bab 1 Pendahuluan ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi ... 3
1.2.1 Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pusdatin ... 3
1.2.2 Tugas Pokok dan Fungsi Pusdatin ... 7
1.2.3 Sumber Daya Manusia Pusdatin ... 7
1.2.4 Kelompok Jabatan Fungsional ... 10
1.3 Sistematika Penyusunan Laporan Kinerja ... 10
Bab 2 Perencanaan Kinerja ... 12
2.1 Sasaran Strategis ... 12
2.2 Penetapan Kinerja dan Indikator Kerja Utama (IKU) Tahun 2020 ... 13
2.3 Program dan Kegiatan ... 15
Bab 3 Akuntabilitas Kinerja ... 16
3.1 Capaian Kinerja Organisasi ... 16
3.2 Evaluasi dan Analisis Kinerja ... 18
3.2.1 Nilai Kinerja RB KKP yang Menjadi Tanggung Jawab Pusdatin ... 18
3.2.2 Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) ... 22
3.2.3 Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin ... 25
3.2.4 Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup Pusdatin ... 28
3.2.5 Indeks Profesionalitas ASN Lingkup Pusdatin ... 30
3.2.6 Persentase Unit Kerja Pusdatin yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar lingkup Pusdatin ... 33
3.2.7 Persentase Rekomendasi hasil Pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Lingkup KKP ... 39
3.2.8 Tingkat Kepatuhan Pengelolaan Data KP ... 41
3.2.9 Indeks Kepuasan Pengguna Terhadap Layanan Aplikasi yang Dibangun dan Dikembangkan ... 46
3.2.10 Nilai Mandiri Indeks Keamanan Informasi Berbasis IT ... 51
3.2.11 Nilai Mutu Pelayanan Unit Kerja PTSP ... 57
3.2.12 Penerapan Inovasi Pelayanan Publik ... 61
3.3 Analisis Pengelolaan Sumber Daya Anggaran ... 67
3.4 Analisis Capaian Kinerja Tahun 2021 Terhadap Rencana Capaian Kinerja Tahun 2021 ... 70
3.5 Penghargaan ... 73
Bab 4 Penutup ... 75
4.1 Kesimpulan ... 75
4.2 Rencana Tindak Lanjut ... 77
Lampiran ... 78
Hal.
Tabel 1 Jumlah Sumber Daya Manusia Pusdatin ... 8
Tabel 2 Sebaran Jenjang Pendidikan Pegawai ASN Pusdatin ... 8
Tabel 3 Distribusi Pegawai Pusdatin ... 9
Tabel 4 Jumlah Pejabat Fungsional ... 10
Tabel 5 Target Indikator Kinerja Utama Pusdatin Tahun 2021 ... 14
Tabel 6 Realisasi Indikator Kinerja Kegiatan Pusdatin Tahun 2021 ... 17
Tabel 7 Target dan Realisasi IKU Nilai Kinerja RB KKP yang Menjadi Tanggung Jawab Pusdatin Tahun 2021 ... 19
Tabel 8 Target dan Realisasi IKU Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2021 ... 23
Tabel 9 Target dan Realisasi IKU Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2021 ... 25
Tabel 10 Target dan Realisasi IKU Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup Pusdatin Tahun 2021 ... 29
Tabel 11 Target dan Realisasi IKU Indeks Profesionalitas ASN Lingkup Pusdatin Tahun 2021 ... 31
Tabel 12 Target dan Realisasi IKU Persentase Unit Kerja yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar Lingkup Pusdatin Tahun 2021... 34
Tabel 13 Target dan Realisasi IKU Persentase Rekomendasi Hasil Pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Lingkup Pusdatin Tahun 2021 .. 40
Tabel 14 Target dan Realisasi IKU Tingkat Kepatuhan Pengelolaan Data Kelautan dan Perikanan Tahun 2021 ... 43
Tabel 15 Target dan Realisasi IKU Indeks Kepuasan Pengguna Terhadap Layanan Aplikasi yang Dibangun dan Dikembangkan pada Tahun 2021 ... 47
Tabel 16 Daftar Aplikasi yang akan Dibangun dan Dikembangkan pada Tahun 2021 ... 49
Tabel 17 Target dan Realisasi IKU Nilai Mandiri Indeks Keamanan Informasi Berbasis IT Tahun 2021 ... 54
Tabel 18 Jenis Layanan Perizinan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) KKP ... 57
Tabel 19 Target dan Realisasi IKU Mutu Pelayanan Unit Kerja PTSP Tahun 2021 ... 59
Tabel 20 Target dan Realisasi IKU Penerapan Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 ... 63
Tabel 21 Target dan Realisasi Anggaran Pusdatin Menurut Rincian Output
Tahun 2021 ... 68 Tabel 22 Pagu dan Realisasi Anggaran Pusdatin Tahun 2017-2022 ... 69
Hal.
Gambar 1 Struktur Organisasi Pusdatin Pasca Penyetaraan Jabatan ... 5
Gambar 2 Grafik Distribusi Pegawai Pusdatin ... 9
Gambar 3 Dashboard Skor Kinerja Pusdatin Triwulan IV Tahun 2021 pada Aplikasi Kinerjaku ... 16
Gambar 4 Dashboard Skor Kinerja Pusdatin per Triwulan pada Aplikasi Kinerjaku Tahun 2021 ... 17
Gambar 5 Kegiatan Coaching Clinic yang diikuti Para Petugas PTSP ... 21
Gambar 6 Rapat Koordinasi Pembahasan SPBE lingkup KKP ... 25
Gambar 7 Grafik Peningkatan Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2018 – 2021 ... 27
Gambar 8 Rapat Pengukuran Capaian Kinerja Lingkup Setjen KKP Tahun 2021 ... 28
Gambar 9 Nilai IP ASN Lingkup Setjen KKP Tahun 2021 ... 32
Gambar 10 Capaian Persentase Manajemen Pengetahuan yang Terstandar Lingkup Setjen Tahun 2021 ... 35
Gambar 11 Capaian Persentase Manajemen Pengetahuan yang Terstandar Lingkup Pusdatin Tahun 2021 ... 35
Gambar 12 Grafik Persentase MP Berdasarkan Keaktifan, Keikutsertaan dan Dokumen Lingkup Pusdatin Tahun 2021 ... 36
Gambar 13 Rapat Koordinasi Virtual Manajemen Pengetahuan Lingkup KKP ... 39
Gambar 14 Kegiatan Forum Data Geospasial secara Virtual ... 45
Gambar 15 Penyerahan KUSUKA di Pelabuhan Ratu Jawa Barat ... 46
Gambar 16 Peluncuran Aplikasi Mobile PILAR oleh Menteri Kelautan dan Perikanan ... 51
Gambar 17 Penandatanganan Berita Acara Uji Akseptasi Integrasi Sisterkaroline dan Simponi antara Pusdatin dan BIKPMKP ... 51
Gambar 18 Kriteria Penilaian Kategori Sistem Elektronik sesuai Acuan BSSN ... 53
Gambar 19 Evaluasi Mandiri Indeks KAMI Berbasis IT Tahun 2021 ... 55
Gambar 20 Rapat Koordinasi Tim Evaluator Penyelenggara Evaluasi Mandiri Indeks KAMI Tahun 2021 ... 56
Gambar 21 Piagam Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik ... 60
Gambar 22 Piagam Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik Tahun 2021 dengan
Predikat “A” di Lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan ... 61 Gambar 23 Rapat Virtual Koordinasi Penyiapan Inovasi Pelayanan Publik ... 67 Gambar 24 Pagu dan Realisasi Anggaran Pusdatin Menurut Rincian Output Tahun 2021 68
1.1 Latar Belakang
Laporan Kinerja Pusat Data, Statistik, dan Informasi (Pusdatin) Tahun 2021 disusun sebagai bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 29 tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Review atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah, yang kemudian ditindaklanjuti berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 68/PERMEN-KP/2017 tentang Pedoman Pengelolaan Kinerja Organisasi di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Selain itu dalam pengelolaan kinerja, merujuk juga pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 7/Permen-KP/2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 6/Permen-KP/2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pusdatin mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dan penyediaan data dan statistik, pengembangan aplikasi sistem informasi, dan infrastruktur teknologi informasi, serta layanan perizinan terpadu Kementerian di bidang kelautan dan perikanan.
Pusdatin sebagai institusi yang mempunyai tugas memberikan layanan tentang informasi kelautan dan perikanan, dituntut untuk selalu menyajikan data yang tepat waktu, akurat, lengkap dan berkelanjutan serta dibutuhkan oleh stakeholders, serta memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan kelautan dan perikanan sesuai dengan amanat RPJMN dan Rencana Strategis KKP Tahun 2020-2024.
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, bahwa pelaksanaan Transformasi Digital RPJMN 2020 – 2024 meliputi:
1. Peningkatan kemandirian industri dan SDM TIK dalam negeri, melalui Harmonisasi kebijakan dan regulasi untuk mendorong pengembangan industri TIK dalam negeri;
Peningkatan kapasitas SDM TIK yang tepat sasaran untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri; Peningkatan literasi digital masyarakat;
2. Adopsi pemanfaatan teknologi global (Big Data, IoT, AI, dll) bersifat lintas sektor dalam proses perencanaan, pemantauan, maupun pelaksanaan kinerja, melalui : Mendorong pelaksanaan Satu Data dalam rangka pemanfaatan data yang saling interoperabilitas, terstandar serta dapat dibagipakaikan; Mendorong pemanfaatan analisa dari Big Data untuk meningkatkan ketepatan perencanaan, kinerja pelaksanaan pembangunan maupun ketepatan pengawasan pembangunan.
Untuk mendukung pelaksanaan transformasi digital sesuai dengan RPJMN, implementasi tersebut ditindaklanjuti dalam arah kebijakan pengarusutamaan pembangunan kelautan dan perikanan tahun 2020-2024, sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan Tahun 2020-2024, yang meliputi:
1. Tujuan pembangunan berkelanjutan;
2. Gender;
3. Modal sosial budaya; dan 4. Transformasi digital.
Pengarusutamaan transformasi digital merupakan upaya untuk mengoptimalkan peranan teknologi digital dalam meningkatkan daya saing bangsa dan sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Strategi pengarusutamaan transformasi digital terdiri dari aspek pemantapan ekosistem (supply), pemanfaatan (demand), dan pengelolaan big data.
Kegiatan prioritas Pusdatin Tahun 2021, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang kemudian ditindaklanjuti dengan diterbitkannya PermenKP Nomor 61 Tahun 2020 tentang Satu Data Kelautan dan Perikanan yang mengamanatkan Pusdatin sebagai Unit Data Kementerian, yang
bertugas dalam penyiapan layanan digital terintegrasi lingkup KKP yang mencakup penyiapan regulasi, penguatan kelembagaan, pembangunan jaringan, sarana dan prasarana, meningkatkan kapasitas SDM dengan keahlian digital, melakukan kerjasama untuk menyediakan layanan digital dan one data penerapan SPBE KKP, termasuk penataan sistem perizinan berbasis web (on-line), serta peningkatan usaha kelautan dan perikanan melalui e-commerce.
Selain itu pada tahun ini juga melaksanakan persiapan pelaksanan Big Data KKP. BIG DATA KP adalah suatu strategi manajemen berbasis BIG DATA dan TEKNOLOGI INFORMASI untuk mengolah Data menjadi Informasi terintegrasi yang diperlukan dan relevan sebagai dasar Pengambilan Keputusan terkait dengan : regulasi, bisnis proses, kesejahteraan pelaku utama (nelayan, pembudidaya, pengolah, pemasar dan petambak garam), Kepentingan Kaum Akademisi & Peneliti, Kepentingan Masyarakat (umum dan media) Kelestarian Alam dan Lingkungan.
Laporan Kinerja Pusdatin Tahun Anggaran 2021 disusun dalam rangka pertanggungjawaban publik atas pelaksanaan tugas dan fungsi Pusdatin. Laporan ini diharapkan dapat memberikan gambaran Akuntabilitas Kinerja Pusdatin tahun 2021 yang mencakup pencapaian tugas pokok dan fungsi, kewenangan, tujuan dan sasaran, visi dan misi, serta kebijakan yang ditetapkan.
1.2 Organisasi, Tugas Pokok dan Fungsi
1.2.1 Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pusdatin
Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN- KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja KKP, sebagai tindaklanjut kebijakan penyederhanaan birokrasi guna mewujudkan organisasi KKP yang lebih proporsional, efektif, dan efisien. Penataan organisasi dan tata kerja KKP telah mendapatkan persetujuan tertulis dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/1136/M.KT.01/2020 tanggal 25 Agustus 2020, hal penataan organisasi dan tata kerja KKP serta dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional.
Menindaklanjuti hal tersebut, berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 149/KP.930/PNY-JF/IX/2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pengawas Ke Dalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan, seluruh pejabat struktural pengawas dan administrator di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan diangkat menjadi Jabatan Fungsional melalui Mekanisme Penyetaraan, dan mendapat tugas tambahan manajerial, program kerja, dan kegiatan sebagai Koordinator dan Subkoordinator dalam bidang tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, yaitu : 1. Koordinator Kelompok Data Statistik
a. Subkoordinator Kelompok Standardisasi Data
b. Subkoordinator Kelompok Pengolahan Data dan Statistik c. Subkoordinator Kelompok Penyajian Data dan Statistik 2. Koordinator Kelompok Aplikasi Sistem Informasi
a. Subkoordinator Kelompok Standardisasi Aplikasi Sistem Informasi b. Subkoordinator Kelompok Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi c. Subkoordinator Kelompok Integrasi Aplikasi Sistem Informasi 3. Koordinator Kelompok Infrastruktur Teknologi Informasi
a. Subkoordinator Kelompok Standardisasi Infrastruktur Teknologi Informasi b. Subkoordinator Kelompok Pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi c. Subkoordinator Kelompok Integrasi Infrastruktur Teknologi Informasi
4. Koordinator Kelompok Tata Usaha dan Perizinan Terpadu a. Subkoordinator Kelompok Program, Keuangan dan Umum
b. Subkoordinator Kelompok Hukum dan Sumber Daya Manusia Aparatur c. Subkoordinator Kelompok Layanan Perizinan Terpadu
5. Kelompok Jabatan Fungsional.
Pada Bulan November Tahun 2021, Kepala Pusat Data, Statistik, dan Informasi (Kapusdatin) yang definitif dilantik yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Bidang Aplikasi Sistem Informasi. Pejabat sementara Koordinator Kelompok Aplikasi Sistem Informasi sebagai Pelaksana Tugas (PLT) ditunjuk Subkoordinator Integrasi Sistem Informasi, sedangkan Subkoordinator Kelompok Pengembangan Infrastruktur Teknologi Informasi ditunjuk sebagai PLT Koordinator Kelompok Infrastruktur dan Teknologi Informasi.
Gambar 1.
Struktur Organisasi Pusdatin Pasca Penyetaraan Jabatan
1.2.2 Tugas Pokok dan Fungsi Pusdatin
Pusdatin mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan dan penyediaan data dan statistik, pengembangan aplikasi sistem informasi, dan infrastruktur teknologi informasi, serta layanan perizinan terpadu KKP di bidang kelautan dan perikanan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud, Pusdatin menyelenggarakan fungsi :
1. penyiapan koordinasi penyusunan, perencanaan, standarisasi, pengolahan, analisis, dan bimbingan teknis data dan statistik kelautan dan perikanan;
2. penyiapan koordinasi penyusunan, perencanaan, standarisasi, perancangan, pengembangan, bimbingan teknis, integrasi dan pemeliharaan aplikasi sistem informasi di lingkungan KKP;
3. penyiapan koordinasi penyusunan, perencanaan, perancangan, pengembangan, standarisasi, bimbingan teknis, integrasi dan pemeliharaan infrastruktur teknologi informasi di lingkungan KKP;
4. pembinaan Jabatan Fungsional Pranata Komputer dan Statistisi di lingkungan KKP;
5. penyiapan koordinasi perencanaan, pengembangan, monitoring, dan evaluasi layanan perizinan terpadu Kementerian di bidang kelautan dan perikanan; dan 6. pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga pusat.
1.2.3 Sumber Daya Manusia Pusat Data, Statistik dan Informasi
Sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi BIrokrasi Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengusulan, Penetapan dan Pembinaan Jabatan Fungsional Pegawai dan Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2019 tentang Penyetaraan jabatan Administrasi ke dalam Jabatan Fungsional, jabatan Administrator dan Pengawas diangkat ke dalam Jabatan Fungsional yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 148/ KP.930/PNY-JF/2020 tentang Pengangkatan Pejabat Administrator Ke Dalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 149/KP.930/PNY-JF/2020 tentang
Pengangkatan Pejabat Pengawas Ke Dalam Jabatan Fungsional Melalui Mekanisme Penyetaraan.
Dalam rangka mengembang tugas kerja, Pusdatin didukung oleh 103 orang pegawai, yang terdiri dari 76 orang Pegawai ASN dan 27 orang Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), dengan perincian sebagai berikut :
Tabel 1.
Jumlah Sumber Daya Manusia Pusdatin
No. Jabatan Jumlah
1. Eselon II 1 orang
2. Pejabat Fungsional Tertentu setingkat Ahli Madya selaku Koordinator
2 orang
3. Pejabat Fungsional Tertentu setingkat Ahli Muda selaku Sub Koordinator
12 orang
4. Jabatan Fungsional Tertentu 46 orang
5. Jabatan Fungsional Umum 15 orang
6. Pegawai Kontrak 20 orang
7. Tenaga Entry Data 7 orang
Jika dilihat dari tingkat pendidikan pegawai ASN di Pusdatin mempunyai latar belakang pendidikan sebagaimana disajikan pada tabel di bawah ini :
Tabel 2.
Sebaran Jenjang Pendidikan Pegawai ASN Pusdatin No. Jenjang Pendidikan Jumlah (orang)
1. S2 11 orang
2. S1 51 orang
3. D4 1 orang
4. D3 5 orang
5. D1 1 orang
6. SLTA 7 orang
Jumlah 76 orang
Jika dilihat dari golongan ruang, terdapat 7 orang golongan IV, 63 orang golongan III, dan 6 orang golongan II. Sedangkan berdasarkan gender, perbandingan antara pegawai Pria sebanyak 54 orang dan Wanita sebanyak 49 orang. Distribusi
aparatur Pusdatin baik Aparatur Sipil Negara maupun Pegawai Pemerintah Non Pegawai (PPNPN) sesuai Kelompok adalah sebagai berikut :
Tabel 3.
Distribusi Pegawai Pusdatin
No. Status Kepegawaian
Kelompok
Jumlah Total (orang) Data
Statistik
Aplikasi dan Sistem
Informasi
Infrastruktur Teknologi Informasi
Tata Usaha dan
Perizinan Terpadu 1. Pegawai Negeri
Sipil (PNS) 21 18 14 23 76
2. Pegawai
Kontrak 11 2 2 12 27
Jumlah 32 20 16 35 103
Gambar 2.
Grafik Distribusi Pegawai Pusdatin
18 21
14
23
2
11
2
12
0 5 10 15 20 25 30
APLIKASI SISTEM
INFORMASI DATA STATISTIK INFRASTRUKTUR
TEKNOLOGI INFORMASI TATA USAHA DAN PERIZINAN TERPADU ASN Non ASN
1.2.4. Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok Jabatan Fungsional di lingkungan Pusdatin mempunyai tugas melakukan kegiatan sesuai dengan tugas Jabatan Fungsional berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kelompok Jabatan Fungsional pada Unit Kerja Pusdatin terdiri atas Pranata Komputer, Statistisi, Analis Kebijakan, Perancang Perundang-Undangan dan Perencana. Jumlah tenaga fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan dan beban kerja, jenis dan jenjang jabatan fungsional diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Berikut jumlah Pejabat Fungsional Pranata Komputer dan Statistisi di Satuan Kerja Pusdatin, sampai dengan 31 Desember 2021.
Tabel 4.
Jumlah Pejabat Fungsional No. Jenjang Jabatan Fungsional
Lingkup Pusdatin
Jumlah Sebaran Jabfung (orang) Ahli
Madya Ahli
Muda Ahli
Pertama Mahir Terampil
1. Pranata Komputer 4 10 17 4
2. Statistisi 1 6 9 1
3. Perencana 1 1
4. Perancang Perundang-undangan 1
5. Analis Kebijakan 1
6. Analis Pengelola Keuangan APBN 1
7. Pranata Keuangan APBN 1
8. Arsiparis 1
Total 6 20 27 1 6
Note : Termasuk Pejabat Transformasi dan CPNS per 31 Desember 2021
1.3 Sistematika Penyusunan Laporan Kinerja
Laporan Kinerja Tahun 2021 disusun untuk menginformasikan capaian kinerja Pusdatin berdasarkan rencana kerja yang sudah ditetapkan pada penetapan kinerja tahun 2021 dan sesuai dengan target kinerja tahunan sebagai tolok ukur keberhasilan tahunan.
Dengan membandingkan antara capaian kinerja (performance result) tahun 2020
dengan rencana kinerja (performance plan) tahun 2021 sebagai tolak ukur keberhasilan tahunan, maka akan teridentifikasi sejumlah celah kinerja (performance gap). Dari hasil analisis terhadap celah kinerja tersebut, dapat diperoleh masukan bagi perbaikan kinerja di masa yang akan datang.
Sistematika penyusunan Laporan Kinerja Pusdatin adalah sebagai berikut:
1. Bab I Pendahuluan, menjelaskan latar belakang, tugas dan fungsi, organisasi dan personalia, sistematika penyajian.
2. Bab II Perencanaan Kinerja, menjelaskan ringkasan atau ikhtisar penjanjian kinerja Pusdatin yang telah dicapai dalam satu tahun.
3. Bab III Akuntabilitas Kinerja, menjelaskan capaian kinerja untuk setiap indikator kinerja sasaran strategis, sesuai dengan hasil pengukuran kinerja.
Hasil capaian dilengkapi dengan analisa:
a. Capaian Kinerja Organisasi
- Membandingkan antara target dan realisasi kinerja tahun ini;
- Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini dengan periode yang sama tahun lalu dan beberapa tahun terakhir;
- Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan target jangka menengah yang terdapat dalam dokumen perencanaan strategis organisasi;
- Membandingkan realisasi tahun ini dengan standar nasional (jika ada);
- Analisa penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja, serta alternatif solusi yang telah dilakukan;
- Analisa atas efisiensi penggunaan sumber daya (dapat dilihat di SPAN/PMK 249);
- Analisa program/kinerja yang menunjang keberhasilan ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja.
b. Realisasi Anggaran
Berisi uraian realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja Pusdatin sesuai Dokumen Perjanjian Kinerja.
2.1 Sasaran Strategis
Sasaran strategis adalah salah satu bagian dari perjanjian kinerja yang merupakan salah satu alat ukur keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan kegiatan dan dapat digunakan sebagai fokus perbaikan kinerja dimasa depan.
Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam kurun waktu tertentu sehingga mudah dalam pengukurannya. Sasaran merupakan bagian integral dari proses perencanaan strategis organisasi. Fokus utama penentuan sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber daya organisasi. Oleh karena itu, sasaran harus lebih fokus, bersifat spesifik, terinci dan dapat diukur.
Adapun tujuan Pusdatin adalah sebagai berikut :
1. mewujudkan penyajian data, statistik dan pelayanan informasi secara berkesinambungan;
2. mewujudkan sarana jaringan Sistem Informasi Manajemen Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk pelayanan alur data maupun informasi secara tepat, cepat dan efisien;
3. mewujudkan sistem informasi secara terpadu dengan mengintegrasikan berbagai sumber informasi lingkup kementerian;
4. terciptanya SDM yang handal dalam teknologi informasi dan data statistik; dan 5. terwujudnya data statistik yang lengkap, akurat dan mutakhir guna mendukung
pembangunan kelautan dan perikanan.
Berdasarkan tujuan tersebut di atas, maka Pusdatin mempunyai sasaran strategis yaitu
“Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik di Bidang Pengelolaan Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan”.
Untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan diperlukan indikator sasaran. Indikator sasaran adalah ukuran tingkat keberhasilan pencapaian sasaran untuk diwujudkan pada tahun bersangkutan. Setiap indikator sasaran disertai rencana tingkat capaiannya (targetnya) masing-masing. Sasaran diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu/tahunan secara berkesinambungan. Pada masing-masing sasaran ditetapkan indikator yang dapat mengukur keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya.
Dengan demikian, setiap tujuan yang ditetapkan memiliki indikator yang terukur.
2.2 Penetapan Kinerja dan Indikator Kerja Utama (IKU) Tahun 2021
Pada tahun 2021 Pusdatin mempunyai 1 (satu) Sasaran Strategis yaitu “Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di lingkup Pusat Data, Statistik, dan Informasi” dan diuraikan ke dalam 12 (dua belas) Indikator Kinerja Utama.
Penetapan target kinerja program dan kegiatan dalam dokumen Perjanjian Kinerja (PK) Tahun 2021 disusun secara berjenjang. Dokumen tersebut telah ditandatangani oleh pejabat Eselon I bagi PK pejabat Eselon II serta oleh Menteri Kelautan dan Perikanan bagi PK pejabat Eselon I.
Pada periode triwulan II terjadi perubahan Perjanjian Kinerja, yaitu pada IKU 1. Nilai Kinerja RB KKP yang Menjadi Tanggungjawab Pusdatin (nilai). Perubahan ini terjadi karena adanya perubahan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Tim Reformasi Birokrasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang semula Pusdatin bertanggungjawab pada area Tata Laksana menjadi penanggungjawab Area Pelayanan Publik, sehingga adanya perubahan pada target tahunan pada Perjanjian Kinerja Pusdatin Tahun 2021. PK Pusdatin Tahun 2021 sebagaimana tabel berikut:
Tabel 5.
Target Indikator Kinerja Utama Pusdatin Tahun 2021
SASARAN STRATEGIS URAIAN INDIKATOR KINERJA TARGET TAHUN 2021 Tata Kelola Pemerintahan yang
Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan
1. Nilai RB KKP yang Menjadi
Tanggungjawab Pusdatin (nilai) 12,42 2. Nilai Mandiri Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) KKP (nilai)
3,9
3. Nilai Rekonsiliasi Kinerja
Pusdatin (%) 91
4. Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup Pusdatin (%)
100
5. Indeks Profesionalitas ASN
Lingkup Pusdatin (indeks) 73
6. Persentase Unit Kerja yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar lingkup Pusdatin (%)
84
7. Rekomendasi hasil Pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Pusdatin (%)
65
8. Tingkat Kepatuhan Pengelolaan
Data Kelautan dan Perikanan (%) 80 9. Indeks Kepuasan Pengguna
Terhadap Layanan Aplikasi yang Dibangun dan Dikembangkan (Nilai)
3,6
10. Nilai Mandiri Indeks Keamanan
Informasi Berbasis IT (nilai) 305 11. Nilai Mutu Pelayanan Unit Kerja
PTSP (nilai) 79
12. Penerapan Inovasi Pelayanan
Publik (inovasi) 1
2.3 Program dan Kegiatan
Pusdatin merupakan unit Eselon II yang berada di bawah Sekretariat Jenderal KKP, melaksanakan program kerja yang mendukung pelaksanaan program pembangunan kelautan dan perikanan secara keseluruhan, yaitu “Program Peningkatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya”. Pada Tahun Anggaran 2021, telah diimplementasikan kebijakan 1 DIPA dimasing-masing unit kerja eselon I lingkup KKP, sedangkan DIPA Sekretariat Jenderal KKP dikelola di Biro Umum dan Pengadaan Barang dan Jasa. Pusdatin yang merupakan unit kerja dibawah Sekretariat Jenderal melaksanakan empat kegiatan dalam Rincian Output (RO). RO tersebut akan memenuhi sasaran strategis, yaitu “Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik lingkup Pusat Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan” .
Untuk mencapai sasaran tersebut dengan sejumlah target indikator sebagaimana Tabel di atas, telah dialokasikan anggaran pada tahun 2021 senilai Rp 51.515.150.000,-. Pada periode tahun 2021, pemerintah mengeluarkan kebijakan Refocusing IV terhadap anggaran seluruh Kementerian/Lembaga untuk penanganan pandemi Covid-19 serta Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Kebijakan ini menyebabkan perubahan anggaran yang dikelola oleh Pusdatin, yang semula senilai Rp 51.515.150.000,-, menjadi Rp 36.367.020.000,-, atau terjadi penurunan anggaran sebesar Rp 15.148.130.000,- atau 29,4% dari pagu awal anggaran Pusdatin 2021.
Pada Dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2021 tersebut di atas, dijabarkan ke dalam target kinerja tahunan dan triwulanan yang selanjutnya digunakan sebagai dasar penilaian kinerja pada tahun 2021 yang dituangkan dalam Laporan Kinerja (LKJ) Pusdatin Triwulanan dan Tahunan.
3.1 Capaian Kinerja Organisasi
Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka pelaksanaan visi dan misi KKP.
Analisis capaian kinerja tahun 2021 mengenai pelaksanaan kegiatan dan anggaran Pusdatin, antara lain melaksanakan penyediaan data dan statistik, pengembangan sistem informasi, peningkatan kapasitas infrastruktur informasi teknologi di bidang kelautan dan perikanan, serta pelayanan ketatausahaan dan perizinan terpadu.
Dalam pelaksanaannya, metode pengukuran kinerja pada Pusat Data, Statistik dan Informasi menggunakan Sistem Aplikasi Perjanjian Kinerja online yaitu www.kinerjaku.kkp.go.id. Proses penghitungan kinerja menggunakan manual IKU, serta menilai capaian kinerja dari kegiatan-kegiatan yang mendukung pencapaian kinerja program. Adapun capaian kinerja IKU Pusdatin Tahun 2021 pada aplikasi kinerjaku dengan nilai 110,29%, dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 3.
Dashboard Skor Kinerja Pusdatin Triwulan IV Tahun 2021 pada Aplikasi Kinerjaku
Gambar 4.
Dashboard Skor Kinerja Pusdatin per Triwulan pada Aplikasi Kinerjaku Tahun 2021
Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) pencapaian sasaran kegiatan Pusdatin dapat dilihat pada Tabel 6 berikut ini :
Tabel 6.
Realisasi Indikator Kinerja Kegiatan Pusdatin Tahun 2021 SASARAN
STRATEGIS URAIAN INDIKATOR KINERJA TARGET
TAHUN 2021 REALISASI CAPAIAN (%) Tata Kelola
Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan
1. Nilai RB KKP yang Menjadi Tanggungjawab Pusdatin (nilai)
12,42 13,50 108,70
2. Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) (nilai)
3,9 4,26 109,23
3. Nilai Rekonsiliasi Kinerja
Pusdatin (%) 91 97,88 107,56
4. Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup Pusdatin (%)
100 100 100
SASARAN
STRATEGIS URAIAN INDIKATOR KINERJA TARGET
TAHUN 2020 REALISASI CAPAIAN (%) 5. Indeks Profesionalitas ASN
Lingkup Pusdatin (indeks) 73 85,36 116,93
6. Persentase Unit Kerja yang Menerapkan Sistem Manajemen Pengetahuan yang Terstandar lingkup Pusdatin (%)
84 96,44 114,81
7. Rekomendasi hasil Pengawasan yang Dimanfaatkan untuk Perbaikan Kinerja Lingkup Pusdatin (%)
65 100 153,85
8. Tingkat Kepatuhan
Pengelolaan Data Kelautan dan Perikanan (%)
80 81,40 101,75
9. Indeks Kepuasan Pengguna Terhadap Layanan Aplikasi yang Dibangun dan Dikembangkan (Nilai)
3,6 4,16 115,56
10. Nilai Mandiri Indeks Keamanan Informasi Berbasis IT (nilai)
305 550 180,33
11. Nilai Mutu Pelayanan Unit
Kerja PTSP (nilai) 79 85,86 108,68
12. Penerapan Inovasi
Pelayanan Publik (inovasi) 1 1 100
3.2 Evaluasi dan Analisis Kinerja
Evaluasi dan analisis kinerja dilakukan dalam rangka menggambarkan keterkaitan pencapaian kinerja kegiatan dan kebijakan dalam rangka mewujudkan sasaran dan tujuan. Realisasi dan capaian kinerja Pusdatin tahun 2021 berdasarkan Perjanjian Kinerja yang telah ditetapkan, sebagai berikut:
3.2.1. Nilai Reformasi Birokrasi (RB) KKP yang Menjadi Tanggung Jawab Pusdatin Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Tim Reformasi Birokrasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, memberikan mandat kepada Kepala Pusdatin sebagai Penanggung jawab pada Area Pelayanan Publik.
Penilaian Program Reformasi dan Birokrasi (RB) KKP yang menjadi tanggung jawab Pusdatin, yaitu Program Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Tahun 2021 yang penilaiannya dibagi menjadi 2 Komponen, yaitu :
1. Komponen Pengungkit
a. Aspek Pemenuhan, dengan Sub-Komponen “peningkatan kualitas Pelayanan Publik”, dengan bobot 2,50%, terdiri dari Sub-Sub-Komponen:
1) Standar Pelayanan, dengan bobot 0,40%.
2) Budaya Pelayanan Prima, dengan bobot 0,40%.
3) Pengelolaan Pengaduan, dengan bobot 0,60%.
4) Penilaian Kepuasan Terhadap Pelayanan, dengan bobot 0,70%.
5) Pemanfaatan Teknologi Informasi, dengan bobot 0,40%.
b. Aspek Hasil Antara, dengan Sub-Komponen “Tingkat Kepatuhan Standar Pelayanan” dengan bobot 1,00%.
c. Aspek Reform, dengan Sub-Komponen “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik” dengan bobot 3,75%.
2. Komponen Hasil
Aspek Kualitas Pelayana Publik, dengan Sub-Komponen “Indeks Persepsi Kualitas Pelayanan” dengan bobot 10%. Dengan nilai maksimal target dengan nilai 17,25%.
Tabel 7.
Target dan Realisasi IKU Nilai RB KKP yang Menjadi Tanggung Jawab Pusdatin Tahun 2021
SS Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan
Nama IKU Nilai RB KKP yang Menjadi Tanggung Jawab Pusdatin
REALISASI 2021 Renstra 2020-2024
2016 2017 2018 2019 2020 Target Realisasi % Capaian
Kenaikan % 2020-2021
Target 2021
Capaian % Thdp Target
2021
Target 2024
Capaian % Thdp Target
2024
- - - - - 12,42 13,50 108,70 - 12,42 108,70 12,94 104,32
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa Nilai Kinerja RB KKP yang Menjadi Tanggungjawab Pusdatin, Tahun 2021 dengan realisasi sebesar 13,50%, dengan capaian 108,70%, hal ini menunjukkan realisasi telah melebihi dari target sebesar 12,42.
Hasil ini merupakan hasil Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi (PMPRB) Kementerian Kelautan dan Perikanan, berdasarkan Memorandum Plt Kepala Biro Sumber Daya Manusia Aparatur dan Organisasi, Nomor 7438/SJ.3/TU.330/X/2021 tanggal 13 Oktober 2021 perihal Penyampaian Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi.
Alokasi anggaran untuk mendukung IKU ini senilai Rp 120.020.000,- atau 0,33%
dari pagu alokasi anggaran Pusdatin Tahun 2021, dengan realisasi anggaran sebesar 84,59% dan capaian IKU sebesar 108,70%. Sedangkan untuk melaksanakan IKU ini, SDM yang dibutuhkan sebanyak 10 pegawai yang berpartisipasi aktif untuk mendukung IKU ini.
Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan yang telah dilaksanakan untuk mendukung nilai kinerja RB KKP Area Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, yaitu:
1. Penetapan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
2. Melaksanakan kegiatan rapat evaluasi pelayanan publik lingkup KKP tanggal 24 Juni 2021.
3. Berpartisipasi dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik dengan meraih finalis TOP Inovasi Pelayanan Publik KIPP tahun 2021 dengan 1 inovasi kelompok umum yang lolos dalam TOP 99 KIPP 2021 yaitu PATIN KITO JAMBI dari SKIPM Jambi dan 1 inovasi kelompok replikasi yang lolos TOP 15 KIPP 2021 yaitu SI CHUPANG dari BKIPM Mataram serta meraih TOP 5 Inovasi kelompok replikasi yaitu Si Chupang dari BKIPM.
4. Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) triwulan I s.d. IV tahun 2021 PTSP KKP.
5. Publikasi SKM Triwulanan Tahun 2021 pada media elektronik dan media cetak (brosur, leaflet).
6. Penerapan sistem pemberian penghargaan dan sanksi bagi petugas pemberi pelayanan serta kompensasi kepada penerima layanan.
7. Penyusunan Rancangan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Jenis Pelayanan Publik di Lingkungan KKP.
8. Penyusunan Rancangan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Petunjuk Teknis Pemberian Penghargaan, Sanksi, dan Kompensasi.
9. Penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Pedoman Pelayanan Terpadu Satu Atap.
10. Pembaharuan informasi pelayanan publik KKP dalam aplikasi SIPP Kementerian PANRB.
11. Pengintegrasian aplikasi perizinan KKP dengan OSS RBA yang diluncurkan pada tanggal 9 Agustus 2021.
12. Penanganan pengaduan serta tindaklanjut pengaduan oleh masing-masing unit yang mendapat pengaduan tersebut.
13. Pemantauan dan menyusun laporan pengaduan secara berkala.
14. Pelaksanaan Coaching Clinic yang dilaksanakan pada tanggal 21-22 September 2021 secara online.
15. Pelaksanaan sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Pelayanan Publik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mencakup rancangan Kepmen KP tentang Petunjuk Teknis Pemberian Penghargaan, Sanksi, dan Kompensasi serta Pedoman Pelayanan Terpadu Satu Atap yang dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2021.
16. Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik PTSP KKP yang dilaksanakan pada tanggal 25 November 2021.
17. Pencapaian nilai Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tinggi atau berada di zona hijau, diumumkan oleh Ombudsman pada tanggal 29 Desember 2021.
Gambar 5.
Kegiatan Coaching Clinic yang Diikuti Para Petugas PTSP
Tindaklanjut pelaksanaan kegiatan Reformasi Birokrasi yang Menjadi tanggung Jawab Pusdatin, yaitu:
a. Pembahasan lanjutan Rancangan Kepmen KP tentang Jenis Pelayanan Publik di Lingkungan KKP;
b. Pembahasan lanjutan Rancangan Permen KP tentang Pedoman Pelayanan Terpadu Satu Atap;
c. Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat;
d. Sosialisasi hasil survei kepuasan masyarakat;
e. Publikasi hasil Survei Kepuasan Masyarakat secara online dan offline;
f. Pelaksanaan Forum Konsultasi Publik PTSP KKP;
g. Pelaksanaan Pelatihan Budaya Pelayanan Prima/ coaching clinic Budaya Pelayanan Prima bagi Petugas Pelayanan; dan
h. Pembahasan lanjutan Keputusan Menteri tentang Petunjuk Teknis Pemberian Penghargaan, Sanksi, dan Kompensasi;
3.2.2. Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
Dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi (RB) dibidang penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau e-Government yang selanjutnya disingkat menjadi SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikanan layanan kepada pengguna SPBE. Menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi SPBE yang mengamanatkan kepada seluruh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, untuk melakukan evaluasi SPBE secara berkala. Penilaian mandiri SPBE ini merupakan proses penilaian terhadap pelaksanaan SPBE di Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menghasilkan suatu nilai Indeks SPBE yang menggambarkan tingkat kematangan (maturity level) dari pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.
Tabel 8.
Target dan Realisasi IKU Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2021
SS Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan Nama IKU Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
REALISASI 2021 Renstra 2020-2024
2016 2017 2018 2019 2020 Target Realisasi % Capaian
Kenaikan % 2020-2021
Target 2021
Capaian % Thdp Target
2021
Target 2024
Capaian % Thdp Target
2024
- - - 4,81 4,21 3,9 4,26 109,23 1,18 3,9 109,23 4,2 101,42
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Tahun 2021 dengan realisasi senilai 4,26%, dengan capaian 109,23%. Hal ini menunjukkan realisasi telah melebihi dari target tahunan sebesar 4,26. Apabila dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, terjadi kenaikan sebesar 1,18%.
Hasil ini merupakan berdasarkan Penilaian Mandiri SPBE Kementerian Kelautan dan Perikanan, berdasarkan Rapat Pleno Penilaian Mandiri SPBE pada tanggal 18 Juni 2021, dengan rincian nilai per domain sebagai berikut:
1. Domain Kebijakan SPBE : 3,8 2. Domain Tata Kelola SPBE : 4,3 3. Domain Manajemen SPBE : 4,09 4. Domain Layanan SPBE : 4,45
Indeks SPBE : 4,26 (Predikat Memuaskan)
Alokasi anggaran untuk mendukung IKU ini senilai Rp 270.820.000,- atau 0,74%
dari pagu anggaran Pusdatin Tahun 2021, dengan realisasi anggaran sebesar 99,84% dan capaian IKU sebesar 109,23%. Sedangkan untuk melaksanakan IKU ini, SDM yang dibutuhkan sebanyak 21 pegawai yang berpartisipasi aktif untuk mendukung IKU ini.
Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan penilaian mandiri SPBE KKP Tahun 2021, yaitu:
1. Pengesahan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 53 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan;
2. Melakukan evaluasi hasil penilaian SPBE tahun 2020, untuk meningkatkan nilai SPBE periode 2021 yang masih rendah;
3. Melakukan rapat koordinasi dengan tim internal lingkup KKP untuk penyiapan dokumen data dukung yang diperlukan;
4. Melakukan penilaian mandiri SPBE KKP dengan melibatkan tim penilai internal, dengan hasil nilai 4,26;
5. Melakukan upload data dukung SPBE untuk penilaian eksternal ke portal:
https://spbe.go.id pada tanggal 28 Juni 2021;
6. Melakukan pemantauan penilaian eksternal SPBE KKP melalui portal https://spbe.go.id;
7. Mempersiapkan data dukung penilaian eksternal SPBE KKP;
8. Hasil penilaian eksternal SPBE KKP Tahun 2021 dengan nilai 2,75 dengan
“Predikat Baik”. Apabila dibandingkan dengan penilaian eksternal periode sebelumnya, maka nilai tahun ini mengalami penurunan yang disebabkan adanya perubahan domain dan aspek yang diukur.
Tindaklanjut pelaksanaan pemenuhan data dukung SPBE pada tahun selanjutnya, yaitu:
1. Melakukan evaluasi hasil penilaian eksternal SPBE KKP tahun 2021, untuk meningkatkan nilai domain dan aspek SPBE yang masih rendah;
2. Melakukan rapat koordinasi dengan tim internal lingkup KKP untuk penyiapan dokumen data dukung yang diperlukan; dan
3. Menyiapkan Tim kerja SPBE KKP tahun 2022, serta melakukan penilaian mandiri SPBE KKP dengan melibatkan tim penilai internal.
Gambar 6.
Rapat Koordinasi Pembahasan SPBE Lingkup KKP
3.2.3. Nilai Rekonsiliasi Kinerja PUSDATIN
Rekonsiliasi Kinerja merupakan penilaian terhadap dokumen Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban secara periodik. Nilai capaian dihitung berdasarkan 4 aspek, yaitu:
a. Aspek Kepatuhan, dengan bobot nilai 25%;
b. Aspek Kesesuaian, dengan bobot nilai 25%;
c. Aspek Ketercapaian, dengan bobot nilai 30%;
d. Aspek Ketepatan, dengan bobot nilai 20%.
Tabel 9.
Target dan Realisasi IKU Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2021
SS Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan Nama IKU Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2021 (%)
REALISASI 2021 Renstra 2020-2024
2016 2017 2018 2019 2020 Target Realisasi % Capaian
Kenaikan % 2020-2021
Target 2021
Capaian % Thdp Target
2021
Target 2024
Capaian % Thdp Target
2024
- - 66,39 90,69 96,15 91 97,88 107,56 1,79 91 107,56 94 104,12
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2021 dengan realisasi senilai 97,88%, dengan capaian 107,56%. Hal ini menunjukkan realisasi telah melebihi dari target tahunan sebesar 91.
Dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, terjadi kenaikan sebesar 1,79%.
Apabila dibandingkan dengan nilai rekonsiliasi kinerja dilingkup Setjen, maka nilai Pusdatin tertinggi diantara unit eselon II di lingkup Setjen KKP, dengan nilai masing-masing sebagai berikut:
1. Pusdatin, dengan nilai 97,88
2. Biro Umum dan PBJ, dengan nilai 97,11 3. Biro Hukum, dengan nilai 96,94
4. Biro Humas dan KLN, dengan nilai 96,30 5. Biro Perencanaan, dengan nilai 96,00 6. Biro Keuangan, dengan nilai 94,73 7. LPMUKP, dengan nilai 93,68 8. Biro SDMAO, dengan nilai 89,43
Nilai ini merupakan hasil rekonsiliasi kinerja yang dilakukan oleh Biro Perencanaan, berdasarkan Memorandum Kepala Biro Perencanaan tanggal 25 November 2021, dengan rincian nilai per Aspek sebagai berikut:
1. Aspek Kepatuhan, dengan nilai 25,00 2. Aspek Kesesuaian, dengan nilai 25,00 3. Aspek Ketercapaian, dengan nilai 27,88 4. Aspek Ketepatan, dengan nilai 20
Gambar 7.
Grafik Peningkatan Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2018-2021
Alokasi anggaran untuk mendukung IKU ini senilai Rp 84.167.000,- atau sebesar 0,23% dari pagu anggaran Pusdatin Tahun 2021, dengan realisasi anggaran sebesar 91,01% dan capaian IKU sebesar 107,56%. Sedangkan untuk melaksanakan IKU ini, SDM yang dibutuhkan sebanyak 8 pegawai yang berpartisipasi aktif untuk mendukung IKU ini.
Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan yang telah dilaksanakan dalam pencapaian IKU ini, yaitu:
1. Implementasi Perjanjian Kinerja (PK) lingkup Pusdatin, melalui:
a) Penyusunan dan penandatanganan PK level 2;
b) Penyusunan Indikator Kinerja Utama (IKU);
c) Penyusunan manual Indikator Kinerja Utama (IKU);
d) Penginputan perencanaan dan hasil kinerja satuan kerja di aplikasi KINERJAKU triwulan I s.d. IV tahun 2021;
2. Penerapan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) untuk monitoring kinerja individu;
3. Membentuk tim pengelolaan kinerja untuk memantau target, realisasi, capaian dan data dukung yang di input pada aplikasi Kinerjaku setiap triwulan;
66,39
90,69 96,15 97,88
0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
2018 2019 2020 2021
Nilai Rekonsiliasi Kinerja Pusdatin Tahun 2018-2021
Nilai
4. Memanfaatkan informasi laporan kinerja dan hasil evaluasi AKIP dan evaluasi program sebagai feedback;
5. Menyiapkan seluruh dokumen pendukung SAKIP, yang terdiri dari:
a) Perjanjian Kinerja;
b) Manual IKU;
c) Rincian Target IKU;
d) Rencana Aksi; dan e) LKJ level 2; dan f) Data Dukung LKJ.
6. Mengupload dokumen kelengkapan SAKIP Pusdatin ke dalam googledrive, http://bit.ly/DokumenSAKIPSetjen.
7. Penyelenggaraan inhouse training SAKIP lingkup Pusdatin.
Gambar 8.
Rapat Pengukuran Capaian Kinerja Lingkup Setjen KKP Tahun 2021
3.2.4. Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup PUSDATIN
Sebagai kontrol dalam pengendalian pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) melakukan audit per semester setiap tahunnya. Teknik menghitung indikator ini yaitu : a. Menghitung tingkat penyesuaian/koreksi atas rekomendasi hasil review Itjen
terhadap Laporan Keuangan (LK) Semester II tahun berjalan (dengan batas waktu penyelesaian bulan September) dan LK tahunan/n-1 (dengan batas
waktu penyelesaian bulan Februari n+1) , baik jumlah kejadian maupun nilai uang;
b. Menghitung tingkat penyesuaian/koreksi atas rekomendasi hasil pemeriksaan BPK terhadap LK tahunan/n-1 (dengan batas waktu penyelesaian 7 hari kerja setelah diterimanya CATATAN HASIL PEMERIKSAAN), baik jumlah kejadian maupun nilai uang; dan
c. Bobot jumlah kejadian dengan nilai uang adalah 50% : 50%.
Realisasi persentase penyelesaian temuan BPK Tahun 2020 lingkup Pusdatin dapat dilihat sebagaimana tabel berikut:
Tabel 10.
Target dan Realisasi IKU Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup Pusdatin Tahun 2021
SS Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan Nama IKU Persentase Penyelesaian Temuan BPK Lingkup Pusdatin (%)
REALISASI 2021 Renstra 2020-2024
2016 2017 2018 2019 2020 Target Realisasi % Capaian
Kenaikan % 2020-2021
Target 2021
Capaian % Thdp Target
2021
Target 2024
Capaian % Thdp Target
2024
- - 100 100 100 100 100 100 0 100 100 100 100
Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa Persentase Penyelesaian Temuan BPK lingkup Pusdatin dengan realisasi senilai 100%, dengan capaian 100%, hal ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan temuan BPK Tahun 2020 telah diselesaikan temuannya.
Hasil ini berdasarkan Memorandum Kepala Biro Keuangan, Nomor 3444/SJ.2/TU.140/X/2021 tanggal 04 Oktober 2021 perihal Penyampaian Capaian Persentase Penyelesaian Temuan BPK lingkup Setjen Tahun 2020.
Alokasi anggaran untuk mendukung IKU ini senilai Rp 13.700.000,- atau sebesar 0,04% dari pagu anggaran Pusdatin Tahun 2021, dengan realisasi anggaran sebesar 89,30% dan capaian IKU sebesar 100%. Sedangkan untuk melaksanakan IKU ini, SDM yang dibutuhkan sebanyak 8 pegawai yang berpartisipasi aktif untuk mendukung IKU ini.
Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan pencapaian IKU ini, yaitu:
a. Menyiapkan data dukung penyelesaian temuan beserta justifikasinya.
b. Koordinasi dengan Inspektorat Jenderal untuk menindaklanjuti temuan BPK-RI, dengan melengkapi data dukung rekomendasi hasil audit;
c. Melakukan koordinasi dengan Biro Keuangan Setjen KKP terkait penyelesaian temuan;
d. Peningkatan kepatuhan satker mengirim laporan bulan secara tepat waktu secara online; dan
e. Peningkatan kepatuhan satker khusus atau satker de-aktif/in-aktif mengirim laporan secara tepat waktu.
3.2.5. Indeks Profesionalitas ASN Lingkup PUSDATIN
Indeks profesionalitas (IP) ASN merupakan suatu instrumen yang digunakan untuk mengukur secara kuantitatif tingkat profesionaltas pegawai ASN yang hasilnya digunakan untuk penilaian dan evaluasi guna kepentingan pengembangan profesionalitas profesi ASN.
Komponen IKU IP ASN terdiri dari:
a. Kualifikasi (bobot 25%) yaitu sesuai dengan pendidikan terkahir dari masing- masing pegawai:
b. Kompetensi (bobot 40%) terdiri dari:
1) Diklatpim, sesuai dengan jenjang jabatan struktural, misalkan pejabat eselon III belum melaksanakan diklatpim Tk. III, maka nilainya 0 (nol), apabila sudah melaksanakan diklatpim sesuai jenjang strukturalnya maka nilainya 15 (lima belas);
2) Diklat Fungsional atau Teknis, sesuai dengan jabatan fungsionalnya, misalkan seorang pejabat fungsional belum pernah sama sekali melaksanakan diklat fungsional, maka nilainya 0 (nol), apabila sudah melaksanakan sekali saja diklat fungsional, maka nilainya 15 (lima belas);
3) Diklat 20 JP (jam pelajaran) merupakan diklat yang wajib dilaksanakan oleh masing-masing pegawai dengan total diklat tersebut minimal 20 JP dalam setiap tahun, pada pejabat struktural dan fngsional, apabila sudah melaksanakan akan mendapat nilai 15 (lima belas) dan Staf nilainya 22,5 (dua puluh dua koma lima). Contoh Diklat 20 JP yaitu berupa