KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR
BALAI BESAR WILAYAH SUNGAI PEMALI JUANA
BBWS PEMALI JUANA Buku Saku Pegawai
▸ Baca selengkapnya: contoh buku pembinaan pegawai
(2)Nama :
NIP/NRP :
Alamat :
No. Telepon :
Email :
Kata Pengantar
Buku Saku Pegawai Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, diharapkan menjadi bahan bacaan bagi Pegawai BBWS Pemali Juana untuk menambah wawasan dan pemahaman tentang reformasi birokrasi, yakni membuat pemerintah selalu hadir membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya.
Materi buku saku BBWS Pemali Juana ini dikemas untuk dibaca serta mudah disimpan dan dibawa kemanapun oleh pegawai BBWS Pemali Juana.
Buku Saku BBWS Pemali Juana isinya meliputi perubahan reformasi birokrasi, yakni tugas dan fungsi; visi dan misi; maklumat pelayanan; standar pelayanan minimal, cakupan pelayanan; kebijakan mutu; kode etik dan kode perilaku pegawai dan nilai organisasi BBWS Pemali Juana.
Harapan dari buku ini juga mendorong pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) pegawai BBWS Pemali Juana menuju birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta memiliki pelayanan publik yang baik, begitulah buku saku pegawai yang diterbitkan oleh BBWS Pemali Juana.
Semarang, 2021 Kepala BBWS Pemali Juana
Muhammad Adek Rizaldi, S.T, M.Tech
PROVINSI JAWA BARAT
KAB. CIREBON
KAB. KUNINGAN
Subang Ciwaru Ciniru
GarawangiCidahu Mandirancan Cilimus
Lemahabang Astanajayapura
Ciledug
Luragung
Rancah
Bojong
Cimaragas KOTA BANJAR
Pamarican Banjarsari
Padaherang Kalipucang Pangandaran Pangi
Gabus Puncak Wangi
Sumber Batangan Juwana Jakenan
Kaliori Pancur Lasem
Kragan
Pamotan SedanSulang
Sarang
Gunem Sulang
Bulu Sale
Merah
Jepon Jiken Tunjungan Japoh Todanan
Ngawen Banjarejo
Sambong Cepu
Randu Blatung Kedung Tuban Doplang GabusJati Kradenan
Kundunan Ngaringan Wirosari Tawangharjo
Kuwu Undakan
Jati Karanganyar Mijen
Kaliwungu Margorejo
Jekulo Wedarijaksa Gebog Mayong Dawe Pecangakan
Welahan Kedung
Batealit Karangweru
Bangsri Mlongo
Keling Cluwak
Trangkil Margoyoso
Tayu
Gembong
Bonang Karangtengah Sayung
Genuk Wonosalam
Guntur Dempet
Gajah
Kebon Agung Tegowanu
Klambu
Godong BratiGrobogan
Penawangan
Karangrayung
Toroh Panunggalan Plumpungan
Gundih Juwangi Kedungjati
Kemusu Mranggen
Gunung Wungkal Dukuseti
Mondokan Sukodono GesiTangen
Jenar
Ngrampal Sambungmacan Gondang Sidoharjo Karangmalang Kedawung Sambirejo
Kerjo Mendenrejo
Jenawi Ngargoyoso Karangpandan Matesih
Tawangmangu Jumantono Jumapolo
Jatiyoso Jatipuro Bendosari
GirimartoJatipurnoBulukerto Slogohimo Jatisrono
Purwantoro Jatiroto Kismantoro Tirtomoyo Babuwarno Baturetno
Giriwoyo Karangtengah Pracimantoro
Paranggupita Giritontro Enomoko
Wuryantoro Nguntoronadi Manyaran
Ngadirejo Sidoharjo Selogiri KAB. WONOGIRI
KAB. KARANGANYAR KAB. SRAGEN
KOTA SURAKARTA Jaten Mojolaban Grogol
Polokarto TasikmaduMojogedang Kebak Kramat Gondangrejo Ngemplak
GatakBaki Juwiring Ceper Delangu Polanharjo
WonosariPedan Karangdowo
Tawangsari WeruBulu Cawas Bayat Kalikotes Wedi Gantiwarno
Ketandan Kebonarum Ngawen
Karangenom
Jagonalan Prambanan
Nguter KAB. SUKOHARJO Jatinom Tulung Kentelang Manisrenggo Karangnongko
Cepogo Musuk Mojosongo KAB. BOYOLALIBanyudono
Teras SawitKartasura
Colomadu Sambi
Nogosari Simo
Karanggede Andong
Tengaran
Suruh Klebo
Wonosegoro
Plupuh Masaran Kalijambe Gemolong Miri Sumberlawang
Tanom Tanggungharjjo
Karangawen Gubug
Sukolilo Kayen
Ampel Selo
Tingkir SALATIGA Klepu
Bawen Tuntang Ambarawa Jambu Banyubiru Grabag
NgablakGetasan Pringsurat Kaloran Kondangan Kedu Bulu Parakan
Tembarak Jumo Ngadirejo
Limbangan Candiroto
KAB. TEMANGGUNG
Windusari BandonganTegalrejoPakis
Secang
Candimulyo MertoyudanSawangan Dukun Srumbung Muntilan Borobudur TempuranKOTA MAGELANG
Salaman Kaliangkrik
Kajoran Kretek Sapuran Kepil
Patean Singorojo Mijen
Gunung Pati Jatingaleh
KAB. UNGARAN Tugu Brangsong
Kaliwungu Patebon
Pegadon Gemuh Weleri
Cepiring RowosariKangkung Gringsing
Pagemuyung Sukorejo Plantungan Bawang
Reban Tersono Limpung Subah Tulis
Bandar Blado Wonotunggal
Tretep
Gerung Mojotengah Babur
Kejajar Pejawaran Watumalang Pagentan Banjarmangu
MadukaraSigaluh Leksono Kaliwiro
Bruno Karangsambung
Bawang Purwanegara Wanadadi Pugelan
KAB. BANJARNEGARA KAB. WONOSOBO Wanayasa Karangkobar Kali Bening Paninggaran
KajenKaranganyar Doro Talun
Petungkriyono Wonopringgo Kedungwuni Warungasem Buaran KOTA PEKALONGAN
BATANG Tirto Wiradesa Sragi Bojong Bodeh
Comal
Bantarbolang Taman Warungrejo Surodadi Kramat Talang
Tarub Sumurpanggang
Ampelgading Ulujami Petarukan PEMALANG
Karanganyar Karang Moncol
Pengadegan Kejobong Kaligondang
Rakit Bukateja
Mandiraja Klampok Susukan Somagede
Sempor Banyumas KalibagorSukoraja
Kembaran Kalimanah Sumbang PadamaraKutasari
BojongsariMrebet Bobotasari
Karangreja Belik
Watukumpul Pulosari Bumijawa Bojong Tonjong
Margasari
Bumiayu Paguyangan
Pekuncen Baturaden
Cilongok
Purwajati RawaloKebasen
Maos Kesugihan
Kroya BinangunNusawungu
Sumpiuh Kemranjen
Tambak Rawakele
Gombong KuwarasanKaranganyar
Karangayam Sruweng AdimulyoPejagoan
Klirong Puring
Petanahan KAB. KEBUMEN PituruhKemiri
PrembumButuh Kutowingangun Bulupesantren
Ambal Mirit
Kutoarjo Bayan Banyuurip
Grabag Purwodadi
Ngombol Bagelen
KAB. PURWOREJO Kaligesing Gebang
Gebang Loano Bener Wadaslintang Karanglewas
KAB. PURBALINGGA KAB. PUWOKERTO
Moga
Wangon Jatilawang Jeruklegi Lumbir Karangpucung
Gumelar
Gandrungmangu Kawunganten Sidareja Kedungreja Cipari
Cimangu Majenang Dayeuhluhur
Salem Bantarkawung
Jatinegara Randudongkal Lebaksiu Pagerbarang Songgom
Jatibarang PangkahKedungbanteng Adiwerna Dukuhturi BREBESKOTA TEGAL Klampok Bulakamba Tanjung Losari
Kersana Ketanggungan Banjarharja
Larangan Balapulang
Wanareja
Ajibarang
KAB. CILACAP
Mungkid
PROVINSI JAWA TENGAH
Tanjung Mas Ahmad Yani
Tanjung Mas Ahmad Yani
KAB. DEMAK KAB. KUDUS
KAB. PATI
KAB. REMBANG
KOTA SEMARANG
KAB. PURWODADI
KAB. BLORA
KAB. UNGARAN
KOTA SALATIGA
Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, disebut sebagai “BBWS Pemali Juana”, terbentuk pada tahun 2006, sejalan dengan diterapkannya otonomi daerah yang membagi tugas, wewenang dan kekuasaan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
Awal Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) sendiri dibentuk melalui diterbitkannya Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 13/PRT/M/2006 tanggal 17 Juli 2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Wilayah Sungai. Pada tabel Lampiran 1 dalam peraturan tersebut, diuraikan tipe balai dari BBWS Pemali Juana, lokasi provinsi, dan wilayah sungai sebagai Wilayah Kerja dari masing-masing BBWS. Peraturan Menteri ini menyebutkan Wilayah Kerja BBWS Pemali Juana terdiri dari Wilayah Sungai Pemali-Comal dan WS Jratunseluna.
Perubahan Nama Unit Kerja :
¾ Proyek Pengembangan Wilayah Sungai Jratunseluna 1985 – 1986
¾ Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Jratunseluna 1986 – 2004
¾ Induk Pelaksana Kegiatan Pengembangan Wilayah Sungai Jratunseluna 2005 – 2006
¾ Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana 2007 – Sekarang
Sekilas
TENTANG BALAI
Tugas
Balai Besar Wilayah Sungai mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai yang meliputi perencanaan, pelaksanaan konstruksi, operasi dan pemeliharaan dalam rangka konservasi dan pendayagunaan sumber daya air dan pengendalian daya rusak air pada sungai, pantai, bendungan, danau, situ, embung, dan tampungan air lainnya, irigasi, rawa, tambak, air tanah, dan air baku serta pengelolaan drainase utama perkotaan.
¾ Penyusunan pola pengelolaan sumber daya air dan rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;
¾ Penyusunan program pengelolaan sumber daya air dan rencana kegiatan pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai;
¾ pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan /penerapan pola pengelolaan sumber daya air dan rencana pengelolaan sumber daya air;
¾ penyusunan studi kelayakan dan perencanaan teknis/desain/
pengembangan sumber daya air;
¾ pelaksanaan pengadaan barang dan jasa serta penetapan pemenang selaku Unit Layanan Pengadaan (ULP);
¾ penyelenggaraan sistem manajemen mutu dan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3);
Fungsi
¾ Pengelolaan sumber daya air yang meliputi konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air pada wilayah sungai;
¾ Pengelolaan drainase utama perkotaan;
¾ Pengelolaan sistem hidrologi;
¾ Pengelolaan sistem informasi sumber daya air;
¾ Pelaksanaan operasi dan pemeliharaan sumber daya air pada wilayah sungai;
¾ Pelaksanaan bimbingan teknis pengelolaan sumber daya air yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota;
¾ Penyusunan dan penyiapan rekomendasi teknis dalam pemberian izin penggunaan sumber daya air dan izin pengusahaan sumber daya air pada wilayah sungai;
¾ Fasilitasi kegiatan Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air pada wilayah sungai;
¾ Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air;
¾ Pelaksanaan penyusunan laporan akuntansi keuangan dan akuntansi barang milik negara selaku Unit Akuntansi Wilayah;
¾ Pelaksanaan pemungutan, penerimaan dan penggunaan biaya jasa pengelolaan sumber daya air (BJPSDA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
¾ Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balai serta komunikasi publik;
¾ Penyusunan perjanjian kinerja dan laporan kinerja Balai; dan
¾ Menyelenggarakan pemantauan dan pengawasan penggunaan sumber daya air dan penyidikan tindak pidana bidang sumber daya air.
TUGAS & FUNGSI
1 2 3 4 5
SENYUM
Menciptakan rasa tenang, rasa tentram Menularkan kebahagiaan dan energi positif untuk semua orang di sekeliling kita
SAPA
Adalah wujud keramahan, menjaga tata krama, mempererat keakraban, membuat kita mudah diingat orang lain
SALAM
Adalah perilaku positif yang dapat dilakukan bersama dengan sapa untuk menjaga rasa saling terhubung dengan orang lain
SOPAN
Budayakan perilaku menghormati dan menghargai orang lain
SANTUN
Adalah identitas yang menunjukan kita sebagai pribadi yang menyenangkan
MARI KITA BUDAYAKAN 5 S
Bekerjasama dengan cerdas dan strategi, bukan sama-sama bekerja
Arahan Kepala
BBWS PEMALI JUANA
MENGGUNAKAN MASKER MENCUCI TANGAN
MENJAGA JARAK
MENGHINDARI KERUMUNAN MENGURANGI MOBILITAS
STOP COVID 19
SELALU PATUHI
BBWS Pemali Juana berkomitmen senantiasa meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan
melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu, Secara konsisten dan berkelanjutan.
KEBIJAKAN MUTU INI MENGANDUNG ARTI :
¾ Bahwa seluruh jajaran di BBWS Pemali Juana sesuai dengan tujuan dan konteks organisasi mendukung arah strategis. BBWS Pemali Juana memiliki kebijakan mutu yang akan melaksanakan kegiatan sesuai tupoksi yang telah di tetapkan.
¾ Bahwa Kebijakan Mutu ini akan menjadi kerangka kerja untuk menetapkan sasaran mutu.
¾ Bahwa Kebijakan Mutu ini merupakan komitmen seluruh jajaran di BBWS Pemali Juana memenuhi persyaratan terkait penerapan system Manajemen Mutu di Lingkungan Kementerian PUPR.
¾ Bahwa Kebijakan Mutu ini merupakan Komitmen seluruh jajaran untuk meningkatkan system manajemen mutu secara berkelanjutan.
Kebijakan mutu BBWS Pemali Juana yang di tetapkan oleh Kepala Balai sebagai Berikut :
Dengan ini, kami menyatakan sanggup
menyelenggarakan pelayanan sesuai Standar Pelayanan yang ditetapkan dalam keputusan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, dan
apabila tidak menepati janji, kami siap menerima
sanksi sesuai peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
BBWS PEMALI JUANA
APA SAJA LAYANAN TERPADU BBWS PEMALI JUANA ?
Layanan Umum Permohonan Informasi Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai Pemali - Juana
LUMPIA
Pelayanan Unit Rekomendasi Teknis (REKOMTEK) Pengusahaan Sumber Daya Air & Penggunaan Sumber Daya Air
REKOMTEK
Sistem Monitoring Data Pekerjaan Wilayah Sungai Pemali Juana
SIMPANG LIMA
Pelayanan Penanggulangan Banjir dan Bencana
POSKO BENCANA
Pelayanan Unit Hidrologi dan Kualitas Air
HIDROLOGI
Pemantauan Infrastruktur BBWS Pemali Juana
LIVE CCTV
Buku Tamu Online
BUKU TAMU
Menyediakan informasi publik dengan cepat, mudah, dan sederhana sesuai standar pelayanan informasi publik serta ketentuan peraturan perundang-undangan, secara transparan dan bertanggungjawab.
E-PPID
http://sda.pu.go.id/balai/bbwspemalijuana
BBWS Pemali Juana PUPR_SDA_pemalijuana
PUPR_SDA_PENA
KODE PERILAKU PEGAWAI PUPR
Mengkonsumsi/ Mengedarkan Narkoba dan Minuman Keras
Melakukan Perbuatan Asusila
Memasuki Tempat yang Dapat Menurunkan Martabat Kehormatan Pegawai
Memberi Janji dan Menerima Hadiah Menyalahgunakan Wewenang
PEGAWAI PUPR DILARANG:
1
2
3
4 5
(PERATURAN MENTERI PUPR NO.07/PRT/M/2017)
Memberikan Pelayanan Prima Berpakaian Rapi dan Sopan
Inovatif dalam Pekerjaan dan Menjauhi KKN Berdedikasi dan Berkomitmen pada Organisasi
Berakhlak Baik, Jujur dalam Ucapan dan Perbuatan serta Bersikap dan Berperilaku Positif
Berpikir Antisipatif dan Terpadu serta Mengutamakan Kerjasama
Bekerja Tuntas, Bekerja Akurat dan Optimal
KODE ETIK PEGAWAI PUPR
PEGAWAI PUPR HARUS:
1 2 3 4 5 6 7
(PERATURAN MENTERI PUPR NO.07/PRT/M/2017)
P elayanan Prima, E fektif dan Efisien, N o Bribery, No Gift, No Luxurious Lifestyle, No Kick Back, A manah
¾ Integritas huruf miring ke atas memiliki arti, diharapkan integritas setiap pegawai semakin hari semakin meningkat
¾ Garis Kotak mencerminkan kesatuan keluarga besar BBWS Pemali Juana
¾ Tulisan PENA memiliki arti, P elayanan Prima - E fektif dan Efisien - N o Bribery, No Gift, No Luxurious Lifestyle, No Kick Back – A manah
NILAI-NILAI PENA
Tugas pelayanan lebih menekankan kepada mendahulukan kepentingan umum, mempermudah urusan publik, mempersingkat waktu proses pelaksanaan urusan publik.
Nilai-nilai tersebut dapat direpresentasikan ke dalam perilaku ketika bekerja, diantaranya :
¾ Peduli kepada pelangggan.
¾ Memberikan layanan yang progresif dan proaktif.
¾ Selalu memberikan perbaikan pelayanan.
¾ Ramah, cepat tanggap dalam melayani kebutuhan pelanggan.
¾ Menerapkan senyum, salam, sapa, sopan dan santun kepada seluruh stake holder.
Upaya BBWS Pemali Juana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan
Direpresentasikan ke dalam perilaku Ketika bekerja, diantaranya :
¾ Mempertanggung jawabkan segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan dengan jujur.
¾ Melaksanakan tugas dari pimpinan dengan penuh tanggung jawab, tuntas dan sadar risiko.
Efektif dan Efisien dalam Bekerja EFEKTIF
& EFISIEN E
PELAYANAN PRIMA
P
4 BIG No’s Berpikir, berkata, berperilaku dan bertindak dengan baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip jati diri insan PUPR (iProve)
Direpresentasikan ke dalam perilaku Ketika bekerja, diantaranya :
¾ Transparansi dan akuntabilitas.
¾ Berlaku professional dan tidak berlaku korupsi, kolusi dan nepotisme, misal menerima imbalan dari pihak lain.
¾ Berperilaku sederhana dan tidak glamor.
Pemerintahan yang dapat mengerti kebutuhan pelanggan secara progresif dan mampu melihat berbagai masalah/perubahan dari berbagai sudut pandang sehingga menemukan solusi yang terbaik.
Direpresentasikan ke dalam perilaku ketika bekerja, diantaranya :
¾ Selalu belajar dan memahami perubahan-perubahan yang terjadi saat bekerja, misalnya sudah menggunakan teknologi dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari.
¾ Melaksanakan pekerjaan dengan sabaik-baiknya.
¾ Selalu meng-update ilmu dan pengetahuan yang berkembang di bidang SDA.
¾ Berusaha menemukan alternative yang inovatif dalam memecahkan suatu masalah.
N NO LUXURIOUS LIFE- STYLE, NO KICK BACK
Jujur dan dapat dipercaya
AMANAH A
Insan iProVe
¾ Melaksanakan tugas dengan jujur
¾ Bersikap dan berperilaku sesual antara perbuatan dan ucapan
¾ Konsisten disiplin, berani, dan tegas dalam mengambil keputusan
¾ Tidak menyalahgunakan wewenang
¾ Pro aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan KKN
¾ Tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela
INTEGRITAS
i
Integritas Visioner
Etika-
Akhlakul Karimah
Jati diri insan PUPR untuk mewujudkan Visium Kementerian PUPR Tahun 2030
Peraturan Menteri PUPR Nomor 26PRT/M/2017
¾ Mencapai tujuan yang lebih besar
¾ Melihat jauh kedepan
¾ Berbuat untuk kemajuan masyarakat, bangsa dan negara
¾ Memberikan makna dalam setiap kegiatan
PROFESIONAL Pr
VISIONER V
ORIENTASI MISI
o
¾ Merumuskan kebijakan, perencanaan dan program kegiatan
¾ Pengalokasian anggaran dan pelaksanaan
¾ Pengawasan berdasarkan kompetensi yang dimiliki
¾ Sesuai dan patuh dengan prosedur
¾ Bersungguh-sungguh dan mandiri
¾ Memiliki komitmen terhadap pencapaian hasil
¾ Menghindari Pertentangan kepentingan
¾ Berpijak pada visi Kementerian
¾ Mencapal sasaran dan kesuksesan
¾ Melaksanakan tugas dan Fungsi Organisasi
ETIKA - AKHLAKUL KARIMAH
e
¾ Budi pekerti, akhlak dan tingkah laku (tabiat) yang terpuji
¾ Bermanfaat Memberikan kenyamanan lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara
WE MUST DO!
¾
Datang dengan persiapan
¾
Tidak menunda waktu kehadiran
¾
Berdoa sebelum bekerja
¾
Bekerja sesuai SOP
¾
Mempersiapkan bahan-bahan rapat
¾
Datang Lebih awal ketika rapat
¾
Tepat waktu dalam menyelesaikan tugas
¾
Melaporkan setiap bukti kerja pada pimpinan
¾
Memperbanyak komunikasi antar pegawai
¾
Senam bersama setiap Jum'at
¾
Peduli terhadap Lingkungan
WBK adalah Wilayah Bebas Korupsi
Zona Integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan serta jajarannya berkomitmen mewujudkan WBK/WBBM
HAKIKAT PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS
BBWS PEMALI JUANA
Bertujuan untuk membangun Program Reformasi Birokrasi, Sehingga mampu mengembangkan BUDAYA KERJA birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi, dan memberikan PELAYANAN PUBLIK yang berkualitas
Merupakan Miniatur Implementasi Reformasi Birokrasi
(manajemen perubahan, tata laksana, manajemen sdm, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas, Peningkatan Pelayanan Publik)
WBBM adalah Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani IPROVE PUPR sebagai kunci budaya kerja PUPR
Peningkatan Kualitas Pelayanan dengan Integritas PENA
Membangun Percontohan pada tingkat Unit Kerja pada instansi pemerintah sebagai unit WBK dan WBBM
Saat ini dunia
menjadi serba hybrid, serba kolaboratif.
Tidak boleh lagi ada ego. Ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu.
Presiden Jokowi
Selasa, 27 Juli 2021
FONDASI BARU BAGI
APARATUR SIPIL NEGARA
Core Values 'BERAKHLAK'
¾ Berorientasi Pelayanan
¾ Akuntabel
¾ Kompeten
¾ Harmonis
¾ Loyal
¾ Adaptif
¾ Kolaboratif
Employer Branding:
Bangga
Melayani
Bangsa
MILESTONE
PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS
“SIAP WBBM”
Peningkatan dan Implementasi WBK
Menuju WBBM Penilaian dan
Pengusulan ZI
“SIAP WBK”
Penilaian Internal dan
Pengusulan Pencanangan
Zona Integritas 2016
2020 2021
2022 2023
Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif dan efisien sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional sebagaimana tercermin dalam tiga sasaran hasil utama program Reformasi Birokrasi yaitu;
1) Peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, 2) Pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta 3) Peningkatan pelayanan publik.
Dalam perjalanannya, banyak kendala yang dihadapi, diantara-nya adalah penyalahgunaan wewenang, praktek KKN dan lemahnya pengawasan.
Peraturan Presiden Nomor 81/2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 - 2025;
Dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran hasil tersebut, maka instansi pemerintah perlu untuk membangun pilot project pelaksanaan reformasi birokrasi yang dapat menjadi percontohan penerapan pada unit-unit kerja lainnya. Untuk itu, perlu secara konkret dilaksanakan program reformasi birokrasi pada unit kerja melalui upaya pembangunan Zona Integritas.
Dasar Hukum
Predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyal komitmen untuk mewujudkan WBK/
WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Zona Integritas
Predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria manajemen perubahan. penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM. penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.
Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)
Predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar kriteria dalam manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.
Menuju Wilayah Birokrasi
Bersih dan Melayani (WBBM)
Hakikat Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM
Benturan kepentingan adalah situasi dimana terdapat konflik kepentingan, kedudukan, dan wewenang yang dimiliki (baik dengan sengaja atau tidak sengaja) dalam kepentingan pribadi.
Komponen Pengungkit
¾ Manajemen Perubahan
¾ Penataan Tatalaksana
¾ Penataan Sistem Manajemen SDM
¾ Penguatan Akuntabilitas Kinerja
¾ Penguatan Pengawasan
¾ Penguatan Kualitas Pelayanan Publik
Komponen Hasil
¾ Pemerintah yang bersih dan bebas dari KKN
(nilai survey persepsi korupsi dan persentase temuan hasil pemeriksaan internal dan eksternal yang ditindaklanjuti)
¾ Kualitas Pelayanan Publik (nilai persepsi kualitas pelayanan (survei eksternal))
Membangun dan
mengimplementasikan sistem integritas yang mampu menumbuh-kembangkan budaya kerja birokrasi anti korupsi dan budaya birokrasi melayani di lingkungan K/L/
Pemda.
Pembangunan Zona
Integritas dilakukan dengan membangun percontohan pada tingkat unit kerja K/L (UPT) dan Pemda sebagai ZI menuju WBK/WBBM.
Pembangunan zona integritas perlu didukung disiplin pegawai sesuai peraturan pemerintah no. 94 tahun 2021 tentang disiplin ASN.
BENTURAN KEPENTINGAN
Whistle Blowing System dalah Sistem pelaporan yang menggunakan aplikasi berbasis web yang dapat dimanfaat kan untuk melaporkan dugaan pelanggaran (pelapor harus memiliki
akses informasi dan bukti).
WHISTLE BLOWING SYSTEM (WBS)
Contoh jenis pelanggaran yaitu
korupsi, suap, gratifikasi, selingkuh, mangkir, mencuri, benturan kepentingan, PNS yang berpolitik
dan lain lain
Cara pelaporan dengan mengunjungi website
http://wispu.pu.go.id/
MARS PU
Kami warga Pekerjaan Umum
Turut mengemban tugas panggilan negara Merintis pembangunan
Munuju cita bangsa
Adil dan makmur berlandaskan Pancasila Bekerja keras,
Bekerja Cepat, Bertindak Tepat
Jujur berlaku dan mengabdi penuh setia dalam membela negara
Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Kami Warga Pekerjaan Umum Mengolah tirta di bumi tanah persada
Membangun bina marga Mencipta karya wisma
Untuk Kesejahteraan Bangsa Indonesia Kami Warga Pekerjaan Umum
Abdi Bangsa...
Permen PUPR Nomor 14 /PRT/M/2016
Pegawai Kementerian PUPR Wajib melaporkan setiap gratifikasi, kecuali:
Penerimaan dari kegiatan kedinasan seperti rapat, seminar, workshop, konferensi, pelatihan atau kegiatan sejenis lainnya, berupa seminar kit, sertifikat & plakat/cinderamata yang mana keikutsertaannya berdasarkan penunjukkan dan penugasan resmi dari instansi.
Penerimaan fasilitas, akomodasi, uang saku, honor narasumber, uang pengganti materi dalam kegiatan yang terkait dengan pelaksanaan tugas atau kewajiban pegawai Kementerian PUPR berdasarkan penunjukkan dan penugasan resmi dari instansi/lembaga lain yang nilainya tidak melebihi standar biaya yg berlaku pada instansi.
Penerimaan secara resmi kedinasan dalam bentuk hidangan/sajian/jamuan berupa makanan dan minuman yang berlaku umum.
Penerimaan dari pihak lain yang tidak mempunyai hubungan keluarga terkait dengan hadiah perkawinan, khitanan ulang tahun, kegiatan/adat dan tradisi paling banyak senilai Rp.1.000.000,00 dalam 1 tahun dari pemberi yang sama.
Pemberian hadiah antar sesama pegawai dalam rangka pisah sambut dan promosi jabatan yang tidak dalam bentuk uang paling banyak senilai Rp300.000,00 per pemberian per orang.