• Tidak ada hasil yang ditemukan

Keluarga. Arti. Selasa, 1 Juni 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Keluarga. Arti. Selasa, 1 Juni 2021"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Ayat

Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-

saudara diam bersama dengan rukun!

Mazmur 133:1 Selasa, 1 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, terimakasih buat keluarga yang menjadi bagian dalam hidupku. Berkati dan

lindungilah selalu keluargaku.

Amin.

“Apa itu keluarga?” tanya Ibu Guru. “Keluarga itu ada ayah, ibu, kakak, dan adik.” jawab Kevin.

“Bagaimana dengan kakek dan nenek?”

tanya Ibu Guru lagi. Kevin sedikit merenung, “Oh, keluarga itu ada ayah, ibu, kakak, adik juga kakek, dan nenek.”

jawab Kevin lagi.

“Lalu bagaimana dengan paman atau bibi?” tanya Ibu Guru lagi. Kali ini Kevin tertawa kecil. “Oh iya, keluarga itu berarti orang-orang yang saling

berhubungan darah ya 'kan, Bu?” kata Kevin.

Ibu guru tersenyum mendengar jawaban dari Kevin. “Benar, keluarga memang orang-orang yang mempunyai hubungan darah dengan kita. Arti keluarga yang terpenting adalah kumpulan orang-orang yang kita sayangi, yang selalu saling mengasihi.

Keluarga juga adalah tempat kita dapat berkeluh kesah, bercanda, dan saling peduli satu dengan yang lain,” kata Ibu guru. Kevin mengangguk tanda mengerti.

Adik-adik, sebagai anak Tuhan, kita harus membangun keluarga yang selalu saling mengasihi. Sebagai anak, adik atau kakak, cucu, keponakan, kita harus menjadi berkat bagi semua anggota keluarga kita dan lebih lagi memberitakan Injil kasih Kristus kepada keluarga kita.

Arti Arti

Keluarga Keluarga

(3)

Ayat

Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu

sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Yakobus 5:16 Rabu, 2 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau mendoakan keluarga dan teman-temanku yang sedang sakit. Kiranya Engkau menyembuh mereka. Angkatlah segala

sakit penyakitnya, dan biarlah pandemi ini segera berakhir.

Amin.

“Pandemi masih belum juga berakhir,” kata Sion sambil menghela nafas. Sion tampak bersedih karena Noval dan keluarganya sedang diisolasi di rumahnya. Sion dan Noval tetap saling berhubungan melalui telepon. Sion selalu menghibur Noval agar Noval tetap sabar menghadapi musibah yang sedang dialaminya.

Pagi ini Sion kaget, dia mendengar kabar bahwa Ayah Noval dibawa ke rumah sakit dengan mobil ambulans. Sion berusaha untuk menghibur Noval agar tidak larut dalam kesedihan.

“Noval, kamu harus tetap kuat dan sabar ya. Kamu harus tetap berdoa, yakinlah kalau Tuhan akan selalu memberikan yang terbaik buat kita semua.” kata Sion melalui telepon.

“Aku, Ayah, Ibu, dan Kak Missi berdoa juga untuk kesembuhan ayahmu,” kata Sion lagi. “Terima kasih Sion, kamu adalah temanku yang baik.”

kata Noval sambil menangis. “Noval, kita adalah keluarga. Keluarga dalam Tuhan.” kata Sion.

Sion pun bersama dengan Ayah, Ibu, dan Kak Missi berdoa bersama di rumah. Sion berdoa agar Tuhan menyembuhkan ayah Noval dan memberikan semangat untuk Noval dan keluarganya

Mendoakan

Mendoakan Saling

(4)

Ayat

Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-

tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-

pertanyaan kepada mereka.

Lukas 2:46 Kamis, 3 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau tetap berada dekat dengan-Mu dan mau belajar untuk melayani-

Mu sejak kecil.

Amin.

Ayah dan Ibu selalu mendidik Missi dan Sion agar menjadi anak yang selalu takut akan Tuhan. Missi sangat menyayangi Sion dan selalu menyempatkan diri untuk bermain bersama adiknya.

Hari ini Missi akan belajar untuk memimpin doa. Ayah, Ibu, Missi dan Sion pun berdoa bersama hari ini.

“Ayah, bolehkah Sion belajar bermain gitar seperti kak Missi?” tanya Sion setelah selesai berdoa. “Tentu saja boleh, nanti Ayah ajarkan,” kata Ayah.

“Nanti Sion juga akan memimpin doa kita ya,” kata Ayah lagi. “Iya Ayah, terima kasih. Sion jadi tidak sabar,” kata Sion.

Nah Adik-adik, sejak kecil kita juga bisa belajar untuk melayani pekerjaan Tuhan. Kita dapat memimpin doa seperti yang Missi lakukan, bernyanyi, dan memuji Tuhan, atau melakukan hal-hal lain untuk menyenangkan hati Tuhan.

Seperti Tuhan Yesus yang sejak kecil senang tinggal di Bait Allah, berdoa dan selalu dekat dengan Bapa.

Melayani Melayani

Pekerjaan-Nya Pekerjaan-Nya

(5)

Ayat

Hai anakku, dengarkanlah didikan ayahmu, dan jangan menyia-nyiakan ajaran ibumu

Amsal 1:8 Jumat, 4 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih untuk teladan ayah dan ibuku. Aku mau menjadi teladan bagi orang

lain. Amin.

Ayah selalu berkata, “Jangan lupa selalu berdoa.” Setiap pagi dan malam sebelum tidur, Ayah dan Ibu selalu menyempatkan waktu untuk berdoa bersama.

Kini aku pun melakukan hal yang sama. Setiap pagi hari dan malam sebelum tidur, aku selalu berdoa dan meminta penyertaan dari Tuhan. Sejak aku masih kecil, Ayah dan Ibu selalu memberi teladan padaku dan juga pada adik-adikku, apa yang harus diutamakan untuk memulai hari.

Ketika hari Minggu tiba, Ayah selalu membawaku, Ibu dan kedua adikku pergi ke gereja. Walaupun gereja kami sangat jauh, tapi kami selalu bersemangat berangkat bersama menggunakan kendaraan umum.

Sungguh suatu kenangan yang sangat indah bagiku dan bagi keluargaku. Kini Ayah telah tiada, tapi aku akan selalu ingat pesan Ayah untuk tidak pernah lupa berdoa.

“Ingatlah dalam Alkitab dikatakan:

Tetaplah berdoa. Kakak adalah anak paling besar. Kakak harus dapat menjadi contoh yang baik untuk adik-adik ya,”

kata Ayah sambil mengelus rambutku waktu itu. Itulah pesan yang tidak pernah aku lupakan dari Ayah.

Ayah Ayah

(6)

Ayat

Orang yang bermalas-malasan dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si

perusak.

Amsal 18:9 Sabtu, 5 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, ajar aku bertanggung jawab dalam segala sesuatu yang Engkau percayakan. Aku tidak mau malas. Aku mau rajin belajar dan membantu orang-orang di

sekitarku. Amin.

“Anton, cepat sini bantu Ayah untuk memperbaiki keran air yang rusak,” kata Ayah. “Ah nanti Ayah, Anton lagi malas gerak nih, tanggung main games,” kata Anton.

Adik-adik, ayo siapa yang suka seperti itu, ketika diminta bantuan oleh keluarga kita di rumah, kita malas untuk mengerjakannya? Wah kita tidak boleh malas ya! Firman Tuhan menggambarkan bahwa orang yang selalu atau gemar bermalas-malasan dalam hidupnya sebagai saudara dari si perusak atau orang yang gemar merusak.

Kebiasaan bermalasan ini jika dibiarkan maka akan terbawa sampai nanti adik-adik dewasa, bisa jadi sifat malas itu akan membuat adik-adik menjadi malas sekolah, bahkan malas untuk bekerja. Jadi kita tidak boleh bermalas-malasan, baik dalam belajar, membantu orang tua, maupun dalam beribadah.

Mengapa Alkitab menyamakan pemalas dengan si perusak? Orang yang malas akan menyebabkan “kerusakan”

dalam banyak hal, mulai dari prestasi belajar, masa depan, bahkan hubungan dengan Tuhan. Orang yang bermalas- malasan akan melewatkan kesempatan yang berharga dalam hidupnya. Nah mulai sekarang jangan malas lagi ya.

Jangan

Ayo

M a l a s

(7)

Ayat

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

Amsal 4:23 Minggu, 6 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau mempunyai hati yang bersih dan taat kepada-Mu.

Amin.

Adik-adik, di dalam kitab Kejadian, ada cerita mengenai 2 orang kakak dan adik. Adik dan kakak itu memilik fisik dan sifat yang berbeda antara satu dan lainnya. Sang kakak yang bernama Kain menjadi seorang petani dan sang adik yang bernama Habel menjadi penggembala kambing domba. Suatu ketika karena iri hati, Kain membiarkan hatinya memiliki rasa benci dan

kemarahan kepada Habel, karena hatinya tidak bersih lagi maka timbul pikiran-pikiran jahat, sehingga Kain tega untuk merancangkan hal yang jahat dan membunuh Habel adiknya.

Iri hati, benci, dan hati yang dipenuhi oleh kemarahan tidak disukai Tuhan, karena jika dalam hati kita terdapat rasa tersebut maka pikiran kita akan lambat laun menjadi jahat dan akhirnya kita akan melakukan perbuatan yang berdosa. Tuhan menghendaki hati kita bersih, Tuhan tidak menghendaki kita melakukan perbuatan-perbuatan dosa,

Adik-adik, mari kita isi hati kita sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki. Caranya adalah kita harus membaca firman Tuhan setiap hari, karena dengan melakukan hal itu hati dan pikiran kita akan diisi oleh hal yang baik. Saat kita hidup bersekutu dengan Roh Kudus, buah Roh akan dihasilkan dalam hidup kita.

Hati Yang

BERSIH

(8)

Ayat

Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah

kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

Ibrani 12:11 Senin, 7 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau belajar taat dan menerima didikan Engkau dan orang tuaku.

Terima kasih Tuhan Yesus.

Sejak hari Senin, Lusi selalu mengeluh. Dia mengeluh kepada Gigi, teman sekolahnya. Lusi berkata bahwa ibunya selalu meminta Lusi untuk mengerjakan pekerjaan rumah, misalnya menyapu lantai, mencuci piring, bahkan ibunya setiap pagi selalu membangunkan Lusi untuk

membantunya. Terkadang Lusi kesal dengan ucapan ibunya yang meminta Lusi untuk melakukan ini dan itu.

Alkitab mencatat bangsa Israel mengalami didikan Tuhan selama 40 tahun. Mereka berputar-putar di padang gurun selama 40 tahun, karena sering kali mereka menolak ajaran, perintah, didikan yang Tuhan berikan.

40 tahun bukanlah waktu yang sebentar, cukup lama waktu Tuhan untuk mendidik bangsa Israel agar menjadi bangsa yang sesuai dengan apa yang Tuhan harapkan.

Adik-adik, setiap hal yang diminta oleh orang tua untuk kita lakukan pasti ada tujuannya. Hal itu merupakan didikan yang diberikan oleh orang tua kita, contohnya adalah ketika kita diminta untuk merapihkan tempat tidur atau mencuci piring. Hal itu bertujuan agar kita melatih diri kita untuk menjadi pribadi yang disiplin, bersih, rapih, dan semua itu pasti berguna untuk kehidupan kita. Jadi jangan menolak didikan yang diberikan oleh orang tua kita ya…

Jangan

T o l a k

Didikan

(9)

Ayat

Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat, dan jangan kita mencari

kesenangan kita sendiri.

Roma 15:1 Selasa, 8 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau menggunakan mulutku untuk kata-kata yang baik dan menguatkan keluargaku. Aku mau jadi berkat bagi mereka.

Amin.

Hari itu Ibu, Kak Rani, dan Rina sedang berada di teras rumah. Dari kejauhan mereka melihat Ayah berjalan. Rani bertanya, “Ayah kenapa pulang lebih cepat dari biasanya? Ayah sakit?”

“Tidak Rani. Ayah pulang lebih cepat karena tadi di jalan keranjang kue Ayah jatuh karena ditabrak motor, sehingga kue-kue itu tidak bisa dijual,”

jelas Ayah dengan raut muka yang bersedih. “Wah padahal kalau kue-kue tadi terjual semua uangnya bisa dipakai untuk Rina membeli sepatu ya, Yah,”

kata Rina.

“Sudah tidak apa-apa. Nanti kita buat kue yang baru lagi ya. Pasti kue- kue yang baru bisa habis terjual, kita tidak boleh menyerah,” kata Ibu. ”Ya betul pasti bisa, semangat ya Ayah, Ibu,” kata Rani.

Adik-adik, di dalam keluarga bisa saja terjadi hal yang di luar dugaan.

Bisa jadi hal tersebut adalah hal yang tidak menyenangkan, seperti cerita di atas. Tetapi sebagai anak dan sebagai anggota keluarga kita harus saling menguatkan. Dengan kita saling menguatkan maka setiap masalah yang ada pasti akan menjadi lebih ringan.

Walaupun Adik-adik masih kecil, kata-kata seperti ”Semangat ya”,

“Jangan menyerah”, “Kamu pasti bisa”, dan sebagainya akan sangat

menguatkan bagi ayah, ibu, dan adik kakak kita.

Saling

Menguatkan

(10)

Ayat

Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam

pekerjaan baik.

Ibrani 10:24 Rabu, 9 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau saling peduli dan memperhatikan keluargaku. Aku mau menolong

dan menjadi berkat.

Amin.

Adik-adik, ada suatu kisah di mana ada sebuah keluarga yang ingin pergi berlibur, anggota keluarga itu sangat banyak. Ada ayah, ibu, dan 8 orang anak. Suatu hari keluarga itu

menggunakan pesawat untuk berlibur.

Tetapi ketika mereka sudah sampai di tempat liburan, Ayah dan Ibu baru sadar kalau ada seorang anak mereka yang paling kecil yang bernama Kevin tertinggal di rumah. Hal itu terjadi karena saat berangkat dari rumah mereka sibuk dengan diri mereka sendiri dan tidak saling peduli dan

memperhatikan, kejadian itu membuat semua anggota keluarga sibuk mencari kabar Kevin.

Adik-adik, seharusnya hal seperti itu tidak terjadi jika sebagai anggota keluarga saling peduli dan

memperhatikan satu dengan yang lain.

Contohnya sebagai seorang adik kita harus memperhatikan kakak, ibu, dan ayah. Bagaimana keadaan mereka?

Apakah mereka dalam kondisi yang baik?

Apakah mereka memerlukan pertolongan kita? Kita tidak boleh menyibukkan diri sendiri, misalnya hanya fokus dengan games di handphone, selalu membaca komik atau buku cerita, tanpa peduli dengan keadaan sekitar kita.

Adik-adik, mari kita saling

memperhatikan, karena Tuhan Yesus mau kita saling peduli dan mengasihi sesama kita.

Saling

Peduli

(11)

Ayat

Demikian juga halnya dengan iman, jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada

hakekatnya adalah mati.

Yakobus 2:17 Kamis, 10 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, kami sudah diselamatkan karena iman kami kepada-Mu. Ajar kami Tuhan untuk

selalu bisa berbuat baik.

Amin.

Adik-adik, ada orang yang sakit.

Kemudian dia minum obat, setelah itu sembuh. Lalu dia berolah raga. Kalian tahu tidak, orang sakit ini sembuh karena apa? Karena olah raga atau minum obat? Tentu karena minum obat ya. Namun, kalau sudah sembuh, tapi masih loyo, itu namanya ngaku-ngaku sembuh.

Sama halnya dengan orang berdosa. Setelah percaya Tuhan Yesus, bertobat dan dia diselamatkan,

kemudian dia berbuat baik. Apa yang membuat dia diselamatkan? Berbuat baiknya atau bertobatnya? Tentu bertobatnya. Kalian harus tahu, Kita diselamatkan karena percaya kepada Tuhan Yesus. Namun ingat ya, iman itu tidak kelihatan oleh mata tapi iman itu bisa terlihat lewat perbuatan baik kita.

Perbuatan baik itu adalah salah satu bukti bahwa kita percaya kepada Tuhan Yesus. Bukti bahwa kalian semua adalah orang Kristen. Jangan bilang kalau kita mengaku anak Tuhan, mengaku orang Kristen, tapi kita belum bisa berbuat baik. Jadi, ayo semuanya kita berlomba untuk selalu berbuat baik.

Iman Yang

Mati

(12)

Ayat

Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri

akan diberi minum.

Amsal 11:25 Jumat, 11 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau jadi berkat bagi siapapun yang membutuhkan pertolonganku.

Amin.

“Bu, ada gelandangan sedang duduk di depan pintu rumah kita, kelihatannya menyeramkan, kita usir saja ya?” kata Nina. “Eh, jangan diusir, coba Ibu tanya dulu ke orang itu,” kata Ibu. “Memang Ibu mau tanya apa? Dia itu cuma gelandangan Bu,” kata Nina.

“Tidak apa-apa Nina. Ibu mau tanya siapa tahu memang orang itu butuh bantuan kita,” kata Ibu.

Tak lama terlihat Ibu sedang berbincang dengan gelandangan itu di depan rumah. Setelah itu Ibu mengambil makanan di dapur dan uang sebesar Rp50.000,00 untuk orang itu.

“Bu, kenapa Ibu memberikan makanan dan uang kepada gelandangan itu? Kata Ayah kita harus berhemat, jangan menghambur-hamburkan makanan,” kata Nina. “Betul kata Ayah, memang kita harus berhemat karena sekarang biaya hidup tidak murah, tapi bukan berarti kita jadi pelit. Kita bisa jadi saluran berkat. Orang tadi

membutuhkan bantuan, anaknya sedang sakit dan harus dibawa ke dokter.

Mereka tidak mempunyai rumah apalagi uang jadi terpaksa menjadi

gelandangan,” kata Ibu.

Nah Adik-adik yang baik,

percayalah sekecil apapun bantuan yang kita berikan mungkin bisa sangat membantu orang yang benar-benar membutuhkannya. Jadi jangan ragu untuk membantu teman yang sedang kesusahan, karena Tuhan bisa memakai kita menjadi saluran berkat.

Jadilah

Berkat

(13)

Ayat

Sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama

seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.

Yohanes 13:15 Sabtu, 12 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau meneladani hal-hal yang baik. Aku mau menjadi anak yang takut akan

Tuhan dan menjadi berkat.

Amin.

“Sion, kenapa kamu selalu membantu Doni?” tanya Andi kepada Sion. “Karena Doni perlu dibantu.

Kasihan tiap hari Doni harus membantu orang tuanya berjualan di pasar. Pasti dia kesulitan mengatur waktu untuk belajar,” jawab Sion.

“Iya sih, tapi kamu kok bisa punya hati yang baik kaya gitu sih? Selalu mau menolong orang lain, aku salut deh sama kamu,” kata Andi. “Ah kamu bisa aja.

'Kan kita diajarkan untuk selalu saling menolong antar teman. Di sekolah, di gereja, bahkan di rumah pun aku selalu diingatkan untuk tidak mementingkan diri sendiri. Aku belajar dari ayah dan ibuku.

Mereka pun selalu membantu orang lain yang kesusahan,” ujar Sion.

Nah Adik-adik, mari kita belajar mengambil hal baik dari orang tua kita.

Banyak yang bisa kita jadikan panutan dalam hidup kita. Tuhan Yesus

mengajarkan kita untuk mengikuti teladan-Nya. Tuhan memberikan orangtua supaya kita bisa menerima kebaikan Tuhan melalui mereka.

Teladanilah hal baik yang adik-adik lihat dan rasakan, lakukan yang lebih baik lagi untuk orang-orang di sekitarmu.

Lakukan

B a i k Yang

(14)

Ayat

Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan.

Yosua 24:15c Minggu, 13 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau beribadah dengan keluargaku, memuji dan menyembah Engkau

dalam keluargaku.

Amin.

Adik-adik, siapa yang ingat cerita tentang Bapak Ayub? Hari ini kita mau belajar dari seorang tokoh Alkitab yang bernama Ayub. Bapak Ayub adalah seorang pembangun mezbah bagi keluarganya. Apa sih mezbah keluarga?

Mezbah keluarga adalah persekutuan keluarga yaitu ayah, ibu, anak-anak (seluruh keluarga) mengambil waktu bersama untuk bersekutu dengan Tuhan Yesus Kristus dalam puji-pujian, penyembahan, doa dan membaca Alkitab bersama-sama.

Bapak Ayub adalah seorang kepala rumah tangga yang memiliki perhatian terhadap kerohanian keluarganya.

Bapak Ayub memiliki 10 orang anak.

Setiap kali mereka selesai berpesta bapak Ayub memanggil anak-anaknya dan menguduskan mereka. Bapak Ayub juga mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka, sebagai permohonan ampun kepada Tuhan bagi anak-anaknya. Bapak Ayub membangun mezbah keluarga secara rutin dan menjadikannya sebagai gaya hidup.

Yuk Adik-adik, ingatkan ayah dan ibu untuk selalu membangun mezbah keluarga. Setiap hari Adik-adik bisa memuji Tuhan, saling mendoakan dan membaca Alkitab bersama-sama dengan seisi keluarga. Pasti akan sangat menyenangkan dan akan membantu Adik-adik semakin dekat dengan Tuhan.

Menyembah

Bersama

(15)

Ayat

"Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah

baik kepada orang yang membenci kamu;

Lukas 6:27 Senin, 14 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, ajar kami untuk tetap mengasihi sesama, sekalipun mereka membenci kami.

Amin.

Apakah kalian mengasihi ayah, ibu, kakek, nenek, kakak, adik, atau orang- orang yang mengasihi kalian juga?

Pasti jawabannya, “Iya dong!” Tapi bagaimana kalau dibalik, bisakah mengasihi mereka yang membenci, dan menyakiti kalian? Wah bisa putar-putar 7 keliling deh jawabannya.

Perhatikan Adik-adik, siapa sih yang mau menerima sesuatu hadiah cuma-cuma yang membuat hati kita senang? Contohnya orang tua yang memberi kado ulang tahun. Tentunya setiap anak senang menerimanya.

Namun, ada juga loh yang tidak mau terima kado itu, malah ada yang melemparkannya. Padahal ayah dan ibu memberi kado itu dengan penuh kasih.

Wah, ini tentu kurang ajar ya. Namun, orang tua, tetap saja mengasihi anaknya, mengapa? Karena orang tua itu ingin mengajarkan pada anaknya tentang kasih, seperti yang Tuhan Yesus ajarkan.

Nah, mungkin kalian juga pernah mengalami hal yang sama. Melakukan kebaikan kepada orang lain, tapi orang yang kita kasihi tidak mau menerimanya.

Bahkan mereka memusuhi kita. Kita juga mau menyenangkan hati Tuhan dengan belajar untuk mengasihi sesama kita, sekalipun mereka membenci kita.

Kalian adalah anak-anak Tuhan yang pasti bisa melakukannya.

Mengasihi

Musuh?

Apa Bisa?

(16)

Ayat

Tetapi Samuel yang muda itu, semakin besar dan semakin disukai, baik di hadapan TUHAN

maupun di hadapan manusia.

1 Samuel 2:26 Selasa, 15 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih untuk orang-orang yang menemani dan mengajarku. Aku

menghormati mereka.

Amin.

Sudah 1 tahun adik-adik belajar di rumah karena adanya COVID-19.

Banyak di antara Adik-adik yang kedua orang tuanya tetap bekerja di luar rumah mencari nafkah. Selama di rumah Adik-adik mungkin ditemani oleh kakek, nenek, bibi, atau paman.

Hal ini sama seperti Samuel yang dititipkan oleh ayahnya yang bernama Elkana dan ibunya yang bernama Hana kepada Imam Eli. Samuel dilatih untuk menjadi orang yang melayani Tuhan seumur hidupnya. Hal ini sesuai nazar yang diucapkan Hana kepada Tuhan ketika Hana berdoa meminta diberi seorang anak.

Samuel menjadi seorang pelayan Tuhan di bawah pengawasan Imam Eli.

Selama Samuel tinggal bersama Imam Eli sikap Samuel terhadap Imam Eli baik dan hormat.

Demikian pula Adik-adik, sebaiknya bersikap seperti Samuel. Selain hormat, taat dan mengasihi orangtua dan saudara kandung, kalian juga sebaiknya hormat, taat dan mengasihi orang- orang yang Tuhan tempatkan untuk mengajar dan menemani kalian setiap harinya. Walaupun mereka bukan keluarga inti kalian. Sehingga ketika kalian menjadi semakin besar, kalian semua semakin disukai oleh Tuhan dan juga oleh sesama.

MENGHORMATI

(17)

Ayat

Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau

beroleh pengertian.

Amsal 4:1 Rabu, 16 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku bersyukur untuk orang tuaku. Amin.

Salomo adalah raja Israel yang ketiga. Ia menggantikan ayahnya Raja Daud menjadi raja Israel di usianya yang masih muda. Raja Salomo terkenal karena hikmat kebijaksanaannya dalam mengambil keputusan. Banyak hal besar yang dilakukan oleh Salomo saat ia menjadi Raja Israel. Salomo membangun bait suci terbesar pada masanya.

Banyak keberhasilan yang diraih raja Salomo karena ia dikasihi Allah.

Raja Daud menjadi orang yang mempunyai andil dalam keberhasilan Raja Salomo. Sejak kecil Raja Salomo dididik oleh ayahnya untuk selalu hidup takut akan Tuhan. Mazmur 72 adalah rangkaian doa yang dinaikkan oleh Daud khusus untuk Salomo, anaknya. Doa yang dinaikkan oleh seorang bapa memiliki dampak yang panjang buat hidup anak-anaknya. Raja Daud memberikan teladan kepada Salomo untuk selalu bergantung kepada Tuhan. Raja Daud juga mengajarkan banyak hal kepada Salomo sehingga Salomo bisa menjadi seorang Raja yang hebat.

Adik-adik, bersyukurlah untuk setiap orangtua yang sudah Tuhan berikan. Mereka adalah perpanjangan tangan Tuhan untuk mendidik, mengajar dan mendoakan kalian sehingga kalian bisa menjadi orang-orang hebat di kemudian hari.

Tuhan Alat

(18)

Ayat

Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Lukas 1:37 Kamis, 17 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku percaya bahwa bagi-Mu tidak ada yang mustahil.

Amin.

Tita sedang menangis karena kucing kesayangannya naik ke atas pohon jambu yang sangat tinggi dan tidak bisa turun. Tita berkata pada ibunya bahwa ia tidak mungkin menyelamatkan anak kucingnya.

Sedangkan Roby sedang menangis kesal. Ia bercerita kepada ibunya bahwa balon yang baru saja dibelikan ibunya di pasar telah terbang ke angkasa karena tali balonnya putus dan tidak mungkin balon yang telah terbang tersebut kembali.

Adapula adik kakak yang sedang bertengkar memperebutkan stiker dan karena tidak ada yang mengalah, terus saling menarik stiker tersebut akhirnya robek. Stiker tersebut tidak mungkin menjadi utuh kembali.

Cerita-cerita di atas adalah contoh peristiwa yang dialami oleh anak-anak, yang menurut mereka hal tersebut tidak mungkin mereka dapat lakukan atau tidak mungkin mereka dapat memperbaikinya.

Kita manusia seringkali merasa banyak hal yang tidak mungkin dapat kita lakukan. Dalam hidup ini kita memang memerlukan Tuhan Yesus yang dapat melakukan sesuatu yang untuk kita itu mustahil. Bersama Tuhan Yesus segala sesuatu adalah mungkin. Jadi marilah kita selalu berharap pada Tuhan dan minta pertolongan Tuhan untuk setiap masalah yang adik-adik alami dalam hidup sehari-hari.

Tidak

Mungkin

(19)

Ayat

Maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit,

dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu.

Kejadian 28:12 Jumat, 18 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih sudah memilihku, aku percaya kepada-Mu.

Amin.

Yakub pergi ke Haran. Matahari telah terbenam, ketika ia tiba di suatu tempat untuk bermalam. Ia menemukan sebuah batu di tempat itu dan

meletakkan kepalanya di atasnya untuk tidur.

Yakub bermimpi ada sebuah tangga di atas tanah dan sampai ke langit. Ia melihat malaikat Allah naik turun tangga.

kemudian Yakub melihat Allah berdiri dekat tangga. Ia berkata, “Akulah, Allah nenek moyangmu Abraham. Akulah Allah Ishak. Aku memberikan tanah tempatmu berbaring sekarang kepadamu. Aku memberikan tanah itu kepadamu dan kepada anak-anakmu.

Engkau akan mempunyai keturunan sebanyak debu di bumi. Semua orang di bumi akan diberkati karena engkau dan keturunanmu. Aku bersamamu dan melindungi engkau ke mana pun engkau pergi. Aku akan membawa engkau kembali ke tanah ini. Aku tidak meninggalkan engkau hingga Aku melakukan yang Kujanjikan.”

Adik-adik, Yakub memang dipilih oelh Allah. Demikian juga dengan kita yang percaya kepada Tuhan Yesus.

Janji

Allah

(20)

Ayat

Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang

Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

Kejadian 28:22 Sabtu, 19 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau berhati-hati dalam hidupku. Aku mau menjaga hidupku dalam ucapan dan perbuatanku. Aku percaya Roh

Kudus-Mu yang memampukanku.

Amin.

Yakub bangun dari tidurnya dan berkata, “Aku tahu bahwa Allah ada di tempat ini, tetapi aku tidak tahu. Ini adalah tempat yang sangat agung. Inilah rumah Allah dan pintu gerbang ke sorga.”

Ia bangun, mengambil batu tempat kepalanya dan membuatnya berdiri. Ia mencurahkan minyak ke atas batu itu.

Dengan cara itu ia membuat batu itu menjadi tugu peringatan kepada Allah.

Kemudian Yakub membuat suatu perjanjian, “Jika Allah menyertai aku dan melindungi aku dalam perjalanan ini, dan Dia memberikan makanan dan pakaian kepadaku, dan aku kembali dalam damai ke rumah ayahku, maka Tuhan menjadi Allahku. Aku mendirikan batu ini sebagai batu peringatan, yang menunjukkan bahwa tempat ini kudus bagi Allah. Aku akan memberikan persepuluhan kepada Allah dari semua yang diberikan-Nya kepadaku.”

Adik-adik, Allah hadir di mana pun, bukan hanya di gereja. Bahkan Allah menyertai kita, di mana pun dan ke mana pun, Allah ada. Jadi, hati-hati dalam setiap tindakan dalam hidup kita, karena Allah ada.

Allah

Ada

(21)

Ayat

Lalu Yakub menceritakan kepada Rahel, bahwa ia sanak saudara ayah Rahel, dan anak Ribka.

Maka berlarilah Rahel menceritakannya kepada ayahnya.

Kejadian 29:12 Minggu, 20 Juni 2021

Doa

Terima kasih Tuhan Yesus selalu menyertaiku.

Amin.

Kemudian Yakub meneruskan perjalanannya. Ia melihat sebuah sumur di ladang, tempat domba minum air.

Yakub berkata kepada gembala itu,

“Saudara-saudara, dari mana kamu?”

Jawab mereka, “Kami dari Haran.”

Yakub mengatakan, “Apakah kamu mengenal Laban, anak Nahor?” Jawab mereka, “Kami mengenal dia.”

Yakub mengatakan, “Apa kabarnya?” Jawab mereka, “Ia sehat.

Segala sesuatu baik. Lihatlah, anaknya Rahel datang dengan domba-

dombanya.”

Rahel datang dengan domba ayahnya. Rahel ialah anak Laban, paman Yakub. Ketika Yakub melihat Rahel, ia pergi dan mengangkat batu itu dan memberikan air kepada domba-domba.

Kemudian Ia berkata kepadanya bahwa ia dari keluarga ayahnya. Ia berkata kepadanya bahwa ia anak Ribka. Jadi, Rahel lari ke rumah dan memberi tahu kepada ayahnya. Laban mendengar berita tentang Yakub, anak saudara perempuannya. Jadi, Laban berlari menemui Yakub. Laban memeluk dan membawa dia ke rumahnya. Yakub menceritakan semua yang terjadi padanya. Laban mengatakan, “Ya sesungguhnya, engkau keluargaku sendiri.” Jadi, Yakub tinggal bersama Laban sebulan.

Adik-adik, akhirnya sampai juga Yakub di rumah paman. Tuhan menyertai Yakub. Begitu juga dengan kita, Tuhan akan selalu menyertai kita.

Yakub

Tiba Di Rumah

Laban

(22)

Ayat

Tetapi pada waktu pagi tampaklah bahwa itu Lea! Lalu berkatalah Yakub kepada Laban:

"Apakah yang kauperbuat terhadap aku ini?

Bukankah untuk mendapat Rahel aku bekerja padamu? Mengapa engkau menipu aku?"

Kejadian 29:25 Senin, 21 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau melakukan sesuai dengan perkataanku.

Amin.

Pada suatu hari Laban berkata kepada Yakub, “Engkaulah keluargaku sendiri. Tidak baik bagimu terus kerja untukku tanpa dibayar. Apa yang harus kubayar?”

Laban mempunyai dua anak, Lea dan Rahel. Yakub berkata kepada Laban, “Aku akan bekerja tujuh tahun untukmu jika engkau mengizinkan aku menikahi Rahel.”

Laban mengatakan, “baiklah.”

Setelah tujuh tahun, Laban membuat pesta pernikahan bagi semua orang di tempat itu. Malam itu, Laban membawa anaknya Lea kepada Yakub.

Besok paginya Yakub melihat bahwa Lea ada bersamanya. Yakub berkata kepada Laban, “Engkau telah menipu aku. Aku bekerja keras untukmu agar aku dapat menikahi Rahel. Mengapa engkau menipu aku?”

Laban mengatakan, “Di negeri kami tidak diizinkan anak yang lebih muda kawin sebelum yang tertua kawin.

Teruskanlah untuk melakukan acara pernikahan selama seminggu penuh, dan aku akan memberi Rahel juga untuk kaunikahi, tetapi engkau harus melayani aku tujuh tahun lagi.”

Kemudian Laban memberikan Rahel sebagai istri kepadanya. Yakub bekerja pada Laban tujuh tahun lagi

Adik-adik, Laban menipu Yakub agar Yakub bekerja padanya. Kita tidak boleh begitu ya.

Menipu

(23)

Ayat

Lea mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ruben, sebab

katanya: "Sesungguhnya TUHAN telah memperhatikan kesengsaraanku; sekarang

tentulah aku akan dicintai oleh suamiku."

Kejadian 29:32 Selasa, 22 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku percaya Engkau memperhatikanku.

Amin.

Lea mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ruben, sebab katanya: "Sesungguhnya TUHAN telah memperhatikan

kesengsaraanku; sekarang tentulah aku akan dicintai oleh suamiku."

Allah melihat bahwa Yakub lebih mengasihi Rahel daripada Lea. Jadi, Ia memberkati Lea mempunyai anak, tetapi Rahel tidak mempunyai anak. Lea melahirkan seorang anak. Ia menamainya Ruben. Ia menamainya Ruben karena ia mengatakan, “Allah telah melihat kesusahanku. Suamiku tidak mengasihi aku. Jadi, sekarang mungkin suamiku akan mengasihi aku.”

Lea mengandung lagi dan mempunyai anaknya yang lain. Dia menamai anaknya Simeon. Ia berkata,

“TUHAN telah mendengar bahwa aku tidak dikasihi, jadi Ia memberikan anak ini kepadaku.”

Lea mengandung kembali dan mempunyai anak yang lain. Dia menamai anak itu Lewi. Ia berkata, “Sekarang pasti suamiku mengasihi aku. Aku telah memberikan tiga anak laki-laki

kepadanya.”

Lea melahirkan anak yang lain. Dia menamai anak itu Yehuda. Lea

menamainya demikian karena ia mengatakan, “Sekarang aku memuji Allah.” Lea berhenti melahirkan anak.

Adik-adik, Allah memperhatikan kesedihan hati Lea. Lea tidak dikasihi oleh suaminya, Yakub. Allah menghibur Lea dengan memberinya empat orang anak. Allah juga memperhatikan kesedihan hati kalian. Oleh sebab itu, kalian harus percaya kepada Tuhan Yesus yang sayang pada kalian.

Allah

Memperhatikan

(24)

Ayat

Ketika dilihat Rahel, bahwa ia tidak melahirkan anak bagi Yakub, cemburulah ia kepada kakaknya itu, lalu berkata kepada Yakub:

"Berikanlah kepadaku anak; kalau tidak, aku akan mati.”

Kejadian 30:1 Rabu, 23 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau menghindari perselisihan.

Amin.

Rahel melihat bahwa ia tidak bisa punya anak. Ia cemburu terhadap kakaknya, Lea. Jadi, Rahel berkata kepada Yakub, “Berikan kepadaku anak atau aku mati.”

Yakub marah terhadap Rahel dan berkata, “Aku bukan Allah.”

Rahel mengatakan, “Ini pelayanku Bilha. Jadikan dia, istrimu dan dia akan melahirkan anak untukku.”

Bilha melahirkan seorang anak laki-laki. Rahel mengatakan, “Allah telah mendengarkan doaku. Ia menentukan memberikan seorang anak kepadaku.”

Jadi, ia menamai anak itu Dan.

Bilha melahirkan lagi. Rahel mengatakan, “Aku bersaing keras dengan kakakku dan aku menang.” Jadi, ia menamai anak itu Naftali.

Lea melihat bahwa ia tidak lagi dapat mempunyai anak. Jadi, ia memberikan hambanya Zilpa kepada Yakub.

Kemudian Zilpa melahirkan seorang anak laki-laki.

Lea mengatakan, “Aku beruntung.”

Jadi, ia menamai anak itu Gad.

Zilpa melahirkan anak yang lain.

Lea mengatakan, “Aku sangat bahagia. Sekarang perempuan

mengucapkan selamat kepadaku.” Jadi, ia menamai anak itu Asyer.

Adik-adik, para istri Yakub saling bersaing, mereka berselisih karena ingin mendapatkan kasih dari Yakub.

Sebenarnya, suami istri itu pasangan tidak boleh memiliki istri atau suami lebih dari satu. Akibatnya terjadilah

pertengkaran.

Perselisihan Perselisihan

(25)

Ayat

Ketika Ruben pada musim menuai gandum pergi berjalan-jalan, didapatinyalah di padang buah dudaim, lalu dibawanya kepada Lea, ibunya.

Kata Rahel kepada Lea: "Berilah aku beberapa buah dudaim yang didapat oleh anakmu itu.”

Kejadian 30:14 Kamis, 24 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau belajar mengendalikan diri dengan mengutamakan Engkau.

Amin.

Sewaktu panen gandum, Ruben menemukan beberapa buah dudaim di ladang. Ia membawanya kepada ibunya Lea, tetapi Rahel berkata kepada Lea,

“Tolong berikan kepadaku beberapa buah dudaim dari anakmu.”

Lea menjawab, “Engkau telah mengambil suamiku. Sekarang engkau berusaha mengambil dudaim anakku.”

Rahel menjawab, “Jika engkau

memberikan dudaim anakmu kepadaku, Yakub boleh menemanimu malam ini.”

Yakub datang dari ladang malam itu. Lea berkata, “Engkau harus menemaniku. Aku telah membayar dengan dudaim anakku.”

Kemudian Allah mengizinkan Lea melahirkan anak kelima.

Dia berkata, “Allah memberikan upah kepadaku karena aku telah memberikan hambaku kepada suamiku.”

Jadi, ia menamai anaknya Isakhar.

Lea mengandung dan melahirkan anak keenam.

Dia berkata, “Allah telah memberikan pemberian yang indah kepadaku. Sekarang pasti Yakub menerima aku karena aku telah memberikan enam anak kepadanya.” Ia menamai anak itu Zebulon.

Lea melahirkan seorang anak perempuan. Dia menamainya Dina.

Adik-adik, Rahel lebih disayang oleh Yakub. Namun, ketika menginginkan dudaim, ia tidak dapat mengendalikan diri.

Dudaim

(26)

Ayat

Maka ia menamai anak itu Yusuf, sambil berkata: "Mudah-mudahan TUHAN menambah

seorang anak laki-laki lagi bagiku.”

Kejadian 30:24 Jumat, 25 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau Allah yang selalu mendengar doaku

Amin.

Rahel, istri Yakub berharap memiliki anak. Kemudian Allah mendengar doa Rahel. Allah membuat Rahel dapat mempunyai anak. Ia mengandung dan

melahirkan seorang anak laki-laki.

Ia berkata, “Allah telah mengambil aibku dan memberikan seorang anak kepadaku.” Jadi, Rahel menamai anak itu Yusuf. Rahel berkata: "Mudah-mudahan Allah menambah seorang anak laki-laki lagi bagiku."

Adik-adik, Rahel sangat menginginkan punya anak. Dia berdoa kepada Allah dan Allah menjawabnya. Rahel percaya kepada Allah. Oleh sebab itu, dia masih berharap untuk punya satu anak lagi. Bagaimana dengan kita

? Adik-adik berharaplah kepada Allah karena Allah kita adalah Allah yang mendengarkan doa kita.

Apa yang kamu inginkan, kamu boleh memintanya kepada Tuhan dalam doa.

Harapan

(27)

Ayat

Maka sangatlah bertambah-tambah harta Yakub, dan ia mempunyai banyak kambing domba, budak perempuan dan laki-laki, unta

dan keledai.

Kejadian 30:43 Sabtu, 26 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau rajin bekerja, aku percaya, Allah memberkatiku.

Amin.

Yakub berkata kepada Laban,

“Sekarang aku mau pulang ke rumahku.”

Laban berkata, “Katakan kepadaku yang harus kubayar kepadamu, dan aku memberikannya kepadamu.”

Yakub menjawab, “Aku mau mengambil setiap domba yang berbintik atau bergaris, kambing jantan yang hitam, kambing betina yang bergaris atau berbintik. Itulah menjadi bayaran untukku. Kelak, engkau dapat dengan mudah melihat apakah aku jujur.”

Laban menjawab, “Aku setuju dengan itu.”

Lalu Laban menyembunyikan semua kambing jantan dan betina yang

berbintik, semua domba hitam. Laban menyuruh anaknya untuk membawa semua ternak yang berbintik ke tempat lain.

Yakub menjaga semua ternak yang tinggal. Yakub memotong cabang yang hijau dari sejenis pohon cemara dan badam. Ia membuat beberapa garis putih pada kulit cabang kayu itu. Ia meletakkan cabang itu di depan kawanan ternak yang datang untuk minum, maka ketika beranak lahirlah yang berbintik, bergaris, atau hitam.

Yakub memisahkan ternak yang berbintik dan hitam dari ternak lain dalam kawanan. Yakub menjadi sangat kaya. Ia mempunyai kawanan besar, banyak hamba, unta, dan keledai.

Adik-adik, Tuhan memberkati Yakub yang rajin bekerja, sekalipun Laban berbuat curang.

Upah

(28)

Ayat

Tetapi ayahmu telah berlaku curang kepadaku dan telah sepuluh kali mengubah upahku, tetapi

Allah tidak membiarkan dia berbuat jahat kepadaku.

Kejadian 31:7 Minggu, 27 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus aku mau rajin bekerja karena Engkau yang menjaga upahku.

Amin.

Pada suatu hari Yakub mendengar anak-anak Laban berbicara, “Yakub telah mengambil segala sesuatu milik ayah kita. Ia telah menjadi kaya.”

Yakub memperhatikan bahwa Laban tidak lagi sebaik dahulu.

Allah berkata kepada Yakub,

“Kembalilah ke tanah airmu sendiri, tempat nenek moyangmu tinggal, Aku akan menyertaimu.”

Yakub berkata kepada Rahel dan Lea, “Aku telah melihat ayahmu marah terhadap aku. Dahulu ia selalu baik terhadap aku, tetapi sekarang tidak lagi. Kamu berdua tahu bahwa aku telah berusaha kerja keras untuk ayahmu, tetapi ia menipuku. Ia telah menukar upahku 10 kali, tetapi selama itu, Allah melindungiku dari semua penipuan Laban.

Allah menyuruhku supaya aku siap untuk kembali ke negeri tempatku dilahirkan.”

Rahel dan Lea menjawab Yakub,

“Ayah tidak memberikan kepada kami warisan apabila dia mati. Ia menjual kami kepadamu. Dia memakai semua uang yang seharusnya milik kami. Allah mengambil semua harta itu dari ayah kami, dan sekarang menjadi milik kita dan anak-anak kita. Jadi, engkau harus melakukan apa saja yang dikatakan Allah kepadamu.”

Adik-adik, Yakub sudah bekerja keras dan Allah memberikan upahnya.

Dijaga

ALLAH

(29)

Ayat

Pada waktu malam datanglah Allah dalam suatu mimpi kepada Laban, orang Aram itu, serta

berfirman kepadanya: "Jagalah baik-baik, supaya engkau jangan mengatai Yakub dengan

sepatah kata pun.”

Kejadian 31:24 Senin, 28 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus aku percaya kepada-Mu dan mau melakukan yang benar.

Amin.

Yakub bersiap untuk perjalanan pulang. Ia menaikkan anak-anak dan istri-istrinya ke atas unta. Mulailah mereka berjalan ke tanah Kanaan. Ia membawa segala sesuatu yang diperolehnya selama ia tinggal di Padan- Aram.

Pada waktu itu Laban pergi menggunting wol dari dombanya. Ketika ia pergi, Rahel masuk ke rumahnya dan mencuri berhala milik ayahnya. Yakub menipu Laban, pamannya itu. Ia tidak mengatakan kepada Laban bahwa ia berangkat. Yakub membawa

keluarganya dan segala sesuatu miliknya dan berangkat segera. Tiga hari kemudian Laban tahu bahwa Yakub telah lari.

Jadi, ia mengumpulkan orang- orangnya dan mulai mengejar Yakub.

Setelah tujuh hari, Laban menemukan Yakub dekat daerah perbukitan di Gilead.

Malam itu Allah datang kepada Laban dalam mimpi. Allah berkata,

“Hati-hati atas setiap kata yang engkau katakan kepada Yakub.”

Adik-adik, Laban mengejar Yakub tetapi Allah memperingatinya dalam mimpi agar Laban bersikap baik kepada Yakub. Yakub dibela Allah karena Yakub percaya Allah dan melakukan yang benar. Tuhan Yesus pun akan membela kalian, bila kalian percaya kepada Tuhan Yesus.

Allah

B e l a Yang

(30)

Ayat

Dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur

dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu.

Titus 2:7 Selasa, 29 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, aku mau belajar taat tentang firman-Mu. Amin.

Adik-adik, kali ini Kakak mau cerita tentang Timotius. Timotius adalah seorang hamba Tuhan. Dari kecil, Timotius sudah diajarkan tentang Tuhan Yesus oleh ibu dan neneknya. Cerita tentang Tuhan Yesus tersebut membuat Timotius semakin mencintai Tuhan Yesus.

Timotius menjadi orang yang taat dan ingin memberitakan firman Tuhan bagi setiap orang yang ada di sekelilingnya.

Timotius juga punya guru. Namanya Paulus. Bapak Paulus ini sering

mengirimkan surat kepada sahabat- sahabatnya. Suatu ketika, bapak Paulus mengirimkan surat kepada Timotius. Isi surat tersebut adalah untuk memberi dorongan kepada Timotius dalam memberitakan firman Tuhan.

Timotius menjadi hamba Tuhan yang dipakai Tuhan luar biasa karena

pengaruh dari keluarga dan gurunya.

Timotius selalu mengingat ajaran dan mematuhi nasehat yang diberikan oleh ibu Eunike, nenek Lois dan Bapak Paulus.

Nah adik-adik, yuk kita belajar seperti Timotius yang mau melakukan perbuatan-perbuatan baik yang dinasehatkan oleh orangtua dan juga gurunya. Percayalah adik-adik pasti bisa juga dipakai Tuhan dengan luar biasa.

T e l a d a n

ORANG TUA

(31)

Ayat

tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang

telah Kukatakan kepadamu.

Yohanes 14:26 Rabu, 30 Juni 2021

Doa

Tuhan Yesus, terima kasih untuk Roh Kudus-Mu yang selalu mengingatkanku, mengajarku, dan menuntunku untuk hidup benar di hadapan-Mu.

Amin.

Darren merasa sedih, karena merasa tidak mampu belajar online.

“Aduh, aku ga ngerti… nanya sama teman juga ga ada yang bisa bantu aku,” ujar Darren. Darren hampir putus asa. Tapi tiba-tiba Darren ingat, ada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus pasti bisa membantunya.

Jadi Darren melipat tangannya, menutup matanya, dan berdoa, “Tuhan Yesus, Darren bingung harus

bagaimana. Darren ga ngerti pelajaran ini, Tuhan. Tuhan Yesus tolong bantu Darren ya,” doa Darren. Setelah berdoa, Darren melihat ada Alkitabnya di sudut meja. Darren mengambilnya dan mulai membuka Alkitabnya.

Darren pun membaca Yesaya 48:17 yang berbunyi, “Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.”

Darren tahu pasti, Roh Kudus sedang mengingatkannya kalau Tuhan akan menuntun hidup Darren termasuk dalam hal belajar. Setelah itu, Darren mencoba membuka buku modul pembelajarannya. Banyak tulisan di sana, tapi Darren merasa harus membaca tulisan itu. Setelah dibaca, Darren pun akhirnya mengerti pelajaran itu. Darren sangat bersyukur kalau Roh Kudus benar-benar menuntun dan mengajar Darren apapun yang harus Darren tempuh.

Diingatkan

(32)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Dalam kebersamaan Ibadah Keluarga Malam ini, mari kita bersyukur dan beribadah : Naikkan pujian dan syukur, doa dan harapan, belajar dari Firman Tuhan dan melakukan apa yang

Mengutamakan Yesus dalam hidup berarti menggeser keakuan kita sendiri agar kita bukan hanya melihat janji Tuhan yang terjadi di dalam hidup dan kehidupan kita, melainkan kita

Lakukan segala sesuatunya kepada Tuhan karena kita mengasihi-Nya dengan segenap hati dan karena kita ingin menjadi sahabat Tuhan Yesus yang dekat di hati-Nya.. Maka, Tuhan

Apabila kita sungguh-sungguh mengasihi-Nya dengan segenap hati, kita pasti tahu apa- apa saja yang dapat menyenangkan hati Tuhan dan kita pasti akan melakukan segala cara

Pendeta: Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus, untuk memulai ibadah kita pada sore hari ini, marilah dalam hati kita bersama menghayati yang demikian, Pertolongan kami adalah di

Ketika kita percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi atas hidup kita tetap dalam kendali Tuhan, maka kita akan mampu mengarahkan pikiran kita untuk fokus hanya

Bagaimana dengan menjadikan Tuhan sebagai satu- satunya penyokong dalam hidup kita dapat memampukan kita untuk berbuah

“Kami merendahkan diri di hadapamMu ya Tuhan, dan mengaku, bahwa dalam hidup kami pada waktu yang lalu, kami tidak melakukan kehendakMu, dan kami telah melakukan