BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang pesat telah menjadikan perangkat komputer sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Sistem komputer umumnya digunakan sebagai pengolah data yang mampu menghasilkan informasi yang cepat, akurat dan tepat waktu. Dengan banyaknya kemudahan yang diperoleh dari optimalisasi penggunaan sistem komputerisasi tersebut, maka perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan penerapan sistem komputerisasi sebagai alat bantu yang mempermudah pengguna.
Dengan adanya perkembangan tersebut, petugas jumantik yang telah berpartisipasi melakukan pemeriksaan jentik nyamuk dengan menggunakan standarisasi kesehatan yang saat ini masih menggunakan media kertas serta mengisi formulir sebagai sistem implementasinya. Akan tetapi dalam penerapannya kertas-kertas formulir hasil pemeriksaan jentik menumpuk dan laporan yang diserahkan memakan waktu yang lama karena proses saling tunggu menunggu hasil data dari koordinator petugas jumantik ke puskesmas sebagai laporan.
Proses menunggu data hasil laporan dari koordinator yang menggunakan media kertas membutuhkan sebuah sistem untuk membantu para petugas jumantik agar mudah memberikan laporan hasil pemeriksaan. Oleh sebab itu, petugas jumantik pada layanan kesehatan lingkungan di puskesmas Pela Mampang sebenarnya membutuhkan suatu sistem input yang mudah di pahami, dapat mempercepat menyampaikan informasi data pemeriksaan dan pelaporan warga yang terkena DBD ke puskesmas, dan sistem pelaporan yang memudahkan bagi petugas jumantik. Dari hasil rekapituliasi puskesmas Pela Mampang didapatkan data jumlah penderita DBD tahun 2017 sebagai berikut :
Gambar 1.1 Data Jumlah Penderita DBD
Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di program Jumantik layanan kesehatan lingkungan dengan memilih judul “Sistem Informasi Administrasi Jumantik (Juru Pemantau Jentik) di Puskesmas Pela Mampang Berbasis Android”.
1.2 Identifikasi dan Perumusan Masalah 1.2.1 Identifikasi Masalah
Dari hasil survei maupun pengamatan maka ditemukan beberapa masalah yang dihadapi petugas jumantik dalam melakukan pemeriksaan dengan media kertas yang mengakibatkan penumpukan data dan kesulitan dalam memberikan informasi data kesehatan kepada puskesmas dengan cepat.
1.2.2 Perumusan Masalah
Dari hasil identifikasi masalah maka perumusan masalahnya yaitu :
a. Bagaimana cara mempermudah petugas jumantik dalam memberikan informasi hasil pemeriksaan jentik dan memberikan laporan ada warga yang terkena DBD kepada puskesmas dengan cepat ?
b. Bagaimana cara mempermudah puskesmas dalam menindaklanjuti laporan DBD ?
1.3 Ruang Lingkup Penelitian
Kegiatan penelitian ini dilakukan untuk membangun sistem informasi Administrasi Jumantik (Juru Pemantau Jentik), adapun ruang lingkup yang akan dibahas adalah :
a. Pembuatan sistem hasil pemeriksaan data rumah warga yang terdeteksi terdapat jentik nyamuk.
b. Pembuatan sistem laporan data warga yang terkena penyakit DBD.
c. Pembuatan jadwal penyemprotan untuk menindaklanjuti warga yang terkena penyakit DBD.
d. Pembuatan sistem laporan data keseluruhan hasil pemeriksaan jentik.
1.4 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dibuatnya sistem informasi jumantik ini untuk membantu kegiatan petugas jumantik agar tidak kesulitan dalam menyampaikan informasi pemeriksaan jentik dan informasi warga yang terkena DBD ke puskesmas, mempermudah mengelola informasi data hasil pemeriksaan jentik di rumah warga dan pengawasan yang dilakukan oleh petugas jumantik.
1.5 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diharapkan pada sistem informasi ini adalah :
a. Bagi instansi, dapat mempermudah kinerja para petugas jumantik dan mempermudah kinerja bagian administrasi layanan Jumantik Puskesmas Pela Mampang.
b. Bagi peneliti lain, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran kepada peneliti lain atau para akademis yang akan mengambil tugas akhir dalam kajian yang sejenis sekaligus sebagai referensi penulisan.
c. Bagi penulis, dapat berguna dalam menambah wawasan pengetahuan baik teori maupun praktek dan memperluas pengalaman dalam penelitian sistem informasi khususnya tentang laporan layanan kesehatan lingkungan.
1.6 Luaran yang diharapkan
Luaran yang diharapkan dari perancangan Sistem Informasi Administrasi Jumantik ini adalah tidak ada lagi keterlambatan dalam memberikan laporan dan mempermudah kinerja para user untuk input data, sekaligus dapat menindak lanjuti lingkungan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
1.7 Sistematika Penulisan
Dalam penulisan laporan proposal ini, penulis memaparkan beberapa bab dan sub-subnya tentang pendahuluan, landasan teori, analisis sistem berjalan serta penutup. Sistematika penulisan laporan proposal skripsi sebagai berikut :
BAB 1 PENDAHULUAN
Pada bab ini menjelaskan tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, ruang lingkup penelitian, tujuan dan manfaat penelitian, luaran yang diharapkan dan menjelaskan sistematika penulisan laporan proposal skripsi ini.
BAB 2 LANDASAN TEORI
Pada bab ini berisi teori-teori yang berkaitan dengan permasalahan yang diambil sebagai pendekatan dalam menganalisis sistem berjalan berisi penguraian mengenai teori-teori yang menunjang dalam penyusunan dan penulisan tugas akhir ini.
BAB 3 METODE PENELITIAN
Bab ini akan membahas tentang kerangka pikir penelitian beserta penjabaran langkah-langkah penelitian yang digunakan sebagai pemecah permasalahan penelitian, serta alat bantu penelitian untuk mencapai tujuan penelitian.
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
Bab ini memberikan informasi mengenai implementasi hasil perancangan program dan analisa terhadap sistem.
BAB 5 PENUTUP
Bab ini memberikan informasi mengenai simpulan dari penelitian dan juga saran penelitian.
DAFTAR PUSTAKA RIWAYAT HIDUP LAMPIRAN