Mineralisasi Logam Dasar di Daerah Cisungsang Kabupaten Lebak, Banten.
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Mineralisasi di daerah Taran terbentuk pada sistem epitermal dengan karakteristik ubahan hidrotermal pervasive terdiri atas kuarsa-illit- monmorilonit-kaolinit ± pirit,
Berdasarkan perhitungan statistik dari unsur logam dalam conto tanah, menunjukkan adanya anomali Au terutama menempati bagian timur yang berhubungan dengan mineralisasi
Indikasi mineralisasi pada daerah ini ditemukan berupa breksi hidrotermal dan urat kuarsa pada batuan lava andesitik sisipan breksi tufaan yang mengalami ubahan
Mineral bijih yang berasosiasi dalam endapan emas epitermal sulfidasi rendah di Paningkaban adalah spalerit (Sph), pirit (Py), kalkopirit (Cpy), galena (Gn) dengan kemelimpahan
Mineral pirit, kalkopirit, hematit, galena dan sphalerit hematit dan magnetit dijumpai di zona silisifikasi dan zona masif sulfida yang mengikuti jalur struktur
Mineral bijih yang berasosiasi dalam endapan emas epitermal sulfidasi rendah di Paningkaban adalah spalerit (Sph), pirit (Py), kalkopirit (Cpy), galena (Gn) dengan kemelimpahan
Berdasarkan perhitungan statistik dari unsur logam dalam conto tanah, menunjukkan adanya anomali Au terutama menempati bagian timur yang berhubungan dengan mineralisasi
Penyelidikan terdahulu yang dilakukan di beberapa daerah yang ada di Pegunungan Selatan Jawa Timur menemukan beberapa indikasi mineralisasi berupa ubahan batuan maupun