• Tidak ada hasil yang ditemukan

4/15/2012. Minggu 8 : REMOTE SENSING (Penginderaan Jauh) Outline : Sumber bacaan. Sumber bacaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "4/15/2012. Minggu 8 : REMOTE SENSING (Penginderaan Jauh) Outline : Sumber bacaan. Sumber bacaan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

Minggu 8 : REMOTE SENSING (Penginderaan Jauh) Outline :

a. Definisi

b. Sumber energi/gelombang elektromagnetik c. Sejarah perkembangan remote sensing Remote Sensing Pasif

a. Interaksi energi dengan atmosfer b. Interaksi energi dengan obyek c. Scanner & Sensor

d. Penyiaman (scanning), Perekaman Data &

Peyimpanan data satelit dijital

Sumber bacaan

• Robert A. Schowengerdt : Remote Sensing: Models And Methods for Image Processing

(http://books.google.co.id/books?id=KQXNaDH0X- IC&pg=PA2&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false)

• John A. Richards. 1993. : Remote sensing digital image analysis.

Springer Verlag

• Introduction to remote sensing (Natural Resources Cana), http://www.nrcan.gc.ca/earth-sciences/geography-boundary/remote- sensing/fundamentals/1924

• Dr. S. C. Liew. Centre for Remote Imaging, Sensing and Processing National University of Singapore : What is remote sensing (http://www.crisp.nus.edu.sg/~research/tutorial/rsmain.htm)

• Precision Agriculture (http://www.amesremote.com/)

Canada Centre for Remote Sensing (http://ccrs.nrcan.gc.ca/index_e.php)

NASA : Remote Sensing Tutorial (http://rst.gsfc.nasa.gov/)

Remote Sensing Net (http://remote-sensing.net/index.html)

European Space Agency

(http://www.eduspace.esa.int/subdocument/default.asp?document=353)

ALOS (http://alos-us.blogspot.com/2008/04/prism-sensor.html

http://www.esa.int/esaMI/Eduspace_Earth_EN/SEMQQ5UTGOF_0.html

http://www.satimagingcorp.com/satellite-sensors/worldview-2.html

2011 Lilik B.Prasetyo 3

Sumber bacaan

(2)

A. Definisi Remote Sensing

Definisi :

• Ilmu untuk memperoleh informasi mengenai benda/obyek di atas permukaan pemukaan bumi dengan menggunakan alat

(pesawat/satelit) tanpa menyentuh benda/obyek yang menjadi target..

• Pengukuran/pengumpulan informasi suatu obyek di atas permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan obyek yang dipelajari

Receiving Station

Komponen Remote Sensing

SATELIT Radar

B: Sumber energi remote sensing:

Ultraviolet – Microwave (pendek->panjang)

Cahaya matahari dan yg dipantulkan bumi dapat dibagi berdasarkan panjang gelombangnya

Infrared Wavelength

Gamma

Rays X-Ray Ultraviolet Microwave TV/Radio

The Electromagnetic Spectrum (EMS)

(3)

7

Sumber energi Remote Sensing : Gelombang Elektromagnetik a. Karakter Gelombang

Karakter gelombang dapat dilihat dari panjang gelombang/frekuensi

• Panjang gelombang

• Frekuensi

• Amplitudo

Time (t)

lu = c l = Panjang gelombang, u = Frekuensi, C = Kecepatan cahaya

8

 Energi cahaya berkaitan dengan frekuensi :

E =hu

E= Energy, u= Frekuensi, h= a Konstanta, 6.626 x 10-34

 Cahaya dengan panjang gelombang besar mempunyai gelombang yg panjang, energi rendah.

 Sinar X, gelombangnya pendek, energinya besar

 Gelombang mikro (Microwaves), gelombangnya panjang, berenergi rendah

Spektrum gelombang Elektromagnetik

Gelombang Radio

Radar

Infra merah, UV Cahaya Tampak (B&R = fotosintesa,

Fotografi)

Sinar X

Sinar Gamma PANJANG GELOMBANG FREKUENSI APLIKASI (meter) (Hz)

Kecil

Besar ENERGI

(4)

1. Red : 0.620 - 0.700 m 2. Orange : 0.592 - 0.620  m 3. Yellow : 0.578 - 0.592  m 4. Green : 0.500 - 0.578  m 5. Blue : 0.446 - 0.500  m 6. Violet : 0.400 - 0.446  m

RENTANG SPEKTRUM CAHAYA TAMPAK/

VISIBLE LIGHT

Berkaitan dengan energi panas (gelombang panjang) yg dipantulkan obyek (bumi) RENTANG SPEKTRUM INFRA RED

RADAR Band P, L, S, C, X, Ku, K, Ka RENTANG SPEKTRUM MICROWAVE

(5)

13 C Sejarah Perkembangan

REMOTE SENSING

• 1826 – Photograph Pertama

http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_photogra phy

• 1858 - Photo pertama dari balon udara (http://www.papainternational.org/history.asp)

• 1903 - Pesawat pertama

• 1909 Photo pertama dari pesawat

(http://northstargallery.com/aerialphotography/hi story%20aerial%20photography/history.htm

• 1903-4 – Photo infrared film

• Perang dunia I and II

• 1960 - Program Ruang angkasa

Photograph pertama

Joseph Niepce/1826) Louis Daguerre (1839)

Photograph dari balon udara pertama :

http://www.papainternational.org/history.asp

1858, by French photographer and balloonist, Gaspar Felix Tournachon Ketinggian : 80 m

(6)

Photograph dari pesawat/roket pertama :

http://northstargallery.com/aerialphotography/history%20aerial%20photography/wwi.jpg

LANDSAT

SPOT 4

NOAA

QUICKBIRD IKONOS

TIPE SATELIT

FENG YUN

REMOTE SENSING PASIF

a. Interaksi energi dengan atmosfer

b. Interaksi energi dengan obyek c. Sensor (bands)

d. Penyiaman (scanning) &

peyimpanan data satelit dijital

(7)

19

A. Interaksi gelombang elektromagnetik dengan Atmosfer

Perpendaran (Scattering) : Partikel atau molekul gas di atmosfir yg berukuran besar berinteraksi dengan cahaya

-> menyebabkan perubahan arah dari cahaya

20

PERPENDARAN (SCATTERING)

Raleigh scattering

Partikel debu yg sangat kecil, molekul Nitrogen dan Oksigen.

Dominan di atmosfger ian atas

Partikel lebih kecil dari panjang gelombang cahaya

Gelombang pendek lebih banyak berpendar

Pada Siang hari (arah datang sinar tegak lurus), lebih banyak sinar biru (gelombang pendek), yang sampai ke bumi.

Sebaliknya waktu sore/pagi (sudut datang matahari miring) : lebih banyak gelombang panjang (kuning/merah), sampai di bumi

21

PERPENDARAN (SCATTERING)

Non-Selective Scattering

Partikel besar (titik-titk air, debu berukuran besar)

Semua panjang gelombang berpendar (Scattered)

Mie Scattering

Partikel berukuran sama dengan gelombang cahaya (Debu, tepung sari, asap, uap air)

Gelombang panjang lebih terpengaruh

(8)

22

ABSORPSI (ABSORPTION)

Mekanisme lain yang terjadi bila gelombang cahaya melewati atmosfer :

Ozone

Menyerap radiasi ultraviolet

Carbon dioxide (CO2) Menyerap radiasi infrared jauh

Water vapor (Uap air)

(menyerap gelombang panjang infra merah dan gelombang pendek/ mikrowave)

23

B. INTERAKSI CAHAYA DENGAN OBYEK

Cahaya berinteraksi dengan obyek dalam berbagai bentuk

Incident (I) : Cahaya datang :

Absorption (A);

Transmission (T); and Reflection (R).

PANTULAN/REFLEKSI

Permukaan yg halus : Semua/hampir semua energi

Specular or mirror-like reflection

(9)

25

Diffuse

PANTULAN/REFLEKSI

Diffuse reflection

Apabila permukaan kasar, gelombang cahaya dipantulkan ke segala arah.

26

INTERAKSI CAHAYA DENGAN OBYEK

DAUN:

Chlorophyll menyerap banyak radiasi Merah dan Biru, tapi memantulkan hijau.

Pada saat pertumbuhan sempurna, daun tampak lebih hijau karena banyak kandungan khloropilnya (lebaih banyak B &

R yang diserap) VEGETASI

27

Air bening Air keruh AIR :

Gelombang biru lebih banyak dipantulkan dari pada gelombang merah dan hijau, sehingga Air kelihatan biru.

Bila ada suspensi terlarut, maka gelombang biru akan lebih banyak dipantulkan, sehingga air yang keruh kelihatan lebih terang.

Keberadaan sediment (S) akan mempengaruhi pola reflektansi. Air keruh akan mempunyai nilai reflektansi yang mirip dengan air dangkal.

INTERAKSI DENGAN OBYEK

AIR

(10)

28

PANTULAN DAN PANJANG GELOMBANG

• Objects berbeda memantulkan panjang gelombang yg berbeda.

– Ex. T-shirt merah.

• Hanya gelombang merah yang dipantulkan.

– Ex. vegetasi

• NIR dan hijau yang dipantulkan

• Note:

Mata memiliki keterbatasan untuk melihat spectrum cahaya, hanya pada selang 0.4 – 0.7 um.

Sedangkan sensor dapat menangkap semua panjang gelombang.

29 Dengan memahami sifat reflektansi setiap benda kita bisa membedakan benda tsb, hanya dengan membandingkan reflektansinya pada gelombang tertentu.

Misal : air akan susah dibedakan dengan vegetasi bila hanya menggunakan daerah tampak, namun akan dengan mudah dibedakan bila memakai infra red.

INFRA RED REGION VISIBLE LIGHT

REGION

MEMBEDAKAN OBYEK YG BERBEDA

Kurva reflektansi

(11)

C. Scanner & Sensor

• Setiap satelit mempunyai alat untuk melakukan penyiaman/scanning yg disebut Scanner

• Scanner biasanya memiliki beberapa sensor

• Setiap sensor memiliki kemampuan untuk merekam reflektansi gelombang cahaya dengan panjang gelombang tertentu

https://www.e-education.psu.edu/rsforgis/node/494

Push broom : SPOT, IRS, QuickBird, OrbView, dan IKONOS Whisk broom : Landsat

Scanner

Teknik scanning mempengaruhi proses pengolahan citra yang dihasilkan:

Pushbroom mengambil citra Dalam bentuk linear, menimbulkan distorsi di kedua ujung citra.

Whiskbroom merekam data per pixel, menyebabkan kerumitan dalam menggabungkan

Individu pixel

Sensor :

Alat yang digunakan untuk merekam reflektansi gelombang elektromagnetik dari obyek

Tipe sensor sangat berkaitan dengan tujuan satelit diluncurkan

Pemilihan sensor didasarkan kepada pemahaman pola reflektansi gelombang EM dan sifat/karakter dari obyek yang dikaji

Resolusi Spectral :

Besaran yang merujuk pada lebar Bands/kanal yang dapat dideteksi oleh sensor. :

http://maic.jmu.edu/sic/rs/resolution.htm

(12)

Pertimbangan penentuan sensor : Absorbsi Atmosfer: Optical-Radio window

http://amazing-space.stsci.edu/resources/explorations/groundup/lesson/basics/g17b/

Pola reflektansi

The Electromagnetic Spectrum (EMS) Blue Green Red

Near IR

Middle IR

Middle IR

Thermal IR LANDSAT

(13)

Resolusi Spectral & Sensor satelit

Resolusi Spectral & Sensor satelit

D. PEREKAMAN & PENYIMPANAN DATA

• Proses perekaman

• Proses penyimpanan

• Transfer data dari satelit ke receiving station

• User menggunakan data

(14)

Perekaman data

http://www.nrcan.gc.ca/earth-sciences/geography-boundary/remote-sensing/fundamentals/1124

Penempatan orbit satelit bervariasi sesuai dengan desain /misi Satelit :

Geo stationery

Sun synchronized Near polar orbit

Geo stationer : meliput permukaan bumi yang sama pada periode waktu yang berbeda-beda

Sun synchronized : meliput permukaan bumi yang berbeda pada waktu yang sama

Resolusi Temporal :

besaran yang merujuk pada frekuensi dari satelit mengambil data pada tempat yang sama

Equitorial orbit

http://satellites.spacesim.org/english/anatomy/orbit/polar.html

Tipe Orbit & Perbedaan Perekaman

Geo-stationer

• Meliput permukaan bumi yang sama, setiap saat

Posisi satelit

• Geostationery Earth Orbit (35 786 km)

SWATH Cakupan sangat luas Pixel kasar

Equitorial

• Meliput permukaan bumi yg berada di sekitar ekuator

Posisi Satelit

• Medium earth Orbit Equitorial (23 222 km)

SWATH : Cakupan luas Pixel kasar

Near Polar

• Meliput seluruh permukaan bumi pada jam yang sama

Posisi Satelit

• Low earth Orbit Polar ( 760 km)

SWATH Cakupan sempit Pixel halus

Near Polar Orbit : LANDSAT

(15)

43

Digital Images

• Data digital direkam dalam bentuk regular grid of PICTURE ELEMENTS or PIXELS

• Disimpan dalam layer terpisah (or CHANNELS or BANDS), mewakili panjang gelombang yg berbeda

• Tiap layer adalah gradasi warna hitam ke putih,

• Kombinasi 3 layer dapat memunculkan gambar berwarna (RGB).

44

PEREKAMAN &

PENYIMPANAN DATA Data direkam per band Komputer dengan kemampuan 8 bit data, maka :

Data terkecil/nilai pixel terkecil : 0

Data terbesar/nilai pixel terbesar : 255

Resolusi Spatial : Besaran yang menunjukkan ukuran obyek di bumi yang dapat dideteksi sensor

Resolusi Radiometric:

Level digital yang digunakan untuk merepresentasikan obyek.

BIL : Band Interleaved by Line

BIP : Band Interleaved by Pixel

BSQ : Band Sequentional

PEREKAMAN &

PENYIMPANAN DATA

(16)

http://atthur-gis.blogspot.com/2011/04/digital-image-data-formats.html

Peyimpanan Data di Receiving Stations

• Pare-pare, South Sulawesi

• Biak Island, Papua

• Pekayon - Jakarta

• Rumpin, West Java

Parepare South Sulawesi Remote Sensing Receiving Station

(17)

Rumpin - West Java

LAPAN Tubsat – Microsat and Terra,`Aqua MODIS Receiving Station

Geo Stationery Satellite

LANDSAT (Kebun Raya dan sekitarnya))

(18)

IKONOS (Kebun Raya)

IKONOS (Kebun Raya)

IKONOS (Kebun Raya)

(19)

Jalur Terbang Area of Interest

4.20821 LU 117.21833 BT

E.5

LANDSAT 7 ETM+ (aq. 20 Maret 2006) E.6

4.20936 LU 117.22592 BT E.6

Referensi

Dokumen terkait