KEAMANAN
MAKANAN
Makanan jajanan
atau
street food
menurut
FAO : didefisinisikan sebagai makanan
dan minuman yang dipersiapkan
dan/atau dijual oleh pedagang kaki lima
di jalanan dan di tempat-tempat
keramaian umum yang
langsung dimakan atau
dikonsumsi tanpa
Makanan
jajanan
Makanan jajanan (
street food
)
sudah menjadi bagian yang
tidak terpisahkan dari
kehidupan masyarakat,
baik di perkotaan maupun
di pedesaan
.
Konsumsi makanan jajanan di
masyarakat terus meningkat
krn terbatasnya waktu
SYARAT MAKANAN JAJANAN ANAK
Sehat Bersih Aman
Memenuhi kebutuhan gizi anak
Tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan
Bahan
Berbahaya
Fisik, seperti tanah, karet, plastik, rambut, dll
Kimia (bahan kimia yang seharusnya tidak boleh ditambahkan dalam makanan) seperti borax, pewarna textil, formalin
Bahaya Fisik
Benda asing seperti rambut, kuku,
perhiasan, serangga mati, batu atau
kerikil,
Bahan kimia yang biasa
Bahan kimia yang biasa
ditambahkan dalam
ditambahkan dalam
makanan (BTP)
makanan (BTP)
Pewarna
Pemanis
Pengawet
Penyedap rasa
Pengenyal
Contoh Bahan Tambahan
Contoh Bahan Tambahan
Pangan (BTP)
Pangan (BTP)
1. Pewarna makanan
- buatan : tartazin, sunset yellow
- alami
: karamel, klorofil,
kurkumin
2. Pemanis buatan, contohnya aspartam
3. Pengawet, contohnya Na-benzoat
4. Penyedap rasa, contohya Mono
Sodium Glutamate (MSG)
SYARAT PENAMBAHAN BTP
DOSIS HARUS SESUAI !
DOSIS HARUS SESUAI !
TIDAK BOLEH BERLEBIH !!!
Keunggulan
makanan jajanan
adalah : murah dan
mudah didapat,
serta cita rasanya
yang enak dan cocok
dengan selera
Makanan jajanan kaki
lima ternyata dpt
menyumbang asupan
energi bagi anak sekolah
sebayak 36%, protein
29% dan zat besi 52%
peran penting mkn
Namun , keamanan makanan
jajanan tsb dari segi
mikrobiologis maupun kimiawi
masih dipertanyakan ?!
Keamanan makanan jajanan yang
perlu dicermati adalah :
penggunaan pewarna
pemanis
pengawet
kandungan mikroba, dan
Hasil Penelitian menunjukkan :
Cemaran mikrobiologis bakteri
Salmonella Paratyphi A
(penyebab typhus) terditeksi di
25% 50% sampel minuman
yang dijual di kaki lima.
Bakteri ini mungkin berasal
dari air atau es batu yang tidak
dimasak terlebih dahulu
Cemaran kimiawi
pada
makanan jajanan kaki lima
adalah penggunaan Bahan
Tambahan Pangan (BTP)
ilegal/tdk diijinkan yaitu :
Borax
(pengempal yg
mengandung logam berat
Boron)
Formalin (
pengawet
Rhodamin B
( pewarna merah tekstil),
dan
methanil yellow
(pewarna kuning tekstil)
racun bagi tubuh
Sakarin dan Siklamat, Pemanis
sintetis
Bahan-bahan ini dapat terakumulasi
pada tubuh manusia dan bersifat
karsinogenik
yg dlm jangka panjang
menyebabkan
kanker dan tumor
PRODUK –PRODUK YG TIDAK AMAN
SAOS TOMAT
Dari Hasil Penelitian Jur. THP FTP Unibraw :
Saos Tomat dari 5 merk sampel :
2 sampel pewarna Rhodamin B dan 1 sampel
Amaranth
CILOK
Cilok
mkn
yg
sangat
disukai anak-anak sekolah
Cilok positif mengandung
boraks
( 6 dari 16 sampel
yg diteliti)
Boraks ( =
Bleng
)
pengenyal
makanan,
banyak
juga
digunakan
untuk krupuk
Cilok dimakan bersama
BAKSO, MIE BASAH DAN TAHU
KUNING
5 sampel bakso mengandung boraks
4 sampel mie basah terditeksi
mengandung formalin
3 Sampel tahu kuning terditeksi
KERUPUK
Kerupuk berbahan dasar tapioka/kanji
yang berwarna merah
dari 3 sampel 2
positif menggunakan pewarna yang
dilarang yaitu Rhodamin B dan Amarant
Kerupuk berbahan baku terigu dan beras
(gendar) agar mengembang di tambahkan
garam Bleng = boraks
Minuman Rasa Buah dan Jelly Drink
Dari 4 sampel minuman rasa buah, 3
sampel mengandung NaBenzoat > 600 ppm
Dari 4 sampel minuman jelly, 2 sampel
mengandung Na Benzoat > 600 ppm,
European Union : Batas Na Benzoat 300
ppm
Semuanya mengandung pemanis sakarin
MEMILIH JAJANAN YANG SEHAT
Pastikan mkn atau jajanan bersih
bgm
mkn disiapkan dan disajikan jg bhn baku yg
dipakai hrs bersih
hindari mkn yang mengandung atau
memakai zat-zat tambahan, spt zat
pemanis, pengawet, penyedap, dan
pewarna buatan, jg zat bbahaya lainnya.
Hindari jajanan yg kelewat manis dan
berwarna mencolok.
Hindari makanan yang tidak segar.
Kurangi frekuensi jajan anak dalam sehari
atau seminggu
Supaya tdk ketagihan jajan (
Snackaholic
)jangan memberi jajanan sebagai hadiah atau ungkapan sayang
Terapkan kebiasaan sarapan pagi sblm brkt
sekolah
Biasakan membawa bekal mkn dari rumah dgn
menu yg bervariasi
Dampingi anak saat menonton iklan jajanan di TV
sambil memberi pengertian sisi baik dan buruknya.
Bimbing anak untuk memilih makanan dengan
Mengapa tidak boleh
digunakan ?
Berakibat buruk bagi kesehatan
1. Akibat penggunaan boraks adalah
pada penggunaan yang
berulang-ulang akan terjadi penimbunan pada
otak, hati dan jaringan lemak
2. Akibat penggunaan formalin
adalah muntah darah, diare, kanker
paru, kejang-kejang, kencing darah
sampai kematian.
Lanjutan…
3. Akibat penggunaan Rhodamin B dalam waktu lama (kronis) dapat menyebabkan radang kulit alergi, dan gangguan fungsi hati/kanker hati.
4. Akibat penggunaan Methanil Yellow dalam
waktu lama dapat menyebabkan kanker pada saluran kemih dan kandung kemih.
5. Akibat penggunaan pemanis buatan dalam jangka waktu yang lama dapat
mengakibatkan kanker. Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88, sebenarnya sakarin dan siklamat hanya
boleh digunakan dalam pangan yang khusus ditujukan untuk orang yang menderita
merupakan masalah kesehatan
masyarakat yang utama di banyak negara
Terjadinya dapat berupa kontaminasi baik
dari bahan baku, penjamah makanan yang
tidak sehat, atau peralatan yang kurang
Gizi buruk dan gangguan
pertumbuhan dan perkembangan pada
anak-anak adalah dua konsekuensi
serius yang dapat ditimbulkan oleh
berulangnya episode food diseases.
Diare merupakan gejala umum dari
penyakit bawaan makanan yang
mudah dikenali.
Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun
2001 menemukan bahwa diantara 100
000 balita terdapat 75 anak balita
Bahaya Biologis
Karena mikroba (bakteri)
Karena binatang (lalat, tikus, kecoa, dll)
rendahnya kondisi hygiene dan sanitasi
Apa yang bisa dilakukan?
Peran serta guru:
1. Guru berperan dalam mengawasi kantin
sekolah melalui kegiatan Usaha Kesehatan
Sekolah (UKS), yaitu mengawasi pangan
apa yang dijual, kebersihan kantin, serta
memberikan pelatihan bagi petugas kantin.
2. Guru berperan dalam memberikan
Hasil Penelitian di Amrik thd
anak-anak yang suka jajan lebih
dari 4 x dlm seminggu
tinggi
resiko thd penyakit degeneratif
Mkn jajanan umumnya tinggi
tepung, gula lemak, garam dan
kolesterol
mengakibat :
Jangka Pendek : Obesitas
(kelebihan BB)
Jangka Panjang : hipertensi,
Peran serta penjual pangan:
1. Penjual hanya boleh menggunakan BTP yang diijinkan dan tidak melebihi batas maksimum yang dipersyaratkan,serta tidak boleh menggunakan pewarna ataupun bahan berbahaya yang dilarang penggunaannya pada pangan.
Peran ortu sangat penting dlm perhatian
dan pengawasan makanan anak
Sekolah dan Pemkot /Dinas Pendidikan
(Disdik) perlu menggiatkan kembali UKS
(Usaha Kesehatan Sekolah) dan keberadaan
kantin sekolah yang sehat dan bersih.
BPOM dan pihak yang berwenang perlu
Kesimpulan
Kesimpulan
1.
Makanan jajanan memegang peranan
yang cukup penting dalam memberikan
asupan energi dan gizi bagi anak–anak
usia sekolah.
2.
Jajanan yang tersedia di sekolah herus
memenuhi syarat halal, sehat, aman, dan
bersih
3.