• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 85/PMK.010/2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 85/PMK.010/2016"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 85/PMK.010/2016

TENTANG

PERUBAHAN AAS PEATURAN MENTERI KEUANGAN

NOMOR 118/PMK.011/2012 TENTANG PENETAPAN TARIF BEA MASUK DALAM RANG KA AAN-KOREA REE TADE AREA (AKFTA)

Menimbang

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

a. bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.011/2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk

Dalam Rangka AAN-Koea ee rade Area (AKTA),

Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan tarif bea masuk atas impor barang dalam kerangka kejasama ekonomi menyeluruh antar Pemerintah Negara-Negara Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan Republik Korea;

b. bahwa Menteri Perindustrian melalui surat Nomor:

276/M-IND/3/2016 tanggal 24 Maret 2016 hal Tindak Lanjut Pembahasan Tarif vfost Favoured Nations Produk Logam, antara lain menyampaikan bahwa tarif Most

Favoured Nations produk logam dalam persetjuan

ASEAN-Koea Fee rade Area (AKFTA) tetap mengacu

pada tarif ost Favoued Nations yang telah disepakati

dalam persetujuan AAN-Korea Free Trade Aea

(AKFTA);

(2)

c. bahwa Menteri Perdagngan melalui surat Nomor: 330 /M­ DAG /SD/ 4/2016 tanggal 14 April 2016 hal Permohonan

Peubahan Peraturan Menteri Keuangn Nomor

. 118/PMK.011/2012 Sesuai Dengan Komitmen Persetujuan AKTA, meympikan usulan peubahan Peraurn Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.011/2012 tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka ASN-oea ree rade Area ATA) agar sejalan dengan komitmen Indonesia dalam Persetujuan ASN-Korea ree rade Aea

AKTA);

d. bahwa guna memenuhi komitmen Pemerintah Republik Indonesia sesui Perseujuan Perdagangan Barang Dalam Persetjuan Kerangka Keja Mengenai Kejasama Ekonomi Menyeluruh Antr Pemerintah Negara-Negra Anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara dan Republik Korea (Agreement on rade in oods Under the ramework Ageement on Compehensive Economic Coperation Among

e ovenmens f e Member Countries f e Association

of South Est Asian Nations and e Rpublic f Kore) yang telah disahan dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2007, perlu melakukan penyempunaan terhadap Peraurn Menteri Keuangn Nomor 118/PMK.011/2012 tentang Penetapan Tif Bea Masuk Dalam Rangka ASN-Koea

ree rade Area AKTA);

e. bhwa berdasarkan peimbangn sebagimana dimaksud

dalam huuf a, huuf b, huuf c, dan huuf d, serta dalam rngka melksanakan ketenun Pasl 13 ayat (2) Undng­ Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubh dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006, perlu menetapkan Perauran Menteri Keuangn tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keungn Nomor l 18/PMK.011/2012 tentng Penetapn

Trif Bea Masuk Dalm Rngka ASN-Korea ree rade

Aea (AKTA);

l

!

(3)

Mengingat

Menetapkan

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.011/2012

tentang Penetapan Tarif Bea Masuk Dalam Rangka ASEAN­

orea ee ade Aea (AKTA);

MEMUTUSKAN:

PERATURAN MENTER! KEUANGAN TENANG PERUBAHAN

AAS PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR

118/PMK.011/2012 TENANG PENEAAN ARIF BEA

MASUK DALAM RANGKA ASEAN-A RE TDE ARA

(AKTA).

Pasall

Atas barang impor berupa produk-produk yang termasuk dalam kategori ghly Sensitive List (HSL) Grup E sesuai komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam persetjuan

AAoea ee Trade Aea (AKTA) sebagaimana

tercantum dalam kolom 6, ditetapkan tarif bea masuknya mejadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini.

Pasal II

( 1) Pengenaan tarif bea masuk se bagaimana dimaksud dalam Pasal I, berlaku atas impor barang yang dokumen pemberitahuan pabean impornya telah mendapatkan nomor dan tanggal pendaftaran dari Kantor Pabean

pelabuhan pemasukan terhitung sejak tanggal

berlakunya Peraturan Menteri ini.

(2) Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 10 (sepuluh) hari terhitung sejak tanggal diundangkan.

(4)

Agar setiap orang mengetahuinya, memerin tahkan

pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia.

Diundangkan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 2016

DIREKTUR JENDERAL

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 2016

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BAMBANG P.S. BRODJONEGORO

PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

WIDODO EATJAHJANA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 773

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Umum

b - ..

u. . it'- ,<; Kepala Bagian T. U .I " 11 £1 en ten.a�

, I.

\

l

(5)

POS/SUB POS

NO. HEDING/ UAIAN BANG

SUB HEDING

10.06 Beras.

1006.10 - Beras berulit (padi a tu gabh): 881 1006.10.10.00 - - Cocok unuk disemai 882 1006.10.90.00 - - Lain-ln

1006.20 - Gabh dkuliti:

883 1006.20.10.00 - - Beras Thai Hom Mali 884 1006.20.90.00 - - Lain-lain

1006.30 - Beras setengah gling atau digiling seluruhnya,

disosoh atau dkilapkan maupun tidak:

885 1006.30.30.00 - - Beras ketan

886 1006.30.40.00 - - Beras Thai Hom Mali - - Lain-ln:

887 1006.30.91.00 - - - Beras setengah masak 888 1006.30.99.00 - - - Lain-lin

1006.40 - Beras pech:

889 1006.40.10.00 - - Dari jenis yang digunkn unuk makanan hewan

890 1006.40.90.00 - - Lain-lain

1102.20.00.00 - Mzena (tepung jagung)

1102.90 - Lain-lain:

905 1102.90.10.00 - - Tepung beras

AMPIRAN

PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 85/PMK.010/2016 TENTANG

PERUBAHAN AAS PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR 118/PMK.011/2012 TENANG PENEAAN ARIF BEA MASUK

DAAM RANGKA AAN-OA EE TAE AEA (AKTA)

BEA MASUK TAS IMPOR BANG DARI BEA MASUK XFTA/

DESCRIPTION OF OODS AKFTA IMPORT DUTY KOEA / IMPOT DUTY ON GOODS IMPOTED

FROM KOREA

Rice.

- Rice in the husk (paddy or rough):

- - Suitable or sowing Rp 450/Kg

- - Other Rp 450/Kg

- Hu�ked (brown) rice:

- - Thai Hom Mali rice Rp 450/Kg

- - Other Rp 450/Kg

- Semi-milled or wholly milled rice, whether or

not polished or glzed:

- - Glutinous rice Rp 450/Kg

- - Thai Hom Mali rice Rp 450/Kg

- - Other:

- - - Parboiled rice Rp 450/Kg

- - - Other Rp 450/Kg

- Broken rice:

- - Of a kind used or animal feed Rp 450/Kg

- - Other Rp 450/Kg

- Mze (con) lour - Other:

- - Rice lour Rp 450/Kg

(6)

NO. kimiawi, dalam bentuk padat.

Gula kasar tidak mengandung tnbahan bahan perasa atau pewna:

Gula bit

Gula tebu yang dirinci pada Catatan subpos 2 pada Bab ini

Gula tebu lainnya Lain-lain:

Mengndung tnbhan bahan perasa atau pewna termasuk dalam pos lainnya.

Konsentrat protein dan zat protein

diteksturisasi Lain-lain:

Olahan alkohol dari jenis yang diunkan untuk pembuatan atu unuk produksi

minuman:

Olahn dri jenis yang diunakan sebagai bahan bku untuk produksi komposit konsentrat:

Dari jenis yang diunakan untuk

produksi minuman beralkohol, daln benuk cair

Dari jenis yang diunakan untuk produksi mnuman berkohol, daln benuk lain

DESCRITION OF GOODS

Cane or beet sugar and chemicaly pure sucrose, in solid orm.

Other cane sugar Other:

Contaning added lvoung or colouring matter

Food preparations not elsewhere speciied or included.

Protein concentrates and textured protein substances

Other:

Alcoholic preparations of a knd used or the making or or the manuacure of beverages:

Preparations of a kind used as raw material or he manuacture of composite concentrates:

Of a kind used or the manuacture of alcoholic beverages, in liquid orm

Of a kind used or the mnuacture of lcoholic beverages, in other orms

BEA MASUK AFTA/ AKTA MPOT DUTY

Rp 790/Kg IMPOR BAANG DARI KOREA / IMPOT DUTY

ON GOODS IMPOTED FROM KOREA

(7)

NO.

Konsentrat campuran untuk diencerkan dengan air guna

pembuatan minuman:

Dri jenis yang digunakan untuk

produksi minuman

beralkohol,dalam benuk cair

Dri jeis yang diunakan untuk produksi mnuman berlkohol, dalam bentuk lain

Lain-lan, dri jenis yng diunkan untuk produksi minuman beralkohol, dalm bentuk cair

Lain-lain, dai jenis yang digunakan untuk produksi minuman beralkohol, dalm bentuk lain

Lain-lain

Br terbuat dari malt. Bir hitam atau porter Lain-lain, termasuk ale

Minuman ermentasi dari buah anggur segar, termasuk minuman ermentasi yang diperkuat; grape must selain dari pos 20.09.

Minuman ermentasi pancar

Mnuman ermentasi lainnya; grape must yang fermentasiya dicegah atau dhentikan dengan penambahan alkohol:

Dalam kemasan 2 1 atau kurang: Minuman fermentasi:

Dengan kadar alkohol idk melebhi 15% menurut volumenya Dengan kadar alkohol melebihi 15% tetapi tidak melebihi 23% menurut volumenya

DESCRITION OF GOODS

Composite concentrates or simple dlution with water to make beverages:

Of a kind used or the manuacture of alcoholic beverages, in liuid om Of a kind used or the manuacture of alcoholic beverages, in other orms

Other, of kind used or the manuacture of alcoholic beverages, in liquid orm Other, of kind used or the manuacture of alcoholic beverages, in other oms

Other Beer made from malt.

Stout or porter Other, including ale

Wine of resh grapes, including fortied ines; grape must other than that of heading 20.09.

Sparkling ine

Other ine; rape must with fermentation prevented or rrested by the addition of alcohol:

In continers holding 2 1 or less:

Wine:

Of an alcohoic strenh by volume not exceeding 15% vol

Of an lcoholic srength by volume exceedng 15% vol but not exceeding 23%vol

BEA MASUK KFTA/ AKTA MPORT DUTY

170.00%

BEA MASUK ATAS IMPOR BANG DARI KOREA / IMPORT DUTY

ON GOODS IMPORTED FROM KOEA

(8)

NO.

Dengan kadar alkohol melebihi 23% menurut voumenya

Grape must yang fermentasinya dicegah atau dihentikan dengan penmbahan alkohol:

Dengan kadar alkohol tidak melebihi 15% menurut voumenya Dengan kadar alkohol melebihi 15% menuut voumenya

Lain-lain:

Minuman fermentasi:

Dengan kadar akohol tidak melebihi 15% menurut voumenya Dengan kadar alkohol melebihi 15% tetapi tidak melebihi 23% menurut voumenya

Dengan kadar alkohol melebihi 23% volume

Grape must yang ermentasinya dicegah atau dihentikan dengan penambahan alkohol:

Dengan kadar alkohol tidak melebihi 15% menuut voumenya Dengan kadar alkohol melebihi 15% menurut voumenya

Grape must lainya:

Dengan kadar alkohol tidak melebihi 15% menuut voumenya

Dengan kadar akohol melebihi 15% menurut voumenya

Vermouth dan minuman fermentasi lainnya dari buah anggur segar yang dberi raa dengan zat nbati atau zat beraroma.

Dalam kemasan 2 1 atau kurang:

Dengan kadar akohol tidak melebihi 15% menuut voumenya

DESCRIPTION OF GOODS

Of an alcohoic strength by voume exceeding 23% vol

Grape must ith fementation prevented or arrested by the addition of alcohol:

Of an alcoholic strenh by volume not exceeding 15% vol

Of an alcoholic strenh by volume exceeding 15% vol

Other: Wine:

Of an alcoholic strength by volume not exceeding 15% vol

Of an alcoholic strength by volume exceeding 15% vol but not exceeding 23% vol

Of an alcoholic srength by volume exceeding 23% vol

Grape must ih ermentation prevented or arrested by the addition of lcohol:

Of an alcohoic strengh by volume not exceeding 15% vol

Of an alcoholic strength by voume exceeding 15% vol

Other grape must:

Of an alcoholic strengh by voume not exceeding 15% vol

Of an alcohoic strength by voume exceeding 15% vol

Vermouth and other wine of resh grapes avoured with plans or aromatic sbstances.

In containers holding 2 1 or less:

Of an alcoholic strength by volume not exceeding 15% vol

BEA MASUK KFTA/ AKTA MPOT DUTY

170.00% IMPOR BANG DARI KOREA / IMPOT DUTY

ON GOODS IMPORTED FROM KOREA

(9)

NO.

DESCRIPTION OF GOODS

Of an alcoholic strength by voume exceedng 15% vol

Other: Dengan kadr akohol tidak melebihi 15% ,

menuut volumenya Of an lcoholic strength by voume not exceeding 15% vol Dengan kadar alkohol melebii 15%

menurut volumenya

Minuman ermenasi lainnya (misalnya, ermentasi sari buah apel, sari buah pir, larutan madu dalam air); campuran minuman ermentasi dan campuran minuman fermentasi dengan mnuman yang tidak menandung alkohol, tidak dirinci atau termasuk dalam pos lainnya.

Fermentasi buah apel dan fermentasi sari buah pir

Ske (mnuman fermentasi dari beras) Toddy

Shandy

Of an alcoholic strength by volume exceeding 15% vol

Other ermented beverages (or example, cider, perry, mead); mxtures of ermented beverages and mxtres of ermented beverages and non­ alcoholic beverages, not elsewhere speciied or included.

dalm air: Other, including mead:

Minuman fermentasi beras lainnya (termasuk minuman fermentasi beras mengandung o bat)

Lain-lain

Etil alkohol yang tidak didenaturasi dengan kadar alkohol kurang dari 80% menurut volumenya; alkohol, sopi manis dan minuman beralkohol lainnya.

lkohol diperoleh dai penyulngan minuman ementasi anggur atau grape mare:

Brandy

Undenatured ethyl alcohol of an alcoholic strength by volume of less than 80% vol; spirits, liquers and other spirituous beverages.

Spirits obtined by disng grape wine or grape mare:

Brandy Other Whiskies

BEA MASUK KFTA/ AKTA IMPOT DUTY

170.00%

ON GOODS IMPORTED FROM KOREA

(10)

POS/SUB POS

NO. I HEDING/ SUBHEDING

1585 2208.40.00.00

1586 2208.50.00.00 1587 2208.60.00.00 1588 2208.70.00.00

2208.90 1589 2208.90.10.00

1590 2208.90.20.00

1591 2208.90.30.00

1592 2208.90.40.00

1593 2208.90.50.00

1594 2208.90.60.00

1595 2208.90.70.00

1596 2208.90.80.00

1597 2208.90.90.00

30.06

Gin dan Geneva Vodka

Sopi manis dan Cordial Lan-lain:

Samsu mengndung obat dengan kadar alkohol tidak melebihi 40% menurut volumenya

Samsu mengndung obat dengan kadr alkohol melebhi 40% meurut volumenya Samsu lainnya, dengan kadar akohol tidk melebhi 40% menurut volumeya

Samsu lannya, dengan kadar akohol melebihi 40% menurut voumenya

Ark atau akohol nanas dengan kadar alkohol tidak melebihi 40% menurut volumenya

Ark atu kohol nanas dengan kadar alkohol melebihi 40% menurut volumenya Bitter dan minuman sejenis dengan kadar alkohol tidk melebihi 57% menurut volumenya

Bitter dn minuman sejenis dengan kadar alkohol melebihi 57% menurut volumenya Lain-lain

Barang farmasi dirinci dalam Catatan 4 pada Bab ini.

Caut edh ste1, bahn jait bedah ste1 semacam itu (temasuk beng ii lan edah ste1 ang dpat meyerap) dan isu ste1 beperekat unk meuup Iuka bedah; a

ste1 dan a ste1 yg dapat

mengembng; haemosaik ii aau bedah ste1 yng dapat menyerap; ehan ii aau bedh ste1 beerekat, dpat menyerap maupun idak:

DESCITION OF GOODS

Rum and other spirits obtained by distlling ermented sugar-cane products

Gin and Geneva Vodka

Liqueurs and cordils Other:

Medicated samsu of an alcoholic strength by volume not exceeding 40% vol

Medicated samsu of an alcoholic strength by voume exceeding 40% vol

Other samsu of an alcoholic strength by volume not exceeding 40% vol

Other smsu of an alcoholic strength by volume exceeding 40% vol

Arrack or pineapple spirit of an alcoholic strength by volume not exceedng 40% vol

Arrack or pineapple spirit of an alcoholic strength by volume exceeding 40% vol Bitters and simlar beverages of an alcoholic strength not exceeding 57% vol

Bitters nd similar beverages of an alcoholic strength exceeding 57% vol

Other

Pharmaceutical oods speciied in Note 4 to this Chapter.

Sterile surgical catut, similar sterile suture materials (including sterile absorbable surgical or dental yns) and sterile tissue adhesives or surgical wound closure; steile laminia nd sterile laminria tents; sterile absorbable surgical or dental haemostatics; sterile surgical or dental adhesion barriers, whether or not absorbable:

BEA MASUK KFTA/ KFTA MPORT DUY

170.00%

BEA MASUK ATAS IMPOR BNG DARI KOREA / IMPOT DUTY

ON GOODS IMORTED FROM KOEA

l

:

(11)

NO. I

Reagen untuk menenukan golongan drah Preparat opasitas untuk pemeriksaan sinr X; reagen diagnosis yang drancang untuk diberikan kepada pasien:

Semen gigi dan penisi gigi lannya; semen rekonsuksi ulang:

Kotak dan peralatan pertolongan pertama Preparat kontrasepsi kimia dengan bahan dar hormon, produk lainya dari pos 29.37 atau spermisida

Preprt gel dirncang unuk iunkan pada obat manusia aau hewan sebagi pelumas

ban tubuh unuk operasi pembedhn aau pemerikan isk atau sebagai bahan peymbung anra tubuh dan instrumen medis Lan-lain:

Limbah famasi:

Dari jenis obat yang digunkan untuk pengobatan kanker, HIV/ AIDS atau peyakit keras lainnya

Lain-lan

Campuran dari berbagai at bau-bauan dan campuran (termasuk laruan mengandung alkohol) dengan bahan dasar satu atau lebih dari berbagai zat ini, dari jenis yang diunakan sebagai bahan baku industri; preparat lain yang dbuat dari bebagai zat bau-bauan, dari jenis yang digunakan untuk pembuatan minuman.

Dai jenis yng diunakan dlam industri makanan atu minuman:

Preparat bau-buan mengndung alkohol dari jenis yang diunakan dalam pembuatan minuman mengandung akohol, dalam bentuk cair

eprt bu-buan mengnung kool dai jeis yng dunn dalm embuaan mnman mengndng akohol, dam entk

ln

DESCRITION OF GOODS

Blood-roupng reagents

Opaciying preparations or X-ry examinations; diagnostic reagents designed to be administered to the patient:

Dentl cements nd other dental illings; bone reconstuction cements:

First-aid boxes nd kits

Chemical contraceptive preparations based on hormones, on other products of heading 29.37 or on spermicides

Gel preparations designed to be used in human or vetenary medicine as a lubricant or pts of the body or surgicl operations or pysical exminations or as a coupling agent beween the body and medical instruments

Other: manuactre of beveraes.

Of a ind used in the ood or drink industries:

Odorierous alcoholic preprations of a kind used in the manuacture of alcoholic beverages, in liquid orm

Odorierous alcoholic preparations of a kind used in the manuacure of alcoholic beverages, in other orms

(12)

NO.

Produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan, dengan lebar 600 mm atau lebih, dicanai panas, tidak dipalut, tidak disepuh atau tidak dilapisi.

Dalam gulungan, tida{ dikeja{an lebih lajut selain dicanai panas, dengan pola relief Lain-lain, dalam gulungan, tida{ dikeja{an lebih lnjut selain dicani panas, telah dibersihkan dengan asam:

Dengan ketebalan 4,75 mm atau lebh Lin-lain, dlam ulungan, tid{ dikeja{an lebih lanjut selain dicanai panas:

Dengan ketebalan melebihi 10 mm Tid{ dalam guungan, tid{ dikeja{an lebih lanjut selin dicanai panas, dengan pola relief Lain-lain, tida{ dalam gulungan, tida{ dikeja{an lebih lanjut selain dicanai panas:

Dengan ketebalan melebihi 10 mm

Dengan ketebalan 4,75 mm atu lebih

tetapi tid{ melebhi 10 mm

Dengan ketebalan 3 mm atau lebih tetapi kurang dari 4,75 mm

Dengan ketebalan kurang dari 3 mm

Produk canal lantaian dari besi atau baja bukan paduan, dengan lebar 600 mm atau lebih, dicanai secara dingin (cold-reduced), tidak dipalut, tidak disepuh atau tidak dlapisi.

Dalam gulungan, tida{ dikerj{an lebih lanjut selain dicanai dingin (cold-reduced):

Dengan ketebalan 3 mm atau lebih

DESCRITION OF GOODS

Flat-rolled products of iron or non-alloy steel, of a width of 600 mm or more, hot-rolled, not clad, plated or coated.

In coils, not urther worked than hot-rolled, with pattens in relief

Other, in coils, not urther worked than hot­ rolled, pickled:

Of a thickness of 4. 75 mm or more

Other, in coils, not urther worked than hot­ rolled:

Of a thickness exceeding 10 mm

Not in coils, not urther worked than hot-rolled, with pattens n relief

Other, not n coils, not urther worked than hot­ rolled:

Flat-rolled products of ron or non-alloy steel, of a width of 600 mm or more, cold-rolled (cold­ reduced), not clad, plated or coated.

In coils, not urther worked than cold-rolled (cold-reduced) :

Of a thickness of 3 mm or more

I

BEA MASUK TA/ AKTA MORT DUTY

(13)

NO. POS/SUB POS HEDING/

Produk canai lantaian dari besi atau baja bukan paduan, dengan lebar 600 mm atau lebih, dipalut, disepuh atau dilapisi.

Disepuh atau dilapisi dengan timah:

Dengan ketebalan 0,5 mm atau lebih: Mengandung karbon 0,6% atau lebih menurut beratnya

Lain-lain

Disepuh atau dilapisi dengan timbal, termasuk tene-plate:

Disepuh atau dilapisi secara elektrolisa dengan seng:

Disepuh atau dilapisi secara lin dengan seng:

Disepuh atau dilapisi dengan kromium oksida atau dengan kromum dan kromium oksida Disepuh atau dilapisi dengan luminium:

Dicat, dipenis atau dilapisi dengn plastk:

Lain-lain:

Mengandung karbon kurang dari 0,6% menurut beratnya dan dengan ketebalan

1,5 mm atu kurang

Lain-lain

Produk canai lantaian dari besi atau bja bukan paduan, dengan lebar krang dari 600 mm, dipalut, disepuh atau dilapisi.

Disepuh atau dilapisi secara elektroisa dengan seng:

Simpai dan strip, dengan lebar tidak melebihi 400 mm

Lain-lain, mengandung karbon kurang dari 0,6% menurut beratnya dan dengan ketebalan 1 ,5 mm atau kurang

Lain-lain

DESCRITION OF GOODS

Flat-rolled products of iron or non-alloy steel, of a width of 600 mm or more, clad, plated or coated.

Plated or coated with tin:

Of a thickness of O .5 mm or more:

Electrolytically plated or coated with zinc: Otherwise plated or coated with zinc:

Plated or coated with chromium oxides or with chromium and cromium oxides

Plated or coated ith aluminium:

Painted, vished or coated with plastics: Other:

Containing by weight less than 0.6% of carbon and of a thickness of 1 .5 mm or less

Other

Flat-rolled products of iron or non-alloy steel, of a width of less than 600 mm, clad, plated or coated.

Electrolytically plated or coated with zinc: Hoop and strip, of a width not exceeding 400 I

mm

Other, containing by weight less than 0.6% I of crbon and of a thickness of 1 .5 mm or less

Other

I

(14)

NO.

5853

5854

5857 5858

POS/SUB POS HEADING/ SUB HEADING

72. 16

72 1 6 . 1 0 .00 .00

72 16.2 1 .00.00

7 2 1 6 .32.00 .00 7 2 1 6 .33 .00 .00

UIAN BANG

Angle, shape dan section, dari besi atau baja buan paduan.

U, I atau H section, tidk dikejakn lebih lnjut selain dicanai panas, ditarik panas atau diekstusi, dengan tinggi kurang dari 80 mm L atau T section, tidak dikejakan lebih lanjut selin dicanai panas, ditarik panas atau diekstusi, dengan tinggi kurng dri 80 mm:

L section

U, I atau H secion tidak dikejakn lebih lanjut selain dicanai panas, ditk panas atau diekstrusi, dengan inggi 80 mm atau lebih:

I secion H section

DESCRIPTION OF GOODS

Angles, shapes and sections of iron or non-loy steel.

U, I or H sections, not urther worked than hot­ rolled, hot-drawn or extruded, of a height of less than 80 mm

L or T sections, not urther worked than hot­ rolled, hot-dran or extruded, of a height of less than 80 mm:

L sections

U, I or H sections, not uther worked than hot­ rolled, hot-drawn or extruded of a height of 80 mm or more:

I sections H sections

Salinan sesuai dengan aslinya Kepala Biro Umum

u.b.

BEA MASUK AFTA/ KFTA IMPOT DUTY

20.00%

20.00%

20.00% 20.00%

BEA MASUK ATAS IMPOR BANG DARI KOEA / IMPOT DUTY

ON OODS IMORTED FROM KOEA

MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

BAMBANG P. S. BRODJONEGORO

-�}

Referensi

Dokumen terkait

pertambangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat ( 1) huruf j yang telah dipungut Pjak Penghasilan Pasal 22 atas pembelian barang dan/ atau bahan-bahai untuk

dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 1 ayat (1) huruf d, huruf h, ayat (2) huruf d, dan huruf h Peraturan Pemerintah

bahwa atas impor barang untuk kegiatan usaha eksplorasi hulu panas bumi telah mendapatkan asilitas tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai atau Pjak Pertambahan

Jenis Barang Kena Pjak yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor yang dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah dengan tarif seqesar 75% (tujuh puluh lima

Tidak dikerjakan lebih lanjut selain dicanai panas, lain dari pada dicanai keempat sisinya atau dilewatkan pada kotak tertutup dengan lebar melebihi 150 mm dan ketebalan tidak

bahwa atas impor barang untuk kegiatan usaha eksplorasi hulu panas bumi telah mendapatkan fasilitas tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan

Un dang-U ndang Nomor 12 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2016,

Dalam gulungan, tidak dikerjakan lebih lanjut selain dicanai dingin (cold-reduced), dengan ketebalan melebihi 1 mm tetapi kurang dari 3 mm, dengan lebar sampai dengan 1.250