Bioteknologi Pertanian Bioteknologi Pertanian
Bio
Biotekteknolnologi ogi adaadalah lah cabcabang ang ilmilmu u yanyang g memmempelapelajari jari pempemanfanfaataaatan n makmakhluhluk k hidhidupup (( bakteri bakteri,, fungifungi,, vviirru u ss, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup ( enzimenzim,, alkoholalkohol)) dal
dalam am proproses ses proprodukduksi si untuntuk uk menmenghaghasilksilkan an barbarang ang dan dan jasajasa. . BioBiotekteknolnologi ogi secasecara ra umuumumm berarti me
berarti meningkatkan kualitas ningkatkan kualitas suatu organisme suatu organisme melalui aplikasi melalui aplikasi teknologi. Aplikasi teknologiteknologi. Aplikasi teknologi tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari tersebut dapat memodifikasi fungsi biologis suatu organisme dengan menambahkan gen dari organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut. elain itu bioteknologi juga organisme lain atau merekayasa gen pada organisme tersebut. elain itu bioteknologi juga memanfaatkan sel tumbuhan atau sel he!an yang dibiakkan sebagai bahan dasar sebagai memanfaatkan sel tumbuhan atau sel he!an yang dibiakkan sebagai bahan dasar sebagai proses industri.
proses industri. "ri
"rinsinsip-pp-prisirisip p biobioteknteknoloologi gi telatelah h digdigunaunakan kan untuntuk uk memmembuabuat t dan dan memmemodiodifikfikasiasi tanama
tanaman, n, he!anhe!an, , dan dan produproduk k makanmakanan. an. BioteBioteknoloknologi gi yang menggunyang menggunakan akan teknoteknologi yanglogi yang ma
masisih h sesedederhrhanana a inini i didisebsebut ut bibiototekeknonolologi gi kokonvnvenensiosionanal l ataatau u tratradidisiosionalnal. . "e"enenerarapapann bioteknologi
bioteknologi konvensional konvensional ini ini sering sering diterapkan diterapkan dalam dalam pembuatan pembuatan produk-produk makanan.produk-produk makanan. ei
eirinring g dendengan gan perperkemkembanbangan gan dan dan penpenemuemuan an dibdibidaidang ng molmolekuekuler ler makmaka a tekteknolnologi ogi yanyangg di
digugunanakakan n dadalalam m bibiototekeknonolologi gi papada da sasaat at inini i sesemamakikin n cacangnggigih.h.bibiototekeknonolologi gi yyanangg menggunakan teknologi canggih ini disebut bioteknologi modern.
menggunakan teknologi canggih ini disebut bioteknologi modern. Contoh Pengaplikasian Bioteknologi Pertanian
Contoh Pengaplikasian Bioteknologi Pertanian 1.
1. BioBioteteknoknologlogi i FunFungi gi BioBiokonkontrtrol ol Dan Dan PenPengegembambagangannya nya UntUntuk Aplikuk Aplikasi asi DalDalamam Bidang Pertanian, Industri Ramah ingkungan Dan !esehatan
Bidang Pertanian, Industri Ramah ingkungan Dan !esehatan
#ntuk meminimalkan pemakaian pestisida kimia!i sintetik yang sering berdampak #ntuk meminimalkan pemakaian pestisida kimia!i sintetik yang sering berdampak buruk
buruk bagi bagi lingkungan lingkungan dan dan kesehatan, kesehatan, sejak sejak beberapa beberapa tahun tahun telah telah dikembangkan dikembangkan fungifungi biokontrol
biokontrol untuk untuk perlindungan perlindungan tanaman tanaman dari dari hama hama dan dan penyakit. penyakit. $ungi $ungi biokontrol biokontrol adalahadalah fungi, atau yang lebih umum dikenal sebagai jamur benang, yang dapat menghambat secara fungi, atau yang lebih umum dikenal sebagai jamur benang, yang dapat menghambat secara biologis
biologis pertumbuhan pertumbuhan patogen patogen tanaman, tanaman, parasit parasit atau atau insekta. insekta. %ekanisme %ekanisme perlindunganperlindungan tanaman oleh fungi biokontrol ini meliputi beberapa aspek biokimia!i di antaranya produksi tanaman oleh fungi biokontrol ini meliputi beberapa aspek biokimia!i di antaranya produksi dan pelepasan ke lingkungan enzim hidrolitik, metabolit sekunder yang bersifat anti-bakteri, dan pelepasan ke lingkungan enzim hidrolitik, metabolit sekunder yang bersifat anti-bakteri, anti-nematoda maupun anti-fungi lain, serta senya!a yang dapat merangsang pertumbuhan anti-nematoda maupun anti-fungi lain, serta senya!a yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman, ataupun
tanaman, ataupun merangsang tanaman merangsang tanaman menghasilkan senya!a menghasilkan senya!a pertahanan diri. pertahanan diri. &emampuan&emampuan memproduksi dan melepaskan ke lingkungan pertumbuhannya berbagai senya!a ini dapat memproduksi dan melepaskan ke lingkungan pertumbuhannya berbagai senya!a ini dapat dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan lain dari perlindungan tanaman. 'nzim hidrolitik dapat dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan lain dari perlindungan tanaman. 'nzim hidrolitik dapat digunakan untuk berbagai proses industri penting, seperti dalam proses penyiapan bahan baku digunakan untuk berbagai proses industri penting, seperti dalam proses penyiapan bahan baku
untuk bioetanol, penyamakan kulit, biopulping , biobleaching , industri makanan, dan industri obat terapeutik. %etabolit sekunder yang dihasilkan oleh fungi biokontrol yang bersifat anti- bakteri, anti-nematoda ataupun anti-fungi dapat dikembangkan sebagai antibiotik baru atau untuk aplikasi perlindungan penyimpanan bahan hasil pertanian. alah satu jenis metabolit sekunder yang dihasilkan fungi biokontrol dan kini mendapat banyak perhatian adalah peptaibol. "enelitian peptaibol mengindikasikan, peptaibol tidak saja berpotensi dikembangkan sebagai antibiotik, tetapi beberapa peptaibol ditengarai dapat menghambat progresivitas penyakit Alzheimer . ikarenakan kemampuan biokimia!inya, beberapa fungi biokontrol memiliki kemampuan biotransformasi, sehingga berpotensi untuk digunakan
dalam berbagai proses untuk produksi senya!a baru yang memiliki bioaktivitas tertentu. Beberapa fungi biokontrol yang telah dikembangkan antara lain adalah Paecilomyces lilacinus, Pochonia chlamydosporia, Hirsutella rhossiliensis, H. minnesotensis (anti-nematoda) (ohnson et al., *++) , Lecanicillium lecanii, Beauveria bassiana, Isaria takamizusanensis, Nomuraea anemonoides, Metharhizium anisoliae (anti-serangga patogen) (un dan iu, *++, ohnson et al., *++, osa-/omez et al., *++, cholte et al., *++0)1 haetomium sp (2omilova dan hternshis, *++)1 !picoccum nigrum sp (arena et al., *++3)., "liocladium sp. , #richoderma viride (anti plant pathogenic $ungi), dan #richoderma harzianum (mycoparasitic dan anti nematodes% (4arman dan &ubicek, 56, 4arman, *++). "ekanisme Perlindungan #anaman $leh Fungi Biokontrol
#richoderma sp. dan "liocladium sp. merupakan jamur (fungi) filament (benang) dengan anggota spesies yang banyak digunakan dalam perlindungan tanaman alami sebagai fungi biokontrol. ebagian besar dilaporkan sebagai pelindung tanaman terhadap penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur patogen (4arman, *++), tetapi ada juga yang telah dilaporkan dapat melindungi tanaman terhadap nematoda (cacing kecil) (haron et al.,*++), bakteri (7atanabe et al., *++0) dan virus (4anson dan 4o!ell, *++3).
ebagai contoh, berbagai galur dari spesies-spesies tertentu #richoderma sp. dan "liocladium sp. dapat melindungi tanaman kapas, tembakau dan timun terhadap &hisoctonia solani (4anson dan 4o!ell, *++3, u et al., *++3), stra!beri terhadap Botrytis cinerea (anz et al., *++0), jagung terhadap Pythium ultimum dan olletotrichum graminicola (4arman et al., *++3a, 4arman et al., *++3b, 4arman, *++), kelapa sa!it terhadap "anoderma boninense (usanto et al., *++0), padi terhadap bakteri Burkholderia glumae, Burkholderia plantarii, dan 'cidovora( spp. (7atanabe et al., *++0), pisang terhadap )usarium sp.
(8ugroho et al.,*++*), bayam dan kangkung terhadap 'lbugo candida dan 'lbugo ipmoeae* panduratae (%arlina et al., *++, %arlina, *++9, :friadi, *++0).
%ambar 1. ;ontoh mikoparasitisme oleh fungi biokontrol #. asperellum 2.8.;0 (fungi koloni atas dan terbesar, dengan spora hijau) terhadap fungi patogen tanaman pisang )usarium sp. (fungi koloni ba!ah putih, yang makin mengecil, dan spora #. asperellum yang
hijau mulai invasi ke koloni )usarium).
&. Aplikasi Bioteknologi Untuk Pengembangan #anaman Resisten #erhadap 'ama Dan Penyakit.
ecara alamiah, tanaman memiliki ketahanan terhadap hama maupun penyakit tertentu. 2anaman dapat dikatakan resisten dengan beberapa kondisi sebagai berikut. (a). memiliki sifat-sifat yang memungkinkan tanaman itu menghindar, atau pulih kembali dari serangan hama ada keadaan yang akan mengakibatkan kerusakan pada varietas lain yang tidak tahan.
(b). memiliki sifat-sifat genetik yang dapat mengurangi tingkat kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama
(c). memiliki sekumpulan sifat yang dapat di!ariskan, yang dapat mengurangi kemungkinan hama untuk menggunakan tanaman tersebut sebagai inang
(d). mampu menghasilkan produk yang lebih banyak dan lebih baik dibandingkan dengan varietas lain pada tingkat populasi hama yang sama
Perakitan #anaman Resisten
langkah pertama adalah mengkarakteristik gen yang mengatur sistem ketahanan tanaman tersebut dengan langkah-langkah sebagai berikut
2anaman hasil eksplorasi yang telah diseleksi memiliki ketahanan terhadap hama dan tanaman yang memiliki ketahan terhadap penyakit. %isalnya varietas tanaman kentang yang tahan terhadap hama lalat dan tanaman kentang yang tahan terhadap penyakit bakteri. lakukan isolasi 8A nya untuk mengetahui struktur gen ketahanan dengan tahapan
sebagai berikut.
<a=."emotongan organ tanaman
>arietas tanaman terpilih yang memiliki ketahanan terhadap hama dan varietas tanaman yang memiliki ketahanan terhadap penyakit secara terpisah kita ambil organ tanamannya <daun atau batang= kemudian potong-potong untuk memudahkan pengrusakan diding dan membran selnya.
<b=. perusakan dinding dan membrane sel
?rgan tanaman yang telahdipotong di hancurkan dalam lumping untuk merusak dinding selnya.
<c=.:nactivasi dengan enzim 8A-se
#ntuk memastikan sel 8A tidak rusak, pada cairan hasil pengrusakan tanaman diberikan enzim 8A-se sehingga diperoleh 8A yang utuh dan bisa dikarakterisasi.
<d=."urifikasi 8A
#ntuk memurnikan 8A yang akan kita gunakan, cairan 8A beserta bahan tambahan lainnya disentrifus sehingga 8A dengan berat molekul yang lebih tinggi akan terpisah dengan cairan lainnya.
<e=.ekuensing 8A
%enggunakan sel agarose, 8A yang sudah terpurifikasi dielektrophoresis. kemudian dibaca pada sinar #>. Band!ith yang muncul diterjemahkan sekuensing 8A-nya menggunakan program blast sehingga tersusun rangkaian basa A;/2-nya.
<*=. &loning 8A
;loning 8A pada dasarnya untuk mengisolasi dan menggandakan 8A. 2ahapan cloning 8A adalah pemotongan 8A menggunakan enzim restriksi, penyambungan
potongan- potongan <fragmen 8A=, transformasi rekombinan 8A, dan seleksi klon 8A yang mengandung gen ketahanan yang dikehendaki.
<a=. "emotongan 8A
8A murni yang telah disekuensing dan diduga memiliki gen ketahanan, gen ketahanan yang merupakan rangkaian basa tertentu di potong menggunakan enzim restriksi sehingga diperoleh fragment 8A #ntuk disisipkan pada sel 8A vector.
<b=. "enyisipan fragment 8A dan "enyambungan
/en murni dari sel 8A yang memiliki sifat ketahanan tadi disisipkan pada sel 8A vector kemudian disambung lagi dengan menambahkan enzim ligase. el 8A vector yang telah disisipkan gen <fragment 8A= ini dinamakan dengan molekul 8A rekombinan.
<c=. 2ransformasi 8A rekombinan
%olekul 8A rekombinan yang telah siap ditransformasi pada bakteri '. colli untuk proses penggandaan. %asing-masing sel ' coli yang mengandung 8A rekombinan akan terus membelah diri, sehingga masing-masing molekul rekombinan diperbanyak. isamping itu, molekul plasmid vektor yang ada dalam sel juga bereplikasi, sehingga dalam satu sel terdapat perbanyakan kopi melekul 8A rekombinan
<d=. eleksi klon 8A
&egiatan ini ditujukan untuk mendapatkan 8A rekombinan yang benar-benar mengandung fragmen 8A sisipan <gen ketahanan= yang diinginkan diantara banyak populasi 8A rekombinan yang ada. &egiatan seleksi ini dapat dilakukan dengan identifikasi melalui penanda antibiotic, !arna koloni berdasarkan penanda vector, dan marka molekuler terhadap
adanya gen target menggunakan hibridisasi protein-protein 8A dan amplifikasi gen target menggunakan prosedur ";@.
langkah kedua,adalah menganalisis gen yang dicurigai menjadi pemba!a sifat ketahanan tanaman tersebut melalui uji inplanta. /en diinokulasikan pada tanaman yang peka terhadap hama dan penyakit tertentu apakah benar memberikan respon pada tanaman. "ada proses langkah kedua ini adalah tahapan bagaimana mentransformasikan gen ketahanan terpilih kepada tanaman yang kita kehendaki. Beberapa tahapan pada langkah kedua ini adalah sebagai berikut.
<5=. 2ransformasi /en
%olekul 8A yang telah diseleksi dan telah diidentifikasi positif telah mengandung gen ketahanan yang kita sisipkan <fragmen 8A tertentu= ditransformasi ke sel tanaman yang dikembangkan secara kultur jaringan. 2ransformasi gen ini dapat dilakukan dengan beberapa metode. %etode langsung melalui kontruksi sel bakteri agrobacterium <penambahan molekul rekombinan pada sel bakteri= kemudian diinokulasikan pada tanaman= dan melalui metode langsung seperti biolistic particle gun, divorte dengan silicon carbide (karbid silikon) dan perlakuan pada protoplas tanaman dengan elektroporasi atau dengan polyethylene glycol
("'/) dan lainnya.
<*=. #ji 'kspresi /en oleh 2anaman
#ntuk menilai keberhasilan transformasi gen ke tanaman, maka tanaman diuji apakah gen yang telah ditransformasikan diekspresikan oleh tanaman. #ntuk mengidentifikasi ekspresi gen ini dapat digunakan uji A ':A atau ";@ terhadap gen target yang di transformasikan. ika telah positif gen tersebut terekspresi <ada= pada sel tanaman <jaringan tanaman=, maka transformasi dinyatakan berhasil, akan tetapi jika tidak maka kembali dilakukan transformasi. ari beberapa kali proses transpormasi memungkinkan gen tersebut tidak dapat terekspresi oleh tanaman. kegiatan ini merupakan langkah postulat &och. /en yang kita transformasikan harus berada di sel tanaman dan dapat kita ambil lagi untuk dicocokan apakah gen tersebut benar-benar sama dengan gen yang kita transformasikan atau mengalami perubahan setelah masuk dalam sel tanaman. tanaman uang telah berhasil ditransformasi dengan gen tadi dinamakan sebagai tanaman transgenic.
langkah ketiga adalah menganalisis dampak terhadap morfologis dan fisiologis tanaman serta mengujicoba tanaman tersebut baik dalam lingkungan terkontrol <di rumah kaca= ataupun dalam lingkungan alami <di lapangan=.
<5=. Analisis dampak morfologis dan fisiologis pada ta naman transgenic.
"ada tanaman transgenic diamati pertumbuhan morfologis seperti bentuk daun, batang, akar, bunga dan buah apakah terdapat perubahan dibanding tanaman yang bukan transgenic. "erubahan-perubahan yang bernilai negative dijadikan referensi dampaknya terhadap aspek fisiologis seperti umur tanaman, produktivitas, daya responsifnya terhadap pemupukan dan
lain-lain. Apabila faktor negative lebih dominan dibanding faktor positif maka perlu pencarian gen-gen baru untuk perakitan tanaman trangenik ini, akan tetapi bila faktor
dominan merupakan hal yang positif maka tanaman ini bisa dikembangkan lebih lanjut untuk diuji. Aspek terpenting dalam analisis ini tentunya lebih banyak kearah produktivitas dan umur tanaman hingga panen. Aspek morfologis masih bisa ditolelir apabila tanaman tersebut mampu menghasilkan produksi yang tinggi dan umur panen yang cepa t.
<*=. #ji coba resistensi tanaman
etelah transformasi gen pada tanaman tidak memberikan banyak dampak negative dan justru memberikan efek positif yang lebih baik, maka tanaman tersebut diuji baik dalam lingkungan terkontrol <rumah kaca= maupun lingkungan alami <di lapangan=. &ondisi resistensi yang telah ditujukan terhadap ?"2 tertentu kita coba uji baik melalui uji non preferensi, uji toleransi, maupun uji antibiosis.
<a=. #ji non preferensi
#ji non preferensi ini ditujukan untuk melihat tingkat kesukaan ?"2 sasaran terhadap tanaman yang telah ditransformasi untuk mengendalikanmengurangi serangan ?"2 tersebut. #ji ini dapat dilakukan dengan menempatkan dua tanaman yang berbeda <5 transgenik dan 5 tipe biasa= kemudian menginokulasikan ?"2 pada tanaman tersebut. 2anaman yang dipilih oleh ?"2 tersebut merupakan tanaman yang disukainya. Apabila tanaman transgenic menjadi tidak disukai oleh hama tersebut maka dapat dikatakan bah!a tanaman resisten tahap :.
<b=. #ji toleransi
#ji toleransi merupakan bentuk analisis terhadap tingkat kemampuan tanaman dalam menetralisir melokalisir atau mengakomodir terhadap serangan ?"2. alam arti, pada kondisi tanaman terserang oleh ?"2 masih mampu menghasilkan produksi yang maksimal dan pertumbuhan yang baik. emakin baik tingkat toleransinya terhadap dinamika populasi hama sasaran maka tanaman tersebut dapat dikatakan sebagai tanaman resisten tahap ::.
<c=. #ji antibiosis
#ji ini memberikan gambaran bah!a tanaman memiliki kemampuan untuk melemahkan, memperlambat aktifitas, bahkan membunuh ?"2 yang menyerang tanaman tersebut. alam arti tanaman mampu meracuni ?"2 yang memanfaatkannya, dengan ekspresi gen yang kita tambahkan ketanaman apakah mampu menyebabkan tanaman memiliki sistem perla!anan
terhadap ?"2. apabila tanaman ini sudah menunjukkan kemampuannya mela!an terhadap "2 sasaran dengan gen yang kita transformasikan maka dapat dikatakan sebagai tanaman resisten :::.2entunya dengan transformasi gen akan menimbulkan dampak resisten dari tiga jenis resisten tersebut baik terjadi secara bersamaan maupun terpisah. engan kombinasi antara gen ketahanan terhadap ?"2 patogen dan ?"2 hama akan memungkinkan tanaman memiliki ketahanan <resistensi= ganda baik bersifat resisten :, ::, atau :::.#ji coba resistensi tanaman di lingkungan alami mutlak dilakukan dan di multi lokasi sebagai gambaran faktor pembatas terhadap keberhasilan resistensi tanaman yang kita kembangkan. 4al ini berkaitan erat dengan kondisi lingkungan yang sudah kita pahami mempengaruhi seluruh aspek ?"2. Apabila tanaman sudah menunjukan resistensinya terhadap ?"2 sasaran baik secara non preferrensi, toleransi, maupun antibiosis maka langkah keempat adalah menganalisis produk
yang dihasilkan bagaimana nilai gizi keamanannya produk tersebut bagi manusia sebagai pengkonsumsi utama.
(uksesi Perakitan #anaman Resisten
"erakitan tanaman resisten terhadap hama dan penyakit telah banyak dilakukan terutama di 8egara-negara maju. &omoditas yang tengah banyak dikembangkan menjadi tanaman transgenic sudah banyak mulai dari padi, jagung, kubis, kapas, kedelai, dan sebagainya."ada tahun 50, tanaman transgenik pertama mulai tersedia bagi petani di Amerika erikat, yaitu jagung hibrida yang mengandung gen cry :A(b), %aimizer, yang dibuat oleh 8ovartis1tanaman kapas yang mengandung gen cry :A(c), Bollgard, dan kentang yang mengandung gen cry CA, 8e!leaf, yang dibuat oleh %onsanto. 2anaman Azuki bean transgenik melalui transformasi gen D-amylase inhibitor yang diperoleh dari common bean, telah menunjukkan ketahanan terhadap hama kumbang Bruchus (:shimoto et al., 5). chroeder et al. (50) dan hade et al. (53) juga berhasil mentransformasikan gen D-amylase inhibitor dari common bean ketanaman kacang pea ("isum sativum .) danmenunjukkan ketahanan terhadap kumbang Bruchus (Bruchus pisorum). sno!drop lectin dari /alanthus nivalis agglutinin (/8A) menunjukkan hasil paling beracun terhadap serangga hama, dengan menurunkan tingkat hidup !ereng coklat sampai 0+E pada konsentrasi +. Fm (/atehouse, 56).@ao, et al. 5 berhasil merakit padi transgenik yang mengandung gen /8A melalui sistem transformasi particle bombardment dari embrio muda dan elektropora-si dari protoplas. 4asil uji bioasai, padi transgenik tersebut dapat menurunkan tingkat hidup, keperidian, dan memper-lambat pertumbuhan !ereng
coklat.4ingga tahun 5+an, beberapa tanaman telah berhasil ditransformasi menggunakan gen ketahanan terhadap ?"2 tertentu baik menggunakan vector bakteri maupun menggunakan metode 8A uptake dan penembakan mikroproyektil. Bhattacharya et al <*++*= berhasil mentransformasi gen cry:A<b= pada tanaman kubis varietas golden acre menggunakan vector bakteri agrobacterium tumifaciens strain />**+ dan tanaman transgenic tersebut mampu menunjukkan resistensinya terhadap "lutella ylostella dengan tingkat mortalitas larva antara 05.63 sampai 93.+E dengan tingkat kerusakan daun antara E -*CE.8urhasanah, dkk <*++0= berhasil mendapatkan 3 kultur tanaman kentang transgenic yang ditransformasi gen hordothionin dengan agrobacterium tumifaciens strain BA 33+3 dan telah dibuktikan gen tersebut terekspresi melalui analisis ";@. 4asil pengujian toksisitasnya secara invitro terhadap @alstonia solanacearum, menghasilkan * tanaman transgenik yang toleran, 5 yang moderat toleran dan 5 yang rentan."ardal, dkk <*++0= berhasil melakukan transformasi gen pin:: pada tanaman kedelai menggunakan teknik
"enembakan "artikel pada varietas 7ilis, sehingga diperoleh satu tanaman tansforman 7"* yang mengandunggen pin:: yakni /en pengkode senya!a anti nutrisi yang dapat menghambat kerja enzim proteolitik (proteinase) di dalam perut serangga namun belum diujicobakan terhadap hama sasaran. jonovic et al <*++= yang mentransformasikan protein sm5 yang berasal dari trichoderma ressei mampu menginduksi ketahanan tanaman secara istemik terhadap patogen daun ;olletotrichum sp. engan area penekanan gejala sebesar (5.C0 cm*)
C. Produk )Produk Pertanian 'asil Bioteknologi Pertanian 5) "adi /olden @ice
"adi merupakan tanaman pangan utama dunia. engan demikian padi menjadi prioritas utama dalam bioteknologi. elain padi, tanaman pangan yang telah banyak
mendapat sentuhan bioteknologi adalah kentang."enerapan bioteknologi pada
tanaman padi sebenarnya telah lama dilakukan. alah satu produknya adalah pari jenis golden rice yang dikenalkan pada tahun *++5. iharapkan padi jenis ini dapat
membantu jutaan orang yang mengalami kebutaan dan kematian dikarenakan
kekurangan vitamin A dan besi. >itamin A sangat penting untuk penglihatan, respon kekebalan,perbaikan sel, pertumbuhan tulang, reproduksi, hingga penting
untukpertumbuhan embrionik.
8ama /olden @ice diberikan karena butiran yang dihasilkan ber!arna kuning menyerupai emas karena mengandung karotenoid. @ekayasa genetika merupakan
metode untuk produksi /olden @ice. 4al ini disebabkan karena tidak ada plasma nutfah padi yang mampu mensintesis karotenoid.
*) &entang @usset Burbank
2eknik bioteknologi saat ini telah banyak digunakan dalam produksi kentang. Baik dalam teknik penyediaan bibit, pemuliaan kentang, hingga rekayasa genetika untuk meningkatkan sifat-sifat unggul kentang. alam hal penyediaan bibit, saat ini teknik kultur jaringan telah banyak digunakan.2eknik kultur jaringan me-mungkinkan petani mendapatkan bibit dalam jumlah besar yang identik dengan induknya. ;ontoh
varietas kentang baru adalah kentang @uset Burbank yang memiliki kandungan pati yang tinggi yang dapat menghasilkan kentang goreng dan kripik kentang dengan kualitasyang lebih baik karena menyerap lebih sedikit minyak ketika digoreng. C) 2omat $lavravr
2eknologi rekayasa genetika juga telah diaplikasikan pada tanaman hortiklutura. ebagai contoh yang cukup terkenal adalah tomat $lavravr,yaitu jenis tomat yang buah matangnya tidak lekas rusakmembusuk. 4al ini sangat berbeda dengan tanaman
tomat lain, di mana buah yang matang cepat menjadi rusak. ifat tomat $lavravr ini sangat berguna dalam pengiriman buah ke tempat yang jauh sebelum tiba di tangan konsumen.
3) 2embakau @endah 8ikotin
alah satu dari sekian banyak kerugian merokok adalah gangguan kesehatan karena kadar nikotin yang tinggi. "endekatan bioteknologi dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan merakit tanaman tembakau yang bebas kandungan
nikotin. "ada tahun *++5 jenis tembakau ini diklaim dapat mengurangi resiko
serangan kanker akibat merokok. elain bebas nikotin,sentuhan bioteknologi lain juga dilakukan untuk tanaman tembakau misalnya dengan meningkatkan ar oma
menggunakan gen aroma dari tanaman lain. alah satu yang telah berhasil adalah mengabungkannya dengan aroma buah lemon.
R*(U"* +URA
?leh G
8amaG %erlin 8arakarti &hoirus alam 8:%G 5C0+3+*+5555C+C
&elasG 8