PENGARUH KADAR SILIKA PADA AGREGAT HALUS CAMPURAN BETON TERHADAP PENINGKATAN KUAT TEKAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada penelitian ini digunakan pasir merah untuk dijadikan sebagai agregat utuk membuat beton dengan campuran pasir Kaliworo Klaten guna untuk mencari nilai kuat tekan
Pada Gambar 4.37 dapat dilihat pada hasil pengujian kuat tekan beton dengan sampel pasir Cepu tanpa cuci admixture 50% pada umur 28 hari dengan kuat tekan benda uji secara
Hasil pengujian kuat tekan sampel pada umur 28 hari adalah sebagai berikut: Untuk FAS 0,6, sampel dengan campuran pasir zone I dan zone III menghasilkan kuat tekan lebih kecil
Pada penelitian ini menunjukkan pemakaian pasir besi sebesar 80% dari berat pasir memberikan kuat tekan maksimum diantara kadar pasir besi yaitu 42,65 MPa dan dapat
Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada saat beton berumur 14 dan 28 hari dengan menggunakan mesin tekan dengan kapasitas 1500 KN, benda uji yang akan dites
Berdasarkan SNI 03-6468-2000, beton yang menggunakan agregat daur ulang dengan penambahan abu kerak boiler 15% pada umur 28 hari dapat digunakan untuk keperluan struktur, karena
Pengujian dilakukan pada beton dengan umur 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari yang bertujuan untuk menemukan perbedaan antara kuat tekan beton normal tanpa
Hasil yang didapatkan pengujian kuat tekan beton yang dilakukan dengan menggunakan campuran antara pasir silica,serat kelapa dan pasir Bangka pada pengujian 28 hari menunjukan adanya