• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA

KINERJA TAHUNAN

(RKT)

2020

(2)
(3)
(4)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N ii

DAFTAR ISI

Halaman Kata Pengantar ... i Daftar isi ... ii BAB I. Pendahuluan A. Latar Belakang ... 1

B. Tugas Pokok dan Fungsi ... 5

C. Susunan Organisasi ... 6

D. Maksud dan Tujuan ... 7

E. Manfaat Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Tahun 2020 ... 7

BAB II. Rencana strategis A. Visi dan Misi ... 8

B. Tujuan, Sasaran dan Indikator ... 10

C. Strategi Pencapaian Tujuan dan Sasaran ... 13

BAB III. Rencana Kinerja Tahunan ... 20

BAB IV. Penutup ... 21

(5)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 1

BAB. I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bangsa Indonesia dikenal sebagai Bangsa yang pluralistik, yang mempunyai kemajemukan,terdiri dari 490 kelompok etnis yang berbeda, dengan identitas budaya dan lebih dari 259 bahasa Daerah yang dipakai serta hampir semua agama di Dunia ada di Indonesia, selain aliran kepercayaan yang banyak jumlahnya sebagai warisan nenek moyang yang masih hidup ditengah-tengah masyarakat.

Kabupaten Banyuasin berasal dari sebagian wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, secara geografis berbatasan dengan Kabupaten Muara Jambi dan Selat Bangka (disebelah Utara); Kecamatan Air Sugihan dan Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (disebelah Timur); Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kota Palembang, Kecamatan Gelumbang dan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Muara Enim (disebelah Selatan); Kecamatan Lais, Kecamatan Sungai Lilin dan Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin (disebelah Barat). Kabupaten Banyuasin beribukota

Pangkalan Balai, dengan wilayah seluas 11.832,99 Km² mencakup 21

Kecamatan yaitu : Banyuasin I, Banyuasin II, Banyuasin III, Sembawa, Suak Tapeh, Pulau Rimau, Betung, Rantau Bayur, Talang Kelapa, Muara Telang, Makartijaya, Muara Padang, Rambutan, Tungkal Ilir, Air Saleh, Tanjung Lago, Muara Sugihan, Air Kumbang dan Sumber Marga Telang, Selat Penuguan dan Tanjung Kerang Ilir.

(6)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 2

Sebagian besar wilayah Kabupaten Banyuasin merupakan dataran rendah pesisir yang terletak dibagian hilir aliran sungai Musi dan sungai Banyuasin, yang dihuni oleh penduduk berbagai suku dan agama. Mengamati kemajemukan Bangsa Indonesia yang demikian kita tetap Satu Bangsa, karena disatukan oleh kepahitan dan kegetiran pengalaman sejarah yang sama dalam perjuangan panjang menentang Kolonialisme, dengan simbol kebangsaan yang diekspresikan dalam

suatu Motto “Bhinneka Tunggal Ika”.

Kesadaran dan penghargaan terhadap Pluralistik masyarakat Indonesia yang demikian itu sudah selayaknya dimiliki setiap insan Indonesia, karena Bangsa Indonesia ini dibangun oleh kesadaran berbagai suku anak Bangsa untuk berusaha sebagai yang berdaulat. Bangunan Kebangsaan tersebut telah memiliki pondasi yang kokoh ketika para pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 mengucapkan Sumpah Pemuda. Nasionalisme Bangsa Indonesia ini semakin mantap tatkala Kemerdekaan Indonesia tercapai pada tanggal 17 Agustus 1945. Keragaman akan Kesatuan semakin mengakar dalam kehidupan Bangsa Indonesia, ketika Pancasila sebagai dasar dan falsafah Negara dan kesatuan bangsa hingga masa mendatang. Dibawah naungan Pancasila sebagai platform bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hubungan komunitas agama, etnis, suku secara umum dapat dikatakan baik, namun hubungan antara komunitas tersebut di Indonesia pada masa-masa tertentu khususnya dalam era dewasa ini banyak mengalami gangguan.

(7)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 3

Gangguan ini sudah pasti menimbulkan keprihatinan dalam diri kita sebagai satu bangsa, yang bertekad bulat untuk menjunjung tinggi kesatuan bangsa. Setiap keadaan yang dapat mengganggu sdan mengganjal hubungan antara komunitas masyarakat perlu cepat diatasi dan dicarikan jalan keluarnya sehingga kerukunan dan keharmonisan dapat dipupuk dan dibina kembali demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa.

Pada saat ini situasi kondisi politik dan keamanan dalam negeri belum pulih sepenuhnya, ancaman disintegrasi bangsa masih mencuat, tetapi kita semua harus yakin bahwa dengan mengobarkan kembali kesatuan bangsa sebagaimana dimaksud dalam Ketetapan MPR RI NO IV/MPR/1999 tentang GBHN tahun 1999-2004 dan Tap MPR RI NO V/MPR/2000 tentang Pemantapan persatuan dan kesatuan nasional, memberikan arahan mengenai apa dan bagaimana kita sebagai aparat pemerintah menyikapi permasalahan yang terjadi. Dalam suasana reformasi saat ini yang telah menimbulkan kecenderungan perubahan kehidupan dibidang politik dan kemasyarakatan, seiring dengan perubahan tersebut, Badan Penanggulanan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin akan dan telah berusaha mengorientasikan dan mereposisi perannya di bidang politik dan Kesatuan Bangsa.

Penyesuaian tersebut diarahkan kepada aktualitas pemberian pelayanan prima kepada institusi politik dan non politik yaitu sebagai Fasilitator, Komunikator dan Mediator.

(8)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 4

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin adalah salah satu Perangkat Daerah Kabupaten Banyuasin yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2008 dalam rangka penyelenggaraan Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 yang mulai berlaku tanggal 4 April 2008. Nomenklatur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin sebelumnya adalah Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat yang dibentuk dengan Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 6 Tahun 2003 tanggal 2 Oktober 2003, dan mengalami perubahan pertama kali dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 1 Tahun 2005 tanggal 28 Februari 2005 menjadi Dinas Kesatuan Bangsa dan politik Kabupaten Banyuasin.

Perubahan Struktur Organisasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin pertama kali adalah Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Banyuasin dari Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2003 ke Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2005 mengalami perubahan secara mendasar dalam rumusan tugas pokok dan fungsinya,

Namun perubahan Struktur Organisasi dari Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2005 ke Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2008 tidak mengalami perubahan secara mendasar yaitu perubahan nomen klatur dari Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin mengalami perubahan dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin Nomor 13 Tahun 2012 tanggal 29 Agustus 2012 perubahan dari Bandan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin menjadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin

(9)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 5

Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Kabupaten Banyuasin secara mendasar dalam rumusan tugas pokok dan fungsinya, dan perubahan Struktur Organisasi dari Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2005 ke Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2012 mengalami perubahan secara mendasar yaitu perubahan nomen klatur dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin menjadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Keasatuan Bangsa dan Politik. Mengalami Perubahan Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 629 Tahun 2014 Tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin. Peraturan Bupati Banyuasin Nomor 209 Tahun 2016 Tentang Penjabaran Tugas dan Fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin

B. Tugas Pokok dan Fungsi Tugas pokok :

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai tugas membantu Bupati dalam penyelenggaraan pemerintah kabuapten di bidang Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politiksesuai dengan linkup tugasnya.

Fungsi :

1. Perumusan dan penetapan kebijakan Penanggulangan Bencana Daerah,

Kesatuan Bangsa dan Politik ;

2. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan Penanggulangan Bencana

Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik secara terancana, terpadu dan menyeluruh.

(10)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 6

C. SUSUNAN ORGANISASI

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik, terdiri dari :

a. Kepala Badan b. Sekretariat

1. Sub Bagian Perencanaan;

2. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

3. Sub Bagian Keuangan dan Perlengkapan.

c. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan

1. Sub Bidang Pencegahan;

2. Sub Bidang Kesiapsiagaan.

d. Bidang Kedaruratan dan Logistik

1. Sub Bidang Kedaruratan

2. Sub Bidang Logistik

e. Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

1. Sub Bidang Rehabilitasi

2. Sub Bidang Rekontruksi

f. Bidang Kewaspadaan Nasional

1. Sub Bidang Kewaspadaan Dini dan Pengawasan Orang dan Lembaga

Asing;

2. Sub Bidang Penanganan Konflik;

g. Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama, Kemasyarakatan

1. Sub Bidang Ketahanan Seni dan Budaya;

2. Sub Bidang Ketahanan Agama, Kemasyarakatan dan Ekonomi

h. Bidang Politik, Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan

1. Sub Bidang Politik;

2. Sub Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan.

i. Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) j. Kelompok Jabatan Fungsional

(11)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 7

D. Maksud dan Tujuan RKT

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) yang dilaksanakan merupakan acuan

untuk mencapai tujuan kesepakatan dalam menetapkan komitmen satuan kerja, dan dimuat spesifikasi yang jelas pedoman pemimpin satuan kerja untuk melaksanakan target-target kinerja dalam RKT yang menjadi beban tanggung jawab OPD.

E. Manfaat Rencana Kinerja Tahunan (RKT)

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) Badan Penanggulangan Bencana

Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2020 mempunyai manfaat sebagai berikut.

1. Sebagai Bahan Penjelasan Perencanaan Strategis

2. Sebagai Bahan Evaluasi Perencanaan dan Pelaksanaan Kinerja Tahun Berjalan.

(12)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 8

BAB.II

RENCANA STRATEGIS

Perencanaan Strategis merupakan suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun dengan memperhitungkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman/tantangan yang ada atau yang mungkin timbul. Rencana Strtegis mengandung visi, misi, tujuan, mengakomodasi aspirasi masyarakat dengan mengantisipasi perkembangan masa depan.

A. VISI DAN MISI VISI

Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut diatas, serta potensi, kondisi dan permasalahan yang ada di Kabupaten Banyuasin, maka Visi Kabupaten Banyuasin yang hendak dicapai pada tahun 2018-2023 adalah:

“BANYUASIN BANGKIT, ADIL DAN SEJAHTERA”.

1. MISI

Dalam upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 tersebut, maka misi pembangunan Kabupaten Banyuasin adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Sumberdaya Manusia Banyuasin yang bedaya saing tinggi melalui pendidikan dan kesehatan yang berkualitas;

2. Meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan demokratisasi di Banyuasin;

3. Meningkatkan keimanan dak ketaqwaan masyarakat dengan nilai-nilai kerukunan, kebersamaan serta kreativitas sehingga mampu berprestasi gemilang;

4. Meningkatkan nilai tambah sumberdaya alam, sumberdaya ekonomi menuju Banyuasin yang sejahtera;

(13)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 9

Penjabaran Misi Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 tersebut selanjutnya di rumuskan dalam Tujuan RPJMD Kabupaten Banyuasin Tahun

2019–2023 sebagai berikut :

1. Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia;

2. Terciptanya Keamanan, Kenyamanan dan Ketertiban Masyarakat;

3. Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Dalam Berdemokrasi; 4. Mewujudkan Masyarakat Berprestasi dan Religius;

5. Meningkatnya Kesejahteraan Perekonomian;

6. Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan;

7. Meningkatnya Kualitas Pelayanan Publik;

8. Meningkatkan kinerja pengelolaan pemerintahan menuju Good Governance.

Penjabaran Tujuan RPJMD Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023 diatas dijelaskan lagi dengan sasaran RPJMD Kabupaten Banyuasin tahun 2019-2023 sebagai berikut :

1. Bangkit Pendidikan (Meningkatnya Kualitas Pendidikan)

2. Bangkit Kesehatan (Meningkatnya Derajat kesehatan dan Kecukupan Gizi masyarakat)

3. Bangkit Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat) Menurunnya kriminalitas

4. Bangkit Demokrasi. (Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi)

5. Bangkit Prestasi dan Keimanan Masyarakat (Meningkatnya Masyarakat yang berprestasi dan religius)

6. Bangkit Pertanian. (Meningkatnya Kesejahteraan Petani dan Nelayan) 7. Bangkit Perdagangan, Industri , Koperasi dan UMKM terhadap PDRB dan

Investasi. (Meningkatnya kontribusi sektor perdagangan, industri

Pengolahan dan Investasi)

8. Bangkit Tenaga Kerja Lokal. ( Meningkatnya kesempatan berusaha dan kesempatan kerja)

(14)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 10

9. Bangkit Daya Saing Produk Daerah dan Pariwisata. (Meningkatnya Inovasi Teknologi dan Destinasi Pariwisata)

10. Bangkit Infrastruktur. (Meningkatnya infrastruktur yang baik, merata, berwawasan lingkungan, dan naiknya status desa)

11. Bangkit Kualitas Lingkungan Hidup. (Meningkatnya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Resiko Bencana)

12. Bangkit Reformasi Birokrasi (Meningkatnya Reformasi Birokrasi)

B. TUJUAN, SASARAN DAN INDIKATOR

Visi dan misi Kabupaten Banyuasin yang telah ditetapkan diatas, maka

untuk keberhasilannya perlu juga ditetapkan sasaran, indikator dan tujuan, yang ditempuh melalui penetapan beberapa sasaran, dimana sasaran yang satu dengan yang lainnya saling terkait. Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi Kabupaten Banyuasin yang dapat mempertajam fokus pelaksanaan misi Kabupaten Banyuasin serta meletakkan kerangka prioritas untuk memfokuskan arah semua program dan aktifitas dalam melaksanakan misi.

B.1 Tujuan

Pernyataan misi sebagaimana telah dikemukakan di atas dijabarkan dan diimplementasikan ke dalam tujuan yang ingin dicapai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun ke depan.

Adapun tujuan yang ingin dicapai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin adalah :

1. Meningkatnya penanggulangan dan pengurangan resiko bencana; 2. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam berdemokrasi.

(15)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 11

B.2 Sasaran

Sasaran merupakan penjabaran tujuan secara terukur yaitu sesuatu yang akan dicapai/dihasilkan secara nyata oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin dalam jangka waktu yang telah ditentukan guna mencapai tujuan, visi dan misi yang telah ditetapkan.

Adapun sasaran yang ingin dicapai oleh Badan Penangglangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin dalam kurun waktu 2019-2023 dengan adalah sebagai berikut:

1. Menurunnya resiko bencana;

2. Meningkatnya responsifitas dalam penanggulangan bencana dan

kebakaran;

3. Meningkatnya kualitas hidup masyarakat didaerah pasca bencana;

4. Jumlah fasilitasi aspirasi kelompok agama dan tokoh masyarakat; 5. Terwujudnya demokrasi yang sehat dan partisipasi politik masyarakat.

B.3 Indikator

Indikator merupakan penjabaran dari sasaran secara terukur yang juga melalui tujuan dari Penangglangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin itu sendiri.

Adapun indikator yang ingin dicapai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin :

1. Persentase rasio desa tangguh bencana.

2. Persentase waktu tanggap (response time rate) daerah layanan

wilayah manajemen kebakaran (WMK).

3. Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi masyarakat

terdampak bencana.

4. Jumlah Fasilitasi Aspirasi Kelompok Agama dan Tokoh

Masyarakat.

(16)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 12

B.4 Kebijakan

Sebagai upaya atau langkah-langkah untuk mencapai/

mewujudkan tujuan dan sasaran, Badan Penangglangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin telah menyusun dan menetapkan strategi berupa kebijakan.

Adapun kebijakan yang ingin dicapai oleh Badan Penangglangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin adalah :

1) Penyebarluasan informasi rawan bencana baik melalui media

elektronik, media cetak, spanduk, pamplet dan lain sebagainya.

2) Melakukan sosialisasi, penyuluhan maupun peringatan dini

terhadap ancaman bencana.

3) Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana penanggulangan

bencana.

4) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)

penanggulangan bencana baik dengan pelatihan maupun bimbingan teknis (bimtek)terhadap para relawan, masyarakat dan Tim reaksi cepat (TRC) dan lain sebagainya.

5) Mengidentifikasi dan memperbaiki sarana dan prasarana yang

rusak akibat bencana.

6) Melaksanakan pelatihan, penyuluhan,bimbingan teknis maupun

pembekalan dasar kepada korban yang terdampak bencana.

7) Melaksanakan pendidikan politik masyarakat dan wawasan

kebangsaan dalam rangka pengembangan etika dan budaya politik.

8) Melaksanakan sosialisasi, penyuluhan dan penyebarluasan

informasi (baleho, spanduk dsb) kepada masyarakat, dalam

upaya meningkatkan peran serta masyarakat dalam

berdemokrasi.

9) Meningkatkan koordinasi dan memaksimalkan peran FKUB,

(17)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 13

10) Meningkatkan pengawasan terhadap lembaga-lembaga asing dan tenaga-tenaga kerja asing yang ada di wilayah kabupaten Banyuasin.

C. STRATEGI PENCAPAIAN TUJUAN DAN SASARAN

Sebagai upaya atau langkah-langkah untuk

mencapai/mewujudkan tujuan, sasaran dan indikator, Badan

Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin telah menyusun dan menetapkan strategi berupa program dan kegiatan sebagai berikut :

1) Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan, Kegiatan :

- Monitoring orang asing;

- Dukungan kegiatan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat

(FKDM);

- Pembentukan satuan keamanan lingkungan di masyarakat;

- Dukungan tim kewaspadaan dini pemerintah daerah;

- Dukungan penerbitan rekomendasi penelitian

Indikator Kinerja :

- Jumlah Fasilitasi Aspirasi Kelompok Agama dan Tokoh

Masyarakat (Kali)

2) Program Pemeliharaan Kantrantibnas dan Pencegahan Tindak Kriminal

Kegiatan :

- Penanganan konflik sosial;

- Tim pemetaan rawan konflik

- Rapat koordinasi KOMINDA Kabupaten Banyuasin;

- Sosialisasi bahaya faham radikalisme;

(18)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 14

- Pembentukan dan pelantikan KOMINDA;

- Pelatihan intelejen tingkat dasar

Indikator Kinerja :

- Jumlah Fasilitasi Aspirasi Kelompok Agama dan Tokoh

Masyarakat (Kali)

3) Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Kegiatan :

- Peningkatan rasa solidaritas dan ikatan sosial dikalangan

masyarakat;

- Peningkatan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai luhur

budaya bangsa;

- Sosialisasi 4 pilar kebangsaan;

- Monitoring dan evaluasi kegiatan FPK;

- Sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan

- Penelitian pemberian tanda penghargaan pembauran

kebangsaan;

- Rapat koordinasi Forum Pembauran Kebangsan (FPK) tingkat

Kabupaten;

- Gerakan gugus tugas revolusi mental;

- Dukungan pencapaian halaqoh dan berbagai forum

keagamaan lainnya dalam upaya peningkatan wawasan kebangsaan;

- Seminar, talkshow diskusi peningkatan wawasan kebangsaan;

- Pentas seni dan budaya, festival lomba cipta dalam upaya

peningkatan wawasan kebangsaan.

Indikator Kinerja :

- Jumlah Fasilitasi Aspirasi Kelompok Agama dan Tokoh

Masyarakat (Kali)

4) Program Pemberdayaan Masyarakat untuk menjaga ketertiban

(19)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 15

Kegiatan :

- Monitoring dan evaluasi ketahanan ekonomi;

- Dukungan kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama

(FKUB);

- Monitoring keberadaan kebudayaan dan seni di Kabupaten

Banyuasin;

- Sarasehan seni dan budaya;

- Ketahanan seni dan budaya;

- Monitoring keberadaan ormas dan LSM;

- Sosialisasi hibah untuk LSM dan Ormas;

- Sosialisasi Undang-undang ormas;

- Dukungan kerjasama pemerintah daerah dengan ormas dan

lembaga nirlaba lainnya dalam bidang kesbangpol dalam negeri;

- Dukungan penatausahaan keuangan bantuan dana hibah bagi

ormas;

- Peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan

beragama;

- Veifikasi kelengkapan dokumen pendaftaran ormas dalam

rangka penerbitan SKT;

- Monitoring dan pemantauan terhadap ormas penerima hibah;

- Verifikasi administrasi pengajuan bantuan keuangan

ormas/LSM;

- Pelantikan dan pengukuhan pengurus FKUB;

- Rakor ormas/LSM/OKP dalam Kabupaten Banyuasin;

- Penelitian dan pemeriksaan administrasi pengajuan keuangan

kepada ormas/LSM/OKP

Indikator Kinerja :

- Jumlah Fasilitasi Aspirasi Kelompok Agama dan Tokoh

(20)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 16

5) Program Pendidikan Politik Masyarakat Kegiatan :

- Penyuluhan kepada masyarakat;

- Fasilitasi penyelesaian perselisihan partai politik;

- Koordinasi forum-forum diskusi politik;

- Penyusunan database partai politik;

- Monitoring dan evaluasi situasi politik daerah;

- Bimtek pengelolaan keuangan pengurus dan bendaharawan

partai politik;

- Penelitian dan Pemeriksaan administrasi pengajuan bantuan

keuangan partai politik hasil pemilu;

- Desk Pilkada;

- Sosialisasi undang-undang politik;

- Fasilitasi tim pokja Indeks Demokrasi; Indonesia (IDI)

Kabupaten Banyuasin.

Indikator Kinerja :

- Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada (%)

6) Program Pencegahan Dini dan Penanggulanagan Korban Bencana Alam.

Kegiatan :

- Pemantauan dan penyebarluasan informasi potensi bencana alam;

- Pengadaan sarana dan prasarana evakuasi penduduk dari

ancaman bencana alam;

- Pencegahan dan kesiapsiagaan;

- Sosialisasi pengurangan resiko bencana;

- Pelatihan Tim Reaksi Cepat (TRC);

- Gladi posko dan lapangan;

- Pelatihan relawan penanggulangan bencana;

(21)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 17

- Pembentukan desa tangguh;

- Penguatan desa tangguh;

- Pelatihan relawan desa tangguh;

- Pelatihan penghitungan indeks resiko bencana;

- Penyusunan rencana kontijensi bencana;

- Pembuatan perda penyelengaraan penanggulangan bencana.

Indikator Kinerja :

- Persentase rasio desa tangguh bencana (%)

7) Program Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Kegiatan :

- Koordinasi Tanggap Darurat

- Operasional Satuan Tugas Tanggap Darurat

- Rapat Koordinasi Tanggap Darurat Bencana

- Mobilitas pengangkutan peralatan dan logistik

- Bantuan Tanggap Darurat

- Posko Tanggap Darurat

- Pengadaan tempat penampungan sementara dan evakuasi

penduduk dari ancaman/ korban bencana alam

- Pengadaan logistik dan obat-obatan bagi penduduk ditempat

penampungan

- Kedaruratan dan logistik

- Pusdalops

- Pemeliharaan dan pengadaan peralatan

- Rapat Koordinasi penanggulangan bencana

- Pelatihan dan simulasi penanganan sarana bencana dibidang

kedaruratan

- Bantuan Logistik Darurat Bencana

Indikator Kinerja :

- Persentase waktu tanggap (response time rate) daerah

(22)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 18

8) Program Rehabilitasi dan Rekontruksi Kegiatan :

- Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana

- Inventarisasi potensi rehabilitasi dan rekontruksi fisik

- Inventarisasi dan verifikasi rekontruksi pasca bencana

- Bimbingan Teknis perkiraan / indeks pemulihan pasca

bencana

- Koordinasi Pemulihan dan peningkatan sosial ekonomi

diwilayah pasca bencana

- Sosialisasi dampak psikologi dan pembekalan dasar bagi

korban bencana

- Pelatihan Keterampilan industri RT untuk mendukung ekonomi

keluarga bagi korban bencana

- Tim pengkajian dan analisa bantuan pasca bencana

- Survey rekontruksi pasca bencana

- Monitoring evaluasi dan pelaporan pasca bencana

- Bimtek penilaian kerusakan pasca bencana

Indikator Kinerja :

- Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi

masyarakat terdampak bencana (%)

9) Program Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan

Kegiatan :

- Pendirian posko lapangan pengendalian kebakaran hutan dan

lahan

- Patroli terpadu dalam rangka pengendalian kebakaran hutan

dan lahan

- Apel kesiapsiagaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan

- Pengembangan sarana dan prasaranan pengendalian hutan

(23)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 19

Indikator Kinerja :

- Persentase waktu tanggap (response time rate) daerah

(24)

R E N C A N A K I N E R J A T A H U N A N 20

BAB. III

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT)

Sebagai penjabaran lebih lanjut dari Rencana Strategis (Renstra) Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyuasin Tahun 2019-2023, maka disusun suatu Rencana Kinerja (Performance

Plan) setiap tahunnya. Rencana Kinerja ini merupakan penjabaran target kinerja

yang dicapai dalam satu tahun pelaksanaan yang menunjukan nilai kuantitatif yang melekat pada setiap indikator kinerja, baik pada tingkat sasaran strategis maupun tingkat kegiatan serta merupkan pembanding bagi proses pengukuran keberhasilan organisasi yang dilakukan akhir periode pelaksanaan.

(25)
(26)

3 4 8 9 10

1. 1 Input : Dana Rp Rp 8,000,000

Output : Tersedianya Benda-benda Pos (materai dan perangko)

Lembar 1500 Outcome : Tertib administrasi surat menyurat % 100 Input : Dana Rp Rp 65,000,000 Output : Penyediaan Jasa Komunikasi SDA

dan Listrik

Rekening 24 Outcome : Tersedianya Jasa Komunikasi SDA

dan Listrik

% 100

Input : Dana Rp Rp 5,000,000 Output : Jumlah Pemeliharaan peralatan

dan perlengkapan kantor

Unit 1

Outcome : Terpeliharanya peralatan dan perlengkapan kantor

% 100

Input : Dana Rp Rp 8,500,000 Output : Jumlah jasa jaminan pemeliharaan PNS 31 Outcome : Tersedianya jasa jaminan

pemeliharaan

% 100

Input : Dana Rp Rp 9,000,000 Output : Jumlah Kendaraan yang sudah

diasuransi

Unit 2

Outcome : Terpenuhinya Jaminan barang milik daerah

% 100

Input : Dana Rp Rp 300,000,000 Output : Pemeliharaan rutin berkala

kendaraan dinas/operasional

Unit 22

Outcome : Kegiatan operasional Badan Kesbang dan Politik menjadi lancar

% 100 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan Perizinan Kendaraan Dinas/Operasional BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 7 5 6 % 100 1 6 1 2 Tingkat Pelayanan Administrasi Perkantoran Terpenuinya Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 2 BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 5 Penyediaan Jasa

Jaminan Barang Milik Daerah

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Penyediaan Jasa Surat Menyurat 1 3 Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 4 Kegiatan Penyediaan Jasa Jaminan Pemeliharaan PNS BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik

(27)

dan inventaris kantor berjalan lancar

Input : Dana Rp Rp 30,000,000 Output : Jumlah peralatan kebersihan kantor Jenis 24 Outcome : Tersedianya peralatan kebersihan

kantor

% 100

Input : Dana Rp Rp 20,000,000 Output : Jasa perbaikan peralatan kantor Kali 12 Outcome : Kegiatan administrasi kantor

berjalan lancar

% 100

Input : Dana Rp Rp 80,000,000 Output : Tersedianya ATK Jenis 40 Outcome : Terpenuhinya ATK % 100 Input : Dana Rp Rp 30,000,000.00

Output : Tersedianya barang cetakan dan foto copy

Lembar 81700 Outcome : Terpenuhinya penyediaan barang

cetakan dan foto copy

% 100

Input : Dana Rp Rp 22,000,000 Output : Tersedianya komponen instalasi

listrik/ penerangan bangunan kantor

komponen 5 Outcome : Fasilitas penerangan kantor

terlaksana dengan baik

% 100

Input : Dana Rp Rp 50,000,000 Output : Peralatan dan perlengkapan kantor Unit 7 Outcome : Operasional kantor menjadi lancar % 100 Input : Dana Rp Rp 7,500,000 Output : Jumlah keutuhan RT OPD Buah 10 Outcome : Keutuhan RT OPD Terpenuhi % 100 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 8 9 10 11 12 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Penyediaan Jasa Peerbaikan Peralatan Kerja

Penyediaan Alat Tulis Kantor Penyediaan Barang Cetakan dan Penggandaan Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 14 13

(28)

Outcome : Tersedianya media massa dan informasi

% 100

Input : Dana Rp Rp 15,000,000 Output : Penyediaan makan dan minum

rapat rutin kantor

Kali 6

Outcome : Evaluasi kinerja pegawai berjalan dengan baik

% 100

Input : Dana Rp Rp 500,000,000 Output : Terlaksananya rapat-rapat

koordinasi dan konsultasi luar daerah

Kali 50

Outcome : Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi luar daerah berjalan dengan lancar

% 100

Input : Dana Rp Rp 80,000,000 Output : Terlaksananya rapat-rapat

koordinasi dan konsultasi dalam daerah

Kali 23

Outcome : Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah berjalan dengan lancar

% 100

Input : Dana Rp Rp 275,000,000 Output : Terlaksananya Kegiatan Kantor kali 12 Outcome : Kegiatan Administrasi perkantoran

menjadi tertib dan lancar

% 100

2 2 Input : Dana Rp Rp 10,000,000

Output : Jumlah Pengadaan Perlengkapan Unit 2 Outcome : Kegiatan Administrasi perkantoran

menjadi tertib dan lancar

Unit 2

Input : Dana Rp Rp 6,000,000 Output : Tersedianya peralatan kantor yang

memadai

Unit 2

Outcome : Keadaan gedung kantor yang nyaman

% 100

20

21 2 Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Aparatur BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik % 100

Tingkat Sarana dan Prasarana Aparatur Tersedianya sarana dan prasarana aparatur beserta pemeliharaannya Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Luar Daerah BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Penyedian Makanan dan Minuman 19 Penyediaan Jasa Pendukung Administrasi Perkantoran / Jasa Teknis Politik Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi Ke Dalam Daerah Pengadaan Perlengkapan Rumah Jabatan/ Dinas 16 17 18 Pengadaan Peralengkapan Gedung Kantor

(29)

Outcome : Keadaan gedung kantor yang nyaman

% 100

Input : Dana Rp Rp 16,000,000 Output : Terlaksananya pengadaan

Mebeluair

Unit 4

Outcome : Kenyamanan Kerja % 100 Input : Dana Rp Rp 12,000,000 Output : Terlaksananya pemeliharaan rutin/

berkala Rumah Dinas

Kali 6

Outcome : Kegiatan administrasi kantor berjalan lancar

% 100

Input : Dana Rp Rp 16,000,000 Output : Terlaksananya pemeliharaan rutin/

berkala gedung kantor

Kali 12

Outcome : Kegiatan administrasi kantor berjalan lancar

% 100

Input : Dana Rp Rp 26,250,000 Output : Tersedianya baju PDL Stel 35 Outcome : Pegawai SKPD dapat

melaksanakan tugas dengan baik

% 100

Input : Dana Rp Rp 15,050,000 Output : Jumlah pakaian hari-hari tertentu

yang terpenuhi

Stel 35

Outcome : Pegawai SKPD dapat

melaksanakan tugas dengan baik

% 100

Input : Dana Rp Rp 28,700,000 Output : Jumlah peserta yang mengikuti

senam

Stel 500 Outcome : Pegawai SKPD dapat

melaksanakan tugas dengan baik

% 100

Tersedianya Peningkatan Disiplin Aparatur

Tingkat Disiplin Aparatur

Politik

28 Pengembangan budaya kerja aparatur

BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 26 BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 24 Pemeliharaan Rutin/Berkala Rumah Dinas 100 % 3 3. BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Program Peningkatan Disiplin Aparatur 3 Pengadaan Pakaian Dinas Beserta Perlengkapannya Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor 25 27 Pengadaan Pakaian Khusus hari-hari tertentu 23 Pengadaan Mebeleur

(30)

5. 100 5 Input : Dana Rp Rp 5,000,000 Output : Jumlah Laporan keuangan

semesteran

Dok. 2

Outcome : Dokumen keuangan menjadi tertib dan benar

% 100

Input : Dana Rp Rp 60,000,000 Output Laporan akhir tahunan Laporan 2 Outcome : Buku Laporan Keuangan Akhir

Tahun

% 100

Input : Dana Rp 39,675,000 Output Jumlah Dok. Perencanaan dan

Pelaporan

Laporan 5 Outcome : Buku Laporan % 100 Input : Dana Rp 15,000,000 Output Jumlah Dok. LKjIP Dok. 1 Outcome : Buku Laporan % 100 Input : Dana Rp 5,000,000 Output Laporan Aset/ Barang Dok. 1 Outcome : Buku Laporan Aset/ Barang % 100

6. Input : Dana Rp 140,000,000

Output : Terlaksananya pelatihan pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan

Orang 100 Outcome : Tercapainya pelatihan keamanan

dan kenyamanan lingkungan

% 100

Input : Dana Rp Rp 25,000,000.00 Jumlah Fasilitasi

Aspirasi Kelompok Agama dan Tokoh Masyarakat Program Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan aparatur Tersedianya Pengembangan pelaporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD

% Meningkatnya

pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan

5

6 Persentase daerah yang aman dan nyaman

Dukungan Penerbitan Rekomendasi 33 BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Penyusunan Laporan

Kinerja OPD Kesatuan BPBD,

Bangsa dan Politik Penyusunan Pelaporan Keuangan Semesteran 30 Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun 31 32 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Monitoring Orang Asing

36 6 % 100 35 34 Infentarisasi Aset SKPD Program Peningkatan Pengembangan Pelaporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

(31)

Output : Jumlah Konflik konflik 15 Outcome : Terciptanya lingkungan yang

kondusif %

100 Input : Dana Rp Rp 80,000,000.00 Output : Terlaksananya fasilitasi KOMINDA

Kabupaten Banyuasin

Kali 4

Outcome : Fasilitasi KOMINDA Kabupaten Banyuasin dapat terlaksana dengan lancar

% 100

Input : Dana Rp Rp 30,000,000.00

Output : Terlaksananya Bimbingan Teknis di Kabupaten Banyuasin

Kali 1

Outcome : Bimbingan Teknis pemantauan deteksi dini di Kabupaten Banyuasin dapat terlaksana dengan lancar

% 100

8. Input : Dana Rp Rp 25,000,000.00

Output : Jumlah masyarakat yang mengikuti sosialisasi

Peserta 40 Outcome : Tersedianya sosialisasi 4 pilar

kebangsaan

% 100

Input : Dana Rp Rp 50,000,000.00 Output : Jumlah earga yang paham

wasbang

Peserta 40 Outcome : Terciptanya rasa solidaritas dan

ikatan sosial dikalangan masyarakat

% 100

Input : Dana Rp Rp 25,000,000.00

8 Jumlah orang yang mendapatkan pengetahuan wawasan kebangsaan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Rapat Koordinasi Forum Pembauran Sosialisasi Pendidikan Wawasan Kebangsaan 42 39 Sosialisasi Bahaya Faham Radikalisme 41 Orang 200 Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Kantrantibmas dan Pencegahan Tindak Kriminal penyampaian aspirasi oleh sekelompok masyarakat 40 Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Sosial Rapat Koordinasi KOMINDA Kabupaten Banyuasin 38

(32)

kebangsaan di Kab.Banyuasin

9. Input : Dana Rp 120,000,000

Output : Jumlah FKUB yang dibentuk/dibina Kali 4 Outcome : Tersedianya dukungan kegiatan

kerukunan umat beragama (FKUB)

% 100

44 Input : Dana Rp Rp 75,000,000.00 Output : Jumlah kelompok yang dibina Kali 15 Outcome : Terfasilitasi dan tersosialisasinya

revolusi mental

% 100

45 Input : Dana Rp 25,000,000

Output : Jumlah Ormas/ LSM yang mendapat bantuan

Kali 1

Outcome : Terfasilitasi dan tersosialisasinya LSM dan Ormas

% 100

46 Input : Dana Rp Rp 20,000,000.00

Output : Jumlah ormas/LSM yang aktif dalam pembangunan

Kali 1

Outcome : Tersedianya sosialisasi undang-undang Ormas

% 100

47 Input : Dana Rp Rp 10,000,000.00

Output : Jumlah kerjasama antar tokoh

agama

Ormas/ LSM

5 Outcome : Terciptanyan Verifikasi

Administrasi pengajuan bantuan keuangan kepada ormas/LSM

% 100

48 Input : Dana Rp Rp 10,000,000.00

Output : Jumlah pemeriksaan Kali 1 Outcome : Ketahanan seni dan budaya % 100

10 10. 49 Input : Dana Rp Rp 75,000,000.00 50 % BPBD, Verifikasi administrasi pengajuan bantuan keuangan kpd ormas/lSM

Jumlah daerah rawan yang dibina

Desa/ Kel. 2

43 9 Persentase Ormas, LSM

dan OKP yang aktif

Penelitian dan pemeriksaan administrasi pengajuan bantuan keuangan kpd ormas/lSM BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Penyuluhan pencegahan

Sosialisasi hibah untuk LSM dan Ormas Sosialisasi Undang-undang Ormas Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan Dukungan Kegiatan Kerukunan Umat Beragama (FKUB) BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Monitoring Kebradaan Ormas/LSM Program Peningkatan Pemberantasan

(33)

7. 11. Input : Dana Rp Rp 50,000,000.00

Output : Jumlah parpol yang mendapat kursi di DPRD

Parpol 16 Outcome : Tersedianya Data hasil pemilukada % 100

51 Input : Dana Rp 50,000,000

Output : Jumlah pengurusparpol yang mengikuti bimtek

Parpol 16 Outcome : Terciptanya Bimtek Pengelolaan

Keuangan Bagi Pengurus dan Pendaharawan Parpol Yang mendapat Kursi

% 100

Input : Dana Rp Rp 100,000,000.00

Output : Jumlah parpol yang mengusulkan bantuan

Parpol 16 Outcome : Tersedianya dokumen administrasi

pengajuan bantuan keuangan Parpol

Parpol 16

8. 12 Input : Dana Rp Rp 200,000,000.00

Output : Jumlah Desa Tangguh yang dibentuk

Desa 2

Outcome : Terpantaunya dan penyebarluasan informasi potensi bencana alam

% 100

Input : Dana Rp Rp 150,000,000.00

Output : Indeks resiko bencana Dok. 1 Outcome : Terwujudnya data pasca bencana

yang akuntabel % 100 9. 14 14 Input : Dana Rp 50,000,000 Pembentukan Desa Tangguh BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Bantuan Tanggap Darurat Bencana % 100 BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 50 Persentase rasio desa tangguh 74 11 Persentase partisipasi masyarakat dalam pemilu/ kada 12 Persentase Pencegahan daerah rawan Persentase waktu tanggap (response time rate) daerah layanan wilayah manajemen kebakaran (WMK) Persentase Kecamatanyang mendapatkan pendidikan politik masyarakat Penelitian dan pemeriksaan adminisrasi bantuan keuangan kepada Parpol hasil Pemilu Tahun 2009 BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 52 Penghitungan indeks resiko bencana BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 60 53 % Program Pendidikan Politik Masyarakat Penyusunan database partai politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Persentase penanggulangan bencana Program Tanggap Daruat % 55 54 Program Pencegahan Dini dan Penanggulangan Korban Bencana Alam

Bimtek Pengelolaan Keuangan Bagi Pengurus dan Pendaharawan Parpol Yang mendapat Kursi

(34)

Input : Dana Rp 15,000,000 Output : Jumlah masyarakat yang bantu KK 10 Outcome : Terbantunya masyarakat yg

terkena bencana

% 100

Input : Dana Rp 12,000,000 Output : Jumlah Kejadian bencana Data 12 Outcome : Data kejadian bencana yang valid % 100 Input : Dana Rp 100,000,000 Output : Terpeliharanya mesin peralatan

penanggulangan bencana

Kali 4

Outcome : Prosesntase mesin

penanggulangan bencana dalam kondisi baik

% 100

Input : Dana Rp Rp 63,000,000.00

Output : Jumlah kesiapan peralatan penanggulangan bencana

Kali 1

Outcome : Prosesntase mesin

penanggulangan bencana dalam kondisi baik

% 100

Input : Dana Rp 160,000,000 Output : Tersedianya kebutuhan pokok

tanggap darurat bencana

% 80

Outcome : tersedianya penyediaan bantuan tanggap daruraat bencana

% 80

Input : Dana Rp 80,000,000 Output : Jumlah korban bencana yang bina Orang 60 Outcome : Sosialisasi Dampak Psikologi dan

Pembekalan Dasar Bagi Korban Bencana berjalan lancar

% 100 Input : Dana Rp 80,000,000 BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Pelatihan dan simulasi

penanganan sarana bencana Pemeliharaan dan Pengadaan Peralatan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 59 Pusdalops BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 57 58 Persentase pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi masyarakat terdampak bencana

10 15 Jumlah yang dipulihkan/ diperbaiki

Desa/ Kel. 3 15 Program Rehabilitasi dan Rekontruksi Pasca Bencana

61 Sosialisasi Dampak Psikologi dan Pembekalan Dasar Bagi Korban Bencana

Pelatihan keterampilan industri RT untuk 62 60 Bantuan Logistik Darurat Bencana 56 Pengadaan logistik

dan obat-obatan bagi penduduk ditempat penampungan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik

(35)

korban bencana

Input : Dana Rp 15,000,000 Output : Terlaksananya Sosialisasi

Pengurangan Resiko Bencana

Kali 1

Outcome : Resiko Bencana dapat Dikurangi % 100 Input : Dana Rp 100,000,000 Output : Data Penduduk yang perlu

mendapatkan rehabilitasi Wirausaha data Penduduk Korban Bencana

Data 1

Outcome : Realisasi Data Penduduk Korban Bencana yang Perlu Bantuan Usaha

% 100

16 % 40 16 65 Input : Dana Rp Rp 875,000,000.00 Output : Jumlah posko karhutla Posko 3 Outcome : Tersedianya posko dilapangan

untuk pengendalian kebakaran hutan dan lahan

% 100

66 Input : Dana Rp Rp 1,500,000,000.00

Output : Patroli terpadu Hari 150 Outcome : Diadakannya Patroli terpadu % 100 67 Input : Dana Rp Rp 75,000,000.00

Output : Apel siap siaga Kali 1 Outcome : Diadakanya apel siapsiagaan di

Kabupaten Banyuasin

% 100

68 Input : Dana Rp Rp 2,000,000,000.00

Tingkat waktu tanggap (response time rate)

Program Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik 64

Patroli terpadu dalam rangka pengendalian kebakaran hutan dan lahan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Surve Rekontruksi Pasca Bencana Pendirian posko lapangan pengendalian kebakaran hutan dan lahan BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Pengembangan sarana dan prasarana 63 Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Pasca

Bencana BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Apel kesiapsiagaan pengendalian kebakaran hutan dan lahan

BPBD, Kesatuan Bangsa dan

(36)

lahan

69 Input : Dana Rp Rp 200,000,000.00

Output : Persentase Pemadaman langsung Hari 150 Outcome : Terlaksananya bimbingan teknis

dala pasca bencana

% 100

70 Input : Dana Rp Rp 400,000,000.00

Output : Jumlah kampanye Org 600 Outcome : Terciptanya kampanye

pencegahankebakaran hutan dan lahan

% 100

71 Input : Dana Rp Rp 150,000,000.00

Output : Jumlah bahan kampanye Lembar 500 Outcome : Tersedianya bahan kampanye % 100 72 Input : Dana Rp Rp 300,000,000.00

Output : Jumlah koordinasi Kali 20 Outcome : adanya koordinasi kerja dalam

rangka penyelenggaraan penanggulangan dan penanganan kebakaran

% 100

Peningkatan

koordinasi kerja dalam rangka penyelenggaraan penanggulangan dan penanganan kebakaran BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Pemadaman darat BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Kampanye pencegahan kebakaran hutan dan lahan dalam rangka penyadartahuan pencegahan karhutla BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik Pembuatan bahan kampanye BPBD, Kesatuan Bangsa dan Politik

(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)

Referensi

Dokumen terkait

Sesuai dengan hasil Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pekerjaan Belanja Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Jalan dan Jembatan Bantuan Keuangan Prov.

Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia yang teregistrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) dan memenuhi persyaratan :.. IUJK dan SBU : IUJK dan

Tujuh atribut dari kualitas audit, yaitu pengalaman melakukan audit, memahami industri klien, responsif atas kebutuhan klien, taat pada standar umum, keterlibatan pimpinan

number Required: No System-Controlled: Yes Encryption: Clear User-Searchable: Yes Bulk-Updatable: No Read-Only: Yes Max-Size: 19 Visible: No Display-Type: ENTITY N/A act_key Basic

Sebagai bagian dari sumber penerimaan daerah, retribusi adalah salah satu penyumbang penting Pendapatan Asli Daerah, dimana PAD tersebut dimanfaatkan untuk pembiayaan bagi

The Java Transaction Services or JTS driver is a server-side Java Database Connectivity (JDBC) driver that provides access to both data sources and global transactions from

Setelah membaca teks tentang Taman Yang Hilang, siswa mampu menyajikan hasil analisis tetang sikap yang baik dan sikap yang tidak baik terkait dengan nilai-nilai yang terkandung

Berdasarkan Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung Pekerjaan Pembangunan Dam Parit Kecamatan Batipuh Selatan Nomor : 06.22/PL/PPBJ-Distanbunhut-TD/2013 tanggal 22 Agustus 2013 dan