Strategi Pimpinan Atasan Dalam Menghadapi
Perubahan
americorpsmi.org/news/strategi-dalam-menghadapi-perubahan/1301/
Perubahan dan Strategi Pimpinan dalam Menghadapinya
Pimpinan atasan hendaknya bijaksana dalam menangani tantangan-tantangan yang akan dihadapi selama pelaksanaan proses perubahan. Dibawah ini, disediakan beberapa strategi yang dapat digunakan oleh pimpinan atasan untuk mengatasi tantangan perubahan, antara lain sebagai berikut:
1. Pendidkan dan Komunikasi
Tantangan kepada perubahan sebenarnya dapat diatasi atau dikurangi sekiranya seluruh bawahan diberikan satu gambaran melalui pendidikan jelas tentang keuntungan perubahan yang hendak dicapai. Hal seperti ini, dapat dikomunikasikan kepada bawahan dengan berbagai cara. Diantaranya melalui diskusi penyampaian laporan atau lingkungan sekelilingnya yang membawa pesan yang jelas, terhadap tantangan perubahan. Penyampaian pendapat seperti ini sangat penting untuk mewujudkan kepercayaan terutama pihak pimpinan atasan
dengan bawahan. Meskipun cara ini membutuhkan waktu yang panjang, namun ini merupakan satu cara yang sangat tepat menghindari tantangan terhadap perubahan.
2. Mendorong Keterlibatan Bawahan
Pimpinan atasan dapat menggunakan taktik ini untuk mengatasai tantangan perubahan yaitu dengan memberi peluang keterlibatan yang lebih luas dari mereka. Mereka diajak berunding dengan pimpinan atasan sebelum membuat keputusan. Bawahan dari organisasi akan merasakan bahwa mereka dihargai dan secara tidak langsung akan menyebabkan perubahan sikap pekerja teradap program restrukturisasi yang semula akan dilaksanakan
3. Manipulasi
Taktik ini dapat pula dipergunakan oleh pimpinan atasan sebagai satu grosir karpet boneka aturan untuk mengurangi tantangan perubahan. Hal tersebut dapat dimanfaatkan dengan memutarbalikkan fakta agar kelihatan lebih menarik dan meyakinkan. Caranya adalah dengan menonjolkan kebaikan yang diperoleh dari hasil perubahan dan menyembunyikan fakta mengenai kelemahan yang akan dihadapi. Manipulasi juga dapat dilaksanakan oleh pimpinan atasan yang menyebarkan isu-isu yang tidak benar dengan tujuan mendapatkan dukungan dari bawahan. Sebagai contoh, menyebarkan berita tidak benar bahwa organisasi ditolak oleh bawahan. Dengan tersebarnya isu-isu yang demikian akan menyebabkan perubahan sikap pekerja terhadap program restrukturisasi yang semula akan dilaksanakan
4. Program Dukungan Sosial
Pimpinan atasan perlu menyadari bahwa menyiapkan program dukungan sosial dapat meningkatkan dukungan bawahan terhadap perubahan yang akan dilakukan. Program-program seperti menitik beratkan tentang kebaikan bawahan lebih yakin dengan dilakukan perubahan. Perubahan terhadap penjadwalan waktu kerja yang sesuai serta didukung oleh kemudahan, pengangkutan akan
5. Penggunaan Kuasa dan Pengaruh
Pimpinan atasan dapat menggunakan http://pengrajinkarpet.com kekuasaannya serta pengaruhnya untuk mengatur dan menekan bawahan agar setuju menerima perubahan. Dengan Penggunaan kekuasaan dan pengaruh pimpinan atasan terhadap bawahan, maka bawahan mau tidak mau bersedia untuk melakukan perubahan. Contoh, apabila bawahan diancam pemotongan gaji, pemecatan, atau tindakan disiplin yang akan diambil jika mereka terus menentang perubahan.