• Tidak ada hasil yang ditemukan

PATOLOGI TUMOR anus-gejala Berak darah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PATOLOGI TUMOR anus-gejala Berak darah"

Copied!
109
0
0

Teks penuh

(1)

PATOLOGI

TUMOR

anus-gejala Berak darah

Dr.Inawati, M.Kes

(2)

The causes of gastrointestinal

(3)

Upper GI bleeding originates in the frst part of the tract-the esophagus, stomach or duodenum (frst part of the small intestine).Most often, upper GI bleeding is caused by one of the following:

• Peptic Ulcers

• Gastritis

Esophageal varices • Mallory Weiss tears

• Gastrointestinal cancers (stomach cancer)

(4)

Lower GI bleeding originates in the portion of the GI tract further down the digestive system-such as parts of the small intestine beyond the duodenum, large intestine,

rectum and anus. The most common causes of the lower GI bleeding include:

Diverticular disease

Gastrointestinal cancer (colon cancer)Infamatory bowel disease (IBD)

Infectious diarrheaAngiodysplasia

Polyps

(5)

Hematozhecia

Bright red blood in the stool, usually

from the lower gastrointestinal tract -- the colon or rectum -- or from 

(6)
(7)

Melena

Melena is black, tarry stool which is foul smelling because of the presence of partially digested blood products.

Melena implies that the blood has been in the GI tract for at least 14 hours, & that usually indicates an upper GI

(8)
(9)

pembahasan

1. Hemoroid

2. Polip Rectum

(10)

1. HEMOROID

PENDAHULUAN:

Hemorrhoid bukan hanya pelebaran

vena

didalam pleksus hemoroidalis saja, te tapi juga melibatkan pembuluh

(11)

KLASIFIKASI

(12)

Hemoroid interna adalah pembengkakan kecil

pada pembuluh darah yang ada di dinding anus. Tapi bisa juga pembuluh yang besar,

hingga menonjol keluar dari anus. Asalnya dari pleksus hemoroidalis superior.

Hemoroid eksterna adalah hemoroid yang

muncul di dekat lubang anus. Bisa sangat gatal dan menggumpal di bawah kulit. Ini menimbulkan benjolan yang keras dan

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)

GRADE

Grade 1 Hemorroid terbatas pada

lumen anorektal,tidak menonjol keluar

Grade 2 Hemorroid menonjol keluar

(23)

Grade 3 Hemorroid menonjol keluar dan

harus didorong untuk memasukkannya

Grade 4 Hemorroid menonjol dan tidak

dapat masuk walaupun didorong.

Lokasi hemorroid interna yaitu lateral

(24)

DERAJAT PERDRHN MENONJOL REPOSISI

1 + -

-• 2 + + SPONTAN

3 + + MANUAL

(25)
(26)
(27)
(28)
(29)

GEJALA

Pendarahan setelah buang air besar.

Warna darah berwarna merah terang.

Benjolan tergantung di luar anus.

Benjolan ini biasanya harus didorong kembali ke dalam setelah buang air besar.

(30)

DIAGNOSA

Pemeriksaan Colok Dubur

atau Digital Rectal Examination

Pemeriksaan Bagian luar dari anus untuk melihat apakah terdapat hemoroid.

*pemeriksaan colok dubur atau digital rectal examination (DRE). Pemeriksaan colok dubur ini dilakukan untuk

(31)
(32)

Prosedur Pemeriksaan ProktoskopiProktoskopi adalah pemeriksaan

melalui rektum memakai teropong besi atau plastik khusus yang disebut

dengan proktoskop. Proktoskop adalah pipa kecil berlubang dengan lampu dan kamera pada ujungnya dan

(33)

PENYEBAB

Penyebab sebenarnya dari wasir atau

hemoroid masih belum jelas.

Diperkirakan ada kaitan kuat dengan meningkatnya tekanan dalam aliran darah. Tekanan inilah yang

menyebabkan pembuluh darah pada bagian Anus membengkak atau

(34)

Orang-orang yang Berisiko Terkena

Hemoroid

Penyakit konstipasi yang berkelanjutan

karena kekurangan serat dalam makanan.

Obesitas 

Diare yang berkepanjangan..

Batuk dan muntah-muntah yang

(35)

Sering mengangkat beban berat.

• Kehamilan sebagai kondisi yang bisa

meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di panggul. Pembuluh darah akan membesar dan hemoroid akan muncul. Hemoroid biasanya akan sembuh setelah melahirkan.

(36)

PENGOBATAN

Perubahan Pola Makan dan Mawas Diri

• Jika hemoroid disebabkan oleh konstipasi harus berusaha agar tinja menjadi lunak dan bisa

membuang air besar secara teratur.- tidak

mengejan saat BAB-Perbanyak asupan serat -- roti gandum, sereal, buah, dan sayuran.

-minum banyak air dan menghindari minuman berkafein seperti teh, kopi, dan minuman soda

(37)

Hindari mengejan saat buang air

(38)

Jenis Pengobatan yang

Disarankan

Obat oles yang bisa dibeli secara

bebas

Berbagai macam krim, salep, dan

(39)

Pemakaian krim kortikosteroidObat pereda rasa sakit

Parasetamol sebagai salah satu obat pereda rasa sakit, bisa membantu meredakan rasa sakit akibat hemoroid. Hindari obat pereda rasa sakit sejenis kodein. Obat ini bisa

menyebabkan dan memperburuk konstipasi. • Produk yang mengandung obat bius lokal

(40)

Penggunaan laksatif atau obat pencahar

memperlancar proses buang air besar.

Penanganan Hemoroid Tanpa Operasi

• Jika hemoroid ditemukan berada di atas garis dentate, prosedur tanpa operasi seperti

pengikatan atau skleroterapi akan disarankan

(41)

operasi

Hemoroidektomi

Hemoroidektomi adalah operasi

pengangkatan hemoroid.-,memotong

hemoroid Biasanya dilakukan dengan bius umum.

Pembedahan akan dilakukan pada jaringan

di sekitar hemoroid. Pembuluh darah yang membengkak di dalam hemoroid akan

(42)

Transanal haemorrhoidal

dearterialisation atau THD

Transanal haemorrhoidal

dearterialisation adalah operasi untuk mengurangi aliran darah ke hemoroid. Biasanya dilakukan dengan pembiusan umum. Prosedur ini melibatkan

memasukkan alat pemeriksa

(43)

. Alat ini menghasilkan gelombang suara

yang tinggi, gelombang inilah yang

membantu dokter bedah menemukan

lokasi pembuluh darah  yang bengkak di dalam dan sekitar anus Anda.

Setiap pembuluh darah dijahit agar

aliran darah ke hemoroid diputuskan.

(44)

. Prosedur penjahitan ini juga bisa

dilakukan untuk mengurangi

(45)

Stapled hemorrhoidopexy

Juga dikenal dengan istilah stapling.

Prosedur ini dilakukan untuk menangani hemoroid yang

menggantung di luar anus. Langkah ini dilakukan dengan pembiusan

(46)

Pada saat operasi, bagian dari

anorektum atau bagian terakhir dari usus besar akan dijepit atau

di-staple. Dengan begitu, kemungkinan

hemoroid untuk menggantung di luar anus menjadi lebih kecil. Selain itu,

pasokan darah ke hemoroid juga berkurang. Ini berakibat pada

(47)

Pemilihan modalitas terapi

Hemorroid derajat 1 : Terapi medik

Bila kurang baik diganti dengan cara minimal

invasive

Hemorroid derajat 2 : Terapi dengan cara

minimal invasive

Bila pasen tidak mau dapat dicoba terapi medikBila gagal dengan minimal invasive ganti

dengan

(48)

Hemorriod derajat 3 : Terapi dengan

minimal invasive atau operasi

(49)

KANKER ANAL

Kanker anal adalah tumor ganas yang

berasal dari sel dalam anal, paling sering

terjadi pada saluran anal atau kulit pada tepi anal. Diantaranya terjadi pada bagian bawah dentate line menjadi kanker sekitar anal,

sedangkan sel kanker skuamosa banyak

(50)
(51)

PENYEBAB TIMBULNYA KANKER

ANAL

penyebab patogenesis dari kanker

anal sampai sekarang belum jelas, tetapi dari penelitian ada beberapa faktor yang terkait dengan kanker anal seperti HPV (Human

Papillomavirus), aktivitas seks, rokok, infeksi virus HIV, perubahan

(52)

Jenis jenis kanker anal ?

Menurut posisi terjadinya

patogenesis bisa diklasifkasikan, diantaranya seperti : carcinoma in situ, karsinoma sel skuamosa,

adenokarsinoma, basal cell

(53)

1. Carcinoma In Situ : ada

beberapa sel tidak normal tampak di beberapa lapisan anal, seperti sel

kanker.

•    2. karsinoma sel skuamosa

(SCC): tumor berasal dari tepi anal dan sebagian besar dari dalam

(54)

3. Adenokarsinoma : berasal dari mukosa anal dan melepaskan sekresi

kelenjar anal, dan bisa juga berasal dari Kelenjar top Pulp (sejenis kelenjar kulit bagian daerah perianal anal)

•    4. Basal Cell Carcinoma : terjadi pada kulit perianal atau bagian kulit yang sering tersinar matahari, contohnya wajah atau tangan, sangat jarang terjadi pada

(55)

5. melanoma maligna : dari kulit

(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)

Gejala apa yang tampak

pada kanker anal?

1. Pendarahan Anorectal

•    2. Timbul rasa tidak nyaman dan

sering gatal pada anal

•    3. Disekitar anal ada benjolan

kecil dengan pertumbuhan yang lambat

•    4. Perubahaan kebiasaan buang

(64)

5. Sekitar anal atau kelenjar getah

bening bagian paha mengalami pembengkakan

•    6. Bagian anal timbul sedikit rasa

sakit,

•    7. Sampai saatnya tumor

mengalami invasi ke saluran anus atau sfngter rasa sakit yang timbul

(65)

Apa saja metode

pemeriksaan kanker anal ?

1. pemeriksaan rutin : pemeriksaan visual anal dan DRE atau pemeriksaan tubuh rutin seperti : pemeriksaan faeces, pemeriksaan anus, colonoscopy dan pemeriksaan lainnya • 2. pemeriksaan endoskopi anal: sebelum

melakukan pemeriksaan endoskopi anal lakukan terlebih dahulu pemeriksaan visul dan DRE, dokter melumuri pelumas pada anoscopy kemudian dengan lembut

(66)

•   3. Pemeriksaan

PET/CT : dengan melakukan

pemeriksaan PET/CT dapat diketahui stadium dari kanker anal tersebut

(67)

•   4. Biopsi : Dokter menggunakan

jarum, pisau kecil atau pinset untuk mengambil satu piece tumor

kemudian dengan menggunakan mikroskop ahli patologi memeriksa apakah terdapat indikasi kanker.

Biopsi terdiri dari : biopsi aspirasi jarum halus dan biopsi sentinel

(68)
(69)

Apa saja metode

pengobatan kanker anal ?

1. Pembedahan : menurut posisi

tumor, memastikan apakah ada

invasi tumor pada otot sfngter dan apakah ada metastase kelenjar

getah bening pada pangkal paha sehingga baru dapat dilakukan

(70)

•   2. Radiasi : dengan melihat

berdasarkan kondisi keseluruhan tubuh pasien dan kondisi lokal dari tumor atau kanker dapat diaplikasikan metode

radiasi. Teknik radiasi dapat

digabungkan dengan tindakan operasi, sebelum dilakukan operasi terlebih

dahulu dilakukan penyinaran dapat meningkatkan operasi reseksi,

(71)

3. Kemoterapi : metode

pengobatan dengan memberikan obat oral kepada pasien terkadang juga harus dengan injeksi ke

(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)

Apa Yang Disebut Polip Dan

Mengapa Harus Dikeluarkan?

Polip adalah pertumbuhan abnormal dari bagian Usus Besar yang bentuk dan

ukurannya bermacam-macam. Sebagian besar Polip Usus Besar adalah jinak tetapi hal ini tidak dapat ditentukan dari

(78)

Polip Usus Besar yang dibiarkan dalam

waktu lama dapat berubah menjadi sel sel ganas (Kanker) yang jika tidak diketahui

secara dini, dapat menjadi fatal bagi pasien (meninggal karena Kanker). Apabila dalam pemeriksaan di Laboratorium

Patologi-Anatomi ternyata ada sel-sel ganas, maka dapat secepatnya dilakukan operasi

(79)

Polip adalah pertumbuhan jaringan dari dinding usus yang menonjol ke dalam usus dan biasanya tidak ganas.

Polip bisa tumbuh dengan atau tanpa tangkai dan ukurannya bervariasi.

(80)

Sekitar 25% penderita kanker usus

besar juga memiliki polip di tempat lain di usus besar.

Jika polip adenomatosa di kolon tidak diangkat, kemungkinan akan menjadi ganas.

(81)

GEJALA POLIP USUS

BESAR-REKTUM

GEJALA

Kebanyakan polip tidak menyebabkan gejala, tapi gejala paling sering terjadi adalah perdarahan dari rektum.

Polip yang besar bisa menyebabkan kram, nyeri perut atau penyumbatan usus.

(82)

Polip besar dengan bentuk seperti

jari (adenoma vilus) bisa

mengeluarkan air dan garam,

(83)

DIAGNOSA POLIP

DIAGNOSA

Pada pemeriksaan colok dubur akan

dapat dirasakan oleh jari tangan adanya polip di rektum.

(84)

Bila pada sigmoidoskopi ditemukan polip,

maka dilakukan kolonoskopi untuk memeriksa keseluruhan usus besar.

Pemeriksaan ini dilakukan, karena seseorang sering memiliki polip lebih dari satu dan

karena polip bisa bersifat ganas.

(85)

PENGOBATAN

Penderita diberi obat pencahar dan enema

untuk mengosongkan usus. Lalu polip diangkat selama kolonoskopi dengan menggunakan

(86)

- polip yang telah diambil-dikirim lab.PA

Bila polip bersifat ganas, pengobatan tergantung kepada faktor-faktor

tertentu. Contohnya, resiko

penyebaran kanker lebih tinggi jika

kanker sudah mencapai tangkai polip atau lebih dekat ke tempat

(87)

Resiko penyebaran kanker juga bisa didasarkan pada

hasil pemeriksaan patologi anatomiterhadap penampakan polip di bawah mikroskop.

Bila resikonya rendah, tidak diperlukan pengobatan lebih lanjut. Bila resikonya tinggi, bagian usus besar yang terkena diangkat melalui pembedahan dan

potongannya disambungkan lagi.

(88)

Jika polipnya sudah diangkat, setahun

kemudian dan dalam selang waktu yang ditentukan oleh dokternya, seluruh usus besar diperiksa dengan kolonoskopi.

Bila pemeriksaan tidak mungkin dilakukan karena telah terjadi penyempitan usus

besar, maka digunakan barium enema.

(89)

Tanda umum neoplasma ;

1.Neoplasma Jinak.

-Masa lunak ,Tumbuh ekspansif.

-Batas tegas ,Tidak bermetastsis.

-Permukaan rata

-pergerakan mobil.

Neoplasma Ganas (Malignant )

-Masa keras ,Tumbuh Infltratif.

-Permukaan tidak rata ,Umumnya

bermetastasis ,regional / jauh.

-Batas tidak tegas

(90)

PRINSIP DIAGNOSIS

• Anamnesa + Pemeriksaan Fisik =

Diagnosa Kerja

• Diagnosa kerja + Pemeriksaan Penunjang

= Diagnosa

(91)
(92)

JENIS DIAGNOSA

. DIAGNOSA KLINIK : pemeriksaan non mikroskopi, didapat dari

- Anamnesa + PEM,FISIK - Pemeriksaan Penunjang - Operasi

- Tumor Marker

(93)

DIAGNOSA PATOLOGI :

ex : Adenocarcinoma colon well differentiated

(94)

DASAR DIAGNOSA KLINIK

KANKER

• Tumbuh progesif

• Hipervaskuler/ Neovaskularisasi

• Rapuh dan Mudah berdarah

• Menunjukan Infiltrasi

(95)

DASAR DIAGNOSA PATOLOGI

KANKER

• Struktur sel khas sel kanker • Banyak sel mitosis

• Struktur jaringan distorsi

• Infiltrasi sel kanker ke jaringan sekitar

(96)

DIAGNOSIS KANKER

Contoh penulisan :Berdasarkan

T.N.M.sistem.

Ka.Payudara T1N0M0 st.1.(infltrating

ductal ca.)

T1,T2,T3,T4(ukuran tumor)N1,N2,N3,(Nodes)

(97)

7 TANDA PERINGATAN

KANKER

1. PERUBAHAN KEBIASAAN BERAK / KENCING 2. TUKAK YANG TAK MAU SEMBUH

3. PERDARAHAN / CAIRAN YANG ABNORMAL 4. BENJOLAN, PENEBALAN PADA PAYUDARA

ATAU TEMPAT LAIN

5. GANGGUAN MENELAN ATAU PENCERNAAN 6. TAHI LALAT BERUBAH WARNA, BENTUK

(98)

• Fecal Occult Blood Test (FOTB)

hanya 1-4 % FOTB (+) pada KKR asimptomatik ,

70 % pada kanker dan 20-30 % pada polip

• Pemeriksaan colok dubur

- 10-20 % dapat terdeteksi

- 2/3 Ca rektum dapat dicapai dari anus

- hanya 13 % Dr.Puskesmas dan praktek umum yg

(99)

1.Colonoscopy-teropong usus besar

2.gFOBT (Guaiac Fecal Occult Blood

Test)-untuk menemukan darah dlm tinja.

3. Barium Enema-tablet Barium dimasukkan

ke dlm usus besar melalui anus kemudian dilakukan foto rontgen

4. DRE (Digital Rectal Examination)-Colok

dubur

5. Test Penanda Tumor-CEA dan Ca 19-9, yaitu

melalui pengambilan sample darah untuk

(100)

Dari pemeriksaan RT dapat diketahui

1. Adanya tumor rektum

2. Lokasi dan jarak dari anus

3. Posisi tumor, melingkar / menyumbat lumen

4. Perlengketan dgn jar.sekitar 5. Dapat dilakukan biopsi cubit 6. Resektabilitas tumor

7. Komplikasi lokal lain : fistula dll

(101)
(102)
(103)
(104)

Deteksi Dini Kanker Usus BesarResiko terserang kanker Usus Besar (Kanker Colon) menjadi semakin tinggi dengan bertambahnya usia seseorang . Pada umumnya dunia kedokteran,

berdasarkan data-data statistik,

berpendapat ancaman terserang Kanker Usus Besar mulai terjadi pada usia 40

tahun keatas terutama bagi yang hidup dengan pola makan kehidupan modern. • Dengan meningkatnya usia seseorang'

ancaman terserang kanker tersebut menjadi bertambah pula.

(105)

Dengan menggunakan alat

Colonoscope, seorang Dokter Ahli dapat memeriksa seluruh dinding Usus Besar dengan teliti untuk

mendeteksi adanya tumor ataupun polip yang bila dibiarkan dengan

(106)

Di negara-negara maju pemeriksaan

Kolonoskopi ini sangat dianjurkan sebagai bagian dari uji kesehatan (Check Up) untuk yang berusia diatas 40 tahun dan terutama yang berusia lebih dari 50 tahun untuk

dilakukan setiap 3-5 tahun sekali. Dengan dapat terdeteksi secara dini, dapat diambil tindakan sebelum tumor ganas tersebut

(107)

karena seperti diketahui, biasanya apabila

keluhan telah timbul dan dirasakan oleh

seseorang, tumor telah berada pada fase lanjut dan sulit disembuhkan.

Sebaiknya apabila adanya tumor ganas dapat dideteksi pada fase dini, biasanya nyawa

(108)

Apa Yang Dimaksud Dengan

Kolonoskopi?

Kolonoskopi adalah tindakan untuk memeriksa Saluran Usus Besar dengan menggunakan peralatan canggih berupa Lensa Serat Optik yang sangat lentur yang dimasukkan melalui anus (dubur) sampai

menjangkau Usus Besar. Gunanya terutama untuk memeriksa keadaan dinding Usus

(109)

Referensi

Dokumen terkait