PATOLOGI
TUMOR
anus-gejala Berak darah
Dr.Inawati, M.Kes
• The causes of gastrointestinal
Upper GI bleeding originates in the frst part of the tract-the esophagus, stomach or duodenum (frst part of the small intestine).Most often, upper GI bleeding is caused by one of the following:
• Peptic Ulcers
• Gastritis
• Esophageal varices • Mallory Weiss tears
• Gastrointestinal cancers (stomach cancer)
Lower GI bleeding originates in the portion of the GI tract further down the digestive system-such as parts of the small intestine beyond the duodenum, large intestine,
rectum and anus. The most common causes of the lower GI bleeding include:
• Diverticular disease
• Gastrointestinal cancer (colon cancer) • Infamatory bowel disease (IBD)
• Infectious diarrhea • Angiodysplasia
• Polyps
Hematozhecia
• Bright red blood in the stool, usually
from the lower gastrointestinal tract -- the colon or rectum -- or from
Melena
Melena is black, tarry stool which is foul smelling because of the presence of partially digested blood products.
Melena implies that the blood has been in the GI tract for at least 14 hours, & that usually indicates an upper GI
pembahasan
•
1. Hemoroid
•
2. Polip Rectum
1. HEMOROID
• PENDAHULUAN:
• Hemorrhoid bukan hanya pelebaran
vena
didalam pleksus hemoroidalis saja, te tapi juga melibatkan pembuluh
• KLASIFIKASI
• Hemoroid interna adalah pembengkakan kecil
pada pembuluh darah yang ada di dinding anus. Tapi bisa juga pembuluh yang besar,
hingga menonjol keluar dari anus. Asalnya dari pleksus hemoroidalis superior.
• Hemoroid eksterna adalah hemoroid yang
muncul di dekat lubang anus. Bisa sangat gatal dan menggumpal di bawah kulit. Ini menimbulkan benjolan yang keras dan
GRADE
• Grade 1 Hemorroid terbatas pada
lumen anorektal,tidak menonjol keluar
• Grade 2 Hemorroid menonjol keluar
• Grade 3 Hemorroid menonjol keluar dan
harus didorong untuk memasukkannya
• Grade 4 Hemorroid menonjol dan tidak
dapat masuk walaupun didorong.
• Lokasi hemorroid interna yaitu lateral
DERAJAT PERDRHN MENONJOL REPOSISI
• 1 + -
-• 2 + + SPONTAN
• 3 + + MANUAL
GEJALA
• Pendarahan setelah buang air besar.
Warna darah berwarna merah terang.
• Benjolan tergantung di luar anus.
Benjolan ini biasanya harus didorong kembali ke dalam setelah buang air besar.
DIAGNOSA
• Pemeriksaan Colok Dubur
atau Digital Rectal Examination
• Pemeriksaan Bagian luar dari anus untuk melihat apakah terdapat hemoroid.
*pemeriksaan colok dubur atau digital rectal examination (DRE). Pemeriksaan colok dubur ini dilakukan untuk
• Prosedur Pemeriksaan Proktoskopi • Proktoskopi adalah pemeriksaan
melalui rektum memakai teropong besi atau plastik khusus yang disebut
dengan proktoskop. Proktoskop adalah pipa kecil berlubang dengan lampu dan kamera pada ujungnya dan
PENYEBAB
• Penyebab sebenarnya dari wasir atau
hemoroid masih belum jelas.
Diperkirakan ada kaitan kuat dengan meningkatnya tekanan dalam aliran darah. Tekanan inilah yang
menyebabkan pembuluh darah pada bagian Anus membengkak atau
• Orang-orang yang Berisiko Terkena
Hemoroid
• Penyakit konstipasi yang berkelanjutan
karena kekurangan serat dalam makanan.
• Obesitas
• Diare yang berkepanjangan..
• Batuk dan muntah-muntah yang
• Sering mengangkat beban berat.
• Kehamilan sebagai kondisi yang bisa
meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di panggul. Pembuluh darah akan membesar dan hemoroid akan muncul. Hemoroid biasanya akan sembuh setelah melahirkan.
PENGOBATAN
• Perubahan Pola Makan dan Mawas Diri
• Jika hemoroid disebabkan oleh konstipasi harus berusaha agar tinja menjadi lunak dan bisa
membuang air besar secara teratur.- tidak
mengejan saat BAB-Perbanyak asupan serat -- roti gandum, sereal, buah, dan sayuran.
-minum banyak air dan menghindari minuman berkafein seperti teh, kopi, dan minuman soda
• Hindari mengejan saat buang air
• Jenis Pengobatan yang
Disarankan
• Obat oles yang bisa dibeli secara
bebas
• Berbagai macam krim, salep, dan
• Pemakaian krim kortikosteroid • Obat pereda rasa sakit
• Parasetamol sebagai salah satu obat pereda rasa sakit, bisa membantu meredakan rasa sakit akibat hemoroid. Hindari obat pereda rasa sakit sejenis kodein. Obat ini bisa
menyebabkan dan memperburuk konstipasi. • Produk yang mengandung obat bius lokal
• Penggunaan laksatif atau obat pencahar
memperlancar proses buang air besar.
• Penanganan Hemoroid Tanpa Operasi
• Jika hemoroid ditemukan berada di atas garis dentate, prosedur tanpa operasi seperti
pengikatan atau skleroterapi akan disarankan
operasi
• Hemoroidektomi
• Hemoroidektomi adalah operasi
pengangkatan hemoroid.-,memotong
hemoroid Biasanya dilakukan dengan bius umum.
• Pembedahan akan dilakukan pada jaringan
di sekitar hemoroid. Pembuluh darah yang membengkak di dalam hemoroid akan
• Transanal haemorrhoidal
dearterialisation atau THD
• Transanal haemorrhoidal
dearterialisation adalah operasi untuk mengurangi aliran darah ke hemoroid. Biasanya dilakukan dengan pembiusan umum. Prosedur ini melibatkan
memasukkan alat pemeriksa
• . Alat ini menghasilkan gelombang suara
yang tinggi, gelombang inilah yang
membantu dokter bedah menemukan
lokasi pembuluh darah yang bengkak di dalam dan sekitar anus Anda.
• Setiap pembuluh darah dijahit agar
aliran darah ke hemoroid diputuskan.
• . Prosedur penjahitan ini juga bisa
dilakukan untuk mengurangi
• Stapled hemorrhoidopexy
• Juga dikenal dengan istilah stapling.
Prosedur ini dilakukan untuk menangani hemoroid yang
menggantung di luar anus. Langkah ini dilakukan dengan pembiusan
• Pada saat operasi, bagian dari
anorektum atau bagian terakhir dari usus besar akan dijepit atau
di-staple. Dengan begitu, kemungkinan
hemoroid untuk menggantung di luar anus menjadi lebih kecil. Selain itu,
pasokan darah ke hemoroid juga berkurang. Ini berakibat pada
• Pemilihan modalitas terapi
• Hemorroid derajat 1 : Terapi medik
• Bila kurang baik diganti dengan cara minimal
invasive
• Hemorroid derajat 2 : Terapi dengan cara
minimal invasive
• Bila pasen tidak mau dapat dicoba terapi medik • Bila gagal dengan minimal invasive ganti
dengan
• Hemorriod derajat 3 : Terapi dengan
minimal invasive atau operasi
KANKER ANAL
• Kanker anal adalah tumor ganas yang
berasal dari sel dalam anal, paling sering
terjadi pada saluran anal atau kulit pada tepi anal. Diantaranya terjadi pada bagian bawah dentate line menjadi kanker sekitar anal,
sedangkan sel kanker skuamosa banyak
PENYEBAB TIMBULNYA KANKER
ANAL
• penyebab patogenesis dari kanker
anal sampai sekarang belum jelas, tetapi dari penelitian ada beberapa faktor yang terkait dengan kanker anal seperti HPV (Human
Papillomavirus), aktivitas seks, rokok, infeksi virus HIV, perubahan
Jenis jenis kanker anal ?
• Menurut posisi terjadinya
patogenesis bisa diklasifkasikan, diantaranya seperti : carcinoma in situ, karsinoma sel skuamosa,
adenokarsinoma, basal cell
• 1. Carcinoma In Situ : ada
beberapa sel tidak normal tampak di beberapa lapisan anal, seperti sel
kanker.
• 2. karsinoma sel skuamosa
(SCC): tumor berasal dari tepi anal dan sebagian besar dari dalam
• 3. Adenokarsinoma : berasal dari mukosa anal dan melepaskan sekresi
kelenjar anal, dan bisa juga berasal dari Kelenjar top Pulp (sejenis kelenjar kulit bagian daerah perianal anal)
• 4. Basal Cell Carcinoma : terjadi pada kulit perianal atau bagian kulit yang sering tersinar matahari, contohnya wajah atau tangan, sangat jarang terjadi pada
• 5. melanoma maligna : dari kulit
Gejala apa yang tampak
pada kanker anal?
• 1. Pendarahan Anorectal
• 2. Timbul rasa tidak nyaman dan
sering gatal pada anal
• 3. Disekitar anal ada benjolan
kecil dengan pertumbuhan yang lambat
• 4. Perubahaan kebiasaan buang
• 5. Sekitar anal atau kelenjar getah
bening bagian paha mengalami pembengkakan
• 6. Bagian anal timbul sedikit rasa
sakit,
• 7. Sampai saatnya tumor
mengalami invasi ke saluran anus atau sfngter rasa sakit yang timbul
Apa saja metode
pemeriksaan kanker anal ?
• 1. pemeriksaan rutin : pemeriksaan visual anal dan DRE atau pemeriksaan tubuh rutin seperti : pemeriksaan faeces, pemeriksaan anus, colonoscopy dan pemeriksaan lainnya • 2. pemeriksaan endoskopi anal: sebelum
melakukan pemeriksaan endoskopi anal lakukan terlebih dahulu pemeriksaan visul dan DRE, dokter melumuri pelumas pada anoscopy kemudian dengan lembut
• 3. Pemeriksaan
PET/CT : dengan melakukan
pemeriksaan PET/CT dapat diketahui stadium dari kanker anal tersebut
• 4. Biopsi : Dokter menggunakan
jarum, pisau kecil atau pinset untuk mengambil satu piece tumor
kemudian dengan menggunakan mikroskop ahli patologi memeriksa apakah terdapat indikasi kanker.
Biopsi terdiri dari : biopsi aspirasi jarum halus dan biopsi sentinel
Apa saja metode
pengobatan kanker anal ?
• 1. Pembedahan : menurut posisi
tumor, memastikan apakah ada
invasi tumor pada otot sfngter dan apakah ada metastase kelenjar
getah bening pada pangkal paha sehingga baru dapat dilakukan
• 2. Radiasi : dengan melihat
berdasarkan kondisi keseluruhan tubuh pasien dan kondisi lokal dari tumor atau kanker dapat diaplikasikan metode
radiasi. Teknik radiasi dapat
digabungkan dengan tindakan operasi, sebelum dilakukan operasi terlebih
dahulu dilakukan penyinaran dapat meningkatkan operasi reseksi,
• 3. Kemoterapi : metode
pengobatan dengan memberikan obat oral kepada pasien terkadang juga harus dengan injeksi ke
• Apa Yang Disebut Polip Dan
Mengapa Harus Dikeluarkan?
Polip adalah pertumbuhan abnormal dari bagian Usus Besar yang bentuk dan
ukurannya bermacam-macam. Sebagian besar Polip Usus Besar adalah jinak tetapi hal ini tidak dapat ditentukan dari
• Polip Usus Besar yang dibiarkan dalam
waktu lama dapat berubah menjadi sel sel ganas (Kanker) yang jika tidak diketahui
secara dini, dapat menjadi fatal bagi pasien (meninggal karena Kanker). Apabila dalam pemeriksaan di Laboratorium
Patologi-Anatomi ternyata ada sel-sel ganas, maka dapat secepatnya dilakukan operasi
• Polip adalah pertumbuhan jaringan dari dinding usus yang menonjol ke dalam usus dan biasanya tidak ganas.
Polip bisa tumbuh dengan atau tanpa tangkai dan ukurannya bervariasi.
• Sekitar 25% penderita kanker usus
besar juga memiliki polip di tempat lain di usus besar.
Jika polip adenomatosa di kolon tidak diangkat, kemungkinan akan menjadi ganas.
GEJALA POLIP USUS
BESAR-REKTUM
• GEJALA
Kebanyakan polip tidak menyebabkan gejala, tapi gejala paling sering terjadi adalah perdarahan dari rektum.
Polip yang besar bisa menyebabkan kram, nyeri perut atau penyumbatan usus.
• Polip besar dengan bentuk seperti
jari (adenoma vilus) bisa
mengeluarkan air dan garam,
DIAGNOSA POLIP
• DIAGNOSA
Pada pemeriksaan colok dubur akan
dapat dirasakan oleh jari tangan adanya polip di rektum.
• Bila pada sigmoidoskopi ditemukan polip,
maka dilakukan kolonoskopi untuk memeriksa keseluruhan usus besar.
Pemeriksaan ini dilakukan, karena seseorang sering memiliki polip lebih dari satu dan
karena polip bisa bersifat ganas.
• PENGOBATAN
Penderita diberi obat pencahar dan enema
untuk mengosongkan usus. Lalu polip diangkat selama kolonoskopi dengan menggunakan
- polip yang telah diambil-dikirim lab.PA
Bila polip bersifat ganas, pengobatan tergantung kepada faktor-faktor
tertentu. Contohnya, resiko
penyebaran kanker lebih tinggi jika
kanker sudah mencapai tangkai polip atau lebih dekat ke tempat
• Resiko penyebaran kanker juga bisa didasarkan pada
hasil pemeriksaan patologi anatomiterhadap penampakan polip di bawah mikroskop.
Bila resikonya rendah, tidak diperlukan pengobatan lebih lanjut. Bila resikonya tinggi, bagian usus besar yang terkena diangkat melalui pembedahan dan
potongannya disambungkan lagi.
Jika polipnya sudah diangkat, setahun
kemudian dan dalam selang waktu yang ditentukan oleh dokternya, seluruh usus besar diperiksa dengan kolonoskopi.
Bila pemeriksaan tidak mungkin dilakukan karena telah terjadi penyempitan usus
besar, maka digunakan barium enema.
Tanda umum neoplasma ;
• 1.Neoplasma Jinak.
• -Masa lunak ,Tumbuh ekspansif.
• -Batas tegas ,Tidak bermetastsis.
• -Permukaan rata
• -pergerakan mobil.
• Neoplasma Ganas (Malignant )
• -Masa keras ,Tumbuh Infltratif.
• -Permukaan tidak rata ,Umumnya
bermetastasis ,regional / jauh.
• -Batas tidak tegas
PRINSIP DIAGNOSIS
• Anamnesa + Pemeriksaan Fisik =
Diagnosa Kerja
• Diagnosa kerja + Pemeriksaan Penunjang
= Diagnosa
JENIS DIAGNOSA
. DIAGNOSA KLINIK : pemeriksaan non mikroskopi, didapat dari
- Anamnesa + PEM,FISIK - Pemeriksaan Penunjang - Operasi
- Tumor Marker
DIAGNOSA PATOLOGI :
ex : Adenocarcinoma colon well differentiated
DASAR DIAGNOSA KLINIK
KANKER
• Tumbuh progesif
• Hipervaskuler/ Neovaskularisasi
• Rapuh dan Mudah berdarah
• Menunjukan Infiltrasi
DASAR DIAGNOSA PATOLOGI
KANKER
• Struktur sel khas sel kanker • Banyak sel mitosis
• Struktur jaringan distorsi
• Infiltrasi sel kanker ke jaringan sekitar
DIAGNOSIS KANKER
• Contoh penulisan :Berdasarkan
T.N.M.sistem.
• Ka.Payudara T1N0M0 st.1.(infltrating
ductal ca.)
• T1,T2,T3,T4(ukuran tumor) • N1,N2,N3,(Nodes)
7 TANDA PERINGATAN
KANKER
1. PERUBAHAN KEBIASAAN BERAK / KENCING 2. TUKAK YANG TAK MAU SEMBUH
3. PERDARAHAN / CAIRAN YANG ABNORMAL 4. BENJOLAN, PENEBALAN PADA PAYUDARA
ATAU TEMPAT LAIN
5. GANGGUAN MENELAN ATAU PENCERNAAN 6. TAHI LALAT BERUBAH WARNA, BENTUK
• Fecal Occult Blood Test (FOTB)
hanya 1-4 % FOTB (+) pada KKR asimptomatik ,
70 % pada kanker dan 20-30 % pada polip
• Pemeriksaan colok dubur
- 10-20 % dapat terdeteksi
- 2/3 Ca rektum dapat dicapai dari anus
- hanya 13 % Dr.Puskesmas dan praktek umum yg
• 1.Colonoscopy-teropong usus besar
• 2.gFOBT (Guaiac Fecal Occult Blood
Test)-untuk menemukan darah dlm tinja.
• 3. Barium Enema-tablet Barium dimasukkan
ke dlm usus besar melalui anus kemudian dilakukan foto rontgen
• 4. DRE (Digital Rectal Examination)-Colok
dubur
• 5. Test Penanda Tumor-CEA dan Ca 19-9, yaitu
melalui pengambilan sample darah untuk
Dari pemeriksaan RT dapat diketahui
1. Adanya tumor rektum
2. Lokasi dan jarak dari anus
3. Posisi tumor, melingkar / menyumbat lumen
4. Perlengketan dgn jar.sekitar 5. Dapat dilakukan biopsi cubit 6. Resektabilitas tumor
7. Komplikasi lokal lain : fistula dll
• Deteksi Dini Kanker Usus BesarResiko terserang kanker Usus Besar (Kanker Colon) menjadi semakin tinggi dengan bertambahnya usia seseorang . Pada umumnya dunia kedokteran,
berdasarkan data-data statistik,
berpendapat ancaman terserang Kanker Usus Besar mulai terjadi pada usia 40
tahun keatas terutama bagi yang hidup dengan pola makan kehidupan modern. • Dengan meningkatnya usia seseorang'
ancaman terserang kanker tersebut menjadi bertambah pula.
• Dengan menggunakan alat
Colonoscope, seorang Dokter Ahli dapat memeriksa seluruh dinding Usus Besar dengan teliti untuk
mendeteksi adanya tumor ataupun polip yang bila dibiarkan dengan
• Di negara-negara maju pemeriksaan
Kolonoskopi ini sangat dianjurkan sebagai bagian dari uji kesehatan (Check Up) untuk yang berusia diatas 40 tahun dan terutama yang berusia lebih dari 50 tahun untuk
dilakukan setiap 3-5 tahun sekali. Dengan dapat terdeteksi secara dini, dapat diambil tindakan sebelum tumor ganas tersebut
• karena seperti diketahui, biasanya apabila
keluhan telah timbul dan dirasakan oleh
seseorang, tumor telah berada pada fase lanjut dan sulit disembuhkan.
• Sebaiknya apabila adanya tumor ganas dapat dideteksi pada fase dini, biasanya nyawa
• Apa Yang Dimaksud Dengan
Kolonoskopi?
Kolonoskopi adalah tindakan untuk memeriksa Saluran Usus Besar dengan menggunakan peralatan canggih berupa Lensa Serat Optik yang sangat lentur yang dimasukkan melalui anus (dubur) sampai
menjangkau Usus Besar. Gunanya terutama untuk memeriksa keadaan dinding Usus