• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Konjungsipada Terjemahan Suratyunus Chapter III IV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Konjungsipada Terjemahan Suratyunus Chapter III IV"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Hasil Temuan Konjungsi Koordinatif dan Konjungsi Subordinatif Pada

Terjemahan Surat Yunus Ayat 1-109

3.1.1 Konjungsi Koordinatif terdapat pada terjemahan ayat 2, ayat 3, ayat 4,

ayat 5, ayat 6, ayat 7, ayat 9, ayat 10, ayat 12, ayat 13, ayat 15, ayat 17, ayat 18, ayat 22, ayat 25, ayat 26, ayat 27, ayat 28, ayat 30, ayat 31, ayat 35, ayat 37, ayat 38, ayat 39, ayat 40, ayat 41, ayat 42, ayat 43, ayat 44, ayat 45, ayat 46, ayat 47, ayat 49, ayat 50, ayat 51, ayat 52, ayat 53, ayat 54, ayat 55, ayat 56, ayat 57, ayat 58, ayat 59, ayat 60, ayat 61, ayat 62, ayat 63, ayat 64, ayat 65, ayat 66, ayat 67, ayat 68, ayat 71, ayat 72, ayat 73, ayat 74, ayat 75, ayat 77, ayat 78, ayat 79, ayat 82, ayat 83, ayat 86, ayat 87 , ayat 88, ayat 89, ayat 90, ayat 91, ayat 92, ayat 93, ayat 95, ayat 98, ayat 99, ayat 100, ayat 101, ayat 103, ayat 104, ayat 105, ayat 106, ayat 107, ayat 108, ayat 109.

Adapun analisis konjungsi koordinatif pada terjemahan surat Yunus adalah sebagai berikut :

a. Koordinatif Penambahan (dan)

Ayat 2

َﺱﺎﱠﻨﻟﺍ ِﺭِﺬْﻧَﺃ ْﻥَﺃ ْﻢُﻬْﻨِﻣ ٍﻞُﺟَﺭ ﻰَﻟِﺇ ﺎَﻨْﻴَﺣْﻭَﺃ ْﻥَﺃ ﺎًﺒَﺠَﻋ ِﺱﺎﱠﻨﻠِﻟ َﻥﺎَﻛَﺃ

َﻭ

ﱠﻥَﺃ ﺍﻮُﻨَﻣﺁ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ِﺮﱢﺸَﺑ

ٌﻦﻴِﺒُﻣ ٌﺮِﺣﺎَﺴَﻟ ﺍَﺬَﻫ ﱠﻥِﺇ َﻥﻭُﺮِﻓﺎَﻜْﻟﺍ َﻝﺎَﻗ ْﻢِﻬﱢﺑَﺭ َﺪْﻨِﻋ ٍﻕْﺪِﺻ َﻡَﺪَﻗ ْﻢُﻬَﻟ

/`akāna linnāsi 'ajabān `an `auḥainā ila rajulin minhum `an anżiri an-nāsa wabasy-syiri al-lażīna `āmanū`anna lahum qadama ṣidqin 'inda rabbihim qāla al-kāfirūna `inna hażā lasāḥirun mubīnun/ʹPantaskah manusia menjadi, heran bahwa Kami memberi wahyu kepada seorang laki-laki di antara mereka,

ʹʹBerilah peringatan kepada manusia dan gembirakanlah orang-orang beriman bahwa mereka mempunyai kedudukan yang lebih yang tinggi di sisi Tuhan.ʹʹ orang-orang kafir berkata, ʹʹOrang ini (Muhamm ad) benar-benar pesihir.ʹ ʹ (Q.S.10:2)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: konjungsi

(2)

Ayat 3

ʹSesungguhnya Tuhan kamu Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy (singgasana) untuk mengatur segala urusan. Tidak ada yang dapat memberi syafa’at kecuali setelah ada izin-Nya. Itulah Allah, Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Apakah kamu tidak mengambil pelajaran?ʹ (Q.S.10:3)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: konjungsi

ʹdanʹmenyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan “langit” dengan “bumi”.

yakfurūna/ʹHanya kepada-Nya kamu semua akan kembali. Itu merupakan janji Allah yang benar dan pasti. Sesungguhnya Dialah yang memulai penciptaan makhluk kemudian mengulanginya (menghidupkannya kembali setelah berbangkit), agar Dia memberi balasan kepada orang-orang yang beriman dan

mengerjakan kebajikan dengan adil. Sedangkan untuk orang-orang kafir (disediakan) minuman air yang mendidih dan siksaan yang pedih karena kekafiran mereka.ʹ (Q.S.10:4)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakanmakna penambahanyangmenghubungkan “orang-orang yang beriman” dengan “mengerjakan kebajikan dengan adil” dan “air yang mendidih” dengan “siksaan yang pedih”.

(3)

/Huwa al-lażī jaʻala asy-syamsa ḍiyā`an wa al-qamara nūrān waqaddarahu

manāzila litaʻlamū ʻadada as-sinīna wa al-ḥisāba mā khalaqallahu żalika `illā bil haqqi yufaṣṣhilu al-`āyāti liqaumin yaʻlamūna/ ʹDialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menetapkan tempat-tempat orbitnya, agar kamu mengetahui bilangan tahun, dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan demikian itu melainkandengan benar. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.ʹ (Q.S.10:5)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ menyatakanmakna penambahanyangmenghubungkan antara “matahari bersinar” dengan “bulan bercahaya” dan “mengetahui bilangan tahun” dengan “perhitungan (waktu)”.

Ayat 6

ِﻞْﻴﱠﻠﻟﺍ ِﻑﻼِﺘْﺧﺍ ﻲِﻓ ﱠﻥِﺇ

َﻭ

ِﺭﺎَﻬﱠﻨﻟﺍ

َﻭ

ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ ُﷲ َﻖَﻠَﺧ ﺎَﻣ

َﻭ

َﻥﻮُﻘﱠﺘَﻳ ٍﻡْﻮَﻘِﻟ ٍﺕﺎَﻳﻵ ِﺽْﺭﻷﺍ

/`Inna fī ikhtilāfi al-laili wa an-nahāri wamā khalaqallahu fī as-samāwāti wa al-`arḍi li`āyātin liqaumin yattaqūna/ʹSesungguhnya pada penggantian malam dan

siang, dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, pasti terdapat tanda-tanda (kebesaran-Nya) bagi orang-orang yang bertakwa.ʹ (Q.S.10:6)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ menyatakan makna penambahanyangmenghubungkan antara “malam” dengan “siang”, “langit” dengan “bumi” dan “Sesungguhnya pada penggantian malam dan siang” dengan “pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi”.

Ayat 7

ﺎَﻧَءﺎَﻘِﻟ َﻥﻮُﺟْﺮَﻳ َﻻ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﱠﻥِﺇ

َﻭ

ﺎَﻬِﺑ ﺍﻮﱡﻧَﺄَﻤْﻁﺍَﻭ ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺎِﺑ ﺍﻮُﺿَﺭ

َﻭ

َﻥﻮُﻠِﻓﺎَﻏ ﺎَﻨِﺗﺎَﻳﺁ ْﻦَﻋ ْﻢُﻫ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ

/`Inna al-lażīna lā yarjūna liqā`anā waraḍū bi al-ḥayāti ad-dunyā wa `aṭmānnū

bihā wa al-lażīna hum ʻan `āyātinā gāfilūna/ʹSesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tentram dengan(kehidupan) itu, dan

orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami.ʹ (Q.S.10:7)

(4)

dunia” dan kalimat “serta merasa tentram dengan (kehidupan) itu” dengan “orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami”.

Ayat 9

ﺍﻮُﻨَﻣﺁ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﱠﻥِﺇ

َﻭ

ﻲِﻓ ُﺭﺎَﻬْﻧَ ْﻷﺍ ُﻢِﻬِﺘْﺤَﺗ ْﻦِﻣ ْﻱِﺮْﺠَﺗ ْﻢِﻬِﻧﺎَﻤﻳِﺈِﺑ ْﻢُﻬﱡﺑَﺭ ْﻢِﻬﻳِﺪْﻬَﻳ ِﺕﺎَﺤِﻟﺎﱠﺼﻟﺍ ﺍﻮُﻠِﻤَﻋ

ِﻢْﻴِﻌﱠﻨﻟﺍ ِﺕﺎﱠﻨَﺟ

/`Inna al-lażīna `āmanū wa ʻamilū aṣ-ṣālihāti yahdīhim rabbuhum bi`imānihim

tajrī min taḥtihimu al-`anhāru fī jannātin an-naʻīmi/ʹSesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, niscaya diberi petunjuk oleh Tuhan karena keimanannya. Mereka di dalam surga yang penuh kenikmatan, mengalir di bawahnya sungai-sungai.ʹ (Q.S.10:9)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ

menyatakan makna penambahanuntuk menyatakan hubungan antara “Sesungguhnya orang-orang yang beriman” dengan “mengerjakan kebajikan”.

Ayat 10

ﱠﻢُﻬﱠﻠﻟﺍ َﻚَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ ﺎَﻬﻴِﻓ ْﻢُﻫﺍَﻮْﻋَﺩ

َﻭ

َﻦﻴِﻤَﻟﺎَﻌْﻟﺍ ﱢﺏَﺭ ِ ِﻟ ُﺪْﻤَﺤْﻟﺍ ِﻥَﺃ ْﻢُﻫﺍَﻮْﻋَﺩ ُﺮِﺧﺁَﻭ ٌﻡ َﻼَﺳ ﺎَﻬﻴِﻓ ْﻢُﻬُﺘﱠﻴِﺤَﺗ

/Daʻwāhum fīhā subhānakallahumma wataḥīyyatuhum fīhā salāmun wa`ākhiru daʻwāhum `ani al-ḥamdu lillahi rabbi al-ʻālamīna/ʹDo’a mereka di dalamnya ialah, ʹʹSubhanakallahummaʹʹ (Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami), dan salam penghormatan mereka ialah, ʹʹ Alhamdulillah Rabbil’alaminʹʹ (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam).ʹ (Q.S.10:10)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahanuntuk menyatakan hubungan antara kalimat dengan kalimat seperti berikut: “Do’a mereka di dalamnya ialah,

ʹʹSubhanakallahummaʹʹ (Mahasuci Engkau, ya Tuhan kami)” dengan “salam penghormatan mereka ialah, ʹʹAlhamdulillah Rabbil’alaminʹʹ (segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam)”.

Ayat 18

ْﻢُﻬُﻌَﻔْﻨَﻳ َﻻَﻭ ْﻢُﻫﱡﺮُﻀَﻳ َﻻ ﺎَﻣ ِﷲ ِﻥﻭُﺩ ْﻦِﻣ َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﻳَﻭ

َﻭ

ْﻞُﻗ ِﷲ َﺪْﻨِﻋ ﺎَﻧُﺅﺎَﻌَﻔُﺷ ِء َﻻُﺆَﻫ َﻥﻮُﻟﻮُﻘَﻳ

ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ ُﻢَﻠْﻌَﻳ َﻻ ﺎَﻤِﺑ َﷲ َﻥﻮُﺌﱢﺒَﻨُﺗَﺃ

َﻭ

ُﻪَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ َﻻ

َﻭ

َﻥﻮُﻛِﺮْﺸُﻳ ﺎﱠﻤَﻋ ﻰَﻟﺎَﻌَﺗ

(5)

as-samāwāti walā fī al-`arḍi subhānahu wataʻāla ʻammā yusyrikūna/ ʹDan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana kepada mereka, dan mereka berkata, ʹʹMereka itu adalah pemberi syafa’at kami dihadapan Allah.ʹʹ Katakanlah, ʹʹApakah kamu akan memberitahu kepada Allah sesuatu yang tidak diketahui-Nya apa yang di langit dan tidak (pula) yang di bumi?ʹʹ Mahasuci Allah dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka persekutukan itu.ʹ (Q.S.10:18)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan “Dan mereka menyembah selain Allah, sesuatu yang tidak dapat mendatangkan bencana kepada mereka” dengan “mereka berkata, ʹʹMereka itu adalah pemberi syafa’at kami dihadapan Allah”, hubungan antara “apa yang di langit” dengan “tidak (pula) yang di bumi” dan hubungan antara “Mahasuci” dengan “Mahatinggi”.

Ayat 22

ﱢﺮَﺒْﻟﺍ ﻲِﻓ ْﻢُﻛُﺮﱢﻴَﺴُﻳ ﻱِﺬﱠﻟﺍ َﻮُﻫ

َﻭ

ِﻚْﻠُﻔْﻟﺍ ﻲِﻓ ْﻢُﺘْﻨُﻛ ﺍَﺫِﺈٮﱠﺘَﺣ ِﺮْﺤَﺒْﻟﺍ

َﻭ

ﺍﻮُﺣِﺮَﻓَﻭ ٍﺔَﺒﱢﻴَﻁ ٍﺢﻳِﺮِﺑ ْﻢِﻬِﺑ َﻦْﻳَﺮَﺟ

ٌﻒِﺻﺎَﻋ ٌﺢﻳِﺭ ﺎَﻬْﺗَءﺎَﺟ ﺎَﻬِﺑ

َﻭ

َﷲ ﺍُﻮَﻋَﺩ ْﻢِﻬِﺑ َﻂﻴِﺣُﺃ ْﻢُﻬﱠﻧَﺃ ﺍﻮﱡﻨَﻅَﻭ ٍﻥﺎَﻜَﻣ ﱢﻞُﻛ ْﻦِﻣ ُﺝْﻮَﻤْﻟﺍ ُﻢُﻫَءﺎَﺟ

َﻦﻳِﺮِﻛﺎﱠﺸﻟﺍ َﻦِﻣ ﱠﻦَﻧﻮُﻜَﻨَﻟ ِﻩِﺬَﻫ ْﻦِﻣ ﺎَﻨَﺘْﻴَﺠْﻧَﺃ ْﻦِﺌَﻟ َﻦﻳﱢﺪﻟﺍ ُﻪَﻟ َﻦﻴِﺼِﻠْﺨُﻣ

/Huwa al-lażī yusayyirukum fī al-barri wa al-baḥri ḥatta `iżā kuntum fī al-fulki

wajaraina bihim birīḥin ṭayyibatin wafariḥū bihā jā`athā rīḥun ʻāṣifun

wajā`ahumu al-mauju min kulli makānin waẓannū `annahum `uhīṭa bihim daʻawūllaha mukhliṣīna lahuddīna la`in `anjaitanā min hażihi lanakūnanna mina asy-syākirīna/ ʹDialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan, (dan berlayar) di lautan. Sehinggaketika kamu berada dalam kapal, dan

meluncurlah (kapal) itu membawa mereka (orang-orang yang ada di dalamnya) dengan tiupan angin yang baik, dan mereka bergembira karenanya; tiba-tiba datanglah badai dan gelombang menimpanya dari segenap penjuru, dan mereka mengira telah terkepung (bahaya), maka mereka berdo’a dengan tulus ikhlas kepada Allah semata. (Seraya berkata), ʹ ʹSekiranya Engkau menyelamatkan kami dari (bahaya) ini, pasti kami termasuk orang-orang yang bersyukur.ʹʹ (Q.S.10:22)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi koordinatif yaitu:

ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara

“dapat berjalan di daratan” dengan “berlayar di lautan, hubungan antara “Sehingga ketika kamu berada dalam kapal” dengan “meluncurlah (kapal) itu

(6)

Ayat 24

ُﺱﺎﱠﻨﻟﺍ ُﻞُﻛْﺄَﻳ ﺎﱠﻤِﻣ ِﺽْﺭﻷﺍ ُﺕﺎَﺒَﻧ ِﻪِﺑ َﻂَﻠَﺘْﺧﺎَﻓ ِءﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ َﻦِﻣ ُﻩﺎَﻨْﻟَﺰْﻧَﺃ ٍءﺎَﻤَﻛ ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺍ ُﻞَﺜَﻣ ﺎَﻤﱠﻧِﺇ

َﻭ

ﺎَﻬَﻓُﺮْﺧُﺯ ُﺽْﺭﻷﺍ ِﺕَﺬَﺧَﺃ ﺍَﺫِﺈٮﱠﺘَﺣ ُﻡﺎَﻌْﻧﻷﺍ

َﻭ

ْﺖَﻨﱠﻳﱠﺯﺍ

َﻭ

ﺎَﻧُﺮْﻣَﺃ ﺎَﻫﺎَﺗَﺃ ﺎَﻬْﻴَﻠَﻋ َﻥﻭُﺭِﺩﺎَﻗ ْﻢُﻬﱠﻧَﺃ ﺎَﻬُﻠْﻫَﺃ ﱠﻦَﻅ

ﺍًﺭﺎَﻬَﻧ ْﻭَﺃ ًﻼْﻴَﻟ

َﻑ

َﻥﻭُﺮﱠﻜَﻔَﺘَﻳ ٍﻡْﻮَﻘِﻟ ِﺕﺎَﻳﻵﺍ ُﻞﱢﺼَﻔُﻧ َﻚِﻟَﺬَﻛ ِﺲْﻣﻷﺎِﺑ َﻦْﻐَﺗ ْﻢَﻟ ْﻥَﺄَﻛ ﺍًﺪﻴِﺼَﺣ ﺎَﻫﺎَﻨْﻠَﻌَﺟ

/`Innamā maṡalu al -hayāti ad-dunyā kamā`in `anzalnāhu mina as-samā`i

fākhtalaṭa bihi nabātu al-`arḍi mimmā ya`kulu an-nāsu wa al-`anʻāmu ḥatta `iżā

`akhażati al-`arḍu zukhrufahā wā az-zayyyanat wa ẓanna `ahluhā `annahum

qādirūna ʻalaihā `atāhā `amrunā lailān `au nahārān fajaʻalnāhā ḥaṣīdān ka`an

lam tagna bi al-`amsi każalika ṣṣilu nufa al -`āyāti liqaumin

yatafakkarūna/ʹSesungguhnya perumpamaan duniawi itu hanya seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah tanaman-tanaman bumi dengan subur (karena air itu), di antaranya ada yang dimakan manusia dan hewan ternak. Hinggaapabila bumi itutelah sempurna keindahannya, dan berhias, dan

pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya), datanglah kepadanya azab Kami pada waktu malam atau siang lalu Kami jadi,kan (tanaman)-nya seperti tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda (kekuasan Kami) kepada orang yang berpikir.ʹ (Q.S.10:24)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “manusia” dengan “hewan ternak”, hubungan antara “sempurna keindahannya” dengan “berhias” dan hubungan antara “Hingga apabila bumi itu telah sempurna keindahannya, dan berhias” dengan “pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya)”.

Ayat 25

ِﻡ َﻼﱠﺴﻟﺍ ِﺭﺍَﺩ ﻰَﻟِﺇ ﻮُﻋْﺪَﻳ ُﷲَﻭ

َﻭ

ٍﻢﻴِﻘَﺘْﺴُﻣ ٍﻁﺍَﺮِﺻ ﻰَﻟِﺇ ُءﺎَﺸَﻳ ْﻦَﻣ ﻱِﺪْﻬَﻳ

/Wallahu yadʻū `ilā dāri as-salāmi wayahdī man yasyā`u `ilāṣirāṭin mustaqīmin/

ʹDan Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan memberikan petunjuk kepada orang yang Dia kehendak ke jalan yang lurus (Islam).ʹ (Q.S.10:25)

(7)

Ayat 26

ﻰَﻨْﺴُﺤْﻟﺍ ﺍﻮُﻨَﺴْﺣَﺃ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ

َﻭ

ٌﺓَﺩﺎَﻳِﺯ

َﻭ

ِﺔﱠﻨَﺠْﻟﺍ ُﺏﺎَﺤْﺻَﺃ َﻚِﺌَﻟﻭُﺃ ٌﺔﱠﻟِﺫ َﻻ َﻭ ٌﺮَﺘَﻗ ْﻢُﻬَﻫﻮُﺟُﻭ ُﻖَﻫْﺮَﻳ َﻻ

َﻥﻭُﺪِﻟﺎَﺧ ﺎَﻬﻴِﻓ ْﻢُﻫ

/Lillażīna `aḥsanū al-ḥusna waziyādatun walā yarhaqu wujūhahum qatarun walā

żillatun `ūla`ika `aṣhābu al-jannati hum fīhā khālidūna/ ʹBagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (kenikmatan melihat Allah). Dan wajah mereka tidak (pula) dalam kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.ʹ (Q.S.10:26)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga)” dengan “tambahannya (kenikmatan melihat Allah)” dan hubungan antara “tambahannya (kenikmatan melihat Allah)” dengan “wajah mereka tidak (pula) dalam kehinaan”.

Ayat 27

ﺎَﻬِﻠْﺜِﻤِﺑ ٍﺔَﺌﱢﻴَﺳ ُءﺍَﺰَﺟ ِﺕﺎَﺌﱢﻴﱠﺴﻟﺍ ﺍﻮُﺒَﺴَﻛ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍَﻭ

َﻭ

ﺎَﻤﱠﻧَﺄَﻛ ٍﻢِﺻﺎَﻋ ْﻦِﻣ ِﷲ َﻦِﻣ ْﻢُﻬَﻟ ﺎَﻣ ٌﺔﱠﻟِﺫ ْﻢُﻬُﻘَﻫْﺮَﺗ

َﻥﻭُﺪِﻟﺎَﺧ ﺎَﻬﻴِﻓ ْﻢُﻫ ِﺭﺎﱠﻨﻟﺍ ُﺏﺎَﺤْﺻَﺃ َﻚِﺌَﻟﻭُﺃ ﺎًﻤِﻠْﻈُﻣ ِﻞْﻴﱠﻠﻟﺍ َﻦِﻣ ﺎًﻌَﻄِﻗ ْﻢُﻬُﻫﻮُﺟُﻭ ْﺖَﻴِﺸْﻏُﺃ

/Wa al-lażīna kasabū as-sayyi`āti jazā`u sayyi`atin bimiṡlihā watarhaquhum

żillatun mā lahum minallahi min ʻāṣimin ka`annamā `ugsyiyat wujūhuhum qiṭaʻān mina al-laili muẓlimān `ūla`ika `aṣhābunnāri hum fīhā khālidūna/

ʹAdapun orang-orang yang berbuat kejahatan (akan mendapat) balasan kejahatan yang setimpal dan mereka diselubungi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah, seakan-akan wajah mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.ʹ (Q.S.10:27)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahanuntuk menyatakan hubungan antara “Adapun orang-orang yang berbuat kejahatan (akan mendapat) balasan kejahatan yang setimpal” dengan “mereka diselubungi kehinaan”.

Ayat 28

ْﻢُﺘْﻧَﺃ ْﻢُﻜَﻧﺎَﻜَﻣ ﺍﻮُﻛَﺮْﺷَﺃ َﻦﻳِﺬﱠﻠِﻟ ُﻝﻮُﻘَﻧ ﱠﻢُﺛ ﺎًﻌﻴِﻤَﺟ ْﻢُﻫُﺮُﺸْﺤَﻧ َﻡْﻮَﻳَﻭ

َﻭ

ْﻢُﻬَﻨْﻴَﺑ ﺎَﻨْﻠﱠﻳَﺰَﻓ ْﻢُﻛُﺅﺎَﻛَﺮُﺷ

َﻭ

َﻝﺎَﻗ

َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ ﺎَﻧﺎﱠﻳِﺇ ْﻢُﺘْﻨُﻛ ﺎَﻣ ْﻢُﻫُﺅﺎَﻛَﺮُﺷ

/Wayauma naḥsyuruhum jamīʻan ṡumma naqūlu lillażīna `asyrakū makānakum

(8)

`iyyānā taʻbudūna/ ʹDan(ingatlah) pada hari (ketika) itu Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang yang mempersekutukan (Allah), ʹʹTetaplah di tempatmu, kamu dan para sekutumu.ʹ ʹLalu Kami pisahkan mereka, dan berkatalah sekutu-sekutu mereka, ʹʹKamu sekali -kali tidak pernah menyembah kami. (Q.S.10:28)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang

menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “kamu” dengan “para sekutumu” dan hubungan antara “Lalu Kami pisahkan mereka” dengan “berkatalah sekutu-sekutu mereka”.

Ayat 30 jiwa merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya (dahulu) dan

mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya, dan

lenyaplah dari mereka apa (pelindung palsu) yang mereka ada-adakan.ʹ (Q.S.10:30)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahanuntuk menyatakan hubungan antara “setiap jiwa merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya (dahulu)” dengan “mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya” dan hubungan antara “mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya” dengan “lenyaplah dari mereka apa (pelindung palsu) yang mereka ada-adakan”. al-`abṣāra waman yukhriju al-ḥayya mina al-mayyiti wayukhriju al-mayyita mina al-ḥayyi waman yudabbiru al-`amra fasayaqūlūnallahu faqul `afalā tattaqūna/

ʹKatakanlah (Muhammad), ʹʹSiapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit

dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan,

(9)

mereka akan menjawab, ʹʹAllah.ʹʹ Maka katakanlah, ʹʹMengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?ʹʹ (Q.S.10:31)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 5 (lima) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “langit” dengan “bumi” dan “pendengaran” dengan “penglihatan”, hubungan antara

“siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan” dengan “siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati” dan “siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati” dengan “mengeluarkan yang mati dari yang hidup” serta “mengeluarkan yang mati dari yang hidup” dengan “siapakah yang mengatur segala urusan?”.

Ayat 37

ِﻪْﻳَﺪَﻳ َﻦْﻴَﺑ ﻱِﺬﱠﻟﺍ َﻖﻳِﺪْﺼَﺗ ْﻦِﻜَﻟَﻭ ِﷲ ِﻥﻭُﺩ ْﻦِﻣ ﻯَﺮَﺘْﻔُﻳ ْﻥَﺃ ُﻥﺁْﺮُﻘْﻟﺍ ﺍَﺬَﻫ َﻥﺎَﻛ ﺎَﻣَﻭ

َﻭ

ِﺏﺎَﺘِﻜْﻟﺍ َﻞﻴِﺼْﻔَﺗ

َﻦﻴِﻤَﻟﺎَﻌْﻟﺍ ﱢﺏَﺭ ْﻦِﻣ ِﻪﻴِﻓ َﺐْﻳَﺭ َﻻ

/Wamā kāna hażā al-qurānu `an yuftara min dūnillahi walakin taṣdīqa al-lażī baina yadaihi watafṣīla al-kitābi lā raiba fīhi min rabbi al-ʻālamīna/ʹDan tidak mungkin Al-Qur`an ini dibuat-buat oleh selain Allah; tetapi (Al-Qur`an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan seluruh alam.ʹ (Q.S.10:37)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹyang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “tetapi (Al-Qur`an) membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya” dengan “menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya”.

Ayat 38

ِﻪِﻠْﺜِﻣ ٍﺓَﺭﻮُﺴِﺑ ﺍﻮُﺗْﺄَﻓ ْﻞُﻗ ُﻩﺍَﺮَﺘْﻓﺍ َﻥﻮُﻟﻮُﻘَﻳ ْﻡَﺃ

َﻭ

َﻦﻴِﻗِﺩﺎَﺻ ْﻢُﺘْﻨُﻛ ْﻥِﺇ ِﷲ ِﻥﻭُﺩ ْﻦِﻣ ْﻢُﺘْﻌَﻄَﺘْﺳﺍ ِﻦَﻣ ﺍﻮُﻋْﺩﺍ

/`Am yaqūlūnāftarāhu qul fa`tū bisūratin miṡlihi wādʻū manīstaṭaʻum min

dūnillahi `in kuntum ṣādiqīna/ ʹApakah pantas mereka mengatakan dia

(Muhammad) yang telah membuat-buatnya? Katakanlah, ʹʹBuatlah sebuah surat yang semisal dengan surah (Al-Qur`an), dan ajaklah siapa saja di antara kamu orang yang mampu (membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.ʹʹ (Q.S.10:38)

(10)

ʹʹBuatlah sebuah surat yang semisal dengan surah (Al-Qur`an)” dengan “ajaklah siapa saja di antara kamu orang yang mampu (membuatnya) selain Allah”.

Ayat 39

ِﻪِﻤْﻠِﻌِﺑ ﺍﻮُﻄﻴِﺤُﻳ ْﻢَﻟ ﺎَﻤِﺑ ﺍﻮُﺑﱠﺬَﻛ ْﻞَﺑ

َﻭ

َﻒْﻴَﻛ ْﺮُﻈْﻧﺎَﻓ ْﻢِﻬِﻠْﺒَﻗ ْﻦِﻣ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ َﺏﱠﺬَﻛ َﻚِﻟَﺬَﻛ ُﻪُﻠﻳِﻭْﺄَﺗ ْﻢِﻬِﺗْﺄَﻳ ﺎﱠﻤَﻟ

َﻦﻴِﻤِﻟﺎﱠﻈﻟﺍ ُﺔَﺒِﻗﺎَﻋ َﻥﺎَﻛ

/Bal każżabū bimā lam yuhīṭū biʻilmihi walammā ya `tihim ta`wīluhu każalika

każżaba al-lażīna min qablihim fānẓur kaifa kāna ʻāqibatu aẓ-ẓālimīna/ ʹBahkan (yang sebenarnya), mereka belum mengetahuinya dengan sempurna dan belum mereka peroleh penjelasannya. Demikianlah halnya umat-umat yang ada sebelum mereka mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang yang zalim.ʹ (Q.S.10:39)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Bahkan

(yang sebenarnya), mereka belum mengetahuinya dengan sempurna” dengan “belum mereka peroleh penjelasannya”.

Ayat 40

ِﻪِﺑ ُﻦِﻣْﺆُﻳ ْﻦَﻣ ْﻢُﻬْﻨِﻣَﻭ

َﻭ

َﻦﻳِﺪِﺴْﻔُﻤْﻟﺎِﺑ ُﻢَﻠْﻋَﺃ َﻚﱡﺑَﺭَﻭ ِﻪِﺑ ُﻦِﻣْﺆُﻳ َﻻ ْﻦَﻣ ْﻢُﻬْﻨِﻣ

/Waminhum man yu`minu bihi waminhum man lā yu`minu bihi wa rabbuka `aʻlamu bilmufsidīna/ ʹDan di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepadanya (Al-Qur`an), dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Sedangkan Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.ʹ (Q.S.10:40)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Dan di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepadanya (Al-Qur`an)” dengan “di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya”.

Ayat 41

ﻲِﻠَﻤَﻋ ﻲِﻟ ْﻞُﻘَﻓ َﻙﻮُﺑﱠﺬَﻛ ْﻥِﺇَﻭ

َﻭ

ُﻞَﻤْﻋَﺃ ﺎﱠﻤِﻣ َﻥﻮُﺌﻳِﺮَﺑ ْﻢُﺘْﻧَﺃ ْﻢُﻜُﻠَﻤَﻋ ْﻢُﻜَﻟ

َﻭ

َﻥﻮُﻠَﻤْﻌَﺗ ﺎﱠﻤِﻣ ٌءﻱِﺮَﺑ ﺎَﻧَﺃ

/Wa `in każżabūka faqul lī ʻamalī walakum ʻamalukum `antum barī`ūna mimmā `aʻmalu wa `anā barī`un mimmā taʻmalūna/ ʹDanjika mereka (tetap) mendustakanmu (Muhammad), maka katakanlah, ʹʹBagiku pekerjaanku dan

(11)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “bagiku pekerjaanku” dengan “bagimu pekerjaanmu” dan menyatakan hubungan antara “Kamu tidak bertanggung jawab terhadap apa yang aku kerjakan” dengan “aku pun tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan”.

Ayat 42

َﻭ

َﻥﻮُﻠِﻘْﻌَﻳ َﻻ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ْﻮَﻟَﻭ ﱠﻢﱡﺼﻟﺍ ُﻊِﻤْﺴُﺗ َﺖْﻧَﺄَﻓَﺃ َﻚْﻴَﻟِﺇ َﻥﻮُﻌِﻤَﺘْﺴَﻳ ْﻦَﻣ ْﻢُﻬْﻨِﻣ

/Waminhum man yastamiʻūna `ilaika `afa`anta tusmiʻu aṣ-ṣumma walau kānū lā yaʻqilūna/ ʹDan di antara mereka ada yang mendengarkan engkau (Muhammad). Tetapi apakah engkau dapat menjadikan orang yang tuli itu mendengar, walaupun mereka tidak mengerti?ʹ (Q.S.10:42)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “terjemahan pada ayat 41” dengan “di antara mereka ada yang mendengarkan engkau (Muhammad)”.

Ayat 43

َﻭ

َﻥﻭُﺮِﺼْﺒُﻳ َﻻ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ْﻮَﻟَﻭ َﻲْﻤُﻌْﻟﺍ ﻱِﺪْﻬَﺗ َﺖْﻧَﺄَﻓَﺃ َﻚْﻴَﻟِﺇ ُﺮُﻈْﻨَﻳ ْﻦَﻣ ْﻢُﻬْﻨِﻣ

/Waminhum man yanẓuru `ilaika `afa`anta tahdī al-ʻumya walau kānū lā yubṣirūna/ ʹDan di antara mereka ada yang melihat kepada engkau. Tetapi apakah engkau dapat memberi petunjuk kepada orang yang buta, walaupun mereka tidak memperhatikan?.ʹ (Q.S.10:43)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “terjemahan

pada ayat 42” dengan “di antara mereka ada yang melihat kepada engkau”.

Ayat 45

ﺍﻮُﺑﱠﺬَﻛ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ َﺮِﺴَﺧ ْﺪَﻗ ْﻢُﻬَﻨْﻴَﺑ َﻥﻮُﻓَﺭﺎَﻌَﺘَﻳ ِﺭﺎَﻬﱠﻨﻟﺍ َﻦِﻣ ًﺔَﻋﺎَﺳ ﱠﻻِﺇ ﺍﻮُﺜَﺒْﻠَﻳ ْﻢَﻟ ْﻥَﺄَﻛ ْﻢُﻫُﺮُﺸْﺤَﻳ َﻡْﻮَﻳَﻭ

ِﷲ ِءﺎَﻘِﻠِﺑ

َﻭ

َﻦﻳِﺪَﺘْﻬُﻣ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ﺎَﻣ

/Wayauma yaḥsyuruhum ka`an lam yalbaṡū `illā sāʻatan mina an-nahāri yataʻārafūna bainahum qad khasira al-lażīna każżabū biliqā`illahi wamā kānū

(12)

mendustakan pertemuan mereka dengan Allah, dan mereka tidak mendapat petunjuk.ʹ (Q.S.10:45)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahanuntuk menyatakan hubungan antara “Sungguh rugi orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Allah” dengan “mereka

tidak mendapat petunjuk”.

Ayat 46

ْﻢُﻬُﻌِﺟْﺮَﻣ ﺎَﻨْﻴَﻟِﺈَﻓ َﻚﱠﻨَﻴﱠﻓَﻮَﺘَﻧ ْﻭَﺃ ْﻢُﻫُﺪِﻌَﻧ ﻱِﺬﱠﻟﺍ َﺾْﻌَﺑ َﻚﱠﻨَﻳِﺮُﻧ ﺎﱠﻣِﺇَﻭ

ﱠﻢُﺛ

َﻥﻮُﻠَﻌْﻔَﻳ ﺎَﻣ ﻰَﻠَﻋ ٌﺪﻴِﻬَﺷ ُﷲ

/Wa `immā nuriyannaka baʻḍa al-lażī naʻiduhum `au natawaffayannaka fa`ilainā marjiʻuhum ṡummallahu syahīdun ʻalā mā yafʻalūna/ ʹDanjika Kami perlihatkan kepadamu (Muhammad) sebagian dari (siksaan) yang Kami janjikan kepada mereka, (tentulah engkau akan melihatnya) atau (jika) Kami wafatkan engkau (sebelum itu), maka kepada Kami (jugalah) mereka kembali, dan Allah menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan.ʹ (Q.S.10:46)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “maka kepada Kami (jugalah) mereka kembali” dengan “Allah menjadi saksi atas apa yang mereka kerjakan”.

Ayat 47

ِﻂْﺴِﻘْﻟﺎِﺑ ْﻢُﻬَﻨْﻴَﺑ َﻲِﻀُﻗ ْﻢُﻬُﻟﻮُﺳَﺭ َءﺎَﺟ ﺍَﺫِﺈَﻓ ٌﻝﻮُﺳَﺭ ٍﺔﱠﻣُﺃ ﱢﻞُﻜِﻟَﻭ

َﻭ

َﻥﻮُﻤَﻠْﻈُﻳ َﻻ ْﻢُﻫ

/Walikulli `ummatin rasūlun fa`iżā jā`a rasūluhum quḍiya bainahum bi al-qisṭi

wahum lā yuzhlamūna/ ʹDan setiap umat (mempunyai) rasul. Maka apabila rasul mereka telah datang, diberlakukanlah hukum bagi mereka dengan adil dan

(sedikit pun) tidak dizalimi.ʹ (Q.S.10:47)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang

menyatakan makna penambahanuntuk menyatakan hubungan antara “dengan adil” dengan “(sedikit pun) tidak dizalimi”.

Ayat 53

ﱞﻖَﺤَﻟ ُﻪﱠﻧِﺇ ﻲﱢﺑَﺭَﻭ ْﻱِﺇ ْﻞُﻗ َﻮُﻫ ﱞﻖَﺣَﺃ َﻚَﻧﻮُﺌِﺒْﻨَﺘْﺴَﻳَﻭ

َﻭ

َﻦﻳِﺰِﺠْﻌُﻤِﺑ ْﻢُﺘْﻧَﺃ ﺎَﻣ

/Wayastanbi`ūnaka `aḥaqqun huwa qul ī warabbī `innahu laḥaqqun wamā `antum bimuʻjizīna/ ʹDan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad),

ʹʹBenarkah (azab yang dijanjikan) itu?ʹʹ Katakanlah, ʹʹYa, demi Tuhanku,

(13)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan untuk menyatakan hubungan antara “sesungguhnya (azab) itu pasti benar” dengan “kamu sekali-kali tidak dapat menghindar”.

Ayat 54

ِﻪِﺑ ْﺕَﺪَﺘْﻓ َﻻ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ْﺖَﻤَﻠَﻅ ٍﺲْﻔَﻧ ﱢﻞُﻜِﻟ ﱠﻥَﺃ ْﻮَﻟَﻭ

َﻭ

َﺏﺍَﺬَﻌْﻟﺍ ﺍُﻭَﺃَﺭ ﺎﱠﻤَﻟ َﺔَﻣﺍَﺪﱠﻨﻟﺍ ﺍﻭﱡﺮَﺳَﺃ

ِﻂْﺴِﻘْﻟﺎِﺑ ْﻢُﻬَﻨْﻴَﺑ َﻲِﻀُﻗَﻭ

َﻭ

َﻥﻮُﻤَﻠْﻈُﻳ َﻻ ْﻢُﻫ

/Walau `anna likulli nafsin ẓalamat mā fī al-`arḍi lāftadat bihi wa `asarrū

an-nadāmata lammā rāwū al-ʻażāba waquḍiya bainahum bi al-qisṭi wahum lā yuẓlamūna/ ʹDankalau setiap orang yang zalim itu (mempunyai) segala yang ada di bumi, tentu dia menebus dengan itu, dan mereka menyembunyikan penyesalannya ketika mereka telah menyaksikan azab itu. Kemudian diberi keputusan di antara mereka dengan adil dan mereka tidak dizalimi.ʹ (Q.S.10:54)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang

menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “tentu dia menebus dengan itu” dengan “mereka menyembunyikan penyesalannya” dan menghubungkan antara: “Kemudian diberi keputusan di antara mereka dengan adil” dengan: “mereka tidak dizalimi”.

Ayat 55

ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ِ ِﻟ ﱠﻥِﺇ َﻻَﺃ

َﻭ

َﻥﻮُﻤَﻠْﻌَﻳ َﻻ ْﻢُﻫَﺮَﺜْﻛَﺃ ﱠﻦِﻜَﻟَﻭ ﱞﻖَﺣ ِﷲ َﺪْﻋَﻭ ﱠﻥِﺇ َﻻَﺃ ِﺽْﺭﻷﺍ

/`Alā `inna lillahi mā fī as-samāwāti wa al-`arḍi `alā `inna waʻdallahi ḥaqqun walakinna `akṡarahum lā yaʻlamūna/ ʹKetahuilah sesungguh nya milik Allah-lah apa yang ada di langit dan di bumi. Bukankah janji Allah itu benar? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.ʹ (Q.S.10:55)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “di langit” dengan “di bumi”.

Ayat 56

ﻲِﻴْﺤُﻳ َﻮُﻫ

َﻭ

ُﺖﻴِﻤُﻳ

َﻭ

َﻥﻮُﻌَﺟْﺮُﺗ ِﻪْﻴَﻟِﺇ

/Huwa yuḥyī wayumītu wa `ilaihi turjaʻūna/ ʹDialah yang menghidupkan dan

(14)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “menghidupkan” dengan “mematikan” dan hubungan antara “mematikan” dengan “hanya kepada-Nya kamu dikembalikan”.

Ayat 57

ِﺭﻭُﺪﱡﺼﻟﺍ ﻲِﻓ ﺎَﻤِﻟ ٌءﺎَﻔِﺷَﻭ ْﻢُﻜﱢﺑَﺭ ْﻦِﻣ ٌﺔَﻈِﻋْﻮَﻣ ْﻢُﻜْﺗَءﺎَﺟ ْﺪَﻗ ُﺱﺎﱠﻨﻟﺍ ﺎَﻬﱡﻳَﺃ ﺎَﻳ

َﻭ

َﻦﻴِﻨِﻣْﺆُﻤْﻠِﻟ ٌﺔَﻤْﺣَﺭَﻭ ﻯًﺪُﻫ

/Yā `aiyyuhā an-nāsu qad jā`atkum mauʻiẓatun min rabbikum wasyifā`un limā fī aṣ-ṣudūri wahudān warahmatullilmu`minīna/ ʹWahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Al-Qur`an) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman.ʹ (Q.S.10:57)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “penyembuh” dengan “petunjuk”.

Ayat 58

ِﷲ ِﻞْﻀَﻔِﺑ ْﻞُﻗ

َﻭ

َﻥﻮُﻌَﻤْﺠَﻳ ﺎﱠﻤِﻣ ٌﺮْﻴَﺧ َﻮُﻫ ﺍﻮُﺣَﺮْﻔَﻴْﻠَﻓ َﻚِﻟَﺬِﺒَﻓ ِﻪِﺘَﻤْﺣَﺮِﺑ

/Qul bifaḍlillahi wabirahmatihi fabiżalika falyafraḥū huwa khairun mimmā yajmaʻūna/ ʹKatakanlah (Muhammad), ʹʹDengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.ʹʹ (Q.S.10:58)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “karunia Allah” dengan “rahmat-Nya”.

Ayat 60

َﻭ

ﱠﻦِﻜَﻟَﻭ ِﺱﺎﱠﻨﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ ٍﻞْﻀَﻓ ﻭُﺬَﻟ َﷲ ﱠﻥِﺇ ِﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟﺍ َﻡْﻮَﻳ َﺏِﺬَﻜْﻟﺍ ِﷲ ﻰَﻠَﻋ َﻥﻭُﺮَﺘْﻔَﻳ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﱡﻦَﻅ ﺎَﻣ

َﻥﻭُﺮُﻜْﺸَﻳ َﻻ ْﻢُﻫَﺮَﺜْﻛَﺃ

/Wamā ẓannu al-lażīna yaftarūna ʻalallahi al-każiba yauma al-qiyāmati `innallaha lażū faḍlin ʻalā an-nāsi walakinna `akṡarahum lā yasykurūna/ ʹDan

(15)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 59” dengan “apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat?”.

Ayat 61

َﻭ

ٍﻥْﺄَﺷ ﻲِﻓ ُﻥﻮُﻜَﺗ ﺎَﻣ

َﻭ

ﺍًﺩﻮُﻬُﺷ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ﺎﱠﻨُﻛ ﱠﻻِﺇ ٍﻞَﻤَﻋ ْﻦِﻣ َﻥﻮُﻠَﻤْﻌَﺗ َﻻَﻭ ٍﻥﺁْﺮُﻗ ْﻦِﻣ ُﻪْﻨِﻣ ﻮُﻠْﺘَﺗ ﺎَﻣ

َﻻَﻭ ِءﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ َﻻَﻭ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ٍﺓﱠﺭَﺫ ِﻝﺎَﻘْﺜِﻣ ْﻦِﻣ َﻚﱢﺑَﺭ ْﻦَﻋ ُﺏُﺰْﻌَﻳ ﺎَﻣَﻭ ِﻪﻴِﻓ َﻥﻮُﻀﻴِﻔُﺗ ْﺫِﺇ

َﻚِﻟَﺫ ْﻦِﻣ َﺮَﻐْﺻَﺃ

َﻭ

ٍﻦﻴِﺒُﻣ ٍﺏﺎَﺘِﻛ ﻲِﻓ ﱠﻻِﺇ َﺮَﺒْﻛَﺃ َﻻ

/Wamā takūnu fī sya`nin wamā tatlū minhu min qur`ānin walā taʻmalūna min

ʻamalin `illā kunnā ʻalaikum syuhūdān `iż tufīḍūna fīhi wamā yaʻzubu ʻan rabbika min miṣqāli żarratin fī al-`arḍi walā fī as-samā`i walā `aṣgara min żalika

walā `akbara `illā fī kitābin mubīnin/ ʹDan tidaklah engkau (Muhammad) berada dalam suatu urusan, dan tidak membaca suatu ayat Al-Qur`an serta tidak pula kamu melakukan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi, saksi atasmu ketika kamu melakukannya. Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah, baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada sesuatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan semua tercatat dalam Kitab yang nyata (LauhMahfuz) .ʹ (Q.S.10:61)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: danʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 60” dengan “tidaklah engkau (Muhammad) berada dalam suatu urusan”, hubungan antara “tidaklah engkau (Muhammad) berada dalam suatu

urusan” dengan “tidak membaca suatu ayat Al-Qur`an” dan hubungan antara “lebih kecil” dengan “lebih besar”.

Ayat 62

ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ٌﻑْﻮَﺧ َﻻ ِﷲ َءﺎَﻴِﻟْﻭَﺃ ﱠﻥِﺇ َﻻَﺃ

َﻭ

َﻥﻮُﻧَﺰْﺤَﻳ ْﻢُﻫ َﻻ

/`Alā `inna `auliyā`allahi lā khaufun ʻalaihim walā hum yaḥzanūna/ ʹIngatlah wali-wali Allah itu, tidak ada rasa takut pada mereka, dan mereka tidak bersedih hati.ʹ (Q.S.10:62)

(16)

Ayat 63

ﺍﻮُﻨَﻣﺁ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ

َﻭ

َﻥﻮُﻘﱠﺘَﻳ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ

/Al-lażīna `āmanū wakānū yattaqūna/ ʹ(Yaitu) orang-orang yang beriman dan

senantiasa bertakwa.ʹ (Q.S.10:63)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “(Yaitu) orang-orang yang beriman” dengan “senantiasa bertakwa”.

Ayat 64

ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺍ ﻲِﻓ ﻯَﺮْﺸُﺒْﻟﺍ ُﻢُﻬَﻟ

َﻭ

ُﻢﻴِﻈَﻌْﻟﺍ ُﺯْﻮَﻔْﻟﺍ َﻮُﻫ َﻚِﻟَﺫ ِﷲ ِﺕﺎَﻤِﻠَﻜِﻟ َﻞﻳِﺪْﺒَﺗ َﻻ ِﺓَﺮِﺧﻵﺍ ﻲِﻓ

/Lahumu al-busyra fī al-ḥayāti ad-dunyā wafī al-`ākhirati lā tabdīla

likalimātillahi żalika huwa al-fauzu al-ʻaẓīmu/ ʹBagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.ʹ (Q.S.10:64)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “di dunia” dengan “di akhirat”.

Ayat 65

َﻭ

ُﻢﻴِﻠَﻌْﻟﺍ ُﻊﻴِﻤﱠﺴﻟﺍ َﻮُﻫ ﺎًﻌﻴِﻤَﺟ ِ ِﻟ َﺓﱠﺰِﻌْﻟﺍ ﱠﻥِﺇ ْﻢُﻬُﻟْﻮَﻗ َﻚْﻧُﺰْﺤَﻳ َﻻ

/Walā yaḥzunka qauluhum `inna al ʻizzata lillahi jamīʻān huwa as-samʻu

al-ʻalīmu/ ʹDan janganlah engkau (Muhammad) sedih oleh perkataan mereka. Sungguh, kekuasaan itu seluruhnya milik Allah. Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.ʹ (Q.S.10:65)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 64” dengan “janganlah engkau (Muhammad) sedih oleh perkataan mereka”.

(17)

ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ ْﻦَﻣ ِ ِﻟ ﱠﻥِﺇ َﻻَﺃ

َﻭ

ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ْﻦَﻣ

َﻭ

َءﺎَﻛَﺮُﺷ ِﷲ ِﻥﻭُﺩ ْﻦِﻣ َﻥﻮُﻋْﺪَﻳ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ُﻊِﺒﱠﺘَﻳ ﺎَﻣ

ﱠﻦﱠﻈﻟﺍ ﱠﻻِﺇ َﻥﻮُﻌِﺒﱠﺘَﻳ ْﻥِﺇ

َﻭ

َﻥﻮُﺻُﺮْﺨَﻳ ﱠﻻِﺇ ْﻢُﻫ ْﻥِﺇ

/`Alā `inna lillahi man fī as-samāwāti waman fī al-`arḍi wamā yattabiʻu al-lażīna yadʻūna min dūnillahi syurakā`a `in yattabiʻūna `illā aẓ-ẓanna wa `in hum `illā yakhruṣūna/ ʹIngatlah, milik Allah meliput i siapa yang ada di langit

dan siapa yang di bumi. Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga.ʹ (Q.S.10:66)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “siapa yang ada di langit” dengan “siapa yang di bumi”, hubungan antara “ʹIngatlah, milik Allah meliput i siapa yang ada di langit dan siapa yang di bumi” dengan

“orang-orang yang menyeru sekutu-sekut u selain Allah, tidaklah mengikut i (suatu keyakinan)” dan hubungan antara “Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka” dengan “mereka hanyalah menduga-duga”.

Ayat 67

ِﻪﻴِﻓ ﺍﻮُﻨُﻜْﺴَﺘِﻟ َﻞْﻴﱠﻠﻟﺍ ُﻢُﻜَﻟ َﻞَﻌَﺟ ﻱِﺬﱠﻟﺍ َﻮُﻫ

َﻭ

َﻥﻮُﻌَﻤْﺴَﻳ ٍﻡْﻮَﻘِﻟ ٍﺕﺎَﻳ ِﻵ َﻚِﻟَﺫ ﻲِﻓ ﱠﻥِﺇ ﺍًﺮِﺼْﺒُﻣ َﺭﺎَﻬﱠﻨﻟﺍ

/Huwa al-lażī jaʻala lakumu al-laila litaskunū fīhi wa an-nahāra mubṣirān `inna

fī żalika li-`āyātin liqaumin yasmaʻūna/ ʹDialah yang menjadikan malam bagimu agar kamu beristirahat padanya dan menjadikan siang terang benderang. Sungguh, yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar.ʹ (Q.S.10:67)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan bermakna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Dialah yang menjadikan malam bagimu agar kamu beristirahat padanya” dengan “menjadikan siang terang benderang”.

Ayat 68

ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ ﺎَﻣ ُﻪَﻟ ﱡﻲِﻨَﻐْﻟﺍ َﻮُﻫ ُﻪَﻧﺎَﺤْﺒُﺳ ﺍًﺪَﻟَﻭ ُﷲ َﺬَﺨﱠﺗﺍ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ

َﻭ

ْﻦِﻣ ْﻢُﻛَﺪْﻨِﻋ ْﻥِﺇ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ﺎَﻣ

َﻥﻮُﻤَﻠْﻌَﺗ َﻻ ﺎَﻣ ِﷲ ﻰَﻠَﻋ َﻥﻮُﻟﻮُﻘَﺗَﺃ ﺍَﺬَﻬِﺑ ٍﻥﺎَﻄْﻠُﺳ

/Qālū at-takhażallahu waladān subḥānahu huwa al-ganīyyu lahu mā fī

as-samāwāti wamā fī al-`arḍi `in ʻindakum min sulṭānin bihażā `ataqūlūna

ʻalallahi mā lā taʻlamūna/ ʹMereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata,

(18)

apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Kamu tidak mempunyai alasan kuat tentang ini. Pantaskah kamu mengatakan tentang Allah apa yang kamu tidak ketahui?.ʹ (Q.S.10:68)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan untuk menyatakan hubungan antara “ada di langit” dengan “apa yang ada di bumi”.

Ayat 71

ﻲِﻣﺎَﻘَﻣ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ َﺮُﺒَﻛ َﻥﺎَﻛ ْﻥِﺇ ِﻡْﻮَﻗ ﺎَﻳ ِﻪِﻣْﻮَﻘِﻟ َﻝﺎَﻗ ْﺫِﺇ ٍﺡﻮُﻧ َﺄَﺒَﻧ ْﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ُﻞْﺗﺍَﻭ

َﻭ

ِﷲ ِﺕﺎَﻳﺂِﺑ ﻱِﺮﻴِﻛْﺬَﺗ

ْﻢُﻛَﺮْﻣَﺃ ﺍﻮُﻌِﻤْﺟَﺄَﻓ ُﺖْﻠﱠﻛَﻮَﺗ ِﷲ ﻰَﻠَﻌَﻓ

َﻭ

ْﻢُﻛَءﺎَﻛَﺮُﺷ

ﱠﻢُﺛ

ﱠﻲَﻟِﺇ ﺍﻮُﻀْﻗﺍ ﱠﻢُﺛ ًﺔﱠﻤُﻏ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ْﻢُﻛُﺮْﻣَﺃ ْﻦُﻜَﻳ َﻻ

َﻭ

ِﻥﻭُﺮِﻈْﻨُﺗ َﻻ

/Wātlu ʻalaihim nabā nūḥin `iż qāla liqaumihi yā qaumi`in kāna kabura

ʻalaikum maqāmī watażkīrī bi`āyātillahi faʻalallahi tawakkaltu fa`ajmiʻū

`amrakum wasyurakā`akum ṡumma lā yakun `amrukum ʻalaikum gummatan

ṡumma aqḍū `ilayya walā tunẓirūni/ ʹDan bacakanlah kepada mereka berita penting (tentang) Nuh ketika (dia) berkata kepada kaumnya, ʹʹWahai kaumku! Jika terasa berat bagimu aku tinggal (bersamamu) dan peringatanku dengan ayat-ayat Allah, maka kepada Allah aku bertawakal. Karena itu bulatkanlah keputusanmu dan kumpulanlah sekutu-sekutumu (untuk membinasakanku), dan

janganlah keputusanmu itu dirahasiakan. Kemudian bertindaklah terhadap diriku, dan janganlah kamu tunda lagiʹʹ. ʹ (Q.S.10:71)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 4 (empat) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “aku tinggal (bersamamu)” dengan “peringatanku”, menghubungkan antara “Karena itu bulatkanlah keputusanmu” dengan “kumpulanlah sekutu-sekutumu (untuk

membinasakanku)”, menghubungkan antara “kumpulanlah sekutu-sekutumu (untuk membinasakanku)” dengan “janganlah keputusanmu itu dirahasiakan” dan menghubungkan antara “Kemudian bertindaklah terhadap diriku” dengan “janganlah kamu tunda lagi”.

Ayat 72

ِﷲ ﻰَﻠَﻋ ﱠﻻِﺇ َﻱِﺮْﺟَﺃ ْﻥِﺇ ٍﺮْﺟَﺃ ْﻦِﻣ ْﻢُﻜُﺘْﻟَﺄَﺳ ﺎَﻤَﻓ ْﻢُﺘْﻴﱠﻟَﻮَﺗ ْﻥِﺈَﻓ

َﻭ

َﻦﻴِﻤِﻠْﺴُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﻮُﻛَﺃ ْﻥَﺃ ُﺕْﺮِﻣُﺃ

(19)

hanyalahdari Allah, dan aku diperintah agar termasuk golongan orang-orang mukmin (berserah diri).ʹ (Q.S.10:72)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan untuk menyatakan hubungan antara “Imbalanku tidak lain hanyalah dari Allah” dengan “aku diperintah agar termasuk golongan orang-orang mukmin (berserah diri)”. munżarīna/ ʹKemudian mereka mendustakan (Nuh), lalu Kami selamatkan dia

dan orang yang bersamanya di dalam kapal, dan Kami jadikan mereka itu khalifah dan Kami tenggelamkan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.ʹ (Q.S.10:73)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “lalu Kami selamatkan dia” dengan “orang yang bersamanya di dalam kapal”, menghubungkan antara “orang yang bersamanya di dalam kapal” dengan “Kami jadikan mereka itu khalifah” dan menghubungkan antara “Kami jadikan mereka itu khalifah” dengan “Kami tenggelamkan orang yang mendustakan ayat-ayat Kami”. Kami utus Musa dan Harun kepada Fir’aun dan para pemuka kaumnya, dengan membawa tanda-tanda (kekuasan) Kami. Ternyata mereka menyombongkan diri

dan mereka adalah orang-orang yang berdosa.ʹ (Q.S.10:75)

(20)

pemuka kaumnya” dan menghubungkan antara “Ternyata mereka menyombongkan diri” dengan “mereka adalah orang-orang yang berdosa”.

Ayat 78

ﺎَﻧَءﺎَﺑﺁ ِﻪْﻴَﻠَﻋ ﺎَﻧْﺪَﺟَﻭ ﺎﱠﻤَﻋ ﺎَﻨَﺘِﻔْﻠَﺘِﻟ ﺎَﻨَﺘْﺌِﺟَﺃ ﺍﻮُﻟﺎَﻗ

َﻭ

ُﻦْﺤَﻧ ﺎَﻣَﻭ ِﺽْﺭﻷﺍ ﻲِﻓ ُءﺎَﻳِﺮْﺒِﻜْﻟﺍ ﺎَﻤُﻜَﻟ َﻥﻮُﻜَﺗ

َﻦﻴِﻨِﻣْﺆُﻤِﺑ ﺎَﻤُﻜَﻟ

/Qālū `aji`atanā litalfitanā ʻammā wajadnā ʻalaihi `ābā`anā watakūna lakumā al-kibriyā`u fī al-`arḍi wamā naḥnu lakumā bimu`minīna/ ʹMereka berkata,ʹʹApakah engkau datang kepada kami untuk memalingkan kami, dari apa (kepercayaan) yang kami dapatinenek moyang kami mengerjakannya, (menyembah berhala), danagar kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi (negeri Mesir)? Kami tidak akan mempercayai kamu berdua.ʹʹ (Q.S.10:78)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi koordinatif yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Apakah engkau datang kepada kami untuk memalingkan kami, dari apa

(kepercayaan) yang kami dapatinenek moyang kami mengerjakannya, (menyembah berhala)” dengan “agar kamu berdua mempunyai kekuasaan di muka bumi (negeri Mesir)”.

Ayat 79

َﻭ

ٍﻢﻴِﻠَﻋ ٍﺮِﺣﺎَﺳ ﱢﻞُﻜِﺑ ﻲِﻧﻮُﺘْﺋﺍ ُﻥْﻮَﻋْﺮِﻓ َﻝﺎَﻗ

/Waqāla firʻaunu a`tūnī bikulli sāḥirin ʻalīmin/ ʹDanFir’aun berkata (kepada pemuka kaumnya),ʹʹDatangkanlah kepadaku semua pesihir yang ulung!ʹʹ (Q.S.10:79)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi koordinatif yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 78” dengan “Fir’aun berkata (kepada pemuka kaumnya), ʹʹDatangkanlah kepadaku semua pesihir yang ulung!”.

Ayat 82

َﻭ

ﱠﻖَﺤْﻟﺍ ُﷲ ﱡﻖِﺤُﻳ

ِﺏ

َﻥﻮُﻣِﺮْﺠُﻤْﻟﺍ َﻩِﺮَﻛ ْﻮَﻟَﻭ ِﻪِﺗﺎَﻤِﻠَﻛ

/Wayuḥiqqullahu al-ḥaqqa bikalimātihi walau kariha al-mujrimūna/ ʹDan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukainya.ʹ (Q.S.10:82)

(21)

terjemahan ayat 81” dengan “Allah akan mengokohkan yang benar dengan lamina al-musrifīna/ ʹMaka tidak ada yang beriman kepada Musa, selain keturunan dari kaumnya dalam keadaan takut bahwa Fir’aun danpara pemuka (kaum)nya akan menyiksa mereka. Dan sungguh, Fir’aun itu benar-benar berbuat sewenang-wenang di bumidan benar-benar termasuk orang-orang yang melampaui batas.ʹ (Q.S.10:83)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Fir’aun” dengan “para pemuka (kaum)nya”, untuk menyatakan hubungan antara “bahwa Fir’aun dan para pemuka (kaum)nya akan menyiksa mereka” dengan “sungguh, Fir’aun itu benar-benar berbuat sewenang-wenang di bumi” dan untuk menyatakan hubungan antara “Fir’aun itu benar-benar berbuat sewenang-wenang di bumi” dengan “benar-benar termasuk orang-orang yang melampaui batas”.

ʹDan Kami wahyukan kepada Musa dan saudaranya,ʹʹAmbillah beberapa rumah di Mesir untuk (tempat tinggal) kaummu danjadikanlah rumah-rumahmu itu tempat ibadah, danlaksanakanlah shalat serta gembirakanlah orang-orang mukmin.ʹʹ (Q.S.10:87)

(22)

rumah-rumahmu itu tempat ibadah” dan untuk menyatakan hubungan antara “jadikanlah rumah-rumahmu itu tempat ibadah” dengan “laksanakanlah shalat”.

Ayat 88

َﻥْﻮَﻋْﺮِﻓ َﺖْﻴَﺗﺁ َﻚﱠﻧِﺇ ﺎَﻨﱠﺑَﺭ ﻰَﺳﻮُﻣ َﻝﺎَﻗَﻭ

َﻭ

ًﺔَﻨﻳِﺯ ُﻩَ ْﻸَﻣ

َﻭ

ﺍﻮﱡﻠِﻀُﻴِﻟ ﺎَﻨﱠﺑَﺭ ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺍ ﻲِﻓ ًﻻﺍَﻮْﻣَﺃ

ْﻢِﻬِﻟﺍَﻮْﻣَﺃ ﻰَﻠَﻋ ْﺲِﻤْﻁﺍ ﺎَﻨﱠﺑَﺭ َﻚِﻠﻴِﺒَﺳ ْﻦَﻋ

َﻭ

َﺏﺍَﺬَﻌْﻟﺍ ﺍُﻭَﺮَﻳ ﻰﱠﺘَﺣ ﺍﻮُﻨِﻣْﺆُﻳ َﻼَﻓ ْﻢِﻬِﺑﻮُﻠُﻗ ﻰَﻠَﻋ ْﺩُﺪْﺷﺍ

َﻢﻴِﻟَﻷﺍ

/Waqāla mūsa rabbanā `innaka `ātaita firʻauna wamal`ahu zīnatan wa `amwālān fī al-ḥayāti ad-dunyā rabbanā liyuḍillū ʻan sabīlika rabbanāaṭmis

ʻalā`amwālihim wā asydud ʻalā qulūbihim falā yu`minū ḥatta yarawū

al-ʻadzāba al-`alīma/ ʹDanMusa berkata,ʹʹ Ya Tuhan kami, Engkau telah

memberikan kepada Fir’aun danpara pemuka kaumnya perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia.Ya Tuhan kami, (akibatnya) mereka menyesatkan (manusia) dari jalan-Mu. Ya Tuhan, binasakanlah harta mereka,

dan kuncilah hati mereka, sehingga mereka tidak beriman sampai mereka melihat azab yang pedih.ʹʹ (Q.S.10:88)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “kepada Fir’aun” dengan “para pemuka kaumnya”, untuk menyatakan hubungan antara “perhiasan” dengan “harta kekayaan” dan untuk menyatakan hubungan antara “Ya Tuhan, binasakanlah harta mereka” dengan “kuncilah hati mereka”.

Ayat 89

ﺎَﻤﻴِﻘَﺘْﺳﺎَﻓ ﺎَﻤُﻜُﺗَﻮْﻋَﺩ ْﺖَﺒﻴِﺟُﺃ ْﺪَﻗ َﻝﺎَﻗ

َﻭ

َﻥﻮُﻤَﻠْﻌَﻳ َﻻ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ َﻞﻴِﺒَﺳ ﱢﻥﺎَﻌِﺒﱠﺘَﺗ َﻻ

/Qāla qad `ujībat daʻwatukumā fāstaqīmā walā tattabiʻānni sabīla al-lażīna lā yaʻlamūna/ ʹDia Allah berfirman,ʹʹSungguh, telah diperkenankan permohonan kamu berdua, sebab itu tetaplah kamu berdua pada jalan yang lurus, dan jangan sekali-kali kamu mengikuti jalan orang yang tidak mengetahui.ʹʹ (Q.S.10:89)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “sebab itu

(23)

Ayat 90

ُﻥْﻮَﻋْﺮِﻓ ْﻢُﻬَﻌَﺒْﺗَﺄَﻓ َﺮْﺤَﺒْﻟﺍ َﻞﻴِﺋﺍَﺮْﺳِﺇ ﻲِﻨَﺒِﺑ ﺎَﻧْﺯَﻭﺎَﺟَﻭ

َﻭ

ﺎًﻴْﻐَﺑ ُﻩُﺩﻮُﻨُﺟ

َﻭ

ُﻕَﺮَﻐْﻟﺍ ُﻪَﻛَﺭْﺩَﺃ ﺍَﺫِﺈٮﱠﺘَﺣ ﺍًﻭْﺪَﻋ

َﻞﻴِﺋﺍَﺮْﺳِﺇ ﻮُﻨَﺑ ِﻪِﺑ ْﺖَﻨَﻣﺁ ﻱِﺬﱠﻟﺍ ﱠﻻِﺇ َﻪَﻟِﺇ َﻻ ُﻪﱠﻧَﺃ ُﺖْﻨَﻣﺁ َﻝﺎَﻗ

َﻭ

َﻦﻴِﻤِﻠْﺴُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ ﺎَﻧَﺃ

/Wajāwaznā bibanī `isrā`īla al-baḥra fa-`atbaʻahum firʻaunu wajunūduhu bagyān wa ʻadwan ḥatta `iżā `adrakahu al-garaqu qāla `āmantu `annahu lā `ilaha illā al-lażī `āmanat bihi banū `isrā`īla wa `anā mina al-muslimīna/ ʹDan Kami selamatkan Bani Israil melintasi laut, kemudian Fir’aun dan bala tentaranya mengikut i mereka untuk menzalimi dan menindas (mereka). Sehinggaketika Fir’aun itu hampir tenggelam, dia berkata, ʹʹAku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkanTuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, danaku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri).ʹʹ (Q.S.10:90)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 3 (tiga) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “Fir’aun” dengan “bala tentaranya”, untuk menyatakan hubungan antara frasa “untuk menzalimi” dengan “menindas (mereka)” dan untuk menyatakan hubungan antara “Aku percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil” dengan “aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)”.

Ayat 91

ُﻞْﺒَﻗ َﺖْﻴَﺼَﻋ ْﺪَﻗَﻭ َﻥ ْﻵﺁ

َﻭ

َﻦﻳِﺪِﺴْﻔُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﺖْﻨُﻛ

/Āl`āna waqad ʻaṣaita qablu wakunta mina al-mufsidīna/ ʹMengapa baru sekarang (kamu beriman), padahal sesungguhnya engkau telah durhaka, sejakdahulu, danengkau termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan.ʹ (Q.S.10:91)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “padahal sesungguhnya engkau telah durhaka, sejak dahulu” dengan “engkau termasuk orang-orang yang berbuat kerusakan”.

Ayat 93

ٍﻕْﺪِﺻ َﺃﱠﻮَﺒُﻣ َﻞﻴِﺋﺍَﺮْﺳِﺇ ﻲِﻨَﺑ ﺎَﻧْﺃﱠﻮَﺑ ْﺪَﻘَﻟَﻭ

َﻭ

ُﻢْﻠِﻌْﻟﺍ ُﻢُﻫَءﺎَﺟ ﻰﱠﺘَﺣ ﺍﻮُﻔَﻠَﺘْﺧﺍ ﺎَﻤَﻓ ِﺕﺎَﺒﱢﻴﱠﻄﻟﺍ َﻦِﻣ ْﻢُﻫﺎَﻨْﻗَﺯَﺭ

َﻥﻮُﻔِﻠَﺘْﺨَﻳ ِﻪﻴِﻓ ﺍﻮُﻧﺎَﻛ ﺎَﻤﻴِﻓ ِﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟﺍ َﻡْﻮَﻳ ْﻢُﻬَﻨْﻴَﺑ ﻲِﻀْﻘَﻳ َﻚﱠﺑَﺭ ﱠﻥِﺇ

/Wa laqad bawwa`nā banī isrā`īla mubawwā ṣidqin warazaqnāhum mina aṭ

(24)

yauma al-qiyāmati fīmā kānū fīhi yakhtalifūna/ ʹDan sungguh, Kami telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang bagus dan Kami beri mereka rejeki yang baik. Maka mereka tidak berselisih, kecuali setelah datang kepada mereka pengetahuan, (yang tersebut dalam Taurat). Sesungguhnya Tuhan kamu akan keputusan antara mereka padahari kiamat tentang apa yang mereka perselisihkan itu.ʹ (Q.S.10:93)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan untuk menyatakan hubungan antara “Kami telah menempatkan Bani Israil di tempat kediaman yang bagus” dengan “Kami beri mereka rejeki yang baik”.

Ayat 95

َﻭ

َﻦﻳِﺮِﺳﺎَﺨْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﻮُﻜَﺘَﻓ ِﷲ ِﺕﺎَﻳﺂِﺑ ﺍﻮُﺑﱠﺬَﻛ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ َﻦِﻣ ﱠﻦَﻧﻮُﻜَﺗ َﻻ

/Walā takūnanna mina al-lażīna każżabū bi`āyātillahi fatakūna mina

al-khāsirīna/ ʹDan janganlah sekali-kali engkau termasuk orang yang mendustakan ayat-ayat Allah nanti engkau termasuk orang yang rugi.ʹ (Q.S.10:95)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada

terjemahan ayat 94” dengan “janganlah sekali-kali engkau termasuk orang yang mendustakan ayat-ayat Allah”.

Ayat 98

ِﻱْﺰِﺨْﻟﺍ َﺏﺍَﺬَﻋ ْﻢُﻬْﻨَﻋ ﺎَﻨْﻔَﺸَﻛ ﺍﻮُﻨَﻣﺁ ﺎﱠﻤَﻟ َﺲُﻧﻮُﻳ َﻡْﻮَﻗ ﱠﻻِﺇ ﺎَﻬُﻧﺎَﻤﻳِﺇ ﺎَﻬَﻌَﻔَﻨَﻓ ْﺖَﻨَﻣﺁ ٌﺔَﻳْﺮَﻗ ْﺖَﻧﺎَﻛ َﻻْﻮَﻠَﻓ

ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺍ ﻲِﻓ

َﻭ

ٍﻦﻴِﺣ ﻰَﻟِﺇ ْﻢُﻫﺎَﻨْﻌﱠﺘَﻣ

/Falaulā kānat qaryatun `āmanat fanafaʻahā `īmānuhā illā qauma yūnusa

lammā `āmanū kasyafnā ʻanhum ʻażāba al-khizyi fī al-ḥayāti ad-dunyā wamattaʻnāhum `illa ḥīnin/ ʹMaka mengapa tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? ketika mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu tertentu.ʹ (Q.S.10:98)

(25)

Ayat 100

َﻭ

ِﷲ ِﻥْﺫِﺈِﺑ ﱠﻻِﺇ َﻦِﻣْﺆُﺗ ْﻥَﺃ ٍﺲْﻔَﻨِﻟ َﻥﺎَﻛ ﺎَﻣ

َﻭ

َﻥﻮُﻠِﻘْﻌَﻳ َﻻ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﻰَﻠَﻋ َﺲْﺟﱢﺮﻟﺍ ُﻞَﻌْﺠَﻳ

/Wamā kāna linafsin `an tu`mina `illā bi`iżnillahi wayajʻalu ar-rijsa ʻalā al-lażīna lā yaʻqilūna/ ʹDan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan ijin Allah, dan Allah menimpakan azab kepada orang yang tidak mengerti.ʹ (Q.S.10:100)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 99” dengan “tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan ijin Allah” dan menyatakan hubungan antara “tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan ijin Allah” dengan “Allah menimpakan azab kepada orang yang tidak mengerti”.

Ayat 101

ِﺕﺍَﻭﺎَﻤﱠﺴﻟﺍ ﻲِﻓ ﺍَﺫﺎَﻣ ﺍﻭُﺮُﻈْﻧﺍ ِﻞُﻗ

َﻭ

ُﺕﺎَﻳﻵﺍ ﻲِﻨْﻐُﺗ ﺎَﻣَﻭ ِﺽْﺭَﻷﺍ

َﻭ

َﻥﻮُﻨِﻣْﺆُﻳ َﻻ ٍﻡْﻮَﻗ ْﻦَﻋ ُﺭُﺬﱡﻨﻟﺍ

/Qulīnẓurū māżā fī as-samāwāti wa al-`arḍi wamā tugnī al-`āyātu wa an-nużuru

ʻan qaumin lā yu`minūna/ ʹKatakanlah,ʹʹPerhatikanlah, apa yang ada di langit

dan di bumi! Tidaklah bermanfaat tanda (kebesaran Allah ) dan rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang yang tidak beriman.ʹ (Q.S.10:101)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “apa yang ada di langit” dengan “di bumi!” dan menyatakan hubungan antara kalimat “Katakanlah, ʹʹPerhatikanlah, apa yang ada di langit dan di bumi! Tidaklah

bermanfaat tanda (kebesaran Allah)” dengan “rasul-rasul yang memberi peringatan bagi orang yang tidak beriman”.

Ayat 103

ﺎَﻨَﻠُﺳُﺭ ﻲﱢﺠَﻨُﻧ ﱠﻢُﺛ

َﻭ

َﻦﻴِﻨِﻣْﺆُﻤْﻟﺍ ِﺞْﻨُﻧ ﺎَﻨْﻴَﻠَﻋ ﺎًّﻘَﺣ َﻚِﻟَﺬَﻛ ﺍﻮُﻨَﻣﺁ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ

/ṡumma nunajjī rusulanā wa al-lażīna `āmanū każalika ḥaqqān ʻalainā nunji al-mu`minīna/ ʹKemudian Kami selamatkan rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman, demikianlah menjadi kewajiban Kamimenyelamatkan orang yang beriman.ʹ (Q.S.10:103)

(26)

Kami selamatkan rasul-rasul Kami” dengan “orang-orang yang beriman, demikianlah menjadi kewajiban Kamimenyelamatkan orang yang beriman”.

Ayat 104

ْﻦِﻜَﻟَﻭ ِﷲ ِﻥﻭُﺩ ْﻦِﻣ َﻥﻭُﺪُﺒْﻌَﺗ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ُﺪُﺒْﻋَﺃ َﻼَﻓ ﻲِﻨﻳِﺩ ْﻦِﻣ ﱟﻚَﺷ ﻲِﻓ ْﻢُﺘْﻨُﻛ ْﻥِﺇ ُﺱﺎﱠﻨﻟﺍ ﺎَﻬﱡﻳَﺃ ﺎَﻳ ْﻞُﻗ

ْﻢُﻛﺎﱠﻓَﻮَﺘَﻳ ﻱِﺬﱠﻟﺍ َﷲ ُﺪُﺒْﻋَﺃ

َﻭ

َﻦﻴِﻨِﻣْﺆُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ َﻥﻮُﻛَﺃ ْﻥَﺃ ُﺕْﺮِﻣُﺃ

/Qul yā ayyuhā an-nāsu `in kuntum fī syakkin min dīnī falā `aʻbudu al-lażīna taʻbudūna min dūnillahi walakin `aʻbudullaha al-lażī yatawaffākum wa `umirtu` an `akūna mina al-mu`minīna/ ʹKatakanlah (Muhammad), ʹʹWahai manusia! jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah apa yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yangakan mematikan kamu dan aku telah diperintah agar termasuk orang yang beriman.ʹʹ (Q.S.10:104)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 1 (satu) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “aku menyembah Allah yangakan mematikan kamu” dengan “aku telah diperintah agar termasuk orang yang beriman”.

Ayat 105

َﻭ

ﺎًﻔﻴِﻨَﺣ ِﻦﻳﱢﺪﻠِﻟ َﻚَﻬْﺟَﻭ ْﻢِﻗَﺃ ْﻥَﺃ

َﻭ

َﻦﻴِﻛِﺮْﺸُﻤْﻟﺍ َﻦِﻣ ﱠﻦَﻧﻮُﻜَﺗ َﻻ

/Wa`an `aqim wajhaka liddīni ḥanīfān walā takūnanna mina al-musyrikīna/

ʹdan (aku telah diperintah), ʹʹHadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus dan ikhlas, dan jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang musyrik.ʹ (Q.S.10:105)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 104” dengan “Hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus dan ikhlas” dan menyatakan hubungan antara “tulus” dengan “ikhlas” serta menyatakan hubungan antara “Hadapkanlah wajahmu kepada agama dengan tulus dan ikhlas,” dengan “jangan sekali-kali engkau termasuk orang yang musyrik”.

Ayat 106

َﻭ

َﻚُﻌَﻔْﻨَﻳ َﻻ ﺎَﻣ ِﷲ ِﻥﻭُﺩ ْﻦِﻣ ُﻉْﺪَﺗ َﻻ

َﻭ

(27)

/Walā tadʻu min dūnillahi mā lā yanfaʻuka walā yaḍurruka fa`in faʻalta fa`innaka `iżān mina aẓ-ẓālimīna/ ʹʹDan jangan engkau menyembah sesuatuyang tidak memberi manfaatdan tidak (pula) memberi bencana kepadamu selain Allah,sebabjikaengkau lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya engkau termasuk orang-orang zalim.ʹʹ (Q.S.10:106)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang

menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 105” dengan “jangan engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat” dan menyatakan hubungan antara “jangan engkau menyembah sesuatu yang tidak memberi manfaat” dengan “tidak (pula) memberi bencana kepadamu selain Allah”.

Ayat 107

َﻭ

َﻮُﻫ ﱠﻻِﺇ ُﻪَﻟ َﻒِﺷﺎَﻛ ﻼَﻓ ﱟﺮُﻀِﺑ ُﷲ َﻚْﺴَﺴْﻤَﻳ ْﻥِﺇ

َﻭ

ِﻪِﺑ ُﺐﻴِﺼُﻳ ِﻪِﻠْﻀَﻔِﻟ ﱠﺩﺍَﺭ َﻼَﻓ ٍﺮْﻴَﺨِﺑ َﻙْﺩِﺮُﻳ ْﻥِﺇ

ُﻢﻴِﺣﱠﺮﻟﺍ ُﺭﻮُﻔَﻐْﻟﺍ َﻮُﻫَﻭ ِﻩِﺩﺎَﺒِﻋ ْﻦِﻣ ُءﺎَﺸَﻳ ْﻦَﻣ

/Wa `in yamsaskallahu biḍurrin falā kāsyifa lahu `illā huwa wa `in yuridka

bikhairin falā rādda lifaḍlihi yuṣību bihi man yasyā`u min ʻibādihi wahuwa

al-gafūru ar-raḥīmu/ ʹDanjika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Danjika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tidak ada yang dapat menolak karunia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu, kepada siapa yangdikehendaki di antara hamba-hamba-Nya, Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.ʹ (Q.S.10:107)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹ danʹ yang menyatakan makna penambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 106” dengan “jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu” dan menyatakan hubungan antara “maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia” dengan “jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu”.

Ayat 108

ِﻪِﺴْﻔَﻨِﻟ ﻱِﺪَﺘْﻬَﻳ ﺎَﻤﱠﻧِﺈَﻓ ﻯَﺪَﺘْﻫﺍ ِﻦَﻤَﻓ ْﻢُﻜﱢﺑَﺭ ْﻦِﻣ ﱡﻖَﺤْﻟﺍ ُﻢُﻛَءﺎَﺟ ْﺪَﻗ ُﺱﺎﱠﻨﻟﺍ ﺎَﻬﱡﻳَﺃ ﺎَﻳ ْﻞُﻗ

َﻭ

ﺎَﻤﱠﻧِﺈَﻓ ﱠﻞَﺿ ْﻦَﻣ

ﺎَﻬْﻴَﻠَﻋ ﱡﻞِﻀَﻳ

َﻭ

ٍﻞﻴِﻛَﻮِﺑ ْﻢُﻜْﻴَﻠَﻋ ﺎَﻧَﺃ ﺎَﻣ

/Qul yā ayyuhā an-nāsu qad jā`akumu al-ḥaqqu min rabbikum famani ihtada fa`innamā yahtadī linafsihi waman ḍalla fa`innamā yaḍillu ʻalaihā wamā `anā

(28)

mendapat petunjuk, makasebenarnya (petunjuk itu) untuk (kebaikan) dirinya sendiri. Dan barangsiapa yang sesat, sesungguhnya kesesatannya itu (mencelakakan) dirinya sendiri.Dan aku bukanlah pemelihara dirimu.ʹʹ (Q.S.10:108)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan untuk menyatakan hubungan antara “sebab itu barangsiapa yang mendapat petunjuk, makasebenarnya (petunjuk itu) untuk (kebaikan) dirinya sendiri” dengan “barangsiapa yang sesat, sesungguhnya kesesatannya itu (mencelakakan) dirinya sendiri” dan menyatakan hubungan antara “barangsiapa yang sesat, sesungguhnya kesesatannya itu (mencelakakan) dirinya sendiri” dengan “aku bukanlah pemelihara dirimu”.

Ayat 109

َﻭ

َﻚْﻴَﻟِﺇ ﻰَﺣﻮُﻳ ﺎَﻣ ْﻊِﺒﱠﺗﺍ

َﻭ

َﻦﻴِﻤِﻛﺎَﺤْﻟﺍ ُﺮْﻴَﺧ َﻮُﻫَﻭ ُﷲ َﻢُﻜْﺤَﻳ ﻰﱠﺘَﺣ ْﺮِﺒْﺻﺍ

/Wa attabiʻ mā yūha `ilaika waṣbir ḥatta yahkumallahu wahuwa khairu

al-ḥākimīna/ ʹDan ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu, dan bersabarlah hingga Allah memberi keputusan, Dialah Hakim yang terbaik.ʹ (Q.S.10:109)

Pada terjemahan ayat di atas terdapat 2 (dua) konjungsi yaitu: ʹdanʹ yang menyatakan maknapenambahan untuk menyatakan hubungan antara “pada terjemahan ayat 108” dengan “ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu” dan menyatakan hubungan antara “ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu” dengan “bersabarlahhingga Allah memberi keputusan, Dialah Hakim yang terbaik”.

b. Koordinatif Pendampingan (serta)

Ayat 7

ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟﺍ ِﺓﺎَﻴَﺤْﻟﺎِﺑ ﺍﻮُﺿَﺭَﻭ ﺎَﻧَءﺎَﻘِﻟ َﻥﻮُﺟْﺮَﻳ َﻻ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍ ﱠﻥِﺇ

َﻭ

َﻥﻮُﻠِﻓﺎَﻏ ﺎَﻨِﺗﺎَﻳﺁ ْﻦَﻋ ْﻢُﻫ َﻦﻳِﺬﱠﻟﺍَﻭ ﺎَﻬِﺑ ﺍﻮﱡﻧَﺄَﻤْﻁﺍ

/`Inna al-lażīna lā yarjūna liqā`anā waraḍū bi al-ḥayāti ad-dunyā wa `aṭmānnū

bihā wa al-lażīna hum ʻan `āyātinā gāfilūna/ʹSesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tentram dengan(kehidupan) itu, dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami.ʹ (Q.S.10:7)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan jongkok berdiri dengan beban terhadap kecepatan lari siswa sekolah sepak bola di Klaten. Metode penelitian

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leverage dan Cash Conversion Cycle berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Cash Holding, Cash Flow, Net Working Capital, dan

Perencanaan Bimbingan dan Konseling Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional SMP Negeri 1 Bojonegoro merupakan salah satu kegiatan wajib yang dilakukan bagi

Peraturan Pemerintah Republik lndonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2010 Nomor 23,

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik rasio Poisson, kekuatan geser rekat, elastisitas longitudinal dan kekuatan tekan berdasarkan arah longitudinal dan

[r]

pemerintah desa masih menggunakan kantor bersama Belum ada kantor untuk BPD - Lahan - Batu - Air - Tenaga Masyarakat Disusun program pembangunan kantor BPD dalam RKP, RPJM-Des

[r]