• Tidak ada hasil yang ditemukan

FORDA - Jurnal

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "FORDA - Jurnal"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

KRITERIA DAN INDIKATOR MUTU BIBIT TERHADAP PERSEN HIDUP DAN

PERTUMBUHAN TIGA JENIS MERANTI MERAH DI AREAL HPH PT. SARI BUMI

KUSUMA, KALIMANTAN TENGAH

(

Species in Concession Holder PT Sari Bumi Kusuma, Central Kalimantan)

(2)
(3)
(4)

No Penilaian kreteria dan indikator mutu bibit(value criteria and indicator seedling quality) 4. Nilai kekokohan bibit (strength value

of seedling)

- -

-5. Pucuk/akar (top root ratio) - -

(5)
(6)

No Jenis (Species) Media tumbuh (Planted media)

Kualitas mutu bibit (Criteria seedling quality)

1 S. leprosula Top soil

Kreteria penilaian (Valuation criteria)

B1 B2 B3

Pucuk/akar (root top ratio)

2,19 2,59 2,01

2 S.parvifolia Kekompakan media

(media compaction)

3 S. johorensis Top soil Kekompakan media

(media compaction)

utuh utuh utuh

Tinggi (height) 55,5 cm 38,1cm 24,3cm Diameter (diameter) 5,6 mm 4,5 mm 3,6 mm Nilai kekokohan

(Strength value)

9,9 8,4 6,8

Pucuk/akar (root top ratio)

2,43 2,4 1,6

(7)

Mutu bibit (seedling quality) %

Tabel (Table) 3. Rata-rata Persen Hidup Berdasarkan Jenis dan Mutu Bibit Setelah Satu Tahun Ditanam

di Lapangan (Average survival rate based on species and seedling quality after one year

Mutu Bibit (Seedling quality)

Ri

Gambar (

Figure

) 1. Rata-rata Hasil Uji Beda Nyata Tukey Terhadap Riap Tinggi Tiga Jenis

Meranti Merah Setelah Satu Tahun Ditanam di Lapangan

(Average results

of significant different test of Tukey on height growth of three red meranti

species after one year planted in the field)

Keterangan ( : Nilai rata-rata yang diikuti oleh hurup berbeda menunjukkan perbedaan yang nyata pada

tingkat 5% berdasarkan uji beda nyata Tukey (

are significanly different at 5% level based on Tukey significant different test)

Remarks)

(8)

b

Mutu Bibit (Seedling quality)

Ri

Gambar (Figure) 2. Rata-rata Hasil Uji Beda Nyata Tukey Terhadap Riap Diameter Ketiga Jenis Meranti

Merah Setelah Satu Tahun Ditanam di Lapangan (Average results of significant different

test of Tukey on diameter growth of three red meranti species after one year planted in

the field)

Keterangan ( : Nilai rata-rata yang diikuti oleh hurup berbeda menunjukkan perbedaan yang nyata pada

tingkat 5% berdasarkan uji beda nyata Tukey (

significanly different at 5% level based on Tukey significant different test)

Remarks)

(9)
(10)

Mutu Bibit 1 (S. leprosula) Mutu Bibit 1 (S. parvifolia) Mutu Bibit 1 (S. johorensis)

Gambar (

3. Mutu Bibit Satu dari Jenis S. leprosula, S. parvifolia dan S. johorensis Setelah Satu

Tahun di Lapangan (Seedling quality one of S. leprosula, S. parvifolia and S. johorensis

after one year in the field)

(11)
(12)

Gambar

Tabel (Table) 1. Kriteria dan Indikator Mutu Bibit (Criteria and indicator of seedling quality)
Tabel (Table) 2. Rata-rata Hasil Pengukuran dan Pengamatan Kriteria dan Indikator Mutu Tiga Bibit Jenis
Tabel (Table                          di Lapangan ) 3. Rata-rata Persen Hidup Berdasarkan Jenis dan Mutu Bibit Setelah Satu Tahun Ditanam(Average survival rate based on species and seedling quality after one year                          planted in the field)
Gambar (Figure                                Merah Setelah Satu Tahun Ditanam di Lapangan                                 test of Tukey on diameter growth of three red meranti species after one year planted in) 2
+2

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Sebanyak enam jenis pohon yaitu meranti tembaga ( Shorea leprosula ), kenuar ( S. macrophylla ) telah direkomendasikan untuk ditanam pada kegiatan TPTII yang dikenal dengan

Tidak terdapat perbedaan yang nyata antara perlakuan penjarangan 20 tahun yang lalu yang ditunjukkan dengan hasil nilai F dari analisa keragaman.. Kata Kunci : Riap,

Berdasarkan uji lanjut Tukey menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan tinggi terbesar adalah bibit seleksi yang dihasilkan dari provenans Sungai Runtin, sedangkan pertumbuhan

Pertumbuhan tinggi semai sengon secara berurutan dari yang tertinggi didapat pada aplikasi cuka kayu (tinggi rata-rata 75,48 cm dan riap tinggi 66,62 cm), aplikasi mikoriza

Hasil uji beda Tukey (p 0,05) terhadap posisi contoh uji menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan berat pada kayu bagian dalam yaitu 9,67% termasuk kelompok kayu agak-tahan (kelas

Areal tanaman meranti dengan sistem jalur umur 1 tahun. Tanaman tersebut ditanam pada tahun 2006. Jenis tanaman yang ter- tanam dalam PUP monitoring adalah S.lep- rosula

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi tentang pengaruh mutu bibit terhadap persen hidup dan pertumbuhan tiga jenis meranti merah berdasarkan Standardisasi

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi tegakan Meranti Tembaga (Shorea leprosula) yang ditanam pada areal bekas terbakar berat pada umur 13 tahun..