• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOSIALISASI HIBAH PARIWISATA. Tahun 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SOSIALISASI HIBAH PARIWISATA. Tahun 2020"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

SOSIALISASI

HIBAH PARIWISATA

(2)

Om Swastiastu

PEMERINTAH

KABUPATEN GIANYAR

TAHUN 2020

(3)

Suatu strategi percepatan membantu pengusaha Hotel dan Restoran yang merupakan

labour insentive (padat karya) dan saat ini secara umum sedang mengalami gangguan financial serta pemerintah kabupaten/ kota yang kehilangan/ penurunan PAD dari PHPR

dan diakibatkan tidak adanya pergerakan wisatawan.

Pandemi COVID-19 menyebabkan ekonomi negara terganggu, khususnya di

daerah yang sebagian besar ekonominya bertumpu pada sektor pariwisata

LATAR BELAKANG

PROGRAM HIBAH PARIWISATA

Membantu Pemerintah Daerah serta

Industri Hotel dan Restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial serta recovery penurunan PAD bagi Pemerintah Daerah akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

TUJUAN

Pemerintah daerah yang terdampak

perekonomiannya terutama di sektor pariwisata, khususnya Industri Hotel dan estoran sehingga dapat

menggerakkan kembali kegiatan pariwisata.

SASARAN

Untuk memperkuat perekonomian domestik tahun 2020

Melindungi mata pencaharian

pekerja

Dukungan fiskal sektor Pariwisata

(4)

PENANGANAN OLEH PEMERINTAH PUSAT

(5)

Rp. 70 M

Rp. 430 M

PROGRAM STIMULUS PARIWISATA

PROGRAM

STIMULUS

PARIWISATA

(Rp. 3,8 T)

Insentif Pajak Hotel dan Restoran (HIBAH PARIWISATA) Insentif Airlines (Alokasi Anggaran di Kemenhub)

Rp. 3,3 T

Insentif Tambahan untuk membangun Kepercayaan dan Minat Pasar

(Anggaran di Kemenparekraf)

KMK No. 23/ KM.7/2020

Kriteria Pemda penerima hibah pariwisata :

• Merupakan 10 Destinasi Prioritas

Pariwisata (DPP) dan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP).

• Menghasilkan minimal pajak hotel dan pajak restoran (PHPR) sebanyak 15% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2019.

• Destinasi Branding

• Termasuk daerah 100 Calendar of Event (CoE).

Berdasarkan Kriteria tersebut ada 101 Kabupaten/Kota yang menerima Hibah Pariwisata.

Untuk menggairahkan kembali industri penerbangan yang menjadi salah satu komponen utama dalam memulihkan industri pariwisata.

Kegiatan :

Sertifikasi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian

Lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety and Environmental

Sustainability (CHSE) secara gratis untuk memulihkan kepercayaan masyarakat

Termasuk 9 Kabupaten/ Kota se-Bali memperoleh sebanyak Rp. 1.183.043.960.000,-atau 36,4%. Dari jumlah Rp. 1.183.043.960.000,-Kabupaten Gianyar memperoleh Hibah Pariwisata sebesar Rp. 135.136.610.000,-atau 11,42 %

(6)

Berdasarkan Surat Penetapan Penerima Hibah Nomor S-244/MK.7/2020 Kementerian Keuangan

DANA HIBAH PARIWISATA KABUPATEN GIANYAR

TAHUN ANGGARAN 2020

Rp

135.136.610.000,-atau 70 % untuk Usaha Hotel dan Restoran

Rp

94.595.627.000,-(28,5%)

Rp

38.513.933.850,-(1,5%)

Rp

2.027.049.150,-Kriteria Hotel dan Restoran penerima hibah pariwisata adalah:

• Merupakan Hotel dan Restoran yang sesuai database

Wajib Pajak Hotel dan Restoran tahun 2019 di BPKAD Kabupaten Gianyar.

• Hotel dan Restoran masih berdiri dan beroperasi

hingga bulan Agustus 2020.

• Hotel dan Restoran memiliki perizinan berusaha,

yaitu : TDUP yang masih berlaku

• Hotel dan Restoran yang membayarkan dan memiliki

bukti pembayaran PHPR pada tahun 2019

• Implementasi CHSE di Destinasi

Wisata

• Dukungan Revitalisasi sarana

dan Prasarana kebersihan, keindahan dan keamanan

• Pelaksanaan bimbingan tehnis

program CHSE

• Pengawasan penerapan protocol

kesehatan.

• Penyelenggaraan rapat

koordinasi / sosialisasi hibah pariwisata

• Pelaksanaan Reviu oleh

Inspektorat Daerah

• Perjalanan Dinas dalam rangka

perencanaan, pengendalian dan pengawasan

• Honorarium Pelaksanaan

Kegiatan

atau 30 %

digunakan oleh Pemda untuk Penanganan Dampak Ekonomi dan Sosial akibat Covid-19

Rp.

40.540.983.000,-Cara penghitungan besaran Hibah Pariwisata :

Alokasi bantuan kepada Hotel dan Restoran, dihitung berdasarkan proporsi kontribusi penyetoran pajak hotel dan pajak restoran (PHPR) ke kas daerah (kasda) dari masing-masing pengusaha hotel dan restoran sepanjang Tahun 2019.

(7)

SIMULASI PERHITUNGAN BESARAN HIBAH PARIWISATA

UNTUK HOTEL DAN RESTORAN

1. Pemda mendapatkan alokasi Hibah Pariwisata

sebesar Rp.

120.000.000.000,-2. Hibah untuk Hotel dan Restoran sebesar

(70 % x Rp. 120.000.000.000,-) =

Rp.

84.000.000.000,-3. Jumlah penerimaan PAD dari Pajak Hotel dan

Restoran Tahun 2019 = Rp.

450.000.000.000,-dari:

a. Pajak Hotel Tahun 2019 sebesar

Rp.

300.000.000.000,-a. Pajak Restoran Tahun 2019 sebesar

Rp.

150.000.000.000,-4. Hotel A menyetor Pajak Hotel Tahun 2019

sebesar Rp.

210.000.000.000,-5. Restoran A menyetor Pajak Restoran Tahun

2019 sebesar Rp.

75.000.000.000,-ASUMSI

PERHITUNGAN

Hibah Pariwisata Untuk Hotel dan Restoran Kabupaten Gianyar (70 % x Rp. 120.000.000.000,-)

sebesar Rp 84.000.000.000,-Alokasi Hibah Pariwisata untuk Hotel :

Sebesar Rp.56.000.000.000,-

Rp300.000.000.000,-Rp450.000.000.000,- x Rp 84.000.000.000

Alokasi Hibah Pariwisata untuk Hotel A: Sebesar

Rp.39.200.000,-

Rp210.000.000.000,-Rp300.000.000.000,- x Rp 56.000.000.000

Alokasi Hibah Pariwisata untuk Restoran : Sebesar

Rp.28.000.000.000,-

Rp150.000.000.000,-Rp450.000.000.000,-x Rp 84.000.000.000

Alokasi Hibah Pariwisata untuk Restoran A: Sebesar

Rp.14.000.000,-

(8)

TAHAPAN PROSES PERENCANAAN, PELAKSANAAN, DAN

PERTANGGUNGJAWABAN HIBAH PARIWISATA

TAHAP I : REGULASI

Ditetapkannya :

1. Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor : KM/694/PL.07.02/M-K/2020 tentang Petunjuk Teknis Hibah Pariwisata Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun Anggaran 2020

2. Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala

Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor : KM/704/PL.07.02/M-K/2020 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor : KM/694/PL.07.02/M-K/2020 tentang Petunjuk Teknis Hibah Pariwisata Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun Anggaran 2020.

TAHAP II : SOSIALISASI

Sosialisasi Program Hibah Pariwisata pada tanggal 8 Oktober 2020 di Hotel Novotel Tangerang-Banten, dilakukan secara langsung diikuti beberapa daerah dan juga dilakukan secara hybrid meeting dengan melibatkan 101 daerah Kabupaten/Kota di Indonesia

TAHAP III : PEMBENTUKAN TIM

Surat Keputusan Bupati Gianyar Nomor : 1213/F-02/HK/2020 tanggal 23 Oktober 2020 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Hibah Pariwisata Kabupaten Gianyar Tahun 2020.

TAHAP IV :

PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN

Kegiatan :

1. Pendataan WP Hotel dan Restoran sesuai database penyetoran Pajak Hotel dan Restoran di BPKAD.

2. Penyusunan Rencana Kerja dan Berita Acara Pembahasan Rencana Kerja.

3. Surat Kesediaan menerima hibah dari Kepala Daerah atau Pejabat yang ditunjuk.

TAHAP V : PENGUSULAN KE DJPK

(9)

1. Sosialisasi proses penyaluran Hibah Pariwisata kepada WP

Hotel dan Restoran sesuai database penyetoran Pajak Hotel

dan Restoran di BPKAD dilaksanakan tanggal 3-6 Nopember

2020.

2. Bimbingan dan pendampingan pemenuhan persyaratan dan

permohonan Hibah Pariwisata, yaitu :

a. Surat permohonan pencairan hibah pariwisata Tahun

2020 kepada Bupati Gianyar.

b. Kwitansi Pencairan Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020

c. Photo Copy KTP Penanggung Jawab

d. Photo Copy NPWP Perusahaan

e. Photo Copy NPWPD Perusahaan

f. Rekening Perusahaan pada Bank BPD Bali sesuai

dengan nama wajib pajak.

3. Proses penerimaan, checklist, verifikasi, dan riview APIP

terhadap permohonan pencairan Hibah Pariwisata.

4. Draft Final Keputusan Kepala Daerah tentang Penetapan

Hotel dan Restoran Penerima Hibah Pariwisata.

5. Draft final Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)

TAHAP VI : PENANDATANGANAN PHD

Penandatanganan Perjanjian Hibah Daerah (PHD) antara DJPK dengan Bupati Gianyar

TAHAP VII :

PERUBAHAN PENJABARAN APBD

PERUBAHAN TA 2020

Kegiatan :

1. Penatapan Peraturan Kepala Daerah tentang Perubahan Penjabaran APBD Perubahan TA 2020

2. Penyampaian informasi kepada DPRD Kabupaten Gianyar.

TAHAP VIII :

REKOMENDASI PENYALURAN

TAHAP I (PERTAMA)

1. Permohonan Rekomendasi Penyaluran Tahap I (Pertama) ke Kemenparekraf.

2. Rekomendasi penyaluran Tahap I (Pertama) terbit.

TAHAP IX : PENYALURAN

DJPK melakukan penyaluran Tahap I (Pertama) sesuai rekomendasi dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)

TAHAP X :

(10)

TAHAP XI : PENANDATANGANAN NPHD

1. Penerbitan Keputusan Kepala Daerah tentang Penetapan Hotel dan Restoran Penerima Hibah Pariwisata.

2. Penandatanganan NPHD antara Bupati Gianyar/Pejabat yang ditunjuk, dengan Hotel dan Restoran penerima hibah pariwisata. 3. Proses Transfer dana Hibah Pariwisata Tahap I (Pertama) dari Kas

Daerah ke Rekening Hotel dan restoran yang berhak.

TAHAP XII : REKOMENDASI

PENYALURAN TAHAP II (KEDUA)

1. Permohonan Rekomendasi Penyaluran Tahap II (kedua) ke Kemenparekraf.

2. Rekomendasi penyaluran Tahap II (kedua) terbit.

TAHAP XIII : PENYALURAN

DJPK melakukan penyaluran Tahap II (Kedua) sesuai rekomendasi dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)

TAHAP XIV : PENYALURAN

Transfer dana Hibah Pariwisata Tahap II (Kedua) dari Kas Daerah ke Rekening Hotel dan restoran yang berhak.

TAHAP XV : PERTANGGUNGJAWABAN

DANA HIBAH PARIWISATA TAHUN 2020

1. Penerima dana hibah wajib menyampaikan laporan

pertanggungjawaban penggunaan dana hibah

kepada Bupati Gianyar Cq. Kepala Dinas Pariwisata

Kabupaten Gianyar, paling lambat tanggal 10 Januari

2021.

2. Penggunaan Dana Hibah Pariwisata hanya dapat

digunakan untuk biaya operasional perusahaan

(Pembayaran gaji, pengadaan sarana dan prasarana

pencegahan Covid-19, listrik, telepon, air, dan biaya

operasional lainnya).

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2014 Tentang Standar Usaha Pondok Wisata.. Menteri Pariwisata dan Ekonomi

Laporan kinerja mencerminkan kinerja Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreati/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2020 yang digambarkan melalui : (1) Nilai

Merujuk kepada Pengumuman Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Sekretaris Utama Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif selaku Ketua Panitia Seleksi Nomor:

198906162015031004 III/a Penata Muda Analis Kebijakan Ahli Pertama Fungsional Deputi Bidang Pemasaran Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional II. Subkoordinator Prancis,

Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha pada Penyelenggaraan

PENGEMBANGAN DESTINASI REGIONAL II AREA IV B YOSERIZAL, S.Kom, III/d Analis Kebijakan Muda KOORDINATOR. PENGEMBANGAN DESTINASI II AREA II Dra RD WIDAYANTI BANDIA,

Hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam Penelitian Tindakan Sekolah, menurut Sudarsono, F.X, (2001:2) yakni: (1) Rencana adalah Tindakan yang akan dilakukan:

Peradaban yang satu menjadikan dunia bagaikan sebuah kampung kecil dimana tiap kota dan tiap negeri terhubung satu dengan yang lainnya dengan peralatan dan tekhnologi yang