SOSIALISASI
HIBAH PARIWISATA
Om Swastiastu
PEMERINTAH
KABUPATEN GIANYAR
TAHUN 2020
Suatu strategi percepatan membantu pengusaha Hotel dan Restoran yang merupakan
labour insentive (padat karya) dan saat ini secara umum sedang mengalami gangguan financial serta pemerintah kabupaten/ kota yang kehilangan/ penurunan PAD dari PHPR
dan diakibatkan tidak adanya pergerakan wisatawan.
Pandemi COVID-19 menyebabkan ekonomi negara terganggu, khususnya di
daerah yang sebagian besar ekonominya bertumpu pada sektor pariwisata
LATAR BELAKANG
PROGRAM HIBAH PARIWISATA
Membantu Pemerintah Daerah serta
Industri Hotel dan Restoran yang saat ini sedang mengalami gangguan finansial serta recovery penurunan PAD bagi Pemerintah Daerah akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)
TUJUAN
Pemerintah daerah yang terdampak
perekonomiannya terutama di sektor pariwisata, khususnya Industri Hotel dan estoran sehingga dapat
menggerakkan kembali kegiatan pariwisata.
SASARAN
• Untuk memperkuat perekonomian domestik tahun 2020
• Melindungi mata pencaharian
pekerja
• Dukungan fiskal sektor Pariwisata
PENANGANAN OLEH PEMERINTAH PUSAT
Rp. 70 M
Rp. 430 M
PROGRAM STIMULUS PARIWISATA
PROGRAM
STIMULUS
PARIWISATA
(Rp. 3,8 T)
Insentif Pajak Hotel dan Restoran (HIBAH PARIWISATA) Insentif Airlines (Alokasi Anggaran di Kemenhub)Rp. 3,3 T
Insentif Tambahan untuk membangun Kepercayaan dan Minat Pasar(Anggaran di Kemenparekraf)
KMK No. 23/ KM.7/2020
Kriteria Pemda penerima hibah pariwisata :
• Merupakan 10 Destinasi Prioritas
Pariwisata (DPP) dan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP).
• Menghasilkan minimal pajak hotel dan pajak restoran (PHPR) sebanyak 15% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2019.
• Destinasi Branding
• Termasuk daerah 100 Calendar of Event (CoE).
Berdasarkan Kriteria tersebut ada 101 Kabupaten/Kota yang menerima Hibah Pariwisata.
Untuk menggairahkan kembali industri penerbangan yang menjadi salah satu komponen utama dalam memulihkan industri pariwisata.
Kegiatan :
Sertifikasi Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian
Lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety and Environmental
Sustainability (CHSE) secara gratis untuk memulihkan kepercayaan masyarakat
Termasuk 9 Kabupaten/ Kota se-Bali memperoleh sebanyak Rp. 1.183.043.960.000,-atau 36,4%. Dari jumlah Rp. 1.183.043.960.000,-Kabupaten Gianyar memperoleh Hibah Pariwisata sebesar Rp. 135.136.610.000,-atau 11,42 %
Berdasarkan Surat Penetapan Penerima Hibah Nomor S-244/MK.7/2020 Kementerian Keuangan
DANA HIBAH PARIWISATA KABUPATEN GIANYAR
TAHUN ANGGARAN 2020
Rp
135.136.610.000,-atau 70 % untuk Usaha Hotel dan Restoran
Rp
94.595.627.000,-(28,5%)
Rp
38.513.933.850,-(1,5%)
Rp
2.027.049.150,-Kriteria Hotel dan Restoran penerima hibah pariwisata adalah:
• Merupakan Hotel dan Restoran yang sesuai database
Wajib Pajak Hotel dan Restoran tahun 2019 di BPKAD Kabupaten Gianyar.
• Hotel dan Restoran masih berdiri dan beroperasi
hingga bulan Agustus 2020.
• Hotel dan Restoran memiliki perizinan berusaha,
yaitu : TDUP yang masih berlaku
• Hotel dan Restoran yang membayarkan dan memiliki
bukti pembayaran PHPR pada tahun 2019
• Implementasi CHSE di Destinasi
Wisata
• Dukungan Revitalisasi sarana
dan Prasarana kebersihan, keindahan dan keamanan
• Pelaksanaan bimbingan tehnis
program CHSE
• Pengawasan penerapan protocol
kesehatan.
• Penyelenggaraan rapat
koordinasi / sosialisasi hibah pariwisata
• Pelaksanaan Reviu oleh
Inspektorat Daerah
• Perjalanan Dinas dalam rangka
perencanaan, pengendalian dan pengawasan
• Honorarium Pelaksanaan
Kegiatan
atau 30 %
digunakan oleh Pemda untuk Penanganan Dampak Ekonomi dan Sosial akibat Covid-19
Rp.
40.540.983.000,-Cara penghitungan besaran Hibah Pariwisata :
Alokasi bantuan kepada Hotel dan Restoran, dihitung berdasarkan proporsi kontribusi penyetoran pajak hotel dan pajak restoran (PHPR) ke kas daerah (kasda) dari masing-masing pengusaha hotel dan restoran sepanjang Tahun 2019.
SIMULASI PERHITUNGAN BESARAN HIBAH PARIWISATA
UNTUK HOTEL DAN RESTORAN
1. Pemda mendapatkan alokasi Hibah Pariwisata
sebesar Rp.
120.000.000.000,-2. Hibah untuk Hotel dan Restoran sebesar
(70 % x Rp. 120.000.000.000,-) =
Rp.
84.000.000.000,-3. Jumlah penerimaan PAD dari Pajak Hotel dan
Restoran Tahun 2019 = Rp.
450.000.000.000,-dari:
a. Pajak Hotel Tahun 2019 sebesar
Rp.
300.000.000.000,-a. Pajak Restoran Tahun 2019 sebesar
Rp.
150.000.000.000,-4. Hotel A menyetor Pajak Hotel Tahun 2019
sebesar Rp.
210.000.000.000,-5. Restoran A menyetor Pajak Restoran Tahun
2019 sebesar Rp.
75.000.000.000,-ASUMSI
PERHITUNGAN
Hibah Pariwisata Untuk Hotel dan Restoran Kabupaten Gianyar (70 % x Rp. 120.000.000.000,-)
sebesar Rp 84.000.000.000,-Alokasi Hibah Pariwisata untuk Hotel :
Sebesar Rp.56.000.000.000,-
Rp300.000.000.000,-Rp450.000.000.000,- x Rp 84.000.000.000
Alokasi Hibah Pariwisata untuk Hotel A: Sebesar
Rp.39.200.000,-
Rp210.000.000.000,-Rp300.000.000.000,- x Rp 56.000.000.000
Alokasi Hibah Pariwisata untuk Restoran : Sebesar
Rp.28.000.000.000,-
Rp150.000.000.000,-Rp450.000.000.000,-x Rp 84.000.000.000
Alokasi Hibah Pariwisata untuk Restoran A: Sebesar
Rp.14.000.000,-
TAHAPAN PROSES PERENCANAAN, PELAKSANAAN, DAN
PERTANGGUNGJAWABAN HIBAH PARIWISATA
TAHAP I : REGULASI
Ditetapkannya :
1. Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor : KM/694/PL.07.02/M-K/2020 tentang Petunjuk Teknis Hibah Pariwisata Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun Anggaran 2020
2. Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala
Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor : KM/704/PL.07.02/M-K/2020 tanggal 9 Oktober 2020 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor : KM/694/PL.07.02/M-K/2020 tentang Petunjuk Teknis Hibah Pariwisata Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Tahun Anggaran 2020.
TAHAP II : SOSIALISASI
Sosialisasi Program Hibah Pariwisata pada tanggal 8 Oktober 2020 di Hotel Novotel Tangerang-Banten, dilakukan secara langsung diikuti beberapa daerah dan juga dilakukan secara hybrid meeting dengan melibatkan 101 daerah Kabupaten/Kota di Indonesia
TAHAP III : PEMBENTUKAN TIM
Surat Keputusan Bupati Gianyar Nomor : 1213/F-02/HK/2020 tanggal 23 Oktober 2020 tentang Pembentukan Tim Pelaksana Kegiatan Hibah Pariwisata Kabupaten Gianyar Tahun 2020.
TAHAP IV :
PENYUSUNAN DOKUMEN PERENCANAAN
Kegiatan :
1. Pendataan WP Hotel dan Restoran sesuai database penyetoran Pajak Hotel dan Restoran di BPKAD.
2. Penyusunan Rencana Kerja dan Berita Acara Pembahasan Rencana Kerja.
3. Surat Kesediaan menerima hibah dari Kepala Daerah atau Pejabat yang ditunjuk.
TAHAP V : PENGUSULAN KE DJPK
1. Sosialisasi proses penyaluran Hibah Pariwisata kepada WP
Hotel dan Restoran sesuai database penyetoran Pajak Hotel
dan Restoran di BPKAD dilaksanakan tanggal 3-6 Nopember
2020.
2. Bimbingan dan pendampingan pemenuhan persyaratan dan
permohonan Hibah Pariwisata, yaitu :
a. Surat permohonan pencairan hibah pariwisata Tahun
2020 kepada Bupati Gianyar.
b. Kwitansi Pencairan Dana Hibah Pariwisata Tahun 2020
c. Photo Copy KTP Penanggung Jawab
d. Photo Copy NPWP Perusahaan
e. Photo Copy NPWPD Perusahaan
f. Rekening Perusahaan pada Bank BPD Bali sesuai
dengan nama wajib pajak.
3. Proses penerimaan, checklist, verifikasi, dan riview APIP
terhadap permohonan pencairan Hibah Pariwisata.
4. Draft Final Keputusan Kepala Daerah tentang Penetapan
Hotel dan Restoran Penerima Hibah Pariwisata.
5. Draft final Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD)
TAHAP VI : PENANDATANGANAN PHD
Penandatanganan Perjanjian Hibah Daerah (PHD) antara DJPK dengan Bupati Gianyar
TAHAP VII :
PERUBAHAN PENJABARAN APBD
PERUBAHAN TA 2020
Kegiatan :
1. Penatapan Peraturan Kepala Daerah tentang Perubahan Penjabaran APBD Perubahan TA 2020
2. Penyampaian informasi kepada DPRD Kabupaten Gianyar.
TAHAP VIII :
REKOMENDASI PENYALURAN
TAHAP I (PERTAMA)
1. Permohonan Rekomendasi Penyaluran Tahap I (Pertama) ke Kemenparekraf.
2. Rekomendasi penyaluran Tahap I (Pertama) terbit.
TAHAP IX : PENYALURAN
DJPK melakukan penyaluran Tahap I (Pertama) sesuai rekomendasi dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)
TAHAP X :
TAHAP XI : PENANDATANGANAN NPHD
1. Penerbitan Keputusan Kepala Daerah tentang Penetapan Hotel dan Restoran Penerima Hibah Pariwisata.
2. Penandatanganan NPHD antara Bupati Gianyar/Pejabat yang ditunjuk, dengan Hotel dan Restoran penerima hibah pariwisata. 3. Proses Transfer dana Hibah Pariwisata Tahap I (Pertama) dari Kas
Daerah ke Rekening Hotel dan restoran yang berhak.
TAHAP XII : REKOMENDASI
PENYALURAN TAHAP II (KEDUA)
1. Permohonan Rekomendasi Penyaluran Tahap II (kedua) ke Kemenparekraf.
2. Rekomendasi penyaluran Tahap II (kedua) terbit.
TAHAP XIII : PENYALURAN
DJPK melakukan penyaluran Tahap II (Kedua) sesuai rekomendasi dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD)
TAHAP XIV : PENYALURAN
Transfer dana Hibah Pariwisata Tahap II (Kedua) dari Kas Daerah ke Rekening Hotel dan restoran yang berhak.