• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BULAN JULI 2011 KOTA BANJARMASIN INFLASI SEBESAR 0,03 PERSEN

Pada bulan Juli 2011 Kota Banjarmasin mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Dari 66 kota di Indonesia, tercatat 65 kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 2,56 persen dan terendah terjadi di Kota Banjarmasin sebesar 0,03 persen. Satu-satunya kota yang mengalami deflasi terjadi di Kota Ambon sebesar 1,20 persen.

Inflasi Kota Banjarmasin terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks pada kelompok makanan jadi sebesar 0,63 persen kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,48 persen, kelompok sandang sebesar 0,89 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,59 persen, kelompok pendidikan rekreasi dan olah raga sebesar 0,23 persen serta kelompok transport komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen. Penurunan indeks terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,20 persen.

Menurut komponennya barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 1,01 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami deflasi sebesar 1,25 persen dan inflasi inti (core inflation) terjadi sebesar 0,33 persen.

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli) 2011 sebesar 1,27 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) sebesar 3,82 persen.

No. 38/08/63/Th. XV, 1 Agustus 2011

P

ERKEMBANGAN

I

NDEKS

H

ARGA

K

ONSUMEN

/I

NFLASI

KALIMANTAN SELATAN BULAN JULI

2011

Perkembangan harga berbagai komoditas pada bulan Juli 2011 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Kalimantan Selatan dengan menggunakan penghitungan tahun dasar 2007 = 100, pada bulan Juli 2011 Kota Banjarmasin mengalami inflasi 0,03 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 131,84 pada bulan Juni 2011 menjadi 131,88 pada bulan Juli 2011. Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli 2011) sebesar 1,27 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) sebesar 3,82 persen.

Inflasi Kota Banjarmasin terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukan oleh naiknya indeks pada kelompok makanan jadi sebesar 0,63 persen kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar sebesar 0,48 persen, kelompok sandang sebesar 0,89 persen, kelompok kesehatan 0,59 persen, dan kelompok pendidikan rekreasi dan olah raga sebesar 0,23 persen serta kelompok transport komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen. Penurunan indeks terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,20 persen.

Sepuluh komoditas utama yang memberikan sumbangan terbesar terjadinya inflasi selama bulan Juli 2011 adalah: bahan bakar rumahtangga, rokok kretek filter, gula pasir, jeruk nipis/limau, emas perhiasan, telur ayam ras, bawang merah, kol putih/kubis, kentang dan ikan selar. Sedangkan sepuluh komoditas utama yang berpotensi menghambat inflasi adalah: beras, bawang putih, udang basah, ikan gabus, ikan tongkol, daging ayam ras, ikan

(2)

kembung/gembung, ikan sepat, ikan nila, dan terong panjang.

Dari bulan Januari 2011 sampai dengan bulan Juli 2011, secara umum di Banjarmasin sudah terjadi inflasi sebesar 1,27 persen. Dilihat dari kelompok pengeluaran, inflasi tahun kalender terbesar pada kelompok pengeluaran perumahan, air listrik, gas dan bahan bakar sebesar 5,34 persen, sedangkan inflasi tahun kalender terkecil terjadi pada kelompok pengeluaran pendidikan rekreasi dan olah raga sebesar 0,23 persen. Dilihat dari inflasi YoY (bulan Juli 2010 terhadap bulan Juli 2011), secara umum Banjarmasin mengalami inflasi sebesar 3,82 persen.

Tabel 1

Laju inflasi Kota Banjarmasin 2011, Tahun Kalender 2011 dan Juli 2011 Terhadap Juli 2010 menurut Kelompok Pengeluaran (2007 = 100)

IHK IHK IHK Inflasi bulan Laju Inflasi Inflasi Juli 2010 Desem

ber 2010

Juli 2011 Juli 2011 *) tahun Kalender Tahun ke tahun 2011**) ***) [2] [3] [4] [5] [6] [7] U m u m 127,03 130,22 131,88 0,03 1,27 3,82 1 Bahan Makanan 151,36 157,25 154,79 -1,13 -1,56 2,27

2 Makanan Jadi, minuman, Rokok dan Tembakau

132,95 136,65 137,78 0,63 0,83 3,63

3 Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan bakar

118,73 120,24 126,66 0,48 5,34 6,68

4 Sandang 121,41 129,76 133,96 0,89 3,24 10,34

5 Kesehatan 114,51 115,30 117,16 0,59 1,61 2,31

6 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 117,48 118,66 119,58 0,23 0,78 1,79 7 Transpor dan Komunikasi dan Jasa

Keuangan

106,60 106,76 107,77 0,03 0,95 1,10

Kelompok Pengeluaran

[1]

*) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan sebelumnya. **) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Desember 2010 ***) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Juli 2010

Tabel 2

Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Banjarmasin bulan Juli 2011

No. Kelompok Andil

[1] [2] [3]

1 U M U M / T O T A L 0,03

2 Bahan Makanan -0,3048

3 Makanan Jadi, Minuman dan Tembakau 0,1407 4 Perumahan, Air Listrik, Gas & Bahan Bakar 0,0967

5 Sandang 0,0659

6 Kesehatan 0,0211

7 Pendidikan, Rekreasi dan Olah raga 0,0112 8 Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0,0040

(3)

Tabel 3

Laju inflasi Kota Banjarmasin 2011, Tahun Kalender 2011 dan Juli 2011 Terhadap Juli 2010 dan Andil menurut Komponen

IHK IHK IHK Inflasi

bulan Juli 2010 Desem ber Juli 2011 Juli 2011 *) Tahun Kalender Tahun ke tahun 2011**) ***) [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] U m u m 127,03 130,22 131,88 0,52 1,27 3,82 0,03 1 Diatur Pemerintah 125,54 127,35 133,45 1,01 4,79 6,30 0,1696 2 Bergejolak (Volatile) 153,51 160,43 155,66 -1,25 -2,97 1,40 -0,3242 3 Inti (core) 118,07 120,33 123,05 0,33 2,26 4,22 0,1893 Komponen [1] Andil Inflasi Juli 2011 Laju Inflasi

*) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan sebelumnya. **) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Desember 2010 ***) Persentase perubahan IHK bulan Juli 2011 terhadap IHK bulan Juli 2010

Menurut komponennya barang-barang yang harganya dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah (administered goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar 1,01 persen, harga yang bergejolak (volatile goods inflation) secara umum mengalami inflasi sebesar -1,25 persen dan inflasi inti (core inflation) terjadi sebesar 0,33 persen.

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN 1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan Juli 2011 mengalami deflasi 1,13 persen atau terjadi penurunan indeks dari 156,56 pada Juni 2011 menjadi 154,79 pada bulan Juli 2011.

Tabel 4

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok bahan makanan dirinci menurut sub kelompok padan bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli

1 BAHAN MAKANAN -1,13 -0,3048 -0,4260

101 Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya -3,04 -0,2752 -0,4058

102 Daging dan Hasil-hasilnya -0,78 -0,0250 0,3908

103 Ikan Segar -2,66 -0,1285 -0,4682

104 Ikan Diawetkan 0,09 0,0005 0,0064

105 Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 1,73 0,0452 0,1852

106 Sayur-sayuran 4,18 0,0536 0,0225

107 Kacang - kacangan 0,70 0,0029 0,0231

108 Buah - buahan -0,17 -0,0020 0,0130

109 Bumbu - bumbuan 1,05 0,0227 -0,1707

110 Lemak dan Minyak 0,03 0,0004 -0,0243

(4)

Dari 11 sub kelompok dalam kelompok bahan makanan 7 sub kelompok mengalami inflasi, dan 4 sub kelompok mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada sub sayur-sayuran sebesar 4.18 persen dan inflasi terendah pada terjadi pada sub kelompok lemak dan minyak sebesar 0,03 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok padi padian sebesar 3,04 persen dan terendah terjadi pada sub kelompok buah-buahan sebesar 0,17 persen.

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan deflasi sebesar 0,3048 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi antara lain: beras sebesar 0,2873 persen, bawang putih sebesar 0,0635 persen, udang basah sebesar 0,049 persen, ikan gabus segar sebesar 0,0476 persen, ikan tongkol sebesar 0,02900 persen, daging ayam ras sebesar 0,0223 persen, ikan kembung/gembung sebesar 0,0178 persen, ikan sepat sebesar 0,0110 persen, ikan nila sebesar 0,0105 persen, terong panjang sebesar 0,0102 persen. Sedangkan komoditas memberikan sumbangan inflasi adalah jeruk nipis/limau sebesar 0,0546 persen, telur ayam ras sebesar 0,0470 persen, bawang merah 0,0341 persen, kol putih/kubis sebesar 0,0289 persen, kentang sebesar 0,0253 persen, ikan selar dan ikan patin sebesar 0,0145 persen, kacang panjang sebesar 0,0114 persen, mie kering instant sebesar 0,0113 dan ikan layang 0,0106 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 mengalami inflasi 0,63 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 136,92 pada bulan Juni 2011 menjadi 137,78 pada bulan Juli 2011.

Tabel 5

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok makanan jadi dirinci menurut sub kelompok pada bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli 2 MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU

0,63 0,1407 0,1852

201 Makanan Jadi 0,00 0,0000 0,0454

202 Minuman yang Tidak Beralkohol 1,92 0,0688 -0,0774

203 Tembakau dan Minuman Beralkohol 1,83 0,0719 0,2172 Dari 3 sub kelompok yang ada dalam kelompok ini, 2 sub kelompok mengalami inflasi yakni sub kelompok minuman yang tidak beralkohol yang mengalami inflasi sebesar 1,92 persen dan sub kelompok Tembakau dan Minuman beralkohol yang mengalami inflasi sebesar 1,83 persen. Sedangkan sub kelompok makanan jadi tidak mengalami perubahan.

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0.1407 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah: rokok kretek filter sebesar 0,0585 persen, gula pasir sebesar 0,0566 persen, air kemasan 0,0093 persen, rokok putih 0,0081 persen, rokok kretek 0,0053 persen, minuman kesegaran 0,0029 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 mengalami inflasi sebesar 0,48 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 126,06 pada bulan Juni 2011 menjadi 126,66 pada bulan Juli 2011.

Dari 4 sub kelompok yang ada dalam kelompok ini 3 sub kelompok mengalami inflasi yakni sub kelompok biaya tempat tinggal sebesar 0,02 persen, sub kelompok bahan bakar penerangan dan air sebesar

(5)

1,26 persen, dan sub kelompok perlengkapan rumahtangga sebesar 0,09 persen. Sedangkan mengalami deflasi adalah sub kelompok penyelenggaraan rumahtangga mengalami deflasi sebesar 0,29 persen.

Tabel 6

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar dirinci menurut sub kelompok pada bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli 3 PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN

BAKAR 0,48 0,0967 1,0436

301 Biaya Tempat Tinggal 0,02 0,0023 0,4135

302 Bahan Bakar, Penerangan dan Air 1,26 0,0983 0,5569

303 Perlengkapan Rumahtangga 0,09 0,0010 0,0087

304 Penyelenggaraan Rumahtangga -0,29 -0,0049 0,0645

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0.0967 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah bahan bakar rumahtangga sebesar 0,0983 persen, semen sebesar 0,0029 persen, cat tembok sebesar 0,0027 persen, kayu balokan sebesar 0,0017 persen, dan meja kursi tamu sebesar 0,0010 persen. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan sumbangan deflasi adalah sabun cream detergen sebesar 0,0019 persen, sabun detergen bubuk sebesar 0,0030 persen, dan seng sebesar 0,0050 persen.

4. S a n d a n g

Kelompok sandang pada bulan Juli 2011 mengalami inflasi 0,89 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 132,78 pada bulan Juni 2011 menjadi 133,96 pada bulan Juli 2011.

Tabel 7

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok sandang dirinci menurut sub kelompok pada bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli

4 SANDANG 0,89 0,0659 0,2361

401 Sandang Laki-laki 0,95 0,0126 0,0122

402 Sandang Wanita 0,00 0,0000 0,0367

403 Sandang Anak-anak 0,15 0,0016 0,0338

404 Barang Pribadi dan Sandang Lain 1,56 0,0517 0,1534 Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 3 sub kelompok mengalami inflasi yaitu sub kelompok sandang laki-laki mengalami inflasi sebesar 0,95 persen, sub kelompok sandang anak-anak inflasi 0,15 persen dan sub kelompok barang pribadi dan sandang lainnya inflasi 1,56 persen. Sedangkan sub kelompok sandang wanita tidak mengalami perubahan.

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0659 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah: emas perhiasan sebesar 0,0517 persen, sarung katun sebesar 0,0060 persen, kemeja panjang katun sebesar 0,0028 persen, baju kaos/T-shirt

(6)

sebesar 0,0013 persen, pakaian bayi sebesar 0,0011 pesren, sandal kulit pria sebesar 0,0009 persen, seragam sekolah pria dan kemeja pendek katun pria masing-masing sebesar 0,0008 persen, dan sepatu anak-anak sebesar 0,0005 persen.

5. K e s e h a t a n

Kelompok kesehatan pada bulan Juli 2011 mengalami inflasi 0,59 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 116,47 pada bulan Juni 2011 menjadi 117,16 pada bulan Juli 2011.

Tabel 7

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok kesehatan dirinci menurut sub kelompok pada bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli

5 KESEHATAN 0,59 0,0211 0,0569

501 Jasa Kesehatan 0,00 0,0000 0,0246

502 Obat-obatan 1,06 0,0074 0,0079

503 Jasa Perawatan Jasmani 0,00 0,0000 0,0000

504 Perawatan Jasmani dan Kosmetika 0,94 0,0137 0,0244

Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini 2 sub kelompok mengalami inflasi, yaitu sub kelompok obat-obatan yang mengalami inflasi sebesar 1,06 persen, dan sub kelompok perawatan jasamani dan kosmetika yang mengalami iflasi sebesar 0,94 persen. Sedangkan 2 sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan. Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0211 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah: obat batuk sebesar 0,0005 persen, obat sakit kepala sebesar 0,0001 persen, obat flu sebesar 0,0025 persen, obat gosok sebesar 0,0015 persen, vitamin sebesar 0,0028 pesren, lipstik sebesar 0,0002 persen, hand body lotion dan minyak rambut masing-masing sebesar 0,0001 persen, dan pasta gigi sebesar 0,0133 persen.

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga pada bulan Juli 2011 mengalami inflasi 0,23 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 119,30 pada bulan Juni 2011 menjadi 119,58 pada bulan Juli 2011.

Tabel 8

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga dirinci menurut sub kelompok pada bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli

6 PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 0,23 0,0112 0,0373

601 Pendidikan 0,00 0,0000 0,0000

602 Kursus-kursus / Pelatihan 0,00 0,0000 0,0027

603 Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 1,28 0,0102 0,0141

604 Rekreasi 0,08 0,0010 0,0205

605 Olahraga 0,00 0,0000 0,0000

Dari 5 sub kelompok dalam kelompok ini, 2 sub kelompok mengalami inflasi. Sub kelompok perlengkapan / pelatihan pendidikan mengalami inflasi sebesar 1,28 persen, dan sub kelompok rekreasi inflasi sebesar 0,08 persen. Sedangkan 3 sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan.

(7)

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0112 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah: buku pelajaran SD sebesar 0,0031 persen, buku pelajaran SMP sebesar 0,0027 persen, tas sekolah sebesar 0,0017 persen, buku pelajaran SMA sebesar 0,0011 persen, majalah dewasa sebesar 0,0004 persen, majalah remaja sebesar 0,0006 persen, buku tulis bergaris sebesar 0,0002 persen.

.

7. Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan

Kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan pada bulan Juli 2011 mengalami inflasi 0.03 persen, atau terjadi kenaikan indeks dari 107,74 persen pada bulan Juni 2011 menjadi 107,77 pada bulan Juli 2011.

Tabel 9

Perubahan harga dan andil inflasi/deflasi kelompok Transpor, komunikasi dan jasa keuangan dirinci menurut sub kelompok pada bulan Juli 2011

Kode Kelompok/Sub Kelompok Inflasi/deflasi Andil Juli Andil Jan-Juli 7 TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA

KEUANGAN 0,03 0,0040 0,1389

701 Transpor -0,01 -0,0007 0,2385

702 Komunikasi Dan Pengiriman 0,18 0,0047 -0,1045

703 Sarana dan Penunjang Transpor 0,00 0,0000 0,0049

704 Jasa Keuangan 0,00 0,0000 0,0000 Dari 4 sub kelompok dalam kelompok ini satu sub kelompok mengalami inflasi yakni pada sub kelompok komunikasi dan pengiriman sebesar 0,18 persen dan satu sub kelompok mengalami deflasi yakni pada sub kelompok transpor sebesar 0,0007 persen. Sedangkan 2 sub kelompok lainnya tidak mengalami perubahan.

Kelompok ini pada bulan Juli 2011 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0040 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah: telpon selular sebesar 0,0047 persen dan yang mengalami deflasi adalah bensin (pertamax) sebesar 0,0007 persen.

INFLASI TAHUNAN

Laju inflasi tahun kalender (Januari-Juli) 2011 sebesar 1,27 persen, sedangkan laju inflasi “year on year” (Juli 2011 terhadap Juli 2010) sebesar 3,82 persen.

Tabel 10

Inflasi Bulanan, Tahun kalender, Year on Year, Tahun 2007– 2011

Inflasi 2007 2008 2009 2010 2011

1. Juli -0,04 1,12 0,26 1,89 0,03

2. Januari – Juli (Tahun Kalender) 3,02 8,41 0,90 6,39 1,27 3. Juli terhadap Juli (year on year)

(tahun n) (tahun n-1)

(8)

Gambar 1

Perbandingan Inflasi Tahun Kalender (Januari – Juli ) 2007-2011 Kota Banjarmasin

Gambar 2

Perbandingan Inflasi Year On Year, 2007-2011 Kota Banjarmasin

PERBANDINGAN ANTAR KOTA

Pada bulan Juli 2011 Kota Banjarmasin mengalami inflasi sebesar 0,03 persen. Dari 66 kota di Indonesia, tercatat 65 kota mengalami inflasi dan satu kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar 2,56 persen dan terendah terjadi di Kota Banjarmasin sebesar 0,03 persen. Satu-satunya kota yang mengalami deflasi terjadi di Kota Ambon sebesar 1,20 persen.

Dari 8 kota-kota IHK di wilayah pulau Kalimantan, semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Balikpapan sebesar 1,79 persen dan inflasi terendah terjadi di Kota Banjarmasin sebesar 0.03 persen (lihat tabel 4).

(9)

Tabel 4

Perbandingan Indeks dan Inflasi Juli 2011

Kota-kota di Pulau Kalimantan dengan Nasional (2007=100)

IHK Inflasi (%) Kalender Yoy

[2] [3] [4] [5] 1PONTIANAK 134,02 0,62 2,45 5,39 2SINGKAWANG 131,00 1,46 3,75 4,57 3SAMPIT 128,64 0,57 1,49 5,53 4PALANGKA RAYA 131,54 0,56 1,98 5,37 5BANJARMASIN 131,88 0,03 1,27 3,82 6BALIKPAPAN 135,51 1,79 6,45 7,62 7SAMARINDA 135,91 0,44 4,46 6,58 8TARAKAN 145,74 0,40 2,78 9,10 K O T A [1] Jun-11

(10)

Lampiran 1 Tabel 1 IHK Gabungan 66 Kota Bulan Juli 2011 menurut Urutan Inflasi

No Kota IHK Juli 2011 % perub thd Juni 2011 Tahun Kalender Y o Y IHK Des 2010 1 MANOKWARI 142,05 2,56 2,86 4,47 138,10 2 BALIKPAPAN 135,51 1,79 6,45 7,62 127,30 3 KENDARI 134,94 1,64 5,74 6,96 127,61 4 SINGKAWANG 131,00 1,46 3,75 4,57 126,26 5 PALU 132,79 1,37 3,18 7,42 128,70 6 GORONTALO 130,05 1,26 2,31 6,91 127,11 7 SERANG 131,03 1,24 0,91 4,00 129,85 8 BANDA ACEH 124,60 1,16 1,28 4,67 123,03 9 TEGAL 128,68 1,04 1,36 5,07 126,95 10 TASIKMALAYA 129,15 1,03 2,07 4,53 126,53 11 SIBOLGA 132,45 1,01 0,89 5,98 131,28 12 MAMUJU 132,06 1,01 3,50 6,65 127,59 13 WATAMPONE 142,27 1,00 2,98 6,12 138,15 14 MEDAN 127,41 0,95 1,31 3,57 125,76 15 JAMBI 129,87 0,94 -0,03 3,27 129,91 16 BENGKULU 132,73 0,93 1,40 3,69 130,90 17 PROBOLINGGO 131,03 0,92 2,43 3,51 127,92 18 PEKAN BARU 125,70 0,91 2,12 4,90 123,09 19 DUMAI 130,41 0,91 0,35 3,34 129,96 20 KEDIRI 125,74 0,91 1,28 4,22 124,15 21 KUPANG 137,05 0,91 3,32 4,71 132,64 22 PADANG SIDEMPUAN 127,30 0,90 0,68 4,11 126,44 23 YOGYAKARTA 127,95 0,90 2,16 5,37 125,25 24 DEPOK 126,14 0,87 1,24 4,63 124,59 25 SUKABUMI 126,87 0,84 1,72 4,71 124,73 26 PAREPARE 129,45 0,83 1,00 4,15 128,17 27 BANDAR LAMPUNG 138,34 0,82 2,10 7,79 135,50 28 TERNATE 130,22 0,81 2,71 6,35 126,78 29 PEMATANG SIANTAR 129,46 0,78 1,59 5,37 127,44 30 PADANG 129,39 0,77 1,33 4,07 127,69 31 DENPASAR 129,36 0,77 2,87 5,82 125,75 32 BIMA 134,96 0,76 2,53 4,97 131,63 33 CIREBON 130,83 0,75 0,50 4,31 130,18

(11)

Lanjutan .... Lampiran 1 No Kota IHK Juli 2011 % perub thd Juni 2011 Tahun Kalender Y o Y IHK Des 2010 34 BATAM 123,10 0,73 1,95 4,94 120,75 35 MALANG 126,98 0,73 1,71 4,36 124,85 36 PURWOKERTO 126,03 0,72 1,80 4,21 123,80 37 SURAKARTA 118,57 0,71 -0,10 2,79 118,69 38 PALEMBANG 127,16 0,70 1,58 4,37 125,18 39 MAKASSAR 128,05 0,68 2,10 5,09 125,42 40 SEMARANG 125,83 0,67 1,06 4,05 124,51 41 MATARAM 133,98 0,67 0,93 3,89 132,74 42 MAUMERE 140,70 0,62 2,93 5,69 136,70 43 PONTIANAK 134,02 0,62 2,45 5,39 130,81 44 JAKARTA 125,31 0,61 1,94 4,84 122,92 45 SUMENEP 123,85 0,61 1,59 4,15 121,91 46 PALOPO 135,43 0,59 2,46 4,52 132,18 47 SAMPIT 128,64 0,57 1,49 5,53 126,75 48 BOGOR 128,64 0,56 1,86 4,15 126,29 49 BEKASI 125,34 0,56 1,14 3,31 123,93 50 PALANGKA RAYA 131,54 0,56 1,98 5,37 128,98 51 SURABAYA 126,17 0,54 2,14 5,46 123,53 52 TANGERANG 127,90 0,53 1,73 4,70 125,72 53 BANDUNG 121,55 0,51 1,05 2,95 120,29 54 MADIUN 130,67 0,47 1,29 3,84 129,00 55 LHOKSEUMAWE 129,20 0,44 0,59 5,69 128,44 56 SAMARINDA 135,91 0,44 4,46 6,58 130,11 57 CILEGON 126,36 0,40 0,37 2,72 125,90 58 TARAKAN 145,74 0,40 2,78 9,10 141,80 59 TANJUNG PINANG 126,84 0,25 0,91 3,95 125,69 60 JEMBER 127,24 0,22 0,24 3,62 126,93 61 JAYAPURA 125,30 0,22 2,04 3,91 122,80 62 SORONG 145,37 0,17 0,44 2,29 144,73 63 PANGKAL PINANG 136,33 0,10 2,47 7,56 133,04 64 MANADO 125,19 0,08 -0,06 3,07 125,27 65 BANJARMASIN 131,88 0,03 1,27 3,82 130,22 66 AMBON 132,09 -1,20 3,02 7,31 128,22

(12)

Lampiran 2 Tabel 2 : IHK dan Persentase Perubahannya Bulan Juli 2011 (2007=100) Kota Banjarmasin

Sub Kelompok/Kelompok IHK % Perubahan

Juli 2010 Des 2010 Juni 2011 Juli 2011 MoM Kalender YoY

UMUM 127,03 130.22 131,84 131,88 0,03 1,27 3,82

BAHAN MAKANAN 151,36 157.25 156,56 154,79 -1,13 -1,56 2,27

Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 165,97 185.04 182,45 176,90 -3,04 -4,40 6,59

Daging dan Hasil-hasilnya 198,46 165.91 190,43 188,95 -0,78 13,89 -4,79

Ikan Segar 136,15 152.87 142,91 139,11 -2,66 -9,00 2,17

Ikan Diawetkan 141,28 147.61 148,85 148,99 0,09 0,93 5,46

Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 123,19 118.98 125,66 127,83 1,73 7,44 3,77

Sayur-sayuran 135,87 138.24 135,03 140,68 4,18 1,77 3,54

Kacang - kacangan 127,58 128.20 134,78 135,73 0,70 5,87 6,39

Buah - buahan 127,01 125.55 127,12 126,90 -0,17 1,08 -0,09

Bumbu - bumbuan 210,32 213.37 195,99 198,04 1,05 -7,18 -5,84

Lemak dan Minyak 109,82 115.07 113,05 113,08 0,03 -1,73 2,97

Bahan Makanan Lainnya 96,49 96.49 97,63 98,11 0,49 1,68 1,68

MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &

TEMBAKAU 132,95 136.65 136,92 137,78 0,63 0,83 3,63

Makanan Jadi 130,74 134.76 135,17 135,17 0,00 0,30 3,39

Minuman yang Tidak Beralkohol 140,33 144.85 139,23 141,90 1,92 -2,04 1,12

Tembakau dan Minuman Beralkohol 134,97 136.64 141,84 144,44 1,83 5,71 7,02

PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR 118,73 120.24 126,06 126,66 0,48 5,34 6,68

Biaya Tempat Tinggal 108,12 108.76 113,64 113,66 0,02 4,51 5,12

Bahan Bakar, Penerangan dan Air 139,22 142.57 151,30 153,20 1,26 7,46 10,04

Perlengkapan Rumahtangga 114,56 116.42 117,16 117,27 0,09 0,73 2,37 Penyelenggaraan Rumahtangga 109,77 109.49 114,03 113,70 -0,29 3,85 3,58 SANDANG 121,41 129.76 132,78 133,96 0,89 3,24 10,34 Sandang Laki-laki 115,53 119.16 119,11 120,24 0,95 0,91 4,08 Sandang Wanita 115,71 117.25 119,89 119,89 0,00 2,25 3,61 Sandang Anak-anak 112,98 113.71 117,03 117,20 0,15 3,07 3,74

Barang Pribadi dan Sandang Lain 131,92 150.53 155,26 157,68 1,56 4,75 19,53

KESEHATAN 114,51 115.30 116,47 117,16 0,59 1,61 2,31

Jasa Kesehatan 107,09 109.90 112,74 112,74 0,00 2,58 5,28

Obat-obatan 116,17 116.17 116,24 117,47 1,06 1,12 1,12

Jasa Perawatan Jasmani 182,73 182.73 182,73 182,73 0,00 0,00 0,00

Perawatan Jasmani dan Kosmetika 106,43 106.43 107,22 108,23 0,94 1,69 1,69

PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 117,48 118.66 119,30 119,58 0,23 0,78 1,79

Pendidikan 123,03 124.72 124,72 124,72 0,00 0,00 1,37

Kursus-kursus / Pelatihan 123,70 123.70 124,83 124,83 0,00 0,91 0,91

Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 114,46 115.95 116,53 118,02 1,28 1,79 3,11

Rekreasi 110,23 110.68 112,30 112,39 0,08 1,54 1,96

Olahraga 105,91 106.79 106,79 106,79 0,00 0,00 0,83

TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN 106,60 106.76 107,74 107,77 0,03 0,95 1,10

Transpor 110,13 110.30 112,86 112,85 -0,01 2,31 2,47

Komunikasi Dan Pengiriman 85,14 85.14 81,70 81,85 0,18 -3,86 -3,86

Sarana dan Penunjang Transpor 143,13 143.67 144,17 144,17 0,00 0,35 0,73

(13)

Lampiran 3 TABEL 3. ANDIL INFLASI KOTA BANJARMASIN JULI 2011 ….. (1)

KODE KOMODITAS ANDIL

302025 BAHAN BAKAR RUMAH TANGGA 0,0983

203011 ROKOK KRETEK FILTER 0,0585

202006 GULA PASIR 0,0566

109016 JERUK NIPIS/LIMAU 0,0546

404005 EMAS PERHIASAN 0,0517

105015 TELUR AYAM RAS 0,0470

109003 BAWANG MERAH 0,0341 106040 KOL PUTIH/KUBIS 0,0289 106037 KENTANG 0,0253 103066 SELAR 0,0145 103061 PATIN 0,0145 504011 PASTA GIGI 0,0133 106033 KACANG PANJANG 0,0114

101011 MIE KERING INSTANT 0,0113

103046 LAYANG 0,0106 202001 AIR KEMASAN 0,0093 203012 ROKOK PUTIH 0,0081 106038 KETIMUN 0,0071 401036 SARUNG KATUN 0,0060 203010 ROKOK KRETEK 0,0053 702014 TELEPON SELULER 0,0047

104023 IKAN ASIN TELANG 0,0046

106075 JAGUNG MANIS 0,0045 104044 PEDA 0,0044 109013 GARAM 0,0038 603044 BUKU PELAJARAN SD 0,0031 301049 SEMEN 0,0029 202013 MINUMAN KESEGARAN 0,0029 107006 KACANG TANAH 0,0029 502011 VITAMIN 0,0028

401027 KEMEJA PANJANG KATUN 0,0028

104018 GABUS 0,0028 603045 BUKU PELAJARAN SMP 0,0027 301010 CAT TEMBOK 0,0027 502005 OBAT FLU 0,0025 106067 TAUGE/KECAMBAH 0,0023 106035 KANGKUNG 0,0022 106049 CABE HIJAU 0,0018 103004 BANDENG 0,0018 603016 TAS SEKOLAH 0,0017 301024 KAYU BALOKAN 0,0017

105020 SUSU UNTUK TULANG/MANULA 0,0016

502006 OBAT GOSOK 0,0015

603047 BUKU PELAJARAN AKADEMI/UNIVERSITAS 0,0014

401010 BAJU KAOS/T-SHIRT 0,0013

(14)

TABEL 3: ANDIL INFLASI KOTA BANJARMASIN JULI 2011 …… (2)

KODE KOMODITAS ANDIL

403018 PAKAIAN BAYI 0,0011

303026 MEJA KURSI TAMU 0,0010

102002 AYAM HIDUP 0,0010

401034 SANDAL KULIT 0,0009

401040 SERAGAM SEKOLAH PRIA 0,0008

401030 KEMEJA PENDEK KATUN 0,0008

101022 TEPUNG TERIGU 0,0008 106050 NANGKA MUDA 0,0007 604022 MAJALAH REMAJA 0,0006 111004 EMPING MENTAH 0,0006 502003 OBAT BATUK 0,0005 403026 SEPATU 0,0005 604036 MAJALAH DEWASA 0,0004 110002 MARGARINE 0,0004 103053 MAS 0,0003

603010 BUKU TULIS BERGARIS 0,0002

504006 LIPSTIK 0,0002

106072 WORTEL 0,0002

105011 SUSU UNTUK BALITA 0,0002

504007 MINYAK RAMBUT 0,0001

504004 HAND BODY LOTION 0,0001

502004 OBAT SAKIT KEPALA 0,0001

106054 PETAI 0,0001

105012 SUSU UNTUK BAYI 0,0001

106046 LABU PARANG/MANIS/MERAH 0,0000

102031 AYAM NUGGETS -0,0001

104045 PINDANG ASIN -0,0003

105014 TELUR AYAM KAMPUNG -0,0005

106001 BAYAM -0,0006

701008 BENSIN -0,0007

105009 SUSU KENTAL MANIS -0,0009

304017 SABUN CREAM DETERGEN -0,0019

108002 ANGGUR -0,0020

105006 SUSU BUBUK -0,0023

109029 CABE MERAH -0,0024

103064 SALUANG -0,0027

106004 BUNCIS -0,0029

304019 SABUN DETERGEN BUBUK -0,0030

103008 BAWAL -0,0035

102008 DAGING AYAM KAMPUNG -0,0036

109030 CABE RAWIT -0,0039 103068 SEPAT SIAM -0,0042 301052 SENG -0,0050 106069 TOMAT SAYUR -0,0054 106024 DAUN SINGKONG -0,0058

(15)

TABEL 3: ANDIL INFLASI KOTA BANJARMASIN JULI 2011 …… (3)

KODE KOMODITAS ANDIL

103020 CUMI-CUMI -0,0059 106059 SAWI HIJAU -0,0060 106068 TERONG PANJANG -0,0102 103058 NILA -0,0105 104064 SEPAT -0,0110 103037 KEMBUNG/GEMBUNG -0,0178

102009 DAGING AYAM RAS -0,0223

103081 TONGKOL -0,0290

103024 GABUS -0,0476

103085 UDANG BASAH -0,0490

109004 BAWANG PUTIH -0,0635

Gambar

Tabel 2 : IHK  dan Persentase Perubahannya Bulan  Juli  2011  (2007=100) Kota Banjarmasin
TABEL 3. ANDIL INFLASI KOTA BANJARMASIN JULI  2011  ….. (1)
TABEL 3: ANDIL INFLASI KOTA BANJARMASIN JULI 2011  …… (2)
TABEL 3: ANDIL INFLASI KOTA BANJARMASIN JULI 2011  …… (3)

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan Gambar 2 terlihat bahwa, pada menit ke-5 hasil uji disolusi menunjukkan bahwa, bahan aktif yang diuji berupa parasetamol yang terdapat dalam cangkang KK sudah

Berangkat dari masalah yang ada, muncul pemikiran dan ide-ide untuk mengaplikasikan sekam padi yang dianggap sebagian besar masyarakat hanya sebagai sampah sisa untuk menjadi

Hasil pengujian hipotesis ketujuh (H7) menunjukkan bahwa kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian ulang dengan menggunakan loyalitas merek

Budiono, Guru Kelas VIA MI Badrussalam Kali Kendal Surabaya, Wawancara Pribadi, 10 Oktober 2017... kesempatan yang sama untuk memberikan konstribusi mereka dan mendengarkan pandangan

Pembuatan keputusan yang salah akan berakhir pada pengelolaan keuangan yang buruk dan tidak efektif dapat mengakibatkan perilaku masyarakat yang rentan akan krisis keuangan

Penelitian ini merupakan upaya untuk mengetahui biografi KH. Wahid Hasyim dalam pembaharuan sistem pendidikan pesantren. Abdul Wahid Hasyim relevansi pembaharuan

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN ISLAMIC