Laporan Kinerja 2019
Balai Pengembangan Multimedia
Pendidikan dan Kebudayaan
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmatNya, sehingga penyusunan Laporan Kinerja Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu. Laporan Kinerja ini merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang diamanatkan kepada Sekretariat Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan atas penggunan anggaran.
Penyusunan Laporan Kinerja BPMPK Tahun 2019 mengacu pada Peraturan Presiden No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Laporan Kinerja BPMPK Tahun 2019 memuat capaian, evaluasi dan analisis terhadap pengukuran kinerja untuk setiap sasaran strategis atau hasil program/kegiatan dan langkah perbaikan ke depan. Sasaran strategis yang disepakati dalam Perjanjian Kinerja tahun 2019 dapat dicapai dengan baik.
Semoga Laporan Kinerja ini dapat bermanfaat sebagai bagian dari upaya perbaikan yang berkelanjutan untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja BPMPK di masa yang akan datang.
Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus disampaikan kepada semua pihak atas tenaga, waktu dan pikirannya sehingga Laporan Kinerja ini dapat disusun dengan baik dan tepat waktu.
Semarang, Januari 2020
Kepala Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan
Kata Pengantar
Daftar Isi
3
Ikhtisar Eksekutif
6
I Pendahuluan
8
II Perencanaan Kinerja
9
III Akuntabilitas Kinerja
10
Capaian Sasaran Strategis (S-1)
Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk
pendidikan melalui multimedia
12
Capaian IKK 1
Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia
13
Capaian IKK 2
Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran
Berbasis TIK
18
Capaian IKK 3
Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses
dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
21
Capaian IKK 4
Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam
mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk
pendidikan
24
Realisasi Anggaran
28
Analisis Efisiensi
32
IV Penutup
34
Lampiran
35
KILAS
KINERJA
BPMP
K
2019
3
TA RG ET3
REALISA SIModel Augmented Reality (AR) untuk SD, Model Augmented Reality Untuk SMP dan Model Mobile Pendidikan Masyarakat
Bahan Belajar / Media
Pembelajaran Berbasis TIK
Mobile Vokasi Jurusan TKJ, Mobile Vokasi Jurusan Otomotif, Mobile Vokai
SMALB, Lomba Mobile KiHajar, Bahan Ajar Berbasis Komunitas
220
TA RG ET220
RE AL IS AS I Mobile Vokasi Jurusan TKJLomba Mobile KiHajar
Mobile Vokasi Jurusan Otomotif
Bahan Ajar Berbasis Komunitas Mobile Vokasi SMALB-B
Model Media
berbasis
Multimedia
2019
Laporan Kinerja Tahun 2019 - Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan 6
50
TA RG ET50
REA LISA SI SDM yang Terampil dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan TIK untuk PembelajaranSDM yang Terampil dalam Mengembangkan TIK untuk Pembelajaran
SDM yang Terampil dalam Memanfaatkan TIK untuk Pembelajaran
TA RG ET
1.200
1.648
RE AL IS AS ISatuan Pendidikan yang
Menerapkan TIK untuk
E-Pembelajaran
Satuan Pendidikan yang
Mengakses / Menerapkan
E-Pembelajaran
Target Realisasi Capaian
220 220 100% Jumlah Bahan Belajar / Media
Pembelajaran Berbasis TIK
Target Realisasi Capaian
50 50 100% Jumlah Satuan Pendidikan yang
Menerapkan / Mengakses e-Pembelajaran
Target Realisasi Capaian
1.200 1.648 137,33% 136,67%
Jumlah SDM yang mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk e-Pembelajaran
Target Realisasi Capaian
3 3 100%
Jumlah Model Media berbasis Multimedia
Secara keseluruhan tingkat capaian kinerja pada BPMPK pada tahun 2019 mencapai 104,18%. Capaian ini merupakan peningkatan dari capaian pada tahun 2018 yang sebesar 103,01%. Capaian BPMPK pada tahun 2019 diukur melalui empat IKK, yaitu :
IKK#1 Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis
Multimedia
IKK#2 Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
IKK#3 Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang
mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
IKK#4 Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam
mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
Learning & Growth Perspecive
2018
2019
Pada tahun 2019, jumlah anggaran yang dialokasikan untuk BPMPK
mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2018.
Peningkatan pada anggaran ini memiliki dampak positif, yaitu dengan
meningkatnya persentase capaian kinerja.
Capaian
Kinerja
Anggaran
Realisasi
Anggaran
Dengan memperoleh anggaran yang lebih besar, BPMPK berhasil
meningkatkan realisasi anggaran di tahun 2019 hingga 99,44%.
p
n
103,89%
104,18%
Rp 9.493.259.000,00
Rp 11.603.529.000,00
I
Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan merupakan satuan kerja / Unit Organisasi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Unit Pelaksana Teknis yang berada di bawah pembinaan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan. BPMPK mempunyai tugas melaksanakan pengembangan model multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan. Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan dibentuk sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 11 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jumlah SDM sebanyak 28 orang PNS dan 13 orang tenaga non PNS. Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai wilayah kerja seluruh Indonesia.
Struktur Organisasi Balai Pengembangan Multimedia
Pendidikan dan Kebudayaan
Isu-isu strategis yang dihadapi oleh BPMPK selama tahun 2019 antara lain adalah:
1. Tidak meratanya dukungan sarana dan prasarana TIK untuk pembelajaran di daerah.
2. Kurangnya ketersediaan sumber belajar berbasis TIK yang bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk mendukung proses pembelajaran.
3. Masih kurangnya jumlah guru yang memiliki kompetensi dalam memanfaatkan dan menerapkan pembelajaran berbasis TIK di daerah.
4. Masih kurangnya kesadaran guru, siswa dan masyarakat dalam memanfaatkan TIK untuk pembelajaran.
BPMP K
II Perencanaan K nerja
Rencana Strategis Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan, dengan ringkasan sebagai berikut :
VISI BPMPK
“Tersedianya model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan multimedia
untuk membentuk insan serta ekosistem pendidikan dan kebudayaan yang berkarakter dengan berlandaskan gotong-royong”
“
Menganalisis, Merancang, dan membuat serta mengevaluasi model pembelajaran berbasis multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan”TUJUAN STRATEGIS
“Mengembangkan model pembelajaran berbasis multimedia untuk pendidikan dan kebudayaan ”
SASARAN STRATEGIS BPMPK
“Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan dan kebudayaan melalui model pembelajaran berbasis multimedia”
INDIKATOR KINERJA KEGIATAN BPMPK
1. Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia
2. Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
3. Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
4. Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
ANGGARAN BPMPK
Rp 11.603.529.000,00
Learning & Growth Perspeciv
e
Dalam rangka menjamin akuntabilitas kinerja, BPMPK telah menetapkan Perjanjian Kinerja tahun 2019 yaitu sebagai berikut:
IKK#1 Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia
Jumlah Model Media berbasis Multimedia
Target : 3
IKK#2 Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
Jumlah Bahan Belajar / Media Pembelajaran Berbasis TIK
Target :
220
IKK#3 Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau
memanfaatkan e-pembelajaran
Jumlah Satuan Pendidikan yang Menerapkan /
Mengakses e-Pembelajaran
Target : 50
IKK#4 Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam
mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
Jumlah SDM yang mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk Pembelajaran
Target : 1.200
Peta Anggaran BPMPK 2019 dalam Rupiah
Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang Mengakses dan/atau Memanfaatkan e-pembelajaran Jumlah Kumulatif SDM yang Terampil dalam mengembangkan dan Memanfaatkan TIK Untuk Pendidikan Jumlah persentase keterlaksanaan tata kelola layanan ketatausahaan balai*) Total anggaran saat penandatanganan Perjanjian Kinerja 2019 Rp
11.493.529.000,00 yang terdiri anggaran kinerja sebesar Rp5.641.765.000,00
dan anggaran kegiatan rutin sebesar Rp5.851.764.000,00; anggaran ini
mengalami revisi sehingga total anggaran pada 31 Desember 2019 sebesar
Rp 11.603.529.000,00.
1.133.382.00 0 2.463.529.00 0 792.211.000 1.221.843.00 0 5.992.564.00 011.603.529.000*
Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang Mengakses dan/atau Memanfaatkan e-pembelajaran Jumlah Kumulatif SDM yang Terampil dalam mengembangkan dan Memanfaatkan TIK Untuk Pendidikan
104,18
%
BPMPK
100
%
100%
100%
136,67
%
Ketercapaian Indikator Kinerja #1 diukur dari output Model Multimedia untuk Pendidikan,dari target 3 model terealisasi
3 model dengan presentase capaian 100%.
Sasaran Strategis Indikator Kinerja Kegiatan Capaian 2019
Target Realisasi % Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi
Jumlah Kumulatif Model
Media Berbasis Multimedia: 12 model 12 model 100 Output:
Model Multimedia untuk
Pendidikan 3 model 3 model 100
Realisasi 2018
Tahun 2019 Target Akhir Renstra
2019
% Capaian Realisai Terhadap Target Akhir
Renstra 2019 Target Realisasi % 9 12 12 100 12 100
12
12
100
%
Realisas i Capaian Targetinformasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia
1. Analisis Kebutuhan Model
Multimedia 3 dokumen 3 dokumen 100 2. Perancangan Model
Multimedia 3 dokumen 3 dokumen 100 3. Pembuatan Prototipe
Model Multimedia 9 prototipe 9 prototipe 100 4. Penerapan Model
Multimedia 1 dokumen 1 dokumen 100 5. Evaluasi Penerapan Model
Multimedia 1 dokumen 1 dokumen 100
Ketercapaian Indikator Kinerja tersebut diatas diukur dari output Model Multimedia untuk Pendidikan,dari target 3 model terealisasi 3 model dengan presentase capaian 100%. Ketercapaian output tersebut dicapai melalui 5 (lima) kegiatan, dengan rincian tingkat pencapaian sebagai berikut:
1. Analisis Kebutuhan Model
Analisis kebutuhan pengembangan model multimedia pembelajaran tahun 2019 dilakukan dengan melakukan pengkajian dan studi kelayakan dari target telah terealisasi tiga dokumen dengan capaian 100%. Pengkajian dilakukan dengan mengumpulkan beberapa pihak yang terkait dengan pengembangan model, seperti guru/dosen, praktisi yang telah mengembangkan program sejenis, dan pakar yang memiliki keahlian terakit model yang dikembangkan BPMPK. Studi kelayakan dilakukan dengan mengumpulkan data di lapangan untuk mengetahui kelayakan model multimedia yang akan dikembangkan. Studi kelayakan dilakukan di delapan lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tahun 2019 BPMPK melakukan Analisis kebutuhan pengembangan model multimedia “AR Untuk SD, AR Untuk SMP dan MPI Dikmas”. Dari tahapan ini dihasilkan dokumen hasil analisis kebutuhan.
2. Perancangan Model Multimedia
Perancangan desain dan aplikasi model multimedia untuk pembalajran tahun 2019 telah mencapai target yang ditetapkan, sebanyak 3 dokumen, dengan capaian sebesar 100%. Dokumen hasil rancangan terangkum dalam dokumen “Grand Desain AR Untuk
SD, Grand Desain AR Untuk SMP dan Grand Desain MPI Dikmas”. Dalam melakukan perancangan desain dan aplikasi model multimedia BPMPK bekerjasama dan mendapatkan saran dari beberapa praktisi pengembangan media sejenis, agar program ini dapat berdaya guna ke depannya.
3. Pembuatan Prototipe Model Multimedia
Pembuatan prototipe (purwarupa) meliputi produksi purwarupa (prototipe) model multimedia. Kegiatan ini telah mencapai target 100%.
Finalisasi Penulisan Naskah Model
4. Penerapan Model Multimedia
Evaluasi pemanfaatan meliputi preview dan uji coba purwarupa (prototipe) model multimedia. Kegiatan ini telah mencapai target 100%. Proses uji coba dilakukan untuk mengujikan 3 model multimedia yang telah selesai proses produksinya.
5. Evaluasi Penerapan Model Media
Kegiatan evaluasi dimaksudkan untuk melakukan cek akhir akan purwarupa (prototipe) model multimedia yang dikembangkan tahun 2019. Kegiatan ini telah mencapai target sebesar 100%.
Model Yang Dikembangkan BPMPK 2015-2019
tahun jumlah satuan Keterangan
2015 2 model E-Budaya
Aplikasi Try Out UN untuk SD 2016 2 model Game Edukasi;
Laboratorium Maya
2017 2 model E-Komik MPI untuk Anak Berkebutuhan Khusus
2018 3 model
Model Mobile Vokasi untuk SMK Otomotif
Model Mobile Vokasi untuk SMK Teknik Komputer Jaringan (SMK TKJ) Model Mobile Vokasi untuk SMALB-B
2019 3 model
Model Augmented Reality (AR) Untuk SD Model Augmented Reality (AR) Untuk SMP Model Pendidikan Masyarakat
Capaian Kinerja Kumulatif IKK#1 Tahun 2015-2019
Hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencapaian target antara lain:
1. Sulitnya mendapatkan sumber data yang akurat dan memadai untuk penentuan model multimedia pembelajaran yang akan dikembangkan.
2. Terdapat kendala dalam menyelesaikan produk dikarenakan kompleksitas perangkat lunak untuk produksi model tersebut.
3. Lambatnya adaptasi SDM terhadap pesatnya perkembangan perangkat lunak sebagai piranti pendukung untuk pengembangan model multimedia pembelajaran.
Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan agar target indikator kinerja dapat tercapai antara lain:
1. Mengoptimalkan fungsi koordinasi dan kerja sama dengan stake holder dalam rangka mencari dan menghimpun data, sebagai rujukan untuk menentukan jenis model multimedia yang akan dikembangkan.
2 4 6 9 12 2 4 6 9 12 100 100 100 100 100 0 20 40 60 80 100 120 0 2 4 6 8 10 12 14 2015 2016 2017 2018 2019
Tren Capaian IKK#1
Laporan Kinerja Tahun 2019 - Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan 18
2. Peningkatan kompetensi SDM khususnya mengikutsertakan pelatihan baik yang diadakan BPMPK maupun yang diadakan oleh lembaga lain.
3. SDM BPMPK harus selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sesuai eranya.
Ketercapaian IKK#2 diukur dari output bahan ajar berbasis TIK untuk pembelajaran,dari target 220 bahan ajar terealisasi 220 bahan ajar dengan persentase capaian 100%.
Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Kegiatan
Capaian 2019 Target Realisasi % Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia.
Jumlah kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
800 bahan ajar 800 bahan ajar 100
Output:
Bahan Belajar Berbasis TIK untuk
Pembelajaran 220 bahan ajar 220 bahan ajar 100 1. Bahan Belajar untuk Mobile
Learning 40 bahan ajar 40 bahan ajar 100 2. Bahan ajar Mobile
Learning/Konten Berbasis Komunitas
180 bahan ajar 180 bahan ajar 100
Ketercapaian Indikator Kinerja tersebut dicapai melalui 2 (dua) komponen, dengan rincian tingkat pencapaian sebagai berikut:
1. Pengembangan bahan belajar untuk mobile learning
Pengembangan bahan belajar untuk mobile learning merupakan produksi bahan ajar dari model yang sudah dikembangkan pada tahun sebelumnya.
Realisasi 2018
Tahun 2019 Target Akhir
Renstra 2019 % Capaian Realisai Terhadap Target Akhir Renstra 2019 Target Realisasi % 580 800 800 100 760 105,26
800
800
800
100
%
Realisas i Capaian TargetKegiatan ini telah mencapai target yang ditetapkan dari target produksi bahan ajar sebanyak 40 buah terealisasi bahan ajar sebanyak 40 buah dengan persentase capaian sebesar 100%.
Rincian dari Indikator Kinerja Kegiatan yang dilaksanakan untuk mencapai target sejumlah 40 (empat puluh) bahan ajar tersebut adalah sebagai berikut :
- Mobile Vokasi Jurusan TKJ - Mobile Vokasi Jurusan Otomotif - Mobile Vokai SMALB-B
2. Produksi konten berbasis komunitas
Pengembangan bahan belajar untuk mobile learning merupakan produksi bahan ajar dari model yang sudah dikembangkan pada tahun sebelumnya.
Kegiatan ini telah mencapai target yang ditetapkan dari target produksi bahan ajar sebanyak 180 bahan ajar terealisasi bahan ajar sebanyak 180 bahan ajar dengan persentase capaian sebesar 100%.
- Produksi Bahan Ajar Berbasis Komunitas dalam Kegiatan Lomba Mobile Aplikasi Kihajar (LAMK Tahun 2019) sejumlah 120
o Kategori Pelajar : 30 aplikasi o Kategori Guru : 30 aplikasi o Kategori Umum Game Edukasi : 30 aplikasi o Kategori Umum Virtual Labs (V-Labs) : 30 aplikasi
- Produksi Bahan Ajar Mobile Edukasi Berbasis Komunitas sejumlah 60 aplikasi.
Semua aplikasi hasil dari kegiatan Lomba Aplikasi Mobile KiHajar tahun 2019 sudah di upload dilaman m-edukasi.kemdikbud.go.id
Capaian Kinerja Kumulatif IKK#2 Tahun 2015-2019
Hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencapaian target antara lain:
1. Terbatasnya kompetensi SDM dalam menyelesaikan pengembangan bahan ajar. 2. Terdapat kendala dalam menyelesaikan produk dikarenakan terbatasnya perangkat
untuk pengembangan bahan ajar mobile learning.
Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan agar target indikator kinerja dapat tercapai antara lain:
1. Peningkatan kompetensi SDM khususnya mengikutsertakan pelatihan baik yang diadakan BPMPK maupun yang diadakan oleh lembaga lain.
2. Penambahan perangkat dalam pengembangan bahan ajar mobile learning
150 320 440 580 800 160 320 480 580 800 106,67 100,00 109,09 100,00 100,00 94,00 96,00 98,00 100,00 102,00 104,00 106,00 108,00 110,00 0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 2015 2016 2017 2018 2019
Tren Capaian IKK#2
Ketercapaian IKK#3 diukur dari output Satuan Pendidikan yang menerapkan TIK untuk e-pembelajaran telah mencapai target 100% yaitu dari target 50 sekolah telah terealisasi 50 sekolah.
Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Kegiatan
Capaian 2019 Target Realisasi % Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia
Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
155 sekolah 155 sekolah 100
Output:
Satuan Pendidikan yang menerapkan TIK untuk e-pembelajaran
50 sekolah 50 sekolah 100
1. Studi Kelayakan 1 dokumen 1 dokumen 100 2. Sosialisasi Produk 1 dokumen 1 dokumen 100 3. Bimbingan Teknis
Penerapan Produk 1 dokumen 1 dokumen 100 4. Pemantauan Penerapan
Produk 1 dokumen 1 dokumen 100 5. Evaluasi Penerapan Produk 1 dokumen 1 dokumen 100
Ketercapaian Indikator Kinerja tersebut dicapai melalui 5 (lima) komponen, dengan rincian tingkat pencapaian sebagai berikut:
1. Studi kelayakan
Realisasi 2018
Tahun 2019 Target Akhir
Renstra 2019 % Capaian Realisai Terhadap Target Akhir Renstra 2019 Target Realisasi % 55 105 105 100 105 100
105
105
100
%
Realisas i Capaian TargetStudi kelayakan bertujuan menentukan sekolah yang akan menjadi model dalam menerapkan TIK untuk e-pembelajaran. Metode penjaringan sekolah model menggunakan kuesioner terbuka. Pengiriman kuesioner secara daring untuk mengatasi kendala jarak dan efektivitas dalam mengirimkan dokumen studi kelayakan ke calon sekolah model. Di tiap lokasi sepuluh sekolah yang mengirimkan data untuk selanjutnya dipilih lima sekolah yang menjadi model. 2. Sosialisasi produk
Pada sosialisasi dijelaskan mengenai tujuan sekolah model serta strategi pelaksanaannya. Pada saat sosialisasi juga dilakukan bimbingan teknis mengenai pemanfaatan media-media pembelajaran berbasis TIK.
3. Bimbingan Teknis Penerapan Produk
Bimbingan Teknis Penerapan Produk Multimedia pembelajaran pada satuan Pendidikan melalui pelatihan pemanfaatan dan konsultasi. Tim BPMPK akan memberikan pelatihan kepada Kepala Sekolah dan 2 guru atau tenaga kependidikan yang ada pada sekolah-sekolah model agar dapat menerapkan dan memanfaatkan model multimedia dengan baik sesuai dengan petunjuk pelaksanaan yang telah disusun. Pada tahapan ini diberi pula kesempatan bagi guru-guru dan tenaga kependidikan untuk berkonsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kelancaran kegiatan.
4. Pemantauan penerapan produk
Kegiatan pemantauan dilakukan dengan melakukan observasi kepada guru model saat melakukan penerapan dan pemanfaatan media-media pembelajaran. Pada saat pemantauan BPMPK juga melihat perangkat pendukung pembelajaran (RPP/RKH) para guru model untuk melakukan pengecekan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di sekolah khususnya pada saat pembelajaran di kelas sudah tertulis dalam rencana pembelajaran.
dilaksanakan untuk menilai kesesuaian tujuan dibentuknya sekolah model. Ketercapaian evaluasi sekolah model mencapai 100%. Semua sekolah yang menjadi model dinilai sudah dapat menerapkan dan memanfaatkan pembelajaran dengan TIK meskipun dalam pelaksanaannya tidak semua melakukan dengan maksimal.
Capaian Kinerja Kumulatif IKK#3 Tahun 2015-2019
Hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencapaian target antara lain: 1. Adanya hambatan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, misalnya dinas kabupaten/kota
belum mengenal BPMPK sehingga tidak cepat menanggapi permohonan yang diajukan oleh BPMPK.
2. Sekolah model masih perlu bimbingan yang lebih intensif dari BPMPK agar guru sekolah model dapat menerapkan, memanfaatkan, bahkan merancang dan mengembangkan media pembelajaran berbasis TIK.
3. Terbatasnya jumlah SDM BPMPK untuk menjangkau seluruh sekolah model.
Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan agar target indikator kinerja dapat tercapai antara lain:
1. BPMPK memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan pengembangan sekolah model.
5 5 5 55 105 5 5 5 55 105 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 0,00 20,00 40,00 60,00 80,00 100,00 120,00 0 20 40 60 80 100 120 2015 2016 2017 2018 2019
Tren Capaian IKK#3
2. Tim BPMPK melakukan bimbingan kepada sekolah model untuk dapat menerapkan dan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran secara intensif, memanfaatkan TIK dalam pembelajaran daring.
Ketercapaian IKK#4 diukur dari output SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk E-pembelajaran dan E-administrai ,dari target 1.200 orang terealisasi 1.640 orang dengan persentase capaian 136,67%.
Perbandingan antara Target Renstra, Realisasi dan Capaian
Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Kegiatan
Capaian 2019
Target Realisasi %
Terlaksananya
pengembangan Jumlah kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan 5.026 orang 5.466 orang 108,7
Realisasi 2018
Tahun 2019 Target Akhir
Renstra 2019 % Capaian Realisai Terhadap Target Akhir Renstra 2019 Target Realisasi % 3.826 5.026 5.466 108,7 5,041 108,43
1.200
1.648
137,33
%
Realisas i Capaian Targetdan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia
dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
Output:
SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk E-pembelajaran
1.200 orang 1.648 orang 137,33
1. Fasilitasi Pengembangan TIK
Untuk Pembelajaran 350 orang 658 orang 188 2. Fasilitasi Pemanfaatan TIK
Untuk Pembelajaran 850 orang 990 orang 116,47
Ketercapaian Indikator Kinerja tersebut dicapai melalui komponen, dengan rincian tingkat pencapaian sebagai berikut:
Fasilitasi pengembangan dan pemanfaatan TIK berbasis multimedia
Jumlah kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan didukung oleh kegiatan Fasilitasi pengembangan TIK berbasis multimedia dan Fasilitasi pemanfataan TIK berbasis multimedia telah mencapai target 137,33% yaitu dari target 1.200 orang telah terealisasi 1,648 orang. Dengan rincian fasilitasi pengembangan TIK berbasis multimedia dapat terealisasi sebanyak 350 orang dari target sebanyak 658 orang.
Fasilitasi pemanfataan TIK berbasis multimedia mencapai target yang ditetapkan sebanyak 850 orang, realisasinya jumlah target menjadi 990 orang.
Realisasi capaian yang melebihi target disebabkan adanya kerjasama yang baik dengan stakeholder untuk mengadakan pelatihan dengan sharing pendanaan.
Fasilitasi Pengembangan TIK untuk Pembelajaran
Outcome dari IKK#4 ini, jumlah pengguna yang memanfaatkan multimedia pembelajaran yang telah dikembangkan semakin bertambah dan memanfaatkannya dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun di luar jam tersebut.
Capaian Kinerja Kumulatif IKK#4 Tahun 2015-2019
Fasilitasi Pemanfaatan TIK untuk Pembelajaran
Hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam upaya pencapaian target antara lain:
1. Kompetensi guru yang kurang sesuai dengan standar yang ditetapkan. 2. Terbatasnya sarana dan prasarana khususnya jaringan internet .
Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan agar target indikator kinerja dapat tercapai antara lain: 1.100 2.115 2.600 3.415 5.026 1.100 2.250 2.865 3.826 5.474 100,00 106,38 110,19 112,04 108,91 90,00 95,00 100,00 105,00 110,00 115,00 - 1.000 2.000 3.000 4.000 5.000 6.000 2015 2016 2017 2018 2019
Tren Capaian IKK#4
1. Sebelum pelaksanaan, BPMPK berkomunikasi intensif dengan instansi terkait perihal syarat minimal kompetensi/penguasaan program komputer pada guru (calon peserta).
2. Meningkatkan pelayanan jaringan internet
Outcome dari pengembangan model multimedia pembelajaran akan berdampak dalam
jangka panjang yang merupakan penjabaran dari output-output. Outcome dalam jangka panjang BPMPK Kemendikbud adalah jumlah satuan pendidikan yang mendapatkan manfaat pelaksanaan e-pembelajaran berbasis multimedia. Sampai dengan 2019 ditargetkan sebanyak 105 satuan pendidikan yang memanfaatkan multimedia untuk pembelajaran yang diperoleh melalui 4 indikator kinerja yaitu Model multimedia pendidikan, Bahan belajar berbasis TIK untuk pembelajaran, Satuan Pendidikan yang menerapkan TIK untuk Pembelajaran dan SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk E-Pembelajaran dan E-Administrasi.
Pagu anggaran Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan
Kebudayaan dalam DIPA tahun 2019 sebesar Rp11.493.529.000;
anggaran ini mengalami revisi menjadi Rp11.603.529.000,00. Dari pagu
anggaran tersebut berhasil direalisasikan sampai bulan Desember 2019
sebesar Rp11.538.628.427,00 dengan persentase daya serap sebesar
99,44%
Pagu sebesar tersebut di atas digunakan untuk membiayai pencapaian satu
sasaran dengan empat indikator kinerja. Berikut rincian penyerapan
anggaran pada masing-masing sasaran/indikator kinerja.
Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Anggaran Realisasi % Daya Serap Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia
Jumlah Kumulatif Model
Media Berbasis Multimedia 1.133.382.000 1.133.369.380 100 Jumlah kumulatif Bahan
Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
2.463.529.000 2.463.521.475 100
Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
792.211.000 792.209.264 100
Jumlah kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
1.221.843.000 1.221.841.693 100
Layanan perkantoran dan Dukungan Manajemen Satker
Target 99,25% ; Realisasi 99,44%
Model Multimedia untuk Pendidikan
Bahan Belajar Berbasis TIK untuk Pembelajaran
Satuan Pendidikan Yang Menerapkan TIK untuk
E-Pembelajaran SDM yang Terampil Dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan TIK untuk Pembelajaran dan
E-Administrasi Layanan ketatausahaan balai
Persentase realisasi anggaran masing masing indikator
100,00 100,00 100,00 100,00 98,92
MODEL MULTIMEDIA UNTUK PENDIDIKAN BAHAN BELAJAR BERBASIS TIK UNTUK
PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN YANG MENERAPKAN TIK UNTUK E-PEMBELAJARAN
SDM YANG TERAMPIL DALAM MENGEMBANGKAN DAN MEMANFAATKAN TIK UNTUK E-…
LAYANAN KETATAUSAHAAN BALAI
Persentase
100
%
100%
100%
100%
98,92%
Perbandingan Capaian Realisasi Anggaran 2015-2019 92,60 94,85 99,10 99,02 99,44 88,00 90,00 92,00 94,00 96,00 98,00 100,00 0 5.000.000.000 10.000.000.000 15.000.000.000 20.000.000.000 25.000.000.000 30.000.000.000 2015 2016 2017 2018 2019
Tren Realisasi Anggaran
Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan efisiensi sebesar 12,96% dengan menggunakan perhitungan yang terdapat pada PMK no 214/ tahun 2017 yang sudah terfomulasi dalam SMART Kemenkeu/MOLK Kemdikbud. Hal ini dilakukan dengan membandingkan penjumlahan ( ) dari selisih antara perkalian anggaran keluaran dengan capaian keluaran dan realisasi anggaran keluaran dengan penjumlahan ( ) dari perkalian pagu anggaran keluaran dengan capaian keluaran.
Analisis Efisiensi Anggaran :
Pada tahun 2019, Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan
Kebudayaan melaksanakan seluruh kegiatan sesuai dengan rencana dan target
yang telah ditetapkan menggunakan anggaran sesuai dengan dokumen Perjanjian Kinerja.
Analisis Efisiensi Sumber Daya :
Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan telah
melakukan upaya-upaya optimalisasi dan efisiensi sumber daya dengan memaksimalkan sumber daya yang ada untuk mendukung kinerja organisasi yang lebih baik.
87,04
52,66
107,33
12,96
Realisasi Anggaran Konsistensi Penyerapan Anggaran terhadap
Perencanaan
Capaian Keluaran Kegiatan Efisiensi
IV
Selama tahun 2019, Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan
Kebudayaan berhasil melaksanakan seluruh kegiatan untuk mendukung
pencapaian target yang ditetapkan. Berikut ringkasan pencapaian
indikator kinerja dan kinerja keuangan.
Dari hasil evaluasi kinerja, beberapa hal yang perlu mendapat perhatian antara lain:
1. Koordinasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi terkait.
2. Sinergi dengan pusat dan direktorat terkait pengembangan model multimedia yang dikembangkan.
Untuk meningkatkan kinerja organisasi, beberapa fokus perbaikan yang akan dilakukan ke depan antara lain :
1. Memperbaharui SOP pelaksanaan kegiatan yang terkait dengan kewenangan antara provinsi dan kabupaten/kota.
2. Melibatkan pusat dan direktorat terkait dalam pengembangan model multimedia.
RENCANA KINERJA TAHUNAN
Unit Mandiri K/L : Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Tahun : 2019
No Strategis Sasaran Indikator Kinerja Target Anggaran
1 2 3 4 5 1 Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia
1 Jumlah Kumulatif Model Media
Berbasis Multimedia : 12 model
Output:
Model Multimedia untuk Pendidikan 3 model 1.133.382.000
1.1 Analisis Kebutuhan Model Multimedia 3 laporan 318.633.000 1.2 Perancangan Model Multimedia 3 rancangan 247.660.000 1.3 Pembuatan Prototipe Model Multimedia 9 prototipe 186.660.000 1.4 Pemanfaatan Model Multimedia 1 laporan 172.448.000 1.5 Evaluasi Penerapan Model Multimedia 1 laporan 207.981.000
2 Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
760 bahan
ajar
Output:
Bahan Belajar Berbasis TIK untuk
Pembelajaran 220 bahan ajar 2.463.529.000
2.1 Pengembangan Bahan Belajar untuk
Mobile Learning 40 bahan ajar 1.073.338.000 2.2 Produksi Konten berbasis Komunitas 180 bahan
ajar 1.390.191.000
3 Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
105 sekolah
Output:
Satuan Pendidikan Yang Menerapkan TIK untuk E-Pembelajaran
50 sekolah 792.211.000
3.1 Studi Kelayakan 1 laporan 14.650.000 3.2 Sosialisasi Produk 1 laporan 365.393.000 3.3 Bimbingan Teknis Penerapan Produk 1 laporan 32.175.000 3.4 Pemantauan Penerapan Produk 1 laporan 235.807.000 3.5 Evaluasi Penerapan Sekolah Inovatif 1 laporan 144.186.000
4 Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
5.041 orang
Output:
SDM yang Terampil Dalam
Mengembangkan dan Memanfaatkan TIK untuk Pembelajaran dan E-Administrasi
4.1 Fasilitasi Pengembangan SDM Yang Terampil Dalam Mengembangkan TIK Berbasis Multimedia
350 orang 233.202.000
4.2 Fasilitasi Pengembangan SDM Yang Terampil Dalam Memanfaatkan TIK Berbasis Multimedia
850 orang 988.641.000
5 Jumlah persentase keterlaksanaan tata kelola layanan ketatausahaan balai
100 % 5.882.564.000
5.1 Layanan Perkantoran 12 bulan 4.406.114.000 5.2 Pengadaan Peralatan Kantor 2 paket 569.953.000 5.3 Dokumen Rencana dan Laporan
Program 2 laporan 127.325.000 5.4 Dokumen Pengelolaan Kepegawaian 1 laporan 623.195.000 5.5 Dokumen Pelayanan Rumah Tangga 1 laporan 155.977.000
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Anggaran
1 2 3 5
1 Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia 12 model
Output:
Model Multimedia untuk Pendidikan 3 model 1.133.382.000
1.1 Analisis Kebutuhan Model Multimedia 3 laporan 36.844.000
1.2 Perancangan Model Multimedia 3 rancangan 198.405.000
1.3 Pembuatan Prototipe Model Multimedia 9 prototipe 210.000.000
1.4 Penerapan Model Multimedia 1 laporan 242.103.000
1.5 Evaluasi Penerapan Model Multimeidia 1 laporan 446.030.000
2 Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK
760 bahan ajar
Output:
Bahan Belajar Berbasis TIK untuk Pembelajaran 220 bahan ajar 2.463.529.000
2.1 Pengembangan Bahan Belajar untuk Mobile Learning 40 bahan ajar 874.003.000
2.2 Produksi Konten berbasis Komunitas 180 bahan ajar 1.589.526.000
3 Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
105 sekolah
Output:
Satuan Pendidikan Yang Menerapkan TIK untuk E-Pembelajaran
50 sekolah 792.211.000
3.1 Studi Kelayakan 1 laporan 0
3.2 Sosialisasi Produk 1 laporan 312.701.000
3.3 Bimbingan Teknis Penerapan Produk 1 laporan 0
3.4 Pemantauan Penerapan Produk 1 laporan 479.510.000
3.5 Evaluasi Penerapan Sekolah Inovatif 1 laporan 0
4 Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan
5.041 orang
Output:
SDM yang Terampil Dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan TIK untuk Pembelajaran dan E-Administrasi
1.200 orang 1.221.843.000
4.1 Fasilitasi Pengembangan SDM Yang Terampil Dalam Mengembangkan TIK Berbasis Multimedia
350 orang 329.370.000
4.2 Fasilitasi Pengembangan SDM Yang Terampil Dalam Memanfaatkan TIK Berbasis Multimedia
850 orang 892.473.000
5 Jumlah persentase keterlaksanaan tata kelola layanan ketatausahaan balai
100 % 5.992.564.000
5.1 Layanan Perkantoran 12 bulan 4.516.114.000
5.2 Pengadaan Peralatan Kantor 2 paket 569.953.000
5.3 Dokumen Rencana dan Laporan Program 2 laporan 161.232.000
5.4 Dokumen Pengelolaan Kepegawaian 1 laporan 545.681.000
5.5 Dokumen Pelayanan Rumah Tangga 1 laporan 199.584.000
11.603.529.000
Toni Setyawan, S.T, M.Pd NIP 19710412 200112 1001 Semarang, November 2019 Kepala,
RENCANA KINERJA TAHUNAN
Unit Mandiri K/L : Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Tahun : 2019 Target 4 Total Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia 1
RENCANA AKSI PENCAPAIAN TARGET PK TAHUN 2019
Unit Kerja : Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan
Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Satuan
Target Kegiatan (output) Indikator Kinerja Kegiatan Target Output Anggaran T W 1 T W 2 T W 3 T W 4 T W 1 T W 2 T W 3 T W 4 Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaa n teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan dan kebudayaan melalui model pembelajaran berbasis multimedia Jumlah kumulatif Model Media berbasis Audio / Radio, Video / Televisi, dan Multimedia model 1 2 Model Media Pendidikan Berbasis TIK Jumlah model multimedia pendidikan berbasis TIK 3 1.133.382.000 Jumlah Kumulatif Bahan Belajar / Media Pembelajaran Berbasis TIK bahan belajar 7 6 0 Bahan Belajar Berbasis TIK Untuk Pembelajaran (Konten Dan Aplikasi) Jumlah bahan belajar berbasis TIK untuk pembelajaran 2 2 0 2.463.529.000 Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan / atau memanfaatkan e-pembelajaran sekolah 1 0 5 Satuan Pendidikan Yang Menerapkan Model Pembelajaran Inovatif Jumlah sekolah/satuan pendidikan yang menerapkan model pembelajaran multimedia interaktif 5 0 792.211.000 Jumlah Kumulatif SDM yang Terampil Dalam Mengembangkan dan Memanfaatkan TIK untuk Pendidikan dan Kebudayaan orang 5 . 0 4 1 SDM yang Terampil Dalam Mengembang kan dan Memanfaatka n TIK untuk E-Pembelajaran dan E-Administrasi Jumlah guru yang terampil dalam mengembangka n dan memanfaatkan TIK untuk E-Pembelajaran 1 . 2 0 0 1.221.843.000
2015 2016 2017 2018 Target Realisasi % Pagu Realisasi % 1 Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia model 2 4 6 9 12 12 100,00 Output: Model Multimedia untuk Pendidikan model 2 2 2 3 3 3 100,00 1.133.382.000 1.133.369.380 100,00 1.1 Analisis Kebutuhan Model Multimedia laporan 3 3 100,00 36.844.000 36.843.098 100,00 1.2 Perancangan Model Multimedia rancangan 3 3 100,00 198.405.000 198.400.135 100,00 1.3 Pembuatan Prototipe Model Multimedia prototipe 9 9 100,00 210.000.000 215.484.000 102,61 1.4 Penerapan Model Multimedia laporan 1 1 100,00 242.103.000 236.612.147 97,73 1.5 Evaluasi Penerapan Model Multimeidia laporan 1 1 100,00 446.030.000 446.030.000 100,00 2 Jumlah Kumulatif Bahan Belajar/Media Pembelajaran Berbasis TIK bahan ajar 160 320 480 580 800 800 100,00 Output: Bahan Belajar Berbasis TIK untuk Pembelajaran bahan ajar 160 160 160 100 220 220 100,00 2.463.529.000 2.463.521.475 100,00 2.1 Pengembanga n Bahan Belajar untuk Mobile Learning bahan ajar 40 40 100,00 874.003.000 874.001.250 100,00 2.2 Produksi Konten berbasis Komunitas bahan ajar 180 180 100,00 1.589.526.000 1.589.520.225 100,00 3 Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatka n e-pembelajaran sekolah 5 5 5 55 105 105 100,00 Output: Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia PENGUKURAN KINERJA
Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Anggaran 2019
Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Satuan
2019 Anggaran
2015 2016 2017 2018 Target Realisasi % Pagu Realisasi % Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Satuan
2019 Anggaran Realisasi Satuan Pendidikan Yang Menerapkan TIK untuk E-Pembelajaran sekolah 5 0 0 50 50 50 100,00 792.211.000 792.209.264 100,00 3.1 Studi Kelayakan laporan 1 1 100,00 0 0 0,00 3.2 Sosialisasi Produk laporan 1 1 100,00 312.701.000 312.699.578 100,00 3.3 Bimbingan Teknis Penerapan Produk laporan 1 1 100,00 0 0 0,00 3.4 Pemantauan Penerapan Produk laporan 1 1 100,00 479.510.000 479.509.686 100,00 3.5 Evaluasi Penerapan Sekolah Inovatif laporan 1 1 100,00 0 0 0,00 4 Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam mengembang kan dan memanfaatka n TIK untuk pendidikan orang 1.100 2.250 2.865 3.826 5.026 5.474 108,91 Output: SDM yang Terampil Dalam Mengembang kan dan Memanfaatka n TIK untuk E-Pembelajaran dan E-Administrasi orang 1.100 1.150 615 961 1.200 1.648 137,33 1.221.843.000 1.221.841.693 100,00 4.1 Fasilitasi Pengembanga n SDM Yang Terampil Dalam Mengembangk an TIK Berbasis Multimedia orang 350 658 188,00 329.370.000 329.369.507 100,00 4.2 Fasilitasi Pengembanga n SDM Yang Terampil Dalam Memanfaatkan TIK Berbasis Multimedia orang 850 990 116,47 892.473.000 892.472.186 100,00 Jumlah persentase keterlaksanaa n tata kelola layanan ketatausahaa n balai % 100 100 100 100 100 100 100,00 5.992.564.000 5.927.686.615 98,92 5.1 Layanan Perkantoran bulan 12 12 100,00 4.516.114.000 4.451.255.901 98,56 5.2 Pengadaan Peralatan Kantor paket 3 3 100,00 569.953.000 569.946.058 100,00 Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia
2015 2016 2017 2018 Target Realisasi % Pagu Realisasi % Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia Sasaran
Strategis Indikator Kinerja Satuan
2019 Anggaran Realisasi 5.3 Dokumen Rencana dan Laporan Program laporan 2 2 100,00 161.232.000 161.228.215 100,00 5.4 Dokumen Pengelolaan Kepegawaian laporan 2 2 100,00 545.681.000 545.674.554 100,00 5.5 Dokumen Pelayanan Rumah Tangga laporan 2 2 100,00 199.584.000 199.581.887 100,00 11.603.529.000 11.538.628.427 99,44% Terlaksananya pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia Total
Kinerja % Anggaran % model 3 1 .1 3 3 .3 8 2 .0 0 0 3 100 1 .1 3 3 .3 6 9 .0 0
0 100,00 Realisasi target sesuai dengan target 3 model yang direncanakan dengan pemanfaatan SDM yang optimal, pengunaan anggaran perjalanan yang efisien dan anggaran bahan – bahan yang dihemat 1. Sulitnya mendapatkan sumber data yang akurat dan memadai untuk penentuan model multimedia pembelajaran yang akan dikembangkan . 1. Mengoptimalkan fungsi koordinasi dan kerja sama dengan stake holder dalam rangka mencari dan menghimpun data, sebagai rujukan untuk menentukan jenis model multimedia yang akan dikembangkan. 2. Terdapat kendala dalam menyelesaikan produk dikarenakan kompleksitas perangkat lunak untuk produksi model tersebut. 2. Peningkatan kompetensi SDM khususnya mengikutsertakan pelatihan baik yang diadakan BPMPK maupun yang diadakan oleh lembaga lain. 3. Lambatnya adaptasi SDM terhadap pesatnya perkembangan perangkat lunak sebagai piranti pendukung untuk pengembanga n model multimedia pembelajaran. 3. SDM BPMPK harus selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru, agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sesuai eranya. bahan belajar 220 2 .4 6 3 .5 2 9 .0 0 0 220 100 2 .4 6 3 .5 2 1 .4 7 5 100,00 Terelaisasi 220 bahan belajar. Terdiri dari 40 bahan ajar mobile learning, 120 bahan ajar hasil lomba dan 60 bahan ajar komunitas. Ketercapaian target hasil ini juga diiringi dengan efisiensi baik anggaran maupun SDM 1. Terbatasnya kompetensi SDM dalam menyelesaikan pengembanga n bahan ajar. 1. Peningkatan kompetensi SDM khususnya mengikutsertakan pelatihan baik yang diadakan BPMPK maupun yang diadakan oleh lembaga lain.
Efisiensi anggaran yang menonjol dikarenakan pada perencanaan dipakai taksiran harga tertinggi pada biaya cetak dan ATK untuk mengantisipasi kenaikan harga 2. Terdapat kendala dalam menyelesaikan produk dikarenakan terbatasnya perangkat untuk pengembanga n bahan ajar mobile learning. 2. Penambahan perangkat dalam pengembangan bahan ajar mobile learning
Efisiensi anggaran jasa lainnya untuk penyedia jasa karena banyak menggunakan SDM Balai yang mempunya kompetensi yang dibutuhkan
TABEL ANALISIS EFISIENSI
BALAI PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TAHUN ANGGARAN 2019 Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia Jumlah Kumulatif Model Media Berbasis Multimedia Ketersediaan SDM pengembang model yaitu Pejabat fungsional PTP yang memadai secara jumlah dan kualifikasi sehingga menghasilkan suatu model yang sederhana dan tepat guna sesuai dengan kebutuhan sehingga mengefisienkan kebutuhan SDM luar yang terlibat dalam proses pengembangan model. Dalam hal ini
pemanfaatan SDM pejabat fungsional yang dioptimalkan. Kesederhanaan model yang membuat anggaran bahan lebih efisien. Terlaksananya pengembanga n dan pendayaguna an teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia Hambatan Langkah Antisipasi Uraian Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Satuan
Realisasi Sasaran
Strategis
Indikatir
Kinerja % Anggaran % Hambatan
Langkah Antisipasi
Uraian Efisiensi Penggunaan Sumber Daya Satuan
Realisasi Sasaran
Strategis
Indikatir
Kinerja Target Anggaran Uraian Analisis
sekolah 50 7 9 2 .2 1 1 .0 0 0 50 100 7 9 2 .2 0 9 .2 6 4 .0 0 0 99999,78 Realisasi sesuai dengan target yang ditentukan yaitu 105 sekolah 1. Adanya hambatan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, misalnya dinas kabupaten/kot a belum mengenal BPMPK sehingga tidak cepat menanggapi permohonan yang diajukan oleh BPMPK. 1. BPMPK memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait dalam pelaksanaan pengembangan sekolah model. 2. Sekolah model masih perlu bimbingan yang lebih intensif dari BPMPK agar guru sekolah model dapat menerapkan, memanfaatkan , bahkan merancang dan mengembangk an media pembelajaran berbasis TIK. 2. Tim BPMPK melakukan bimbingan kepada sekolah model untuk dapat menerapkan dan memanfaatkan TIK dalam pembelajaran secara intensif, memanfaatkan TIK dalam pembelajaran daring. 3. Terbatasnya jumlah SDM BPMPK untuk menjangkau seluruh sekolah model. 3. Penggunaan aplikasi untuk mempermudah pemantauan pelaksanaan sekolah model. orang 1.200 1 .2 2 1 .8 4 3 .0 0 0 1.648 137 1 .2 2 1 .8 4 1 .6 9 3 100,00 Realisasi melebihi target dengan rincian : 650 orang SDM yang mengembangkan TIK untuk pendidikan dan 990 orang SDM yang memanfaatkan TIK untuk pendidikan 1. Kompetensi guru yang kurang sesuai dengan standar yang ditetapkan. 1. Sebelum pelaksanaan, BPMPK berkomunikasi intensif dengan instansi terkait perihal syarat minimal kompetensi/peng uasaan program komputer pada guru (calon peserta). 2. Terbatasnya sarana dan prasarana khususnya jaringan internet . 2. Meningkatkan pelayanan jaringan internet Jumlah persentase keterlaksanaan tata kelola layanan ketatausahaan balai % 100 5 .9 9 2 .5 6 4 .0 0 0 100 100 5 .9 2 7 .6 8 6 .6 1 5 98,92 Serapan anggaran pegawai tidak maksimal karena adanya pos uang lembur dan uang makan yang tidak terserap. Tidak ada hambatan yang berarti, hanya perlu memperhatika n pelaksanaan yang selaras dengan perencanaan. Optimalisasi penggunaan anggaran ketatausahaan balai diluar unsur perjadin, sehingga target kinerja tetap tercapai Penghematan anggaran belanja barang . Jumlah Kumulatif Satuan Pendidikan yang mengakses dan/atau memanfaatkan e-pembelajaran
Efisiensi pada biaya perjalanan dinas mempengaruhi ketrampilan dan penguasaan materi oleh guru pada sekolah inovatif. Terlaksananya pengembanga n dan pendayaguna an teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk pendidikan melalui multimedia Jumlah Kumulatif SDM yang terampil dalam mengembangk an dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan