• Tidak ada hasil yang ditemukan

PT. KRAKATAU TIRTA INDUSTRI. Teknik Audit. Cilegon, 03 Maret 2020 Royale- Cilegon

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PT. KRAKATAU TIRTA INDUSTRI. Teknik Audit. Cilegon, 03 Maret 2020 Royale- Cilegon"

Copied!
31
0
0

Teks penuh

(1)

Cilegon, 03 Maret 2020

Royale- Cilegon

(2)

INTERNAL AUDIT

Internal Audit Workshop

(3)

INSTRUCTIONS

RULES

TUJUAN PELATIHAN

Peserta diharapkan dapat :

»

Melaksanakan audit internal secara profesional, independen

dan obyektif

»

Mengidentifikasikan kesesuaian, kecukupan dan efektifitas

sistem manajemen mutu

»

Mengidentifikasikan lingkup perbaikan dan meningkatkan

secara berkelanjutan

(4)

ISO 9001:2015

Overview

Quality Overview

»

Definisi Kualitas

(5)

ISO Overview

»

Darimanakah asal ISO?

»

Siapakah yang menyiapkan Standar ISO?

»

Siapakah Anggota Technical Commitee ISO?

Transformasi ISO 9001:2015

ISO 9001:1987

ISO 9002:1987

ISO 9003:1987

ISO 9001:1994

ISO 9002:1994

ISO 9003:1994

ISO 9001:2000 ISO 9001:2008

(6)

Persyaratan ISO 9001:2015

Introduction

1.

Scope

2.

Normative Reference

3.

Terms and Conditions

4.

Context of the Organizations

5.

Leadership

6.

Planning

7.

Support

8.

Operation

9.

Performance Evaluation

10.

Improvement

Auditable Requirement

Auditable Requirement

4.

Context of The Organization

1. Understanding the organization and its context

2. Understanding the needs and expectation interest parties 3. Determining the scope of the QMS

4. QMS and its process

5.

Leadership

1. Leadership and Commitment –customer focus

2. Policy – Quality Policy (Developping and Communicating) 3. Organization Roles, Responsibilities and Authorities

6.

Planning

1. Action to Address Risk and Opportunity 2. Quality Objective and Planning to Achieve 3. Planning of Change

(7)

Auditable Requirement

7.

Support

1. Resources (People, Infrastructure, Environment, Monitoring and Measuring Resources, Measurement Tracebility, Knowledge Organization)

2. Competence 3. Awareness 4. Communication 5. Documented Information

8.

Operation

1. Operation Planning and Control 2. Requirement of Product and Service

3. Design and development products and Services 4. Control of External Provided Process

5. Production and Service Provision (controling, identification and Tracebility, Customer Properties, Preservation)

6. Release Product and Service 7. Control of Unconforming Output

9.

Performance Evaluation

Auditable Requirement

9.

Performance Evaluation

1. Monitoring, Measurement, Analysis and Evaluation (data processing, Customer Satisfaction) 2. Internal Audit

3. Management review

10.

Improvement

1. Nonconformity and Corrective Action 2. Continual Improvement

(8)

Prinsip Mutu

C us to m er F oc us Le ad er sh ip E ng ag em en t o f P eo pl e Im pr ov em en t E vi d en ce B as ed D ec is si on M ak in g R el at io ns hi p P ro ce ss A pp ro ac h

Process

Approach

Input Process Output

Process Process

Process

Process

Keinginan

Pelanggan PelangganKepuasan

(9)

PDCA Cycle

Input Process Output

MILESTONE

IMPLEMENTASI

QMS

1 Analisa GAP

2 Pembentukan Tim Mutu dan Pelatihan Pemahaman ISO dan Sistem Dokumentasi 3 Pengembangan Sistem Manajemen Mutu dan Penyusunan Dokumen

4 Pendampingan Penerapan Sistem Manajemen Mutu 5 Pelatihan Internal Audit dan Pendampingan Internal Audit 6 Pendampingan Tinjauan Manajemen

7 Sertifikasi Audit Oleh Badan Sertifikasi

(10)

AUDIT MUTU

Pengujian sistematik dan mandiri tentang Sistem Manajemen

Mutu untuk menetapkan apakah kegiatan mutu dan hasil yang

berkaitan sesuai dengan pengaturan yang direncanakan dan

apakah pengaturan-pengaturan yang disebut ini diterapkan

secara efektif dan sesuai untuk mencapai tujuan

DASAR KEGIATAN INTERNAL AUDIT :

ISO 9001:2015 Clausul 9.2

9.2.2 Organisasi harus:

a. Merencanakan, menetapkan, menerapkan dan memelihara program audit termasuk frekuensi, metode, tanggung jawab persyaratan perencanaan dan pelaporan yang akan mempertimbangkan proses yang bersangkutan, perubahan yang mempengaruhi organisasi dan hasil sebelumnya

b. Menentukan kriteria audit dan lingkup audit

c. Memilih auditor untuk pelaksanaan audit untuk memastikan obyektifitas dan ketidakberpihakan

d. Memasikan hasil audit tersebut dilaporkan kepada manajemen yang berwenang

e. Mengambil tindakan koreksi yang tepat

f. Menyimpan informasi yang terdokumentasi sebagai bukti pelaksanaan program audit dan hasil audit

9.2.1. Organisasi harus melakukan audit internal pada selang waktu tertentu untuk memberikan informasi apakah sstem manajemen mutu :

a. Sesuai dengan:

1. Persyaratan organisasi sendiri untuk sistem manajemen mutu 2. Persyaratan standar internasional

ini

b. Secara efektif diimplementasikan dan dipelihara

(11)

DAFTAR ISTILAH

Bukti Audit

Catatan pernyataan fakta atau informasi yang relevan dengan kriteria audit dan dapat diverifikasi

Kriteria Audit

Rujukan atau referensi yang digunakan untuk melakukan audit. Dapat berupa Peraturan, Kebijakan, Prosedur, atau persyaratan dalam ISO

Temuan Audit Hasil Penilaian bukti audit yang di kumpulkan

berdasarkan kriteria audit

Auditor

Orang yang memiliki kemampuan untuk

melakukan audit AuditeeOrang atau organisasi yang di audit

(12)

PLAN

TUJUAN AUDIT

Tujuan Audit harus ditetapkan untuk mengarahkan perencanaan

dan pelaksanaan Audit:

Prioritas Manajemen

Tujuan Komersial

Persyaratan Sistem Manajemen

Persyaratan Perundangan dan Kontraktual

Kebutuhan evaluasi vendor

Persyaratan pelanggan

Kebutuhan pihak – pihak yang berkepentingan

(13)

RUANG LINGKUP PROGRAM AUDIT

Ruang lingkup Program Audit dapat berbagai macam dan dipengaruhi oleh:

Ruang lingkup,tujuan dan waktu setiap audit dilakukan

Frekuensi pelaksanaan audit

Jumlah, pentingnya, kompleksitas, kesamaan dan lokasi aktifitas yang

diaudit

Standar, peraturan dan persyaratan kontraktual serta kriteria lainnya

Kebutuhan untuk audit sertifikasi atau pengawasan

Hasil dari audit atau tinjauan program audit sebelumnya

Bahasa, budaya dan isu sosial

Pihak-pihak berkepentingan

Perubahan yang mendasar dalam organisasi dan operasinya.

SUMBER DAYA

Pada saat mengidentifikasi sumberdaya program audit, kita harus

mempertimbangkan:

Finansial untuk mengembangkan, menerapkan, mengelola dan meningkatkan

aktivitas audit

Teknik Audit

Proses untuk mencapai dan memelihara kompetensi auditor dan

meningkatkan kinerjanya

ketersediaan auditor dan expert (jika perlu) sesuai tujuan audit

Lingkup program audit

(14)

AUDIT

Prosedur Program Audit harus ditetapkan termasuk:

Perencanaan dan jadwal Audit

Meyakinkan kompetensi Auditor dan Lead Auditor

Menyeleksi tim Audit

Pelaksanaan Audit

Pelaksanaan tindak lanjut Audit, jika dapat dilaksanakan

Memelihara catatan Program Audit

Mengawasi kinerja dan efektifitas Program Audit

Pelaporan pencapaian program audit secara keseluruhan ke manajemen

puncak

(15)

PROSES PELAKSANAAN AUDIT

Initiating the Audit

Document Review

Preparing

the on-site Audit

On-site Audit

Preparing,

Approving,

Distributing audit

Report

Completing the Audit

Audit Follow Up

• Menunjuk Lead Auditor

• Menentukan Tujuan, Ruang Lingkup dan Kriteria

• Menentukan kecukupan audit (informasi untuk audit plan,

kerjasama auditee, waktu dan sumber daya)

• Menetapkan tim audit

• Melakukan komunikasi dengan auditee

Mengawali Audit

(16)

Menyiapkan Rencana Audit (Audit Plan), yang menjelaskan: • Tujuan audit

• Kriteria audit dan referensi dokumen

• Ruang lingkup, termasuk identifikasi fungsi dan organisasional serta proses yang akan diaudit • Tanggal dan tempat pelaksanaan audit • Durasi untuk masing – masing aktifitas audit

• Tanggung jawab anggota tim audit internal dan “witness” • Alokasi sumberdaya dan peralatan yang diperlukan di area

kritikal • Nama auditee

Persiapan dan Pelaksanaan Audit

Pembagian tugas Tim Auditor Internal didasarkan pada: • Independensi

• Kompetensi

• Efektifitas, seperti wewenang dan tanggung jawab untuk Auditor, Auditor Trainee dan Technical Expert

Perubahan tugas mungkin bisa terjadi pada saat pelaksanaan audit untuk pencapaian Tujuan Audit

Persiapan dan Pelaksanaan Audit

(17)

Catatan – catatan yang dihasilkan pada saat Audit Internal dilakukan, harus disimpan

Dokumen kerja harus disiapkan dan digunakan oleh Tim Audit

sebagai referensi dan alat pencatatan hasil audit, termasuk:

• Checklist dan Audit Plan

• Form untuk pencatatan

Persiapan Dokumen Kerja

PELAKSANAAN AUDIT

• Proses apa yang akan diaudit / diverifikasi

• Dokumen yang terkait dengan proses tersebut (Nama dan

Nomor dokumen)

• Form atau catatan yang mendukung proses tersebut sebagai

bukti bahwa proses tersebut telah dilaksanakan

• Kategori temuan (Observasi, Ketidaksesuaian Minor,

Ketidaksesuaian Major)

Format Checklist

(18)

33

CHECKLIST PERTANYAAN

• Checklist

Rangkaian pertanyaan singkat yang digunakan sebagai alat bantu atau petunjuk untuk melakukan audit

• Keuntungan Checklist

- Membantu auditor mengingat apa yang harus diperiksa - Membantu pengaturan waktu

- Membantu dalam memastikan cakupan ruang lingkup

• Kerugian Checklist

- Statis

- Audit lebih ke arah compliance daripada assessment untuk continual improvement

- Bisa melewatkan hal-hal yang penting

34

TIPS CHECKLIST

Contoh 2. Membuat checklist untuk mengaudit proses di bagian Purchasing/Pembelian

(19)

Meninjau dokumen – dokumen yang relevan dengan Dockumentasi Sistem Manajemen, termasuk catatan, laporan audit sebelumnya.

Dokumen yang relevan: • Dokumen Mutu • Prosedur Mutu • Formulir Kerja

• Peraturan atau Perundangan • dll

Melakukan Tinjauan Dokumen

PELAKSANAAN AUDIT

Pelaksanaan Opening meeting:

• Memperkenalkan anggota Tim Audit

• Konfirmasi mengenai Tujuan, Ruang Lingkup dan Kriteria Audit • Konfirmasi mengenai Rencana Audit (Audit Plan)

• Metode Pelaksanaan Audit

• Sumberdaya dan Fasilitas yang diperlukan

• Konfirmasi mengenai kerahasiaan informasi dan data

• Konfirmasi mengenai hadirnya personil yang relevan dengan ruang lingkup audit

Pelaksanaan Program Audit

(20)

37

OPENING MEETING

Tujuan

dari rapat pembuka adalah memastikan bahwa tidak

ada perubahan yang dilakukan sejak persetujuan tanggal

dan ruang lingkup audit.

Peserta

rapat pembuka meliputi top manajemen, wakil

manajemen, koordinator AMI, auditor, dan auditee.

• Bertanya dengan 5W 1H 1S

• Observasi aktifitas

• Peninjauan Dokumen

Metode Pelaksanaan Audit

Apa ini…. Apa itu ….

(21)

• Pertanyaan Pembuka:

Pertanyaan umum, tidak merupakan pertanyaan dengan jawaban “Ya” atau “Tidak”.Bisa bersumber dari Checklist yang telah disiapkan atau persyaratan Elemen ISO 9001:2015 • Pertanyaan Lanjutan:

Bersumber dari pernyataan auditee terhadap Pertanyaan Pembuka

• Pertanyaan Penutup:

Merupakan penutup dari pertanyaan yang telah diajukan, biasanya mencari Bukti Audit

Metode Pelaksanaan Audit

PELAKSANAAN AUDIT

• Trace Forward menelusuri dari Input Proses ke Output Proses, untuk mengetahui bagaimana Input Proses tersebut diolah menjadi output. Contoh: Menelusuri semua salinan kontrak penjualan dan menentukan apakah semua persyaratan pelanggan telah dipenuhi

• Trace Backward menelusuri dari Output Proses ke Input Proses, untuk mengetahui bagaimana Output Proses tersebut didapatkan. Contoh: Dari keluhan pelanggan/produk yang dikembalikan untuk kemudian

memeriksa tahapan produksi, pemeriksaan, penggunaan material yang berkaitan dengan proses tersebut.

• Combination gabungan kedua metode diatas

Metode Pelaksanaan Audit

(22)

• Tanggal Audit

• Area Audit : seperti Departemen, Bidang, Seksi, Bagian, Biro, dan lain-lain.

• Klausul ISO 9001:2015 yang terkait • Nomor Dokumen/referensi

• Penjelasan mengenai proses, produk, sumber daya yang diaudit • Judul dan tanggal dari dokumen yang diaudit

Hal yang Perlu Dicatat

• Menuliskan Ketidaksesuaian yang ditemukan dalam Form Laporan Hasil Audit

• Menjelaskan Ketidaksesuaian yang ditemukan kepada Auditee • Meminta persetujuan dari Auditee mengenai batas waktu

pelaksanaan Tindakan Perbaikan (Corrective Action) • Melakukan Verifikasi atas Tindakan Perbaikan yang telah

dilaksanakan oleh Auditee Tugas Tim Audit Mutu Internal

(23)

Bukti Audit harus dievaluasi dengan Kriteria Audit untuk menghasilkan Temuan Audit. Temuan Audit dapat menghasilkan Kesesuaian maupun Ketidaksesuaian dengan Kriteria Audit maupun kesempatan untuk melakukan perbaikan. Temuan Audit: • Observasi • Ketidaksesuaian Minor • Ketidaksesuaian Major Temuan Audit

PELAKSANAAN AUDIT

TEMUAN AUDIT

MAJOR

Ketidaksesuaian yang memiliki dampak luas terhadap SMM & Konsumen :  Penyimpangan terhadap persyaratan SMM atau hukum/legal

 Konsumen dirugikan dan dampaknya luas

MINOR

Ketidaksesuaian yang memiliki dampak terbatas pada SMM :  Tidak konsisten terhadap persyaratan ISO 9001:2008  Memberikan dampak kepada potensi dirugikannya konsumen

OBSERVASI

Bukan merupakan suatu Penyimpangan , namun dapat berpotensi untuk menyimpang. Atau bisa juga sebagai saran peningkatan perbaikan

(24)

P: Problem L: Location

O: Objective Evidence R: Reference

Contoh:

LKS no. 3 di Top Management belum dilakukan verifikasi,

O L

P

sesuai yang diminta oleh Prosedur PM/AM/02 revisi 04 R Penulisan Ketidaksesuaian

Pelaksanaan Closing meeting:

• Ucapan terima kasih atas bantuan dan kerjasama auditee • Menjelaskan bahwa audit tidak meliputi seluruh aspek

(sampling), sehingga ketidaksesuaian hanya contoh acak. Bukan tidak mungkin terdapat ketidaksesuaian lain yang tidak terlihat.

• Menjelaskan hasil temuan audit. Pelaksanaan Program Audit

(25)

Pelaksanaan Closing meeting:

• Jika terdapat ketidaksesuaian, konfirmasikan kepada auditee dan meminta tindakan koreksi serta target penyelesaian. • Menyimpulkan hasil audit

• Membuka forum tanya jawab.

• Menjelaskan hal - hal yang ditanyakan oleh auditee. • Menutup pertemuan.

Pelaksanaan Program Audit

PELAKSANAAN AUDIT

• Top Management

• Anggota tim tinjauan manajemen

• Koordinator program audit mutu internal

• Tim audit dan auditee

• Personel yang bertanggung jawab untuk pembuatan Koreksi

dan Tindakan Koreksi

Distribusi Laporan Audit

(26)

CHECK

• Melakukan Verifikasi yang membuktikan bahwa akar

permasalahan telah teridentifikasi.

• Melakukan Verifikasi yang membuktikan bahwa tindakan

perbaikan yang dilakukan efektif.

• Meyakinkan bahwa personil terkait mengetahui tindakan

perbaikan yang dilaksanakan.

• Melihat bukti jika tindakan perbaikan yang dilakukan merubah

dokumentasi sistem manajemen mutu.

(27)

ACTION

PELAPORAN AUDIT

Dilaporkan dalam manajemen

review untuk mendapatkan

keputusan managemen

Menunjukkan

efektifitas

penerapan

sistem

mamanjemen mutu

Meliputi tindakan perbaikan

dan pencegahan

(28)

AUDITOR

(29)

55

QUALITY SPECIFIC KNOWLEDGE and

SKILLS

Education Experience-Work TrainingAuditor ExperienceAudit

PERSONAL ATTRIBUTES

Competence :

Demonstrated Capability to apply Knowledge and Skills

ENVIRONMENT & SAFETY SPECIFIC KNOWLEDGE &

SKILLS

KNOW SKILL

KOMPETENSI AUDITOR

ISO 19011

LEAD AUDITOR JOB DESC

Mampu membuat perencanaan audit

Mampu mengorganisir dan memimpin anggota tim audit Mencegah dan menyelesaikan konflik

(30)

57

ATRIBUT AUDITOR

Atribut

Atribut AUDITORAUDITOR yangyang DIHARAPKANDIHARAPKAN diantaranyadiantaranya ::

 ETHICAL - ETIS :sopan, memahami etika

 OPEN MINDEDNESS - TERBUKA : Menghargai ide-ide alternatif

 DIPLOMATIC - DIPLOMATIS : berhati-hati dan bijaksana dalam menghadapi orang lain

 OBSERVANT - PENGAMAT : mengamati dengan aktif kegiatan dan lingkungan fisik yang ada

disekitarnya

 PERCEPTIVENESS - CEPAT TANGGAP : secara naluriah menyadari dan mampu memahami situasi

 VERSATILE - LUWES :selalu menyesuaikan diri untuk situasi yang berbeda

 DECISIVE - TEGAS : mampu membuat kesimpulan dengan tepat waktu berdasarkan alasan

dan analisis yang logis

 SELF RELIANT - PERCAYA DIRI : bertindak dan berfungsi secara independen ketika berinteraksi dengan orang lain secara efektif,

PRINSIP AUDIT

Ethical conduct

–berdasarkan kode etik

Fair presentation

kewajiban untuk menyampaikan secara jujur dan akurat

Due professional care –

berdasarkan tindakan profesionalisme

Independence

-

Auditor haruslah independen terhadap aktifitas yang diaudit dan

bebas dari bias dan konflik kepentingan. Auditor menjaga keputusan yang objektif selama proses audit untuk meyakinkan temuan – temuan dan keputusan – keputusan didasarkan pada bukti (evidence)

Evidence

-

Bukti audit dapat diverifikasi. Berdasarkan sampel dan informasi yang tersedia, sejak audit dilaksanakan selama waktu yang terbatas dan sumberdaya yang terbatas

(31)

Referensi

Dokumen terkait