Wisma Sirca Lantai 2 Jalan Johar No 18 Jakarta Indonesia 10340 Telp: +62.21.3905918 Fax: +62.21.3905919 www.aidsindonesia.or.id
M
edia massa
memegang
peran
strate-gik dalam
menyebar-luaskan informasi HIV
dan AIDS yang tepat
kepada masyarakat
lu-as.
Dr. Kemal N. Siregar, Sekretaris KPAN
BERITA KPA NASIONAL
Lokakarya Penguatan Kapasitas Penulisan Berita Tentang HIV/AIDS Bagi Wartawan dari 15 Provinsi, 13-15 Juni 2016, Hotel Pomelotel, Jakarta
Kunjungan Studi Organisasi Berbasis Komunitas—India
Mendapatkan gambaran epidemi dan program penanggulangan AIDS di Indonesia
(Hal 3)
Rekonsiliasi Penyusu-nan Renja Dan Kegiatan Program Pencegahan & Pe-nanggulangan HIV/ AIDS
Penyusunan laporan dan rekonsiliasi data
Lokakarya Penguatan Kapasitas Penulisan Berita Tentang HIV/ AIDS Bagi Wartawan dari 15 Provinsi Peningkatan pemahaman wartawan mengenai HIV/AIDS (Hal 2) Pertemuan Kelompok Kerja PMTS Nasional Evaluasi Pokja PMTS 2015 dan Rencana Kerja Pokja PMTS 2016
(Hal 3)
Rapat Kerja Wilayah Jakarta Barat
(Hal 6)
BERITA KPA PROPINSI/ KABUPATEN/ KOTA
LAPORAN LAIN
Pertemuan Pokja Gender dan HAM (Hal 4)
Peningkatan Kapasitas Bagi LSL Muda dalam Upaya Penanggulangan HIV/AIDS (Hal 4)
Pertemuan Koordinasi Kelompok Kerja Remaja
(Hal 5)
Pertemuan Karan@na dan Inaugurasi bagi LSL muda dalam Upaya Pe-nanggulangan HIV/AIDS
(Hal 5)
Pela@han Pendidik Sebaya bagi Komunitas Jambi (Hal 6) Pertemuan Harm Reducon Yogyakarta (Hal 6)
Pela@han Sistem Infor-masi HIV/AIDS (SIHA) Landak - Kalbar (Hal 7) Rakor Kegiatan GF NFM Nabire - Papua (Hal 7)
T
anggal 13-15 Juni 2016, KPAN mengadakan Lokakarya Penguatan Kapasitas Penulisan Beri-ta tenBeri-tang HIV/AIDS bagi WarBeri-tawan dari 15 Provinsi di Hotel Pomelotel, Jakarta. Lokakarya yang dihadiri 45 peserta daerah dan 5 peserta nasional ini bertujuan meningkatkan pemahaman wartawanmengenai HIV dan AIDS sebagai fakta medis, mem-berikan pembekalan mengenai teknis penulisan jurnalisme empa: dan membangun serta mem-perkuat kemitraan strategis antara KPA Provinsi dan media massa.
Lokakarya ini mencakup pembekalan materi HIV umum, jurnalisme empa:, penggalian pemahaman peserta terhadap cara penulisan mengenai HIV, disku-si dan ditutup dengan penyusunan rencana :ndak lanjut.
Tindak lanjut lokakarya adalah persiapan penyusunan Best Prac:ce Buku Media Massa sebagai alat ad-vokasi, pembuatan blog atau website untuk input ak-:vitas dan share berita (Suara Jurnalis untuk HIV) – media monitoring KPAN, pelaksanaan press gathering di daerah dan pelaksanaan pela:han KPA daerah terkait hubungan media massa.
(IS/IPF)
dukungan, input ADK RKAKL, dan pengajuan surat usul-an APBN 2017.
(FH/APBN)
REKONSILIASI PENYUSUNAN RENJA DAN KEGIATAN PROGRAM P2HIV/AIDS
P
ertemuan rekonsiliasi penyusunan RencanaKerja dan Kegiatan Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS diselenggarakan tanggal 1-3 Juni 2016 bertempat di Hotel Grand Can-di, Semarang. Pertemuan dihadiri 30 peserta yang melibatkan Kemenko PMK dan KPAN ini membahas penyusunan rencana kerja dan anggaran APBN TA 2017, penyusunan dokumen perencanaan APBN 2017, dan penyusunan laporan triwulan/semester. Pertemuan ini menghasilkan usulan rekomendasi ke-bijakan, dokumen perencanaan, dokumen laporan nasional, pengembangan SDM, dan penyebarluasan informasi mengenai HIV/AIDS.
Tindak lanjut pertemuan adalah penyusunan ToR dan RAB, penyusunan Matrik RAB, persiapan data
LOKAKARYA PENGUATAN KAPASITAS PENULISAN BERITA TENTANG HIV/AIDS
Sambutan dan Pembukaan oleh Bapak Depu. Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Diskusi tentang SOGIEB untuk pemahaman bagi wartawan
dalam menulis berita tentang Populasi Kunci Oleh Koordinator Program PMTS LSL
T
anggal 13 Juni 2016, KPAN mendapat kunjung-an dari orgkunjung-anisasi berbasis komunitas dari India, Humsafar Trust dan Ashodaya. Kunjungan kedua organisasi tersebut dalam rangka berbagi pem-belajaran antara komunitas di India dan Indonesia terkait peran komunitas dalam penanggulangan AIDS serta penguatan kerja komunitas sebagai bagian dari south to south collabora.on.Pertemuan dihadiri 38 peserta dari perwakilan Kemkes, OPSI Pusat, OPSI DKI Jakarta, GWL-INA, YIM Jakarta, PKBI DKI Jakarta, YHP Jakarta, Dinkes DKI Ja-karta, Puskesmas Kramatja:, Klinik Ruang Carlo dan Sekretariat KPAN. Dalam pertemuan dipaparkan situasi terkini tentang HIV/AIDS di Indonesia dan dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab.
Hasil kunjungan tersebut adalah:
1. Iden:fikasinya area-area penguatan komunitas dimana komunitas di Indonesia bisa belajar ke India dan sebaliknya.
2. Akan dilaksanakan kunjungan balasan dari komunitas Indonesia ke India pada awal Agustus 2016.
3. Komposisi peserta kunjungan dari Indonesia un-tuk studi kolaborasi dua negara ini.
(HS/UNAIDS)
Tindaklanjut pertemuan ini adalah akan dilakukan pertemuan triwulan kedua bulan Juli dan tema yang akan dibahas adalah penutupan lokalisasi dan kekerasan terhadap perempuan.
(MT/APBN)
PERTEMUAN KELOMPOK KERJA PMTS NASIONAL
P
ertemuan Kelompok Kerja (Pokja) PMTS Na-sional diadakan tanggal 13 Juni 2016 ber-tempat di BKKBN Jakarta. Pertemuan dihadiri peserta dari Kemenko PMK, Bappenas, Kemenkes, BKKBN, Kemenag, UNAIDS, UNFPA, UNDP, WHO, LSM YKB, PKBI DKI dan IPPI.Pertemuan membahas isu-isu terkini PMTS, seper: penutupan lokalisasi, kekerasan terhadap
pe-rempuan, isu GWL dan pembuatan rencana kerja Pok-ja PMTS Nasional 2016.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbentuknya payung hukum program PMTS bersama Kemensos, dilakukan kajian trend prevalensi di kota tempat studi kualita:f penutupan lokalisasi dan pengembangan strategi in-tervensi kepada pelanggan melalui program Seaport dan konsep pengembangan maskulinitas posi:f melalui male involvement.
KUNJUNGAN STUDI ORGANISASI BERBASIS KOMUNITAS – INDIA
Sesi pembahasan isu-isu terkini program PMTS Diskusi hasil kunjungan studi Humsafar Trust dan
P
ertemuan Pokja Gender dan HAM diseleng-garakan tanggal 27 Juni 2016 di Kementerian Sosial. Pertemuan membahas evaluasi Pokja Gender 2016, perubahan focal point anggota PokjaGender dan rencana kerja Pokja Gender 2016 serta membahas isu-isu terkini terkait Gender.
Pertemuan ini dihadiri perwakilan dari Kementerian PPPA, Kemenkes, Kemenkum HAM, LBH Masyarakat, PKNI, UN Woman dan menghasilkan:
1. Perubahan focal point untuk kementerian dan lembaga anggota pokja akan dilakukan
bersamaan dengan pembaruan SK. SK Pokja harus sesuai dengan revisi Perpres no. 75 tahun 2006 yang masih dalam proses.
2. Disarankan pertemuan berikutnya diadakan work-shop untuk peningkatan pemahaman tentang gender.
(MT/APBN)
Selanjutnya akan dilaksanakan kegiatan lanjutan ke tahap inaugurasi, melakukan peningkatan kapasitas tentang media sosial dan media kampanye.
(SPH/IPF)
PENINGKATAN KAPASITAS BAGI LSL MUDA DALAM UPAYA
K
egiatan Peningkatan Kapasitas bagi LSL Muda diadakan pada tanggal 4, 5, dan 11 Juni 2016 yang diadakan di Ruang Pertemuan LBHI, Ja-karta. Kegiatan dibuka oleh Depu: Program KPAN dan diiku: oleh 33 peserta.Tujuan kegiatan: Meningkatkan pengetahuan LSL Mu-da tentang IMS, HIV/AIDS, SOGIEB, penerimaan diri, kemandirian, komunikasi, kepemimpinan, dan ad-vokasi, meningkatkan keterampilan LSL Muda dalam mempromosikan informasi kespro dan tempat layanan ramah GWL, membangun kesadaran atas penerimaan diri dalam menghadapi s:gma dan dis-kriminasi pada LSL, membina dan membekali LSL Mu-da, meningkatkan kapasitas LSL Muda dalam membu-at media kampanye pesan posi:f dan persuasif untuk disebarkan ke media sosial tanpa menimbulkan s:g-ma dan diskriminasi.
PERTEMUAN POKJA GENDER DAN HAM
Sesi peningkatan pengetahuan tentang IMS, HIV/AIDS bagi LSL usia muda di kantor LBHI Jakarta.
Diskusi rencana kerja Pokja Gender dan HAM
P
ertemuan Koordinasi Kelompok Kerja Remaja diselenggarakan tanggal 22 Juni 2016 di Hotel Puri Denpasar, Jakarta. Tujuan pertemuan ada-lah koordinasi kementerian/lembaga lintas sektor yang tergabung dalam Pokja Remaja untuk pembaha-san perencanaan, pencapaian serta keberlangsunganprogram pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bagi remaja di masing-masing kementerian/lembaga. Pertemuan diawali dengan pertemuan :ngkat :nggi (eselon 2) untuk pembahasan Grand Design Program Remaja secara komprehensif, kemudian pertemuan dibuka oleh Direktur Promosi Kesehatan dan Pem-berdayaan Masyarakat Kemenkes RI dilanjutkan ara-han dari Sekretaris KPAN dan Asdep Wawasan Pemu-da, Kemenpora. Pertemuan dihadiri 40 peserta mem-bahas beberapa isu terkini yaitu Remaja dalam Survei STBP 2015 dan Remaja dalam Survei Kesehatan Ber-basis Sekolah (GHSS) 2015.
Pertemuan menghasilkan draC awal Grand Design Program Remaja dan rekomendasi berdasarkan kedua peneli:an yang disampaikan dalam per-temuan. Selanjutnya akan dibentuk :m kecil untuk perumusan Grand Design Program Remaja dan pengembangan aplikasi android untuk Program Remaja yang akan dilaksanakan secara kolabora:f. (AMYR/IPF)
sitas dalam sekolah keberagamaan dan adanya media kampanye untuk disebarluaskan ke media sosial yang berisi pesan posi:f dan persuasif.
(SPH/IPF)
PERTEMUAN KARANTINA DAN INAUGURASI BAGI LSL MUDA DALAM UPAYA
T
anggal 17-19 Juni 2016, KPA Nasional menga-dakan pertemuan karan:na dan inaugurasi bagi LSL Muda dalam Upaya Penanggulangan HIV/AIDS di di Hotel Rizen Premier, Bogor.Pertemuan ini merupakan rangkaian kegiatan pening-katan kapasitas bagi LSL Muda dalam Upaya Pe-nanggulangan HIV/AIDS yang telah diadakan pada tanggal 4,5,11 Juni 2016 lalu. Pertemuan diiku: 37 peserta, untuk peningkatan pengetahuan dan pema-haman LSL usia muda tentang IMS, HIV/AIDS, SOGIEB, peneriman diri, kemandirian, komunikasi, kepe-mimpinan, advokasi, media kampanye dan penge-tahuan yang :dak peserta peroleh dari sekolah for-mal agar dapat mempromosikan informasi kesehatan reproduksi dan tempat layanan yang ramah LSL. Hasil dari pertemuan diharapkan dapat menghasilkan modul yang akan digunakan untuk peningkatan
kapa-PERTEMUAN KOORDINASI KELOMPOK KERJA REMAJA
Diskusi tentang media sosial Lollipop sebagai percontohan untuk pembuatan media kampanye bagi LSL usia muda Diskusi tentang grand design program remaja yang
dipimpin oleh Ketua Pokja Remaja yaitu Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI
RAPAT KERJA WILAYAH - JAKARTA BARAT
PERTEMUAN HARM REDUCTION - YOGYAKARTA
K
PAK Jakarta Barat mengadakan rapat kerja Wila-yah Jakarta Barat di Ruang Rapat Ex Kapenko Kantor Walikota Jakarta Barat, tanggal 2 Juni 2016. Rapat yang dihadiri 60 peserta ini mengangkat topik tentang “Fast Track, sudah saatnya se:ap orang mengetahui statusnya”. Dalam rapat dibahas tentang jejaring layanan yang komprehensif pada semua popu-lasi kunci dan popupopu-lasi rentan untuk menghadapi Fast Track 2020. Tindak lanjut rapat adalah melakukan so-sialisasi yang difasilitasi oleh PKM kepada RT, RW, Ke-lurahan dan Kecamatan dan bekerjasama dengan LSM dalam memberikan KIE.T
anggal 1 Juni 2016, KPA Provinsi D.I. Yogyakarta mengadakan Pertemuan Harm Reduc.on (HR) di Hotel Grage, Yogyakarta yang dihadiri 25 orang peserta. Pertemuan mengangkat topik iden:fikasi perkembangan pelaksanaan Harm Reduc:on di D.I. Yogyakarta baik dari layanan maupun lapas.Pertemuan mengiden:fikasi permasalahan dan kesepa-katan :ndak lanjut dari pelaksanaan HR di DIY.
PELATIHAN PENDIDIK SEBAYA BAGI KOMUNITAS - JAMBI
P
ela:han Pendidik Sebaya bagi Komunitas di-adakan tanggal 3-5 Juni 2016 oleh KPAP Jambi di Aula Dinkes Kota Jambi. Kegiatan yang dihadiri oleh 27 peserta ini membahas HIV dan AIDS dasar dan mengangkat topik tentang Training on Peer Educator for Community Member of TG.Hasil pela:han ini diharapkan dapat membentuk kader-kader yang dapat memberikan pengetahuan tentang HIV dan AIDS sehingga komunitas peduli ter-hadap pencegahan HIV dan AIDS.
Diskusi Pertemuan Harm Reduc.on KPAP DI Yogyakarta
Rapat Kerja Wilayah KPAK Jakarta Barat
K
PAK Landak mengadakan pela:han Sistem Infor-masi HIV/AIDS (SIHA) di Aula Bappeda Kabupa-ten Landak, Ngabang, Kalimantan Barat. Pela:-han diadakan tanggal 9 Juni 2016 diiku: oleh 25 peser-ta. Peserta tersebut dila:h cara menginput dan mengunggah data dengan menggunakan SIHA.KPAK Landak akan menggunakan SIHA untuk pelaporan data HIV/AIDS mulai tahun 2016 dan untuk tahun-tahun seterusnya.
RAKOR KEGIATAN GF NFM – NABIRE, PAPUA
P
ertemuan koordinasi dengan pemangkukepen:ngan dilaksanakan oleh KPA Kota Nabire bertempat di Sekretariat KPA Kota Nabire, Pa-pua. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka koordi-nasi kegiatan Global Fund NFM.
Pertemuan diselenggarakan tanggal 10 Juni 2016, yang diiku: oleh 15 peserta membahas sinkronisasi kegiatan masing-masing SSR. Selanjutnya, KPA Kota Nabire akan melaksanakan kegiatan yang sama dengan layanan-layanan yang ada di Kota Nabire, Papua.
PELATIHAN SISTEM INFORMASI HIV/AIDS (SIHA) – LANDAK, KALBAR
PERTEMUAN KOORDINASI LKB DAN PMTS - KUPANG, NTT
T
anggal 24 Juni 2016, KPAK Kupang mengadakan pertemuan koordinasi Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB) dan Pencegahan Me-lalui Transmisi Seksual (PMTS) di Aula Rumah Jabatan Wakil Walikota Kupang, NTT. Pertemuan diiku: 20 pe-serta dari Pengelola Pitrad dan Spa di Kupang ini mem-bahas perlunya dibuat aturan lokal dan kemudahan akses kondom.Hasil kesepakatan dari pertemuan ini akan dikirimkan kepada semua pengelola Pitrad dan Spa untuk ditanda-tangani oleh pihak manajemen masing-masing.
Pela.han SIHA oleh staf KPAK Landak
Diskusi Pertemuan Rakor kegiatan GF NFM KPAK Nabire
KPA DALAM FOTO
KPAN: Lokakarya Penguatan Kapasitas Penulisan Berita Tentang HIV/AIDS Bagi Wartawan dari 15 Provinsi KPAN: Rekonsiliasi Penyusunan Renja dan Kegiatan Program
Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS
KPAN: Kunjungan Studi Organisasi Berbasis Komunitas-India
KPAK Kupang: Mobile VCT dan Sosialisasi HIV/AIDS di Posyan-du Mela. 1 Kel. Fatufeto
KPAK Banjar: Koordinasi dengan PIKR SMAN 1 Banjar KPAK Semarang: Workshop Implementasi Program Pencega-han HIV/AIDS di PelabuPencega-han Tanjung Emas
RENCANA KEGIATAN BULAN JULI 2016
Komisi Penanggulangan AIDS adalah lembaga negara non-struktural berdasar Peraturan Presiden nomor 75 tahun 2006 dengan mandat untuk melaksanakan penanggulangan AIDS yang lebih intensif, menyeluruh, terpadu dan terkoordinasi. KPA Nasional diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteran Rakyat, dengan anggota Sektor Kementerian/Lembaga, swasta, jaringan populasi kunci dan perwakilan masyarakat sipil peduli AIDS. Dalam pelaksanaannya, KPAN dibantu oleh Sekretariat yang dipimpin oleh Sekretaris KPAN. Infeksi HIV atau Human Immunodeficiency Virus mengakibatkan turunnya kekebalan tubuh manusia. AIDS atau
Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala penyakit yang :mbul karena turunnya
keke-balan tubuh akibat infeksi HIV tersebut.
Hindari infeksi HIV dengan Abs.nence – Tidak berhubungan seks (Selibat), Be Faithful - Selalu saling se:a pada pasangan, Condom - Gunakan kondom pada se:ap hubungan seks berisiko.
Tentang Komisi Penanggulangan AIDS
Lokakarya Hasil Studi Kualita@f Dampak Penutupan Lokalisasi, Jakarta 19 Juli 2016. ToT IPP bagi Petugas Penjangkau di Komunitas GWL, Bali 17-23 Juli 2016.
Pertemuan Pokja Gender dan HAM, Jakarta 21 Juli 2016.
Pertemuan Tim Pelaksana, Jakarta 28 Juli 2016.
Workshop Penguatan Kapasitas Pelaksanaan PABM, Jakarta 26-28 Juli 2016.