• Tidak ada hasil yang ditemukan

POLA HUBUNGAN MODEL MENTAL DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, MOTIVASI BELAJAR, DAN GAYA BELAJAR MAHASISWA CALON GURU KIMIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "POLA HUBUNGAN MODEL MENTAL DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, MOTIVASI BELAJAR, DAN GAYA BELAJAR MAHASISWA CALON GURU KIMIA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kriteria Koefisien Korelasi Product Moment Pearson [20]
Tabel 3. Uji Korelasi Skor Model Mental, Motivasi, Gaya Belajar dan Kemampuan Berpikir  Logis ( N=124 )  Skor  TDMKS  Skor  KMBK  Skor  TKBL  Skor  KGB  Skor TDMKS  Korelasi Pearson          1  0,459 ** 0,827 ** 0,605 **
Tabel 4. Analisis Regresi Skor Model Mental, Motivasi, Gaya Belajar dan Kemampuan  Berpikir Logis (ANOVA)
Tabel 7. Analisis Regresi Skor Model Mental, Motivasi, dan Kemampuan Berpikir Logis  (Coefficients)  Model  Unstandardized Coefficients  Standardized Coefficients  T  Signifikansi  B  Std

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis dari data tes dan wawancara terhadap subyek dalam pembuatan soal berpikir tingkat tinggi menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa calon guru

Hasil penelitian adalah profil berpikir logis mahasiswa calon guru matematika tipe camper dalam memecahkan masalah geometri, yaitu (1) mahasiswa tipe camper mampu

Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara motivasi belajar dan locus of control internal terhadap kompetensi profesional calon guru kimia (studi pada

Abstrak: Gaya belajar memberikan kebiasaan dan dapat mempengaruhi pemrosesan informasi dalam berpikir. Jurnal ini membahas profil berpikir visual mahasiswa calon guru matematika dengan

Abstrak: Gaya belajar memberikan kebiasaan dan dapat mempengaruhi pemrosesan informasi dalam berpikir. Jurnal ini membahas profil berpikir visual mahasiswa calon guru matematika dengan

dalam berpikir. Jurnal ini membahas profil berpikir visual mahasiswa calon guru matematika dengan gaya belajar auditorial dalam menyelesaikan masalah trigonometri.

Knowledge (PCK) calon guru kimia MA/SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Kemampuan PCK yang diukur terdiri dari 7 komponen

Fokus penelitian adalah untuk mendapatkan level pemrosesan pembayangan mental mahasiswa calon guru matematika dalam memahami definisi formal barisan konvergen. Hasil