Analisis Regresi Dan Korelasi Antara Seleksi Bobot Badan Fase Starter Terhadap Produksi Ayam Ras Petelur Strain Isa Brown
Teks penuh
Dokumen terkait
“ Pengaruh Penyangraian Bahan Pakan Organik Terhadap Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH) Dan Bobot Akhir Fase Starter Ayam Pedaging ”.. dapat diselesaikan
petelur yang dilakukan seleksi bobot badab pada umur delapan dan enambelas minggu lebih seragam, umur puncak produksi lebih cepat dicapai dan puncak produksi yang dihasilkan
pada strain lohmann brown memiliki bentuk telur yang relatif ideal.. Pengelolaan
Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik..
Pengukuran produktivitas ayam Kampung untuk menentukan kriteria seleksi dilakukan pada umur pertama bertelur (UPB), bobot induk pertama bertelur (BIPB), bobot telur
Seleksi pada generasi kedua memberikan keseragaman yang lebih baik pada umur pertama kali bertelur, bobot badan awal bertelur dan produksi telur.. Hasil seleksi dapat meningkatkan
Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik..
Hasil analisis diperoleh nilai R-Sq sebesar 0,081 yang artinya bobot badan ayam petelur strain Isa Brown memberikan pengaruh terhadap konsumsi pakan sebesar 8,1%, sedangkan sisanya