PENERAPAN SEL VOLTA
DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI
A. BATU BATERAI (SEL LECLANCHE/ SEL KERING ASAM)
- Tidak dapat diisi ulang - Memiliki tegangan ±1,5 V
- Umur sel kering mangan diperpendek oleh korosi zink akibat keasaman NH4Cl
- Katoda : C (batang karbon, grafit) - Anoda : Zn (plat seng)
- Larutan elektrolit : pasta salmiak yaitu NH4OH dalam MnO2, dan karbon, sedikit air (tidak 100% kering)
- Digunakan pada : radio, lampu senter, jam dinding, dan mainan anak
- Reaksi yang terjadi pada sel leclanche :
Gambar 1. Susunan pada Sel Leclanche
B. BATERAI NIKEL KADNIUM (NIKAD)
- Baterai kering - Dapat diisi ulang - Bersifat reversibel - Tahan lama
- Arus listrik besar
- Memiliki tegangan ±1,4 V
- Menghasilkan energi 2x energi total Lechlanche pada ukuran yang sama
- Merupakan zat padat melekat pada elektrodanya - Katoda : NiO2 (nikel oksida)
- Anoda : Cd (kadnium) - Larutan elektrolit : KOH
- Digunakan pada : kalkulator, lampu kilat pada fotografi - Reaksi yang terjadi pada baterai Nikel Kadium :
Katoda : NiO2(s) + 2H2O(l) + 2e¯ → Ni(OH)2(aq) + 2OH¯(aq)
Anoda : Cd(s) + 2OH¯(aq) → Cd(OH)2(s) + 2e¯
Gambar 2. Susunan pada Baterai Kadnium
C. BATU PERAK OKSIDA
- Relatif mahal - Tahan Lama
- Katoda : Ag2O (perak oksida) - Anoda : Zn (seng)
- Larutan elektrolit : larutan basa
- Digunakan pada : Jam tangan, kalkulator, kamera, alat bantu pendengaran
- Reaksi yang terjadi pada Baterai Perak Oksida :
Katoda : Ag2O(s) + H2O(l) + 2e¯ → 2Ag(s) + 2OH¯(aq) Anoda : Zn(s) + 2OH¯(aq) → Zn(OH)2(s) + 2e¯
D. ACCU BASAH
- Dapat diisi ulang
- Menghasilkan listrik cukup besar
- Tiap sel aki mempunyai beda potensial ±2 V - Aki 12 V terdiri 6 sel yang dihubungkan seri
- Tidak diperlukan jembatan garam karena anoda dan katoda merupakan zat padat yang tidak larut dalam larutan H2SO4 - Katoda : PbO2 (timbal IV dioksida)
- Anoda : Pb (timah hitam / timbel) - Larutan elektrolit : H2SO4 (asam sulfat) - Digunakan pada : kendaraan bermotor
- Reaksi pengosongan yang terjadi pada aki basah:
Katoda : PbO2(s) + 3H+(aq) + HSO42-(aq) + 2e¯ → PbSO4(s) + 2H2O(l)
Anoda : Pb(s) + HSO42- (aq) → PbSO4(s) + H+ + 2e¯
: Pb(s) + PbO2(s) + 2 HSO42-(aq) + 2H+(aq) → 2PbSO4(s) + 2H2O(l)
- Arus listrik saat PbO2 dan Pb berubah menjadi PbSO4 semua - Proses pengisian aki, elektrode Pb (-) dihubungkan dengan
kutub (-) sumber arus. Elektrode PbO2 (+) dihubungkan dengankutub (+) sumber arus.
- Reaksi pengisian aki (proses elektrolisis):
Katoda : PbSO4(s) + H+(aq) + 2e¯ → Pb(s) + HSO4-(aq)
Anoda : PbSO4(s) + 2H2O(l) → PbO2(s) + HSO4-(aq) + 3H+(aq)+ 2e¯
Gambar 4. Accu Basah (Accumulator Basah)
E. ACCU KERING
- Tidak bisa diisi ulang
- Relatif lebih awet dan mahal dibanding accu basah
- Terdapat semacam gel sebagai pengganti cairan elektrolit pada aki basah.
F. BATERAI ALKALIN
- Sama dengan sel Leclanche
- Sifat basa karena menggunakan KOH menggantikan NH4Cl dalam pasta
- Bebas korosi
- Arus dan muatan besar - Memiliki tegangan ±1,5 V
- Katoda : MnO2 (mangan oksida) - Anoda : Zn (seng)
- Larutan elektrolit : KOH
- Digunakan pada : tape recorder, kamera - Reaksi yang terjadi pada Baterai Akalin :
Katoda : 2MnO2(s) + 2H2O(l) + 2e¯ → 2MnO(OH)2(s) + 2OH¯(aq)
Anoda : Zn(s) + 2OH¯(aq) → Zn(OH)2(s) + 2e¯
: Zn(s) + 2MnO2(s) + 2H2O(l) → Zn(OH)2(s) + Mn2O3(s)
G. BATERAI LITIUM
- Baterai isi ulang
- Mengahasilkan potensial tinggi ( ±3,0V ) - Katoda : LiMn2O4 (logam oksida)
- Anoda : Li (logam litium) dalam grafit LixC6
- Larutan elektrolit : LiClO4 dalam etilen karbonat atau pelarut organik
- Digunakan pada : telepon seluler (HP), laptop, kamera digital.
- Reaksi yang terjadi pada Baterai Litium :
Katoda : Lix-1Mn2O4(s) + aLi+ + xe- → LiMn2O4(s) Anoda : LixC6(s) → aLi+ + xe- + C6(s)
: Lix-1Mn2O4(s) + LixC6(s) → LiMn2O4(s) + C6(s)
H. SEL HIDROGEN OKSIGEN (SEL BAHAN BAKAR)
- Kelebihan yaitu efisien, sedikit pembakaran, bebas polusi, tidak berisik, dan mudah dibawa.
- Tidak perlu diisi ulang, karena gas hidrogen dan oksigen dialirkan terus-menerus
- Menghasilkan air, sebagai air minum para astronaut
- Kelebihan : efisien, sedikit pembakaran, bebas polusi, tidak berisik, dan mudah dibawa.
-.Katoda dan anoda dimasukan dalam elektrode karbon berpori yang menggunakan katalis serbuk platina.
- Katoda : gas oksigen - Anoda : gas hidrogen
- Larutan elektrolit : larutan KOH pekat
- Digunakan pada : bahan bakar pesawat ruang angkasa - Reaksi yang terjadi pada Sel Hidrogen Oksigen:
Katoda : O2(g) + 2H2O(l) + 4e¯ → 4OH¯(aq) Anoda : 2H2(g) + 4OH¯(aq) → 4H2O(l) + 4e¯
: 2H2(g) + O2(g) → 2H2O(l)