Al-Ikhwan Al-Muslimun Di Bawah Naungan Panji Al-Qur’an
Teks penuh
Dokumen terkait
Iittiba’u kaifiyati ta’amulis shahabah (mengikuti tata cara interaksi para sahabat dengan Al-Qur’an): An-Nadzratul kuliyyah (pandangan yang menyeluruh), Dukhulul qur’ani
Katakanlah: "Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, Maka
“Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Berimanlah kepada apa yang diwahyukan Allah (ilmu bahwa Nama-nama Allah menyusun semua wujud, keberadaan sejati kalian dan ilmu mengenai
menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah." Alangkah dahsyatnya Sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut,
Ibnu Abbas berkata, "maka janganlah kamu bertengkar tentang hal mereka kecuali pertengkaran lahir semata, "artinya, cukuplah bagimu apa yang telah Aku (Allah)
dirinya tetap dalam kegelapan maka hanya akan menambah penyakit jiwa mereka karena mereka tidak berobat dengan al-Qur‟an yang telah diturunkan Allah sebagai obat dan
“Mereka itu adalah orang-orang yang rahsia hatinya diketahui Allah swt, kerana itu berpalinglah kamu dari mereka, dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada
pada Anak Usia Dini di RA Perwanida Slawi Kabupaten Tegal, Nadwa”.. Jadi Al-Qur‟an adalah wahyu yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dengan melalui