BUPATI BARITO KUALA PROVINSI KALIMANTAN SELATAN KEPUTUSAN BUPATI BARITO KUALA
NOMOR 188.45/ 182 /KUM/2017
TENTANG
KOMISI DAN TIM KERJA PENGAWASAN PUPUK DAN PESTISIDA KABUPATEN BARITO KUALA TAHUN 2017
BUPATI BARITO KUALA,
Menimbang : a. bahwa pupuk dan pestisida adalah barang yang selalu diawasi penggunaannya karena dapat menimbulkan dampak negatif terhadap pertanian serta lingkungan apabila salah dalam penggunaan, sehingga perlu dilakukan pengawasan terhadap penyediaan, penyaluran, penggunaan dan penyimpanan oleh badan usaha atau perorangan yang ditunjuk sesuai dengan peraturan yang berlaku;
b. bahwa untuk kelancaran pengawasan penyediaan, penyaluran, penggunaan dan penyimpanan pupuk dan pestisida oleh badan usaha atau perorangan maka perlu dibentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Barito Kuala;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada a dan huruf b perlu ditetapkan dengan Keputusan Bupati;
Mengingat : 1. UndangUndang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan UndangUndang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Indonesia Tahun 1953 Nomor 9) sebagai Undang Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 72, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1920);
2. Undangundang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman, (Lembaran Negara Republik Indonesi Tahun 1992 Nomor 46, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851);
3. UndangUndang Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 99, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3656);
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan dengan UndangUndang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undangundang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679) ;
6. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1988 tentang Koordinasi Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1988 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3373);
7. Peraturan Daerah Kabupaten Barito Kuala Nomor 15 Tahun 2016 tentang Kewenangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016 Nomor 33);
8. Peraturan Daerah Kabupaten Barito Kuala Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016 Nomor 34);
9. Peraturan Bupati Kabupaten Barito Kuala Nomor 35 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah, Tugas dan Fungsi DinasDinas (Lembaran Daerah Kabupaten Barito Kuala Tahun 2016 Nomor 35).
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
KESATU : Membentuk Tim Komisi dan Tim Kerja Pangawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Barito Kuala dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini.
KEDUA : Tugas Tim Komisi dan Tim Kerja Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Barito Kuala sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU adalah :
a. Melakukan koordinasi Petugas Lapangan, Ketua Gapoktan, Kelompok Tani dan Kios Pengecer Resmi tentang rencana dan evaluasi perumusan kebijakan dibidang pengawasan Pupuk bersusidi dan Pestisida;
b. Melakukan monitoring dan evaluasi distribusi dan penggunaan Pupuk bersubsidi dan Pestisida;
c. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Bupati Barito Kuala.
KETIGA : Uraian tugas masingmasing anggota Komisi Pengawasan Pupuk bersubsidi dan Pestisida adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran Keputusan ini.
KELIMA : Segala biaya sebagai akibat ditetapkannya keputusan ini dibebankan kepada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Barito Kuala, DPA Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura 2017.
KEENAM : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2017 sampai dengan 1 Januari 2018.
Ditetapkan di Marabahan pada tanggal 22 Maret 2017
BUPATI BARITO KUALA,
Lampiran I : Keputusan Bupati Barito Kuala Nomor 188.45/ 182 /KUM/2017 Tanggal 22 Maret 2017
DAFTAR SUSUNAN KEANGGOTAAN KOMISI PENGAWASAN PUPUK DAN PESTISIDA
KABUPATEN BARITO KUALATAHUN 2017
NO JABATAN DALAM KOMISIJABATAN
Lampiran II : Keputusan Bupati Barito Kuala Nomor 188.45/ 182 /KUM/2017 Tanggal 22 Maret 2017
DAFTAR TIM KERJA PUPUK BERSUBSIDI DAN PESTISIDA KABUPATEN BARITO KUALA TAHUN 2017
NO JABATAN DALAM KOMISIJABATAN INSTANSI
Lampiran III : Keputusan Bupati Barito Kuala Nomor 188.45/ 182 /KUM/2017 Tanggal 22 Maret 2017
DAFTAR TUGAS KOMISI PENGAWASAN DAN TIM KERJA
PUPUK BERSUBSIDI DAN PESTISIDA KABUPATEN BARITO KUALA TAHUN 2017
I. DINAS PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
1. Menetapkan pedoman teknis penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida
2. Melakukan perhitungan kebutuhan pupuk bersubsidi dengan dasar (quota) SK Gubernur untuk menerbitkan SK Bupati dengan dasar anjuran teknis
3. Memfasilitasi dan memotovasi kelompok tani dalam menyusun Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok untuk kebutuhan pupuk bersubsidi di tingkat kelompok tani
4. Membuat materi penyuluhan dan menyeberluaskan ke masyarakat pengguna (kelompok tani)
5. Melakukan perhitungan penggunaan pupuk bersubsidi berdasarkan kebutuhan petani yang tergabung dalam kelompok tani
6. Membuat Rekapitulasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi se Kabupaten Barito Kuala
II. DINAS KESEHATAN
1. Pengendalian terhadap masyarakat yang menggunakan pestisida dibidang kesehatan, peredaran pestisida dibidang kesehatan dan pengendalian penggunaan pestisida terhadap kesehatan.
2. Pemantauan dampak penggunaan pestisida pupuk bersubsidi terhadap kesehatan masyarakat pengguna
3. Pengendalian terhadap masyarakat yang melakukan kegiatan memproduksi bahan makanan/hasil produksi pertanian, perikanan, perkebunan dan kehutanan serta industri terhadap ganggunan kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan pestisida dan pupuk bersubsidi oleh masyarakat.
III. DINAS PERKEBUNAN DAN PETERNAKAN
1. Perencanaan kegiatan pembinaan terhadap masyarakat yang menggunakan pupuk bersubsidi dan pestisida di sektor perkebunan dan peternakan
2. Pengendalian, pembinaan, pengawasan, dan penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida sesuai dengan tugas, fungsi dan wewenang Dinas Perkebunan dan Peternakan.
3. Menetapkan pedoman teknis penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida di bidang kehutanan dan perkebunan.
IV. BAGIAN EKONOMI
1. Koordinasi lintas sektor, menyerasikan pelaksanaan pengawasan pupuk bersubsidi dan pestisida antar sector kegiatan yang terkait 2. Mengkoordinasikan pemecahan masalah distribusi pupuk bersubsidi
V. DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERIKANAN
2. Pengendalian, pembinaan, pengawasan, dan penggunaan pupuk bersubsidi dan pestisida sesuai dengan tugas dan fungsi dan wewenang Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan
3. Menetapkan pedoman teknis pembinaan dan pengawasan pupuk bersubsidi di bidang Ketahanan Pangan dan Perikanan
VI. DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI
1. Pengendalian terhadap masyarakat yang dipekerjakan pada perusahaan yang menggunakan pestisida dan pupuk non subsidi
2. Pengendalian, pembinaan, pengawasan, dan penggunaan pestisida dan pupuk non subsidi sesuai dengan fungsi dan wewenang Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
VII. DINAS KOPERASI, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
1. Pengendalian terhadap masyarakat yang melakukan kegiatan tata niaga (perdagangan) atau peredaran pupuk bersubsidi, non subsidi, dan pestisida
2. Pengendalian terhadap masyarakat yang melakukan kegiatan yang memproduksi pestisida dan pupuk, izin memproduksi pestisida dan pupuk
3. Pembinaan pengawasan dan pemantauan penyimpanan pupuk bersubsidi, non subsidi dan pupuk sesuai dengan tugas, fungsi, dan wewenang Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan
VIII. DINAS LINGKUNGAN HIDUP
1. Pengendalian, pembinaan, pengawasan dan penggunaan pestisida dan pupuk sesuai tugas, fungsi, dan wewenang Dinas Lingkungan Hidup 2. Pemantauan dampak negatif penggunaan pupuk dan pestisida
terhadap lingkungan
IX. BAGIAN HUKUM SETDA BATOLA
1. Melaksanakan pembuatan peraturan daerah tentang pengaturan pengelolaan pupuk bersubsidi dan pestisida
2. Memfasilitasi surat keputusan Bupati yang akan diterbitkan tentang pupuk bersubsidi dan pestisida
X. POLRES BARITO KUALA DAN KEJAKSAAN NEGERI
1. Pembantuan tenaga penyidikan dan tindakan hukum terhadap pelanggar ketentuan peraturan pemerintah dalam produksi, peredaran, penggunaan dan penyimpanan pupuk bersubsidi dan pestisida
XI. KOORDINATOR PENGAMAT HAMA DAN PENYAKIT
1. Monitoring dan melaporkan penyerapan, penggunaan dan penyimpanan pupuk bersubsidi dan pestisida
2. Melaporkan kasuskasus penyalahgunaan pupuk bersubsidi dan pestisida
3. Merekomendasikan penggunaan dan penyimpanan pestisida secara baik dan benar
BUPATI BARITO KUALA,