• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagaimana Proses untuk Menjadi BLUD? mpdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bagaimana Proses untuk Menjadi BLUD? mpdf"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

SYNCORE - always deliver value

Bagaimana Proses Untuk Menjadi BLUD? posted by danik on October 4, 2016

Untuk menjadi BLUD Puskesmas harus menyipkan persyaratan-persyaratan tertentu. Persyaratan tersebut dibagi menjadi 3 bagian, yaitu persyaratan subtantif, persyaratan teknis dan persyaratan administratif (Pasal 4 PP Nomor 23 Tahun 2005). Persyaratan tersebut kemudian diusulkan dan dievaluasi oleh suatu pemerintah daerah/bupati. Apabila persyaratan tersebut terpenuhi

pemerintah daerah atau bupati akan menetapkan puskesmas tersebut menjadi puskesmas BLUD.

Dapatkan Jadwal Pelatihan Syncore Disini Download Materi BLU/BLUD

Software BLU/BLUD

Bagaimana cara mengudang PT. Syncore Indonesia untuk pelatihan? Anda dapat menghubungi:

Rahmadani Lutfiawati

CP: 082 274 900 800 / [email protected] Diana Septi A

(2)

Telepon Kantor: 0274 – 488 599

Untuk informasi lebih lengkap kunjungi web kami : www.syncore.co.id Tags:

Referensi

Dokumen terkait

Kedua teknologi tersebut masih memiliki kendala teknis, yaitu harga enzim yang mahal, proses yang korosif dan menimbulkan limbah, sehingga diperlukan pengembangan

Badan Layanan Umum (BLU) menurut Peraturan Pemerintah nomor 23 tahun 2005 Pasal 1 adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada

Komponen yang paling krusial untuk dibahas adalah struktur organisasi paska menjadi BLU. Sesuai dengan ketentuan PP No23/2005 maka pengelola BLU ada tiga yaitu Pemimpin BLU,

Akan tetapi di BLUD Satuan Pengendali Internal belum berjalan sebagaimana mestinya, dan sesuai dengan amanat PP No 23/2005, Permendagri No 61/2007 dan UU No 44/2009 Pasal 39 bahwa

Perbedaan tersebut adalah perbedaan pencapaian kelengkapan persyaratan dokumen tata kelola serta perbedaan pada 4 (empat) unsur tata kelola BLU sesuai PP 23/2005 yang meliputi 12

Dalam UU tersebut, yaitu Undang-undang No.23 Tahun 2014 pasal 4 ayat (1) dan (2) tentang pemerintah daerah menyatakan bahwa pembentukan daerah dapat berupa penggabungan