• Tidak ada hasil yang ditemukan

keputusan presiden

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "keputusan presiden"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

NOMOR 2 TAHUN 2014

TENTANG

PENAMBAHAN WILAYAH KERJA PERUSAHAAN UMUM (PERUM) JASA TIRTA

I DI WILAYAH SUNGAI TOBA ASAHAN, WILAYAH SUNGAI SERAYU

BOGOWONTO, DAN WILAYAH SUNGAI JRATUNSELUNA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menjaga kelangsungan fungsi

prasarana sumber daya air yang telah dibangun pada

Wilayah Sungai Toba Asahan, Wilayah Sungai Serayu

Bogowonto, dan Wilayah Sungai Jratunseluna, perlu

dilaksanakan upaya operasi dan pemeliharaan;

b. bahwa untuk melaksanakan upaya operasi dan

pemeliharaan sebagaimana dimaksud pada huruf a,

Pemerintah dapat menugaskan Perusahaan Umum

(Perum) Jasa Tirta I yang merupakan Badan Usaha Milik

Negara di bidang pengelolaan sumber daya air untuk

melaksanakan pengusahaan sumber daya air permukaan

dengan tetap memperhatikan fungsi sosial dan

kelestarian lingkungan hidup;

c. bahwa Pasal 3 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 46

Tahun 2010 tentang Perusahaan Umum (Perum) Jasa

Tirta I mengatur bahwa, perubahan wilayah kerja

Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I ditetapkan

dengan Keputusan Presiden, berdasarkan usul Menteri

Teknis dan pertimbangan Menteri;

(2)

- 2 -

d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

dimaksud pada huruf a, huruf b, huruf c, perlu

menetapkan penambahan wilayah kerja Perusahaan

Umum (Perum) Jasa Tirta I di Wilayah Sungai Toba

Asahan, Wilayah Sungai Serayu Bogowonto, dan Wilayah

Sungai Jratunseluna dengan Keputusan Presiden;

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan

Usaha Milik Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2003 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 4528);

2. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang

Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 64);

3. Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2012 tentang

Penetapan Wilayah Sungai;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN PRESIDEN TENTANG PENAMBAHAN WILAYAH

KERJA PERUSAHAAN UMUM (PERUM) JASA TIRTA I DI

WILAYAH SUNGAI TOBA ASAHAN, WILAYAH SUNGAI

SERAYU BOGOWONTO, DAN WILAYAH SUNGAI

JRATUNSELUNA.

(3)

- 3 -

Pasal 1

Menambah wilayah kerja Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta

I dalam pengusahaan sumber daya air permukaan dan sebagian

tugas dan tanggung jawab di bidang pengelolaan sumber daya

air di Wilayah Sungai Toba Asahan, Wilayah Sungai Serayu

Bogowonto, dan Wilayah Sungai Jratunseluna.

Pasal 2

Pengusahaan sumber daya air permukaan dan sebagian tugas

dan tanggung jawab di bidang pengelolaan sumber daya air di

Wilayah Sungai Toba Asahan, Wilayah Sungai Serayu

Bogowonto, dan Wilayah Sungai Jratunseluna dilaksanakan

oleh Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I sesuai dengan

Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2010 tentang

Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I, beserta peraturan

pelaksanaannya dan peraturan perundang-undangan bidang

sumber daya air.

(4)

- 4 -

Pasal 3

Keputusan Presiden ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

Pada tanggal 22 Januari 2014

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ttd.

DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT KABINET RI

Deputi Bidang Perekonomian,

Referensi

Dokumen terkait

Deputi Bidang Keuangan dan Sumber Daya Manusia adalah unsur pelaksana sebagian tugas dan fungsi BULOG di bidang pengelolaan keuangan dan pengembangan sumber daya manusia, yang berada

2015 menyatakan bahwa izin pengusahaan sumber daya air atau izin yang diterbitkan untuk tujuan pelaksanaan kegiatan usaha di bidang sumber daya air permukaan dan izin

Bagi Divisi Bendungan Perum Jasa Tirta II adanya penelitian ini, dapat mengembangkan sistem informasi Pelanggan air baku Divisi Bendungan Perum Jasa Tirta II berbasis

Pengusahaan sumber daya air yang meliputi satu wilayah sungai hanya dapat dilakukan oleh badan usaha milik negara atau badan usaha milik daerah di bidang pengelolaan sumber daya

Pengusahaan sumber daya air sebagaimana dimaksud pada Pasal 28 ayat (1) huruf d dilaksanakan sesuai rencana pengelolaan sumber daya air pada wilayah sungai di daerah

dalam hal kegiatan pengusahaan sumber daya panas bumi dilakukan oleh Koperasi dan Badan Usaha Swasta untuk pembangkitan tenaga listrik untuk kepentingan umum sebagai tindak lanjut

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Di – Jakarta Perihal : Permohonan Perubahan Izin Pengusahaan Sumber Daya Air Yang bertandatangan

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Di – Jakarta Perihal : Permohonan Izin Pengusahaan Sumber Daya Air Yang bertandatangan di bawah