• Tidak ada hasil yang ditemukan

MARYOSO LDII RP. 4,5 Triliun. Keputusan Kapolda dan Kompolnas kasus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "MARYOSO LDII RP. 4,5 Triliun. Keputusan Kapolda dan Kompolnas kasus"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

(1)

Kedatangan Komisioner KOMPOLNAS

di

POLDA JATIM berkaitan Surat Penyidik

POLDA kepada H. Effendi dalam penanganan KASUS PENIPUAN PLN BODONG MARYOSO LDII RP. 4,5

Triliun.

Keputusan Kapolda dan Kompolnas kasus penipuan Maryoso

LDII

berlanjut.

Komisioner bersama pejabat Kompolnas dan Kominitas Korban Investasi dan Rekayasa Hukum,

di

ruang Irwasda Polda Jatim, 12 September 2014 Pukul 11:00 Keputusan Kasus Penipuan Maryoso

LDII

berlanjut.

Komisioner bersama pejabat Kompolnas dan Kominitas Korban Investasi dan

Rekayasa Hukum,

di

ruang Irwasda Polda Jatim, 12 September 2014 Pukul 11:00

Keputusan Kasus Penipuan Maryoso

LDII

berlanjut.

(2)

T«B»rf 12 Scf*t***x2014, f**U

1LQ*

tapatamn

jm* db^ tkh

poirtahfcmlasn»penipuan Mariyooo

b»Polda

Mu

(3)

REKAYASA HUKUM, MUHAMMAD YUDHA DIPENJARA

8

TAHUN, KARENA MENENTANG BISNIS PENIPUAN KELAS KAKAP MARIYOSO

BEROMSET TRILIUNAN BELUM TERUNGKAP KRONOLOGI

1

. Tanggal 3 Maret dantanggal 14Agustus 2000, pertemuan

musyawarah

para pengurus

jamaah

LDII Mojokerto di

Pondok

LDII Brangkal Mojokerto, untuk

membahas

bisnis

pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

yang dikelola Mariyoso (pertemuan

musyawarah

bisnis

PLN

Mariyosoterlampir).

2. Tanggal 8 September 2000, Pukul 19.30, kami didatangi Briptu

Imam

Maliki, warga LDII

dari Intel Polres Mojokerto, dengan angkuh dan sombong, langsung

mengancam

"Aku

bisa

membunuhmu,

jika

kamu

ikut

mencampuri

bisnis

PLN

Mariyoso".

3. Tanggal 15 September 2000, Briptu Abdurrahman, pengurus LDII dari Polwil

Taman

Sidoarjo, menyuruh, mendesak kami untuk melaporkan bisnis penipuan

PLN

Mariyoso di Polres Mojokerto, Briptu

Abdurrahman

berjanji akan melindungi kami, setelahituBriptu

AbduiTahman

lepas tangan.

4. Tanggal 22 September 2000, Pukul 20.00, kami bertemu Kapolres Mojokerto

AKBP

Ridho

Waseso

danKapolres berjanji akan secepatnyamenuntaskankasusbisnispenipuan

PLN

Mariyoso, karena banyak merugikanmasyarakat, kemudian kami dikenalkan denganKasat Serse PolresMojokerto

AKP Mulya

Hardono SH.

5. Tanggal 23 September, Pukul 19.30 atas permintaan dan desakan Kasat Serse Polres Mojokerto

AKP Mulyo

Hardono SH, kami melaporkan dan di

BAP,

bisnis

pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

yang dikelola Mariyoso, akan tetapi

kami tak diberi surat bukti lapordariPolres Mojokerto, saksi TotokSubagiyo.

6. Tanggal 4

Desember

2000, Pukul 07.00, Babar Suprayugo bersama 10 Anggota Banser

NU,

menagih dan berdemo

menyampaikan

aspirasi didepan kantor Mariyoso, Jalan

Raya

Pandan 17Magersari Mojokerto.

7. Tanggal 4

Desember

2000, Pukul 08.00, atas kejadian itu Mariyoso dan

kawan-kawan

melaporkan Babar Suprayugo di Polsek Magersari Mojokerto, dengan tuduhan melakukantindakanpencuriandengankekerasan.

8. Tanggal 5

Desember

2001, Pukul 17.30, Babar Suprayugo ditangkap dan ditahan di Polsek Magersari Mojokerto dengan tuduhan melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan.

9. Tanggal 6

Desember

2000, Pukul 12.00,KapolsekMagersari

AKP Mumi Komariyah

bersama

Polisi yang lain,

meminta

bantuan pada kami,

Moch. Yudha

untuk

membantu

Polisi

membongkar

kasusbesarpenipuan

PLN

MAriyoso, danberjanji Polisi akan

memberi

hadiah penghargaan.

10.Tanggal 12 April 2001, Kasat Serse

AKP Mulyo

Hardono SH,

meminta kami membuat

laporantertulis dengandisertai barangbukti,ditujukankepadaKapolres Mojokerto tentangbisnispenipuan

PLN

Mariyoso.

11.Tanggal 16April2001, Babar Suprayugo divonisolehPengadilanNegeri Mojokerto 8tahun penjara.

(4)

12.Tanggal 16 April 2001, bisnis pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

Mariyoso mulai meresahkan warga LDII dan masyarakat Mojokerto, Berita

Mingguan BIDIK memunculkan

berita dengan judul "Arisan

Berkedok Pembayaran Rekening

Listrik

Meresahkan",

(cuplikan berita

mingguan BIDIK

terlampir).

13.Tanggal 17 April 2001, kami, Moch.

Yudha

mengirim surat laporan-pengaduan kepada Kapolres Mojokerto dengan tembusan ke Kapolda

Jawa

Timur, tentang bisnis

pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

dan disertai barang bukti kwitansi darikami,

Moch. Yudha

titip

uang

Rp.2.800.00,pada

Tukiman

yangditeruskanke

KH.

Loso dan Mariyoso.

Dan

kami, Moch. Yudha, Joko

Mulyono

dan

Agus

Supriyadi masing-masingtitip

uang

Rp.1.250.000, berupa bisnistabungan haji ke H. Djaelani

Guru Pondok

LDII Gading

Mangu

Perak Jombang, diteruskan ke Pengepul H.

Son

Haji

Guru Pondok

LDII Nganjuk dan diteruskan ke Mariyoso, (buktikwitansititipuangkeMariyosoterlampir).

14. Tanggal 21 April 2001, kami,

Moch. Yudha

mendapat surat panggilan dari Polres Mojokerto, sebagai saksipelaporkasus bisnis tunggakan rekeninglistrik

PLN

dan tabunganhajiyangdikelolaMariyoso(bukti suratpanggilan dariPolres Mojokerto

terlampir).

15. Tanggal 23 April 2001, lambannya penanganan kasus bisnis penipuan

PLN

Mariyoso oleh Polres Mojokerto, Berita

Mingguan BIDIK

mengangkatberitadenganjudul

"PLN FIKTIF KERUK MILIYARAN UANG RAKYAT, POLRES MOJOKERTO TUTUP MATA",

(cuplikanberita

mingguan BIDIK

terlampir).

16. Tanggal 9

Mei

2001, Totok Subagiyo

Wartawan BIDIK

yang banyak mengekspos berita kebejatan bisnis penipuan

PLN

Mariyoso, langsung mendapat

ancaman

dan kekerasan fisik dari H. Mujahiddin, atas kejadian itu Totok Subagiyo lapor di PolresMojokerto, No:PO.SKTL/II/9/VI/2001/Polres. Sampai sekarang laporan itu

belum adatindak lanjut. Sebelumnya H. Mujahiddin, warga LDII dan juga otak bisnis penipuan

PLN

Mariyoso, dengan angkuh dan

sombong

banyak sesumbar

"Terlalu Sakti jika Polisi bisa

menyentuh

Mariyoso", (surat lapor di Polres Mojokertoterlampir).

17. Tanggal 21

Mei

2001,

belum

adanya tindak lanjut kasus penipuan

PLN

Mariyoso oleh

Polres Mojokerto, Berita

Mingguan BIDIK

mengangkat berita dengan judul

"Polres

Tak

Serius

Tangani Penipuan Rekening

Listrik", (cuplikan berita

mingguan

BIDIK

terlampir).

18. Tanggal 8 Agustus 2001, Pimpinan

PLN

Mojokerto mengeluarkan surat bantahan tentang adanya bisnis Pembayaran

Tunggakan

Rekening Listrik

PLN

yang dikelola Mariyoso, Sutiono

SH,

Fauzi

SH,

dll. (surat bantahan dari pimpinan

PLN

Mojokertoterlampir).

19. Tanggal 14Agustus2001, sesuai

AD/ART

LDIIkami,

Moch. Yudha

Ketua

PAC

LDII

Desa

Mentikan

Kecamatan

Prajurit

Kulon

Kota Mojokerto, melaporkan kepada Ir.

Criswanto Santoso Ketua

DPD

LDII

Jawa

Timur dan Pengurus LDII yang lain.

Perihal surat bantahan dari Pimpinan

PLN

Mojokerto tentang bisnis pembayaran

tunggakan rekening listrik

PLN

yang dikelola Mariyoso, Sutiono SH, Fauzi

SH

dll.

KH. Kasmudi

sebagai Pengurus

Dewan

Penasehat

DPP

LDIIjuga Ahli

hukum

Syariah dan

KH.

Yusuf/KH. Thohir, pengurus, tokoh yang sangat berpengaruh dijamaah LDII, keduanya berfatwa secara lesan "Tetap

mendukung dan

menghalalkan

bisnis

PLN

Mariyoso".

(5)

20. Tanggal 29 Agustus 2001,Kapolsek Magersari

AKP

Murni

Komariyah

danpolisi yanglain mendatangi Babar di Lapas Mojokerto, untuk

membujuk

dan

mendesak

Babar Suprayugo

memberi

keterangan palsu di

BAP

(rekayasa), supaya

kami Moch.Yudha

bisa

masuk

penjara, (bukti keterangan palsu dan di

BAP

sebagai rekayasaterlampir).

21. Tanggal 8 September2001, kami

Moch.

Yudha, Joko

Mulyono

dan

Agus

Supriyadi, diminta penyidik Polres Mojokerto Bripka Iskak untuk menyerahkan surat-surat bukti berkaitankasus bisnispenipuan

PLN

Mariyoso. (bukti suratterlampir)

22.Tanggal 5 Oktober 2001, kami mendapat surat panggilan dari penyidik Polres Mojokerto, sebagai saksi pelapor bisnis penipuan Mariyoso. Karena mendapat

ancaman

dan

terror dari pihak Mariyoso, kami tidak menghadiri panggilan dan kami mengirim

suratpadapenyidikPolres Mojokerto, (buti suratterlampir)

23. Tanggal 12

Desember

2001, belum adanya tindak lanjut laporan kami,

Moch. Yudha

di Polres Mojokerto, kemudian kami,

Moch.

Yudha, Joko

Mulyono

dan

Agus

Supriyadi mengulangi laporan/mengadukan kasus bisnis penipuan

PLN

Mariyoso ke Polda

Jawa

Timur, (buktisuratpengaduan terlampir).

24. Tanggal 31

Desember

2001, pukul 22.00, kami ditangkap dan ditahan Polres Mojokerto, kami dipukuli, diteror danbisa diintimidasioleh Briptu

Imam

Maliki(wargaLDII),

"mulai hari ini

kamu Yudha

jangan

macam-macam, aku

bisa

membelimu dan membunuhmu." Kemudian kami

diintimidasi oleh

Waka

Polres Mojokerto

Kompol

H.

Umar

Dani(bukti suratpenahanan

kami

terlampir)

25. Tanggal 5 Januari 2002, penyidikPolres Mojokertomendatangi Babar Suprayugo dipenjara,

guna diperiksa kembali dan di

BAP

tambahan, untuk melengkapi keterangan yang sudahdirekayasa.

26. Bulan Januari 2002, setelah kami,

Moch. Yudha masuk

penjara,

KH.Loso

menjabat

Dewan

Penasehat

DPD

LDII Mojokertojuga sebagai Pimpinan

Jamaah

LDII Mojokerto, mengeluarkan fatwa secara lisan

"Yudha

dipenjara,

dihukumi Budi Ashor

(melanggar), murtad, halal dibunuh, tidak boleh dibesuk/dikunjungi, dibantu

difasilitasi,dicopot dariketua

PAC LDII

d!l".

KH.Kasmudi

menjabat

Dewan

Penasehat

DPP

LDII dan sebagai Ahli

Hukum

Syariahdijamaah LDII,mengeluarkanfatwasecaralisan

"Yudha

harusdipenjara, karena

menentang

bisnis

Mariyoso yang menguntungkan jamaah

LDII".

27.Tanggal 8 Maret 2002, Tamsul

SH

menjabat Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Mojokerto, kebetulanmenangani kasus besarpenipuan

PLN

Mariyoso,

meminta

bantuanpada

Totok, orang kepercayaan

KH. Abdurrahman Wahid

(Gusdur), Sujono Anggota

Polisi Militer, Satrio

SH

Pegawai BapasKelasI Surabaya,Hartono SE,

MM

Profesi

Dosen, Fajar, Ganis dan Andri, untuk

menemui

kami,

Moch. Yudha

di Lapas Mojokerto, intinyaJaksaTamsul

SH meminta

bantuanpada

kami

untukmelaporkan

ke Kejaksaan Negeri Mojokerto, kasus besar penipuan

PLN

Mariyoso

dan

keterlibatan

Oknum Lembaga Dakwah

Islam Indonesia (LDII). Jaksa

Tamsul SH

berjanji akan

membantu

kami,

Moch. Yudha

dari kasus Rekayasa

Hukum

dan sekaligus

membongkar

bisnispenipuan

PLN

Mariyoso.

(6)

28.

Tamsul

SH, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Mojokerto

meminta

bantuan Satrio

SH

dan

kawan-kawan menemui

Kapolres Mojokerto

AKBP

Sobri Efendi, Kasat Serse Polres Mojokerto

AKP

Gedion SH, Kapolsek Magersari Mojokerto

AKP

Murni Komariyah, danbeberapa penyidikyanglain. Berdasarkanfakta, Jaksa

Tamsul SH,

Satrio

SH

dan

kawan-kawan

berkesimpulan telah terjadi

REKAYASA HUKUM

kasus

Moch.

Yudha, yang

mana

laporan

Moch. Yudha

di PolresMojokertotentang bisnis penipuan

PLN

Mariyoso sengajadi ulur-ulur, dijadikan kasus

mengambang,

supaya uang dari Mariyoso dan

oknum

LDII terus mengalir ke

oknum

Aparat Penegak

Hukum,

(diperkuat surat pernyataan Satrio SH, Hartono SE,

MM,

Ganis terlampir).

29.Tanggal 12 Maret 2002,

Komnas HAM

melayangkan surat kepada Kapolres Mojokerto, tentangadanyapraktekpenuhrekayasa, intimidasi danterror ataspenahanan

Moch.

Yudha, berkaitan laporan kesaksian adanya praktek penipuan uang berkedok tabungan haji dan tunggakan rekening listrik

PLN

Mariyoso. (surat dari

Komnas

HAM

terlampir)

30. Tanggal 17 Juni 2002,

KH.

Loso sebagai otakbisnispenipuan

PLN

Mariyoso ditangkapdan ditahan di Lapas Mojokerto oleh Kejaksaan Negeri Mojokerto, (bukti surat

penahananH. Losoterlampir).

31. Bulan Juli 2002, Tamsul SH, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Mojokerto,

meminta

bantuan Satrio

SH

dankawan-kawan, untukmengirim suratpanggilan kepada

Warga

LDII dan Pengurus LDII yang terlibat bisnis pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

dan tabungan haji, yaitu Mariyoso/H. Salim, Sutiono SH, Fauzi SH, H.

Mujahiddin, Naib Zainal,

Tawar Mulyono

Kepala Desa Ringin

Anom

Gresik, Johan Abdillah dll. Takut bisnis penipuan

PLN

terbongkar,

maka

H. Mujahidin

memberi uang

suap Rp. 2.500.000-000, yang menerima suap Jaksa

Tamsul

SH, Sujono anggota Polisi Militer, Andri, Iwan.

Dan

sepakat kasus penipuan

PLN

Mariyoso dihentikan dan Moch.

Yudha dihukum

sangat berat, supaya muncul opini dikalangan

Warga

LDII dan masyarakat Mojokerto,

Yudha

orang bersalah dan orang lain menjadi takut mengusik bisnis penipuan

PLN

Mariyoso. (saksi Hartono,waktubagi-bagi

uang

suap Rp. 2.500.000.000).

32.Tanggal 9 Juli 2002,

Herman

Allositandi SH, Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto mengeluarkan terdakwah

KH.

Loso dari Lapas Mojokerto/tidak melakukan penahanan, terkait kasus bisnis penipuan

PLN

Mariyoso dantabungan haji. (surat

pembebasan dari Ketua Pengadilan Negeri Mojokerto pada terdakwah

KH.

Loso

terlampir).

33.Tanggal 2 Agustus 2002,

Komnas HAM

, kedua kalinya mengirim surat kepada Kapolres

Mojokerto berkaitan

permohonan

konfirmasi penanganan kasus

Moch. Yudha

(surat

Komnas HAM

terlampir)

34.Tanggal 8 Agustus 2002, kami

Moch. Yudha

divonis oleh Pengadilan Negeri Mojokerto 8 tahunpenjara, (bukti suratputusandariPengadilan NegeriMojokertoterlampir)

35.Bulan Agustus 2002, kasus besar penipuan

PLN

Mariyoso, melibatkan

oknum

LDII, yang awalnya ditangani Polres Mojokerto, mulai bulan Agustus 2002, pengananannya

ganti diambil alih oleh Polwil

Taman

Sidoarjo, yang dimotori oleh Briptu

Abdurrahman

yang juga pengurus LDII. Briptu

Abdurrahman member

tahu pada saudara kami, dia ditugaskan oleh Pimpinannya Polwil

Taman

Sidoarjo,

untuk

membantu

kasus

Moch. Yudha dan menuntaskan

kasus bisnis penipuan

PLN

(7)

36.Tanggal 6 September 2002,

Komnas HAM,

yang ke-3 kalinya mengirim surat tanggapan dari Kapolres Mojokerto, berkaitan penjelasan atas penanganan kasus

Moch.

Yudha. (surat

Komnas HAM

terlampir)

37.Tanggal 7 Oktober 2002,

KH.Loso

sebagai otak bisnis penipuan

PLN

Mariyoso, yang meresahkan dan merugikan masyarakat seluruh wilayah Indonesia, divonis Bebas oleh Pengadilan Negeri Mojokerto,

Herman

AUositandi SH.

Dengan

alasan, kasus

KH.Loso

tidakadayang dirugikandankasus

KH.Loso

tidak ada

hubungan

dengan kasusbisnispenipuan

PLN

Mariyoso.

38.

Kemudian KH.Loso

ditangkap dan ditahan lagi oleh Polisi dari Polwil

Taman

Sidoarjo,

dengan tuduhan ikut terlibat bisnis pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

yang dikelolaMariyoso.

Untuk membebaskan KH.Loso

dari tahanan Polwil

Taman

Sidoarjo dankasus penipuan

PLN

Mariyoso tidak diungkap, didugaH.Mujahiddin mengeluarkan uang suap lagi Rp.2.500.000.000. dengan kejadian itu, ganti

H.Mujahiddin melaporkan Tamsul SH, menjabat Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Mojokerto, di Polwil

Taman

Sidoarjo dengan tuduhan Pemerasan. Jaksa

Tamsul

SH

langsung ditangkap dan ditahan di Polwil

Taman

Sidoarjo, setelah itu Jaksa Tamsul

SH

dimutasidantidakadaberita kelanjutan.

39.Tanggal 18

Desember

2002, Iwayan

Waspada

SH, Auditor Ahli

Madya

VII dan

HM.

Arsani SH, Inspektur Wilayah VII,

menemui

kami

Moch. Yudha

di Lapas Mojokerto dan

meminta

kami untuk melaporkan Aparat Penegak

Hukum

yang terlibat Mariyoso dan merekayasa hukum. Terutama

Oknum

Pengadilan Negeri Mojokerto yaitu

Herman

AUositandi SH, Ketua Pengadilan /negeii Mojokerto, Sutiono SH, Fauzi

SH

keduanyaPanitera Pengadilan Negeri Mojokerto yang diduga otak bisnis

PLN

Mariyoso. Iwayan

Waspada

SH, Auditor Ahli

Madya

VII dan

HM.

Arsani SH, InspekturWilayah VII jugamemeriksa Satrio

SH

Pejabat BapasKelas 1 Surabaya, terkait uang suap Kejaksa Tamsul

SH

dari Mariyoso Rp.2,5 Miliyar. Sehingga kasus bisnis penipuan

PLN

Mariyoso dihentikan dan kasus

Moch. Yudha

direkayasahukum.

40. Tanggal 3 April 2003, suratderita tangisan dari

anak kami bernama

Yusi

Nur

Irmalia,

waktu kami

tinggal

dalam

penjara,(surat anakkamiterlampir)

41.

Bulan

April 2003, Mariyoso, istri

dan anaknya

ditangkap

dirumah persembunyiannya

di

Rampai Malang Jawa Timur

oleh

Tim Gabungan Aparat Penegak Hukum

dari

jamaah

LDII.

Mariyoso diamankan

di

Pondok LDII

Kediri

kemudian Mariyoso dibawah

ke

Mabes

Polri Jakarta

untuk

disidik

dan

tak

lama kemudian Mariyoso

dilepas atas perintah

Oknum

tokoh

jamaah

LDII.

(kronologipenangkapan danlepasnyaMariyosoterlampir)

42. Tanggal 1 Juni 2004, Drs. H. Mustofa, Pegawai Negeri Sipil/Guru,

Warga

LDII dari

Jombang, korban penipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp.23.000.000.000, melapor di Polres

Jombang

dengantersangka

Moch.

Ontorejo anak H. Yusuf/H. Thohirtokoh

LDII

yang sangat berpengaruh,No.Pol.LP/338/VI/2004/SPK (surat lapor di Polres

Jombang

terlampir).

43. Tanggal 5 Februari 2005,

Tokoh

LDII dari Pasuruan

Jawa Timur KH.

Suharyanto, korban

bisnispenipuan

PLN

Mariyoso sebesarRp.26.892.930.000, melapordi PoldaJatim dengan tersangka Mariyoso, No.Pol.LP/64/II/2005/BIRO

OPERASI/POLDA

JATIM,

(suratlapordiPolda Jatimterlampir).

(8)

44. Tanggal 17 Juni 2005, Polda Jatim mengeluarkan surat

DPO

Mariyoso, No.Pol.DPO/17/

/VI/2005/Reskrim,(surat

DPO

Mariyosodari Poldaterlampir).

45. Tanggal 15 Oktober2006, H. Effendi,

Warga

LDII dari Jombang, WakilDirektur

PT.LIMA UTAMA,

korbanpenipuan

PLN

Mariyososebesar Rp.43.000.000.000,melaporkan Isnan

Agus

Widodo,

Mas Eko

Prihantoro, Arif Yulianto,

Rahmat

dan Abdul Ghofur,

Warga

LDII yang menjabat penerima keuangan bisnis penipuan

PLN

Mariyoso, lapor di Polres Mojokerto, No.Pol.LP/434/X/2006/Resta, (surat lapor di Polres Mojokertoterlampir)

46.Tanggal 6 Februari2007,

kami Moch. Yudha

bebasbersyaratdari PenjaraKelas 1 Kalisosok Surabaya.

47. Tanggal 18

November

2009, kami Moch.

Yudha

mengadukan/melaporkan adanya rekayasa

hukum

dan kasus penipuan

PLN

Mariyoso.Kepada

Bapak

Presiden,

DPR, Komnas

HAM, Kompolnas

dan Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum,

(surat pengaduan

terlampir)

48. Tanggal 3

Mei

2010 , Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum memberi

respon dan tanggapan adanya indikasi dugaan rekayasa

hukum

kasus Moch.

Yudha

yang melibatkan

Oknum

Aparat Penegak

Hukum,

(surat dari Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum

terlampir)

49.Tanggal 15

Mei

2010 Pukul 09.00, berkaitan pengaduan kami ke Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum,

Kasat Serse Polres Mojokerto

AKP

Samsul Makali, warga LDII memerintahkan beberapa anggotanya dari Polres Mojokerto untuk

menangkap

kami, dialamat

rumah

Jl. Brawijaya

No.l03A

Mojokerto,

rumah kami

digeledah, tak

menemukan

kami, ganti adikkami FajarYanin akan ditangkapdan dibawahke Polres Mojokerto, serta diancam "jika tidak ingin terjadi apa-apa,

supaya kakakmu Yudha

tidak usah

melaporkan

kasusnya". Peristiwa itu sampai sekarang tetap terbayang pada keluarga kami.Tidak ada perlindungan

hukum

bagi saksipelapor seperti

kami

ini, sampai kamitidak berani pulang

kerumah

selama 6 bulan.

50. Tanggal 9 Juni 2010, kami

Moch. Yudha

mendapat surat undangan/panggilan sebagai saksi pelapor dari Polda

Jawa

Timur terkait pengaduan kami ke Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum. Adanya ancaman

dan terror dari

Oknum

Aparat Penegak

Hukum

dan orang-orang Mariyoso, kami tidakmenghadiri suratundangan dari Polda

Jawa

Timur,(suratundangan/panggilandariPoldaterlampir)

51.Tanggal 10 Juni 2010,

Mabes

Polri mengirim surattanggapankepada Satgas pemberantasan Mafia

Hukum,

berkaitan laporan

kami

ke Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum,

(suratdari

Mabes

Polriterlampir)

52. Tanggal 26 Juli 2010,

Komnas HAM memberi

surat dukungan kepada kami

Moch. Yudha

berkaitanpenyelesaian kasus penipuan

PLN

Mariyoso danrekayasa

hukum

kepada bapakPresiden, (suratdukungandari

Komnas HAM

terlampir)

53.Tanggal 1 Januari 2011, Totok Subagio menulis surat pernyataan adanya rekayasa

hukum

dalam kasus penipuan

PLN

Mariyoso dan kasus

Moch.

Yudha. (surat pernyataan TotokSubagio terlampir)

(9)

54. Tanggal 3 Januari 2011, Hartono SE,

MM

menulis surat pernyataan adanya keterlibatan Aparat Penegak

Hukum

dalam rekayasa kasus

Moch.

Yudha. (surat pernyataan Hartono SE,

MM

terlampir)

55.Tanggal 15 Januari 2011, Babar Suprayugo menulis surat pernyataan adanya keterlibatan

Kapolsek Magersari

AKP Mumi

Komariyah dalam rekayasa

hukum

kasus

Moch.

Yudha. (suratpernyataan babarterlampir)

56. Tanggal 20 Januari 2011, Ganis

Mashuda

menulis surat pernyataan adanya rekayasa

hukum

dalamkasus

Moch.

Yudha. (suratpernyataanGanisterlampir)

57. Tanggal 27 Januari 2011, belum adanya respon dan tanggapan dari

Bapak

Presiden atas

pengaduan kami, kami Moch.

Yudha mengadukan

lagi kasus rekayasa

hukum

dan kasus besar penipuan tunggakan rekening listrik

PLN

Mariyoso, kepada

Bapak

Presidendan

DPR.

(suratpengaduan kepada

Bapak

Presidendan

DPR

terlampir)

58. Tanggal 22 Februari 2011, surat keprihatinan dan dukungan untuk ditindak lanjuti dari anggota Komisi III

DPR

RI,

Ahmad

Yani adanya dugaan keterlibatan

Oknum

Penegak

Hukum

dalam rekayasa

hukum

kasus

Moch.

Yudha. (surat dari

Ahmad

Yaniterlampir)

59. Tanggal 14 Maret 2011, surattanggapan dari

Mahkamah Agung

terkaitlaporan kami

Moch.

Yudha

ke Satgas Pemberantasan Mafia

Hukum,

(surat dari

Mahkamah Agung

terlampir)

60. Tanggal 29 April 2011, surat tanggapan dari Bridpropam Polda

Jawa Timur

kepada Satgas pemberantasanMafia

Hukum,

(suratdariBridpropamPolda

Jawa Timur

terlampir)

61.Tanggal 2

Mei

2011,

belum

adanya tindak lanjut laporan di Polres Mojokerto, H. Effendi korban penipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp. 43.000.000.000, mengulangi laporan di Polda

Jawa

Timur, No.Pol.LPB/178/V/2011/JATIM, (surat lapor di Polda Jatim terlampir).

62. Tanggal 2

Mei

2011,H. Sutris, Pegawai

BUMN

dariGresik,korban penipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp.l.254o900.000, melapor di Polda Jatim dengan tersangka H.

Tawar

Mulyono, pengurus LDII, otak bisnis

PLN

Mariyoso, yang menjabat Direktur

Utama CV.RORI PERSADA,

yang bergerak bisnis pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

dan tabungan haji, No.Pol.LPB/179A72011/JATIM,(surat lapordiPoldaJatimterlampir).

63. Tanggal 13

Mei

2011, Brigjen PolisiPurn. Drs. H.

Tukiman

mengirim suratkepada Kapolri dan Kabareskrim

Mabes

Polri, tentang laporan

Moch.

Yudha, adanya rekayasa

hukum,

(suratdariBrigjenPolisiPurn. Drs. H.

Tukiman

terlampir)

64.Tanggal 1 Juni2011, H.

Mahmudi, Warga

LDIIdariKediri,korbanpenipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp.12.000.000.000, melaporkan Isnan

Agus Widodo Warga

LDII yang menjabat penerima keuanganbisnispenipuan

PLN

Mariyoso, lapor di PoldaJatim, No.Pol.LPB/254/VI/201

1/POLDA JATIM,

(suratlapordi PoldaJatimterlampir).

65.Tanggal 1 Juni2011,H.DidikDwi,

Warga

LDII dari Kediri,korban penipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp.5.000.000.000, melaporkan Mariyoso/H.Salim di Polda Jatim, No.Pol.LPB/255/VI/201

1/POLDA JATIM,

(suratlapordiPoldaJatimterlampir).

(10)

66. Tanggal 1

1 Juni 2011, H. Adi Kurdi,

Warga

LDII dari Solo

Jawa

Tengah, korbanpenipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp.136.000.000.000, melapor di Polda Jatim, No.Pol.LPB.285/VI/201

1/POLDA JATIM,

(suratlapordiPolda Jatim terlampir).

67.Tanggal 21 Juni 2011, H.Cusaini,

Warga

LDII dari Bangsal Mojokerto, korban penipuan

PLN

Mariyoso sebesar Rp.13.000.000.000, melapor di Polda Jatim No.Pol.LPB/304/VI/201

1/POLDA JATIM,

(suratlapordiPolda Jatimterlampir).

68.Tanggal 14 Juni 2011, surattanggapan dari Seketariat Negara atas pengaduan kami kepada

Bapak

Presiden, berkaitan kasus rekayasa

hukum

dan kasus besar penipuan tunggakan rekening listrik

PLN

Mariyoso, untuk diteruskan dan ditindak lanjuti

oleh KepalaKepolisian dan InspekturPengawasanKepolisian RI dengan tembusan Direktur

Utama PT.PLN,

dengan

nomer

surat

R-117/SEKNEG/B-3/02/2011

Tanggal 28Februari 2011, (surattanggapandari SeketariatNegaraterlampir)

69.Tanggal 20 Juni 2011, Surattembusan dariKabareskrim

Mabes

Polri ke Polda

Jawa Timur

berkaitanpelimpahan pengaduanmasyarakatatas

nama

BrigjenPolisi Purn. Drs. H.

Tukiman

untuk ditindak lanjuti, (surat tembusan dari Kabareskrim

Mabes

Polri terlampir)

70.Tanggal 4 Oktober 2011, Satrio

SH

menulis surat pernyataan adanya dugaan keterlibatan Jaksa Tamsul

SH

dalam rekayasa

Hukum

Kasus

Moch.

Yudha. (surat pernyataan Satrio

SH

terlampir)

71. Tanggal 20

Mei

2013,

AKP Agus

Sugioto menulis surat pernyataan,

bahwa

yang bersangkutan pada bulan Oktober 2010, sewaktu menjabat keuangan/bendahara Polda

Jawa

Timur. Diminta bantuannya oleh H.

M.

Yusuf/H.

M.

Thohir sebagai tokoh LDII dan

AKP

Purn. Ali Zudhi dengan dititipi

uang

Rp.250.000.000, untuk menghentikan kasus besar penipuan bisnis pembayaran tunggakan rekening listrik

PLN

yangdikelolaMariyoso,yang sedangditangani Polda

Jawa Timur

SP-3 : surat perintahpenghentianpenyidikan, (suratpernyataan

AKP Agus

Sugioto terlampir)

72.Tanggal 12 September 2013, H.Effendi melapor di Polres

Jombang

dengan tersangka Iriyanto Sulistiawan SH,

Guru Pondok

LDII Kediri

Jawa

Timur, No.Pol.LP/353/DC/2013/JATIM/Res.JBG, (surat lapor di Polres

Jombang

terlampir).

73.Tanggal 5

November

2013, Mujiono pengawal dan kepercayaan Mariyoso menulis surat pernyataan,

bahwa

tahun 2001 pernah disuruh Mariyoso dengan dibekali senjata api jenis

FN

Kaliber 9,2

mm,

untuk

membunuh

kami

Moch. Yudha

karena menentangbisnis

PLN

Mariyoso. (suratpernyataanMujionoterlampir)

74.Tanggal 15

November

2013, H. Efendi menulis suratpernyataan adanyadugaan keterlibatan melalui fatwa

KH. Kasmudi

sebagai Kyaidantokoh

jamaah

LDII dalambisnis

PLN

Mariyoso dan rekayasa

hukum

kasus

Moch.

Yudha. (surat pernyataan Efendi terlampir)

(11)

^EPOLISUN-NE CARA RKP U ULI K

INDONESIA

'

'

DAKKA U JAWA TIMUR

*

MODUL:»

SURAT TANDA PENERIMAAN-

LAgO RAN

/

PlSNG A HT

f

a n

"

NO.

I'OL; 33« / VI /

200*1 y S P

K

.

Yang

bc-rtanda iang^ndi

bawah

i„,

„„ekan bahwa

pndahari

Scta

Tunggal 0, Jun, 200, Ck'ra

7

J9 5°

Wb

' '

dah *T» *

1'o.rcs

Jombang

,f;prcmpuan mung;iku . .. .

N3ma

, : Pr..i

:H..M(CT->l7

A|ft,rP,

1 .

/

Tempat

/igl lahir

; Lamongan, l2Seple'

m

bcr I9<SI J

' '

A

B>"»a'.

-

:'

Islam.

.'

Pckc

rj

aan

' ; Pegawai Negeri

Sipil

.

Kebangsaan

/Suku <"

Indonesia'/ Jawa-.

'

' ' '

A,amal

'

: Dsn-. Gading,

Ot

Gadin8 n,i.ngu,KU. Porak.

Kabjdmbcng

2,

J^T mka

"

bUhWU

' lC'U"

Wi'Mth»

i Perku,,'i'TOp mudai-/ IhvestuW uune

Kp

3.000.000.000,

(

Dua

Puluh Tiga Mfljort Rupiah ) dan setipp bulan diberi „asi, ,0 ,74

%

nl-nun baru berjalan 2 bulan hasil tidak diberiserta modal tidakdikembalikan

."

Tempa, kejadian-

'

:

. 'Bank

BCA Cabang

Jombang,J,.

KU. Wakhid.^yim Jombang

Yang

dilakikan oleh

. :

"

MOCH. ONT03K.IO.

' '

: jL F

"

.

Sudfrman

No

- Kcrlpiono,.Nganjuk .

(

Depan

Tsamamy;, . Kcrlosono")

L Sesuaidengan Laporan/ Pengaduan No. Pol:

LP/

338 /

J

Vl / 200fl /. S.P

K

Taivual

0 1 Juni 2004 . :

,

Demikian Surat

Panduan

/ Tanda Penerimaan Laporun

mi

dibuat untuk" dapat dipergunakan

seperlunya. :; .

AN.

KE

V

A L A KE

P

O

LIS IA

N KESO

UT'.1

0 M BANG

i "

Tand»,

Pelapor

(12)

NO

.^^JiEMATAN^VML

3

membeo SMU ™.wa*on

blinif

PLN ^

2''

S

n

r

n dij°min aman lancar.

^1/31^ BCA

M.

15.

/05/07/02 08/07/02

_Kptcrnnpan

J3CA

Jombnnf;

_

BCA

JonTbrmp"' H

C A

Joni bnng

_DCA

Jonibanji^

ATM

Jomban

g j5CA_.!o!nbnng~

B

C A

16/08/02

. i6/08/02

jiiL^l^O.OPO.OOO.-

'

,000X00,000.^

^000000000,7 200,000000..

JifiL^JOjJOOOO^

_ BCA

Jombnnu"

jjC A_Jombant>_

Jombang Jombang

^..JJJVOOO.OOO,"

J1h^_

50.000.00o'-

~

7300000000^

^50,000,00

0^

JiUiipOO.000.000^

BCA

Jombang

JlCAJombanj.'

ATM Jomb

ang

_BCA

J

om

banp

(13)

O

R

'g. -nJ

2; &

,0 « W

ot fa n*

«

e-

2 J j? b 3 'l l J M I I

-

iti

'K

•a3

f P

O;

V*

'M

"E'

•f»

•52

CL

; :••».A».. »-«,.•«->.kti.Av\ A-.-rA .v;:.>;•\f,*:.j -.rit»:?'

ll

r-»1

•i;

«u

-Q

Q

o'

f

-

Cr

IHI

Nvinr.sftiiHL'wavroo^is.MybioH.'

-i—

<

i

§ g

» 'a

t3

"S

_g £

«T

'!*"'&-£t--*!3?

9h'

S W O

g.

o- «

CM

(14)

Kawal Mariyoso,

Mujiooo.

Pistol dan Rompi

<iTiitxik rntpmJitiTiiuLKMohararuacf.

Ira^KbtaJMIogolaes^

tahaaELpenjajca.Tfcra

fceadM»natat»3ca

g« aryang

kacpsegalacara-TfcaJhfraiTW

saya

dengan nmibli w^A^ran

bisnaspcmini^

R&suruan^danJMUn^t^^

zus

g

apaan,~fateaoyau

dbrascanraa^niaisalali

teBjrtainaidlMwflagp^^

SefceiaJi

Maiiyoso

urarfariikatt

ntenanyakauri aset-aset

peticaidKmoiraangCiaPO)

PoMa

Jatinapada^GGS. Mupono

«nengakoLTriassiTi scuapantbear--

fesimmiika^ dengan

nailiaryangd%ialcai^

Jumiahpetugasyangju^me-

*

rupakan jamaah

ILmTTgw-ntrr,

adala&tfaksa."leta^entafo

T»ap3polisiyigetwtttSA^fclfrjyft

tandasnya.

&foponobesSxaKansetxjak

nangjeapnya.Jika-dii^miiir,ada.

(15)
(16)

.... Naitmn MtaUh uin* t«iw

««^^ «S,

*tWt

Wmn.SiTwai,

MUh

«WlterWnm»n*utik«h,ito»

****

o>

tafomwfimtni*tt*iptr-

y«ng #kp?{tabftny|jckc;bftn

Uii)tvn^t»WumbU»dJtir^

"

Khuuilni, korban Uln.t,

i^ur kip*d*ot^dakatm»*

Kelompoktbridi

jokaiw,mangaukan,8tfh*W MtaiahmanyatofUusfttu.'dJa takmanfcpatJMukauntur.gan

Up<^nyav*ndaka<iatut»*

.... :gb^^/te,So^in toM»*lKati»atartWani,Xa-

<^p>Md«i«^a.,

JamaaHyaafdftJpuju..

yoioliU,»frtlnU%^p>

nj^i^MhLDnuottikWiw

marak*melakuiMu^UliW

parwidalam

W

w."Ka#i

maah)diaatankan

mi

T* | | - i'im iriuu -. i -

«*I*kttk*ftup^

(12/9),Wu, lajumlah.korbiut

_l«krtWf«|.*»piii£yti^dl.

f!"SMSP

-MW

jWl»kap*!*

irianttfejaitUv'

jar* ataa kaau» para'mpok*n

KP^At^poIlaiiOitM^it.M*

tu Jut>i«jum!ihalit*pwiWSa

wnkhiikumt

(17)

^vu«^ «v*»

Arx1Uai«viyauB «uiguusivicuuauivi«uuiu|aaiiwioiuuo nttp://Koran-smdoxom/no(le/422454

®mmswDo

Baca QS9«*!fSWDO

*«silaitflaJidiWayang;Fetrae

Home News Ekonomi&Bisnis Hattrick LifeStyle Daerah

Jumat 19 September2014

Effendi,

Bekas Miliarder yang Bingung Mencari Makan

Uangpuluhanmiliarrupiah,puluhanmobil,danasetberupatanahdan bangunan yangtaktertiitungsertabeberapaperusahaan.

ItulahgambaranhartayangdimilikiEffendi,68, salahsatukorbanpenipuanbnmllaitriliunanrupiahyangdidugadHakukanMariyoso.Hidupnyaberkecukupan, apalagi didampingiduaIstri.Kehidupan jamaahLDIIJombangInipunbegitubergelimangharta.Denganhartayangberlimpah.Effendimenjadisosok berpengaruhdikalangan masyarakat, takterkecualidilingkunganjamaahLDII.SejumlahkiaiternamadiPondokPusatLDIIBurengan,Kediri,jugaakrabdengannya.

Lima perusahaandibidang jasatur hajiseolahmenegaskanbahwaEtfenditakkekuranganuang.Pendekkata, Effendiseorang pengusaha yangsukses.Namun,gelaritu begitumudahnyalepas setelahbergabungdenganbisnistunggakanlistrikPLNyangdijalankanMariyoso.Semuahartanya ludes,terhitungRp43miliaruangdanasetnyaraib.

Takhanya menjadikannyamiskinmendadak, penipuan Mariyosojugamengharuskannya kehtenganduaistritercintanya.Parahnya,laharustersisihdarikalanganjamaah.

Awalpetakaituterjadipada2002, tepatnya Maret-Agustus,latelahmenyetormodalinvestasikepadaMariyososebesarRp27miliar. Itutakkiput darianjuranbeberapakiai di

pondokpusat LDIIdiKediri.Sebagaijamaah yangtaat,lapunmengikuti saran parakiainyayangmenganggapbisnisMariyosohalaldanberkah.'Karenadisarankan paraMal.

sayamanut.Totalyang sayasetorRp43miliar."ungkapEffendikepadaKORANSINDOJATIMkemarin.

Uangsebesar Butakhanyamumidaritabungannya.Karenamengelolatabungancalonhajyangmendaftard!perusahaannya,lapun memanfaatkanItu.Uangmilik1.070 calon hajidiserahkanke Mariyoso dengan harapan keuntungan10%setiap bulannya.TepatAgustus2002,Mariyosomelarikandiri.Sayahanyasempat mengambilRpSOOjuta keuntungannya,'paparEffendi.VvargaDesaPucangelmo. Kecamatan Bandar Kedunomufyo. Kabupaten Jombang,inilantasmenceritakanbebansetelah Mariyoso melarikan diri. laharusberausanpayahmenutupiuangcalonhajiuntukkeberangkatanke.'dekkah.

Sejumlahaset miliknyapunterpaksadilepas.*8 hektare tanah, 31mobil,1bus.dan4rumah sayajualuntukmemberangkatkanhaji.Utangsaya menumpuk,'ujarnya.Kondisi

ekor,DirfEf^bi^apaaabtfcya^

perusahaannyajugaikutterjual.

"Banyak nasabah yang meminta pertanggungjawaban dantetapsayahadapi.Saya sudahtakpunyaapa-apa,'ungkapbapakenamanak yangjugapensiunanPNSIni.Dalam kondisi takpunyaasetdanmenanggungtumpukanutang, Effendi menjadi stresdanlinglung.Padahal,iaharutmenghidupiduaistridananak-anaknya. Penderitaannyaberada

padatitikpaling tinggisaatkeduaIstrinyalepas."Saklngstresnya,sayatak bisalagimemenuhikebutuhanbiologisistri.Keduanyaakhirnya lepas(cerai),'ucapEffsndi.

Dilepasduaistridalamkondisiekonomiterpuruk tentubukan beban yangringanbagiEffendi.Terlebih,memikirkan kelangsunganhidupnyaberikutanak-anak yang masih menjaditanggungannya."Dulu.maubelapasaja keturutan.Bahkan, beberapapetinggipengumsjamaah LDU<* Kedirisaya berangkatkanhaji.Tapisaatjatuh,untuk dimakan besoksajasaya masihbingung."ujarnya.

KiniEffenditerusberjuangagar kasusInikembali ditanganisecaraseriusolehpolisi.Apalagi, laporankepada Kompoinas, Ombudsrnan. KornnasHAM. MabesPolri, rnenunjukkanperkembanganpositif.'Kebenarantakakanbisa kalah.Sementara sayahidupseedanyamengandaikan uang pensiunansebagai tukangkebunsekolah,'ujtimya.

(S

TRITUSJULAN

Mojokerto

Related News

IBw^riMamlMpersuW. 13Sapi

^inta^BBtfllBoris^Ba^jMWliM-KBS

$<jjejar#^miMei«tayengTBa

imamGawiBeluraDapatPminWiii

ipiengemba^As^SerbuSurabaya

Popular content

lof2 9/22/2014 7:37

AM

(18)

^ompolnas Pertanyakan

Penipuan Rp4,STl

•-^«Kempttitt^'m.n- datatsgi

PwWa

Jatim«Hmwj

w

.

Kfffimdi,wargaMojokerto,t***

tato

dum* ^ggalapa*

dana Uimktur

Utama CV

R*ti fcjt-

Ratu*

Tim

Supmrtoi

SKM

Kompaki*»,

M NaMWAWAEtt'

ialahmeftdapaklunkttoS»

'

ItaWaJariro.SaaMftemuidilM- d»Jatim,affottdlmcn^UMikMi, taptfttui itu diisukan pada

ptfttlpuattdiparfutaftan tariadi

padaZOOi. '

M*w«ah

LOH l»ru**h/ m£

LDB

sufta Mani* tw«ffi«kan

ptMteiyan* Ustrfk<£»«Sbu- nsgan haji. ftarfd*wa

tm ^

ttt

^h***

Mojokerto,

f

55%untuk w*«Abah,

dan S%

urtfcufcMari- S?ftiS,u wwny«tftrknn tmrtglP^Ssniaaiy^attacbaHa*-

g»» dempulkan

mafteatwd

hanyapenipuan,tidak

uhu

da-

*«*ttukemana.Ataa'tindakan

. Ma«ij«s*6itulahlkaiMimeUtk>^

.

WMk*Md*Jatfm;NamunW

b*r*pawwktu^Jurkttinitnettdu- pafljfcnbalasan iurafcmanyata- kattbahwaka*u*karoi (tuaudah kedaluwa»o,"kafca BffemU,

BftWndiwerrf«fIaikan,tHimya- ta*ftkaatj*k«aaluv^at6tt»but barda***kattptn&tp&tdartahli

hukum

Uftivwnltaa Btawijay*

Malang

%mim**a*aa««h k*

fta**^*kadaluwarsa, **dans>

kanMatttttio*udahditetapkan aabajfalDPO,Tarusahli

hukum

Bfavrtjayaitittfdrtkddcarttumkatt ttattiariya,w

h&iftiya,

. S*m*ntaraKatuaTimSut«*-

vfii

SKM

Kampak»**

M Naa

atst

mwigataka» tidak ada kasus

«attmaikan

m

dttft noilai «,«

Jfh tani»

barkah* i^buTu

icu.dJaju^ajnansiKtaktitiaasmM

(19)

jVtereka

Korban Penipuan Marlyoso

(2)

Effendi, Bekas Miliarder

yan

TRJTU5

JUUW

Mojokerto

Uang

plab.puluhanpuluhanmillarru-mobil, dan asetbempatanah dan bangunanyangfaktarhi- tirngsertabeberapaperuiJaba- an.Itulahgambaran haFtayang dimiliki Bffcndi,5fl,flalBh«afti konban penipuanIramllaltri-

Hunanrupiahyangdldugadila-

kukanMariyosp,Htdupnya berkecukupan/apalagldi-

dampingiaua.iatrl.Kehidupan jamaahE.DHJombanglnlpun begitubergelimangharta,

Denganharta yangherllm- pah,Effandimenjadiflprakbar- pengaruh4ikalangan maayara-

lcatrtaktflrkfifuabdlJlngkungr an jamaahLDll,Sejumlah Wal ternamadiPondokPusatUW Burengan,Kediri,Jugaakrab dengannya,Umaperusahaan .

dibidangjaaa turhaji«eplah menegaskanbahwaBffendltak Jwkuwnganuang.Pendekkat»,

^ffendlseprangpongusaha yangfiukaM,

Namun,g*lflrl.t»bi»gjtunw' dahnyalepas netalahbarga- bungdenganbwnifi tunggakan

listrikPLNyangdl/alank«T

Marfyoso,Semua hartanya!^

du»,terhitungRp43miliar uangdanaaetnyaralh'fekh*' nya menjadikannya miskin mendadak,penipuan Marlyoao Jugamengharuikannyakehl' langanduaietritercintanya.

Parahnya,iaharuataraiaihdarf kalangan jamaah,

'

AwalpenMtuterjadipada 2002, tepatnyaMaret-Agua-

tu«,ia telahmenyetormodalln*

vaawjiikepadaMarlyrapflobe'

m

Rp27miliar.Itutakluput

darianjuranlwberanakialdi

pondokpuaatLDHdiKediri, Sebagaljamaah yangtaat,la

punmengikutlaavanparaklal-

.npyangmenganggapbiHnl»

" MarlyoBohalaldannerkah.

"Karenadifiatankanparaklal, saya

mmutAMymwfmtfr

tflrRp43mlUar,*imgk*pRffen-

dlkepadaKQi?ANSMWA- TJWkamarin,

Uang wbeaaritutakhanya murnidaritabungannya,Kare- na mengelola tabungancalon

ha'jlyangmendaftardlperona»

baannya, lapunmamanfaat- kanltu.Uangrfl«lkX.Q7Peaj«>

hajidlwwhkanJw Mariypw deriganharapanlwuntungan

>'UO%*etlapbul*nnya,,*Tepafc Agustu* 2002, MarlyoBomel*..

tffeno],rrt^

kinidalamkondisi tarogrnk, Pia masibberjuano.agaruangnyakembali.

rlkandiri.Sayahanyaaempat mengambilRpSOOtotakeutttu- ngannya,*paparRfferidJ*

Warga PeiaPuangalmn, KecamatanBandarKadung- mulyp,KabupatenJombang, lnllantaamer«*rltakanbeban ,wte!ahMa4yo»omelarikan

#rl.Uharu*Wfmeahpayah menutupiiHmgcalohhajl un- tuJckeberangkatanksMckkah- Sejun^Metmlliknyapun tarr^ki»dikMt^h«kt»r«l»' nah.Slmobll,lbi«,d«Y4m*

m*ht«y»JuaJuntukmerob*

rangkatkanhaji,O.tangaaya menumpuk,"ujarnya,

KondlnlekonomiRffendl bemdapadartakyangpallng rendahseumurhidupnya,m»'

klaamuaajemyaterjual,lajuga masihmanahggunghutangmu Uaranrupiah,Belumlagitiga

?anMahaanrivaiuaaIkutter-

Banyakrwaflbflhyangroer nttntftpartanggungjawaban dantotoaay»ha4*pi; Saya*u*

l^»ap«enarnaniiky«ngjugR perMrlunAnPNSinl,

Dslamkondliiitakpunya aiftta^merianggungturoHU'' kanutwig,Bffsndlmenj<idi

«^dan

linglungiPadahal,!»

haru*mengHidupidualBtrldan

ana**n*W

Penderitaannya berao>MaMtikpaJlngtfngH|

aaatkedualatrinyatapas,W.

«r«Ht?iwnw,flayatalcbiaalagl.

memenuhikebutuhanbiologi*

tatri.J^duanyaakWmyalepafl (caraD^wapBffendi,

pNiW4ualfltridaJamJwnr dlaletorwmi terpuruktentu

kelangBunganhldupnyaberi- kutanafomakyangmafilh menjadltanggungannya^Du- Wi^wiapaaajafetMfwftw, Bahkan, beberapapetlngglper ngHrosjamaahtDhdlKedtri sayabarangkatkanha|,Ta; "

flaatjatuh,unti^*makanK.

aok«;»My»maplhblngung,'

Kl'niRffer^tenwberjuang ar^kamlnJternbaMfenga- fUTCwrafarlwolehppJl§l,Apa- Ugl, laporankepadaKom-

poroaa,Ombudflman,Komnas HAM,MabMPolri,menunjuk- kanr^rkernbanganppiltlf,

"IWberia^taltaJwnblaaka"

Uh.StmentaraaayahjdupjiB' adanyanwngandalkanuang

wkoW

ujarnya,»

(20)

''i?i

'''.,«....

-t'

- H-

TRITUSJULAN

Mojokerto

\ ,

v.1.

eiakmenjalsiikan

bisnis

^pembayarant^ggal^

hidup'M^

berifivlstasi

cfiamudahsaja

'

:

<

^^^^^^^' ^^^^

V"

' '

''-'KeHal:^

(21)

Kawal Mariyoso,

Dibekali Pistol dan Rompi

itu

dan

!TLg*T>gTiyrtyTK^f|flnyy_fog-

aBT

k-Saatltn sepertinyaM^yosontiieii^adi

sang^de&afcdesi^saD

royal

dengan aparat Adayartg

diberimobilat^iirTiat^dal^CT

safaaly, Miagiyocsaa'Tiyalcm

meng^a.

DiafoabkansetnpaE:

nrmTitftTifTmr

a

r

i

k an Muyono

uanflulfcjme^abiinuh

MoHararaact kan,

KottaMojofcecto,.

yawp^me-

Belakangan

Ifudfoaj^

menjadi

Iccwfcazr

rekayasa

saya

tid^feetcrnuYiAdLaL

saat

rekayasa

I

w

ilcum

Mariyoso.

L

antaaswaifralab,saatinfia justrmrraemfoaritMraeirucaii

paparnya.

kesulitainiriiejtt^

tesutaiaaadfiwila^paib.

Mojokerto.

Diameio^akii»

yangdiheli darikasaUpengom-

pwla*»

uang

jaznaafoEJCHEL

Setkah

Maaraych&p>rrpjJanrilcsm, diri,diasiempafrfilriTrtTPTit^-nv- iui2D^iWcamaset-aset:ituoWi.

pengeras LBIIpuu^Kedfio..

Mariyosct,"tantfilasaay»„

MesJdsudaliTmaiSukdaiftar pencariaaiaicaiiigCDPO)Polda.

Jatinipada 20G5, Mupono

Biaerigaku.iiias£hseinpali:

ber- komunikasi

dJengart

Mariyoscc

Sekitar

2006^

dia.

Mari^so

raengfoihT.rngimyadan naiIiacy»ogdito>aleai^

ban

sg^ail-air-TtirT.

BaUtan^

«?riyrT

uaragioiniaiikpeti^ .

hTsnrritwinyaTlaTn^ir^f^

bisiaisperofaajyaritn

PLN

tesrse&war...DKtEr&enjgaloai^.

Pasuruan» dan Malang*

tetapi

-BdEagByaaralw>Jln^^

. Kareiiaij^ke^rTnhiTgajmbfe-

baartMaaggaleirareiset^^

pelanggan PO^ Mariyosoha-

-

^p3LOQCt*Sa^tal^5encKril saa^iamarahLDKdariberbagai kotai^cyetoraoiliarao

rupsaJ^kataangpa.

MTajianopi^t

senapatinjeni- bscatu

penangkapanMariyoso

di

Rampai,

Malang-.Saatitwise-

.jrTm]la)^petugausya33^Xi3^iirM^ *

rupaku JaraaahIX^imeMnOT~

tanyarrapr»

my

3fekajg.pasiisi

Ma-

riyoso-Salansatui

dlaiimereka

adaEafojaksa,

Teta^entah

aM

iiiti^adirj^tak

a

TO.feaagcMOL

''SetdbltteTi^ragJcap^sajratidafit tafeula^.Sayaji^lhiprarufoe^

tfcap^polisijijstmtidakbisa.

tasiidasiLyaL.

puan

Maripo&ctdlaniite-

laangjcapnya. JBteadhroniii^adb.

baci^altoinaiigyai^ikatnaaeroJt-

maliuangoWia^^Mari^oso^.

"Kalau

polisi serius-

sebenar-

nya

tidiaJtsusaJkmesaacng^cap

Referensi

Dokumen terkait