• Tidak ada hasil yang ditemukan

Yth. Deputi Direksi/Sesban/Sesdewas/Ka.Corpu/Ka.LSP/Staf Ahli BPJS Kesehatan di Tempat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Yth. Deputi Direksi/Sesban/Sesdewas/Ka.Corpu/Ka.LSP/Staf Ahli BPJS Kesehatan di Tempat"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Nomor : 1522/MSDMRM/1021 Jakarta, 11 Oktober 2021 Lampiran : Satu Berkas

Hal : Feedback Peserta Kuis INTAN Bulan September dan Pelaksanaan Kuis INTAN Bulan Oktober 2021 Yth. Deputi Direksi/Sesban/Sesdewas/Ka.Corpu/Ka.LSP/Staf Ahli BPJS Kesehatan

di Tempat

Kuis INTAN merupakan salah satu media yang digunakan untuk internalisasi tata nilai professional dengan perilaku selalu meningkatkan kompetensi dan pengetahuan. Hasil nilai pada Kuis INTAN bukan merupakan basis penilaian kinerja individu atau unit kerja. Melalui Kuis INTAN, pimpinan di unit kerja dapat mengetahui pemahaman pegawainya terkait tata nilai dan peraturan/informasi/

kebijakan yang berlaku di BPJS Kesehatan. Yang diharapkan dari kegiatan kuis intan ini adalah kegiatan belajar mandiri/self learning terhadap kebijakan di organisasi. Dengan pegawai mengikuti kegiatan kuis ini, setidaknya pegawai tergerak membaca peraturan/informasi/kebijakan yang ada di organisasi.

Kuis INTAN dilaksanakan dengan jumlah pertanyaan sebanyak 20 soal per periodenya. Sebagai bentuk apresiasi dan untuk meningkatkan semangat para duta BPJS Kesehatan mengikuti kuis, diberikan hadiah menarik kepada pemenang yang memiliki skor tertinggi pada tiap bulannya. Selain itu, tingkat partisipasi kuis INTAN pada unit kerja menjadi salah satu kriteria penilaian pada pemberian reward Implementasi Kalender Budaya per triwulannya.

Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan unit kerja yang telah secara aktif mendorong para duta BPJS Kesehatan untuk berperan aktif dalam berpartisipasi pada kuis INTAN bulan September, khususnya bagi Sekretaris Badan, LSP, Corporate University dan Kedeputian Bidang OTI. Pada bulan September 2021, kuis INTAN telah dilaksanakan pada tanggal 09 dan 23 September dengan partisipan sebanyak 5.893 pegawai dan top skor: 200 poin.

Terkait hal tersebut, kami sampaikan selamat kepada pegawai/unit kerja

pemenang dan atas tersebut kami mohon bantuannya untuk menyampaikan

hadiah guna mendukung produktivitas kerja pegawainya.

(2)

Berdasarkan hasil pelaksanaan Kuis INTAN bulan September 2021, bersama ini kami sampaikan 10 (sepuluh) pemenang kuis INTAN sebagai berikut:

- Pemenang 1: KARUNIA PARANNA – KC Bau-Bau - Pemenang 2: WINDA ORLIANI – KC Meulaboh

- Pemenang 3: M. AKMAL – Kakab. Ogan Komering Ulu - Pemenang 4: YULIANA TITAHELUW – Kakab. Gianyar - Pemenang 5: RICKY PRAMADI TAMBUN – KC Barabai

- Pemenang 6: ENDAH NIRWANA – Kakab. Ogan Komering Ulu Selatan - Pemenang 7: MUH FATURACHMAN HUSIN - KC Jayapura

- Pemenang 8: STEPHANY HUTAJULU – Kepwil Sutac - Pemenang 9: MUHAMMAD NUR FATAH - KC Jakarta Pusat - Pemenang 10: DWI SULISTYONO YUDO – KC Pangkal Pinang

Pada bulan Oktober, Kedeputian Bidang Manajemen SDM dan Revolusi Mental kembali menyelenggarakan kuis berhadiah pada aplikasi INTAN. Soal- soal pada Kuis INTAN bulan Oktober mengenai Kebijakan Pelayanan Primer.

Untuk itu, kami mohon Saudara dapat menginformasikan dan memberikan motivasi seluruh Duta BPJS Kesehatan untuk mengikuti Kuis INTAN bulan Oktober dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Kuis INTAN berlangsung pada tanggal 14 & 28 Oktober 2021, pukul 13.00 – 20.00 WIB (durasi waktu 7 jam),

2. Kuis INTAN dapat diakses melalui aplikasi INTAN terbaru bagi pengguna Android dan melalui browser website kuis INTAN dengan alamat https://intan.bpjs-kesehatan.go.id/kuis_website

3. Pegawai dapat melakukan login menggunakan username dan password yang sama dengan akun IHC masing-masing,

4. Pada akhir periode akan dipilih sebanyak 3 orang pemenang berdasarkan skor tertinggi,

5. Sebagai bentuk apresiasi dan mendukung produktivitas kerja pegawai, akan diberikan hadiah untuk 3 pemenang dengan skor tertinggi,

6. Pengumuman 3 pemenang dan pemberian hadiah dilaksanakan pada bulan

November 2021.

(3)

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik diucapkan terima kasih.

Deputi Direksi Bidang Manajemen SDM dan Revolusi Mental

$$

Afrizayanti

RP/pn/HM.00.01

(4)

Lampiran Surat Depdirbid MSDMRM Nomor 1522/MSDMRM/1021

Kantor Pusat 73

1 Sesban 14

2 Wasin 1

3 Aktuaria 0

4 Sesdewas 2

5 Perser 4

6 Kepser 0

7 Yanser 5

8 JPKP 0

9 JPKR 1

10 Miur 1

11 Tinves 0

12 Akun 3

13 PEO 0

14 MSR 1

15 Risnov 0

16 CORPU 10

17 SDSU 2

18 LSP 8

19 Wasrikkum 0

20 Halreg 0

21 SPPTI 2

22 OTI 16

23 Ataf Ahli Direksi 1

24 MDI 2

UNIT KERJA NO

PESERTA KUIS INTAN PERIODE SEPTEMBER 2021

JUMLAH PEGAWAI YANG BERPARTISIPASI

Keterangan: Partisipasi dibawah 50%

Partisipasi tertinggi

(5)

Kumpulan Soal Kuis INTAN Periode September 2021

1. Pedoman Tata Naskah Dinas dan Kearsipan diatur dalam Peraturan Direksi Nomor:

a. 07 Tahun 2018 b. 07 Tahun 2019 c. 07 Tahun 2020 d. 07 Tahun 2021

2. Lampiran surat (ditulis menggunakan angka/huruf) menunjukkan penyertaan surat atau dokumen lain yang dilampirkan pada surat asli. Penulisan lampiran surat yang benar adalah sebagai berikut:

a. Satu berkas b. 1 (satu) berkas c. 1 (satu) set d. 1 set

3. Kepala Surat terdiri dari, kecuali:

a. Kop Naskah Dinas b. Nomor dan Tanggal Surat c. Nama Jabatan/Alamat yang dituju d. Tembusan

4. Dalam penulisan wilayah/tempat tujuan surat di bawah ini, yang sesuai dengan ketentuan adalah...

a. BPJS Kesehatan di

Jakarta

a. BPJS Kesehatan DI-

Jakarta

b. BPJS Kesehatan di-

Tempat

c. BPJS Kesehatan di.

Jakarta

5. Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor 79 Tahun 2018, merupakan Naskah Dinas Arahan yang menetapkan tentang:

a. Pedoman Implementasi Aplikasi Arsip Digital b. Pedoman Kode Klasifikasi

c. Pedoman Tata Naskah Dinas dan Kearsipan d. Pedoman Jadwal Retensi Arsip (JRA)

6. Pengertian dari Kode Klasifikasi yang benar di bawah ini adalah:

a. Merupakan pengkodean kombinasi huruf dan angka yang penggunaannya dilakukan berdasarkan substansi arsip yang digunakan untuk membantu menyusun tata letak identitas arsip.

b. Merupakan kata kunci sebagai representasi isi suatu informasi

(6)

c. Merupakan pengkodean kombinasi huruf, angka dan simbol yang penggunaannya dilakukan berdasarkan substansi arsip yang digunakan untuk membantu menyusun tata letak identitas arsip.

d. Merupakan kode arsip yang efektif dan efisien serta sistematis meliputi penciptaan, penggunaan dan pemeliharaan serta penyusutan arsip

7. Arsip yang dihasilkan dari Fungsi Support Process adalah a. Hubungan Masyarakat

b. Manajemen Mutu c. Aktuaria

d. Pelayanan Peserta

8. Kepanjangan dari Kode Klasifikasi OH yang benar adalah a. Organisasi Tata Laksana dan Hukum

b. Organisasi dan Hukum

c. Organisasi dan Hubungan Antar Lembaga d. Organisasi dan Hubungan Masyarakat

9. Pedoman Jadwal Retensi Arsip (JRA) diatur dalam Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor:

a. 11 Tahun 2019 b. 10 Tahun 2019 c. 09 Tahun 2019 d. 08 Tahun 2019

10. Suatu Pedoman tentang jangka simpan arsip yang mencakup jenis arsip, nilai guna, jangka simpan dan keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu arsip dimusnahkan, dinilai kembali atau dipermanenkan yang dipergunakan sebagai pedoman penyusuatan dan penyelematan arsip, merupakan pengertian dari:

a. Jadwal Retensi Arsip Fasilitatif b. Jadwal Retensi Arsip Substantif c. Jadwal Retensi Arsip d. Daftar Arsip

11. Jangka waktu penyimpanan yang wajib dilakukan terhadap suatu jenis arsip adalah:

a. Retensi Arsip b. Retensi Aktif c. Retensi Inaktif d. Retensi Musnah

12. Ada berapa kelompok Jadwal Retensi Arsip (JRA) pada BPJS Kesehatan?:

a. 2

b. 3

c. 4

d. 5

(7)

13. Pedoman Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis diatur dalam Peraturan Direksi BPJS Kesehatan Nomor:

a. 78 Tahun 2018 b. 78 Tahun 2019 c. 78 Tahun 2020 d. 78 Tahun 2021

14. Klasifikasi informasi dari arsip yang memiliki informasi yang apabila diketahui oleh pihak yang tidak berhak dapat membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan RI dan/atau keselamatan bangsa adalah:

a. Rahasia b. Sangat Rahasia c. Biasa

d. Tidak Rahasia

15. Arsip berkategori Terbatas hanya dapat diakses oleh:

a. Penentu Kebijakan b. Pengawas c. Penegak Hukum d. a,b,c semua benar

16. Arsip dengan kategori Sangat Rahasia dapat disimpan pada:

a. Lemari besi yang tidak terkunci b. Lemari biasa/rak besi

c. Lemari arsip tahan api d. Boks Arsip

17. Peraturan Direksi Nomor 06 Tahun 2019 menetapkan tentang:

a. Pedoman Tata Naskah Dinas dan Kearsipan b. Pedoman Klasifikasi Arsip

c. Pedoman Jadwal Retensi Arsip d. Pedoman Pengelolaan Arsip Vital

18. Arsip yang keberadaannya merupakan persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional pencipta arsip, tidak dapat diperbaharui dan tidak tergantikan apabila rusak atau hilang, merupakan pengertian dari:

a. Arsip Dinamis b. Arsip Vital c. Arsip Aktif d. Arsip Inaktif

19. Suatu kegiatan untuk melindungi arsip vital baik fisik maupun informasinya terhadap kemungkinan kehilangan dan kerusakan merupakan kegiatan:

a. Pengamanan Arsip Vital b. Penyelamatan Arsip Vital c. Pemulihan Arsip Vital d. Pendataan Arsip Vital

(8)

20. Kegiatan perbaikan fisik arsip fisik yang rusak akibat bencana, merupakan kegiatan:

a. Pengamanan Arsip Vital b. Penyelamatan Arsip Vital c. Pemulihan Arsip Vital d. Pendataan Arsip Vital

21. Penulisan naskah dinas menggunakan huruf….

a. Times New Roman b. Calibri

c. Arial d. Arial Narrow

22. Berikut penulisan waktu yang tepat dalam undangan adalah…

a. Pukul : ...

b. Waktu : Jam ………

c. Waktu : ...

d. Waktu : Pukul ...

23. Pemindahan arsip aktif dari unit pengolah ke unit kearsipan dilakukan secara berkala maksimal….. bulan sekali

a. 3 b. 4 c. 6 d. 12

24. Berikut penulisan tujuan tembusan yang benar adalah...

a. Tembusan: Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat b. Tembusan: Yth. Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat c. Tembusan:

Yth. Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat d. Tembusan:

Deputi Direksi Wilayah Papua dan Papua Barat

25. Urutan penempatan Kode Klasifikasi yang benar dibawah ini adalah:

a. Masalah – Sub Masalah – Pokok Masalah b. Sub Masalah – Masalah – Pokok Masalah c. Masalah – Pokok Masalah – Sub Masalah d. Pokok Masalah – Masalah – Sub Masalah

26. Jumlah Kode Klasifikasi Arsip Fasilitatif di BPJS Kesehatan adalah:

a. 13 b. 12

(9)

c. 11 d. 10

27. Jumlah Kode Klasifikasi Arsip Substantif BPJS Kesehatan adalah:

a. 6 b. 5 c. 4 d. 3

28. Kode Klasifikasi untuk Cuti yang benar adalah:

a. KP.00 b. KP.01.03 c. KP.03.01 d. KP.03.02

29. Tujuan dari penyusutan arsip adalah mengendalikan arus akumulasi penambahan arsip di sebuah organisasi Berdasarkan hal tersebut, salah satu kegiatan penyusutan arsip adalah:

a. Pemindahan arsip inaktif dari unit pengolah (unit kerja) kepada unit kearsipan b. Relokasi record center (ruang simpang arsip inaktif)

c. Pemilahan arsip arsip aktif pada unit pengolah d. Identifikasi arsip aktif pada unit pengolah

30. Muatan/unsur dalam Tabel Jadwal Retensi Arsip adalah:

a. Unit pengolah, kode klasifikasi, keterangan

b. Unit Pengolah, jumlah berkas, jangka waktu penyimpanan c. Jenis arsip, jangka waktu penyimpanan, keterangan d. Jenis arsip, kode klasifikasi, jumlah berkas, keterangan

31. Masa simpan minimal suatu jenis arsip pada unit pengolah disebut dengan:

a. Retensi Inaktif b. Retensi Arsip c. Retensi Aktif d. Jadwal Retensi Arsip

32. Dibawah ini yang merupakan asas penyelenggaraan kearsipan adalah:

a. Kepastian Hukum

b. Keautentikan dan keterpercayaan c. Keutuhan

d. Semua jawaban benar

33. Prosedur Pengiriman/Penyampaian berkas konvensional pada tingkat klasifikasi “Rahasia” yang benar adalah:

a. Amplop Tertutup dan Stempel Rahasia b. Amplop Terbuka dan Stempel Rahasia c. Amplop Tertutup dan Stempel Terbatas d. Tidak ada Prosedur Khusus

(10)

34. Tingkat Klasifikasi Keamanan untuk Naskah Dinas Arahan (Peraturan/Surat Keputusan/Surat Edaran/Instruksi) adalah:

a. Biasa b. Terbatas c. Rahasia d. Sangat Rahasia

35. Tingkat Klasifikasi Keamanan untuk Naskah Dinas Rekrutmen Peserta PPU/PBPU/PBI adalah:

a. Biasa b. Terbatas c. Rahasia d. Sangat Rahasia

36. Berkas yang berkaitan dengan proses pemberian penghargaan kepada pegawai terdiri dari penghargaan masa kerja dan penghargaan prestasi kerja. Berkas tersebut memiliki tingkat klasifikasi keamanan

“Terbatas”. Siapakah Pejabat yang bertanggung jawab untuk berkas tersebut?

a. Deputi Direksi Bidang MSDM dan RM

b. Asisten Deputi Bidang Manajemen Rekrutmen, Kinerja dan Talenta c. Direktur SDM dan Umum

d. Direktur Utama

37. Pemilik Jenis Arsip Vital terkait Kebijakan Strategis (Peraturan BPJS Kesehatan, Peraturan Direksi, Peraturan Direksi, Peraturan Direktur Teknis dan Keputusan) selama masih berlaku adalah:

a. Kesekretariatan Badan

b. Kedeputian Bidang HAL dan Regulasi/Kedeputian Bidang Terkait yang menerbitkan kebijakan c. Kedeputian Bidang Pengawasan, Pemeriksaan dan Pelayanan Hukum

d. Kedeputian Bidang Manajemen SDM dan Revolusi Mental

38. Metode Perlindungan/Pengamanan Arsip Vital adalah dengan cara, kecuali:

a. Duplikasi, yaitu dengan metode digitalisasi b. Disimpan di dalam filling cabinet

c. Pemencaran, yaitu arsip hasil duplikasi disimpan ke unit kearsipan d. Menggunakan peralatan khusus, seperti: brankas tahan api

39. Menyimpan arsip hasil duplikasi ke unit kearsipan atau pihak ketiga, sedangkan arsip vital yang asli disimpan di unit pengolah pencipta arsip vital, merupakan salah satu metode perlindungan arsip vital, uraian tersebut merupakan pengertian dari:

a.

Duplikasi

b.

Pemencaran (dispersal)

c.

Peralatan Khusus (Vaulting)

d.

Pemulihan (recovery)

40. Dalam rangka pengamanan informasi dan layanan penggunaan arsip vital, pengolah arsip vital harus melakukan pengaturan sebagai berikut, kecuali:

a. Menjamin arsip hanya digunakan oleh orang yang berhak

(11)

b. Memberi kode rahasia untuk akses fisik dan informasi c. Membuat spesifikasi orang-orang yang memiliki hak akses d. Identifikasi fisik arsip vital sesuai dengan penggunaannya

Referensi

Dokumen terkait