• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wirausaha Bagi Generasi Muda (Kunci Sukses dan Strategi Berwirausaha)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Wirausaha Bagi Generasi Muda (Kunci Sukses dan Strategi Berwirausaha)"

Copied!
87
0
0

Teks penuh

(1)MODUL KEWIRAUSAHAAN. Wirausaha Bagi Generasi Muda (Kunci Sukses dan Strategi Berwirausaha). Webinar 1 Oktober 2021.

(2) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Restio Rahadyan M.P, S.TP., M.M • S1 Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Sebelas Maret Surakarta • S2 Manajemen, Universitas Indonesia • General Manager Marketing – PT Midsolin • Dewan Pakar Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) • Ketua Bidang UMKM & Digitalisasi Masyarakat Ekonomi Syariah DKI Jakarta (MES DKI) • Coach Wirausaha.

(3) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Sebelum pelatihan dimulai : • Materi ini dibuat untuk memberikan pelatihan kewirausahaan • Banyak dari brand usaha yang akan digunakan sebagai contoh • Tidak ada niat untuk menjelek-jelekan suatu brand ataupun usaha lain • Semua materi ini dibuat semata-mata untuk memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan Terima kasih.

(4) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Adaptasi Kebiasaan Baru.

(5) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Adaptasi Kebiasaan Baru Meningkatkan sanitasi dan higienitas : • memakai masker • mencuci tangan • menjaga jarak. sehingga konsumen akan lebih aman dan nyaman pada saat transaksi.

(6) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Contoh Adaptasi Kebiasaan Baru.

(7) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Adaptasi Kebiasaan Baru.

(8) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Taat Protokol Kesehatan saat produksi.

(9) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Informasikan kepada konsumen.

(10) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Pemasaran dimasa Pandemi : Permudah komunikasi dengan pelanggan Contoh : Bisa order melalui whatsapp sehingga pelanggan tidak perlu datang ke toko.

(11) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Empati terhadap konsumen :. Daya beli konsumen menurun akibat pandemi Penjual dapat menawarkan produk yang harganya lebih terjangkau Contoh : Sebelumnya jual gula aren minimal 1L, Sekarang menyediakan gula aren dengan volume mulai dari 250ml Bukan menurunkan harga, tapi menyesuaikan..

(12) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Menjual produk yang saat ini relevan dengan keadaan pandemi dimana konsumen lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Contoh : Bumbu makanan, frozen food, peralatan masak, deterjen.

(13) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Pemasaran Digital kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempromosikan suatu produk atau layanan..

(14) BRANDING.

(15) MODUL KEWIRAUSAHAAN. IDENTITAS USAHA.

(16) MODUL KEWIRAUSAHAAN. PILIH MANA ?.

(17) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Brand/Merek. Tagline/Slogan. Logo. Asset Digital. Produk dikenal orang Membedakan dengan produk lain Memudahkan komunikasi Menarik perhatian konsumen Mempengaruhi keputusan membeli Membangun Loyalitas. 34.

(18) MODUL KEWIRAUSAHAAN. BRAND/MEREK    . Harus mudah diingat Harus mudah disebut Belum ada nama yang sama Memiliki arti/filossofi.

(19) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Mudah diingat dan disebut. Memiliki arti dan filosofi. Belum ada nama yang sama.

(20) MODUL KEWIRAUSAHAAN. LOGO  .  . Mencerminkan produk dan jasa Tidak ada yang sama Menarik dan mudah diingat Memiliki arti/filosofi. 37.

(21) MODUL KEWIRAUSAHAAN.

(22) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Wardah itu inspirasinya awalnya kerjasama dengan Pesantren Hidayatullah," kata Nurhayati saat jadi pembicara di Penutupan Arisan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY, Sabtu (15/7). Ia menerangkan, dari kerjasama itu Wardah mendapat tantangan untuk membuat produk-produk Islami. Karena Islami, kiblat nama yang hendak digunakan tentu berbau Arab. Dari tiga nama yang diusulkan saat itu, diterimalah. nama Wardah.. Memiliki arti bunga mawar, Wardah pun berdiri dan dikenal seperti yang saat ini banyak orang ketahui. Hebatnya, nama Wardah tidak cuma besar di Indonesia tapi global https://republika.co.id/berita/gaya-hidup/trend/17/07/15/ot4qgj-ini-ternyata-asal-mula-nama-wardah 39.

(23) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Perubahan Logo / Rebranding.

(24) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Contoh perubahan Logo.

(25) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Contoh perubahan Logo.

(26) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Contoh perubahan Logo.

(27) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Founder dan CEO Go-Jek Global Nadiem Makarim mengatakan, alasan mengubah logo baru karena saat ini Go-Jek telah mewadahi berbagai macam layanan. Sehingga, logo lama dianggap tak mewakili layanan yang diwakili. "Kenapa harus ada re-branding? Alasannya karena Go-Jek sudah terlalu berubah dari awal usulnya. Kita saat ini mewadahi berbagai macam service provider, tak hanya layanan Go-Ride," kata Nadiem di Jakarta, Senin (22/7/2019). https://money.kompas.com/read/2019/07/22/170000926/go-jek-ganti-logo-baru-bernama-solve-. Penulis : Fika Nurul Ulya Editor : Sakina Rakhma Diah Setiawan.

(28) MODUL KEWIRAUSAHAAN. TAGLINE/SLOGAN    . Singkat dan padat Mudah dimengerti Mencerminkan kelebihan produk/jasa Menarik konsumen untuk memakai produk/jasa. 45.

(29) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Contoh Tagline / Slogan.

(30) MODUL KEWIRAUSAHAAN.

(31) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Penggunaan web atau metode berbasis web seperti media sosial, situs web, email atau toko online untuk melakukan kegiatan pemasaran.

(32) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Manfaat Online Marketing? Kenapa harus memasarkan produk secara online?.

(33) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Yang dipikirkan oleh konsumen: ✓ Mudah ✓ Praktis ✓ Hemat waktu ✓ Ga kena macet ✓ Gausah cari parkir ✓ Gausah jauh-jauh ke luar kota atau ke luar negri untuk berbelanja.

(34) MEMBANGKITKAN SINERGI BPR DAN UMKM DI MASA PANDEMI DENGAN INOVASI DAN MODUL KEWIRAUSAHAAN TEKNOLOGI”. Terdapat BIG OPPORTUNITY KESEMPATAN BESAR ada di DUNIA ONLINE!.

(35) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Sebanyak apa pelanggan potensial yang ada?. Sejauh apa wilayah yang bisa kita cakup?. Melalui dunia digital….

(36) MODUL KEWIRAUSAHAAN.

(37) MODUL KEWIRAUSAHAAN. MEDIA SOSIAL.

(38) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Contoh Media Sosial :.

(39) MODUL KEWIRAUSAHAAN.

(40)

(41) Tujuan Konten di Bisnis Online.

(42) Jenis - jenis Konten Artikel. Foto. Video.

(43) Petunjuk Membuat Konten 1. Relevan dengan bisnis 2. Menyelesaikan masalah 3. Gaya bahasa yang sesuai 4. Judul yang membuat penasaran 5. Gunakan “Hashtag” (#) yang viral atau nama brand.

(44) Contoh Konten.

(45)

(46)

(47)

(48)

(49) Membangun Kekuatan Branding Produk dengan Sosial Media 1. 2. 3. 4.. Pilih media yang akan digunakan Gunakan konten visual (brand, logo) Konsisten branding produk Menggunakan Influencer.

(50) Contoh Influencer.

(51) Contoh Influencer.

(52) MARKETPLACE.

(53) Sebutkan marketplace di Indonesia yang anda ingat pertama kali.

(54) MODUL KEWIRAUSAHAAN.

(55) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Sumber : https://iprice.co.id/insights/mapofecommerce/.

(56) Jualan Online. Jualan Yuk. Marketplace. 2. 3. 1.

(57) Yang perlu diperhatikan di marketplace:. • Foto Produk • Harga • Jumlah ulasan (review) • Banyaknya ulasan berbintang 5 • Adanya ulasan dengan foto.

(58) Yang perlu diperhatikan di marketplace. Banyak ulasan tentang produk dari pembeli.

(59) FOTO PRODUK.

(60)

(61) 1. 2. 3. 4. 5. 6.. Cari pencahayaan yang baik Gunakan background (disarankan putih) Hindari Zoom Cari angle yang tepat Gunakan model Berikan watermark pada hasil foto.

(62) MINISTUDIO.

(63) MODEL.

(64) WATERMARK.

(65) Model dan detail produk bahan, ukuran, warna yang tersedia.

(66) Foto produk dan saat produk dikenakan.

(67) PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL.

(68) PROMOSI.

(69) BIAYA IKLAN DI TELEVISI STASIUN TELEVISI SCTV per 30 detik pada pukul : • • • •. pukul 00.00-04.00 = Rp 12-35 juta pukul 04.00-09.00 = Rp 12-35 juta pukul 09.00-15.00 = Rp 35-55 juta pukul 15.00-24.00 = Rp 35-65 juta. per 30 detik. Menurut situs website harga.web.id, pembaruan terakhir tanggal 14 Agustus 2017,.

(70)

(71)

(72) BIAYA IKLAN RADIO. Sumber : https://pramborsfm.com/pages/index.php? details=U3hLYUh4emdJbnkxQUhVdzVTT mtmdz09.

(73) BIAYA IKLAN KORAN. Sumber : https://www.kreatifmedia.co.id/2017/0 1/tarif-iklan-koran-sindo-2017.html.

(74) BIAYA IKLAN MAJALAH. Sumber : https://www.kreatifmedia.id/p/tarifiklan-majalah-tempo.html.

(75) BIAYA PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM).

(76) BIAYA PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM).

(77) BIAYA PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM).

(78) BIAYA PROMOSI MELALUI MEDIA SOSIAL (INSTAGRAM).

(79) CONTOH INSTAGRAM ADS.

(80) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Study case “Rumah Sekara”.

(81) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Viral di media sosial “Tiktok”.

(82) Video yang viral namun blunder sehingga merugikan usaha.

(83) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Results.

(84)

(85) MODUL KEWIRAUSAHAAN. Lesson learned : 1.Probabilitas untuk “Viral” di media sosial “Tiktok” lebih tinggi dibanding media sosial lain. 2.Buat konten yang unik, tanpa merendahkan atau menyalahkan publik. 3.Jika memang melakukan kesalahan, segera buat permohonan maaf dan klarifikasi..

(86)

(87) MODUL KEWIRAUSAHAAN. TERIMA KASIH. Webinar 1 Oktober 2021.

(88)

Gambar

Foto  Video Artikel

Referensi

Dokumen terkait

Wujud karakter wirausaha santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Setelah koperasi pondok pesantren melakukan usaha untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri baik melaui

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada pelaku usaha dan masyarakat agar bisa menjalanakan usahanya

Bentuk kegiatan dalam PKM-PM ini ada dua yaitu 1) Untuk memberikan pelatihan dan pendampingan wirausaha Crochet sebagai inovasi usaha bagi ibu-ibu muda di Desa

1) Peningkatan Jiwa Wirausaha: untuk meningkatkan semangat wirusaha, mitra diberikan pelatihan dan motivasi tentang materi kewirausahaan. Tujuananya, agar tumbuh jiwa

Teknik evaluasi kegiatan dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini adalah dalam bentuk memberikan pre test dan post test berkaitan dengan materi yang dibicarakan dalam kegiatan

Dengan memberikan pelatihan dalam mengembangkan kewirausahaan yang lebih baik untuk pelaku usaha batu bata dan masyarakat diharapkan dapat diberdayakan untuk meningkatkan kondisi

Bidang unit usaha produktif yang dipilih dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan materi dasar metalurgi dan ketrampilan pengelasan yang baik dan sesuai standar

yang dapat digunakan untuk memulai bisnis berbasis digital siswa; f Diskusi untuk memperdalam materi yang telah disosialisasikan; g Evaluasi untuk mengukur tingkat pemahaman peserta