• Tidak ada hasil yang ditemukan

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Framing Berita Online tentang Upaya Rekonsiliasi Tragedi G30s Tahun 1965 dalam Portal Berita SuaraMerdeka.Com

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Analisis Framing Berita Online tentang Upaya Rekonsiliasi Tragedi G30s Tahun 1965 dalam Portal Berita SuaraMerdeka.Com"

Copied!
28
0
0

Teks penuh

(1)
[image:1.792.56.739.75.538.2]

Lampiran 1

Tabel 4.2

Skrip Berita Rekonsiliasi Tragedi 1965 di SuaraMerdeka.com

Tgl Headline What Who Where When Why

How

16-9-2015

Pendidikan

Sejarah

Jadi Media

Rekonsilias

i

Fokus dari

pemberitaan

ini adalah

Diskusi 50

tahun tragedi

1965 dengan

tema

menggagas

rekonsiliasi

dalam

pendidikan,

menghapus

pewarisan

kebencian.

Membahas

mengenai

1. Sejumlah pakar

sejarah

2. Aktivis

3. Pegiat Hak Asasi

Manusia

4. Masyarakat

Semarang

5. Dosen program

studi sejarah

UNNES,

Hamdan Tri

Atmaja

6. koordinator

International

Peoples

Tribunaln1965,

Diskusi tersebut

diselenggarakan di

Fakultas Ilmu

Sosial Universitas

Negeri Semarang,

kampus

Sekaran,Gunung

pati,Semarang.

.

15 September

2015

Dengan itu

mereka berharap

generasi penerus

tidak akan

diwarisi

kebencian terkait

sejarah yang

selama ini

dianggap tabu

dibicarakn itu.

1. Salah

satunya

melalui

pembelajaran

sejarah,mulai

dari tingkat

sekolah dasar

hingga

menengah.

2. Kami

harus

membangun

kembali

ingatan

kolektif yang

(2)

media

rekonsiliasi

menjadi

media

rekonsiliasi.

Materi

diskusi

diarahkan

pada narasi

besar supaya

jangan

sampai

peristiwa

masa itu

terulang

kembali.

Nursyahbadi

Katjasungkana

7. Aktivis muda

NU,Tedi

Kholiludin

8. Kelik, warga

Plumbon,

Ngaliyan,

semarang

9. Presiden Joko

Widodo

membangkitk

an masa lalu.

Bukan untuk

membanghkit

kan ideology

tertentu

3. Menco

ntoh Jerman

yang pernah

memiliki

luka sejarah

namun

mampu

melakukan

rekonsiliasi,

dengan cara

pemerintah

Jerman

mengumpulk

an para pakar

pendidikan

(3)

sejarah untuk

merancang

materi dan

bahan ajar

Sejarah yang

menjadi

konsumsi

wajib siswa

disekolah.

Tgl Headline What Who Where When Why How

20-9-

2015

Tsabit

Azinar

Ahmad:

Penjernihan

Sejarah

Menuju

Nirkbencia

n.

Focus dari

pemberitaan

ini adalah

Menjernihkan

sejarah

melalui

pendidikan.

1. Dosen Sejarah

dari

Universitas

Negeri

Semarang

Tsabit Azinar

Ahmad,SPd.M

Pd.

2. Masyarakat

3. Aparat

keamanan

1. Di Indonesia

2. Jawa tengah

3. Di sekolah

1. September

2. 5 Maret 2007

3. 1957

4. 1955

5. Era

pascareformasi

6. Di sekolah

7. Era 70-an

1. Karena literasi

Sejarah

dimasyarakat

tidak cukup.

2. Namun

mengapa

buku-buku Sejarah itu

tidak diajarkan

disekolah?

3. Ya, itu tadi,

karena masih ada

1. Untuk

memiliki

literasi

sejarah

yang

memadai,

masyarak

at harus

menyarin

g segala

(4)

4. PKI

5. Taufik

Abdullah

6. Sukri

Abdurahman

7. Restu

Gunawan

8. Guru dan

Kepala

Sekolah

merupakan

kepanjangan

tangan dari

pemerintah

9. Anak-anak

muda NU

10.Pemerintah

11.Sejarawan

12.Sastrawan.

larangan-larangan resmi.

Akibatnya,

sekolah-sekolah

mempelajari

versi sejarah

yang tidak

berimbang,banya

k kejanggalan

4. Di sekolah

tidak ada buku

yang membahas

tentang dampak

tragedi 65.

5. Dampak dari

penumpasan

DII/TII dan

sebagainya juga

tidak dibahas di

sekolah.

6. Persolana

lain, saat ini

yang

diterima.

Jadi, bisa

mendapat

informasi

sejarah

yang

memang

di tulis

secara

jujur.

2.

Diskusi-diskusi dan

kajian

akademik di

kampus

secara jujur

menjadi

alternative

3. Bagaimana

(5)

banyak produk

orde baru.

Guru-guru produk orde

reformasi jika

dihitung mulai

mengajar

2004/2005.

Dalam 10 tahun

ini belum lahir

generasi

berikutnya.

7. Masyarakat

hanya tahu PKI

setelah 1965,

sebagai

organisasi

terlarang.

Hal-hal seperti itu

yang

melanggengkan

stigma buruk

terhadap

? Kita

butuhkan

pendidik

yang mampu

mengajarkan

makna dan

nilai dari

sebuah

peristiwa.

Pemdidik

yang tidak

menggunaka

n kebenaran

secara

general dan

tidak

memakai

hanya satu

referensi.

Karena itu,

pendidik

(6)

komunisme

8. Itu semua

terjadi karena

kebecian,

kebencian yang

subur karena

pengetahuan dan

literasi tidak

memadai.

menjernihkan

sejarah.

4. Bagaimana

rekonsiliasi

mesti

dilakukan?bi

cara korban

dan pelaku

saat ini pun

tidak jelas

5. Bagaimana

rekonsiliasi

secara

cultural itu

bisa terjadi

secara luas

6. Butuh

peran

pemerintah?t

entu. saya

piker,

(7)

harus dimulai

dari dunia

pendidikan.p

eran

pemerintah

ada pada

tanggung

jawab

mengajarkan

sejarah yang

jernih dan

jujur

disekolah-sekolah

7.

Aturan-aturan

harusnya

ditinjau ulang

8. Disikapi

(8)

Tgl Headline What Who Where When Why How

24-9-2015

Pemerintah

Siapkan

Ungkapan

Tragedi

1965

Yang di

Focus dari

pemberitaan

ini adalah

Pemerintah

Indonesia

,tengah

menyiapkan

ungkapan

terkait tragedi

1965, dimana

pelanggaran

HAM terjadi

terhadap

masyarakat.

Luhut

menyatakan

jika

permintaan

maaf bukan

ditujukan

1. Pemerintah

2. Menteri

coordinator

politik,huku

m, dan

HAM, Luhut

Binsar

Panjaitan

Wisma

perdamaian

Semarang

1. Selasa,22

September

2015

2. Pada tahun ini

tragedi

pelanggaran

HAM tersebut

telah berumur

setengah Abad

atau 50 tahun.

- tidak ada

unsur

why dalam

pemberita

an ini.

Kita mungkin

Menyesalkan

presiden

tidak

memiliki

pikran untuk

(9)

kepada

tragedi 1965

melainkan

kepada

pelanggaran

HAM yang

terjadi saat

itu.

Ungka

pan tersebut

terkait

dengan

penyesalan,

tidak

permintaan

maaf

Tgl Headline What Who Where When Why How

29-9-2015

RAK: Ada

Apa di

Balik

Peristiwa

30

Fokus dari

pemberitaan

ini adalah

Polemik

mengenai

1. Sejumlah

petinggi militer

Indonesia

2. Seluruh rakyat

Indonesia

1. Lubang buaya

2. Indonesia

3. Uni Soviet

dan RRC

4. Pada

peristiwa

berdarah 30

September

sampai 1 Oktober

1. Oleh

karenanya,bila

Terjadi berbagai

kontroversi dan

perbedaan

1. Diculik dan

dibunuh

dalam

suatu usaha

(10)

September Propaganda

dan

doktrinasi

PKI sebagai

dalang G30S

3. PKI

4. Presiden

Soeharto

1965

5. Hari

kesaktian

pancasila 1

Oktober

6. Selama

masa orde baru,

setiap malam 30

September

pendapat dalam

memaknainya

semata-mata

subjektivitas

para peneliti

dalam

melakukan

penelitiannya

2. Sehingga

perbedaan

pandangan

tersebut adalah

hal yang lumrah

dan biasa di era

keterbukaan dan

demokrasi

seperti sekarang

ini

3. Sebagian

pengamat

mempertanyaka

n,jika memang

yang

kemudian

dituduhkan

pada

anggota

partai

Komunis

Indonesia

2. Realita

nya bukan

hal yang

mudah

untuk

mengungkap

kan

3. Nilai

kebenar

an

sejarah

tragedi

G30S

(11)

PKI

memberontak,

mengapa 3,5

juta anggotanya,

yang

menjadikan PKI

sebagai partai

komunis

terbesar ketiga

didunia setelah

uni soviet dan

RRC, tidqak

langsung

melawan pada

saat terjadi

pembersihan

oleh angkatan

bersenjata

Republik

Indonesia?

4. Mengapa

partai komunis

masih

harus

dipertan

yakan

dan

diperde

(12)

dengan jumlah

anggota

terbanyak

diantara

Negara-negara

non-komunis itu

sangat mudah

diruntuhkan

dalam waktu

beberapa hari

saja?bahkan

keputusan

Mahkamah

Militer Luar

Biasa hanya

menyebutkan

Individu-individu

tertentu yang

dijatuhi

hukuman mati

(13)

hidup dengan

alasan terbukti

melakukan

pemberontakan.

Entah mengapa,

justru

Mahmilub tidak

menyebutkan

PKI sebagai

sebuah intitusi

partai yang

melakukan

kudeta secara

keseluruhan.

Tgl Headline What Who Where When Why How

30-9-2015

Setengah

abad G30S

1. Negara

memosisi

kan

sebagai

monopoli

tafsir

sejarah,

1. Tujuh

perwira Angkatan

Darat, termasuk

menteri/panglima

AD Letjen Ahmad

Yani

2. Menteri

1. Den Haag,

Belanda

2. Bali

3. Halim, dekat

Lubang buaya

4. Jawa dan Bali

5. Jakarta

1. Tanggal 1

Oktober 1965,

setengah abad

silam

2. Era orde baru

3. Juni 1965

4. Agustus 1965

1.Pengungkapan

kembali tragedi

berdarah ini

penting untuk

pelurusan

sejarah bangsa

karena bisa

5.dibunuh

sekelompok

orang

bersenjata

6.peristiwa itu

mengakibatk

(14)

semua hanya diperkena nkan mengakse s satu versi tunggal produk pemerinta h. 2. Menurut pemerinta h, PKI yang bertanggu ng jawab. 3. Peter Dale membuat tulisan “The Keamanan nasional, Jenderal AH Nasution

4. Siapa yang

bertnaggung jawab

dibalik peristiwa

1965: Bung Karno,

Soeharto, Partai

Komunis Indonesia,

tentara AD, atau

siapa?

5. CIA

6. PKI

7. Peter Dale

SCOTT,

Professor

University of

California,

Barkeley, AS

8. Letkol Untung

9. Komandan

Cakrabirawa,

5. 23 September

1965

6. 1994

7. 1968

8. Dua minggu

sebelum

tragedi 1965

berkecamuk

9. Artikel yang

(15)

United

States and

the

overthrow

of

Soekarno

1965-1967.

jenderal Sabur

10.Soekarno

11.Noegroho

Notosoesanto

dan Ismail

Saleh

12.Ketua umum

PKI, DN Aidit

13.Dubes AS,

Marshall Green

minta CIA

meningkatkan

propaganda

menyerang

Soekarno.

14.Mantan agen

CIA, Ralph Mc

Gehee

15.Wertheim,

berkesimpulan

tentara

angkatan darat

pamflet

mengungkap

detail rapat PKI

dan

pembahasan

pengambilaliha

n kekuasaan

andai Bung

Karno

meninggal. Isi

pamflet itu

menimbulkan

kekhawatiran di

kalangan

perwira AD

karena memuat

daftar nama

jenderal yang

akan dihabisi.

Sebaliknya,

pimpinan PKI

menerima

9.Peristiwa

yang masih

gelap ini

harus

ditempatkan

dalam sejarah

bangsa

seutuhnya.

Sudah

saatnya atas

nama

kedewasaan

bangsa, kita

perlu

merekonstruk

si peristiwa

1965 lewat

lembaga

tinggi Negara

dengan

melibatkan

(16)

mengudeta.

16.Anderson dan

Mc Vey dalam

Cornell paper

yang menyebut

tragedi berdarah

1965

merupakan

persoalan intern

AD, dan bukan

PKI yang

mendalangi tapi

saat terakhir ada

usaha

memancing PKI

agar terlibat.

pamflet berisi

rencana Dewan

Jenderal

merebut

kekuasaan dan

mengeksekusi

pimpinan PKI.

Akibatnya

muncul konflik

terbuka antara

PKI vs AD

yang kemudian

menimbulkan

pertumpahan

darah dan

pembunuhan

massal

komponen

bangsa.

Tgl Headline What Who Where When Why How

1-10-2015

Pemerintah

Pilih

Rekonsilias

i

Focus

pemberitaan

ini kepada

pembahasan

1. Menko

Polhukam

Luhut Binsar

Pandjaitan

1. Jakarta

2. Gelora Bung

Karno, Jakarta

3. Monument

1. Rabu 30

September

2015

1. Mengingat

dari pihak

PKI maupun

rakyat yang

3. Kami

sedang

merumuskan

(17)

mengenai rekonsiliasi yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah. Rekonsiliasi ini ditujukan kepada pelanggaran HAM bukan kepada peristiwanya. 2. Sekretaris Kabinet Pramono Anung 3. Presiden Jokowi 4. Keluarga anggota PKI 5. Menteri sekretaris Negara Pratikno

6. Ketua Umum

Gerakan Pemuda Ansor Nusron Wahid Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur

4. Di Istana

Negara

2. Kamis, 1

Oktober 2015 anti-PKI sama-sama menjadi korban. 2. negara tidak perlu minta maaf. Biarkan pelaku saling memaafkan secara alamiah dan hidup berdampingan rekonsiliasi terhadap beberapa pelanggaran HAM. 4.

Tgl Headline What Who Where When Why How

2-10-2015 Memperkua t Rekonsilias i Kultural Focus pemberitaan ini kepada PERINGATA

N 50 tahun

peristiwa 1. Sejumlah kepala daerah 2. korban pembunuhan missal 3. Kemenpolhuka 1. Jateng 2. Jatim

3. Bali,

4. Sumatera,

5. dan NTT

6. Dusun

1. Pilpres

2014

2. wali kota

periode

1961-1965

3. PKI di

(18)

G30S masih

menyisakan

PR besar bagi

negara untuk menguak sisi gelap bangsa ini. Banyak pihak berupaya mendorong negara membuat pengakuan dan permintaan maaf secara resmi kepada

lebih dari 0,5

juta warganya. Kita sedang menguji m 4. Jokowi-Jk

5. Generasi muda

6. Mahasiswa

pegiat Jurnalis

7. PKI

8. Bakri Wahab

9. RPKAD (kini

Kopassus)

10.unsur ormas

agama, mahasiswa dan kepemudaan, dinamai Pasukan Garuda Pancasila

11.Letkol S

Soegiman (wali

kota 1966-1976

12. Wali Kota

Palu Sulteng, H

Rusdy Mastura, Plumbon, Kelurahan Wonosari, Kota Semarang 7. Kampus Salatiga 8. lingkungan masyarakat Kota Salatiga

9. Kabupaten

Semarang Kabupaten Semarang memenangi Pemilu 1955 dengan suara terbesar, 144.773, disusul gabungan tiga partai Islam (Masyumi, NU, dan PSII) dengan 88.836

suara, dan PNI

24.783 suara. Di Salatiga, MM Billah (2003), mantan komisioner Komnas HAM, menyebut 17

dari 21 anggota

menyelesa ikan lewat kebijakan politik di tingkat nasional butuh waktu lebih lama. 3. pendek atan rekonsiliasi 4.Sebelum 1965, PKI memiliki posisi politik

kuat di dua

daerah ini

5.Kita bisa

(19)

komitmen

janji politik

Jokowi- JK

dalam

kampanye

Pilpres 2014.

Polemik

penyelesaian

pelanggaran

HAM di

Indonesia

terus bergulir.

Wacana

antikomunis

masih kuat di

sebagian

kalangan.

Pemerintah

saat ini

menggodok

kebijakan

menyelesaika

yang tanpa

menunggu

putusan

pengadilan,

menyampaikan

permintaan maaf

kepada public

13. Baskara T

Wardaya (2014)

mendorong kita

supaya terus

menyalakan dan

menjaga api

rekonsiliasi

DPRD berasal

dari PKI

4. minggu

ketiga Oktober

1965

rekonsiliasi

dari Afsel

bagaimana

melibatkan

masyarakat

mencari

kebenaran

pelanggaran

HAM.

Termasuk

belajar pada

Jerman,

bagaimana

pemerintahny

a bekerja

sama dengan

semua pihak

memimpin

usaha

mengolah

pengalaman

(20)

n kasus

pelanggaran

HAM tahun

1965-1966

antara lain

dengan

pendekatan

rekonsiliasi

melalui

pembentukan

Komite

Kebenaran

Penyelesaian

Masalah

HAM Masa

Lalu, di

bawah

koordinasi

Kemenpolhuk

am

masa lalu.

Khususnya

semasa Nazi

dan

pemerintah

German

Democratic

Republik

(GDR)

sehingga ia

berhasil

menjadi

negara yang

kuat dan

dihormati

baik di Eropa

Barat dan

(21)

Tgl Headline What Who Where When Why How

2 –

10-2015

Polri Incar

Penyebar

Fitnah

Dalam

pemberitaan

ini

memfokuskan

pada

pernyataan

Jokowi

perihal

permintaan

maaf kepada

keluarga PKI

adalah fitnah.

Sampai

sekarang

belum ada

pikiran

presiden

kearah situ.

1. Wakil Kepala

Polri Komjen

(Pol) Budi

Gunawan

2. Presiden Joko

Widodo

3. keluarga

anggota PKI

4. Menkopolhuka

m Luhut Binsar

Pandjaitan

5. tiga

purnawirawan

TNI AL yang

mengangkat

jenazah

pahlawan

revolusi korban

1. Jakarta

2. Monumen

Pancasila

Sakti,

Lubang

Buaya,

Jakarta

Timur

1 Oktober 2015 1.penyebar fitnah untuk

mendiskreditk

an Jokowi

2Jokowi

kembali

menegaskan,

sampai saat ini,

pemerintah

tidak memiliki

niat meminta

maaf kepada

keluarga

pengikut Partai

Komunis

Indonesia.

Pernyataan

Presiden untuk

1. melalui

media

sosial dan

pesan

berantai

2. Presiden

mengund

ang tiga

purnawira

wan TNI

AL yang

mengang

kat

jenazah

pahlawan

revolusi

korban

(22)

Gerakan 30

September

(G30S)

kesekian

kalinya itu

untuk

membantah

berita yang

telah menyebar

di publik

bahwa

pemerintah

berencana

meminta maaf

kepada

keluarga PKI

30

Septembe

r (G30S)

ke Istana

Kepreside

nan.

Tgl Headline What Who Where When Why How

10-10-2015

Diskusi

Rekonsili

asi

Tragedi

1965

Bakal

diGelar

Dalam

pemberitaan

ini

menceritakan

tentang

diskusi

rekonsiliasi

tragedi 1965

1. Direktur LBH

Penegakan

Hukum Bakti

Anak Negeri,

Agung Widodo

2. Komandan

Kodim

0718/Pati

1. Pati

2. kegiatan

tersebut akan

digelar pada

Kamis (15/10)

mendatang di

Pendopo

Kabupaten Pati

1. Kamis, 15 Oktober 2015

2. 9 Oktober 2015

1. Rencananya diskusi

rekonsiliasi

dalam

Peristiwa

1965 untuk

penguatan

Negara

1. dengan

menginga

tnya

justru

bisa

menguatk

an

(23)

yang akan

digelar

didaerah yang

bertujuan

untuk

penguatan

Negara

Kesatuan

Republik

Indonesia.

(Dandim)

3. pelaku sejarah

4. kepala Dinas

Pendidikan

5. dan juga kepala

Kesbangpolinm

as

6. Alwi Alaydrus,

sekretaris

pelaksana

kegiatan diskusi

tersebut

7. tokoh

masyarakat,

pihaknya juga

akan

mengundang

akademisi baik

sekolah,

mahasiswa, dan

juga sejumlah

pelaku sejarah

Kesatuan

Republik

Indonesia

(NKRI)

2. tujuan diskusi itu

bukan untuk

membuka

luka lama.

Melainkan

sebagai

upaya

rekonsiliasi

agar

perisitiwa

tersebut tidak

menimbulka

n dampak

berkepanjang

an

3. untuk penentuan

berkeban

gsaan

secara

lebih

mendala

(24)

lainnya sikap

bersama

dalam

memandang

peristiwa itu

berkelanjutan

.

4. agar perisitiwa

tersebut tidak

menimbulka

n dampak

berkepanjang

an

Tgl Headline What Who Where When Why How

15-10-2015

Negara

Minta Maaf

ke

Soekarno,

Gagasan

yang

Hal yang di

Focuskan

pemberitaan

ini condong

kepada

Usulan agar

1. Elit PDIP

2. Soekarno

3. Ketua Badan

pengurus

SETARA

Institute

1. Jakarta 1. 15

Oktober

2015 sore

1.salah satu cara membangun

keadaban baru

dengan

memberikan

pengakuan atas

1. negara meminta

maaf kepada

Soekarno

2. sudah

(25)

Konstruktif negara

meminta

maaf kepada

Soekarno

sebagaimana

diusulkan elit

PDIP, adalah

gagasan

konstruktif

dan

merupakan

salah satu

cara

membangun

keadaban

baru dengan

memberikan

pengakuan

atas

kekeliruan

yang terjadi

di masa lalu

Hendardi

4. Presiden Joko

Widodo

5. Ketua F-PDIP

MPR RI

Ahmad Basarah

kekeliruan

yang terjadi di

masa lalu

2. Soekarno secara yuridis

tidak pernah

terbukti

terlibat atau

mendukung

komunisme,

suatu yang

menjadi

alasan

permukaan

rezim Orde

Baru berbuat

dzalim kepada

Soekarno

mewakili

negara

meminta

maaf dan

memulihkan

martabat

kemanusiaa

(26)

Tgl Headline What Who Where When Why How 17-10-2015 Sejarah Kelam Sudah Saatnya diKubur Yang difokuskan dalam berita ini adalah tidak perlunya dilakukan permintaan maaf terkait peristiwa 1965 dan sudah seharusnya sejarah kelam ditutup.

1. Diskusi yang

dipandu moderator wartawan senior, Alwi Alaydrus 2. Dalam kesempatan tersebut dihadirkan tiga narasumber, di antaranya adalah Dandim 0718 Pati

Letkol Inf Hery

Setiyono yang

seharusnya

menyampaikan

materi dengan

pokok

1. Pati, Jawa

Tengah.

2. ruang Pragola

Setda Pati

1. pada era

1980-an.

2. Kamis ,15

Oktober 2015

malam lalu

1. Sebab, jika

negara harus minta maaf terhadap para keluarga yang merasa menjadi korban atau sengaja dikorbankan,

hal itu sama

saja membuka

catatan sejarah

kelam yang

pernah terjadi

di republik ini.

(27)

permasalahan

tentang

Ketahanan

Negara

Kesatuan

Republik

Indonesia

(NKRI) dari

rongrongan

PKI. Akan

tetapi yang

bersangkutan

ternyata

berhalangan

hadir, sehingga

ditunjuk

wakilnya

Kapten Inf

Sriyanto.

3. Kepala Dinas

Pendidikan

Kabupaten Pati

berlangsung

lebih dari

separuh waktu

yang

dijadwalkan,

karena

pelaksanaann

ya mengalami

keterlambatan

sekitar satu

jam.

3. Karena

sejarah pahit

yang pernah

terjadi pada

masa itu

sudah saatnya

untuk dikubur

dalamdalam

mengingat

kondisi saat

ini sudah

tersebut

2. Apa yang

diketahui

tentang PKI

pun

diperoleh

dari

membaca

sejarah, dan

menonton

film-nya.

Akan tetapi,

film tentang

G30S itu

sudah tidak

tampak lagi

penayangan

nya di

televisi.

3. Bahkan, ada

(28)

Sarpan

4. dan Kepala

Kesatuan

Bangsa

(Kesbang)

Politik,

Sudartomo.

5. pelajar dan

mahasiswa

6. salah seorang

bekas Brigadir

17 di Pati, Drs

Salamun

berubah, tak

ada

diskriminasi

lagi.

penanya dari

kalangan

pelajar yang

mengaku

sama sekali

tidak tahu

apa itu PKI,

sehingga

harus

mencari

sumber

materi

permasalaha

n terserbut

dengan

membaca

beberapa

artikel di

jejaring

media

Gambar

Tabel 4.2

Referensi

Dokumen terkait