Logistics Reform for
Indonesia Competitiveness
Indonesia sebagai negara kepulauan
terbesar di dunia memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan negara lain. Luasnya perairan dan masih terbatasnya infrastruktur yang menunjang lancarnya pergerakan arus barang menjadi tantangan bagi penyedia jasa logistik termasuk di dalamnya Jasa Pengurusan Transportasi / Freight Forwarder.
Tantangan
1. Pembangunan
infrastruktur logistik
2. Kebijakan Fiskal di
Bidang Logistik
3. Harmonisasi regulasi
4. Peningkatan SDM
5. Profesionalisme
anggota ALFI/ILFA
Reformasi
Logistik
Biaya Logistik
VS
Kinerja Logistik
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibandingkan negara lain.
• Wilayah teritorial 3,2 juta km2; Zona
Ekonomi Eksklusif 2,7 juta km2
• 5 Pulau besar dengan 17.500 pulau kecil • 80% PDB dihasilkan Jawa-Sumatera-Bali • 80% dari 245 juta penduduk di
Jawa-Sumatera-Bali
1. Pengembangan Kawasan Industri
2. Program short sea shipping
3. Trans Java Highway
4. Mendorong perbaikan dan penambahan jaringan jalan di
seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah perbatasan
5. Hasil Kajian Logistik – Biaya Logistik Nasional
6. Pembangunan Logistics Center
7. Ketersediaan fasilitas untuk kargo udara
8. Percepatan pengembangan kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
9. Penerapan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) di daerah
10. Pengembangan
Aerocity/Aerotropolis
1. Permasalahan perpajakan bagi perusahaan freight forwarding
2. Revitalisasi moda angkutan darat penunjang logistik
3. Revitalisasi kapal laut
4. Perubahan term of trade ekspor menjadi CIF
5. Penerapan National Single Window
C. REGULASI
1. Rencana revisi KM. 10/1988 tentang Jasa Pengurusan Tranportasi
2. Mendorong perbaikan kinerja Bea dan Cukai
3. Penerapan e-payment untuk pengurusan customs clearance
4. Pembenahan Lartas dan Percepatan PIB (Impor) dan PEB (Ekspor)
5. Menghilangkan ego sektoral stakeholder
D. SUMBER DAYA MANUSIA
1. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Logistik
2. Pendidikan dan Pelatihan SDM bidang transportasi dan logistik
E. PROFESIONALISME ANGGOTA 1. Peningkatan kemampuan dan
kualitas melalui pelatihan
2. Penerapan teknologi informasi
Rekomendasi Kepada Pemerintah
•
Penyempurnaan dan evaluasi bersama
terhadap blue print Logistik Nasional
•
Badan Logistik dan Transportasi Nasional yang
menginterasikan logistik Indonesia
•
Pembentukan UU Logistik dan Transportasi
Nasional
•
Mendorong peningkatan kemampuan SDM di
TERIMA KASIH