TESIS
PENGEMBANGAN POTENSI KAWASAN DARE
MEMORIAL MUSEUM SEBAGAI DAYA TARIK
WISATA DI DISTRIK DILI TIMOR LESTE
LINDALVA MAGNO DE ARAUJO
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS UDAYANA
TESIS
PENGEMBANGAN POTENSI KAWASAN DARE
MEMORIAL MUSEUM SEBAGAI DAYA TARIK
WISATA DI DISTRIK DILI TIMOR LESTE
LINDALVA MAGNO DE ARAUJO NIM 1491061043
PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KAJIAN PARIWISATA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
TESIS
PENGEMBANGAN POTENSI KAWASAN DARE
MEMORIAL MUSEUM SEBAGAI DAYA TARIK
WISATA DI DISTRIK DILI TIMOR LESTE
Tesis untuk Memperoleh Gelar Magister
pada Program Magister Program Studi Kajian Pariwisata, Program PascasarjanaUniversitas Udayana
LINDALVA MAGNO DE ARAUJO NIM 1491061043
PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI KAJIAN PARIWISATA
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
Lembaran Pengesahan
TESIS INI TELAH DISETUJUI TANGGAL 29 AGUSTUS 2016
Pembimbing I
Prof. Dr. N.L. Sutjiati Beratha, M.A NIP 195909171985032002
Pembimbing II
Dr. Ir. I Made Adhika, MSP NIP 195912311986011002
Mengetahui
Ketua
Program Studi Magister Kajian Pariwisata Program Pascasarjana
Universitas Udayana
Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M.Litt NIP 19611205198603 1004
Direktur
Program Pascasarjana Universitas Udayana
Tesis ini telah Diuji pada
Tanggal 23 Agustus 2016
Panitia Penguji Tesis Berdasarkan SK Rektor
Universitas Udayana, No.: 4260/UN 14.4/HK/2016, Tanggal 22 Agustus 2016
Ketua : Prof. Dr. N.L. Sutjiati Beratha, M.A
Anggota :
1. Dr. Ir. I Made Adhika, MSP
2. Prof. Dr. I Nyoman Kutha Ratna, SU
3. Prof. Dr. I Nyoman Sirtha, SH., MS
PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT
Yang bertanda tangan dibawah ini saya :
1. Nama : Lindalva Magno De Araujo
2. Nim : 1491061043
3. Program Studi : Kajian Pariwisata Universitas Udayana
4. Judul Tesis : Pengembangan Potensi Dare Memorial Museum
Sebagai Daya Tarik Wisata di Distrik Dili Timor-Leste.
Denganini menyatakan bahwa karya ilmiah Tesis * ini
bebas plagiat.
Apabila di kemudian hari terbukti terdapat plagiat dalam karya ilmiah ini, maka
saya bersedia menerima sanksi peraturan Mendiknas RI No. 17 tahun 2010 dan
Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.
Denpasar, 23 Agustus 2016 Pembuat Pernyataan,
(Lindalva Magno De Araujo) NIM. 1491061043
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, atas berkat rahmatnya penulis dapat menyelesaikan tesis yang berjudul “Pengembangan Potensi Kawasan Dare Memorial Museum Sebagai Daya Tarik Wisata di Distrik
Dili, Timor Leste” dapat diselesaikan dengan baik. Penulisan tesis ini sebagai
salah satu persyaratan akademik bagi mahasiswa Program Pascasarjasa Universitas Udayana khususnya Program Studi Kajian Pariwisata untuk meraih gelar Magister Pariwisata.
Berhasilnya penyusunan tesis ini atas bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, sehingga pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Prof. Dr. N.L. Sutjiati Beratha, M.A, pembimbing utama yang penuh perhatian telah memberikan dorongan, semangat, bimbingan, dan saran dalam penyelesaian tesis ini. Terima kasih sebesar-besarnya pula penulis sampaikan kepada Dr. Ir. I Made Adhika, MSP, selaku pembimbing II yang juga penuh perhatian dan kesabaran telah memberikan bimbingan dan saran kepada penulis.
Ucapan yang sama ditujukan kepada Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD KEMD, atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan program Magister di Universitas Udayana. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Direktur Program Pascasarjana Universitas Udayana yang dijabat oleh Prof. Dr. dr. A.A Raka Sudewi, Sp. S (K), atas kesempatan yang diberikan kepada penulis untuk menjadi mahasiswa Program Magister pada Program Pascasarjana Universitas Udayana.
Pada kesempatan ini, penulis juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra, M. Litt, selaku Ketua Program Studi Kajian Pariwisata Universitas Udayana atas ijin yang diberikan kepada penulis untuk mengikuti pendidikan program Magister. Ungkapan terima kasih penulis sampaikan pula kepada para penguji tesis, Prof. Dr. I Nyoman Kutha Ratna, SU, Prof. Dr. I Nyoman Sirtha, SH., MS, dan Dr. Ir. Syamsul Alam Paturusi, MSP, yang telah memberikan masukan, saran, sanggahan dan koreksi sehingga penulisan tesis ini dapat terwujud dengan baik. Penulis juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Lembaga INAP Republik Demokratik Timor-Leste, Secretariado da Comissao da Funcao Publica, Kementerian Pariwisata Republik Demokratik Timor-Leste, atas bantuan dan dukungan yang diberikan kepada penulis. Ucapan terima kasih juga ingin penulis sampaikan kepada Municipio Dili, Camat kecamatan Dili Vera Cruz, Director Nasional Perencanaan dan Pembangunan Pariwisata Timor-Leste, Kepala Desa Dare di Kecamatan Dili Vera Crus dan Tokoh-Tokoh Masyarakat Desa Dare, selaku informan yang telah memberikan data dan informasi yang valid sehingga penulisan tesis ini dapat terwujud dengan baik.
Dosen dan Staff Sekretariat Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana yang telah memberikan bekal ilmu dan membantu penulis dalam pengurusan akademik selama masa studi. Terima kasih juga kepada rekan-rekan tercinta Crue Master Of Tourism angkatan 2014, atas segala dukungan dan motivasi, senantiasa bekerjasama dan satu hati dalam suka maupun duka demi memperjuangkan masa depan, khususnya selama proses perkuliahan hingga proses penyusunan tesis sehingga dapat menempuh gelar Magister Pariwisata.
Akhirnya ucapan terima kasih penulis dedikasikan kepada Ayahanda Domingos de Carvalho Araujo dan Ibunda Francisca Magno yang telah mengasuh dan membesarkan penulis serta selalu memberikan dukungan penuh secara moril dan material kepada penulis dalam menempuh cita-cita melalui doa, usaha, pengorbanan, kerja keras dan senantiasa menjadi orang tua yang bijak, pengertian, dan baik hati.
Semoga Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberikan rahmat, berkat dan perlindungan kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan dan penyelesaian tesis ini. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tesis ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan tesis ini.
Denpasar, 23 Agustus 2016
ABSTRAK
PENGEMBANGANPOTENSI KAWASAN
DARE MEMORIAL MUSEUM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI DISTRIK DILI TIMOR LESTE
Kawasan Dare Memorial Museum adalah kawasan perbukitan yang terletak di Ibu Kota Dili Timor-Leste. Kawasan ini memiliki banyak potensi daya tarik wisata yang layak untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kawasan Dare Memorial Museum yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata, kondisi lingkungan internal dan eksternal serta untuk merumuskan strategi dan program pengembangan kawsan wisata.Teori yang digunakan adalah teori perencanaan dan pengembangan pariwisata, teori siklus hidup destinasi dan teori Multikulturalisme.Data dikumpulkan dengan metode observasi,wawancara dan studi dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan Dare Memorial Museum memiliki potensi dalam pengembangan daya tarik wisata Potensi di kawasan ini meliputi potensi sejarah, potensi alam dan potensi sosial budaya. Dare Memorial Museum merupakan daya tarik utama yang menawarkan wisata sejarah. Panorama alam, air terjun serta kawasan perbukitan merupakan potensi alam. Sedangkan budaya masyarakat lokal, nilai dan tradisi masyarakat lokal merupakan potensi sosial budaya yang dapat dikembangkan dalam masyarakat. Terdapat berbagai faktor yang menjadi kendala seperti sumber daya manusia, fasilitas, aksesibilitas, serta infrastruktur dapat menghambat pengembangan kawasan ini. Berdasarkan analisis terhadap lingkungan internal dan eksternal, dirumuskan strategi pengembangan yang tepat yaitu strategi S-O dengan strategi pengembangan produk wisata. Selain itu disusun juga beberapa strategi alternatif yang dapat mendukung pengembangan kawasan ini.
Hasil penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dan manfaat dalam upaya pengembangan potensi di kawasan Dare Memorial Museum. Peran pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur, fasilitas dan SDM, juga peran semua pihak terkait menjadi aspek penting dalam pengembangan kawasan Dare Memorial Museum. Pengembangan potensi di kawasan ini diharapkan mampu pertumbuhan ekonomi masyarakat Kecamatan Vera Crus Kabupaten Dili khususya dan Timor Leste pada umumnya. Hasil penelitian ini perlu ditindaklanjuti dalam program-program nyata agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Timor Leste.
ABSTRACT
DEVELOPMENT OF THE POTENTIAL
OF DARE MEMORIAL MUSEUM AS A TOURIST ATTRACTION IN DILI DISTRICT TIMOR LESTE
Dare Museum is a tourism area which located at Dili, the Capital of Timor Leste. This area has many potential tourist attractions which are feasible to be developed into tourist destinations.
The aims of this research were to identify potential tourist attractions, analyzing internal and external factors, and formulating proper strategies and programs. Theories used on this research were the theory of planning, destination lifecycle and multiculturalis. This research was qualitative research, while data was analyzed by descriptive qualitative and SWOT analysis techniques as a basic formulation of development strategies.
The results indicate that potentials attractions can be developed at Dare Memorial Museum area. Those are the historical, nature and socio-culture environment. Dare Memorial Museum as a historical museum is the main attraction at this area. Panoramic landscape view, waterfall, and hills are the nature attractions, while local wisdom as well as daily activities on community can be developed as socio-culture attractions. However, there were some obstacles related to tourism development such as human resources, tourism facilities and infrastructure and accessibility. This research formulated the grand strategy S-O to be applied which is strategy of product development, while alternative strategies are also formulated.
This research is expected to provide a contribution and benefit related to tourism development in Dare Memorial Musem Area. Roles of governments of Timor Leste is necessary needed to ensure the development of infrastructure, facilities, as well as human resources are is on the right track of sustainability. The development should be brought economic growth and benefit to the community.
RINGKASAN
Timor Leste adalah salah satu negara termuda di dunia dan mempunyai
cita-cita besar untuk mensejahterakan seluruh warganya. Timor Leste
menunjukkan perkembangan ekonomi yang signifikan melalui sektor gas dan
minyak bumi, dan kini Pemerintah Timor Leste mulai mendorong pertumbuhan
sektor ekonomi lainnya, termasuk pariwisata. Pengembangan pariwisata
diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, mengingat Timor Leste
memiliki ragam sumber daya alam dan budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai
daya tarik wisata. Timor Leste merupakan negara baru yang secara dejure dan
defacto merestorasi kemerdekaannya pada tahun 2002. Dengan pengakuan dunia
internasional maka telah bertambah jumlah destinasi wisata baru di kawasan Asia
Tenggara.
Salah satu kawasan yang memiliki museum sebagai daya tarik utama di
Timor Leste adalah kawasan Dare yang memiliki satu museum sejarah yang
dikenal dengan nama Dare Memorial Museum. Museum ini dibangun dengan
tujuan untuk mengenang perjuangan rakyat Timor Leste dalam meraih
kemerdekaannya. Museum tersebut menyimpan banyak sejarah dalam bentuk
tulisan-tulisan mengenai sejarah Perang Dunia Kedua. Setiap tahun selalu
diadakan upacara untuk mengingat kembali para pahlawan yang telah meninggal
pada masa Perang Dunia Kedua. Bangunan museum merupakan bekas pengadilan
pada era Portugis, yang kemudian terbakar pada peristiwa September 1999.
Kemudian bangunan ini dirancang dan dibangun ulang oleh arsitek Tânia
Bettencourt Correia. Kini luasnya berkembang dari 500 meter persegi menjadi
1.325 meter persegi. Koleksi foto-foto tentang perjuangan rakyat Negeri Lorosae
dalam memperjuangkan kemerdekaannya menjadi koleksi utama. Paparan ini
tertambat di dinding lorong pertama menuju ruang pameran tetap museum dalam
tiga bahasa, yaitu bahasa Inggris, bahasa Portugis, dan bahasa Tetum, bahasa
nasional Timor Leste. Pengunjung tidak hanya disuguhi teks dan gambar, tetapi
juga video, replika, dan barang-barang peninggalan masa perjuangan Timor Leste.
museum. Museum dengan detail menampilkan teks dan foto lengkap dengan
grafis kekuatan armada laut dan udara pasukan Indonesia serta cuplikan video
pada saat invasi berlangsung. Selain itu, museum juga menampilkan berbagai
peninggalan senjata dan atribut yang digunakan pejuang kemerdekaan Timor
Leste pada era 1975 hingga 1999 silam.
Selain potensi wisata sejarah di Dare Memorial Museum, dalam kawasan
ini juga terdapat potensi wisata lainnya seperti : air terjun, bukit, serta budaya
masyarakat lokal. Namun ragam potensi wisata yang terdapat dalam kawasan ini
belum mampu untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung.
Kurangnya minta berkunjung disebabkan ole banyak faktor, termasuk anggapan
bahwa museum tidak menarik, kuno dan tdak menyenangkan. Oleh sebab itu,
diperlukan strategi pengelolaan yang tepat dan terarah agar dapat menarik minat
wisatawan untuk berkunjung.
Penelitian pengembangan potensi kawasan Dare Memorial Museum
bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata, mengkaji lingkungan internal
dan eksternal, serta merumuskan formulasi strategi dan program pengembangan
yang sesuai dengan potensi, karakteristik dan kebutuhan pengembangan kawasan.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan konsep pengembangan, potensi dan
daya tarik, dan konsep museum. Dari pendekatan dan konsep tersebut diharapkan
dalam pengembangan kawasan tetap berorientasi pada keberlanjutan ekologi,
ekonomi dan budaya masyarakat tanpa mengesampingkan nilai edukasi dan
kepuasan berwisata. Teori – teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teori perencanaan, teori siklus hidup destinasi, dan teori multikulturalisme. Teori
perencanaan digunakan untuk mengarahkan proses perencaaan dan
pengembangan sesuai dengan proses perencanaan yang tepat guna meminimalisir
dampak yang mungkin ditimbulkan. Teori siklus hidup destinasi digunakan untuk
mengetahui posisi kawasan Dare Memorial Museum dalam siklus hidup destinasi
sehingga dapat menentukan strategi pegembangan yang tepat. Teori
multikulturalisme digunakan sebagai pendekatan untuk memahami nilai dan
warisan sejarah masa lalu sehingga dapat mendorong terciptanya apresiasi
Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kualitatif dengan
mengidentifikasi potensi dan daya tarik, mendeskripsikan sarana prasarana,
fasilitas pariwisata, aksesibilitas serta layanan lainnya. Strategi dan program
pengembangan dirumuskan berdasarkan identifikasi lingkungan internal
(kekuatan dan kelemahan) dan lingkungan eksternal (peluang dan ancaman).
Matriks analaisis SWOT enghasilkan 4 sel pilihan strategi yang ditentukan
sebagai strategi utama dan strategi alternatif. Informan dalam penelitian ini
ditentukan berdasarkan tujuan penelitian dan dikembangkan berdasarkan
informasi yang diperoleh pada saat penelitian. Data dikumpulkan melalui obervasi
dan wawancara menggunakan pedoman wawancara dan alat dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kawasan Dare Memorial Museum
memiliki potensi wisata sejarah berupa museum, potensi wisata alam berupa
wilayah perbukitan dan air terjun. serta budaya masyarakat lokal. Potensi sosial
budaya berupa pola hidup masyarakat, bahasa, aktivitas ekonomi masyarakat.
Berdasarkan analisis lingkungan internal dan lingkungan eksternal diketahui
bahwa kekuatan pengembangan terletak pada: Sejarah, Lingkungan alam,
Museum dengan koleksi perjuangan dan Memiliki lahan yang luas, sedangkan
kelemahannya meliputi: Keterbatasan Fasilitas pendukung, Kurang tersediannya
SDM dibidang pariwisata, Pengelolaan kurang optimal, Kurangnya promosi dan
Kurangnya daya kreativitas. Kondisi lingkungan eksternal menunjukan bahwa
peluang pengembangan yaitu: Lokasi yang strategis, Dukungan pemerintah dan
masyarakat, Memiliki potensi yang menarik untuk dikembangkan lagi dan
Peningkatan jumlah wisatawan dimasa mendatang, sedangkan ancamannya
adalah: Persaingan antar destinasi, Kebijakan pariwisata, Kurangnya kesadaran
masyarakat, Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai museum, Munculnya
pusat hiburan, dan Berubahnya gaya hidup masyarakat.
Berdasarkan analisis SWOT diperoleh pilihan strategi pegembangan,
yaitu: strategi S-O, Strategi pengembangan produk wisata sejarah. Strategi S-T,
Strategi Pengembangan pasar dan promosi serta Strategi Pengembangan
pariwisata, Strategi Pengembangan peraturan pariwisata dan Strategi peningkatan
daya saing kawasan. Strategi S-T, Strategi pengembangan kapasitas SDM.
Kawasan Dare Memorial Museum memiliki prospek pengembangan yang
sangat baik utuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata apabila potensi yang ada
dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sinergitas semua sektor diperlukan dalam kerangka
pembangunan pariwisata, dibarengi dengan upaya perbaikan kualitas sumber daya
manusia dan infrastruktur penunjang untuk memastikan pengambangan pariwisata
berjalan seiring dengan perbaikan kualitas hidup masyarakat. Pengembangan
kawasan harus memperhatikan perbaikan ekonomi dan penghargaan terhadap nilai
lokal. Dengan demikian diharapkan pengembangan pariwisata berada pada jalur
DAFTAR ISI
SAMPUL DALAM ... i
HALAMAN PRASYARAT GELAR ... ii
LEMBAR PENGESAHAN ... iii
LEMBAR PENETAPAN PANITIA PENGUJI ... iv
2.3 Landasan Teori ... 24
2.3.1 Teori Siklus Hidup Destinasi Pariwisata ... 24
2.3.2 Teori Multikulturalisme ... 27
2.3.3 Teori Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata . 30 2.4 Model Penelitian... 35
3.7.1 Analisis Deskriptif Kualitatif ... 45
3.7.2 Analisis SWOT ... 46
3.8 Metode dan Teknik Penyajian Hasil Analisis Data ... 48
BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN ... 49
4.1 Gambaran Umum Kota Dili ... 49
4.1.1 Kondisi Fisik dan Geografis ... 49
4.1.2 Pemerintahan... 50
4.1.3 Demografis dan Ekonomi ... 51
4.1.4 Perkembangan Pariwisata ... 53
4.1.5 Sosial Budaya... 54
4.2 Gambaran Umum Kawasan Dare Memorial Museum ... 55
4.2.1 Kondisi Fisik dan Geografis ... 55
4.2.3 Pemerintahan, Kependudukan dan Ekonomi
Masyarakat ... 56
4.2.4 Pengelolaan Pariwisata ... 56
BAB V POTENSI-POTENSI DARE MEMORIAL MUSEUM ... 58
5.1 Atraksi ... 59
5.2 Amenitas... 64
5.3 Aksesibilitas ... 66
BAB VI KONDISI LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL DARE MEMORIAL MUSEUM ... 67
BAB VII STRATEGI DAN PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN DARE MEMORIAL MUSEUM SEBAGAI DAYA TARIK WISATA... 77
7.1 Strategi Pengembangan Kawasan Wisata ... 77
DAFTAR TABEL
Tabel 4.1 Komposisi Penduduk Distrik Dili Menurut Sub-Distrik dan
Jenis Kelamin ... 51
Tabel 4.2 Jumlah kunjungan wisatawan di Negara Timor Leste ... 53
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Destination Life Cycle ... 24
Gambar 2.2 Model Penelitian ... 38
Gambar 3.1 Peta Lokasi Penelitian ... 40
Gambar 3.2 Matriks SWOT Objek dan Daya tarik wisata ... 47
Gambar 4.1 Peta Kota Dili ... 50
Gambar 5.1 Dare Memorial Museum... 58
Gambar 5.2 Koleksi cerita sejarah di DMM ... 60
Gambar 5.3 Koleksi cerita sejarah di DMM ... 60
Gambar 5.4 Koleksi prasasti nama pejuang ... 60
Gambar 5.5 Penghormatan Pahlawan Perang Dunia Kedua ... 61
Gambar 5.6 Penghormatan Pahlawan Perang Dunia Kedua ... 61
Gambar 5.7 Panorama alam kawasan Dare ... 62
Gambar 5.8 Pemandangan Kota Dili ... 62
Gambar 5.9a Pemandangan Air terjun Tiris Maunmera ... 63
Gambar 5.9b Pemandangan Air terjun Tiris Maunmera ... 63
Gambar 5.10 Toilet... 64
Gambar 5.11 Tempat Parkir ... 65
Gambar 5.12 Memorial Café ... 65