Prospektus
Kerjasama Usaha Klinik
PRIMSTAR MEDIKA
U
R A I A NI
S I1
Pendahuluan2
Konsep usaha3
Mitra pendukung4
Penawaran investasi5 Biaya
6
Break event point7
PaybackPendahuluan
Kesehatan adalah aset paling berharga bagi kita karenanya seseorang akan mencari pengobatan bila sakit bahkan rela untuk mengeluarkan biaya (fee for service).
Disadari bahwa untuk berjaga-jaga agar tidak terlalu berat beban biaya dimulailah pemikiran berbagi risiko (asuransi).
Manusia lebih maju lagi berpikir, bahkan kalau mungkin jangan sampai sakit, dengan cara melakukan pengontrolan kesehatan rutin (health check-up) secara berkala seumur hidup: sejak lahir (Kartu Menuju Sehat), semasa sekolah (Rapor Kesehatan), dewasa (Paspor Kesehatan).
Namun bilamana sakit dan memerlukan pengobatan (10% kejadian) hendaknya mendapat pengobatan yang prima dengan kendali mutu, kendali biaya dan cepat.
Dengan motto: “Pencegahan Utama, Pengobatan Prima”, Primkop-IDI sebagai Badan Khusus Ikatan Dokter Indonesia dengan konsep diatas akan mendirikan Klinik Layanan Primer di setiap komunitas dengan prinsip: “Koperasi adalah Sokoguru Layanan Kesehatan di Indonesia”.
BPJS yang merupakan asuransi universal bagi seluruh rakyat Indonesia yang akan mulai berlaku 1 Januari 2014 tentu memerlukan jaringan provider yang handal, terstandar, mudah dijangkau, biaya terkendali dan mutu prima.
Jaringan Klinik Primkop-IDI dibentuk juga untuk menjawab tantangan kebutuhan layanan kesehatan seluruh rakyat Indonesia di era BPJS.
Pertama di Indonesia Klinik dengan Konsep
Pencegahan
Sebagai langkah awal Primkop-IDI akan membuat klinik pertama di Jl. Dr. Satrio Blok C1 No. 3A, Medical City Jababeka, Cikarang, Bekasi Sebagai implementasi konsepm usaha bersama, Primkop-IDI
Untuk kete r ang an l eb ih lanjut d an pe rte mu an k husus hubu ngi : D r. K ad ar sy ah, MS, K etu a Pr imk op -IDI, M ob ile: 08 7 8 2 1 1 5 6 31 7, E m ail: k adar@bdg. cent rin.net. id
menawarkan peluang untuk menginvestasikan dana Anda dalam bentuk modal penyertaan dengan surplus yang menarik.
Akan menyusul klinik di lokasi lain di seluruh Indonesia.
Klinik Jababeka akan melayani wilayah yang telah berkembang dan matang dengan perumahan kelas menengah dan ratusan perusahaaan. Konsep pelayanan kesehatan unik dimana seluruh Peserta akan
mendapat pemeriksaan kesehatan awal (health check-up) dan disimpan dalam pangkalan data khusus sehinggakondisi kesehatan Peserta awal
dan kelanjutannya dapat dipantau dengan cermat.
Pelayanan kuratif (pengobatan) dengan peralatan standar tinggi(USG, EKG, telemedicine), dokter dengan kompetensi yang sesuai dan terkredensial.
Mitra Pendukung
Untuk memastikan kualitas pelayanan dengan prinsip kendali mutu, kendali biaya maka telah siap:
Unit Usaha Klinik Komite Medik
Komite Kendali Mutu. Mitra Kerja
Mitra Pemasaran: PT ToTwo
Mitra Teknologi Informasi: PT ECI & PT INTI Mitra Sarana: PT MPK
Mitra Perbankan: Bank Syariah Mandiri Mitra Kefarmasian: Kimia Farma Apotek
Penawaran Kerjasama Investasi
Diprioritaskan untuk investor (owner) dokter yang sudah mapan dari sisi keuangan.
Dokter umum sebagai operator sekaligus owner.
Bila masih belum terpenuhi maka berikutnya akan ditawarkan kepada investor lainnya (mitra luar).
Total investasi: Rp 350.000.000 (simpangan ± 10%) Uraian Biaya Investasi :
1 Biaya sewa tempat 20.000.000
2 Ijin klinik 10.000.000
3 Komputer 15.000.000
4 Alkes 100.000.000
6 Exterior/interior (diadakan oleh Primkop-IDI) 55.000.000
7 Pendampingan Primkop-IDI 10.000.000
8 Biaya marketing awal 10.000.000
9 Operasional 3 bulan 100.000.000
TOTAL INVESTASI 350.000.000
Untuk memperluas peluang bergotong-royong/berpartisipasi, 1 (satu) unit modal penyertaan Primkop-IDI dibuat senilai Rp 1.000.000 (Satu juta rupiah)
Minimal investasi: 25 unit/investor
Bapak Koperasi Indonesia
Pola Kerjasama Koperasi
Biaya kerjasama
Dana Investor Pasif Rp 250.000.000,-
Dana Investor Aktif/Dokter Operator = Rp 100.000.000,-
( Rp 30.000.000 dari pembiayaan sendiri dan Rp 70.000.000 pinjaman dari Bank Syariah Mandiri)
Bagi hasil
Investor Pasif 71.43 % (Rp 250.000.000) Investor Aktif 28.57 % (Rp 100.000.000)
Pembelian kembali (buy-back)
Dalam waktu maksimal 5 tahun, Investor Aktif (Dokter Operator) di “Satu (1) unit
modal penyertaan Primkop-IDI bernilai sebesar
Rp 1.000.000 (satu juta rupiah)
berikan prioritas untuk menaikan jumlah unit kepemilikannya dari 28.57% (100 unit) menjadi 51.43% (180 unit).
Dalam kurun waktu 5 tahun pertama, setiap akhir tahun tutup buku, jika Investor Aktif berniat menaikan kepemilikan saham di klinik dengan kelipatan 20 unit maka setiap Investor Pasif diharuskan
melepas unit yang dimilikinya dengan nilai pari/par value (ditetapkan nilai unit = Rp 1.000.000 per unit), sampai kuota 51.43%/180 unit kepemilikan Investor Aktif terpenuhi.
Setelah jangka waktu 5 tahun berakhir dan atau kuota 51.43% (180 unit) terpenuhi, harga unit modal penyertaan akan dijual sesuai harga pasar (floating) atau negosiasi antara pihak-pihak yang bersangkutan.
Contoh perhitungan:
Tahun pertama
Unit modal penyertaan Investor Aktif (Dokter operator): 100 unit Unit modal penyertaan 10 Investor pasif @25 unit : 250 unit
Awal tahun ke-2, Investor Aktif berniat membeli 20 unit
Setiap Investor pasif harus melepas masing-masing 2 (dua) unitseharga nilai awal Rp 1.000.000/unit. Sehingga di awal tahun kedua, kepemilikan menjadi:
o Unit modal penyertaan Investor aktif (Dokter operator): 120 unit
o Unit modal penyertaan 10 Investor pasif @ 23 unit: 230 unit
Awal tahun ke-3, Investor Aktif berniat membeli 60 unit
Setiap Investor pasif harus melepas masing-masing 6 (enam) unit seharga nilai awal Rp 1.000.000/unit . Sehingga di awal tahun ketiga, kepemilikan menjadi:
o Unit modal penyertaan (saham) Investor Aktif (Dokter operator): 180 unit
o Unit modal penyertaan (saham) 10 Investor Pasif @17 unit: 170 unit
Kontrak Kerjasama
Seluruh kontrak kerjasama langsung dengan Primkop-IDI secara notarial.
Break Event Point
Asumsi yang digunakan dalam projeksi perhitungan laba rugi: Asumsi jumlah peserta : 2,000
Pedapatan kapitasi per kepala 33,500 Ratio pasien yg memerlukan obat 25%
Biaya obat per pasien/bulan 15,000
Gaji Dokter* 5,750,000
Gaji Perawat** 2,750,000
Gaji Admin office** 2,000,000
Gaji Admin-obat** 2,000,000
Biaya software per klik 1,000 *) Seiring dengan kemajuan usaha klinik gaji dinaikkan sehingga total “take home pay” sesuai dengan Ketentuan PB IDI terakhir menggunakan “Panduan Kompensasi Dokter dan Jasa Medik 1982” yaitu [10-14 x pendapatan per kapita nasional (dalam USD) x Kurs USD ke Rp x Indeks Geografis Praktik (IGP)]
**) Demikian juga gaji karyawan Klinik lain disesuikan proporsional mengikuti gaji Dokter.
PERHITUNGAN LABA RUGI KLINIK PRATAMA
JABABEKA
INCOME Pendapatan @ 2000 Peserta 67,000,000 Pajak GROSS INCOME 67,000,000 EXPENSES BIAYA GAJIGaji Dokter 3 orang + 1 pengganti 23,000,000
Gaji perawat 4 orang 11,000,000
Gaji admin office 4 orang 8,000,000
Gaji admin-obat 4 orang 8,000,000 50,000,000
BIAYA UTILITIES
Biaya Telpon, Air , Listrik 3,500,000
Biaya perawatan alat dan perlengkapan 1,000,000
Biaya lain-lain 500,000
BIAYA SEWA TEMPAT -
BiAYA OBAT @ RATIO 25% 7,500,000
BIAYA MANAGEMENT PRIMKOP 3% 2,010,000
BIAYA MARKETING BERJALAN 3% 2,010,000 BIAYA SOFTWARE @ RATIO 25% 500,000
TOTAL BIAYA PER BULAN 67,020,000
NET INCOME before Tax (20,000) BEP dengan 2.000 peserta kapitasi @ Rp 33.500. Investor akan mendapat surplus pendapatan pada bulan ke 6 (enam). Payback Period dalam waktu 18 bulan”
BEP: 4 bulan
Payback: 18 bulan
CASH FLOW DAN PAYBACK PERIOD
Bulan Jumlah peserta kapitasi Laba-Rugi Kumulative Kas
1 300 (46,750,000) 100,000,000 2 700 (35,757,000) 53,250,000 3 1400 (16,514,000) 17,493,000 4 2000 (20,000) 979,000 5 3000 27,500,000 959,000 6 3000 27,500,000 28,459,000 7 3000 27,500,000 55,959,000 8 3000 27,500,000 83,459,000 9 3000 27,500,000 110,959,000 10 3000 27,500,000 138,459,000 11 3000 27,500,000 165,959,000 12 3000 27,500,000 193,459,000 13 3000 27,500,000 220,959,000 14 3000 27,500,000 248,459,000 15 3000 27,500,000 275,959,000 16 3000 27,500,000 303,459,000 17 3000 27,500,000 330,959,000 18 3000 27,500,000 358,459,000
Organisasi Pengelola
Primkop-IDI dengan membentuk Unit Usaha Klinik Jababeka, keputusan operasional diambil secara musyawarah antara Unit Usaha Klinik dengan Dokter Operator. Untuk transaksi keuangan (cash management) akan dibuat akun khusus Primkop-IDI di Bank Syariah Mandiri atau Bank lain yang ikut kemitraan.
Pertemuan Khusus
Bagi calon Investor Pasif maupun Investor Aktif diberikan waktu diskusi khusus, silakan menghubungi: Dr. Kadarsyah, MS, Ketua Primkop-IDI melalui 0878 211 56317,