• Tidak ada hasil yang ditemukan

12 Prov Aceh Kab Gayo Luesdocx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "12 Prov Aceh Kab Gayo Luesdocx"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Prov. Aceh Kab.Gayo Lues

Potensi bidang pertanian tanaman pangan ditandai dengan luas areal lahan persawahan di kabupaten ini sebesar 8.640 Ha.Selanjutnya, tanaman holtikulturadidominasi oleh cabai, alpokat, manggadan durian.Beriku ttabel komoditas hasil pertanian:

No Komoditas LuasPanen (Ha) Produksi/Thn (Ton)

Persentase

1 Padi 13.167 58.270,4 94,75

2 Jagung 389 1.361,5 2,21

3 Kedelai 42 84,0 0,14

4 Kacang Tanah 126 252,0 0,41

5 UbiKayu 48 960,0 1,56

6 UbiJalar 38 570,0 0,93

Referensi

Dokumen terkait

Kalender Tanam Terpadu tersebut merupakan pedoman bagi Dinas Pertanian, penyuluh, dan petani dalam menetapkan pola dan waktu tanam yang tepat, sesuai dengan kondisi iklim di

Kalender Tanam Terpadu tersebut merupakan pedoman bagi Dinas Pertanian, penyuluh, dan petani dalam menetapkan pola dan waktu tanam yang tepat, sesuai dengan kondisi iklim di

Kalender Tanam Terpadu tersebut merupakan pedoman bagi Dinas Pertanian, penyuluh, dan petani dalam menetapkan pola dan waktu tanam yang tepat, sesuai dengan kondisi iklim di

Agar  para  pemangku  kebijakan,  penyuluh,  petani,  dan  pengguna  inovasi  lainnya  dapat  melakukan  adaptasi  terhadap  perubahan  iklim,  Badan Penelitian 

Kalender Tanam Terpadu adalah pedoman atau alat bantu yang memberikan informasi spasial dan tabular tentang prediksi musim, awal tanam, pola tanam, luas tanam potensial,

Kalender Tanam Terpadu tersebut merupakan pedoman bagi Dinas Pertanian, penyuluh, dan petani dalam menetapkan pola dan waktu tanam yang tepat, sesuai dengan kondisi iklim di

Kalender Tanam Terpadu tersebut merupakan pedoman bagi Dinas Pertanian, penyuluh, dan petani dalam menetapkan pola dan waktu tanam yang tepat, sesuai dengan kondisi iklim di

Agar para pemangku kebijakan, penyuluh, petani, dan pengguna inovasi lainnya dapat melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim, Badan Penelitian dan Pengembangan