• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyelenggaraan Tugas Pembantuan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Penyelenggaraan Tugas Pembantuan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

P enyelenggaraan T ugas P embantuan

4.1. Tugas Pembantuan Yang Diterima

Dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah berdasarkan azas tugas pembantuan sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Pada tahun 2013 Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima Tugas Pembantuan yang berasal dari Pemerintah Pusat yang meliputi 4 (Empat) bidang yaitu :

1. Pertanian dan Peternakan 2. Perkebunan dan Kehutanan

3. Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi 4. Kesehatan

4.1.1. Dasar Hukum

Peraturan yang mendasari pelaksanaan Tugas Pembantuan adalah :

- Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara - Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 Tentang Perbendaharaan

Keuangan Negara.

- Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 sebagaimana telah diubah dengan

- Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Pemerintahan daerah.

- Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintahan Pusat dan Pemerintah Daerah

4.1.2. Instansi Pemberi Tugas Pembantuan

Selama tahun 2013, Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan menerima dana Tugas Pembantuan (TP) dari Kementerian/Lembaga yaitu :

- Kementerian Pertanian, - Kementerian Kesehatan,

- Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi

4.1.3. Program dan Kegiatan

Tugas Pembantuan yang dijalankan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah yang menerima Dana Tugas Pembantuan, pada umumnya dapat melaksanakan Program dan Kegiatannya dengan baik. Adapun rincian

(2)

Program dan Kegiatan yang dilaksanakan yang meliputi 4 (Empat) bidang adalah sebagai berikut :

1. Bidang Kehutanan dan Perkebunanan Program dan Kegiatan meliputi :

a. Program Konservasi Air dan Antisipasi Anomali Iklim dengan Kegiatan :

- Pembuatan Embung

2. Bidang Pertanian dan Peternakan Program dan Kegiatan meliputi :

a. Program Pengelolaan Air Irigasi Untuk Pertanian dengan Kegiatan meliputi :

- Pengembangan sumber air mendukung hortikultura

- Konservasi air dan antisipasi anomali iklim mendukung hortikultura

b. Program Perluasan Areal Dan Pengelolaan Lahan Pertanian dengan kegiatan meliputi :

- Pengembangan Optimasi Lahan - Pra Sertifikasi Lahan Pertanian

- Perluasan Areal Hortikultural / Perkebunan / Peternakan

c. Program Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian dengan kegiatan meliputi : - Layanan Perkantoran

d. Program Pelayanan Pembiayaan Pertanian dan Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan ( PUAP ) dengan kegiatan meliputi : - Operasional PUAP

3. Bidang Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Program dan Kegiatan meliputi :

a. Program Penempatan dan Perluasan kesempatan Kerja dengan kegiatan meliputi :

- Pengembangan dan Peningkatan Perluasan Kesempatan Kerja

4. Bidang Kesehatan

Program dan Kegiatan meliputi :

a. Program Bina Upaya Kesehatan dengan kegiatan meliputi :

(3)

- Pelayanan Administrasi Perkantoran

b. Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak dengan kegiatan meliputi :

- Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)

4.1.4. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan

Dalam pelaksanaan program dan kegiatan tugas pembatuan yang dijalankan oleh satuan kerja perangkat daerah di Kabupaten Banggai Kepulauan pada umumnya sudah dapat terlaksana dengan baik. Berikut disajikan pada tabel tentang realisasi pelaksanaan program dan kegiatan tugas pembantuan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan yang dilaksanakan pada Tugas Pembantuan Tahun 2013 yang meliputi 4 (Empat) bidang diuraikan pada tabel berikut ini :

Tabel 4.1

Realisasi Pelaksanaan Tugas Pembantuan Tahun 2013

No. Program dan Kegiatan

Realisasi Keuangan Fisik

(1) (2) (3) (4)

1. Perkebunan dan Kehutanan

Program Konservasi Air dan Antisipasi Anomali Iklim

 Pembuatan Embung 100 100

2. Pertanian dan Peternakan

Program Pengelolaan Air Irigasi Untuk Pertanian

 Pengembangan sumber air mendukung hortikultura

 Konservasi air dan antisipasi anomali iklim mendukung hortikultura

Program Perluasan Areal Dan Pengelolaan Lahan Pertanian

 Pengembangan Optimalisasi Lahan

 Pra Sertifikasi Lahan Pertanian

 Perluasan Areal Hortikultura / Perkebunan / Peternakan

Program Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian

 Layanan Perkantoran

Program Pelayanan Pembiayaan Pertanian dan Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP)

 Operasional PUAP

100 100

100 100 100

100

100

100 100

100 100 100

100

100

(4)

3. Kesehatan

Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak

 Pengadaan Kendaraan Bermotor Dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan Dasar

 Pelayanan Administrasi Perkantoran

Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak

 Bantuan Operasional Kesehatan (BOK)

100

82

99,96

100

82

99,96

4. Sosial dan Tenaga Kerja

Program Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja

 Pengembangan dan Peningkatan Perluasan Kesempatan Kerja

100 100

4.1.5. Sumber dan Jumlah Anggaran Yang Digunakan

Sumber dan Jumlah Anggaran yang dilaksanakan pada Tugas Pembantuan Tahun 2013 yang meliputi 4 (Empat) bidang diuraikan pada sebagai berikut :

1. Bidang Kehutanan dan Perkebunan

Program Konservasi Air dan Antisipasi Anomali Iklim yang terdiri dari 1 (Satu) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 120.000.000,-

2. Bidang Pertanian dan Peternakan

a). Program Pengelolaan Air Irigasi Untuk Pertanian yang terdiri dari 2 (dua) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 540.000.000,-

b). Program Perluasan Areal dan Pengelolaan Lahan Pertanian yang terdiri dari 3 (tiga) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 736.000.000,-

c). Program Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian yang terdiri dari 6 (enam) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 75.000.000,-

d). Program Pelayanan Pembiayaan Pertanian dan Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang terdiri dari 1 (satu) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 25.000.000,-

(5)

3. Bidang Kesehatan

a). Program Bina Upaya Kesehatan yang terdiri dari 2 (dua) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp.

500.000.000,-

b). Program Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak yang terdiri dari 1 (satu) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 1.800.000.000,-

4. Bidang Ketenagakerjaan

Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja yang terdiri dari 1 (satu) kegiatan dengan sumber anggaran dari APBN dengan jumlah anggaran Rp. 803.986.000,-

4.1.6. Satuan Kerja Perangkat Daerah Yang Melaksanakan Tugas Pembantuan

Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan yang menerima pelaksanaan tugas pembantuan yang berasal dari Pemerintah Pusat sesuai dengan bidang-bidang yang ada tugas pembatuan di Kabupaten Banggai Kepulauan serta di jalankan sesuai dengan tugas dan fungsi yang sesuai dengan bidang pelaksanaan tugas pembantuan tersebut sehingga tugas pembantuan yang ada diakomodasi oleh instansi terkait yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan. Berikut di sajikan SKPD pelaksana tugas pembantuan pada tabel berikut ini :

Tabel 4.2

SKPD Pelaksana Tugas Pembantuan

No. Bidang Tugas Pembantuan SKPD Yang Melaksanakan 1. Pertanian, Kehutanan,

Perkebunan dan Peternakan

Dinas Pertanian dan Peternakan Dinas Kehutanan dan Perkebunan 2. Sosial Tenaga Kerja dan

Transmigrasi

Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi

3. Kesehatan Dinas Kesehatan

4.1.7. Jumlah Pegawai, Kualifikasi Pendidikan, Pangkat dan Golongan, Jumlah Pejabat Struktural dan Fungsional

Jumlah pegawai yang ada di setiap instansi pelaksana urusan pilihan sesuai dengan karakteristik daerah dalam hal ini Kabupaten Banggai Kepulauan di tinjau dari segi kuantitas sangat memadai namun belum di dukung dengan kualitas yang cukup sehingga mampu melaksanakan tugas yang dibebankan kepada instansi tersebut. Ditinjau dari segi pangkat dan golongan masih banyak pegawai yang masih pada golongan III dan dari segi

(6)

jabatan struktural masih banyak jabatan-jabatan yang belum terisi di tiap instansi pelaksana urusan pilihan. Untuk lebih jelasnya dapat di lihat pada tabel berikut :

Tabel 4.3

Jumlah Pegawai Negeri Sipil SKPD Penyelenggara Tugas Pembantuan Berdasarkan Golongan Tahun 2013

No. Unit Satuan Kerja Golongan (Orang)

I II III IV

1. Dinas Perkebunan dan Kehutanan - 10 10 1

2. Dinas Pertanian dan Peternakan - 4 17 2

3. Dinas Kesehatan 1 9 35 2

4. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan

Transmigrasi - 4 14 2

Sumber : Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Banggai Kepulauan

Tabel 4.4

Jumlah Pegawai Negeri Sipil SKPD Penyelenggara

Tugas Pembantuan Berdasarkan Kualifikasi Pendidikan Tahun 2013

No. Unit Satuan Kerja

Pendidikan (Orang) SLTA DIPLOMA S1 S2 1. Dinas Perkebunan dan Kehutanan 11 - 10 1

2. Dinas Pertanian dan Peternakan 7 1 13 3

3. Dinas Kesehatan 21 9 18 1

4. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan

Transmigrasi 8 3 8 1

Sumber : Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Banggai Kepulauan

Tabel 4.5

Jumlah Pegawai Negeri Sipil SKPD Penyelenggara Tugas Pembantuan Berdasarkan Jabatan Struktural dan Fungsional Tahun 2013

No. Unit Satuan Kerja Jabatan (Orang)

Struktural Fungsional

1. Dinas Perkebunan dan Kehutanan 6 -

2. Dinas Pertanian dan Peternakan 11 -

3. Dinas Kesehatan 14 2

4. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan

Transmigrasi 9 -

Sumber : Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Banggai Kepulauan

4.1.8. Kondisi Sarana dan Prasarana

Kondisi sarana dan prasarana SKPD penyelenggara tugas pembantuan pada umumnya sudah cukup memenuhi dalam menunjang

(7)

untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan mengingat jangkauan wilayah di Kabupaten Banggai Kepulauan cukup jauh. Berikut disajikan kondisi sarana dan prasarana SKPD penyelenggara tugas pembantuan.

Tabel 4.6

Kondisi sarana dan prasarana SKPD Penyelenggara Tugas Pembantuan No Badan/Dinas/Kantor

Bagian dan Kecamatan Lengkap Cukup Kurang Ket

1 2 3 4 5 6

1. Dinas Kehutanan dan

Perkebunan

2. Dinas Pertanian dan Peternakan

3. Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan

Transmigrasi

4. Dinas Kesehatan

4.1.9. Permasalahan dan Solusi

 Permasalahan

Pada umumnya Pelaksanaan tugas pembantuan yang ada di Kabupaten Banggai Kepulauan menghadapi permasalahan yang sama yaitu kurangnya koordinasi antara satuan kerja perangkat daerah yang melaksanakan dengan instansi pemberi dana tugas pembantuan sehingga hasilnya masih kurang memuaskan.

 Solusi

Meningkatkan koordinasi sejak perencanaan, pelaksanaan, pengawasan/monitoring sampai evaluasi kegiatan antara instansi pemberi bantuan dengan satuan kerja perangkat daerah yang melaksanakan tugas pembantuan tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari perhitungan tersebut diolah dan dibandingkan dengan tempat pemancingan, umpan, dan joran untuk menentukan ikan yang didapat. Proses pengelolaan hasil dari

(Jogiyanto, 1999) Menyatakan bahwa analisis sistem merupakan penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk

Berdasarkan hasil dapatan yang diperolehi ini menunjukkan bahawa individu yang memiliki gaya kognitif field independence memiliki peningkatan yang lebih dari pencapaian ujian

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah serta inayah-NYA, sehingga skripsi yang berjudul: “Upaya

Hasil akurasi ini dapat ditingkatkan dengan menerapkan teknik bagging menghasilkan akurasi sebesar 81,84%, sehingga terjadi peningkatan akurasi sebesar 8,86% dari penerapan

Selain mengubah ukuran utama, optimisasi yang dilakukan juga dilakukan dengan memilih material yang akan digunakan antara mild steel dan high tensile steel, memilih

Pentingnya pengembangan bahan ajar juga dikarenakan siswa berasal dari suatu kelompok budaya yang berbeda, hal ini diperkuat oleh pendapat Lestari (2013:84), kondisi

Sebelum metode inkuiri diterapkan, keaktifan belajar siswa pada pembelajaran ilmu pengetahuan sosial kelas VC masih rendah, ada peningkatan keaktifan belajar siswa