• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Tingkat Kesukaan Silky Puding pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Analisis Tingkat Kesukaan Silky Puding pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

Analisis Tingkat Kesukaan Silky Puding pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta

Bidang Kegiatan : Sains

Sidang Kenaikan Gelar APMM Kelompok Peneliti Muda

Diusulkan Oleh:

DINNY NUR FAJRIYAH (015 15 16 01 07/2016)

Kelompok Peneliti Muda Universitas Negeri Jakarta

2017

(2)

ii

LEMBAR PENGESAHAN

“Analisis Tingkat Kesukaan Silky Puding pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta”

Nama : Dinny Nur Fajriyah NTA : 015 15 16 01 07

Jakarta, 9 November 2017

Ketua Umum KPM UNJ Peneliti

(Husni Falah, APMM) (Dinny Nur Fajriyah,APMP) NTA. 011 14 14 01 01 NTA. 015 15 16 01 07

Dosen Pembimbing KPM UNJ

(Dr. Muhammad Yusro, M.T, Ph.D) NIP. 1976092 12001121002

(3)

iii

LEMBAR PERNYATAAN

Penelitian ini adalah hasil karya tulis saya sendiri dan sumber baik yang dikutip maupun dirujuk telah saya nyatakan benar.

Nama : Dinny Nur Fajriyah NIM : 5215153845

NTA : 015 15 16 01 07 Tanggal : 9 November 2017

Jakarta, 9 November 2017 Penulis,

Dinny Nur Fajriyah

(4)

iv

Analisis Tingkat Kesukaan Silky Puding pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta

Dinny Nur Fajriyah

Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika Fakultas Teknik

Email : [email protected]

ABSTRAK

Silky Puding merupakan salah satu pengolahan dessert yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia khususnya kalangan anak muda atau anak kecil. Silky Puding mulai dikenal tahun 2013 di mana minat konsumen Indonesia mulai dikenal terhadap dessert. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan dari 5 variasi rasa pada silky pudding. Rasa pada silky puding berfungsi sebagai penambahan daya tarik pada konsumen mengenai dessert silky puding yang selembut sutra. Tingkat kesukaan konsumen pada umumnya dapat dijadikan sebagai pandangan produsen untuk menentukan jumlah produksi. Suatu penelitian yang dapat memberikan informasi mengenai tingkat kesukaan silky puding pada konsumen khususnya di prodi teknik elektronika angkatan 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan pada pudding silky pada uji hedonik dengan indikator warna, aroma dan rasa. Perlakuan lima variasi rasa dengan indikator warna memperoleh tingkat kesukaan pada variasi rasa strawberry dengan 48%. Perlakuan lima variasi rasa dengan indikator aroma memperoleh tingkat kesukaan pada variasi rasa mangga dengan 45%. Perlakukan lima variasi rasa dengan indikator rasa memperoleh tingkat kesukaan pada variasi rasa mangga dengan 45%.

Kata kunci : Dessert, Silky Puding, Tingkat Kesukaan

(5)

v

Analysis of Silky Puding Favorite Level on Student of Electronic Engineering Education Study Program 2015 State University of Jakarta

Dinny Nur Fajriyah

Education of Electrical Engineering Faculty of Engeneering Email : [email protected]

ABSTRACK

Silky Pudding is one of the dessert processing that much favored by Indonesian people especially among young people or small children. Silky Puding began to be known in 2013 where the interest of Indonesian consumers began to be known for dessert. This study aims to determine the level of preferences of the 5 variations of taste in silky pudding. The taste in the silky pudding serves as an addition to the appeal to the consumer regarding the silky pudding dessert that is as silky as silk. The level of consumer preferences in general can be used as a view of producers to determine the amount of production. A study that can provide information about the level of kesky silky pudding to consumers, especially in the electronics engineering program class of 2015. The results showed that the level of favorite on silky pudding on hedonic test with color, flavor and taste indicator. The treatment of five flavor variations with the color indicator gained favorable levels on the strawberry flavor variation by 48%.

Treatment of five flavor variations with the flavor indicator obtained a favorable level on mango flavor variation by 45%. Treat the five flavor variations with the taste indicator to obtain the preferred level of mango flavor variation by 45%.

Keywords: Dessert, Silky Pudding, Favorite Level

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan pertolongan kepada hamba-Nya, sehingga dengan hidayah dan pertolongan-Nya, penulis dapat menyelesaikan laporan ini.

Penyusunan laporan ini tidak terlepas dari bantuan dari banyak pihak yang dengan ikhlas telah merelakan waktu dan tenaganya untuk membantu penulis menyusun laporan. Selanjutnya, pada kesempatan kali ini perkenankanlah saya menghaturkan ucapan terima kasih yang mendalam kepada:

1. Orangtua yang telah memberikan dukungan dan doa yang tiada henti.

2. Sofhyan Ajie, selaku mentor saya yang selalu membantu dalam membimbing dalam membuat laporan.

3. Teman-teman Program Studi Pendidikan Teknik Elektronika Angkatan 2015 yang bersedia menjadi objek penelitian saya.

4. Teman-teman Kelompok Peneliti Muda yang selalu memberikan dorongan dan masukan.

Penulis menyadari penulisan laporan ini masih terdapat kekurangan.

Oleh karena itu, penulis mengharapkan masukan untuk kesempurnaan laporan ini. Akhirnya, penulis berharap semoga laporan ini berguna untuk kita semua. Terima kasih.

Jakarta, 9 November 2017 Penulis,

Dinny Nur Fajriyah

(7)

vii

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

LEMBAR PERNYATAAN ... iii

ABSTRAK ... iv

ABSTRACK ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1. Latar Belakang ... 1

1.2. Identifikasi Masalah ... 2

1.3. Pembatasan Masalah ... 3

1.4. Rumusan Masalah ... 3

1.5. Tujuan Penelitian ... 3

1.6. Manfaat Penelitian ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5

2.1. Dekripsi Teoritis ... 5

2.2. Kerangka Berfikir ... 9

BAB III METODE PENELITIAN... 10

3.1. Tujuan Operasional ... 10

3.2. Tempat dan Waktu Penelitian ... 10

3.3. Metode Penelitian ... 10

3.4. Populasi dan Sampel ... 11

3.5. Variabel Penelitian ... Error! Bookmark not defined. 3.6. Tahapan Penelitian ... 11

3.7. Desain Penelitian ... 12

3.8. Alat dan Bahan ... 13

3.9. Prosedur Penelitian ... 13

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ... 16

4.1. Uji Kesukaan oleh Panelis ... 16

(8)

viii

BAB V KESIMPULAN ... 22 5.1. Kesimpulan ... 22 DAFTAR PUSTAKA ... 23

(9)

ix

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Berbagai Macam Dessert ... 4

Gambar 2.2 Silky Puding ... 6

Gambar 2.3 Bagan Kerangka Berpikir ... 8

Gambar 3.1 Diagarim Alir Tahapan Penelitian ... 11

(10)

x

DAFTAR TABEL

Tabel 3.1 Desain Penelitian Uji Tingkat Kesukaan oleh Panelis ... 12

Tabel 3.2 (Lima) Skala Hedonik ... 14

Tabel 4.1 Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Coklat... 16

Tabel 4.2 Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Vanila... 16

Tabel 4.3 Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Greentea ... 17

Tabel 4.4 Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Mangga ... 18

Tabel 4.5 Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Strawberry ... 19

(11)

1 BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pada perkembangan zaman di era globalisasi yang sangat pesat pada dunia kuliner khususnya di Indonesia. Makanan tidak hanya menjadi suatu kebutuhan, tetapi juga dijadikan sebagai salah satu gaya hidup dan tren bagi pecinta kuliner.

Salah satu yang dinikmati oleh dunia kuliner saat ini adalah dessert, hal ini dipengaruhi oleh perkembangan pola hidup masyarakat yang modern dan glamour. Hal tersebut membuat pada pembisnis usaha kuliner mulai

mengembangkan hidangan penutup (dessert).

Dessert adalah hidangan yang disajikan setelah hidangan utama atau biasa

disebut dengan istilah pencuci mulut. Dessert biasanya mempunyai rasa manis dan menyegarkan, terkadang ada yang rasa asin atau kombinasinya. Produk ini umumnya dibuat dengan bahan dasar susu dan dapat dinikmati pada berbagai kesempatan. Salah satu produk dessert yang banyak digemari serta mudah dalam pembuatannya adalah puding.

Puding merupakan salah satu jenis cold dessert atau dessert pendingin karena dalam pembuatannya puding mengalami proses pendinginan (Nurani, 2010).

Salah satu produk puding yang sedang popular adalah silky puding. Berdasarkan survey yang terlah dilakukan pada 100 responden yang berusia 13 – 27 tahun.

Hasil suvery menunjukan 77% dari 100 responden pernah mengonsumsi silky puding, 96 % dari 77 responden yang pernah mengonsumsi silky puding tersebut

(12)

2

menyukai silky puding, dan 54% dari 74 responden yang menyukai silky puding sering mengonsumsi produk terebut.

Menurut Effendy (2014), silky puding merupakan puding yang teksturnya selembut sutra. Silky puding mulai dikenal tahun 2013 di mana minat konsumen Indonesia mulai tinggi terhadap dessert dan bersamaan dengan tren dessert.

Produk silky puding yang menarik dengan berbagai rasa yang bervariasi dapat dinerima oleh lidah orang Indonesia.

Dalam proses pembuatan silky puding sama dengan pembuatan puding pada umumnya dan mengalami proses pendinginan, yang membedakan ialah bervariasi rasa yang berbeda – beda, diantaranya vanilla, coklat, strawberry, mangga, greentea, dll. Rasa pada silky puding berfungsi sebagai penambahan daya tarik

pada konsumen mengenai dessert silky puding yang selembut sutra.

Tingkat kesukaan konsumen pada umumnya dapat dijadikan sebagai pandangan produsen untuk menentukan jumlah produksi. Bedasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu penelitian yang dapat memberikan informasi mengenai tingkat kesukaan silky puding pada konsumen khususnya di prodi teknik elektronika angkatan 2015.

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, dapat diambil beberapa identifikasi masalah, yaitu sebagai berikut:

1. Apa rasa yang paling disukai dari 5 variasi rasa silky puding?

2. Bagaimana warna, aroma dan rasa dari 5 variasi rasa silky puding?

(13)

3

3. Bagaimana tingkat kesukaan silky puding pada mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta?

1.3. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana tingkat kesukaan silky puding pada mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta.

1.4. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah, dan pembatasan masalah di atas, maka dapat dirumuskan masalah “Bagaimana tingkat kesukaan silky puding pada mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015 universitas negeri Jakarta?’.

1.5. Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan dari 5 variasi rasa pada silky puding yang dihasilkan dikalangan mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta.

(14)

4 1.6. Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan melalui penelitian ini, yaitu :

1. Dapat memberikan informasi silky puding yang paling di gemari dari 5 variasi rasa.

2. Memberikan informasi mengenai jumlah produksi silky puding yang efektif.

(15)

5 BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Dekripsi Teoritis 2.1.1. Dessert

Dessert adalah sajian yang disajikan diakhir courses dalam suatu set menu yang gunanya untuk menghilangkan kesan rasa hidangan yang terdahulu dan menutup babak penyajian makanan (Dian : 2010). Sajian dessert sering dinamakan The final course atau The last course dan berasa manis atau disebut sweet Hidangan penutup (dessert) adalah hidangan yang disajikan setelah hidangan utama (main course) sebagai hidangan penutup atau biasa disebut dengan istilah pencuci mulut. Dessert biasanya mempunyai rasa manis dan menyegarkan, terkadang ada yang berasa asin atau kombinasinya. Fungsi dessert dalam giliran hidangan (courses) adalah sebagai hidangan yang menyegarkan setelah menyantap hidangan utama (main course) yang terkadang mempunyai aroma atau rasa yang amis serta menghilangkan rasa enak. Pada awalnya hidangan dessert yang disajikan berupa buah-buahan yang segar tanpa proses pengolahan.

Gambar 2.1 Berbagai Macam Dessert Sumber : www.foodnetwork.co.uk

(16)

6 2.1.2. Puding

Puding adalah nama untuk berbagai hidangan penutup yang umumnya dibuat dari bahan – bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Istilah puding juga idpakai untuk berbagai jenis pai berisi lemak hewan, daging, atau buah – buahan yang dipangganga. Puding dengan bahan baku susum tepung maizena, tapioka, atau telur dihidangkan setelah didinginkan lebih dulu. Puding seperti ini rasanyarasanya manis dengan perisa coklat, karamel, vanilla, atau buah – buahan. Puding agar – agar di buat dengan mencampur agar – agar bersama susu, tepung maizena, atau telur kocok. Puding agar – agar sering dihidangkan dengan saus yang disebut vla. Teung puding instan memudahkan orang membuat puding karena hanya perlu dicampur susu atau air panas (Kurman, 1992).

2.1.3. Silky Puding

Silky puding merupakan produk puding yang memiliki tekstur yang

lembut sepertii sutra. Silky puding dapat diolah menjadi produk yang menarik dengan berbagai rasa yang menarik. Bahakn baku dari silky puding adalah susu UHT, gula pasir, bubuk agar – agar, dan bubuk jelly. Pembuatan silky puding sama dengan pembuatan puding pada umumnya dan mengalami

proses pendinginan (Effendy, 2004).

(17)

7

Gambar 2.2 Silky Puding

2.1.4. Aroma

Menurut West, Wood dan Harger, Gaman dan Sherrington serta Jones dalam Margaretha dan Edwin (2012, 1) Aroma adalah reaksi dari makanan yang akan mempengaruhi konsumen sebelum konsumen menikmati makanan, konsumen dapat mencium makanan tersebut.

2.1.5. Warna

Warna merupakan hasil bagian cahaya yang dipantulkan dari permukaan benda dan mengenai mata, kemudian disampaikan ke otak hingga menimbulkan kesan tertentu yang disebut merah, biru, hijau dan seterusnya. Dalam dunia grafika, bicara warna erat kaitannya dengan reproduksi warna karena reproduksi warna merupakan suatu proses kegiatan untuk menghasikan cetakan yang baik secara konvensional maupun secara digital. Dalam ruang yang gelap, kita tidak dapat mengenali warna. Bila kita menutup mata, kita pun tidak bisa melihat warna sebuah objek dan jika tidak ada objek maka warna juga tidak ada (Mulyanudin, 2007).

(18)

8 2.1.6. Tekstur

Menurut West, Wood dan Harger, Gaman dan Sherrington serta Jones dalam Margaretha dan Edwin (2012, 1) Tekstur adalah Tingkat tipis dan halus serta bentuk makanan dapat dirasakan lewat tekanan dan gerakan dari reseptor di mulut.

2.1.7. Rasa

Cita rasa merupakan bentuk kerja sama dari kelima macam indera manusia, yakni perasa, penciuman, perabaan, penglihatan, dan pendengaran (Stanner dan Butriss, 2009:23).

Rasa sendiri merupakan hasil kerja pengecap rasa (taste buds) yg terletak di lidah, pipi, kerongkongan, atap mulut, yg merupakan bagian dari cita rasa. Pada usia lanjut, pengecap rasa manusia akan berkurang jumlahnya, sehingga memerlukan lebih banyak bumbu untuk menimbulkan cita rasa yg sama. Untuk meningkatkan cita rasa seringkali digunakan bahan tambahan minuman untuk cita rasanya (Drummond & Brefere, 2010:4).

(19)

9 2.2. Kerangka Berfikir

Gambar 2.3 Bagan Kerangka Berfikir Puding

Silky Puding

Variasi Rasa Coklat

Variasi Rasa Vanilla

Variasi Rasa Greentea

Variasi Rasa Mangga

Variasi Rasa Strawberry

Apa yang Paling disukai oleh Mahasiswa pada Lima Variasi Rasa Silky Puding?

(20)

10 BAB III

METODE PENELITIAN

3.1. Tujuan Operasional

Tujuan operasional dalam penelitian ini ialah untuk mendapatkan data tingkat kesukaan konsumen pada silky puding dengan melakukan uji hedonik

3.2. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini penentuan tingkat kesukaan mahasiswa pada silky puding dilakukan oleh 67 orang panelis, yaitu mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015 dilakukan di Gedung L2 Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta.

3.3. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah survey dengan menggunakan metode deskritif analitis. Metode suvery adalah suatau metode penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan angket sebagai alat pengumpulan data.

Dalam penelitian ini data dan informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan angket yang dilakukan sebanyak 3 kali pada 5 variasi rasa yang dibuat. Data diolah dengan menggunakan statistika deskritif untuk mengetahui tingkat kesukaan dari 5 variasi rasa yang dibuat.

(21)

11 3.4. Populasi dan Sampel

Penelitian ini diujikan pada sampel mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015, yaitu 67 orang mahasiswa.

3.5. Tahapan Penelitian

Tahapan yang dilakukan dalam proses pengerjaan penelitian ini ditunjukkan pada bagian alir sebagai berikut.

Gambar 3.1 Diagram Alir Tahapan Penelitian

Gambar 3.1 menunjukkan bahwa tahapan penelitian dimulai dengan identifikasi, lalu diadakan studi literatur mengenai silky puding untuk

Mulai

Selesai

Identifikasi masalah

Studi literatur mengenai silky puding

Pengumpulan data

Pembuatan silky puding

Uji tingkat kesukaan oleh panelis

Analisis data

Kesimpulan

(22)

12

mengumpulkan data. Setelah itu, dilakukan pembuatan 5 variasi rasa silky puding dan penentuan tingkat kesukaan mahasiswa pada silky puding yang dihasilkan.

Kemudian, data yang terkumpul dianalisis dan dibuat kesimpulan.

3.6. Desain Penelitian

Silky puding dibuat dengan 5 perlakuan sampel berdasarkan variasi rasa

diantaranya vanilla, coklat, strawberry, mangga, dan greentea pada setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Kemudian, dilakukan pengujian tingkat kesukaan silky puding pada mahasiswa pada program studi pendidikan teknik elektronika yang dihasilkan oleh 67 orang panelis. Berikut ini desain penelitian yang akan dilakukan:

Tabel 3.1 Desain Penelitian Uji Tingkat Kesukaan oleh Panelis

Perintah Nyatakan Kesukaan Anda terhadap karakteristik organoleptiknya, dengan member tanda (X)

Jenis Pengujian

Tingkat Kesukaan Sangat Suka

Sekali (5)

Sangat Suka

(4)

Suka

(3)

Tidak suka

(2)

Tidak suka sama sekali

(1) 1. Warna

- Coklat - Vanila - Greentea - Mangga - Strawberry 2. Tekstur

3. Aroma : - Coklat

(23)

13 - Vanila

- Greentea - Mangga - Strawberry 4. Rasa :

- Coklat - Vanila - Greentea - Mangga - Strawberry

3.7. Alat dan Bahan

Alat – alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah panci, kompor, sendok, takaran gelas ukur, pengaduk, dan botol kemasan. Bahan – bahan yang digunakan meliputi bubuk silky puding, gula, dan air.

3.8. Prosedur Penelitian

1. Pembuatan Silky Puding

 Langkah awal, aduk rata bubuk silky puding yang telah dicampurkan ke dalam air yang sudah mendidih selama 3 menit.

 Masukkan gula dan aduk hingga benar – benar rata.

 Setelah mendidih matikan kompor dan tunggu 5-10 menit hingga dingin.

 Lalu masukan adonan yang sudah di masak ke dalam botol kemasan yang sudah disediakan.

(24)

14

2. Uji Tingkat Kesukaan Mahasiswa oleh Panelis

Penentuan tingkat kesukaan mahasiswa dilakukan berdasarkan hasil tingkat kesukaan panelis terhadap warna, aroma, dan rasa silky puding yang dibuat dengan 3 perlakukan sampel berdasarkan 5 variasi rasa. Panelis yang diambil sebanyak 67 mahasiswa program studi pendidikan teknik elektronika 2015 Universitas Negeri Jakarta.

Pengambilan data pada pengujian ini, dilakukan dengan menyebar angket berskala hedonik 5.

Tabel 3.2 (Lima) Skala Hedonik

Skala Hedonik Skala Numerik

Sangat suka Sekali 5

Sangat suka 4

Suka 3

Tidak suka 2

Tidak suka sama sekali 1

Uji kesukaan juga disebut uji hedonik. Panelis diminta tanggapan pribadinya tentang kesukaan atau sebaliknya (ketidaksukaan). Disamping panelis mengemukakan tanggapan senang, suka atau kebaliknnya, mereka juga mengemukakan tingkat kesukaannya. Tingkat – tingkat kesukaan ini disebut skala hedonik.

Skala hedonik dapat direntangkan atau diciutkan menurut rentangan skala yang dikehendakinya. Skala hedonik dapat juga diubah menjadi skala numerik dengan angka mutu menurut tingkat kesukaan. Dengan data numerik ini dapat dilakukan analisis secara statistik. Penggunaan skala hedonik pada prakteknya dapat digunakan untuk mengetahui

(25)

15

perbedaan. Sehingga uji hedonik sering digunakan untuk menilai secara organoleptik terhadap komoditas sejenis atau produk pengembangan.

Uji hedonik banyak digunakan untuk menilai produk akhir.

(26)

16 BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. Uji Kesukaan oleh Panelis

Uji tingkat kesukaan ini bertujuan untuk menguji kesukaan dan mengetahui pendapat beberapa mahasiswa prodi pendidikan teknik elektronika 2015 (konsumen) tentang produk silky puding dengan 5 variasi rasa. Hasil analisis ini diharapkan dapat menjadi tolak ukur bagi produsen dalam membuat dan mengembangkan produk silky puding dengan berbagai rasa. Sehingga, dapat diperoleh produk yang sesuai dengan minat mahasiswa.

Uji tingkat kesukaan ini dilakukan oleh 67 orang mahasiswa yang diambil secara keseluruhan dari populasi mahasiswa prodi pendidikan teknik elektronika.

Para panelis tersebut diberikan pengarahan teknis pemberian nilai pada angket yang berskala hedonik 5. Setelah itu, masing – masing panelis akan melakukan uji kesukaan terhadap silky puding dengan berbagai variasi rasa antara vanilla, coklat, strawberry, mangga, dan greentea.

Penilaian pada uji tingkat kesukaan ini memiliki empat indikator dengan lima perlakuan sampel. Empat indikator meliputi warna, tekstur, aroma, dan rasa. Lima perlakuan sampel berdasarkan variasi rasa vanilla, coklat, strawberry, mangga, dan greentea.

4.1.1. Perlakuan berdasarkan Variasi Rasa Coklat

Berikut ini adalah hasil uji tingkat kesukaan silky puding berdasarkan variasi rasa coklat dapat dilihat pada tabel 4.1.

(27)

17

Tabel 4.1. Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Coklat COKLAT (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 36% 33% 27% 4% 0%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 34% 34% 28% 3% 0%

4. rasa 46% 27% 24% 3% 0%

Berdasarkan table 4.1 dapat dijelaskan bahwa hasil pengujian tingkat kesukaan warna dari produk silky puding berdasarkan variasi rasa coklat pada indikator warna memperoleh nilai 36% yang sangat suka sekali. Pada indikator aroma memperoleh nilai 34% yang sangat suka. Pada indikator rasa memperoleh nilai 46% yang sangat suka sekali. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan rasa merupakan indikator paling unggul daripada indikator lainnya dengan tingkat kesukaan yang sangat suka sekali.

4.1.2. Perlakuan berdasarkan Variasi Rasa Vanila

Berikut ini adalah hasil uji tingkat kesukaan silky puding berdasarkan variasi rasa vanilla dapat dilihat pada tabel 4.2.

Tabel 4.2. Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Vanila VANILA (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 18% 25% 45% 9% 3%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 13% 34% 39% 10% 3%

4. rasa 16% 24% 43% 12% 4%

Berdasarkan table 4.2 dapat dijelaskan bahwa hasil pengujian tingkat kesukaan warna dari produk silky puding berdasarkan variasi rasa vanila pada indikator warna memperoleh nilai 45% yang suka. Pada indikator aroma memperoleh nilai

(28)

18

39% yang suka. Pada indikator rasa memperoleh nilai 43% yang suka. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan rasa merupakan indikator paling unggul

daripada indikator lainnya dengan tingkat kesukaan yang suka.

4.1.3. Perlakuan berdasarkan Variasi Rasa Greentea

Berikut ini adalah hasil uji tingkat kesukaan silky puding berdasarkan variasi rasa greentea dapat dilihat pada tabel 4.3.

Tabel 4.3. Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Greentea

GREENTEA (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 27% 27% 33% 7% 6%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 22% 18% 40% 15% 4%

4. rasa 31% 16% 34% 13% 4%

Berdasarkan table 4.3 dapat dijelaskan bahwa hasil pengujian tingkat kesukaan warna dari produk silky puding berdasarkan variasi rasa greentea pada indikator warna memperoleh nilai 33% yang suka. Pada indikator aroma memperoleh nilai 40% yang suka. Pada indikator rasa memperoleh nilai 34%

yang suka. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan aroma merupakan indikator paling unggul daripada indikator lainnya dengan tingkat kesukaan yang suka.

(29)

19

4.1.4. Perlakuan berdasarkan Variasi Rasa Mangga

Berikut ini adalah hasil uji tingkat kesukaan silky puding berdasarkan variasi rasa mangga dapat dilihat pada tabel 4.4.

Tabel 4.4. Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Mangga

MANGGA (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 45% 34% 21% 0% 0%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 42% 27% 30% 1% 0%

4. rasa 45% 33% 22% 0% 0%

Berdasarkan table 4.4 dapat dijelaskan bahwa hasil pengujian tingkat kesukaan warna dari produk silky puding berdasarkan variasi rasa mangga pada indikator warna memperoleh nilai 45% yang sangat suka sekali. Pada indikator aroma memperoleh nilai 42% yang sangat suka sekali. Pada indikator rasa memperoleh nilai 45% yang sangat suka sekali. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan warna, aroma dan rasa merupakan indikator paling unggul dengan tingkat kesukaan yang sangat suka sekali.

(30)

20

4.1.5. Perlakuan berdasarkan Variasi Rasa Strawberry

Berikut ini adalah hasil uji tingkat kesukaan silky puding berdasarkan variasi rasa strawberry dapat dilihat pada tabel 4.5.

Tabel 4.5. Hasil Uji Tingkat Kesukaan berdasarkan Variasi Rasa Strawberry

STRAWBERRY (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 19% 48% 31% 1% 0%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 27% 31% 36% 6% 0%

4. rasa 31% 34% 30% 4% 0%

Berdasarkan table 4.5 dapat dijelaskan bahwa hasil pengujian tingkat kesukaan warna dari produk silky puding berdasarkan variasi rasa strawberry pada indikator warna memperoleh nilai 48% yang sangat suka. Pada indikator aroma memperoleh nilai 36% yang suka. Pada indikator rasa memperoleh nilai 34% yang sangat suka. Hasil survey yang dilakukan menunjukkan warna merupakan indikator paling unggul dengan tingkat kesukaan yang sangat suka sekali. Warna pada variasi rasa strawberry sangat menarik untuk dilihat dan cerah.

Pada lima perlakuan sampel variasi rasa mempunyai tesktur yang sama.

Maka dari itu indikator tekstur pada lima perlakuan variasi rasa memperoleh nilai 37% untuk nilai sangat suka dan suka. Hasil survey pada indikator tekstur untuk lima variasi rasa memiliki kelembutan yang mudah untuk di minum menggunakan sedotan. Lalu, kekenyalan tekstur pada lima varisi rasa silky puding terlalu cair.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan tingkat ketidaksukaan ada apa variasi

(31)

21

rasa greentea untuk indikator warna memperoleh nilai 6% yang tidak sangat suka sekali.

(32)

22 BAB V KESIMPULAN

5.1. Kesimpulan

Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kesukaan untuk lima variasi rasa dengan indikator warna, aroma dan rasa. Perlakuan lima variasi rasa dengan indikator warna memperoleh tingkat kesukaan pada variasi rasa strawberry dengan 48%. Perlakuan lima variasi rasa dengan indikator aroma memperoleh tingkat kesukaan pada variasi rasa mangga dengan 45%. Perlakukan lima variasi rasa dengan indikator rasa memperoleh tingkat kesukaan pada variasi rasa mangga dengan 45%.

5.2. Saran

Untuk pembuatan pudding silky lebih baik dengan membuatnya sendiri tanpa menggunakan produk dari pabrik. Jika ingin menggunakan produk pabrik mencari tahu terlebih dahulu cara pembuatan dari pabriknya. Dan berikan penambahan unsur lain untuk dapat membedakan pudding silky untuk dapat menggunakan uji organoleptic mengenai puding silky tersebut.

(33)

23

DAFTAR PUSTAKA

Fina, Margaretha S. & Edwin Japarianto. 2012. Analisa Pengaruh Food Quality &

Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Roti Kecik Toko Roti Ganep’s di Kota Solo. Jurnal Manajemen PemasaranI. (Tersedia di www.google.com , diakses 8 Sep 2013)

Effendy, M F. 2014. Purica Silky Puding. Palembang: Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi MDP.

Intar, E. 2012. http://repository.wima.ac.id/10612/2/BAB%201.pdf

Mulyanudin, 2007, Manajemen Color Untuk Peralatan Cetak, Jakarta, Pusat Grafika Indonesia

Nurani, A. S. 2010. Dessert. Jakarta: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sugiyono. (2008) . Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kusntitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung : Alfhabeta.

(34)

24 LAMPIRAN

Lampiran 1. Instrumen Uji Tingkat Kesukaan Panelis Angket Tingkat Kesukaan Silky Puding

Mohon kuisioner ini diisi dengan sejujur – jujurnya. Jawaban kuisioner diisikan pada form yang tersedia, yaitu dengan member skor pada kolom angka yang paling sesuai menurut anda.

Nama : ………

Jenis Kelamin : ………

Usia : ………

No, HP : ………

Hari/Tanggal : ………

Tabel 1. Tabel kuisioner tingkat kesukaan silky puding

Perintah Nyatakan Kesukaan Anda terhadap karakteristik organoleptiknya, dengan member tanda (X)

Jenis Pengujian

Tingkat Kesukaan Sangat Suka

Sekali (5)

Sangat Suka

(4)

Suka

(3)

Tidak suka

(2)

Tidak suka sama sekali

(1) 1. Warna

- Coklat

(35)

25 - Vanila

- Greentea - Mangga - Strawberry 2. Tekstur

3. Aroma : - Coklat - Vanila - Greentea - Mangga - Strawberry 4. Rasa :

- Coklat - Vanila - Greentea - Mangga - Strawberry

Keterangan: isilah kolom tabel 1 dengan angka yang sesuai keterangan pada tingkat kesukaan.

Deksipsi Sampel Silky Puding yang Disukain 1. Warna =

2. Rasa = 3. Aroma = 4. Tekstur = 5. Kelembutan =

Terimakasih atas bantuan Anda

(36)

26 COKLAT (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 36% 33% 27% 4% 0%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 34% 34% 28% 3% 0%

4. rasa 46% 27% 24% 3% 0%

VANILA (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 18% 25% 45% 9% 3%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 13% 34% 39% 10% 3%

4. rasa 16% 24% 43% 12% 4%

GREENTEA (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 27% 27% 33% 7% 6%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 22% 18% 40% 15% 4%

4. rasa 31% 16% 34% 13% 4%

MANGGA (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 45% 34% 21% 0% 0%

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 42% 27% 30% 1% 0%

4. rasa 45% 33% 22% 0% 0%

STRAWBERRY (%)

Indikator 5 4 3 2 1

1. Warna 19% 48% 31% 1% 0%

(37)

27

2. tekstur 16% 37% 37% 1% 0%

3. aroma 27% 31% 36% 6% 0%

4. rasa 31% 34% 30% 4% 0%

(38)

28

RIWAYAT PENULIS

Dinny Nur Fajriyah lahir di Jakarta pada tanggal 7 September 1997. Pendidikan SD, SMP dan SMA diselesaikan penulis di Jakarta Timur. Penulis sedang menempuh pendidikan S1 di Pendidikan Teknik Elektronika Uiversitas Negeri Jakarta.

Saat ini penulis sedang mengajar Lembaga Bimbel di daerah Jakarta. Disela-sela aktivitas mengajarnya, penulis ikut serta dalam kepengurusan KPM 2017.

Gambar

Gambar 2.1 Berbagai Macam Dessert  Sumber : www.foodnetwork.co.uk
Gambar 2.2 Silky Puding
Gambar 2.3 Bagan Kerangka Berfikir Puding Silky Puding Variasi Rasa Coklat Variasi Rasa Vanilla Variasi Rasa Greentea  Variasi Rasa Mangga  Variasi Rasa Strawberry
Gambar 3.1 Diagram Alir Tahapan Penelitian
+7

Referensi

Dokumen terkait

Proposal Skripsi 30 Menit Proposal Skripsi yang ditandatangani oleh Ketua Jurusan dan Penasehat Akademik 3 Prodi membuat Jadwal dan mengusulkan tim penguji seminar

Sistem informasi kolaboratif berbasis web dibangun untuk membantu perusahaan dalam memilih konsultan teknologi informasi yang akan digunakan dengan cara melakukan

Paprastai, analizuojant romantinës ironijos fe- nomenà, kaip pagrindiniais ðio fenomeno rep- rezentantais daugiausia remiamasi Friedricho Schlegelio kritika, eseistika,

Waktu terbuka katup lebih lama memungkinkan untuk memasukan campuran udara dan bahan bakar lebih banyak pada putaran tinggi. Penggerak Mula Motor Bakar

Berdasarkan hasil kesimpulan yang sudah dipaparkan maka saran sebagai berikut: (1) berdasarkan pengaruh yang ditimbulkan baik dari respon maupun adaptasi dari

Pemilihan dan penentuan lokasi dalam penelitian ini dilihat dan ditinjau dari aspek-aspek yang dibutuhkan oleh penulis untuk memperoleh data, terkait dengan hal tersebut

Berdasarkan pasal 57 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Perkawinan campuran dimaksudkan perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum

Hasil penelitian yang sudah dilaku- kan sebelumnya dengan mengguna- kan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumen- tasi mengenai pemekaran desa yang